cover
Contact Name
Ahmad Muchlis
Contact Email
ahmad.muchlis@universitasbosowa.ac.id
Phone
+6282290242082
Journal Mail Official
jurusan.peternakan.unibos@gmail.com
Editorial Address
Jl. Urip Sumoharjo KM.4 Makassar 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu (JITPU)
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 27988945     EISSN : 27985571     DOI : -
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu (JITPU) adalah jurnal ilmiah mempublikasikan hasil penelitian dan review bidang peternakan yang mencakup: (1) Pemuliaan dan Genetika Ternak; (2) Reproduksi Ternak; (3) Anatomi dan Fisiologi Ternak; (4) Nutrisi dan Teknologi Pakan Ternak; (5) Hijauan Pakan Ternak; (6) Produksi Ternak; (7) Bioteknologi Peternakan; (8) Tingkah Laku Ternak; (9) Kesehatan Ternak; (10) Sistem Peternakan; (11) Sosial Ekonomi Peternakan; (12) Kebijakan Peternakan; dan (13) Teknologi Hasil Ternak.
Articles 45 Documents
Dampak Pemberian Ekstrak Kencur (Kaempferia galanga L) Terhadap Kualitas Daging Ayam Petelur Afkir Alifia Magfira; Asmawati, Asmawati; Ahmad Muchlis, Ahmad Muchlis
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu, Juni 2025
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jitpu.v5i1.4584

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh marinasi sari kencur terhadap pH (Potential of Hydrogen), total mikroba atau Total Plate Count (TPC) dan keempukan daging ayam ras petelur afkir. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 13-20 Maret 2024 di Laboratorium Kampus II Politeknik Pembangunan Pertanian (POLBANGTAN) Gowa dengan menggunkan ayam ras petelur afkir sebanyak 16 ekor (bagian dada sebagai sampel). Parameter pengujian yang akan dilakukan yaitu pH (Potential of Hydrogen), total mikroba atau Total Plate Count (TPC) dan keempukan. Berdasarkan pembahasan yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa marinasi menggunakan sari kencur (kaempferia Galanga L) dapat menurunkan pH, menurunkan jumlah mikroba atau Total Plate Count (TPC) dan dapat memperbaiki keempukan daging ayam ras petelur afkir. Oleh karena itu, Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan meningkatkan konsentrasi ekstrak kencur agar penilaian kualitas daging ayam ras petelur afkir lebih bervariasi. Disarankan agar melakukan penambahan jumlah sampel pada tiap perlakuan agar hasil yang didapatkan menjadi lebih akurat. Kata kunci: Daging ayam ras petelur afkir, Kualitas daging, Marinasi, dan Kencur.
Tingkat Kualitas Daging Ayam Petelur Afkir yang Telah Dimarinasi dengan Ekstrak Biji Alpukat (Persea americana mill) Rasmiati; Asmawati; Ahmad Muchlis
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu, Juni 2025
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jitpu.v5i1.4585

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kualitas daging ayam ras petelur afkir yang dimarinasi dalam sari biji alpukat dengan perendaman yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 13-20 Maret 2024 dengan menggunakan ayam ras petelur afkir sebanyak 16 ekor (bagian paha sebagai sampel). Parameter pengujian yang dilakukan pada penelitian ini yaitu total plate count (TPC), power of Hydrate (pH), dan Keempukan. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa beda lama perendaman daging ayam ras petelur afkir menggunakan 30 % sari biji alpukat berpengaruh terhadap jumlah mikroba atau total plate count (TPC), power of Hydrate (pH) dan keempukan daging ayam ras petelur afkir, hasil dari penelitian ini disarankan bahwa perlu dilakukan penelitian lanjutan mengenai perlakuan sari biji alpukat terhadap daging ayam ras petelur afkir dengan perendaman yang lebih lama terutama pada parameter keempukan. Kata Kunci: daging ayam ras petelur afkir, kualitas daging, biji alpukat, dan marinasi.
Pengaruh Umur Induk Terhadap Performa Pedet Sapi Bali di Peternakan Rakyat Fikri Khaikal; Tati Murniati; muhammad idrus
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu, Juni 2025
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jitpu.v5i1.4757

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh umur induk terhadap performa pedet yang dilahirkan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2023 di Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone ,Sulawesi Selatan, dengan menggunakan sapi Bali sebanyak 30 ekor induk yang berumur 3-6 tahun dan 30 ekor sapi Pedet. Parameter yang diamati yaitu pengelompokan induk, dan pengukuran berat lahir pedet. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa induk tidak berpengaruh nyata (P>0,5) terhadap berat lahir dan pertambahan bobot badan sapi Bali yang dipelihara secara semi intensif, pada umur 3 sampai 6 tahun performa induk menghasilkan anak yang relative sama, hasil dari penelitian ini disarankan adanya penelitin lanjutan untuk melihat tingkat pertumbuhan sapi Bali jantan dan betina dengan jumlah ternak yang lebih banyak serta umur yang sama.
Kandungan Serat Kasar dan Lignin Silase Molasses Multinutrient Soft (SMMS) Jerami Padi dengan Lama Penyimpanan yang Berbeda Irmahayu; Syarifuddin; Sri Firmiaty
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu, Juni 2025
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jitpu.v5i1.6447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan serat kasar dan lignin SMMS jerami padi dengan lama penyimpanan yang berbeda. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah SMMS jerami padi, alat yang dibutuhkan untuk kelancaran penelitian ini yaitu sarana pembuatan SMMS, sarana analisis serat kasar dan lignin yang telah ditentukan dengan waktu yang berbeda; P0 = SMMS 21 hari fermentasi (kontrol), P1 = SMMS penyimpanan 10 hari, P2 = SMMS penyimpanan 20 hari, P3 = SMMS penyimpanan 30 hari. Parameter yang digunakan penelitian ini yaitu serat kasar dan lignin kemudian dianalisis dengan Analisis of Varians (ANOVA). Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kandungan serat kasar, namun tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kadar lignin akan tetapi SMMS jerami padi tetap memenuhi standar SNI sehingga layak digunakan sebagai pakan ternak ruminansia Kata kunci: Serat Kasar, Lignin, SMMS, Jerami Padi, dan Lama Penyimpanan
Kandungan Vitamin A dan Vitamin C Silase Molasses Multinutrient Soft (SMMS) Jerami Padi dengan Lama Penyimpanan Yang Berbeda Nur Fadilah Darwis; Syarifuddin; Tati Murniati
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu, Juni 2025
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jitpu.v5i1.6448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan vitamin A dan vitamin C dalam Silase Molasses Multinutrient Soft (SMMS) jerami padi dengan lama penyimpanan yang berbeda. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah SMMS jerami padi. Alat yang dibutuhkan untuk mendukung kelancaran penelitian meliputi sarana pembuatan SMMS, serta alat analisis kandungan vitamin A dan vitamin C. Prosedur penelitian dilakukan dengan menganalisis kandungan vitamin A dan vitamin C pada SMMS yang telah difermentasi dan disimpan dalam waktu yang berbeda; P0 = SMMS fermentasi selama 21 hari (kontrol), P1 = SMMS penyimpanan 10 hari, P2 = SMMS penyimpanan 20 hari, P3 = SMMS penyimpanan 30 hari. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah kandungan vitamin A dan vitamin C, yang kemudian dianalisis menggunakan metode Analysis of Variance (ANOVA). Hasil analisis menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kandungan vitamin A, namun tidak berpengaruh nyata terhadap kandungan vitamin C. Meskipun demikian, SMMS jerami padi masih layak dikonsumsi oleh ternak sebagai sumber pakan untuk memenuhi kebutuhan pokok dan nutrisinya. Kata kunci: Vitamin A, Vitamin C, SMMS, Jerami Padi, dan Lama Penyimpanan