cover
Contact Name
Kemala Hayati
Contact Email
kemalahayati1982@gmail.com
Phone
+6281360166220
Journal Mail Official
jurnal.tameh@unmuha.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Aceh JL. Muhammaddiyah No. 91. Desa Bathoh, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh, Aceh 23245
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Tameh : Journal of Civil Engineering
ISSN : -     EISSN : 27985601     DOI : https://doi.org/10.37598/tameh
Core Subject : Social, Engineering,
Tameh merupakan Jurnal online yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Aceh. Jurnal Tameh berkomitmen untuk kemajuan pengetahuan ilmiah dan temuan penelitian dari karya ilmiah. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan hasil penelitian yang berkaitan dengan bidang keilmuan Teknik Sipil. Jurnal Tameh diharapkan dapat memberi kontribusi kepada mahasiswa, peneliti, engineer, dan praktisi serta para ilmuwan. Jurnal Tameh ini diterbitkan secara berkala 2 (dua) edisi per tahun pada bulan Juni dan Desember, dengan meliputi bidang keilmuan adalah Structural Engineering, Water Resources Engineering,Transportation Engineering,Geotechnical Engineering,Construction Engineering & Management,Disaster Mitigation.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 2 (2022): Desember" : 6 Documents clear
Evaluasi Kinerja Konsultan terhadap Manajemen pada Pekerjaan Ruas Jalan Lambaro - Pidie Aldina Fatimah; Teuku Habibie; Kemala Hayati; Zainuddin Zainuddin
Tameh: Journal of Civil Engineering Vol 11 No 2 (2022): Desember
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek pembangunan pada ruas jalan nasional Lambaroe-Pidie diharapkan dapat terlaksana sesuai dengan perencanan. Hal ini dapat terwujud dengan adanya peran  tim Konsultan Bantuan Teknik Manajemen Proyek (Project Management Consultant) di lingkungan Balai  Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh yang melaksanakan manajemen konstruksi antara lain pelaksanaan dan pengendalian dalam penyusunan program, perencanaan teknis, pelaksanaan dan pengawasan konstruksi, pengendalian mutu, pelayanan dan penyediaan bahan dan peralatan. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi faktor yang menentukan kinerja efektif konsultan dan mengevaluasi indikator kinerja konsultan terhadap manajemen pada ruas jalan nasional Lambaroe-Pidie. Metode penelitian ini adalah mixed method, yaitu suatu metode yang menggabungkan antara metode kualitatif dan kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan  adalah kuota, penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan  kuisioner pada owner, project officer, PT. Citra Diecona, Kontraktor dan Tim Bantuan Teknik (Bantek) dengan jumlah 13 Responden.Uji kuisioner meliputi uji validitas dan uji reliabilitas.. Berdasarkan hasil penelitian, pada uji validitas diperoleh nilai Rhitung > Rtabel dengan nilai sebesar 0,552, hal ini menyatakan bahwa item pertanyaan valid. Pada uji reliabilitas diperoleh nilai 0,694, hal ini menunjukkan bahwa jawaban responden reliabel. Berdasarkan hasil analisis deskriptif variabel inisiatif (X5) memiliki nilai tertinggi sebesar 4,692, hal ini menjelaskan bahwa responden sangat puas terhadap kinerja konsultan tehadap aspek inisiatif. Pada Kemampuan berkomunikasi (X2) memiliki nilai terendah dengan nilai mean 4,369. walaupun variabel ini memiliki mean terendah namun dari hasil penelitian menunjukan bahwa responden puas terhadap kinerja konsultan terhadap aspek komunikasi. Evaluasi kinerja konsultan terhadap manajemen pada pekerjaan ruas jalan Lambaro - Pidie sudah memenuhi indikator kinerja jalan sesuai dengan Peraturan Pekerjaan Umum 2017 tentang indikator kinerja jalan terhadap manajemen pada pekerjaan Ruas Jalan Nasional Lambaro – Pidie.
Penggunaan Abu Sekam Kopi dan Ordinary Portland Cement terhadap Kuat Tekan Beton Normal Keumala Citra SZ; Meillyta Meillyta; Nauly Tonayu HSB
Tameh: Journal of Civil Engineering Vol 11 No 2 (2022): Desember
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semen merupakan salah satu bahan pengikat yang lazim digunakan sebagai material pembentuk beton. Limbah sekam kopi saat ini banyak terdapat di kota Takengon Kabupaten Aceh Tengah yang memiliki kandungan sillika menjadi dasar untuk melakukan penggunaan abu sekam kopi dan semen OPC sebagai bahan perekat terhadap kuat tekan beton normal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menetahui seberapa besar pengaruh penggunaan abu sekam kopi dan semen OPC sebagai bahan perekat terhadap kuat tekan beton normal pada persentase 5%, 10% dan 15%. Penelitian yang dilakukan adalah pembuatan benda uji dengan bentuk silinder berukuran 15 x 30 cm. Pengujian dilakukan pada umur beton 7 dan 28 hari dengan menggunakan mesin uji kuat tekan Compressing Testing Machine dan metode pembuatan benda uji sesuai dengan standar SNI 7656-2012. Hasil pemeriksaan abu sekam kopi diperoleh senyawa sillikat (SiO2) 29,11%, magnesium oksida (MgO) 4,92%, kalsium oksida (CaO) 5,33%, ferioksida (Fe3O3) 4,25% dan alluminium oksida (Al2O3) 0,87%. Hasil uji kuat tekan rata-rata yang diperoleh pada penelitian ini untuk beton umur 7 hari pada persentase campuran abu sekam kopi 5% adalah 20,21 MPa, persentase 10% menghasilkan kuat tekan 20,03 MPa dan pada campuran abu sekam kopi 15% 17,25 MPa. Kuat tekan beton rata-rata pada umur beton 28 hari dengan campuran abu sekam kopi 5% adalah 20,27 MPa pada persentase campuran abu sekam kopi 10% 19,70 MPa dan pada campuran abu sekam kopi 15% 15,46 MPa. Perbandingan hasil uji kuat tekan beton umur 7 dan 28 hari lebih tinggi pada beton umur 7 hari. Hasil uji kuat tekan yang berbeda antara umur beton disebabkan oleh persentase campuran abu sekam kopi yang tinggi dimana semakin tinggi campuran abu sekam kopi mengakibatkan daya rekat pada beton semakin lemah.
Pengaruh Penggunaan Abu Cangkang Terhadap Kuat Tekan Beton Amir Mukhlis; Munawir Munawir; Manovri Yeni; Ruslaini Ruslaini
Tameh: Journal of Civil Engineering Vol 11 No 2 (2022): Desember
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya material cangkang tiram daging yang selama ini tidak dimanfaatkan, sementara itu cangkang memiliki sifat mekanik yang cukup baik seperti beton sebagai pengganti. Sampai dengan saat ini, cangkang masih belum dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga dikaji penggunaannya sebagai bahan campuran pada pembuatan beton. Dengan adanya pemanfaatan limbah ini diharapkan untuk mengurangi dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh persamaan regresi dari kuat tekan beton yang menggunakan abu cangkang, cangkang yang digunakan pada penelitian ini adalah cangkang tiram daging (Ostreidae), diuji pada umur 28 hari dengan 3 variasi persentase penggunaan bahan cangkang dan dengan 1 variasi beton normal. Variasi persentase yang digunakan adalah variasi 0%, variasi 5%, variasi 10%, dan variasi 15%.Selain itu juga, berdasarkan persamaan regresi akan diperoleh kuatnya hubungan antar variabel yang ditunjukkan dengan nilai r square. Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan dengan pelaksanaan uji tekan sampel silinder beton dengan 3 variasi faktor air semen (FAS), yaitu FAS 0,4, FAS 0,5, dan FAS 0,6. Kegiatan dilanjutkan dengan pencatatan dan analisis data dengan melakukan analisis regresi antara hubungan persentase penggunaan cangkang dengan kuat tekan beton. Persamaan regresi yang digunakan adalah persamaan regresi eksponensial, regresi linier, regresi polinomial orde 2. Dari data pengujian, didapatkan bahwa persamaan regresi yang terbaik untuk variasi FAS 0,4, diperoleh persamaan regresi polinomial orde 2, y  =  -0,0351x2  +  0,3279x  +  25,075 dengan r² = 0,9999, untuk variasi FAS 0,5, diperoleh persamaan regresi polinomial orde 2, y  =  -0,0702x2  +  0,8062x  +  23,406 dengan r² = 0,8983, dan untuk variasi FAS 0,6, diperoleh persamaan regresi polinomial orde 2, y = -0,0404x2 + 0,4008x + 19,074 dengan nilai r² = 0,9167.
Pengaruh Penggunaan Lapis Tipis Beton Aspal pada Lajur Tanjakan Preservasi Jalan (Studi Kasus: Batas Aceh Tengah - Nagan Raya - Lhok Seumot - Jeuram) Muhammad Ramadhana; Zakia Zakia; Dian Febrianti
Tameh: Journal of Civil Engineering Vol 11 No 2 (2022): Desember
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aspal sering juga disebut bitumen merupakan campuran bahan pengikat yang dimanfaatkan sebagai preservasi jalan. Pada paket proyek preservasi jalan bts. Aceh Tengah/Nagan Raya – Lhok Seumot – Jeuram (MYC) menggunakan lapis tipis beton aspal sebagai perawatan kerusakan jalan. Lapis tipis beton aspal merupakan campuran aspal panas yang dapat digunakan sebagai lapisan permukaan pada perkerasan jalan yang berfungsi sebagai lapisan preservasi jalan. Permasalahan yang diangkat dan juga menjadi penelitian bagaimana kelayakan lapis tipis beton aspal pada lajur tanjakan. Metode digunakan dalam penelitian ini berdasarkan pengujian job mix asphalt, traffic counting, dan pengamatan secara langsung pekerjaan pengaspalan di lapangan serta data pendukung berupa informasi dari instansi konsultan atau kontraktor. lapis tipis beton aspal tidak dapat dipergunakan di lajur tanjakan dikarenakan jalan beraspal yang mengandung campuran agregat sangat halus. Perbandingan lapis tipis beton aspal dengan AC – BC dengan metode traffic counting menjelaskan bahwa kendaraan – kendaraan yang melintas dijalan yang menggunakan lapis tipis beton aspal pada  lajur tanjakan  dominan lebih banyak kendaraan yang tidak bisa menanjak dibandingkan kendaraan yang melintas dijalan yang menggunakan aspal  AC – BC. Penggunaan lapis tipis beton aspal tidak bisa digunakan untuk lajur tanjakan, tetapi lapis tipis beton aspal sangat dianjurkan untuk penggunaan jalan aspal dalam perkotaan
Peranan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah pada Pembangunan Infrastruktur di Kabupaten Aceh Barat Melati Dewi; Zakia Zakia
Tameh: Journal of Civil Engineering Vol 11 No 2 (2022): Desember
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Aceh Barat berperan aktif sebagai perencana, koordinator, dan pengontroI peIaksanaan serta peneIitil dan pengembangan pembangunan daerah, Secara perencanaan, BAPPEDA berkoordinasi agar kepala daerah dapat melaksanakan semua tugas dan kegiatan guna tercapainya keserasian, keterpaduan, dan keserasian antar semua instansi, termasuk instansi dengan kantor wilayah, guna mencapai kegunaan yang maksimal dan hasil yang efektif. Dalam merencanakan suatu pembangunan infrastruktur merupakan tugas utama dari bidang infrastruktur dan pengembangan wilayah. PeneIitiani ini bertujuani untuk mengetahui peranani Badani Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) pada pembangunaan infrastruktur kabupaten Aceh Barat. PeneIitian ini mengunakan metode kuaIitatif, penyajian dalam proses menganalisis informasi yang diperoleh dari responden dan informan. Berupa kuesioner, catatan lapangan, dan dokumen resmi lainnya merupakan sumber data yang terkumpul langsung di Badan Perencanaan Pembangunanl Daerah (BAPPEDA) di Kabupateni Aceh Barat, Sedangkan informan dalam penelitian ini adalah pejabat fungsional dan staf di bagian Infastruktur dan Pengembangan Wilayah (IPW) di Bappeda Kabupaten Aceh Barat, dan metode pengumpulan data dengan kuesioner dimana 32 responder ditanya serangkaian pertanyaan atau pernyataan tertulis untuk dijawab. Hasil dari peneIitian ini dapat disimpulkan peranan Badan Perencanaan Pembangunani Daerahi (BAPPEDA) pada pembangunan infrastruktur di Kabupaten Aceh Barat merupakan tugas di bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, sebagai koordinasi dan sinkronisasi perencanaan pembangunan daerahl bidang Infrastrukturl dan Pengembangani Wilayah. Dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) sebagai lembaga perencanaan di daerah sebagai penunjang urusan pemerintah bidang perencanaanl dan penunjang urusan pemerintahanliibidang penelitian dan pengembangan fungsinya lebih banyak sebagai koordinator pengeIolaan pembangunan infrastuktur baik dari intansi pemerintah maupun dengan swasta ataupun masyarakat.
Analisis Perubahan Volume pada Timbunan Tanah Lempung Berdasarkan Nilai Batas Susut (SNI 3422:2008) Yus Yudhyantoro; Andri Prayoga; Maimunah Maimunah
Tameh: Journal of Civil Engineering Vol 11 No 2 (2022): Desember
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sedimentasi secara terus-menerus mengakibatkan pendangkalan pada kolam labuh PPS (Pelabuhan Perikanan Samudra) Lampulo yang terletak di Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh. Tanah hasil pengerukan yang ditimbun di luar area pelabuhan, secara visual mengindikasikan tanah lempung. Pengaruh air terhadap tanah lempung selain daya dukung rendah dan plastisitas tinggi, adalah kembang-susut yang tinggi. Salah satu perilaku menonjol yang menyebabkan kerusakan besar pada struktur yang dibangun di atas tanah lempung adalah terjadinya pengurangan volume, yaitu penyusutan ketika tanah lempung dengan sifat mudah-mampat yang jenuh air mengalami penguapan. Penyusutan pada tanah lempung akan mengakibatkan terjadinya perubahan volume. Tujuan penelitian ini adalah menghitung perubahan volume timbunan tanah lempung berdasarkan nilai batas susut (shrinkage limit) dengan menggunakan SNI 3422:2008. Sampel tanah yang digunakan adalah sampel tidak terganggu (undisturbed sample) yang berasal dari area penimbunan hasil pengerukan Kolam Labuh PPS Lampulo. Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pengujian kadar air, berat jenis, batas cair, batas plastis, batas susut dan distribusi ukuran butiran menggunakan metode SNI. Berdasarkan hasil uji sifat-sifat fisis, menurut AASHTO sampel tanah termasuk kelompok A-7-5 yang berarti adalah tanah berlempung dengan nilai GI yang lebih besar dari 20 sehingga dinilai buruk sebagai tanah dasar. Menurut USCS, tanah tergolong dalam klasifikasi CH yang berarti tanah lempung dengan plastisitas tinggi sehingga memiliki potensi pengembangan dan penyusutan yang besar. Berdasarkan SNI 3422:2008 diperoleh nilai batas susut (SL) rata-rata adalah 21,21%, rasio susut (R) rata-rata adalah 2,27% dan nilai susut linear (LS) rata-rata adalah 9,65%. Dengan nilai perubahan volume (VC) rata-rata adalah 35,59% maka volume penyusutan timbunan tanah hasil pengerukan kolam labuh PPS Lampulo adalah sebesar 32.438,85 m3 terhadap volume awalnya (91.145,97 m3). Oleh karena itu batas susut menjadi parameter penting untuk menghitung penyusutan volume pada timbunan tanah yang disebabkan karena jenis tanahnya adalah lempung dengan plastisitas tinggi.  

Page 1 of 1 | Total Record : 6