cover
Contact Name
Utami Irawati
Contact Email
uirawati@ulm.ac.id
Phone
+628115031771
Journal Mail Official
jstk@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. A. Yani KM. 36 Kompl. Unlam Banjarbaru
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Berkala: Sains dan Terapan Kimia
ISSN : 14111616     EISSN : 25498215     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Sains dan Terapan Kimia (Jurnal Ilmiah Berkala) published scientific articles in the Chemistry field which include, but not limited to, research in chemistry, theoretical chemistry, chemistry education, and applied chemistry. This journal also published review articles about the development of chemistry.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2007)" : 7 Documents clear
SINTESIS DAN KARAKTERISASI SENYAWA BERSTRUKTUR AURIVILLIUS LIMA LAPIS TIPE CuBi5Ti5O18 DAN AgBi5Ti5O18 DAN PENENTUAN SIFAT FEROELEKTRIKNYA Edi Mikrianto
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 1, No 2 (2007)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.381 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v1i2.2007

Abstract

Oksida Aurivillius dengan rumus, CuBi5Ti5O18 dan AgBi5Ti5O18 telah disintesis dengan metode reaksi kimia padat. Oksida Aurivillius yang diperoleh berupa padatan polikristalin. Oksida hasil sintesis berwarna abu kekuningan untuk AgBi5Ti5O18 dan coklat untuk CuBi5Ti5O18. Penentuan tipe struktur kristal dilakukan menggunakan data difraksi sinar-X serbuk dan penelusuran struktur dengan program Phasanx dengan data base PDF. Hasil analisis difraktogram menunjukkan bahwa senyawa-senyawa yang diperoleh berstruktur Aurivillius fasa tunggal mempunyai group ruang A21am sistim kristal ortorombik dengan parameter sel satuan masing-masing a = 5,5546(2) Å , b = 5,5309(3) Å dan c = 50,7374(2) Å untuk oksida CuBi5Ti5O18 dan a = 5,430(1) Å , b = 5,458(4) Å dan c = 50,932(1) Å untuk oksida Aurivillius tipe AgBi5Ti5O18. Berdasarkan hasil pengukuran sifat feroelektrik senyawa-senyawa oksida CuBi5Ti5O18 dan AgBi5Ti5O18 nilai Ps (polarisasi saturation) adalah 16,2 μCcm-2 dan nilai Pr(+) dan Pr(-) (polarisasi remanen) masing- masing adalah 5,00 μCcm-2 dan 5,10 μCcm-2, dengan nilai Kef dan kapansitansinya masing-masing adalah 192.083 dan 264,2567 nF untuk CuBi5Ti5O18 serta 234.962 dan 295,2404 nF untuk AgBi5Ti5O18 Kata Kunci : Aurivillius, feroelektrik, polikristalin, difraksi sinar-X, reaksi kimia padat. 
PEMANFAATAN KITOSAN DARI CANGKANG KEPITING SEBAGAI MEDIUM FILTER UNTUK FILTRASI Cr(VI) DALAM LARUTAN Utami Irawati; Umi Baroroh Lili Utami
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 1, No 2 (2007)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.437 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v1i2.2012

Abstract

Telah dilakukan isolasi kitosan dari cangkang kepiting melalui proses demineralisasi, deproteinasi, dan deasetilasi. Kitosan yang telah diisolasi digunakan sebagai medium filter dalam suatu unit filtrasi bersama-sama dengan arang aktif dari limbah kayu ulin. Unit filtrasi yang dirakit digunakan untuk mengadsorp Cr(VI) dalam larutan.Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi Cr(VI) dalam larutan mengalami penurunan setelah melalui pengolahan dengan unit filtrasi. Adsorpsi Cr(VI) pada proses filtrasi dipengaruhi oleh waktu kontak. Adsorpsi Cr(VI) maksimum terjadi pada menit ke-15 pengamatan, dimana konsentrasi Cr(VI) turun dari 125 ppm menjadi 55,5 ppm.Kata kunci : kitosan, adsorpsi, filtrasi, Cr(VI) 
PENGARUH pH DAN KONSENTRASI CaCl2 TERHADAP KEMAMPUAN TANAH MINERAL MASAM DALAM MENJERAP FOSFAT (THE EFFECT OF pH AND CaCl2 CONCENTRATIONS ON THE ABILITY OF ACID MINERAL SOIL TO ABSORB PHOSPHATE) Uripto Trisno Santoso; Dewi Umaningrum; Abdullah Abdullah; Ade Mutia Rahmah
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 1, No 2 (2007)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.007 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v1i2.2008

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengaruh pH dan konsentrasi CaCl2 terhadap kemampuan tanah mineral masam dalam menjerap fosfat. Kemampuan tanah mineral masam dalam menjerap fosfat diukur berdasarkan besarnya kapasitas absorpsi tanah menggunakan persamaan isoterm Langmuir. Pengaruh pH terhadap kemampuan tanah dalam menjerap fosfat dipelajari dengan cara mengukur kapasitas absorpsinya pada pH 3, 4, 5, 6 dan 7. Pengaruh konsentrasi CaCl2 terhadap kemampuan tanah dalam menjerap fosfat dipelajari dengan cara mengukur kapasitas absorpsinya pada variasi konsentrasi CaCl2 (M): 0,05; 0,1 dan 0,5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH dan konsentrasi CaCl2 dapat mempengaruhi kemampuan tanah mineral masam dalam menjerap fosfat. Kemampuan tanah mineral masam dalam menjerap fosfat cenderung semakin besar pada pH yang semakin rendah dan pada konsentrasi CaCl2 yang semakin besar. Kata kunci : tanah mineral masam, kapasitas absorpsi, fosfat, pH, konsentrasi CaCl2 
OPTIMASI PERBANDINGAN MOL METANOL/MINYAK SAWIT DAN VOLUME PELARUT PADA PEMBUATAN BIODIESEL MENGGUNAKAN PETROLEUM BENZIN Abdullah Abdullah; Rodiansono Rodiansono; Anggono Wijaya Anggono Wijaya
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 1, No 2 (2007)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.097 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v1i2.2009

Abstract

Telah dilakukan pembuatan biodiesel melalui reaksi transesterifikasi metanol dan minyak sawit menggunakan pelarut petroleum benzin dan katalis KOH. Reaksi dilakukan pada temperatur 60oC dengan waktu reaksi 25 menit yang dilakukan secara bertahap (tahap pertama 15 menit dan tahap kedua 10 menit). Variabel dalam penelitian ini adalah perbandingan mol metanol/minyak sawit (3:1, 6:1, dan 9:1) dan perbandingan volume pelarut terhadap volume minyak sawit (0,2; 0,4; 0,6; 0,8; 1,0; dan 1,2). Penentuan perbandingan mol dan volume pelarut optimum didasarkan pada karakteristik biodiesel, yaitu: bilangan asam, viskositas kinematik, berat jenis, dan kadar air. Karakteristik biodiesel hasil penelitian selanjutnya dibandingkan dengan karakteristik biodiesel berdasarkan standar ASTM dan FBI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petroleum benzin dapat digunakan sebagai pelarut pada pembuatan biodiesel. Kondisi optimum diperoleh pada perbandingan mol metanol/minyak sawit 6:1, sedangkan perbandingan volume pelarut/minyak sawit optimum pada 0,2 (v/v). Kata kunci : transesterifikasi, minyak sawit, pelarut, petroleum benzin. 
PENGARUH WAKTU REFLUKS DENGAN NaOH TERHADAP KONVERSI ABU LAYANG BATUBARA MENJADI ZEOLIT Sunardi Sunardi; Taufiqur Rohman; Edi Mikrianto; Rini Rusmayanthi
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 1, No 2 (2007)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.975 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v1i2.2010

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk abu layang batubara PLTU Asam-asam menjadi zeolit. Proses konversi abu layang menjadi zeolit dilakukan dengan menggunakan metode refluks dengan NaOH 3M, dan abu layang 8 ml g-1 pada temperatur 100°C. Karakterisasi hasil dilakukan dengan difraksi sinar X dan spektroskopi inframerah, sedangkan analisis kandungan logam Na dengan metode SSA. Metode refluks tersebut mampu mengubah fasa mineral alumina dan silika menjadi zeolit dimana semakin lama waktu refluks menyebabkan semakin banyak jenis zeolit yang terbentuk. Zeolit yang dihasilkan untuk waktu refluks 12 jam adalah zeolit Na-P1, 24 jam adalah zeolit Na-P1 dan NaA-Hidrat dan 72 jam adalah zeolit Na-P1, NaA- mengkaji pengaruh waktu refluks dengan variasi waktu 12, 24 dan 72 jam terhadap konversi Hidrat, Analsim dan NaX-Hidrat. Kandungan logam Na mengalami peningkatan dari 0,119 mg/g menjadi 4,18 mg/g pada waktu refluks 12 dan 24 jam kemudian turun menjadi 2,085 mg/g pada waktu refluks 72 jam. Kata kunci : Abu layang, zeolit, refluks 
PENELUSURAN POTENSI ANTIFERTILITAS KULIT KAYU DURIAN (Durio zibethinus Murr) MELALUI SKRINING FITOKIMIA Anni Nurliani
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 1, No 2 (2007)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.318 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v1i2.2006

Abstract

Pada era globalisasi, populasi penduduk yang tinggi menjadi masalah penting untuk negara berkembang. Hal ini menggambarkan bahwa tingkat fertilitas masih sangat tinggi. Usaha untuk mengendalikan populasi penduduk telah dilakukan pemerintah melalui berbagai metode kontrasepsi. Namun, penggunaan metode kontrasepsi ini memiliki efek samping dan masih terdapat berbagai kekurangan. Hal ini menjadi alasan para peneliti Biologi Reproduksi mencari bahan kontrasepsi baru yang diekstraksi dari tanaman. Salah satu bahan tanaman yang diteliti adalah kulit kayu durian. Pada penelitian ini ingin dikaji tentang senyawa bioaktif yang terkandung dalam kulit kayu durian dengan skrining fitokimia. Komponen bioaktif yang diuji yaitu alkaloid, flavonoid, steroid, triterpenoid, tanin dan saponin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kulit kayu durian mengandung alkaloid, flavonoid, triterpenoid, tanin dan saponin. Komponen bioaktif tersebut memiliki potensi sebagai antifertilitas melalui efek hormonal dan efek sitotoksik-sitotaksik. Kata kunci : Antifertilitas, kulit kayu durian, skrining fitokimia 
UJI AKTIVITAS EKSTRAK SAPONIN FRAKSI n-BUTANOL DARI KULIT BATANG KEMIRI (Aleurites moluccana WILLD) PADA LARVA NYAMUK Aedes aegypti Azidi Irwan; Noer Komari; Rusdiana Rusdiana
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 1, No 2 (2007)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.417 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v1i2.2011

Abstract

Kemiri (Aleurites moluccana WILLD) adalah salah satu tanaman yang menghasilkan metabolit sekunder. Percobaan skrining fitokimia menunjukkan bahwa kulit batang kemiri mengandung saponin dalam jumlah sedang. Saponin dapat digunakan sebagai larvasida karena dapat bersifat racun bagi hewan berdarah dingin. Oleh karena itu saponin dapat digunakan sebagai pemusnah serangga. Kulit batang kemiri diekstrak denganmenggunakan metanol dan kemudian dipartisi dengan menggunakan campuran air : butanol (1:1). Dalam penelitian ini, dilakukan eksperimen terhadap larva nyamuk Aedes aegypti melalui perlakuan dengan konsentrasi ekstrak kemiri yang berbeda-beda. Konsentrasi ekstrak yang digunakan adalah o ppm (sebagai kontrol); 10; 100; dan 1000 ppm. Berdasarkan observasi selama 14 hari, ditemukan bahwa persentase mortalitas larva untuk masing-masing konsentrasi berturut-turut adalah sebesar 0%, 40,0%, 43,44% dan 50%. Karena persentase mortalitas LC50 terjadi pada konsentrasi 937,74 ppm dari ekstrak saponin fraksi n-butanol, dapat disimpulkan bahwa ekstrak saponin fraksi n-butanol mempunyai aktifitas dalam mengontrol perkembangbiakan larva nyamuk Aedes aegypti. Kata Kunci : kemiri, saponin, Aedes aegypti, fraksi n-butanol 

Page 1 of 1 | Total Record : 7