cover
Contact Name
Fathony Arroisy Muhammad
Contact Email
jppfi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jppfi@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Majapahit No 62 Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Fisika Indonesia
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27469972     EISSN : 27771288     DOI : https://doi.org/10.29303
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Fisika Indonesia (JPPFI): |p-ISSN: 2746-9972, e-ISSN: 2777-1288| diterbitkan dua kali dalam setahun (Periode Juni dan Desember) dan dimulai pada bulan Desember 2019 oleh Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Mataram. Artikel dapat diterima dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. JPPFI merupakan wadah publikasi ilmiah bagi dosen, guru, mahasiswa, dan peneliti bidang fisika dan pembelajarannya. Cakupan dari jurnal ini, adalah: Penelitian Pendidikan Fisika, Pembelajaran Fisika, dan Fisika Terapan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2022)" : 6 Documents clear
Kemampuan Kognitif Momentum dan Impuls ditinjau dari Hasil Belajar Peserta Didik dengan Model Inkuiri Terbimbing: Indonesia Maidya Anugerah; Muhammad Zuhdi; Muh Makhrus
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Fisika Indonesia Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Fisika FKIP Unram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppfi.v4i2.181

Abstract

The purpose of this study was to determine the students' cognitive abilities after the implementation of the guided inquiry learning model on the material momentum and impulse at MAN 2 Mataram. The type of research used is Research & Development with 4D models. The data collection technique used is students' worksheet on cognitive abilities and instrument test of cognitive abilities. Data during learning activities obtained from the results of the Students Worksheet (LKPD) on cognitive abilities, while the result the increase in the ability of students is obtained from the results of pretest and posttest of students using the N-Gain test. The average result of the pretest The results obtained are 34.42, the average posttest result is 94.76. The average cognitive ability per learner indicator gets N-Gain of 0.63 in the medium category. The highest increase was found in remembering indicator (C1) with an N-Gain of 0.78 in the category high, while the lowest increase was in the category of creating (C6) with an N-Gain of 0.44 in the medium category. Percentage increase in cognitive abilities with high category by 38.10%, the medium category is 61.90% and there is no low category, so the the guided inquiry learning model is effective can be improve the cognitive abilities of students in the material of momentum and impulse. Keywords: Guided Inquiry Learning Model, Cognitive Abilities, Momentum and Impulse.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) Terhadap Pengetahuan Konseptual Peserta Didik Materi Teori Kinetik Gas: Indonesia Faridatun Hasanah; Muhammad Zuhdi; I Wayan Gunada
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Fisika Indonesia Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Fisika FKIP Unram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppfi.v4i2.183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatf tipe group investigation terhadap pengetahuan konseptual peserta didik pada materi pokok teori kinetik gas. Jenis penelitian ini merupakan quasi eksperimen dengan menggunakan nonequivalent control group design. Popuasi penelitian ini adalah semua kelas XI  di SMAN 1 Kediri. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yang masing-masing terdiri dari 22 peserta didik, pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan adalah tes pengetahuan konseptual peserta didik dalam bentuk essai sebanyak 10 soal. Hasil analisis data pre-test kemampuan pengetahuan konsepual kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah sama. Setelah diberikan perlakuan nilai rata-rata post-test kelas eksperimen 69,91 dan kelas kontrol 58,86. Hasil uji t post-test menunjukkan thitung < ttabel sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe group investigation berpengaruh  terhadap pengetahuan konseptual peserta didik pada materi teori kinetik gas. Keywords: Model Pembelajaran Kooperatif, Group Investigation (GI), Pengetahuan Konseptual, Teori Kinetik Gas.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Model Group Investigation untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Materi Momentum dan Impuls: Indonesia Nindi Claudia; Muhammad Zuhdi; I Wayan Gunada
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Fisika Indonesia Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Fisika FKIP Unram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppfi.v4i2.184

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk perangkat pembelajaran model group investigation untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik yang valid, efektif dan efisien. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan model 4D yang terdiri dari Define, Design, Develop dan Disseminate. Produk yang dikembangkan yaitu Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), instrumen tes kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi, uji coba terbatas, dan respon peserta didik terhadap model mengajar guru, LKPD dan instrumen tes. Hasil penelitian berdasarkan validasi ahli dan praktisi menunjukkan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dalam kategori sangat. Selanjutnya, hasil rata-rata N-gain untuk kemampuan berpikir kritis sebesar 0.70 dengan kategori sedang, rata-rata N-gain untuk hasil belajar sebesar 0.32 dengan kategori sedang dan respon peserta didik menunjukkan hasil yang positif. Berdasarkan hal ini, disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran model group investigation valid, efektif dan efisien digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar fisika peserta didik. Keywords: Pengembangan perangkat pembelajaran; model group investigation; kemampuan berpikir kritis.
Analisis Miskonsepsi Siswa Pada Topik Pelajaran Tentang Gaya Gesek: Indonesia Barinta Nur Respasari; Heppy Dwi Santika; Yosi Hasana; Hikmawati; Joni Rokhmat
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Fisika Indonesia Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Fisika FKIP Unram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppfi.v4i2.187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk dijadikan landasan dalam menyusun rencana pembelajaran agar guru mata pelajaran fisika dapat meminimalisir dan dapat mengatasi terjadinya miskonsepsi siswa pada konsep gaya gesek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode literature review. Peneliti mengumpulkan sumber referensi yang relevan sebagai bahan untuk membuat pembahasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab terjadinya miskonsepsi diakibatkan oleh informasi yang keliru dari teman, guru, atau sumber rujukan belajar lain, dan tidak lengkapnya pemahaman siswa terhadap konsep gaya gesek yang mereka pelajari. Pemikiran asosiatif siswa pada konsep gerak suatu objek secara keseluruhan dengan konsep gerak relatif objek yang mengalami gesekan, intuisi dalam bentuk gagasan yang diberikan oleh siswa muncul secara spontan tanpa sebelumnya secara objektif dan rasional diteliti/dianalisis. Reasoning yang salah atau tidak lengkap ketika siswa menganalisis gerak yang terjadi pada benda. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi miskonsepsi  bagi guru antara lain: mencari atau menemukan bentuk-bentuk miskonsepsi, mencari penyebab terjadinya miskonsepsi, dan memilih metode yang sesuai untuk mengatasi miskonsepsi tersebut. Keywords: misconceptions; student; friction
Identifikasi Etnosains Yang Memiliki Potensi Untuk Diintegrasikan Dalam Pembelajaran IPA: Indonesia Dewa Ayu Dwik Dela Puspita; Husrin Fauziah; Khaerunisah; Hikmawati; Hartati Kartika Br Sihotang; Joni Rokhmat
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Fisika Indonesia Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Fisika FKIP Unram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppfi.v4i2.188

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi etnosains dari berbagai daerah yaitu Lombok, Bali dan Medan yang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran IPA di SMP. Metode yang digunakan untuk memperoleh data tentang etnosains dari daerah-daerah tersebut adalah melalui kaji literatur dan wawancara langsung dengan tokoh adat dan masyarakat di tiap daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa etnosains yang teridentifikasi dapat diintegrasikan dalam pembelajaran IPA, yakni: 1) Bali, terdapat budaya penggarakan patung berupa makhluk raksasa menyeramkan (Ogoh-Ogoh) yang dapat dikaitkan dengan konsep usaha dan energi; 2) Lombok, terdapat tradisi Bau Nyale (menangkap cacing), dalam hal ini nyale merupakan cacing laut yang termasuk cacing bersekat (Annelida), sehingga tradisi ini dapat dikaitkan dengan konsep klasifikasi makhluk hidup, dan konsep nutrisi karena nyale banyak mengandung protein; 3) Medan, terdapat tradisi Erlau-lau atau siram-siraman untuk mendatangkan hujan, dapat dikaitkan dengan konsep penguapan, proses terjadinya hujan, hingga siklus air. Keywords: Ethnoscience; local culture; science learning
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model Kausalitik Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik: Indonesia Muhammad Zuhdi Ronodirdjo; Joni Rokhmat; Ahmad Busyairi; Yudia Nikmatul Warodiah
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Fisika Indonesia Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Fisika FKIP Unram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppfi.v4i2.192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan, serta keefektifan perangkat pembelajaran model kausalitik untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif momentum dan impuls peserta didik. Jenis penelitian ini termasuk penelitian dan pengembangan (Research and Development), dengan desain menggunakan model 4D. Prosedur penelitian yang dilakukan dalam mengacu pada langkah-langkah pengembangan model 4D yaitu define, design, develop, dan disseminate. Perangkat pembelajaran model kausalitik untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif momentum dan impuls peserta didik yang dikembangkan terdiri dari silabus, RPP, LKPD, tugas pendahuluan, dan instrumen tes kemampuan berpikir kreatif (KBK). Pengumpulan data dilakukan melalui validasi perangkat pembelajaran oleh validator, angket respon peserta didik, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, serta uji coba terbatas. Hasil validasi perangkat pembelajaran mencapai rata-rata nilai validitas 87,52% dengan kriteria sangat valid. Respon peserta didik memperoleh nilai > 80% dengan kriteria baik, dan rerata keterlaksanaan pembelajaran untuk tiga kali pertemuan yaitu 3,6 dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran model kausalitik untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif momentum dan impuls peserta didik layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran. Keywords: Model Kausalitik

Page 1 of 1 | Total Record : 6