cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 209 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 4 (2025)" : 209 Documents clear
Perbandingan Makna Simbolik dalam Puisi “Cintaku Jauh Di Pulau” Karya Chairil Anwar dan “Le Pont Mirabeau” Karya Guillaume Apollinaire Rohmah Tussolekha; Siti Meysaroh; Julyta Laura Nadifa; Deska Rima Dewi; Aprelia Anggraini; Vina Diyas Sabrina; Indra Bahru Shobir; Indra Irawan; Nofemi Saputra
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan makna simbol dan nada dalam puisi “Cintaku Jauh di Pulau” karya Chairil Anwar dan “Le Pont Mirabeau” karya Guillaume Apollinaire dengan fokus pada tema cinta, keterpisahan, dan waktu. Metode yang digunakan yaitu komparatif untuk mengetahui perbandingan dalam menelaah aspek makna, simbol, dan nada berdasarkan konteks budaya dan sejarah kedua penyair. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Chairil Anwar mengekspresikan cinta sebagai pergulatan batin yang emosional dan tragis, sedangkan Apollinaire menampilkan cinta sebagai bagian alami dari kehidupan yang mengalir dan harus diterima dengan tenang. Perbedaan nada dan simbol dalam kedua puisi mencerminkan latar budaya yang berbeda, namun keduanya menyampaikan nilai kemanusiaan universal tentang cinta dan kehilangan. Penelitian ini juga menegaskan bahwa simbol-simbol yang digunakan kedua penyair berfungsi sebagai jembatan antara perasaan personal dan realitas sosial yang mereka hadapi. Hasil kajian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan studi sastra lintas budaya dan memperkaya pemahaman mengenai ekspresi cinta dalam karya sastra modern. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengungkapan hubungan antara simbol dan ekspresi nada dalam dua tradisi sastra modern yang berbeda, sehingga memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian sastra lintas budaya dan pemahaman terhadap nilai-nilai eksistensial manusia.
Dampak Tayangan Video Pendek TikTok terhadap Pemerolehan Bahasa Anak Usia 9 Tahun Uzma Amalia; Dwi Lutfiah Aini; Sundawati Tisnasari
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2481

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk melihat dampak penggunaan TikTok terhadap pemerolehan bahasa pada seorang anak perempuan usia 9 tahun melalui pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah seorang anak berinisial CNP yang menetap di Serang daerah Sempu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CNP memperoleh sejumlah bahasa gaul dan kosakata informal dari TikTok, seperti istilah sigma dan berbagai nama anomali yang sering ia gunakan dalam perbincangan dengan rekan dan saudaranya. TikTok menjadi sumber informasi utamanya dan sering kali lebih dipercaya daripada penjelasan yang diberikan teman-temannya. Meskipun tidak ada akuisisi bahasa asing dan bahasa daerah melalui aplikasi ini, TikTok sangat memengaruhi gaya bicara, topik percakapan, dan kosakata informalnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa TikTok memengaruhi pemerolehan bahasa anak-anak melalui paparan video pendek dan bahasa gaul yang berkembang dalam aplikasi tersebut.
Eksplorasi Perbedaan Fonologi Dialek Bahasa Makassar Di Kabupaten Bantaeng Rahmi Mardatillah; Fadilah Neyarasmi
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perbedaan fonologi dialek Bahasa Makassar di Kabupaten Bantaeng. Bahasa Makassar, sebagai salah satu bahasa daerah di Indonesia, memiliki variasi dialek yang kaya, yang dipengaruhi oleh faktor geografis, sosial, dan budaya. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data dari penutur asli melalui wawancara dan perekaman percakapan. Analisis fonologi dilakukan untuk mengidentifikasi perbedaan dalam pengucapan, intonasi, dan penggunaan fonem antara dialek yang ada di Bantaeng dan dialek Makassar standar. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang tidak begitu signifikan dalam beberapa aspek fonologi, termasuk pelafalan konsonan dan vokal, serta penggunaan aksen. Temuan ini memberikan wawasan baru mengenai kekayaan dan kompleksitas bahasa daerah, serta pentingnya pelestarian dialek lokal dalam konteks kebudayaan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi studi linguistik lebih lanjut dan mendorong kesadaran akan pentingnya variabilitas bahasa dalam masyarakat.
Filosofi Belajar dalam Budaya Melayu Riau: Studi Pustaka atas Konsep Budi dan Pewarisan Pengetahuan Hasnah Faizah; Nazhifa Fadila; El Firdausia Yahfis
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2466

Abstract

Penelitian filosofi belajar dalam budaya Melayu Riau fokus pada konsep budi sebagai landasan etika pembelajaran dan mekanisme pewarisan pengetahuan lokal (tradisi lisan, pantun, adat, keluarga, dan lembaga adat). Budaya Melayu Riau kaya nilai-nilai lokal yang mencerminkan cara memandang kehidupan masyarakatnya. Salah satu nilai utamanya adalah konsep budi yang memiliki makna lebih dari sekadar akal atau etika. Budi juga Merujuk pada kearifan dalam bertindak dan berperilaku. Data penelitian ini berupa informasi yang diperoleh dari teks-teks klasik Melayu Riau serta berbagai sumber tertulis lainnya, seperti buku, artikel jurnal. Penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka dengan melakukan analisis teks-teks klasik Melayu Riau. Temuan menunjukkan bahwa teks-teks klasik Melayu Riau tidak hanya menyimpan nilai estetika sastra, tetapi juga memuat filosofi belajar yang menekankan keseimbangan antara pengetahuan intelektual, pembentukan budi, serta penguatan identitas budaya.
Efektivitas Pembelajaran Mikro: Sebuah Tinjauan Sistematis dalam Konteks Pelatihan Profesional dan Pembelajaran Sepanjang Hayat Hasrul Bakri
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2467

Abstract

Microlearning telah berkembang sebagai pendekatan inovatif dalam menjawab tantangan fleksibilitas dan efisiensi di era digital, khususnya dalam konteks pelatihan profesional dan pembelajaran sepanjang hayat. Penelitin ini bertujuan untuk ini mensintesis bukti empiris mengenai efektivitas, faktor penentu, dan tantangan implementasi microlearning. Metode Systematic Literature Review (SLR) dilakukan dengan mengikuti pedoman PRISMA, mengidentifikasi studi relevan dari basis data terkemuka seperti Scopus, Web of Science, dan ERIC. Hasil tinjauan mengungkapkan bahwa microlearning secara konsisten efektif dalam meningkatkan hasil belajar kognitif (pengetahuan dan retensi), afektif (motivasi dan kepuasan), serta perilaku (keterampilan dan keterlibatan). Meta-analisis yang disertakan bahkan menunjukkan peningkatan hasil belajar yang signifikan secara statistik. Keberhasilan ini sangat dipengaruhi oleh desain instruksional yang tepat, relevansi materi, pemanfaatan media (khususnya mobile), dan karakteristik peserta. Namun, implementasinya menghadapi tantangan seperti risiko fragmentasi pengetahuan, keterbatasan evaluasi dampak jangka panjang, kesenjangan akses teknologi, dan resistensi terhadap perubahan. Disimpulkan bahwa microlearning merupakan strategi pelengkap yang sangat potensial, namun memerlukan desain yang matang, dukungan teknologi, dan strategi implementasi yang holistik untuk mengoptimalkan manfaatnya dalam mendukung pengembangan kompetensi berkelanjutan. Hasil peneitian ini memberikan landasan empiris dan panduan praktis bagi pengembang pembelajaran dalam merancang strategi microlearning yang efektif untuk konteks pelatihan profesional dan pembelajaran sepanjang hayat.
Evaluation of Performance-Based Assessment Principles in the Teaching Factory Environment: A Systematic Literature Review Labusab Labusab
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2472

Abstract

This study systematically reviews the implementation of performance-based assessment (PBA) principles in Teaching Factory (TeFa) environments within vocational education. Drawing upon peer-reviewed publications from 2015–2025, the study synthesizes empirical and conceptual research that explores how validity, reliability, authenticity, and objectivity are operationalized in performance assessments. The review follows the PRISMA framework, involving database searches across Scopus, ERIC, Google Scholar, and national repositories. Findings indicate that digital assessment systems, rubric-based evaluation, and collaborative validation processes contribute significantly to improving the quality of PBA in TeFa. Nevertheless, challenges persist in maintaining contextual authenticity and inter-rater reliability across diverse institutional and industrial settings. The review concludes with implications for integrating digital technologies and standardized rubrics to enhance assessment fairness and transparency in vocational education.
Literasi Sastra Berbasis Siniar: Upaya Peningkatan Apresiasi Sastra melalui Audio Dan Video di Era Digital Agus Yulianto; Redhitya Wempi Ansori; Malinda Fatmawati
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2488

Abstract

Literasi sastra merupakan suatu aspek penting dalam pengambangan sebuah sastra. Sastra tidak hanya membahas tentang estetika tetapi pengembangan budaya dan pendidikan terutama di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan referensi terkait dengan peningkatan literasi sastra berbasis siniar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode tinjauan pustaka (literature review). Dalam memastikan keterbaruan informasi, maka pencarian literature dibatasi tahun 2020 hingga 2024. Triangulasi sumber digunakan untuk meningkatkan kredibilitas dan validitas penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) siniar mampu menjadi media alternatif meningkatkan apresiasi sastra, 2) siniar memberi kemudahan aksesabilitas untuk mengapresiasi sebuah karya sastra, 3). Siniar mampu memberikan dampak keterampilan produktif dan resptif terhadap sebuah sastra.
Perbandingan Makna Simbolik, Nilai Filosofis, dan Pandangan Hidup dalam Puisi “Tanah Kelahiran” dan “Zee” Karya Willem Kloos Sri Asri Imayani; Septiana Septiana; Arum Gesti Oktavia; Ilham Cahyandi
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2489

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perbandingan makna simbolik, nilai filosofis, dan cara pandang hidup dalam “Tanah Kelahiran” karya Ramadhan KH dan “Zee” karya Willem Kloos. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap bagaimana kedua penyair tersebut memanfaatkan alam sebagai simbol untuk mengekspresikan kehidupan manusia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan literatur komparatif. Hasilnya menunjukkan Ramadhan KH menekankan realitas sosial dan cinta tanah air, sedangkan Kloos mencerminkan kesadaran spiritual dan pencarian kedamaian batin.
Penerapan Strategi Membaca 4S Sebagai Teknik Membaca Cepat dalam Meningkatkan Pemahaman Bacaan Siswa Kelas XI SMA Negeri 3 Tasikmalaya Gina Nindya Fitriani; Medyanna Irmawan; Ai Siti Nurjamilah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2494

Abstract

Penelitian ini mencoba melihat bagaimana metode membaca 4S (skimming, scanning, picking, dan skipping) membantu pemahaman bacaan siswa kelas sebelas di SMA Negeri 3 Tasikmalaya. Berdasarkan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi dan catatan ketika strategi 4S diterapkan pada teks eksplanasi “Fenomena Aurora Borealis: Cahaya Ajaib di Langit Utara.” Sebanyak sembilan belas siswa terlibat dalam penelitian ini. Proses penerapannya meliputi empat tahap membaca dan tes pemahaman untuk menentukan pemahaman siswa terhadap teks tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, strategi tersebut secara signifikan membantu siswa dalam pemahaman bacaan mereka karena 13 siswa memperoleh skor lengkap 100, dan 6 siswa memperoleh skor 90, dengan skor estimasi rata-rata 96,8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap elemen strategi 4S secara sinergis efektif dalam mempercepat pemahaman dan membaca. Lebih lanjut, selama kegiatan berlangsung, siswa menjadi lebih fokus, penuh perhatian, dan terlibat. Beberapa siswa kurang memahami perbedaan antara memindai dan memilih sehingga perlu lebih banyak berlatih pada langkah-langkah tersebut. Temuan umum menunjukkan bahwa strategi 4S merupakan cara yang baik untuk meningkatkan pemahaman membaca siswa SMA. Penelitian selanjutnya sebaiknya mencoba strategi ini pada kelas lain, dengan teks yang berbeda, dan menggunakan tes pra dan pasca untuk memberikan bukti yang lebih meyakinkan tentang efektivitasnya.
Keefektifan Pembelajaran Membaca Pemahaman Teks Deskripsi Menggunakan Metode PQRST pada Siswa Kelas XII TKRO SMK Negeri 3 Tasikmalaya Zakkiyah Aini; Rahma Amalia; Nurul Azizah; Ai Siti Nurjamilah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode membaca PQRST (Preview, Question, Read, Summarize, dan Test) dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman teks deskripsi pada siswa kelas XII TKRO SMK Negeri 3 Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu yang melibatkan satu kelompok. Subjek penelitian terdiri dari 14 siswa yang mengikuti pembelajaran dengan tahapan metode PQRST. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman membaca dan observasi selama pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan metode PQRST memberi pengaruh positif terhadap kemampuan membaca siswa. Siswa dapat memahami isi struktur teks, menemukan gagasan utama, serta membuat ringkasan isi teks dengan lebih baik setelah mengikuti pembelajaran menggunakan metode tersebut. Ini menunjukan bahwa metode PQRST dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca, khususnya dalam pembelajaran teks deskripsi pada jenjang SMK.

Page 4 of 21 | Total Record : 209