cover
Contact Name
Mi'rojul Huda
Contact Email
mirojuhuda@unesa.ac.id
Phone
+6281332207020
Journal Mail Official
mayamustika@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Unesa Ketintang Jl. Ketintang, Gedung I1.01.04, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Civics and Moral Studies
ISSN : -     EISSN : 26150808     DOI : -
Core Subject : Social,
Journal of Civics and Moral Studies (JCMS) memuat hasil penelitian tentang isu-isu moral dan kewarganegaraan yang mencakup kajian tentang negara, warganegara, hubungan antara negara dan warganegara, moral, serta pendidikan kewarganegaraan dalam mendorong national character building.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2020)" : 6 Documents clear
ANALISIS PERUBAHAN PERILAKU TERHADAP KETERCAPAIAN BELAJAR MAHASISWA ITB SELAMA PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR AKIBAT PANDEMI COVID-19 Ahmad Jibril Hemdi
Journal of Civics and Moral Studies Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.327 KB) | DOI: 10.26740/jcms.v5n2.p13-21

Abstract

Pemerintah Indonesia melakukan berbagai upaya mencegah penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia salah satunya dengan mengeluarkan kebijakan untuk mengganti metode pembelajaran yang semula tatap muka menjadi dalam jaringan (daring). Tentu karena persiapan yang terburu-buru, perubahan metode dalam belajar memiliki banyak kekurangan baik dari sisi pengajar maupun pelajar. Dampak bagi pelajar adalah perihal kesehatan mental dan keefektifan perilaku belajar mereka. Hal ini menyebabkan terjadinya perubahan perilaku dan ketercapaian dari para pelajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman mahasiswa ITB terhadap materi kuliah selama pembatasan sosial akibat akibat pandemi Covid-19, mengetahui tingkat produktivitas mahasiswa ITB selama pembelajaran jarak jauh (PJJ), dan mengetahui hubungan perubahan perilaku terhadap pencapaian belajar mahasiswa ITB selama selama PSBB. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa ITB tidak paham terhadap materi kuliah selama PJJ, jumlah mahasiswa ITB yang produktif relatif sama dengan yang tidak, dan terdapat hubungan yang kuat antara perubahan perilaku terhadap ketercapaian belajar mahasiswa ITB selama PSBB. Hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan masukan bagi ITB dan Pemerintah Indonesia sebagai evaluasi sistem pembelajaran yang sudah disediakan selama masa pandemi Covid-19.
MENGUATKAN NILAI TOLERANSI MAHASISWA UNTUK MENEGUHKAN JATIDIRI SEBAGAI WARGA NEGARA DI ERA GLOBAL Asep Mahpudz; Anthonius Palimbong; Alri Lande
Journal of Civics and Moral Studies Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.31 KB) | DOI: 10.26740/jcms.v5n2.p22-32

Abstract

Perguruan Tinggi sebagai tempat tumbuh suburnya perbedaan dari beragamnya warga. Mahasiswa, dosen, dan warga kampus dari berbagai suku, agama, adat, budaya. Kampus sebagai tempat komunitas yang bersifat heterogen. Perguruan Tinggi memiliki peran dalam menumbuhkan budaya demokrasi dan penumbuhan sikap toleransi di kalangan mahasiswa. Pergaulan di kampus penting dikembangkan menjadi tempat yang dapat menampilkan budaya demokratis dalam pengelolaan pendidikannya. Salah satu karakter yang penting dikembangkan untuk meneguhkan jatidiri sebagai warga negara di era kini adalah nilai-nilai toleransi. Sikap dan tindakan toleran tidak sekedar ditanamkan (knowing) dikalangan mahasiswa tetapi harus dipraktekan (doing) dan dikembangkan menjadi bagian dari budaya kampus.
PRAKTIK IDENTITAS NASIONAL MELALUI KETAHANAN KELUARGA DALAM MEMUTUS MATA RANTAI PENYEBARAN COVID-19 DI KOTA SURABAYA Raden Roro Nanik Setyowati; I Made Suwanda; Harmanto Harmanto; Listyaningsih Listyaningsih; M Turhan Yani
Journal of Civics and Moral Studies Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.99 KB) | DOI: 10.26740/jcms.v5n2.p6-12

Abstract

Ketahanan keluarga (Family Resilience) merupakan suatu keadaan yang dimiliki oleh suatu keluarga dalam menghadapi masalah kehidupan sehari-hari. Ketahanan keluarga merupakan salah satu praktik identitas nasional dari suatu negara, sangat penting karena bertujuan mengubah cara berpikir, pandangan dan sikap anggota keluarga satu sama lain. Pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan seperti stay at home, WFO, WFH, SFH dan kebijakan ketat yang sesuai protokol WHO. Semuanya tidak akan berhasil dalam pelaksanaannya jika tidak melibatkan keluarga. Untuk itu tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk ketahanan keluarga dalam memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di Kota Surabaya sebagai praktik identitas nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif kualitatif, dengan pertimbangan mengungkap permasalahan secara alamiah tanpa campur tangan peneliti. Informan penelitian ini semua orangtua yang bertempat tinggal di Kota Surabaya, dengan menggunakan teknik purposive. Teknik pengumpulan datanya menggunakan wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis datanya menggunakan model Milles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan ada 3 bentuk ketahanan keluarga yaitu bentuk ketahahan keluarga secara fisik, secara psikis dan secara spiritual. Semuanya dilakukan keluarga sebagai praktik identitas nasional dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kota Surabaya, sebagai wujud tanggungjawab berbangsa dan bernegara.
IDENTITAS AGAMA ISLAM YANG MODERAT DI INDONESIA SEBAGAI BAGIAN DARI PENGUATAN IDENTITAS NASIONAL Agus Satmoko Adi; Iman Pasu Purba
Journal of Civics and Moral Studies Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.792 KB) | DOI: 10.26740/jcms.v5n2.p1-5

Abstract

Indonesia merupakan negara yang sangat majemuk. Dihuni beragam ras, suku, etnik, tradisi, budaya, dan agama. Dalam realitas majemuk itulah, agama Islam berkembang menjadi mayoritas agama yang dipeluk oleh warga negara Indonesia.  Indonesia dikenal sebagai negara yang mayoritas warga negaranya sebagai muslim yang berkarakter demokratis, damai, dan berkeadaban. Hal tersebut  tidak lepas dari peranan organisasi massa Islam, seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. NU dan Muhammadiyah memiliki peran penting dalam pembanguan demokrasi dan perdamaian di Indonesia. Hal itu bisa dilakukan karena kedua organisasi tersebut yang moderat dan telah berdiri jauh sebelum Indonesia merdeka, sehingga  pada akhirnya menjadi identitas, karakter dan personifikasi wajah Islam Indonesia. Karakter moderat bagi Islam Indonesia itu dapat dipertahankan dewasa ini karena  penyemaian dan penguatan Islam moderat melalui jalur pendidikan, baik secara formal, informal dan nonformal, baik oleh pemerintah maupun lembaga swadaya masyarakat.  
STRATEGI DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PERLINDUNGAN ANAK DAN KELUARGA BERENCANA DALAM MENGEMBANGKAN KABUPATEN LAYAK ANAK DI BOJONEGORO TAHUN 2021 Iis Widyawati; Agus Satmoko Adi
Journal of Civics and Moral Studies Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.788 KB) | DOI: 10.26740/jcms.v5n2.p33-50

Abstract

Kabupaten Bojonegoro beberapa kali mendapatkan peringkat pratama dalam kategori Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), pada tahun 2019 Kabupaten Bojonegoro meningkat menjadi peringkat madya. Sehubungan dengan adanya peningkatan kategori peringkat pada tahun 2019 di Kabupaten Bojonegoro sebagai Kabupaten/Kota Layak Anak, maka riset yang dilaksanakan berkaitan dengan strategi yang digunakan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPAKB) dalam mengembangkan Kabupaten/Kota Layak Anak di Kabupaten Bojonegoro. Riset ini memiliki daya tarik agar diamati dikarenakan terdapatnya peningkatan kategori peringkat yang diperoleh Kabupaten Bojonegoro. Riset ini memakai metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan teknik penghimpunan data dengan wawancara dan observasi mendalam. Adapun subjek pada riset ini yakni: Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPAKB), Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kepala Seksi Pengarustamaan Hak Anak, dan Forum Anak Bojonegoro. Hasil temuan dalam penelitian memperlihatkan strategi Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPAKB) Kabupaten Bojonegoro dalam mengembangkan Kabupaten/Kota Layak Anak adalah adanya pembentukan gugus tugas KLA Kabupaten Bojonegoro, adanya kerjasama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), adanya peningkatan penyedia lembaga konsultasi bagi keluarga dan lembaga pengasuhan alternatif, pembuatan infrastruktur ramah anak, adanya pengarustamaan hak anak, adanya pemantauan dan evaluasi KLA yang dilakukan setiap tahun.
KARAKTERISTIK PILIHAN POLITIK PEMILIH PEMULA DI KABUPATEN SIDOARJO PAMELIANA PUTRI; Maya Mustika Kartika Sari
Journal of Civics and Moral Studies Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.209 KB) | DOI: 10.26740/jcms.v5n2.p51 - 65

Abstract

Artikel ini ditulis berdasarkan perwujudan bangsa Indonesia sebagai negara demokrasi di berbagai daerah khususnya di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini berfokus pada pelaksanaan pesta demokrasi yang saat ini lebih banyak disumbang oleh para pemilih pemula yang ditinjau dari karakterististik pilihan politik para pemilih pemula. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif statistik deskriptif. Responden dalam penelitian ini yakni para pemilih pemula yang berusia 17-19 tahun yang berkependudukan di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode Random Sampling dengan teknik pengumpulan data berupa penyebaran angket dalam penelitiannya. Serta analisa menggunakan software SPSS menggunakan persentase dan tabulasi silang. Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan orientasi pertama karakteristik pilihan pemilih pemula di Kabupaten Sidoarjo adalah memilih berdasarkan latar belakang pendidikan calon kandidat dengan persentase sebesar 55%. Orientasi kedua memilih berdasarkan performance menarik yang dimiliki oleh calon kandidat dengan persentase sebesar 20%. Serta orientasi ketiga dilihat berdasarkan kesamaan identitas yaitu agama yang dimiliki antara responden terhadap calon kandidat dengan persentase sebesar 24%. Serta 1% lainnya memilih secara acak atau tidak diketahui pilihannya. Sehingga disimpulkan bahwa para pemilih pemula yang ada di Kabupaten Sidoarjo termasuk kedalam pemilih yang tidak kritis. Sebab terpacuh terhadap beberapa indikator yang menjadi standar karakteristik bagi mereka dalam memilih.

Page 1 of 1 | Total Record : 6