cover
Contact Name
Tohir Zuhdi
Contact Email
tohirz@uinsaizu.ac.id
Phone
+6281327056975
Journal Mail Official
jurnalkependidikan@uinsaizu.ac.id
Editorial Address
UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto Jl. Jend. A. Yani No. 40A Purwokerto 53126 Jawa Tengah - Indonesia
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kependidikan
ISSN : 2355018X     EISSN : 25984845     DOI : https://doi.org/10.24090/jk
Core Subject : Education,
Jurnal Kependidikan is a peer-reviewed journal that mediates the dissemination of researchers in education, especially from management, research, a study of thinking, and educational evaluation. The journal is published by Ikatan Keluarga Alumni Institut Agama Islam Negeri Purwokerto. We accept submissions from all over the world. All submitted articles shall never been published elsewhere, original and not under consideration for other publication.
Articles 245 Documents
Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti melalui Joyfull and Meaningful Learning di Sekolah Dasar Drianah Drianah
Jurnal Kependidikan Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.506 KB) | DOI: 10.24090/jk.v5i2.2087

Abstract

Sebagai lembaga pendidikan bercirikan Islam, madrasah harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat tentang pendidikan anak-anaknya dari pengaruh negatif perkembangan teknologi sehingga menjadi daya tarik masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di madrasah. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan mengembangkan budaya religius di antara warga madrasah dengan malaksanakan pembiasaan religius secara terus-menerus sehingga nilai-nilai religius dapat terinternalisasi dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Di antara strategi pengembangan budaya religius yang dapat dilakukan adalah melalui power strategy, persuasive strategy, dan normative re-educative. Strategi pertama tersebut dikembangkan melalui pendekatan perintah dan larangan atau reward and punishment. Pada strategi kedua dan ketiga tersebut dikembangkan melalui pembiasaan, keteladanan, dan pendekatan persuasif atau mengajak kepada warganya dengan cara yang halus. Dalam prakteknya, implementasi pengembangan budaya religius membutuhkan dukungan dan peran aktif dari berbagai pihak pelaksana maupun pemangku kebijakan seperti guru, siswa, orang tua, masyarakat, dan pemerintah.
Penguatan Pendidikan Karakter di Madrasah Nur Khamalah
Jurnal Kependidikan Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.282 KB) | DOI: 10.24090/jk.v5i2.2109

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang penguatan pendidikan karakter di madrasah. Pendidikan karakter menjadi tema penting dalam upaya mengatasi persoalan-persoalan sosial yang kerap melanda bangsa ini. Pendidikan karakter menjadi alternatif solusi yang dianggap paling tepat dan perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari tak terkecuali di madrasah. Madrasah dipandang sebagai tempat yang efektif dalam upaya membentuk pribadi positif anak setelah keluarga. Penguatan pendidikan karakter merupakan proses pembentukan, transmisi, transformasi dan pengembangan kemampuan siswa dalam berfikir, bersikap, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila. Pendidikan karakter di madrasah mempunyai fungsi memilih dan memilah budaya Indonesia dan budaya asing yang lebih beradab dan terhormat. Sebagai manifestasi dari Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) yaitu berubahnya pola berfikir (mindset), bersikap, dan berperilaku lebih baik, religius, nasionalis, mandiri, gotong royong dan integritas tinggi harus kita tanamkan melalui penguatan pendidikan karakter terutama di madrasah sehingga semua siswa mengetahui, memahami, dan menerapkan pada semua aspek kehidupan kapanpun dan dimanapun berada. Semua itu dapat terwujud bila semua stakeholder dilibatkan untuk mengawal, menjalankan, mengawasi, dan mengevaluasi semua proses tersebut sehingga menjadi budaya positif di madrasah.
Fungsi Media Pembelajaran Sirkuit Pintar untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam Janatul Istikhana
Jurnal Kependidikan Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.371 KB) | DOI: 10.24090/jk.v5i2.2110

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi media pembelajaran sirkuit pintar untuk meningkat kan motivasi belajar Pendidikan Agama Islam (PAI). Peserta didik melalui media pembelajaran sirkuit pintar pada PAI materi ibadah salat. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan motivasi belajar peserta didik, siklus I motivasi belajar peserta didik mencapai nilai rata-rata 73% dan siklus II motivasi belajar peserta didik mencapai nilai rata-rata 85%. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik, siklus I ketuntasan belajar mencapai nilai rata-rata 64% dan siklus II mencapai ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata 86%.
Integrasi Kurikulum Berbasis Pesantren pada Lembaga Pendidikan Kusnandi Kusnandi
Jurnal Kependidikan Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.181 KB) | DOI: 10.24090/jk.v5i2.2138

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan integrasi kurikulum berbasis pesantren pada sekolah umum. Pendidikan merupakan sarana terpenting dalam usaha pembangunan sumber daya manusia dan penanaman nilai-nilai kemanusiaan yang mengarah kepada tatanan kehidupan masyarakat yang beradab dan berperadaban. pendidikan juga tidak akan terlepas dari ranah kurikulum. Hal ini wajar, karena kurikulum adalah alat pendidikan yang sangat krusial dalam kerangka sistem pendidikan baik formal, nonformal bahkan informal. Kurikulum juga merupakan salah satu kunci tolok ukur keberhasilan pendidikan, sehingga perlu dilakukan pengembangan kurikulum agar pendidikan dapat merespon demands masyarakat. Sebab pada dasarnya pendidikan berfungsi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan kurikulum yang demikianlah yang relevan dengan masyarakat. Sekolah Berbasis Pesantren (SBP) sebagai salah satu model pendidikan Islam yang dapat menggabungkan dua sistem sosial, yakni sistem sosial pesantren dan sistem sosial sekolah. Model pendidikan Islam ini bertujuan untuk menciptakan sumber daya manusia yang agamawan sekaligus ilmuwan secara utuh, sehingga dapat berperan utuh dalam sistem sosial kemasyarakatan. Institusi pendidikan pesantren dan institusi pendidikan sekolah memiliki sistem sosial dan keunggulan masing-masing. Untuk mengakomodasi dikotomi tersebut maka muncul model Sekolah Berbasis Pesantren. Sekolah Berbasis Pesantren, yaitu program yang berupaya mengintegrasikan keunggulan sistem pendidikan sekolah dengan penyelenggaraan pendidikan di pondok pesantren. Pendidikan umum adalah sekolah yang memberikan pemahaman pengetahuan umum, mencetak ahli pengetahuan atau ilmuwan. Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal di Indonesia yang memiliki keunggulan dalam pengembangan sains dan teknologi.
Pemetaan Dan Peningkatan Mutu Pendidikan Pada SMP Bilingual Terpadu Junwangi Krian Sidoarjo Hasyim Asyari
Jurnal Kependidikan Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.131 KB) | DOI: 10.24090/jk.v7i1.2239

Abstract

The quality of education is a standard that must be maintained by educational institutions in Indonesia. Quality assurance of school is an education management business in maintaining the process of determining and fulfilling management quality standards on an ongoing basis so that producer consumers and other interested parties obtain satisfaction. The implementation of quality assurance, it is hoped that it will be able to create quality graduates. The quality assurance standards have been stipulated in Government Regulation Number 19 of 2005. SMP Bilingual Terpadu is an educational institution that has applied the education quality assurance system. In each semester, school managers try to map and improve the quality of schools. Improving the quality of education in SMP Bilingual Terpadu based on standard mapping results. The results of the mapping will be used as a basis for increasing the implementation and supervision of quality assurance at SMP Bilingual Terpadu Krian Sidoarjo.
Manajemen Peserta Didik Berbasis Pesantren dalam Pembentukan Karakter Suheli Suheli
Jurnal Kependidikan Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.72 KB) | DOI: 10.24090/jk.v6i2.2258

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembentukan karakter peserta didik berbasis pesantren. Terdapat nilai plus yang melekat pada pesantren yaitu tetap mempertahankan kekhasan sebagai lembaga pendidikan Islam yang memiliki orientasi utama menanamkan nilai-nilai spiritual-keagamaan sebagai pembentukan akhlak dan moral generasi bangsa yang saat ini banyak yang menyimpang dari harapan. Manajemen peserta didik dengan basis pesantren mendukung bagi penyerapan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai moral sekaligus, karena tersedianya wadah berupa iklim pembelajaran yang memungkinkan mereka untuk mengembangkan kedua aspek tersebut. Implementasi manajemen pembentukan karakter peserta didik setidaknya merangkum perencanaan, pengoorganisasian dan pengawasan, sehingga seperangkat sistem dan aturan yang telah ditetapkan dapat dilaksanakan dengan baik dan terarah. Manajemen peserta didik dalam pembentukan karakter setidaknya dapat melauli tiga ranah, yaitu : 1) afektif; penanaman pendidikan karakter berdampak terhadap perubahan sikap, melalui pembiasaan yang dilakukan secara berkesinambungan baik di pesantren maupun di sekolah menjadikan anak didik memiliki karakter karakter tertentu seperti istiqomah, berakhlak baik, mansiri dan yang lainnya; 2) kognitif: mengaitkan pendidikan karakter kedalam mata pelajaran memberikan pemahaman peserta didik untuk memperaktekkan nilai-nilai karakter dan pentingnya karakter dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat menstimulus kesadaran anak didik untuk memperaktekkan nilai-nilai karakter dalam kehidupan sehari-hari; dan 3) psikomotorik: melalui pengalaman belajar yang diterima peserta didik baik di pesantren maupun di sekolah, mereka memiliki kemampuan yang terejawantahkan kedalam bentuk perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Penilaian Autentik Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam Kurikulum 2013 Muzlikhatun Umami
Jurnal Kependidikan Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.792 KB) | DOI: 10.24090/jk.v6i2.2259

Abstract

Tulisan ini akan mengkaji tentang penilaian autetik pada Pendidikan Agama Islam. Dalam implementasi kurikulum 2013, penilaian dilakukan melalui pengamatan maupun refleksi. Penilaian tersebut ditujukan untuk memperbaiki program pembelajaran dan peningkatan mutu pendidikan. Penilaian autentik (Authentic Assessment) adalah pengukuran yang bermakna secara signifikan atas hasil belajar peserta didik untuk ranah sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Penilaian autentik merupakan proses asesmen yang melibatkan beberapa bentuk pengukuran kinerja yang mencerminkan belajar siswa, prestasi, motivasi, dan sikap yang sesuai dengan materi pembelajaran. Hakikat penilaian pendidikan menurut konsep authentic assesment adalah proses pengumpulan berbagai data yang bisa memberikan gambaran perkembangan belajar siswa. Gambaran perkembangan belajar siswa perlu diketahui oleh guru agar bisa memastikan bahwa siswa mengalami proses pembelajaran dengan benar. Sesuai amanah kurikulum 2013, semua mata pelajaran menggunakan asessmen autentik, termasuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan budi pekerti
Manajemen Pengembangan Profesionalisme Guru di MTs Sunan Kalijaga Siwuluh Bulakamba Brebes Umronah Umronah
Jurnal Kependidikan Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.021 KB) | DOI: 10.24090/jk.v6i2.2260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pengembangan profesionalisme guru di MTs Sunan Kalijaga Siwuluh Bulakamba Brebes. Fokus penelitian ini meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan pengembangan profesionalisme guru. Penelitian ini dengan menggunakan Metode kualitatif dengan rancangan studi kasus, teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Sumber data penelitian ini adalah guru mata pelajaran. Analisis data yang digunakan dengan tringulasi, Hasil penelitian adalah: 1) perencanaan melihat dari analisis program yang telah dilakukan sebagai acuan dalam menentukan perencanaan program dimasa yang akan datang 2) pengorganisasian masih perlu dimaksimalkannya MGMP baik internal maupun eksternal 3) pelaksanaan berjalan dengan baik, perlu peningkatan dalam hal pelatihan yang selama ini pelaksanaanya baru bersifat perumpun pelajaran 4) pengawasan profesionalisme guru dilakukan sebagai evaluasi program yang telah dilakukan.
Implementasi Total Quality Management di Madrasah Ma'mun Khakim
Jurnal Kependidikan Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.389 KB) | DOI: 10.24090/jk.v6i2.2261

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Total Quality Management di madrasah. Untuk mencapai tujuan pendidikan yang berkualitas diperlukan manajemen pendidikan yang dapat memobilisasi segala sumber daya pendidikan. Total Quality Management in education merupakan paradigma baru dalam menjalankan proses bidang pendidikan yang berupaya untuk memaksimalkan daya saing madrasah melalui perbaikan secara berkesinambungan atas kualitas produk, jasa, manusia, proses dan lingkungan madrasah. Mutu menjadi satu-satunya hal yang sangat penting dalam pendidikan. Madrasah adalah salah satu dari tripusat pendidikan yang dituntut untuk mampu menjadikan output yang unggul. Aspek penerapan Total Quality Management di madrasah, yakni pertama, spesifkasi dan kualifikasi perubahan tingkah laku menuju sikap akhlakul karimah sebagai salah satu indiktor keberhasilan suatu pembelajaran di madrasah. Kedua, pemberlakuan program unggulan keagamaan sebagai ciri khas madrasah atau pendidikan berbasis agama. Sehingga tujuan implementasi TQM di madrasah yakni mampu memberikan kepuasan terhadap mutu layanan pendidikan madrasah artinya bahwa output madrasah yang unggul mampu menghasilkan outcome yang dibutuhkan masyarakat sebagai pengguna jasa pendidikan.
The Level of Statistics Critical Thinking Skills among Institute of Teacher Education in Malay Language Campus Students Mohd Afifi Baharudin Setambah; Norfadhilah Nasrudin; Roslina Suratnu; Haslinda Mohammad Saad; Sharizan Abdul Hamid
Jurnal Kependidikan Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.812 KB) | DOI: 10.24090/jk.v7i1.2751

Abstract

The purpose of this article was to explore the level of critical thinking and differences in critical thinking skills between student based on gender and their class. This study uses survey design and implemented on 103 students. The objectives of the study can be achieved through the use of an evaluation instrument related to critical thinking skills in the context of statistics. Objective results showed no significant difference in gender. There was no significant difference between all class. Overall this study provides the Institute of Teacher Education in Malay Language Campus a better understanding of the level of critical thinking skills for their Preparatory Program for Bachelor of Teaching students. There also have to take action about this skill and where these skills are being taught within the curriculum.

Page 9 of 25 | Total Record : 245