cover
Contact Name
Martini Dwi Endah Susanti
Contact Email
jinacs@unesa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jinacs@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung A10 Teknik Informatika, Kampus Unesa Ketintang Surabaya, Jawa Timur 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS)
ISSN : -     EISSN : 26862220     DOI : https://doi.org/10.26740/jinacs.v3n02
Core Subject : Science,
JINACS (Journal of Informatics and Computer Science) diterbitkan oleh Program Studi S1 Teknik Informatika Universitas Negeri Surabaya dalam empat kali setahun dengan No ISSN Online : 2686-2220 JINACS merupakan jurnal ilmiah dalam bidang Teknik Informatika dan Computer Science. Jurnal ini mencakup bidang ilmu Rekayasa Perangkat Lunak, Jaringan dan Arsitektur Komputer, Komputasi Bergerak, Sistem Temu Kembali Informasi, Kecerdasan Buatan, Pengolahan Citra Digital, Data Mining dll. JINACS terbit 4 (empat) nomor dalam setahun, yaitu bulan September, Desember, Maret dan Juni. Artikel yang telah dinyatakan diterima akan diterbitkan dalam nomor In-Press sebelum nomor regular terbit.
Articles 450 Documents
Studi Penelusuran Alumni Prodi Sistem Informasi Jurusan Teknik Informatika Universitas Negeri Surabaya Ghea Sekar Palupi; Aries Dwi Indriyanti
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 3 No 02 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.108 KB) | DOI: 10.26740/jinacs.v3n02.p165-170

Abstract

Abstrak— Relevansi dan kesesuaian yang baik antara program studi di pendidikan tinggi sebagai penyedia sumber daya manusia dan dunia kerja sebagai penyedia lapangan kerja merupakan salah satu aspek keberhasilan implementasi kurikulum program studi. Namun, pada kenyataannya masih banyak para lulusan perguruan tinggi bekerja tidak sesuai dengan kompetensi yang didapatkan selama kuliah. Untuk meneliti seberapa besar tingkat lulusan program studi terserap dalam dunia kerja dapat dilakukan sebuah upaya penelusuran terhadap para lulusannya yang disebut dengan tracer study. Penelitian ini dilakukan pada alumni Program Studi Sistem Informasi Jurusan Teknik Informatika Universitas Negeri Surabaya dengan tahun lulus 2019-2020 dan pengguna alumni. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat kompatibilitas antara kompetensi yang dimiliki oleh lulusan Program Studi Sistem Informasi Jurusan Teknik Informatika Universitas Negeri Surabaya dengan ekspektasi pengguna lulusan. Harapannya, hasil dari penelitian ini dapat digunakan sebagai rekomendasi untuk meningkatkan mutu pelayanan pendidikan di Program Studi Sistem Informasi Jurusan Teknik Informatika Universitas Negeri Surabaya. Metode penelitian ini adalah survei secara online dengan pendekatan analisis deskriptif kuantitatif. Kata Kunci— tracer study, alumni, relevansi, kurikulum, sistem informasi, program studi
Implementasi Intrusion Prevention System Untuk Mencegah Serangan DDOS Pada Software Defined Network Ilham Miftakhul Huda; I Made Suartana
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 3 No 02 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1537.061 KB) | DOI: 10.26740/jinacs.v3n02.p180-185

Abstract

Software defined network adalah konsep jaringan komputer yang mana memisahkan control plane dan data plane yang mana akan memudahkan administrator jaringan untuk mengelola jaringan komputer tersebut secara terpusat dengan menggunakan sebuah controller. Dalam penerapan SDN administrator jaringan perlu menerapkan sistem keamanan jaringan. Hal ini disebabkan karena tingginnya ancaman yang bertujuan untuk mengganggu bahkan merusak koneksi antar jaringan komputer. Serangan DDOS merupakan serangan yang dilakukan secara terdistribusi dengan cara membajiri lalu lintas jaringan internet pada server, sistem yang mengakibatkan tidak bisa lagi menampung koneksi (overload) yang bertujuan agar target tidak dapat diakses. Serangan ini dapat berasal dari dalam jaringan itu sendiri ataupun dari jaringan luar. Maka dari itu dibutuhkan metode untuk mengamankan sumber daya jaringan komputer dengan menggunakan metode Intrusion Detection Prevention System yang bermanfaat untuk mendeteksi serangan sekaligus memblokir serangan yang terdapat dalam jaringan komputer. Pada penelitian ini berhasil menerapkan metode intrusion detection prevention system pada jaringan software defined network menggunakan snort sebagai sistem deteksi serangan dan rest_firewall dari ryu untuk memblokir serangan. Snort akan mendeteksi paket yang dianggap berbahaya sesuai dengan rules yang sudah ditentukan. Kemudian dari rules tersebut akan diambil data seperti paket source, paket destination, dan protokol paket pada file log. Saat terjadi serangan DDOS pada host yang tidak terintegrasi IPS Ping pada host tersebut besar, ketika IPS diaktifkan kondisi pada jaringan kembali normal. Kinerja CPU untuk proses pengguna dan sistem lebih tinggi ketika system terintegrasi dengan IPS. Saat sistem terintegrasi dengan IPS penggunaan memory lebih banyak daripada saat system tidak terintegrasi tanpa IPS. Kata Kunci— Software Defined Network, Intrusion Detection Prevention System, DDOS, Ryu.
Pengamanan File Dokumen Ujian Dengan Image Steganography Metode LSB Syaifullah Abdurrahman; Aditya Prapanca
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 3 No 02 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.695 KB) | DOI: 10.26740/jinacs.v3n02.p186-192

Abstract

Steganografi sendiri adalah sebuah metode untuk menyembunyikan atau menyisipkan sebuah file kedalam sebuah media seperti gambar, audio dan video. Steganografi memiliki beberapa metode salah satunya adalah metode Least Significant Bit (LSB). Penggunaan Steganografi sendiri biasanya digunakan untuk menyisipkan pesan rahasia ataupun file rahasia kedalam sebuah media supaya file tersebut tidak diketahuikeberadaannya oleh orang yang tidak bertanggung jawab seperti seorang Man In The Middle Attack yang akan mendeteksi file –file yang ditransfer dari satu komputer ke komputer yanglainnya dengan bantuan software Wireshark. Maka dari itu, dengan steganografi ini peneliti dapat mengamankan file rahasia tersebut kedalam sebuah media.Pada kegiatan belajar mengajar di sekolah terdapat sebuah ujian seperti UTS dan UAS. File – file untuk ujian tersebut sangatlah rahasia dan tidak boleh bocor. Maka dari itu dibuatlah progam untuk mengamankan file dokumen ujiansekolah kedalam sebuah media yaitu gambar dengan steganografi metode LSB. Serta di lakukan pengujian implementasi seorang MITM yang akan melakukan pendeteksian terhadap file – file yang di transfer dari komputer satu ke komputer yang lainnya. Persiapan dari pembuatan progam steganografi dan impementasi seorang MITM terdiri dari MatLab digunakanuntuk membuat progam steganografi, GNS3 digunakan untuk merancang topologi jaringan sekolah secara virtual, Wiresharkdigunakan untuk melakukan tindakan pendeteksian file – file yang ditransfer dan VirtualBox digunakan untuk menjalankan beberapa komputer virtual. Dari skenario pendeteksian yang telah dibuat, dihasilkan bahwa jika sebuah file yang akan ditransfer sebelumnya dikemas dalam sebuah media stego makaakan lebih aman dari pada kita mengirim file tersebut secara langsung.
Mengatasi Link Failure pada Software Defined Network dengan Routing Ulang Menggunakan Algoritma Dijkstra Bahrul Ulummudin; I Made Suartana
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 3 No 02 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1989.785 KB) | DOI: 10.26740/jinacs.v3n02.p193-199

Abstract

Pengiriman data yang cepat menjadi tantangan di era pertumbuhan jaringan komputer yang sangat pesat ini. Pengiriman data dapat terganggu oleh beberapa faktor salah satunya link failure. Single link failure dapat terjadi rata-rata setiap 30 menit. Pada jaringan konvensional proses routing dan forwarding dilakukan pada satu perangkat, mengingat kondisi jaringan yang semakin berkembang dan semakin kompleks perlu adanya perkembangan pada arsitektur jaringan. SDN (Software Defined Network) menjadi salah satu paradigma baru yang muncul di bidang jaringan. SDN memisahkan antara control plane dan data plane sehingga tercipta lingkungan yang terpusat. pada penelitian ini skema jaringan SDN dibangun menggunakan mininet dengan menggunakan kontroler POX dengan menerapkan routing ulang (rerouting) menggunakan algoritma Dijkstra guna mengatasi link failure dengan mencari jalur terpendek lain setelah pada jalur utama terjadi link failure pada tiga desain topologi dengan jumlah switch dan link yang berbeda. Pada pengujian topologi algoritma Dijkstra yang di implementasikan pada POX Controller berhasil menemukan jalur baru pada saat terjadi link failure dalam jaringan. Pada pengujian waktu konvergensi di setiap topologi waktu konvergensi pada skenario kedua lebih baik dari pada skenario pertama, waktu konvergensi menjadi lebih sedikit seiring dengan kemungkinan jalur yang ada. Latency pada masing masing topologi juga memiliki kesamaan dimana latency paling sedikit ditunjukan oleh skenario pertama dan paling banyak ditunjukan oleh skenario kedua.
Pengaruh Mobilitas dan Jumlah Pengguna pada Kualitas Layanan Software Defined Wireless Network (SDWN) Arsy Bilahil Tama; I Made Suartana
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 3 No 03 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.128 KB) | DOI: 10.26740/jinacs.v3n03.p224-230

Abstract

Abstrak— Dari kemajuan teknologi jaringan yang sangat pesat lahirlah Software Defined Network (SDN) pada pertengahan tahun 1990-an, untuk mengatasi kerumitan konfigurasi jaringan yang sangat kompleks. SDN menawarkan fungsionalitas jaringan yang fleksibel, dinamis, dan dapat diprogram, serta banyak keuntungan lain seperti kontrol yang terpusat, pengurangan kompleksitas konfigurasi, dan penghematan dalam instalasi jaringan. Sehingga saat ini konsep SDN digunakan termasuk pada jaringan nirkabel. Jaringan nirkabel sendiri berkembang karena kesederhanaan dan kebebasan, akan tetapi karena faktor mobilitas itu sendiri sangat berpengaruh terhadap kinerja jaringan. Mobilitas menjadi tantangan dan pertimbangan saat pengembangan jaringan nirkabel. Penelitian ini merupakan penelitian analisis terhadap jaringan SDN yang berbasis teknologi nirkabel atau dikenal dengan Software Defined Wireless Network (SDWN). Pada penelitian ini menganalisis pengaruh model mobilitas Gauss Markov, Random Direction, Random Walk, dan Random Waypoint terhadap kinerja jaringan SDWN. Dari hasil uji coba didapatkan dari keempat model mobilitas terhadap jumlah 4 station, 10 station, 20 station. Pada hasil parameter Throughput setiap pertambahan station nilai Throughput mengalami penurunan, pada parameter packet loss dengan setiap pertambahan stations nilai packet loss semakin naik, hasil pengukuran Receive Signal Strength Indicator (RSSI) dilihat secara keluruhan setiap mobilitas dengan seiringan pertambahan station nilai RSSI semakin naik, pada pengujian Tx-bytes pada model mobilitas Random Direction dan Random Waypoint memiliki nilai konstan tetapi pada model mobiliatas Gauss-Markov dan Random Walk.
Analisis Peforma Multimedia Streaming Menggunakan Clustering Controller pada Software Defined Network Fikri Ubaidillah; I Made Suartana
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 3 No 02 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.135 KB) | DOI: 10.26740/jinacs.v3n02.p207-215

Abstract

Abstrak— Pesatnya penggunaan aplikasi multimedia juga perlu diiringi peningkatan infrastruktur untuk meningkatkan kualitas layanan yang diberikan. Untuk menyediakan QoS aplikasi multimedia streaming, arsitektur baru organisasi jaringan komputer diusulkan, yang disebut software defined network (SDN). Teknologi SDN menawarkan pendekatan terpusat untuk manajemen dataflow di jaringan komputer, berdasarkan pemisahan data plane dan control plane. Kelebihan SDN dibanding dengan jaringan konvensional yaitu, programmable controller yang mengatur jaringan secara terpusat. Beberapa controller yang ada. Pada penelitian ini dilakukan analisis peforma Multimedia Streaming pada arsitektur SDN dengan digunakan konsep clustering-controller yang nantinya akan dibandingkan dengan konsep single-controller, dengan digunakan 3 controller, 1 sebagai master controller dan 2 sebagai slave controller, dengan begitu beban jaringan dapat dibagi pada 3 controller. Uji coba dilakukan simulasi dengan mininet sebagai emulator topologi jaringan dari SDN dan digunakan controller Opendaylight dengan dilakukan Multimedia Streaming dari hasil pengujian akan dilihat dari end-to-end QoS dengan melihat parameter throughput, packet loss, delay, dan jitter. Untuk skenario uji digunakan topologi dengan kualitas video 360p dan 720p dengan jumlah host, 3 host dan juga 6 host. Disetiap skenario dilakukan uji sebanyak 2 kali kemudian diambil rata-rata hasilnya. Dari pengujian yang dilakukan didapatkan hasil untuk parameter throughput pada konsep clustering-controller mendapatkan nilai yang lebih besar dari konsep single-controller yang berarti clustering-controller lebih baik, untuk parameter packet loss didapatkan hasil untuk konsep clustering controller mendapat nilai yang lebih kecil dari konsep single-controller yang berarti clustering-controller lebih baik, untuk paramtere delay mendapatkan hasil dari konsep clustering-controller mendapatkan nilai yang lebih kecil disetiap uji dari konsep single- controller yang berarti clustering lebih baik, untuk parameter jitter juga mendapatkan hasil untuk konsep clustering-controller mendapat nilai yang lebih kecil dari konsep single-controller disetiap ujinya. Dari semua skenario pengujian yang telah dilakukan, maka dapat dihasilkan bahwa penggunaan Multimedia Streaming dalam pengujian Broadcast streaming atau Live streaming untuk diterapkan pada teknologi clustering- controller pada arsitektur Software Defined Network bisa memberikan performa jaringan yang lebih baik dari penerapan teknologi single-controller dengan semua parameter pengujian yang telah dilakukan.
Sistem Analisa Lowongan Kerja di Indonesia pada Media Sosial Facebook Dengan Metode TF-IDF dan Decision Tree Husni Mubarok; Dedy Rahman Prehanto
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 3 No 02 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1187.013 KB) | DOI: 10.26740/jinacs.v3n02.p200-206

Abstract

Indonesia adalah negara berkembang dan juga memiliki populasi penduduk hingga 274.9 juta jiwa. Perkembangan ini juga terjadi bidang teknologi informasi, dan perkembangan tersebut cukup pesat terjadi, perkembangan tersebut merambat ke berbagai lapisan masyarakat. Salah satu teknologinya adalah jejaring sosial. Pengguna media sosial di Indonesia sendiri mencapai 170 juta pengguna. Salah satunya adalah Facebook, di Indonesia sendiri tercatat 140 juta pengguna Facebook. Dari banyaknya pengguna Facebook tersebut maka juga semakin banyak juga informasi yang tersedia dan tersebar pada media tersebut salah satunya adalah lowongan kerja. Informasi lowongan kerja tersebut sangatlah membantu bagi para pencari kerja dan juga fresh graduate terlebih di masa pandemi covid-19. Pandemi covid-19 ini menciptakan dampak tersendiri pada sektor ketenagakerjaan, mulai dari kebijakan pemerintah mengenai pembatasan sosial, work from home dan juga terjadinya pemberhentian terhadap tenaga kerja oleh instansi di masa pandemi. Dengan informasi lowongan kerja pada media Facebook, dapat dilakukan ekstraksi informasi menggunakan text mining untuk menganalisis tren lowongan kerja yang ada dan membantu memetakan lowongan pekerjaan. Penggunaan TF-IDF sebagai metode pembobotan dan metode Decision Tree sebagai metode klasifikasi berguna dalam membantu analisa kategori dan tren lowongan pekerjaan yang ada. Penerapan dua metode tersebut berhasil karena telah mengklasifikasikan data dan juga perangkingan data secara aktual sesuai dengan aturan yang ada telah ditentukan pada penelitian ini. Dan juga sistem analisa menyajikan data yang mudah dipahami dan sesuai dengan hasil implementasi metode yang digunakan.
Analisis Perbandingan Performansi Kontroler RYU Dan POX Berbasis Software Defined Network (SDN) Pada Routing OSPF Farid Fajar Shodiq; Agus Prihanto
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 3 No 03 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.128 KB) | DOI: 10.26740/jinacs.v3n03.p216-223

Abstract

Abstrak— Routing adalah proses proses pencarian lintasan yang akan di lalui oleh paket data. Software Defined Network (SDN) adalah sebuah konsep konfigurasi jaringan computer baru yang dimana data plane dan control plane dipisahkan. Kelebihan dari Software Defined Network dibandingkan dengan jaringan konvensional yaitu, pemusatan konfigurasi pada kontroler Software Defined Network. Pada penelitian ini, skenario jaringan Software Defined Network di bangun menggunakan software mininet untuk pembentukan topologinya dengan menerapkan algoritma Dijkstra pada kontroler RYU dan POX untuk pemilihan jalur terpendeknya. Pada pengujian dibentuk 6 topologi dengan pemberian bobot yang berbeda, tujuan pembedaan bobot untuk memastikan bahwa algoritma Djikstra benar benar dapat di terapkan pada kontroler RYU dan POX. Pemberian bobot juga dilakukan agar kontroler dapat membentuk tabel routing untuk mengidentidikasi jalur tercepat yang akan di lalui oleh paket data tersebut. Hasil pengujian pada semua topologi diambil rata-ratanya untuk membandingkan performansinya. Hasil rata-rata dari semua pengujian adalah 1) pengujian waktu konvergensi pada RYU 0.4143s dan POX 0.5231s, 2) pengujian throughput yang di hasilkan RYU 12781.79kb/s dan POX 11412.24kb/s, 3) pengujian delay yang di hasilkan RYU 0.223ms dan POX 0.247ms, 4) pengujian jitter yang di hasilkan RYU 0.08ms dan POX 1.21ms. 5) rerata pengujian Packet Loss yang di hasilkan RYU 0 dan POX 0.2%.Kata Kunci—SDN, Mininet, RYU, POX. Routing is the process of finding the path to be traversed by data packets. Software Defined Network (SDN) is a new computer network configuration concept in which the data plane and control plane are separated. The advantage of a Software Defined Network compared to a conventional network is that the configuration is centralized on the Software Defined Network controller. In this study, the Software Defined Network network scenario was built using mininet software for the formation of the topology by applying the Dijkstra algorithm to the RYU and POX controllers for the selection of the shortest path. In the test, 6 topologies were formed with different weights, the purpose of the weight difference is to ensure that the Djikstra algorithm can really be applied to the RYU and POX controllers. Weighting is also done so that the controller can form a routing table to identify the fastest path to be traversed by the data packet. The test results on all topologies are averaged to compare their performance. The average results of all tests are 1) testing the convergence time at RYU 0.4143s and POX 0.5231s, 2) throughput testing the resulting RYU 12781.79kb/s and POX 11412.24kb/s, 3) delay testing the resulting RYU 0.223 ms and POX 0.247ms, 4) jitter test which resulted in RYU 0.08ms and POX 1.21ms. 5) the average Packet Loss test produced is RYU 0 and POX 0.2%.Keywords— SDN, Mininet, RYU, POX.
Sistem Rekomendasi Wedding Organizer Menggunakan Metode Content-Based Filtering Dengan Algoritma Random Forest Regression Dewi Ayu Pratiwi; Anita Qoiriah
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 3 No 03 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1369.83 KB) | DOI: 10.26740/jinacs.v3n03.p231-239

Abstract

Dewasa ini, jasa vendor pernikahan banyak diminati calon pengantin dalam mempersiapkan acara pernikahan agar efisiensi waktu dan biaya. Selalu ada problematika ketika memilih penyedia jasa pernikahan diantaranya adalah budget dari pengantin akan mendapat fasilitas apa saja dari konsep acara yang diinginkan serta wedding organizer mana yang akan dipilih yang sesuai dengan budget dan letaknya tidak jauh. Untuk memudahkan calon pengantin dalam menemukan wedding organizer yang sesuai maka diperlukan perhitungan khusus dengan kriteria tertentu dari calon pengantin. Maka dilakukan penelitian dengan membentuk sistem rekomendasi wedding organizer dalam mendukung pengambilan keputusan. Sistem rekomendasi merupakan aplikasi yang menyediakan serta merekomendasikan item ketika user menentukan keputusan. Sistem rekomendasi disini menggunakan metode Content-Based Filtering dan algoritma Random Forest Regression. Content-Based Filtering merupakan metode yang biasa digunakan untuk membangun sistem rekomendasi. Content-based filtering pada penelitian ini memberikan rekomendasi berdasarkan hasil analisis kemiripan item di beberapa atribut yang akan menghasilkan nilai kesamaan berupa cosine similarity. Kemudian cosine similarity akan diproses dengan metode Random Forest Regression sehingga menghasilkan model yang mampu menghitung nilai kesamaan dari dua paket wedding organizer. Nilai kesamaan yang tertinggi akan menjadi hasil rekomendasi. Digunakannya Random Forest Regression karena merupakan algoritma machine learning yang bagus dalam memecahkan masalah klasifikasi maupun regresi. Dari pengujian menggunakan pemodelan Random Forest Regression memeproleh hasil akurasi 83,750% dengan nilai MAPE sebesar 16,249% pada pengujian K=10 dalam 100 tree random forest. Penelitian dengan membentuk sistem rekomendasi wedding organizer ini diharapkan dapat memudahkan calon pengantin dalam memilih wedding organizer untuk kelancaran dalam menyiapkan pesta pernikahan. Kata Kunci— Wedding Organizer, Sistem Rekomendasi, Sistem Pendukung Keputusan, Content-Based Filtering, Random Forest.
Implementasi Finite State Machine (FSM) Dalam Game Monopoli 3D Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan Algoritma Fisher-Yates Shuffle Berbasis Android Dimas Setio Utomo; Dodik Arwin Dermawan
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 3 No 03 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.096 KB) | DOI: 10.26740/jinacs.v3n03.p240-249

Abstract

Abstrak—Perkembangan game sebagai media hiburan teknologi yang populer telah memanfaatkan kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI). Artificial Intelligence merupakan suatu program yang membuat komputer dapat melakukan pekerjaan bertindak dan berfikir seperti manusia. Dalam game, Artificial Intelligence mampu membantu pemain mencapai tujuan suatu permainan. Penelitian ini memanfaatkan salah satu Algoritma Artificial Intelligence yaitu Finite State Machine (FSM) yang akan digunakan untuk menentukan keputusan komputer agar dapat berinteraksi dalam game. Penelitian ini akan mengembangkan sebuah game android monopoli 3D bertema edukasi menggunakan Finite State Machine. Algoritma Finite State Machine ( FSM) yang membentuk Non Playable Character (NPC) tersebut dapat memberikan respon atau memiliki tingkah laku sesuai dengan keadaan yang terjadi pada pemain. Selain itu, game monopoli ini akan ditambahkan Algoritma Fisher-Yates Shuffle yang merupakan metode untuk melakukan pengacakan posisi atau pengacakan soal. Berdasarkan hasil pengujian didapatkan pemodelan AI Finite State Machine pada NPC berjalan dengan baik sesuai yang diharapkan. Sedangkan pada pengujian Algoritma Fisher-Yates Shuffle sebanyak 5 kali pada game dengan waktu yang berbeda mendapatkan hasil pengacakan soal yang bervariasi dan tidak berganda. Kata Kunci— Game, Finite State Machine, Fisher-Yates Shuffle

Page 10 of 45 | Total Record : 450