cover
Contact Name
Budi Hariono
Contact Email
jofe@polije.ac.id
Phone
+6281907755024
Journal Mail Official
jofe@polije.ac.id
Editorial Address
Kelompok Riset Food Engineering, Politeknik Negeri Jember Jl. Mastrip PO BOX 164, Jember, Jawa Timur
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Food Engineering
ISSN : -     EISSN : 28100824     DOI : https://doi.org/10.25047/jofe
The journal publishes original research and review papers on any subject at the interface between food and engineering, particularly those of relevance to industry, including: Engineering properties of foods, food physics and physical chemistry; processing, measurement, control, packaging, storage and distribution; engineering aspects of the design and production of novel foods and of food service and catering; design and operation of food processes, plant and equipment; economics of food engineering, including the economics of alternative processes.
Articles 72 Documents
Studi Molecular Docking Interaksi Myosin dan Polisakarida untuk Prediksi Sifat Gel Protein Udang: The Study of Molecular Docking of Myosin and Polysaccharide Interactions to Predict Protein Gel Characteristics of Shrimp Rachmawati, Yulia; Zuhroh, Nadiyah
Journal of Food Engineering Vol. 5 No. 1 (2026): January
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jofe.v5i1.6496

Abstract

Udang merupakan komoditas perikanan yang berpotensi diolah menjadi produk berbasis gel protein. Namun, gel protein udang diketahui cenderung rapuh sehingga diperlukan bahan aditif seperti polisakarida untuk memperbaiki struktur gel. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi lima polisakarida pangan lokal glucomannan, xyloglucan, β-glucan, iota-carrageenan, dan pectin dalam pembentukan gel protein udang secara in silico. Simulasi molecular docking dilakukan menggunakan aplikasi HEX 8.0.0 antara protein myosin homolog dari spesies udang dan masing-masing polisakarida, kemudian dianalisis dengan Discovery Studio Client 4.1. Hasil simulasi menunjukkan bahwa jenis, jumlah, dan jarak ikatan non-kovalen mempengaruhi kestabilan kompleks protein-polisakarida. Kompleks myosin–ι-carrageenan menunjukkan kestabilan tertinggi (E total –483,94 kkal/mol) dengan interaksi dominan berupa elektrostatik (salt bridge dan π-anion). Interaksi kompleks myosin–xyloglucan dan myosin–pectin masing-masing didominasi oleh ikatan hidrogen dan interaksi hidrofobik. Myosin dengan glucomannan dan β-glucan menunjukkan interaksi paling lemah melalui ikatan hidrogen. Secara keseluruhan, urutan kekuatan interaksi terhadap myosin adalah ι-carrageenan > xyloglucan > pectin > glucomannan > β-glucan. I-carrageenan dan xyloglucan berpotensi menghasilkan gel protein udang yang bersifat padat dan lembut,  pectin  berpotensi menghasilkan gel protein udang yang padat dan rapat. Glucomannan dan β-glucan berpotensi menghasilkan gel protein udang yang kurang padat.
Perbandingan Kualitas Sensori Donat yang Dibuat dengan Pengembang Alami dan Sintetis: Comparison of Sensory Quality of Donuts Made with Natural and Synthetic Leavening Agents Pratama Putra, Wahyu; Mustika, Sari; Kasmita; Holinesti, Rahmi
Journal of Food Engineering Vol. 5 No. 1 (2026): January
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jofe.v4i4.6561

Abstract

Donat merupakan salah satu makanan selingan atau kudapan yang cukup popular di Indonesia. Pada umumnya donat terbuat dari tepung, telur,gula dan air serta ditambahkan bahan pengembang yaitu ragi. Ragi yang biasa digunakan adalah ragi instan. Mengingat bahaya yang ditumbulkan dari ragi instan ini maka pada penelitian ini dilakukan percobaan membuat donat dengan menggunakan ragi alami dari mentimun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen yang merupakan metode kuantitatif, digunakan untuk mengetahui pengaruh variable independen (treatment/perlakuan) terhadap variable dependen (hasil) dalam kondisi yang terkendalikan.Beberapa indokator yang diuji dengan uji hedonik pada penelitian ini meliputi tingkat kesukaan terhadap kualitas bentuk, tekstur, rasa dan aroma. Data pada penelitian ini mengenai kualitas sensori donat dengan pengembang yang berbeda telah dilakukan sebanyak 3x pengulangan dengan 4 perlakuan yang berbeda yaitu : perlakuan dengan ragi instan (X0), penggunaan ragi alami sebanyak 20% (X1), penggunaan ragi alami Hasil uji sensori bentuk (berlobang ditengah) pada uji jenjang hasil terbaik terdapat pada X2 (2,96) dengan kategori tekstur berpori. Hasil uji hedonik kualitas donat dengan penggunaan pengembang yang berbeda hasil terbaik terdapat pada X1 (3,23) dengan kategori suka.