cover
Contact Name
Dewa Ayu Agustini Posmaningsih
Contact Email
jurnalpengabmasmasyarakatsehat@gmail.com
Phone
+62361710447
Journal Mail Official
dewaayuposmaningsih@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sanitasi No. 1 Sidakarya Denpasar Selatan, 80224
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat
ISSN : -     EISSN : 26568268     DOI : https://doi.org/10.33992/ms
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat ini mempublikasikan artikel hasil-hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan dalam bidang kesehatan. Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat menerima naskah yang berasal dari hasil penelitian atau tinjauan pustaka tentang : Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Gigi, Gizi, Kesehatan Lingkungan, Teknik Laboratirum Medis mupun bidang lain terkait kesehatan seperti Kesehatan Pariwisata.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2025): APRIL" : 5 Documents clear
Edukasi Gangguan Tumbuh Kembang dan Stimulasi Kemampuan Bicara Berbasis Keluarga dalam Program Community Oriented Medical Education di Desa Bresela, Gianyar Sumadewi, Komang Trisna; Yupardhi, Toddy Hendrawan; Satriya Wibawa, I Komang
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 7, No 2 (2025): APRIL
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v7i2.2850

Abstract

Anak usia ≤ 2 tahun merupakan periode emas perkembangan otak. Pada periode ini, kebutuhan gizi anak harus terpenuhi dengan baik. Kurangnya nutrisi pada anak meningkatkan risiko terjadinya gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Anak dengan stunting memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan perkembangan. Selain gizi, kurangnya stimulasi juga menjadi faktor yang dapat menyebabkan gangguan perkembangan. Berdasarkan wawancara bersama orang tua, didapatkan permasalahan prioritas antara lain kurangnya pemahaman mengenai tahapan tumbuh kembang anak, adanya keterlambatan bicara pada anak serta kurangnya keterampilan dalam memberikan stimulasi bicara. Program edukasi pertumbuhan dan perkembangan serta stimulasi kemampuan bicara bertujuan untuk menambah wawasan orang tua dalam melakukan skrining serta deteksi dini gangguan tumbuh kembang serta memberikan stimulasi yang benar sesuai usia. Metode yang digunakan dalam program pengabdian ini meliputi edukasi mengenai tumbuh kembang anak, pengenalan Kuisioner Pra Skrining Pengembangan (KPSP), serta demonstrasi pemberian stimulasi bicara pada anak. Dari pelaksanaan program pengabdian ini didapatkan adanya peningkatan pengetahuan mitra sebesar 66,7% berdasarkan nilai pretest dan posttest. Disamping itu, dari observasi tampak adanya peningkatan mitra dalam melakukan skrining tumbuh kembang menggunakan KPSP serta bentuk stimulasi yang dapat dilakukan. Dengan demikian, dapat disimpulkan kegiatan pengabdian ini berjalan lancar. Akan tetapi, perlu dilakukan monitoring secara berkelanjutan untuk mengetahui implementasi program ini dalam kehidupan sehari-hari.
Efforts To Prevent Stunting Through Dental And Oral Health Services For Pregnant Women In The Posyandu Working Area Of Penebel Ii Puskesmas Tabanan District Kencana, I Gede Surya; Budi Artawa, I Made; Gejir, I Nyoman
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 7, No 2 (2025): APRIL
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v7i2.3814

Abstract

Abstract Stunting is a global health problem that impacts children's growth and development. One of the factors that influences stunting is the mother's health during pregnancy, including dental and oral health. Dental health problems in pregnant women can affect nutritional intake and overall health. The aim of this community service program is to increase knowledge and awareness of pregnant women about the importance of dental and oral health and to prevent problems that can affect maternal health and the risk of stunting in babies. Method: Counseling on maintaining oral health and dental hygiene examinations of pregnant women. The results of the level of knowledge of pregnant women regarding dental health maintenance were 3 people (6.1%) with good criteria and 34 people (69.4%) with poor criteria. The average level of knowledge for pregnant women is 58 (less). The level of dental and oral hygiene of pregnant women at the Penebel II Community Health Center was 39 people (79.6%), the level of dental and oral hygiene was moderate and 2 pregnant women (4.1%) had good criteria. After attending counseling and education, pregnant women will have a better understanding of the importance of maintaining healthy teeth and mouth during pregnancy. They understand the relationship between oral health and the risk of stunting in babies born, as well as the importance of proper nutritional intake and reducing the OHI-S index in pregnant women
Pelatihan Dan Pemberdayaan Ibu-Ibu Pkk Untuk Pencegahan Stunting Di Desa Sekardadi Kabupaten Bangli Tahun 2024 Arini, NI Wayan; Gama, I Ketut; Marhaeni, Gusti Ayu; Wiardani, Ni Komang; Rusminingsih, Ni Ketut; Widhya HS, Cokorda Dewi
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 7, No 2 (2025): APRIL
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v7i2.3976

Abstract

Short toddlers (stunting) is a chronic nutritional problem caused by a lack of nutritional intake over a long period of time which results in factors that provide food that does not meet the nutritional needs of children. The occurrence of stunting in toddlers is caused by various factors. The direct cause is a lack of food intake and the presence of infectious diseases. Other causes are lack of maternal knowledge, wrong parenting patterns and poor hygiene and sanitation. The objectives of the Sustainable Regional Development Program are to: Increase knowledge about nutrition, especially nutrition for pregnant women to prevent stunting and Improve skills in making nutritious food using local ingredients available in the area.The results of this community service were that the percentage of PKK women's knowledge level before education had the most adequate criteria 48 people (90.57%). After education, the most are in good criteria 45 people (84.90%). The average knowledge score of PKK mothers before being given education was 66, including sufficient criteria. After education, the average score increased to 77.3, including good criteria. There was an increase in knowledge and skills after training. So that the knowledge and skills gained during the training can be applied in everyday life. Tempe Labu Siam Nugget and Lato Dimsum, can be made in various ways such as making crispy nuggets so that children don't get bored
EDUKASI PARENTING MENGGUNAKAN ELEKTRONIK MODUL DALAM MENINGKATKAN PRILAKU ADAPTIF PADA ANAK Sulisnadewi, Ni Luh Kompyang; Labir, I Ketut; Suratiah, Suratiah
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 7, No 2 (2025): APRIL
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v7i2.3797

Abstract

Pengasuhan di era digital ini tentu membutuhkan upaya yang lebih dari orang tua. Banyak orang tua yang mengeluh dan prustasi bagaimana memberikan pengasuhan di era digital. Orang tua membutuhkan panduan dan juga media untuk dapat memberikan pengasuhan yang lebih optimal . Edukasi parenting yang dilaksanakan melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini   dengan mengumpulkan ibu  dan juga kader yang datang ke posyandu. Pengabdi memberikan edukasi dengan ceramah, diskusi dan menyampaikan bagaimana menggunakan modul yang elektronik.  Sasaran dalam kegiatan pengabdian ini sebanyak 50 orang. Hasil pengabdian masyarakat ini, menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dalam katagori baik setelah diberikan edukasi parenting. Setelah kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan petugas kesehatan, kader melakukan penyegaran diskusi terkait parenting   secara berkala sebagai bagian dari program posyandu.
Pendampingan dan Pemberdayaan Keluarga dalam Pencegahan Stunting di Desa Klumpu Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung Tahun 2024 Sudiadnyana, I Wayan; Ruspawan, I Dewa Made; Lestari, Agus Sri; Astiti, Ni Komang Erny; Suarjana, I Made; Artawa, I Made Budi; Bekti, Heri Setiyo
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 7, No 2 (2025): APRIL
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v7i2.3825

Abstract

The problem of stunting in Nusa Penida District, especially in Klumpu Village, is still a priority. There are many factors that influence the increase in stunting cases, so an integrated approach is needed and involves community participation. The purposed of this community service is to provide assistance and empowerment to families to prevent stunting in Klumpu Village, Nusa Penida. The assistance and empowerment activities use educational booklet media designed interprofessionally by both lecturers and students of the Denpasar Ministry of Health Polytechnic. The assistance activities were carried out on 40 families and succeeded in increasing knowledge and prevention of stunting by 21.3% and attitudes by 38.4%. The results of the final evaluation of the community service activities by visiting several homes of the assistance participants showed an increase in clean and healthy living behavior (PHBS) in general, which was indicated by an increase in home sanitation conditions and the quality of family consumption patterns. The health center is expected to always provide continuous guidance and education to the community to prevent family-based stunting.

Page 1 of 1 | Total Record : 5