cover
Contact Name
Imam Alfi
Contact Email
cita47@gmail.com
Phone
+6285291041611
Journal Mail Official
icodev@uinsaizu.ac.id
Editorial Address
Fakultas Dakwah UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto Jl. Jend. A. Yani No. 40A Purwokerto 53126 Jawa Tengah - Indonesia
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Community Development Journal (ICODEV)
ISSN : -     EISSN : 27751538     DOI : https://doi.org/10.24090/icodev
Core Subject : Education,
The Indonesian Community Development Journal (ICODEV) is a scientific journal (scientific journal) in the field of community development and Islamic counseling. This journal is managed and published by the Da`wah Faculty of IAIN Purwokerto. The idea of publishing this journal was motivated by the lack of publication of scientific papers in the field of community development and Islamic counseling. The presence of this journal is intended to facilitate the publication and dissemination of articles and research results for both lecturers, researchers, experts, practitioners and students both internally and externally. With the publication of this journal, it is hoped that it can support scientific development, especially in the field of community development and Islamic Counseling Guidance.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2023)" : 5 Documents clear
Islam dan Nalar Komunikasi Pembangunan di Pesantren Wahyu Budiantoro Wahyu; Chubbi Syauqi; Rindha Widyaningsih
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/icodev.v4i2.9389

Abstract

asasi manusia. Allah, melalui Nabi Muhammad Saw, mentransformasi dan mendiseminasi nilai-nilai Islam secara revolusioner. Sehingga, universalitas Islam bisa diterima oleh dunia sebagai nilai yang egaliter. Termasuk di dalamnya adalah nalar atau ide pembangunan, baik pembangunan intelektual, spiritual maupun sosial ekonomi. Entitas yang berkaitan erat ialah pesantren. Artinya, elaborasi nalar pembangunan di dalam Islam (al-Qur’an) menemukan legitimasinya melalui lembaga pesantren. Pendekatan yang ideal menggunakan komunikasi pembangunan. Komunikasi pembangunan merupakan komunikasi yang melibatkan stakeholder atau pemerintah yang memiliki wewenang. Artinya, komunikasi pesantren harus terbuka dan bisa bekerja sama dalam melaksanakan pembangunan. Jenis penelitian ini ialah kualitatif. Pendekatanya menggunakan studi kepustakaan. Penelusuran kepustakaan digunakan untuk mendukung penjelasan/ argumentasi sekaligus melakukan komparasi. Analisis penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pesantren melaksanakan pembangunan atas dasar filosofis dan orientasi praktis. Dasar filosofisnya ialah al-Qur’an dan Hadits. Sementara, secara aksiologis (praktis), pesantren terlibat secara langsung dalam proses pembangunan, seperti pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penanaman moral.
Analisis Kesejahteraan Sosial Sebagai Disiplin Ilmu Mikyal Hardiyati; Anni Waridatul Hasanah; Nur Rohman
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/icodev.v4i2.9759

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan konsep dasar kesejahteraan sosial dan menganalisis kesejahteraan sosial sebagai disiplin ilmu yang mapan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan (library research). Pengumpulan data dilakukan dengan menghimpun berbagai literatur, selanjutnya dianalisis untuk mendapatkan gagasan berupa konsep kesejahteraan sosial. Berdasarkan hasil penelitian bahwa kesejahteraan sosial dimaknai terpenuhinya kondisi material dan spiritual agar masyarakat mampu mengembangkan dan menyesuaikan diri. Kesejahteraan sosial menjadi kondisi yang diharapkan masyarakat. Ilmu Kesejahteraan Sosial sebagai disiplin ilmu karena memuat konsep, teori, dan metode hingga aspek praktek. Ditinjau dari eksistensinya. Ilmu Kesejahteraan Sosial merupakan cabang ilmu sosial bukan ilmu murni. Ilmu Kesejahteraan termasuk pada ilmu terapan dan praktek. Sebagai ilmu terapan maksudnya ilmu kesejahteraan sosial harus bertumpu pada filsafat dan ilmu pengetahuan secara kritis. Ilmu Kesejahteraan Sosial berhubungan dengan aspek praktek untuk mengembangkan keterampilan secara praktis.
Transformasi Kesejahteraan Pelaku UMKM melalui Digitalisasi Pembinaan dalam Program “Sibakul Jogja” di Yogyakarta Khofifah Hany Amaria; Roma Ulinnuha
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/icodev.v4i2.9899

Abstract

Pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah menjadi fokus utama bagi berbagai kebijakan pemerintah di berbagai wilayah. Di Yogyakarta, Program Sibakul Jogja menjadi inisiatif yang bertujuan untuk memperkuat kesejahteraan UMKM melalui digitalisasi pembinaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi kesejahteraan pelaku UMKM yang terjadi akibat adopsi teknologi dalam Program Sibakul Jogja. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam dengan pihak Dinas Koperasi dan UKM DIY serta pelaku UMKM yang terlibat dalam Program Sibakul Jogja, Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara tematik untuk memahami persepsi dan pengalaman pelaku UMKM terkait dengan program ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi pembinaan “Sibakul Jogja" telah memberikan transformasi signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan UMKM di Yogyakarta. Program ini memberikan akses lebih luas, pelatihan keterampilan, dan modal usaha. Hal ini berdampak pada peningkatan pendapatan, taraf hidup, dan kemandirian ekonomi pelaku UMKM. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM, seperti jaringan kerja dan distribusi produk mereka masih terbatas, pilihan akses modal belum banyak, serta platform Sibakul Jogja yang masih sering mengalami error.
The Theory of Communicative Action in Da’wah Iqbal Hussain Alamyar; Umi Halwati
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/icodev.v4i2.9904

Abstract

Abstract This study embarks on an in-depth exploration of the application of Jürgen Habermas’s Theory of Communicative Action in the context of Da’wah. Despite Da’wah’s pivotal role in Islamic societies, there is a conspicuous absence of literature that applies modern communication theories to this practice. This paper aims to fill this gap by scrutinizing how the Theory of Communicative Action, a framework devised for understanding social interactions and communication, can be utilized in Da’wah. The research employs a qualitative approach, with secondary data gathered from a comprehensive review of existing literature on both Da’wah and the Theory of Communicative Action. The findings reveal that the principles of the Theory of Communicative Action can indeed be applied to Da’wah, offering fresh insights into how this religious practice can be understood and executed more effectively in today’s society. Furthermore, this study identifies potential areas for future research, thereby contributing to the ongoing academic discourse on this topic. The implications of this research are substantial, as it not only enriches academic knowledge but also offers practical insights for those engaged in Da’wah. By applying the Theory of Communicative Action more effectively in contemporary society. Keywords: Theory of Communicative Action, Da’wah, Islamic Societies, Social Interactions, Communication theories, Modern Society
Pengukuran Arah Kiblat Dalam Pengembangan Masyarakat Islam Alamul Yaqin; Muhammad Farid Azmi
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/icodev.v4i2.9956

Abstract

Banyaknya bangunan masjid yang arah kiblatnya perlu dicek ulang menjadi bukti bahwa permasalahan terkait arah kiblat masjid maupun mushala di beberapa daerah seperti di Desa Gejligdan Kajen yang tercatat terdapat 66 masjid dan 104 musala. Sehingga, perlu dilakukan verifikasiarah kiblat. Metode yang digunakan antara lain: persiapan, sosialisasi program dampingan, pendampingan pengukuran arah kiblat dan sosialisasi hasil pengukuran arah kiblat. Hasil yang diperoleh semua masjid dan musala subjek dampingan telah divalidasi arah kiblatnya. Kemelencenganarah kiblat terbesar 14° 7’ 49.73” kurang ke Utara dan terkecil 8° 48’ 24.45” kurang ke Utara.Meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya akurasi arah kiblat setelah adanya program pengabdian ini ditunjukkan dengan dukungan pengecekan arah kiblat masjid dan musalamereka. Awalnya pemahaman masyarakat minim tentang pentingnya akurasi arah kiblat karenahanya 1 musala yang pengurusnya sadar tentang pentingnya hal tersebut. Sedangkan masjid danmusala lainnya, sebelum program pengabdian tidak mempermasalahkan akurasi arah kiblat danmeyakini arah kiblat yang telah ditentukan sejak masjid dan musalanya berdiri.

Page 1 of 1 | Total Record : 5