cover
Contact Name
Muhammad Ibnu Ashari
Contact Email
ibnuashari092@gmail.com
Phone
+6285283999981
Journal Mail Official
sospol@untag-smd.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir Juanda No. 80 Samarinda (75124) Telp. 0541-744490,7030598; Fax 0541-761244
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan
ISSN : 16932439     EISSN : 28288440     DOI : 10.31293/PD
Prediksi: Jurnal Administrasi dan Kebijakan is a national and open access journal published by the Faculty of Social and Political Sciences of the University of August 17, 1945 Samarinda. Prediction focuses on the development of the study of the humanities and social sciences. The purpose of our journal is to promote a principled approach to research in the field of social sciences and humanities specifically focusing on Political Science and State Administration and Policy Sciences. Prediksi have a full commitment to the authenticity of published articles and papers. Any authority that submits its articles to Prediksi for publication must be able to prove that the submitted work is an original contribution and has never been published in part or in whole in any other print media. To achieve this commitment, Prediction provides an objective and fair peer review of every article submitted by blind reviewers from other universities.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 23, No 2 (2024)" : 10 Documents clear
Implementasi Program Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penguatan Literasi Pada Anak di Desa Karangsari, Kabupaten Malang Sari, Amanda Aureliya Nilam; Hardjati, Susi
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 23, No 2 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v23i2.7547

Abstract

Karangsari merupakan desa yang ada di Kecamatan Bantur Kabupaten Malang. Rendahnya budaya literasi pada anak di Desa Karangsari menjadi permasalahan utama yang perlu dikaji. Hal ini disebabkan karena kurangnya peran orang tua dalam membiasakan budaya literasi sejak dini dan kurangnya dukungan dari pemerintah desa yang belum mendirikan gerakan literasi pada anak serta karena terbatasnya fasilitas perpustakaan di beberapa sekolah. Oleh karena itu, Ruang Belajar Aqil sebagai salah satu perkumpulan yang ada di Kota Malang bergerak dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui program pemberdayaan masyarakat berupa penguatan literasi pada anak. Adapun program literasi yang diselenggarakan antara lain gelar baca, literasi numerasi, literasi finansial dan literasi digital. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui implementasi program pemberdayaan masyarakat melalui penguatan literasi pada anak di Desa Karangsari. Metode dalam penulisan ini menggunakan Participatory Rulal Appraisal (PRA). Metode yang menekankan keterlibatan partisipasi aktif masyarakat secara langsung dalam keseluruhan proses kegiatan yang dilaksanakan mulai dari tahap awal perencanaan/persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa Implementasi program penguatan literasi pada anak telah terlaksana dengan baik dan memberikan perubahan positif dalam meningkatkan minat baca pada anak-anak di Desa Karangsari.
Penerapan Program Puspaga Dalam Mengurangi Kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga di Kelurahan Medokan Ayu Kota Surabaya Supriyanto, Natasya Firdaus; Hidayat, Endik
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 23, No 2 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v23i2.7543

Abstract

Kekerasan dalam rumah tangga sedang marak terjadi di Kota Surabaya. Hal ini dikarenakan masih minimnya edukasi mengenai Hubungan Keluarga yang Berkualitas. Dalam hal ini, Pemerintah Kota Surabaya mengadakan program Puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarga) sebagai upaya untuk mengurangi kasus kekerasan dalam rumah tangga. Program PUSPAGA di Kota Surabaya dijalankan oleh mahasiswa yang berperan sebagai fasilitator di tingkat Balai RW. Dalam penerapannya, program PUSPAGA sudah berjalan dengan baik karena didukung oleh sumber daya yang kompeten serta tujuan program yang sudah cukup jelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan Program PUSPAGA dalam upaya mengurangi kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Kelurahan Medokan Ayu Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori Implementasi yang dikemukakan oleh George C. Edward III yang mencakup empat variabel yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, serta struktur birokrasi. 
Implementasi Progam Kelas Parenting Di Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Kota Surabaya Maratus, Laili Dwi; Anisykurlillah, Rosyidatuzzahro
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 23, No 2 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v23i2.7548

Abstract

Karangsari merupakan desa yang ada di Kecamatan Bantur Kabupaten Malang. Rendahnya budaya literasi pada anak di Desa Karangsari menjadi permasalahan utama yang perlu dikaji. Hal ini disebabkan karena kurangnya peran orang tua dalam membiasakan budaya literasi sejak dini dan kurangnya dukungan dari pemerintah desa yang belum mendirikan gerakan literasi pada anak serta karena terbatasnya fasilitas perpustakaan di beberapa sekolah. Oleh karena itu, Ruang Belajar Aqil sebagai salah satu perkumpulan yang ada di Kota Malang bergerak dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui program pemberdayaan masyarakat berupa penguatan literasi pada anak. Adapun program literasi yang diselenggarakan antara lain gelar baca, literasi numerasi, literasi finansial dan literasi digital. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui implementasi program pemberdayaan masyarakat melalui penguatan literasi pada anak di Desa Karangsari. Metode dalam penulisan ini menggunakan Participatory Rulal Appraisal (PRA). Metode yang menekankan keterlibatan partisipasi aktif masyarakat secara langsung dalam keseluruhan proses kegiatan yang dilaksanakan mulai dari tahap awal perencanaan/persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa Implementasi program penguatan literasi pada anak telah terlaksana dengan baik dan memberikan perubahan positif dalam meningkatkan minat baca pada anak-anak di Desa Karangsari.. 
Implementasi Program Sekolah Orang Tua Hebat Dalam Upaya Penurunan Stunting Di Kelurahan Lakarsantri Kota Surabaya Karfen, Safna Humayrah; Anisykurlillah, Rosyidatuzzahro
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 23, No 2 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v23i2.7544

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis implementasi program sekolah orang tua hebat dalam upaya penurunan stunting di Kelurahan Lakarsantri Kota Surabaya. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dengan cara wawancara (interview) dan observasi (observation). Penentuan informan dengan teknik purposive sampling. Teori yang digunakan adalah teori Grindle dianggap relevan untuk dijadikan teori penelitian dengan dua variabel penting yang dapat mempengaruhi proses implementasi yaitu isi kebijakan (context of policy) dan konteks implementasinya (context of implementation). Implementasi program ini melibatkan peran aktif orang tua dalam pemahaman gizi, pola makan, dan perawatan anak. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program sekolah orang tua hebat sudah efektif, karena penurunan angka stunting di Kelurahan Lakarsantri menurun dan adanya peningkatan pengetahuan orang tua tentang kesehatan anak melalui partisipasi aktif program ini.
Implementasi Program Kelas Calon Pengantin (Catin) sebagai Wujud Penurunan Angka Stunting di Kelurahan Sidotopo Wetan Surabaya Salsabila, Aurel Devany; Anisyukurillah, Rosyidatuzzahro
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 23, No 2 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v23i2.7549

Abstract

One of the areas in the city of Surabaya which is recorded as the area with the largest population is Sidotopo Wetan Subdistrict, thus providing a large opportunity for various cases to occur, especially stunting. Through the Department of Women's Empowerment, Child Protection, Population Control and Family Planning (DP3APPKB), the Mayor of Surabaya is promoting the Bride and Groom Class (Catin) program as a convergence action to reduce the prevalence of stunting. This research aims to determine the suitability of implementing the Catin Class as a form of reducing stunting rates in Sidotopo Wetan Village. The type of research used in this research is qualitative research with a descriptive approach. This research uses primary data through observation and interviews with Catin Class officers at Balai RW and Sidotopo Wetan Village, Great Surabaya Cadres at Sidotopo Wetan Village, and residents who carry out Catin Classes at the Family Learning Center (PUSPAGA) Hall RW in Sidotopo Wetan Village as well as data secondary obtained from library research and document study. The research results show that the implementation of the Catin Class program, which is a prevention effort, has not been effectively implemented as a form of reducing stunting rates in Sidotopo Wetan Village, but rather through various other eradication efforts.Salah satu kawasan di Kota Surabaya yang tercatat sebagai kawasan dengan jumlah penduduk terbanyak ialah Kelurahan Sidotopo Wetan sehingga memberi peluang yang besar terjadinya berbagai kasus, terutama stunting. Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB), Walikota Surabaya menggalakkan program Kelas Calon Pengantin (Catin) sebagai aksi konvergensi penurunan prevalensi stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian implementasi Kelas Catin sebagai wujud penurunan angka stunting di Kelurahan Sidotopo Wetan. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan data primer melalui kegiatan observasi dan wawancara kepada petugas Kelas Catin di Balai RW dan Kelurahan Sidotopo Wetan, Kader Surabaya Hebat Kelurahan Sidotopo Wetan, dan warga yang melaksanakan Kelas Catin pada Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Balai RW di Kelurahan Sidotopo Wetan serta data sekunder yang diperoleh dari studi pustaka dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi program Kelas Catin yang menjadi upaya pencegahan belum efektif dilaksanakan sebagai wujud penurunan angka stunting di Kelurahan Sidotopo Wetan, melainkan melalui berbagai upaya pemberantasan lainnya.
Kualitas Pelayanan Perpindahan Penduduk di Balai RW Kelurahan Gunungsari Kota Surabaya Astuti, Febiyanti Tri Setyo; Hertati, Diana
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 23, No 2 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v23i2.7545

Abstract

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya melalui perantara seluruh kelurahan meluncurkan inovasi pelayanan administrasi kependudukan yang dapat dilakukan di balai RW. Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 6 Tahun 2019 tentang penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, pemerintah mengatur pelayanan administrasi kependudukan agar dapat memberikan pelayanan yang optimal sesuai hak yang seharusnya didapatkan masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan inovasi pelayanan yang ada di balai RW dengan fokus pada pelayanan perpindahan penduduk, serta kualitas pelayanan yang diberikan dalam proses pelayanan menurut perspektif masyarakat dan pemberi layanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Dalam penelitian ini kualitas pelayanan ditinjau dari beberapa aspek dengan memanfaatkan dua sudut pandang dalam proses pelayanan. Hasilnya diketahui kualitas pelayanan di balai RW Kelurahan Gunungsari dinilai cukup baik karena memiliki keunggulan setelah dianalisis menggunakan teori kualitas pelayanan menurut Fitzsimmons.
Implementasi Program Sahabat Pedalaman Dalam Pembangunan Jembatan Pelosok Negeri di Sumatera Selatan Maylani, Berlian Fauzia; Manggalou, Singgih
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 23, No 2 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v23i2.7552

Abstract

Wilayah pelosok merujuk pada area atau wilayah yang akses menuju jalan jauh dan mahal dari pusat perkotaan atau pusat aktivitas ekonomi dan sosial. Biasanya wilayah ini memiliki aksesibilitas yang terbatas karena kurangnya infrastruktur yang memadai, seperti jalan yang baik, jembatan, transportasi umum, dan fasilitas lainnya. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak dari pembangunan jembatan pada masyarakat setempat dengan metode kualitatif. Studi ini berfokus pada peran serta efek pembangunan jembatan pada aspek pendidikan dan ekonomi masyarakat pedalaman Sumatera Selatan. Program Sahabat pedalaman, dalam kolaborasi dengan pemerintah, berhasil mendirikan beberapa jembatan meski dihadapi dengan tantangan. Temuan penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada infrastruktur daerah dan kualitas hidup masyarakat di wilayah ini seiring dengan pembangunan jembatan. Dari ekonomi hingga sosial-budaya, dibuktikan bahwa pembangunan jembatan telah membawa perubahan positif dan membuka peluang baru bagi masyarakat. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan kontribusi yang signifikan dari prrogram Sahabat Pedalaman terhadap pertumbuhan dan perkembangan masyarakat pedalaman Sumatera Selatan.
Efektivitas Program Layanan Wisata Arsip Untuk Anak Sekolah (WARAS) Dalam Edukasi Arsip Di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur Febriansyah, Moch Rozzaq; Manggalou, Singgih
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 23, No 2 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v23i2.7546

Abstract

Kearsipan memegang peran krusial dalam pengelolaan informasi, memelihara, serta memberikan akses yang efisien terhadap dokumen dan informasi penting dalam berbagai konteks, baik dari sektor publik maupun swasta. Dalam era revolusi informasi, teknologi, dan perubahan dinamika organisasi, kebutuhan akan pengelolaan informasi yang efektif dan efisien semakin mendesak. Penggunaan teknologi informasi telah mentransformasi disiplin kearsipan dari penyimpanan dokumen fisik tradisional menjadi pengelolaan informasi digital yang kompleks. Di Provinsi Jawa Timur, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menghadirkan layanan publik kearsipan, terutama program Wisata Arsip Anak Sekolah (WARAS). WARAS dirancang untuk memberikan edukasi terhadap anak sekolah mengenai pentingnya menjaga serta memelihara arsip, dengan mengkombinasikan wisata dengan pendekatan edukasi. Pendaftaran peserta WARAS dilakukan melalui aplikasi bernama W.A.R.A.S di Playstore, dimana sekolah mengajukan pendaftaran dengan melampirkan surat permohonan yang diunggah melalui aplikasi tersebut. Dengan memakai teori efektivitas program oleh Sutrisno (2010) ada 5 indikator diantaranya: pemahaman program, ketepatan sasaran, ketepatan waktu, tercapainya tujuan, dan indikator perubahan nyata. 
Peran Pelayanan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dalam Pengembangan Pertanian Lokal di Kabupaten Pakpak Bharat Ameliany, Nanda; Sjafruddin, Sjafruddin; Sufi, Sufi; Iryani, Lisa
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 23, No 2 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v23i2.7642

Abstract

This thesis examines field agricultural extension services (PPL) in Kuta Tinggi Village, Salak1 District, Pakpak Bharat Regency. The problem that is the basis of this research is the lack of services from field agricultural instructors in Kuta Tinggi Village, Salak District, Pakpak Bharat Regency. This can be seen from farmer groups who experienced a failed onion harvest. This research uses a descriptive qualitative approach using data collection techniques, namely observation, interviews and documentation. The focus of this research is field agricultural extension services in Kuta Tinggi Village and what factors hinder agricultural extension services in Kuta Tinggi Village. The aftereffects of this examination show that field rural augmentation services in Kuta Tinggi Village, Salak District, agricultural extension services are not yet completely good. Providing services. This can be seen from the responsiveness indicators where Field Agricultural Instructors need to improve and need to be improved again so that the farming community is satisfied with the services provided by Field Agricultural Instructors and must also be in accordance with what the farmer group community wants.Dinas Penyuluhan Pertanilan (PPL) di Desa Kuta Tinggi, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Barat, menjadi pokok bahasan dalam penelitian ini. Permasalahan yang menjadi dasar pendalaman ini adalah tidak adanya administrasi dari guru lapangan pedesaan di Kota Kuta Tinggi, Daerah Salak, Pemerintahan Pakpak Bharat. Hal ini dapat dilihat dari kelompok petani yang hasil panen bawang merah yang banyak. Eksplorasi ini  menggunakan metodologi subjektif tertentu yang memanfaatkan  prosedur pengumpulan  informasi, yailtu persepsi, pertemuan, dan dokumentasi tertentu. Penelitian ini berfokus pada pelayanan penyuluhan pertanian di Desa Kuta Tinggi dan faktor-faktor yang menghambat berfungsinya dengan baik. Akibat dari penelitian ini menunjukkan bahwa Badan Pemekaran Pertanian di Kota Kuta Tinggi Daerah Salak adalah Badan Pemberdayaan Pertanian belum sepenuhnya hebat dalam memberikan manfaat. Hal ini seharusnya terlihat dari tanda-tanda tanggap dimana Guru Lapangan Pedesaan harus ditingkatkan dan ditingkatkan lagi  agar dukungan pihak penggarap daerah senang dengan pelayanan yang diberikan oleh Pendidik Bidang holtikultura dan juga harus sesuai dengan apa yang dilakukan oleh kelompok petani setempat.
Koordinasi Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Dalam Penyelenggaraan Pengajuan Pensiun Pegawai Negeri Sipil Fadilla, Imro'atul; Hardjati, Susi
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 23, No 2 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v23i2.7539

Abstract

Sebuah koordinasi mempunyai peran penting untuk menciptakan keselarasan dalam bekerja sama pada suatu organisasi atau instansi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis koordinasi yang dilakukan di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur dalam menyelenggarakan pengajuan pensiun. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu studi lapangan dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini yaitu koordinasi di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur dalam menyelenggarakan pengajuan pensiun dinilai berjalan dengan baik yang dianalisis berdasarkan faktor-faktor menurut Hasibuan antara lain pembagian kerja, komunikasi, kesatuan tindakan, dan disiplin. Meskipun, pada faktor komunikasi dianggap kurang efektif karena tidak adanya media khusus sebagai tempat untuk komunikasi dengan beberapa pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pengajuan pensiun di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur.

Page 1 of 1 | Total Record : 10