cover
Contact Name
Tohir Zuhdi
Contact Email
tohirz@uinsaizu.ac.id
Phone
+6281327056975
Journal Mail Official
jurnalkependidikan@uinsaizu.ac.id
Editorial Address
UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto Jl. Jend. A. Yani No. 40A Purwokerto 53126 Jawa Tengah - Indonesia
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kependidikan
ISSN : 2355018X     EISSN : 25984845     DOI : https://doi.org/10.24090/jk
Core Subject : Education,
Jurnal Kependidikan is a peer-reviewed journal that mediates the dissemination of researchers in education, especially from management, research, a study of thinking, and educational evaluation. The journal is published by Ikatan Keluarga Alumni Institut Agama Islam Negeri Purwokerto. We accept submissions from all over the world. All submitted articles shall never been published elsewhere, original and not under consideration for other publication.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 1 (2023)" : 11 Documents clear
The Problematika Profesionalisme Keguruan dan HAM dalam Perspektif Kode Etik Guru (Studi Fenomena Kekerasan Secara Fisik Kepada Siswa di Indonesia Tahun 2022) Fatonah, Siti
Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v11i1.4955

Abstract

Abstract To relize the next generation of the nation who are educated and have Pancasila morals, it is necessary to have several supporting roles so that students who after taking education are ready to enter and continue the relay of leadership of this nation. In this case, the main key lies in the role of teachers who can guide and direct their students towards the educational goals of the National Education System, namely Law no. 20 of 2003 article 3 concerning the purpose of education to develop the potential of students to become human beings who believe and fear God Almighty, have noble character, are healthy, knowledgeable, capable, imaginative, independent and incarnate as a democratic nation that is also responsible. However, recently there have been many cases involving teachers and students related to the human rights inherent in every human being since they were born with the professionalism of a teacher. Teachers must maintain the professionalism of a teacher to form a moral person or viewed from the point of view of applicable law in Indonesia and human rights so that students get fair treatment and a sense of security at school. This is the focus of this research on the problems of the teaching profession and human rights in the legal perspective of the teaching profession. The purpose of this study was to determine the relationship between the problem of teacher professionalism and student rights from the perspective of the law of the teaching profession. By using library research methods, namely collecting several data sources in the form of books or journals which are then reviewed to be the object of discussion. The results of the research are that the teachers in carrying out their profession must also apply a code of ethics and respect and respect the human rights of everyone, so that teachers can print the next generation of a nation that is superior and has a Pancasila spirit. . Key word: Acting Part of Parent, Counseling Children Abstrak Untuk mencetak generasi penerus bangsa yang berpendidikan dan bermoral Pancasila memang membutuhkan beberapa peran yang mendukung agar peserta didik yang setelah menempuh pendidikan siap untuk terjun dan meneruskan estafet kepemimpinan bangsa ini. Dalam hal ini, kunci utama terletak pada peran guru yang dapat membimbing dan mengarahkan anak didiknya menuju tujuan pendidikan dari Sisdiknas yaitu pada UU No. 20 Tahun 2003 pasal 3 mengenai tujuan pendidikan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, terampil, imajinatif, independen dan menjelma sebagai bangsa yang demokratis juga bertanggung jawab. Namun, beberapa peristiwa belakangan ini, banyak terjadi kasus yang menjerat guru dengan siswa yang berkaitan HAM yang melekat pada tiap manusia sejak mereka lahir dengan keprofesionalisme seorang guru. Guru harus tetap mempertahankan keprofesionalnya untuk membentuk manusia yang bermoral ataukah melihat dari pandangan menurut hukum yang berlaku di Indonesia dan HAM bagi siswa untuk mendapat perlakuan adil dan rasa aman di sekolah. Hal inilah yang menjadi focus penelitian ini tentang problematika profesi keguruan dan HAM dalam perspektif hukum profesi guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keterkaitan masalah profesionalisme guru dengan HAM pada anak didik yang dilihat dalam kacamata kode etik guru Dengan menggunakan metode penelitian library research atau studi kepustakaan yakni mengumpulkan beberapa sumber data berupa buku ataupun jurnal yang dikemudian ditelaah untuk dijadikan obyek pembahasan. Hasil penelitian adalah guru dalam menjalankan profesi nya juga harus menerapkan kode etik dan menjunjung juga menghargai HAM setiap orang, agar guru dapat mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan memiliki jiwa Pancasila. Kata kunci : Profesi Keguruan, HAM, Guru
Upaya Guru Dalam Pembentukan Karakter Disiplin Siswa Kelas IV Di MI Nurul Islam Sidamukti Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes Atik, Nur Baeti; Mulyani, Novi; Bilqis, Nadiya Takhsinia; Amelia, Amelia
Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v11i1.7759

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya pembentukan karakter disiplin, dikarenakan melihat dari penyimpangan-penyimpangan yang jauh dari karakter mulia. Karakter merupakan pondasi awal untuk menanamkan kepada peserta didik agar menjadi generasi yang berakhlak mulia. Studi ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan mengenai upaya guru Kelas IV Dalam Pembentukan Karakter Disiplin Siswa di MI Nurul Islam Sidamukti Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes Tahun Pelajaran 2021/2022. Permasalahan tersebut dibahas melalui studi lapangan yang dilaksanakan di MI Nurul Islam Sidamukti. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, yaitu data yang diperoleh seperti hasil observasi, hasil wawancara, catatan lapangan, dan tidak dituangkan dalam bentuk angka-angka. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini diperoleh melalui metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah reduksi data, peyajian data, verifikasi data, dan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa peranan guru kelas dalam pembentukan karakter disiplin siswa MI Nurul Islam Sidamukti yaitu guru sebagai pendidik, pembimbing, pengajar, pelatih, dan evaluator. Sedangkan upayanya dengan menggunakan metode pembiasaan, keteladanan, menciptakan suasana kondusif, peraturan, hukuman, penghargaan, dan konsistensi. Berdasarkan hasil dari penelitian ini ditunjukkan dengan perubahan sikap dan perilaku peserta didik ke arah yang lebih baik dengan mencerminkan kebiasaan mematuhi peraturan-peraturan yang ada di madrasah dan kegiatan rutin madrasah.
Implementasi Sistem Manajemen di Pesantren Tahfidzul Qur’an Benda Mukhayatun
Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v11i1.7882

Abstract

Abstract Pesantren management is part of Islamic education, so pesantren management is in line with Islamic management. which contains six elements, namely: elements of process, elements of arrangement, elements of implementation, elements of competence, elements of purpose, and elements of effectiveness. Every institution or organization is certainly responsible for certain aspects of developing a good management system.This system will later be balanced, or one of them will not exist, and then it will have an impact on reduced efforts to achieve the goals of an institution. The absolute thing that must exist in management is a management system, because as a determinant of the direction of an institution in carrying out its activities, this can be seen in the entire management process, starting from planning, organizing, acting, and controlling. This study uses a qualitative method. The sample in this study was collected using a non-probability sampling technique called purposive sampling. Interviews, observation, and documentation are the three methods used to collect data.The information gathered in the field, particularly that pertaining tomanagement, indicating that the pesantren has developed modern managerial principles. This can be seen in the entire management process, from planning organizing, actuating, and controlling. Keywords: Management System, Islamic Boarding School, Tahfidz Qur'an. Abstrak Manajemen pesantren merupakan bagian dari pendidikan Islam, sehingga manajemen pesantren sejalan dengan manajemen Islam. Yang mengandung enam unsur yaitu : unsur proses, unsur penataan, unsur implementasi unsur kompetensi, unsur tujuan dan unsur efektifitas. Aspek-aspek dalam membentuk system manajemen yang baik tentunya dimiliki oleh setiap lembaga atau organisasi. System inilah yang nantinya akan berimbang atau salah satu diantaranya tidak ada, makan akan berimbas dengan berkurangnya upaya untuk mencapai tujuan suatu lembaga. Hal mutlak yang harus ada dalam manajemen adalah system manajemen karena sebagai penentu arah sebuah lembaga dalam melakukan kegiatannya, hal ini dapat dilihat pada keseluruhan proses manajemen mulai dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, sampai pada pengkontrolan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik nonprobability sampling berbentuk purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan 3 hal yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Data-data yang ditemui di lapangan, terutama yang terkait denganpengelolaannya, mengindikasikan bahwa pesantren tersebut sudahmengembangkan prinsip-prinsip manajerial modern. Hal ini dapat dilihat dalam keseluruhan proses manajemen, mulai dari perencanaan pengorganisasian, penggerakan, sampai pada pengkontrolan. Kata kunci : Sistem Manajemen, Pesantren, Tahfidz Qur’an.
Manajemen Kurikulum Merdeka Belajar dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila di MIN 1 Banyumas Nafi'ah, Khoirotun
Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v11i1.7901

Abstract

The curriculum is present as a guide used by educators where the curriculum has undergone various changes as a form of adaptation to a dynamic era. One of them is by implementing an independent learning curriculum where this curriculum tends to be considered new and is still in the process of being implemented in stages. Nevertheless, not a few schools have implemented an independent learning curriculum that emphasizes independent learning according to the needs and characteristics of students. Therefore, researchers want to know about the implementation of the independent learning curriculum in increasing student understanding, where this research was conducted at MI N 1 Banyumas. The purpose of this research is to find out the impact of implementing the independent learning curriculum. On the other hand, the head of the madrasa also plays an important role in the running of the independent curriculum for the development of P5 at MI N 1 Banyumas. Keywords: Madrasah Principal Management, Independent Curriculum, P5
Kreativitas Guru dalam Pengembangan Media Pembelajaran IPS di MI Ma’arif NU Ajibarang Kulon Laela, Nur
Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v11i1.8084

Abstract

Salah satu yang mempengaruhi dalam proses mengajar dikelas yakni guru yang kreatif dan professional sebagai penunjang pencapaian hasil belajar yang optimal.Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kreativitas guru dalam mengajarkan pembelajaran yang kreatif pada mata pelajaran IPS di kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru dan peserta didik kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi serta pencatatan dokumen. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; (1) guru sudah kreatif dalam menyajikan materi pembelajaran peristiwa kedatangan bangsa barat dengan menggunakan konsep imajinatif, merangsang ide dan karya orisinal, menerapkan variasi pola interaksi, gaya mengajar, dan ragam pesan, serta menerapkan evaluasi langsung, (2) guru sudah kreatif dalam mengembangkan media pembelajaran dan sumber belajar dengan memproduksi media buatan sendiri. Kesimpulannya guru kreatif merupakan guru yang mampu mengembangkan kemampuan pedagogik, mengembangkan keterampilan hidup, meningkatkan nilai dan membangun serta mengembangkan sikap profesional sesuai era globalisasi.
Konsep Pemikiran Pendidikan Wanita Perspektif R.A. Kartini Umi Azizah Logis Purnama Sari; Subur
Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v11i1.8286

Abstract

R.A. Kartini memandang bahwa pendidikan akan mampu mengangkat derajat perempuan dan menyadarkan masyarakat tentang pentingnya peranan perempuan dalam pembangunan peradaban wanita adi bangsa Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan mengetahui pemikiran R.A Kartini mengenai pemikiran Pendidikan bagi perempuan di Negara Indonesia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang menggunakan metode kepustakaan serta pendekatan historis dan biografi yang menceritakan dan mengungkapkan kembali peristiwa dan sejarah penting dalam kehidupan R.A Kartini. hasil penelitian menyimpulkan bahwa Raden Ajeng Kartini memandang Pendidikan adalah satu hal yang sangat penting bagi laki-laki maupun perempuan yang akan mampu mengangkat derajat dan martabat bangsa ini dengan cita-cita yang Raden Ajeng Kartini inginkan yaitu untuk membangun sekolah wanita.
Efektivitas Model Pembelajaran IPS dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa tentang Dinamika Sosial, Kebijakan, dan Lingkungan di Sekolah Dasar Maskuroh, Linatul
Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v11i1.8357

Abstract

Model pembelajaran memainkan peran penting dalam meningkatkan pembelajaran siswa, termasuk dalam Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas model pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang isu-isu sosial dalam konteks IPS. Metode penelitian yang digunakan adalah desain eksperimental dengan kelompok kontrol. Sampel penelitian terdiri dari 20 siswa kelas VI yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=10) yang menerapkan model pembelajaran kooperatif dan kelompok kontrol (n=10) yang mengikuti pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan adalah tes pengetahuan sebelum dan setelah implementasi model pembelajaran, serta kuesioner persepsi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dalam kelompok eksperimen mengalami peningkatan yang signifikan dalam pemahaman mereka tentang isu-isu sosial, dibuktikan dengan peningkatan skor tes pengetahuan post-tes. Selain itu, siswa dalam kelompok eksperimen juga menunjukkan persepsi yang lebih positif terhadap pengalaman pembelajaran IPS mereka, terutama dalam hal kolaborasi dan interaksi sosial. Hasil penelitian ini mendukung penggunaan model pembelajaran kooperatif dalam pembelajaran IPS sebagai strategi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa dan memperkaya pengalaman belajar mereka. Implikasi penelitian ini adalah para pendidik IPS dapat mengadopsi model pembelajaran kooperatif dalam pengajaran mereka untuk mendorong partisipasi aktif siswa dan mengembangkan keterampilan sosial yang relevan. Penelitian ini memiliki batasan, termasuk populasi dan sampel yang terbatas, sehingga generalisasi temuan perlu dilakukan dengan hati-hati. Penelitian selanjutnya dapat melibatkan populasi yang lebih luas dan memperluas pembandingan dengan model pembelajaran lainnya dalam IPS. Kata Kunci : Model-model pembelajaran, Pembelajaran IPS
Kompetensi Guru dalam Menghadapi Revolusi Industry 4.0 Ngafifurrohman
Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v11i1.8358

Abstract

Abstract The industrial revolution 4.0 has affected various areas of life. In this era, the physical, digital and biological worlds are merged. Many human workers have been replaced by machines because of the automation of various services and the existence of artificial intelligence. The influence of the industrial revolution 4.0 also has an impact on the world of education, so teachers as professional educators must prepare themselves with various competencies to face this progress. The purpose of this study is to find teacher competence in facing the industrial era 4.0. The method used is literature study. The results of the study show that teacher competencies that must be prepared in facing the industrial revolution 4.0 are: 1) mastering the 4C competencies, namely critical thinking, collaborative, communicative, and creative. 2) educational competence, 3) competence for technological commercialization, 4) competence in globalization, 5) competence in the future, 6) counselor competence Keywords: teacher competency, learning, industrial revolution 4.0 .
Pengembangan Supervisi Pendidikan Islam Berorientasi Reward Asdlori; Mabarun, Muhammad; Romli, Faiz; Hidayah, Ajeng Wulan; Azzahra, Shintya
Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v11i1.8418

Abstract

Upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan merupakan hal mutlak yang harus dilakukan sebagai tuntutan dari kebutuhan dan perkembangan jaman yang semakin pesat. Peningkatan kualitas pendidikan tersebut dapat dimulai dari berbagai aspek, namun komponen utama dan pertama yang harus dikembangkan ialah sumber daya manusianya, yaitu guru. Gurulah yang menjadi garda terdepan dalam pengembangan kualitas pendidikan sehingga peningkatan kualitas guru harus terus dilakukan secara terus-menerus (continuous improvement), di antaranya melalui kegiatan supervisi. Supervisi merupakan segala bantuan dan pendampingan dari supervisor/ kepala sekolah untuk mengembangkan kemampuan guru dalam mencapai tujuan pendidikan. Supervisi ini sangat erat kaitannya dengan instrumen supervisi, karena instrumen inilah yang akan menjadi barometer bagi supervisor dalam melakukan supervisi. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyusunan instrumen supervisi (akademik) pendidikan Islam. Tulisan ini menghasilkan sebuah tawaran gagasan yakni dengan menjadikan supervisi sebagai media pemberian reward kepada para guru melalui sistem poinisasi sebagai bentuk stimulus agar para guru memiliki komitmen yang kuat dalam pelaksanaan kegiatan supervisi. Dengan komitmen yang kuat dan didasari adanya kesadaran dan rasa tanggung jawab bahwa mutu pendidikan berada di pundak para guru, hal tersebut bisa menjadi bekal bagi kegiatan supervisi pendidikan yang berkualitas.
Analisis Empat Kompetensi Guru dalam Mengembangkan Pembelajaran IPS di MI Ma’arif NU Penaruban Chasanah, Maghfirotul; Ningsih, Tutuk
Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v11i1.8440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis empat kompetensi guru dalam mengembangkan pembelajaran IPS di sekolah dasar, yaitu pengetahuan materi, strategi pembelajaran, pengelolaan kelas, dan keterampilan komunikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Partisipan penelitian terdiri dari sepuluh guru IPS di sekolah dasar yang dipilih secara purposive. Data dianalisis secara tematik dengan mengidentifikasi pola-pola, tema-tema, dan hubungan antara empat kompetensi yang telah diidentifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan materi guru IPS memiliki peran penting dalam mengembangkan pembelajaran IPS yang bermakna dan relevan bagi siswa. Strategi pembelajaran yang beragam memberikan kesempatan kepada guru untuk mengaktifkan siswa dalam proses pembelajaran dan meningkatkan pemahaman mereka terhadap konsep IPS. Pengelolaan kelas yang efektif menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan meminimalkan gangguan, sementara keterampilan komunikasi yang baik membantu dalam menyampaikan materi dengan jelas dan membangun hubungan yang positif antara guru dan siswa. Kata Kunci: Kompetensi Guru, Mengembangkan, Pembelajaran IPS

Page 1 of 2 | Total Record : 11