cover
Contact Name
Rudi Firyanto
Contact Email
lpkdgeneration2022@gmail.com
Phone
+6285888886883
Journal Mail Official
rudi-firyanto@untagsmg.ac.id
Editorial Address
Jl. Pawiyatan Luhur Bendan Duwur Semarang 50233
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
CHEMTAG Journal of Chemical Engineering
ISSN : -     EISSN : 27212750     DOI : 10.56444/cjce.v3i1
Core Subject : Engineering,
CHEMTAG Journal of Chemical Engineering (CJCE) adalah terbitan berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Semarang. CJCE terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Januari dan Juli. CHEMTAG Journal of Chemical Engineering juga menjadi sarana publikasi bagi akademisi, peneliti, dan praktisi di bidang teknik kimia dalam penerbitan artikel hasil penelitian (riset) maupun artikel telaah konseptual (review). Ruang lingkup kajian dalam penulisan dijurnal ini, meliputi seluruh bidang ilmu teknik kimia yang mencakup antara lain: • Unit Operasi Fenomena Transportasi dan Teknik Kimia • Teknik Reaksi Kimia, Kinetika Kimia, dan Katalisis • Merancang, Memodelkan, dan Mengoptimalkan Proses • Teknologi Energi dan Konversi • Termodinamika • Rekayasa Sistem Proses dan produk • Teknologi partikulat dan emulsi • Teknologi Membran • Pengembangan Material • Teknologi Pangan dan Bioproses • Teknologi Pengolahan Limbah
Articles 82 Documents
MODIFIKASI PATI KIMPUL (Xanthosoma sagittifolium) DENGAN HIDROLISIS ENZIMATIK Rahayu, Lucia Hermawati; Sriyana, Herman Yoseph; Meliatama, Lafany Rysha
CHEMTAG Journal of Chemical Engineering Vol 4, No 2 (2023): CHEMTAG Journal of Chemical Engineering
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/cjce.v4i2.4439

Abstract

Kimpul (Xanthosoma sagittifolium) memiliki kandungan pati alami yang tinggi sehingga berpotensi sebagai bahan baku pembuatan pati modifikasi. Pati alami memiliki banyak kelemahan sehingga perlu dilakukan proses modifikasi untuk mengatasi kekurangan dan meningkatkan fungsionalnya. Pada penelitian ini dilakukan modifikasi pati kimpul dengan metode hidrolisis enzimatis menggunakan kecambah kacang hijau sebagai sumber enzim α-amilase. Tujuan penelitian adalah menentukan kondisi terbaik konsentrasi kecambah kacang hijau dan waktu inkubasi berdasarkan analisis parameter uji meliputi yield, daya serap air, dan daya kembang pati kimpul termodifikasi. Proses modifikasi enzimatik dilakukan dengan menginkubasi pati kimpul yang dicampur dengan kecambah kacang hijau pada berbagai konsentrasi (20, 25, 30, dan 35% dari pati yang akan dimodifikasi) pada suhu 30°C selama 1, 2, dan 3 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi terbaik diperoleh pada konsentrasi kecambah 35% dan lama inkubasi 2 hari dengan yield 99,2006%, daya serap air 3,58 g/g, dan daya kembang 35,14%.
Pengaruh Jenis Alkali Terhadap Karakteristik Cat Emulsi Dari Kasein Susu Sapi Afkir Purnavita, Sari
CHEMTAG Journal of Chemical Engineering Vol 4, No 2 (2023): CHEMTAG Journal of Chemical Engineering
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/cjce.v4i2.4350

Abstract

Melimpahnya produksi susu sapi di Indonesia tidak sebanding dengan angka konsumsi susu di masyarakat Indonesia. Hal itu menyebabkan banyaknya produk susu sapi yang terbuang (afkir). Produk susu afkir tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan cat emulsi. Kandungan kasein dalam susu dapat menjadi perekat dalam cat menggantikan perekat sintetis. Kasein perlu ditambahkan larutan alkali untuk memunculkan sifat perekat dalam kasein. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis alkali meliputi boraks, CaCO3, NaHCO3, dan KOH terhadap karakteristik cat meliputi kekentalan, ukuran partikel, daya rekat, waktu kering, dan kekerasan. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya pengaruh jenis alkali terhadap kekentalan dan ukuran partikel, namun berpengaruh terhadap waktu kering, daya rekat, dan kekerasan.
PENGURANGAN KADAR KARBONDIOKSIDA (CO2) DALAM BIOGAS DENGAN BIOFIKSASI MIKROALGA Chlorella vulgaris DAN Scenedesmus obliquus Anwar, Dedy; Panjaitan, Pestahariati; Situmorang, Ester Rina; Mirnandaulia, Meutia; Meldha, Zuqni
CHEMTAG Journal of Chemical Engineering Vol 4, No 2 (2023): CHEMTAG Journal of Chemical Engineering
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/cjce.v4i2.4432

Abstract

Biogas memiliki kandungan utama metana (CH4) sebesar 55-70% dan karbondioksida (CO2) sebesar 25-50%. Kadar CO2 yang tinggi dalam biogas dapat mengurangi nilai bakarnya. Salah satu teknik pengurangan kadar CO2 dalam biogas yaitu dengan biofiksasi menggunakan mikroalga. Biofiksasi merupakan penyerapan CO2 melalui proses fotosintesis. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat penurunan kadar CO2 melalui biofiksasi menggunakan mikroalga, mengetahui pengaruh laju alir biogas dan jenis mikroalga terhadap penyerapan kadar CO2 dan mengetahui laju pertumbuhan mikroalga dalam proses biofiksasi untuk mengurangi kadar CO2 dalam biogas. Bahan baku yang digunakan dalam produksi biogas adalah eceng gondok dan kotoran sapi. Variasi laju alir biogas yang digunakan sebagai variabel pada proses pengurangan kadar CO2 oleh mikroalga ditentukan dari biogas yang terproduksi yaitu laju alir maksimum 6,85 mL/jam dan dua kali laju alir maksimum 13,7 mL/jam. Mikroalga yang digunakan yaitu Chlorella vulgaris dan Scenedesmus obliquus. Parameter yang diamati adalah kadar CO2 dalam biogas sebelum dan setelah biofiksasi, serta laju alir biogas. Pengurangan kadar CO2 dilakukan melalui tiga tahap, dimana penggunaan Scenedesmus obliquus memberikan hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan Chlorella vulgaris. Hasil pengurangan kadar CO2 dengan laju alir dua kali maksimum yaitu sebesar 68,8% oleh Scenedesmus obliquus dan sebesar 49% oleh Chlorella vulgaris.
Pengaruh Waktu Proses dan Temperatur terhadap Rendemen dan Nilai Kalor BBC dari Limbah Plastik Polypropylene dan LDPE pada Unit Thermal Cracking and Catalytic Reactor with CO2 Emmision Removal nabilla, meynisa heva
CHEMTAG Journal of Chemical Engineering Vol 5, No 1 (2024): CHEMTAG Journal of Chemical Engineering
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/cjce.v5i1.4258

Abstract

Sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi dalam aktivitas produksi, distribusi, hingga konsumsi energi berperan sangat penting. Salah satu peranan penting energi ialah sebagai sumber bahan bakar. Dengan penggunaan bahan bakar tersebut akan berdampak pada menipisnya cadangan sumber daya. Oleh karena itu penggunaan energi alternatif menjadi salah satu upaya untuk mengatasi masalah tersebut. Penumpukan sampah plastik menjadi salah satu permasalahan yang krusial. Plastik tidak mudah lapuk, ringan serta murah sehingga dapat berdampak pada berbagai sisi kehidupan. Untuk mengurangi sampah plastik salah satunya yaitu dengan metode pirolisis. Saat ini telah banyak dikembangkan penggunaan bahan bakar cair dari hasil pengelolahan sampah plastik. Dimana proses pirolisis sampah plastik menggunakan bahan plastik polypropylene dan plastik low density polyethylene sebanyak 10 kg/run dengan cara thermal cracking serta menggunakan zeolit alam sebagai katalis. Dengan menggunakan variabel waktu sebesar ( 15, 30, 45, 60, 75, 90, 105, 120, 135, 150, 165, 180, 190) menit serta Temperatur (130, 140, 150, 160,170)0C . didapatkan nilai rendemen serta nilai kalor tertinggi pada temperatur 1600C dan waktu 135 menit sebesar 8,97 % serta nilai kalor 11124 kal/gr . Nilai kalor liquid produk hasil pirolisis PP dan LDPE mendekati nilai kalor bensin.
UTILIZATION OF BINAHONG (ANREDERA CORDIFOLIA (TEN.) STEENIS) LEAVES EXTRACT AS HERBAL MEDICINE VIA ULTRASONICATION Nury, Dennis Farina; Luthfi, Muhammad Zulfikar
CHEMTAG Journal of Chemical Engineering Vol 5, No 1 (2024): CHEMTAG Journal of Chemical Engineering
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/cjce.v5i1.4764

Abstract

The leaves of Anredera cordifolia, or binahong, are one of the herbal plants with a high potential for antioxidants and have been reported to be rich in flavonoids. This study aimed to determine the best operating conditions in the ultrasonication extraction method from binahong leaves extract on the yield obtained. Experiments were conducted into how extraction conditions affected the ultrasonication extraction of binahong leaves. Different extraction parameters, such as ethanol concentration (20–100%), time (10–40 min), temperature (30–70 C), and yield impacts, were used to extract powdered dried binahong leaves. The results showed all extraction parameters to have significant effects on yield obtained. The maximum yield of extract from binahong leaves was obtained at 60 ml of ethanol concentration, 20 minutes of extraction time, and 50°C ultrasonication bath temperature. Thus, it can be concluded that the ultrasonication process is a good way to obtain a better yield of simplicia of binahong leaves extract as a therapeutic herbal in the future.
PENGARUH KECEPATAN PENGADUKAN DAN KONSENTRASI AKTIVATOR ARANG TEMPURUNG KELAPA PADA PROSES KOAGULASI-ADSORPSI LIMBAH LAUNDRY Purnama, Herry
CHEMTAG Journal of Chemical Engineering Vol 5, No 1 (2024): CHEMTAG Journal of Chemical Engineering
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/cjce.v5i1.4867

Abstract

Industri laundry semakin merebak dan berpotensi memiliki dampak yang berbahaya bagi lingkungan sekitar dan kesehatan makhluk hidup karena bahan yang digunakan yaitu deterjen yang bersifat toksik. Sementara itu limbah padat tempurung kelapa banyak terdapat di Indonesia karena sebagian wilayahnya sebagai penghasil kelapa. Potensi yang besar dari tempurung kelapa dapat dijadikan partikel karbon atau arang aktif berukuran mikro yang digunakan sebagai adsorben atau penjerab senyawa polutif dalam air maupun limbah cair. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui pengaruh dari waktu pengadukan pada pengolahan limbah cair laundry dengan menggunakan partikel mikro arang aktif dari tempurung kelapa; dan (2) mengetahui pengaruh dari konsentrasi aktivator pada pembuatan arang tempurung kelapa; serta (3) mengetahui penurunan kadar chemical oxygen demand (COD) dan total suspensed solids (TSS) pada pengolahan limbah cair laundry dengan menggunakan metode koagulasi-adsorpsi berbasis arang aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gabungan proses tersebut mampu mengolah air limbah laundry dengan perolehan efisiensi penurunan COD sebesar 91,02% dan penurunan TSS sebesar 87,10%.
PENGARUH STERILISASI PADA PEMBUATAN BIOGAS DARI LIMBAH CAIR TAHU DAN SAMPAH ORGANIK Isnaeni, Wahyu Umi
CHEMTAG Journal of Chemical Engineering Vol 5, No 1 (2024): CHEMTAG Journal of Chemical Engineering
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/cjce.v5i1.4819

Abstract

Biogas adalah sumber energi terbarukan yang berasal dari sumber daya alam hayati dan terdiri dari gas utama metana CH4 (55-70%) dan karbon dioksida CO2 (25-50%). Limbah cair tahu dan sampah organik mengandung protein, karbohidrat, lemak dan minyak sebagai bahan dasar pembuatan biogas. Penelitian ini menggunakan proses fermentasi dengan dan tanpa sterilisasi yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh sterilisasi terhadap efektivitas produksi biogas. Persiapan bahan baku disterilisasi dengan suhu 100 dimasak lalu didinginkan dan dicampur dengan feses sapi untuk difermentasi selama 14 hari pada biodigester. Pengukuran volume dan kadar biogas divariasikan 7, 10, 12, dan 14 hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan proses sterilisasi dapat memberikan volume biogas yang dihasilkan. Variasi optimal untuk mendapatkan volume gas metana yaitu hari ke-14, dengan bahan limbah cair tahu pada fermentasi dengan sterilisasi yaitu sebesar 327 mL. Pengukuran kadar metana selama 14 hari dengan alat Combustable Gas Detector dan memperoleh hasil sekitar (50-75%).
ANALISIS KINERJA DIGESTER TERHADAP WAKTU FERMENTASI DAN PENGARUH KONSENTRASI SERTA LAJU ALIR PADA PENURUNAN KADAR CO2 BIOGAS anti, Helena Febri
CHEMTAG Journal of Chemical Engineering Vol 5, No 1 (2024): CHEMTAG Journal of Chemical Engineering
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/cjce.v5i1.4274

Abstract

Biogas merupakan gas yang dihasilkan oleh bakteri metanogenik yang terjadi pada senyawa-senyawa organik melalui proses digesti anaerobik. Dalam penelitian ini, menggunakan perbandingan kotoran sapi dan limbah cair tahu (3:1) serta menambahkan probiotik sebanyak ±10 ml. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja digester ditinjau dari waktu fermentasi terhadap kandungan biogas dari campuran limbah cair tahu dengan kotoran sapi. Penelitian dilakukan selama 40 hari. Dari hasil penelitian diketahui, bahwa waktu fermentasi sangat berpengaruh terhadap parameter dan kandungan biogas yang dihasilkan. Kandungan biogas tertinggi terjadi pada hari ke-35 dengan diperoleh Metana (CH4) 58,38%, Karbon dioksida (CO2) 21,18%, Hidrogen sulfida (H2S) 210 ppm, Nitrogen (N2) 16,34 %, Oksigen (O2) 1,58%, berada pada pH 7, Temperatur 27,6 ℃, serta pada hari ke 30 didapatkan produksi biogas tertinggi sebesar 160L dan produktivitas biogas 0,216 L/gr dengan uji nyala api biru.Variabel bebas yang digunakan yaitu pada proses absorpsi dengan variasi konsentrasi DEA 20% dan 30% dengan laju alir absorben 0.5 LPM, 0.7 LPM, 0.9 LPM, 1.1 LPM, dan 1.3 LPM pada tiap konsentrasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa kondisi optimum produksi biogas terjadi pada minggu ke 3 dengan kadar metana (CH4) sebesar 45,24 %Vol sedangkan puncak produksi biogas didapatkan pada minggu ke 5 dengan kadar metana sebesar 58,38 %Vol. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa laju alir dan konsentrasi pelarut DEA berpengaruh terhadap efisiensi penyerapan CO2 dan nilai CO2 loading. Didapatkan efisiensi penyerapan CO2 terbesar pada laju alir 1,3 LPM dan konsentrasi DEA 30% sebesar 90,79%. Sedangkan nilai CO2 loading terbesar didapatkan pada konsentrasi pelarut DEA 30% dan laju alir DEA 0,5 LPM sebesar 0,001176 mol-CO2/mol-DEA. Penurunan kandungan karbon dioksida pada biogas dapat meningkatkan kualitas biogas karena meningkatnya kadar metana (CH4), semakin tinggi kadar metana maka nilai kalor biogas akan semakin besar.Kata Kunci: Biogas; Fermentasi; Absorpsi; Dietanolamina
BENZENE PRODUCTION FROM NATURAL GAS IN ARUN GAS FIELD: PROCESS DESIGN AND ECONOMIC EVALUATION Meyland, Meyland; Aletheia, Samuel Pangeran; Kurniawan, Yosia Gabriel; Tanuwidjaja, Kornelius Sophiano; Michelle, Michelle
CHEMTAG Journal of Chemical Engineering Vol 5, No 1 (2024): CHEMTAG Journal of Chemical Engineering
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/cjce.v5i1.4865

Abstract

This study designs a benzene production plant from natural gas in the Arun Gas Field, Aceh, Indonesia, with a focus on sustainability and economics. The plant could support Indonesia's government efforts in achieving the Enhanced Nationally Determined Contribution and carbon credit objectives. Using DWSim simulation, the processes modeled consists of natural gas purification, dehydroaromatization reaction, and benzene separation. The results demonstrate high efficiency in producing benzene with a purity of 99.5%-wt. Economic analysis indicates that the investment in this plant is financially viable, with an internal rate of return of 12.2%, a payback period of 7.6 years, and an 8.93% return on investment.  By combining sustainability and economic profitability, this research provides a foundation for the implementation of an environmentally friendly and sustainable benzene production plant in the Arun Gas Field.
PENGARUH TEMPERATUR PROSES HYDROTREATING MINYAK JELANTAH DALAM MENGHASILKAN BAHAN BAKAR GREEN DIESEL ananda, jesika
CHEMTAG Journal of Chemical Engineering Vol 5, No 1 (2024): CHEMTAG Journal of Chemical Engineering
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/cjce.v5i1.4364

Abstract

Pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku pembuatan green diesel menjadi salah satu langkah yang tepat dalam mengurangi pencemaran lingkungan, dan penggunaan energi terbarukan yang dapat mewujudkan enrgi bersih yang ramah lingkungan. Green diesel adalah salah satu energy alternatif terbarukan pengganti bahan bakar diesel. Green diesel diproduksi dengan proses hydrotreating minyak jelantah sebanyak 3000 ml direaksikan dengan hidrogen berbentuk gas dan menggunakan bantuan katalis berbasis logam yaitu CoMo untuk mempercepat reaksi. Variabel tidak tetap yang digunakan pada penelitian ini adalah temperatur reaksi. Temperatur yang divariasikan yaitu 300°C, 325°C, 350°C, 375°C, dan 400°C. Temperatur 350°C merupakan kondisi optimum pada penelitian ini karena menghasilkan persentase yield terbanyak yaitu 48,79%. Selanjutnya produk green diesel dilakukan uji kualitas, yakni densitas, viskositas, titik nyala, GC-MS, distilasi bubble cup tray, dan pengujian titik didih menggunakan metode ASTM D86.