Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

IbM KELOMPOK PEMBUAT BATU BATA DI KELURAHAN GUNTUNG MANGGIS, KECAMATAN LANDASAN ULIN, KOTA BANJARBARU Dahlena Ariyani; Dwi Rasy Mujiyanti; Maria Dewi Astuti; Rodiansono Rodiansono
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG) Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/mediteg.v3i1.22

Abstract

Program IbM ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan pembuat batu bata di Kelurahan Guntung Manggis.Proses pembuatan batu bata yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis dengan komposisi pemanfaatan silika, salahsatunya dari abu sekam padi. Batu bata tanpa proses pembakaran yang memiliki kualitas tinggi tidak kalah di pasarandengan batu bata konvesional sehingga akan menghasilkan keuntungan yang lebih baik. Kegiatan IbM yang dilaksanakanmelibatkan kelompok pembuat batu bata di Kelurahan Guntung Manggis terhadap dua mitra Kelompok pembuat batubata Kuranji dan Kelompok pembuat batu bata Sei Salak. Kegiatan yang dilaksanakan terhadap Mitra I dan Mitra II berupapelatihan pembuatan batu bata tanpa pembakaran yaitu dengan penambahan silika dalam proses produksi batu bata. Prosespembuatan dengan metode tersebut akan menjadikan suatu pengetahuan yang baru dan dapat memanfaatkan sertamengurangi limbah sekam padi yang ada. Luaran kegiatan ini berupa teknologi Green Construction dimana batu bata silikadibuat dari tanah liat dan limbah sekam padi tanpa pembakaran dan pemahaman manajemen usaha sehingga pendapatanyang diperoleh meningkat. Berdasarkan analisis ekonomi bata konvensional dan bata tanpa pembakaran dengan skalaproduksi 100 buah bata, dapat dikalkulasikan terjadinya pengurangan biaya produksi sehingga menjadikan penguranganharga jual bata dibandingkan dengan bata konvensional dengan nilai pengurangan berkisar Rp. 63,5 per bata.
ANALISIS SPEKTROSKOPI INFRAMERAH TRANSFORMASI FOURIER (FTIR) DAN PERUBAHAN WARNA LIGNOSELULOSA ALANG-ALANG (Imperata cylindrica) SETELAH PRETREATMENT MENGGUNAKAN ASAM ENCER Asma Fauziah; Rodiansono Rodiansono; Sunardi Sunardi
Konversi Vol 8, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/k.v8i1.6506

Abstract

Abstrak. Alang-alang (Imperata cylindrica) mengandung sekitar 59% holoselulosa dan dapat digunakan sebagai bahan baku bioetanol. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pretreatment menggunakan asam encer terhadap karakteristik struktur kimia pada lignoselulosa alang-alang. Pretreatment dilakukan menggunakan asam encer dengan konsentrasi H2SO4 1%, 2%, 3% dan 4% pada suhu 210°C dalam autoclave selama 45 menit. Analisis perubahan struktur secara kimia setelah pretreatment dengan asam encer dilakukan menggunakan Spektroskopi Inframerah Transformasi Fourier (FTIR). Analisis perubahan warna dilakukan dengan metode CIELAB. Hasil yang diperoleh dari spektra FTIR mengindikasikan bahwa asam encer mendekontruksi strukur kimia dari alang-alang dengan melarutkan hemiselulosa selama proses pretreatment. Perubahan warna (ΔE) berkolerasi dengan modifikasi struktur kimia pada lignoselulosa alang-alang. Kata Abstrak. Alang-alang (Imperata cylindrica) mengandung sekitar 59% holoselulosa dan dapat digunakan sebagai bahan baku bioetanol. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pretreatment menggunakan asam encer terhadap karakteristik struktur kimia pada lignoselulosa alang-alang. Pretreatment dilakukan menggunakan asam encer dengan konsentrasi H2SO4 1%, 2%, 3% dan 4% pada suhu 210°C dalam autoclave selama 45 menit. Analisis perubahan struktur secara kimia setelah pretreatment dengan asam encer dilakukan menggunakan Spektroskopi Inframerah Transformasi Fourier (FTIR). Analisis perubahan warna dilakukan dengan metode CIELAB. Hasil yang diperoleh dari spektra FTIR mengindikasikan bahwa asam encer mendekontruksi strukur kimia dari alang-alang dengan melarutkan hemiselulosa selama proses pretreatment. Perubahan warna (ΔE) berkolerasi dengan modifikasi struktur kimia pada lignoselulosa alang-alang. Kata kunci: Imperata cylindrica, hidrotermal, asam encer, FTIR
Pengaruh Penyaringan dan Pengeringan Terhadap Ukuran Partikel Oksida Besi: Tinjauan Karakterisasi Kualitatif Menggunakan Mikroskop Optik Uripto Trisno Santoso; Rodiansono Rodiansono; Ahmad Budi Junaidi; Citra Ariyanti; Radhina Oktari; Puput Nopitasari; Hasanah Hasanah
Jurnal Fisika FLUX Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Fisika Flux Edisi Khusus Januari 2019
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1026.591 KB) | DOI: 10.20527/flux.v1i1.6144

Abstract

Karakterisasi ukuran partikel menjadi salah satu parameter yang sangat penting dalam uji keberhasilan sintesis mikro- maupun nanomaterial. Walaupun secara teori sudah diketahui bahwa beberapa perlakuan fisika seperti proses penyaringan dan pengeringan dapat berpengaruh terhadap ukuran partikel sampel, tetapi perlakuan ini sering diabaikan sehubungan dengan beberapa teknik karakterisasi, misalnya SEM (scanning electron microscopy) mempersyaratkan sampelnya berbentuk serbuk kering.Penelitian ini bertujuanuntukmendapatkan data imiahtentang pengaruh penyaringan dan pengeringan terhadap ukuran partikel oksida besidengan karakterisasi secara kualitatif menggunakan mikroskop optik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penyaringan dan pengeringan dapat mempengaruhi ukuran partikel.
TOTAL HYDROGENATION OF BIOMASS-DERIVED FURFURAL OVER RANEY NICKEL-CLAY NANOCOMPOSITE CATALYSTS Rodiansono Rodiansono; Takayoshi Hara; Shogo Shimazu
Indonesian Journal of Chemistry Vol 13, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.581 KB) | DOI: 10.22146/ijc.21291

Abstract

Inexpensive Raney Ni-clay composite (R-Ni/clay) catalysts exhibited excellent activity and reusability in the total hydrogenation of biomass-derived furfural into tetrahydrofurfuryl alcohol under mild conditions. For the Raney Ni-bentonite (R-Ni/BNT) catalysts, the complete reaction was achieved at 393 K, 180 min giving almost 99% yield of tetrahydrofurfuryl alcohol. The R-Ni/BNT catalyst was found to be reusable without any significant loss of activity and selectivity for at least six consecutive runs.
INTERCALATION OF OLYGOMER OF HYDROXYL-CHROMIUM INTO NATURAL KAOLINITE Rodiansono Rodiansono; Reda Ariyantie; Abdullah Abdullah
Indonesian Journal of Chemistry Vol 8, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2322.666 KB) | DOI: 10.22146/ijc.21644

Abstract

Preparation of a kaolin-hydroxyl chromium composite and characterization of its physico-chemical properties were conducted. The olygomer hydroxyl-chromium was prepared by adding Na2CO3 to 0.1 M chromium nitrate solution (ratio OH/Cr = 2) and then dried at 110 oC and 400 oC for 4 h. Characterization of kaolin-hydroxyl chromium composite includes determination of acidity, functional groups, basal spacing, and surface area (BET-N2 sorption analyzer). The result showed that intercalation of hydroxyl chromium resulted in the decreasing of basal spacing but increased the specific surface area of kaolin. Drying of the intercalated kaolin at 400 oC decreased surface area, total volume pore and pore radius. FT-IR spectra showed that hydroxyl-chromium detected at wavelength of 2925 and 2855 cm-1.
ACTIVITY TEST AND REGENERATION OF NiMo/Z CATALYST FOR HYDROCRACKING OF WASTE PLASTIC FRACTION TO GASOLINE FRACTION Rodiansono Rodiansono; Wega Trisunaryanti
Indonesian Journal of Chemistry Vol 5, No 3 (2005)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.107 KB) | DOI: 10.22146/ijc.21801

Abstract

Activity test and regeneration of NiMo/active natural zeolite catalyst for hydrocracking of waste plastic fraction of polyprophylene (PP) type have been carried out. The catalysts was prepared by loading Mo followed by Ni Metals onto the natural zeolite (Z) sample, then calcined at 500oC, oxidized and reduced at 400oC under nitrogen, oxygen and hydrogen stream, respectively. The characterization of catalysts including spesific surface area, average pore radius, and total pore volume were performed by gas sorption analyzer, amount of total acid sites was determined by gas sorption method, and acid site strength was confirmed by IR spectroscopy. The hydrocracking process was carried out in a semi-flow reactor system at 360 oC and catalyst:feed ratio 0.5 under hydrogen stream (150 mL/hour). The feed was vaporized from the pyrolisis reactor into the hydrocracking reactor. A liquid product was collected and analyzed by gas chromatography (GC) and gas chromatography-mass spectroscopy (GC-MS). The characterization results showed that spesific surface area, average pore radius, and total pore volume of the Z sample decreased after loading of the Ni and Mo metals. Amount of total acid sites of the NiMo/Z catalyst was higher than that of the Z sample. The activity of NiMo/Z catalyst decreased after several continously runs. Its regeneration produced the NiMo/Z reg catalyst with similar activity and selectivity to the fresh catalyst (NiMo/Z). The activity of catalysts at the optimum condition followed the order of NiMo/Z reg>NiMo/Z>Z (conversion of hydrocarbon C>12) and NiMo/Z reg>NiMo/Z>Z (total yield of gasoline fraction). The selectivity of catalysts for C7-C8 product followed the order of Z>NiMo/Z>NiMo/Z reg.
Selective Hydrogenation of Sucrose into Sugar Alcohols over Supported Raney Nickel-Based Catalysts Rodiansono Rodiansono; Maria Dewi Astuti; Dwi Rasy Mujiyanti; Uripto Trisno Santoso
Indonesian Journal of Chemistry Vol 19, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.244 KB) | DOI: 10.22146/ijc.31319

Abstract

Selective hydrogenation of sugars (e.g. sucrose, cellobiose, glucose, fructose, xylose, arabinose) into sugar alcohols (sorbitol, mannitol, xylitol, arabitol) can be achieved by means of supported Raney Ni-based catalysts. Various supporting materials such as the layered structure of clay (e.g. bentonite, taeniolite, smectite), metal oxides (e.g. Nb2O5, ZrO2, Al2O3), and conventional supports (e.g. carbon, silica, zeolite (JRC-SZ1)) were employed to obtain high performance of supported Raney Ni-based catalysts. The conventional Raney Ni, Raney Ni/AlOH, and Ni-NP with relatively high dispersion exhibited superior catalytic activity compared with the various supported Raney Ni catalysts with the conversion of 100% and hexitols selectivity almost ~99%. The H2 treatment of Raney Ni/SMT at a temperature of 473–773 K caused the increase in Ni(111) crystallite sizes as the conversion of sucrose with compromised decreased of hexitols product. The presence of acidic co-catalyst such as SnO, amberlyst-15, JRC-SZ1, JRC-Z5-9OH1 on Raney Ni/AlOH catalyst significantly enhanced the formation of glycerol product even though the conversion of sucrose compromised decreased owing to the partial leaching of Ni metal into the reaction mixture.
Optimasi Jumlah Katalis KOH dan NaOH pada Pembuatan Biodiesel dari Minyak Kelapa Sawit Menggunakan Kopelarut Abdullah Abdullah; Jaka Darma Jaya; Rodiansono Rodiansono
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.555 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v4i1.2052

Abstract

Telah dilakukan penelitian optimasi jumlah katalis dalam reaksi transesterifikasi pembuatan biodiesel dari minyak sawit menggunakan petroleum benzin sebagai kopelarut. Transesterifikasi minyak sawit yang dilakukan pada penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penambahan katalis terhadap kualitas biodiesel serta untuk menentukan jumlah optimum katalis KOH atau NaOH yang ditambahkan pada reaksi transesterifikasi. Reaksi transesterifikasi dilakukan dengan mencampurkan 50 ml minyak sawit dengan 12,8 ml metanol (rasio mol 1:6) menggunakan 20 ml kopelarut petroleum bensin teknis (70-90oC) dan variasi jumlah katalis KOH dan NaOH masing-masing: 0; 0,25; 0,375; 0,5; 0,625; dan 0,75 g. Reaksi dilakukan pada temperatur 60oC. Berdasarkan hasil transesterifikasi yang dilakukan, diperoleh jumlah optimum katalis KOH adalah sebesar 0,75 g dengan sifat fisik, antara lain viskositas (5,7099 cSt), berat jenis (0,8666 g/ml) dan bilangan asam (0,1662 mg KOH/g) memenuhi standar biodiesel (ASTM). Sedangkan jumlah optimum katalis NaOH adalah sebesar 0,625 g dengan sifat fisik seperti viskositas (4,6367 cSt), berat jenis (0,8611 g/ml) dan bilangan asam (0,2255 mg KOH/g) telah memenuhi standar biodiesel (ASTM). Kata kunci: transesterifikasi, minyak sawit, katalis, KOH, NaOH 
PREPARASI DAN KARAKTERISASI KATALIS Ni, Co YANG DIEMBANKAN PADA ZEOLIT-ZCP-50 MENGGUNAKAN METODE MATRIK POLIMER Rodiansono Rodiansono; Chairul Irawan; Dwi Rasy Mujiyanti
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.433 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v3i1.2023

Abstract

Telah dilakukan preparasi katalis Ni, Co, dan kombinasinya (Ni-Co) yang diembankan pada hybrid zeolite-ZCP-50 menggunakan metode matrik polimer PEG-6000. Katalis hasil preparasi dikarakterisasi meliputi keasaman (ammonia dan pyridine), luas permukaan, volume pori menggunakan metode adsorpsi isotermal N2 (BET), difraksi sinar-X (XRD) and SEM (scanning electron microscopy). Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa katalis logam Ni, Co dan Ni-Co telah berhasil dipreparasi menggunakan metode matrik polimer dengan tingkat keasaman tertinggi pada Co/zeolite-ZCP-50 (monometallic), dan Ni-Co/zeolite-ZCP-50 untuk katalis bimetallic. Penambahan ZCP-50 pada zeolit memberikan kontribusi yang besar pada luas permukaan spesifik, rerata jejari pori dan volume total pori. Tingkat dispersi logam pada permukaan padatan pengemban zeolite-ZCP-50 lebih baik dibandingkan dengan zeolite asal. Kata kunci: katalis, Ni dan Co, zeolit, ZCP-50, pengemban hybrid 
SINTESIS DAN KARAKTERISASI NANOALLOY Ni-Sn(1,5): EFEK RASIO VOLUME ETILENA GLIKOL/AIR Leo Saputra; Uripto Trisno Santoso; Rodiansono Rodiansono
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (976.601 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v8i1.2133

Abstract

Nanoalloy Ni-Sn(1,5) telah berhasil disintesis menggunakan metode yang mudah dan sederhana yaitu metode termediasi poliol dalam kondisi hidrotermal dengan rasio volume etilena glikol/air (EG/H2O) yang berbeda. Difraktogram XRD memperlihatkan puncak pada posisi 2θ: 26,26o, 33,66o, 39,70o, 42,30o, 44,50o, 51,38o, dan 71,20o yang masing-masing merupakan puncak karakteristik dari β-SnO, NiO(111), Ni3Sn(200), Ni3Sn2(102), Ni3Sn2(110), Ni(200), dan Ni3Sn(220). Kristalinitas Ni3Sn2(102) dari nanoalloy Ni-Sn(1,5) cenderung menurun dengan meningkatnya rasio volume EG/H2O yang digunakan. Ukuran kristal nanoalloy Ni3Sn2(102) yang diperoleh untuk rasio volume EG/H2O 1,0; 2,0; 3,0; 4,0; dan 8,0 berturut-turut adalah 18,1; 14,7; 8,8; 6,0; dan 13,3 nm. Spektra UV-Vis menunjukkan bahwa kompleks Ni2+ tidak terdeteksi lagi di dalam supernatannya. Gambar SEM memperlihatkan bahwa partikel nanoalloy Ni-Sn(1,5) hasil sintesis umumnya berbentuk silinder dan sebagian partikelnya berbentuk granula tak beraturan. Berdasarkan data EDS, rasio mol Ni/Sn dalam nanoalloy Ni-Sn(1,5) yang diperoleh dari penelitian ini adalah 1,71. Kata kunci: nanoalloy Ni-Sn, etilena glikol, termediasi poliol, hidrotermal 
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Ghofur Abdul Ghofur Abdullah A. Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Adi Maulana Agung Nugroho Agus Riyanto Ahmad Budi Junaidi Anggono Wijaya Anggono Wijaya Anggono Wijaya Annisa Annisa Asma Fauziah Atina Sabila Azzahra Atina Sabila Azzahra Azidi Irwan Azzahra, Atina Sabila Bodoi, Thea Seventina Desiani Budi Junaidi, Budi Chairul Irawan Citra Ariyanti Dahlena Ariyani Dewi Umaningrum Dewi Umaningrum Dewi, Heny Puspita Ditya Kristina Dwi Rasy Mujiyanti Dwi Rasy Mujiyanti Dwi Rasy Mujiyanti Dwi Rasy Mujiyanti Edi Mikrianto Elisa Hayati Faisal F. Faisal Hasanah Hasanah Heny Puspita Dewi Husain, Sadang Ina Risnawati Iryanti Fatyasari Nata, Iryanti Fatyasari Jaka Darma Jaya Jayanudin Jayanudin Joko Santoso Kamilia Mustikasari Kamilia Mustikasari Karlini Karlini Kiky C SEMBIRING Kiky C. Sembiring Kiky Corneliasari Sembiring Kurnia Putri Leo Saputra Maria Dewi Astuti Muhammad Agus Muljanto Muhammad Iqbal Pratama Mustari, Ikhsan Nana Widyastuti Ninis Hadi Haryanti, Ninis Hadi Nobuyuki Ichikuni Nur Firda Trianda Nurfitriani, Anggita Paradilla Catur Wulabdari Paradilla Catur Wulandari Pathur Razi Ansyah Puput Nopitasari Radhina Oktari Rahmat Eko Sanjaya Rahmidah Ulfah R. Rahmida Ulfah Reda Ariyantie Ridhoni, Arif Risnu Aritofa Sadang Husain Sadang Husain Sadang Husain Sadang Husain Sadang Husain Sepfina Monica Hutasoit Shimazu Shogo Shogo Shimazu Shogo Shimazu Suarso, Eka Sudarningsih Sudarningsih Sulfi Adam Sunardi, Ph.D., Sunardi Sunnardianto, Gagus Ketut Suryajaya Suryajaya Susi Susi Sutomo Sutomo Sutomo Sutomo Sutomo Sutomo Syahrul Khairi Takayoshi Hara Takayoshi Hara Tantriati T. Tantriati Tetti Novalina Manik Triyono Triyono Triyono Triyono Umi Baroroh Lili Utami Uripto Trisno Santoso Uripto Trisno Santoso Uripto Trisno Santoso Wega Trisunaryanti Wega Trisunaryanti Wega Trisunaryanti