cover
Contact Name
Didi Suhaedi
Contact Email
uptpublikasi@unisba.ac.id
Phone
+6289657453976
Journal Mail Official
jrm@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia. Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6892
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Riset Matematika
ISSN : 2808313X     EISSN : 27986306     DOI : https://doi.org/10.29313/jrm.v2i2
Core Subject : Education,
Jurnal Riset Matematika (JRM) Jurnal Riset Matematika (JRM) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Matematika dengan ruang lingkup Algoritma, MATLAB, ARFIMA, Arithmetic Geometric Mean, Aritmatika Modulo konveksi alamiah, Backorder, Bidang Singgung, EOQ , Fuzzy Decision Tree, Himpunan Fuzzy, Jumlah Riemann, kecepatan aliran, Koefisien Fungsi, Konstanta Pegas Graph Hamilton, Konveksi Alamiah, Lapisan Batas, Logika Fuzzy, Metode Beda Hingga Deret Waktu, Metode Dekomposisi Lower-Upper Gauss, Metode Deret Pangkat, Model Inventory, NCP, Norm Cross Product, Persamaan Arus, Persamaan Diferensial Orde Dua Homogen, Premi Bundaran, Profitabilitas, Risiko, Varians, Shortest Path, Sequential Insertion, Sistem Persamaan Diferensial, Tangga Nada Pentatonik, Time Series, Titik Biasa, Titik Ekuilibrium Luas Permukaan, Titik Kesetimbangan Optimasi Multi Objektif, Titik Singular Regular Rumah Sakit, Transformasi Laplace. Jurnal ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Unisba. Artikel yang dikirimkan ke jurnal ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 130 Documents
Estimasi Keuntungan Penjualan dengan Fuzzy Subtractive Clustering dan FIS Sugeno Orde-1 Ashri Nur Aisyah; Didi Suhaedi
Jurnal Riset Matematika Volume 5, No.1, Juli 2025, Jurnal Riset Matematika (JRM)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrm.v5i1.6411

Abstract

Abstract. This research aims to develop a sales profit estimation model for Himatex, a textile distributor, using sales data from January 2021 to May 2023. The model is built through the application of fuzzy logic, specifically employing the fuzzy subtractive clustering method and the Sugeno Order-1 Fuzzy Inference System. The study involves two key processes: clustering sales data and implementing an inference system, both of which are integrated into the fuzzy logic framework. A significant issue faced by the distributor is the lack of attention to fabric types, leading to overstocking in warehouses. This stockpiling results in a mismatch between market demand and supply, causing financial losses. The research findings indicate that setting a radius value of 0.18, an accept ratio of 0.5, a reject ratio of 0.15, and a squash factor of 1.25, along with boundary values of [0; 0; 0] and [3,000; 60,000,000; 25,000,000], leads to the formation of five clusters and five profit estimation models. Data testing, using an average fabric yardage of 279 meters and an average sales value of Rp. 16,274,256, resulted in an estimated average profit of Rp. 4,696,327. The model demonstrated a low cumulative error percentage of 9.0919%, indicating high forecasting accuracy. Consequently, this model is suitable for textile distributors. Abstrak. Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan model estimasi keuntungan penjualan dengan data penjualan kain tekstil distributor Himatex di bulan Januari 2021-Mei 2023 melalui penerapan logika fuzzy menggunakan metode Fuzzy Subtractive Clustering dan Fuzzy Inference System Sugeno Orde- 1. Untuk menentukan model estimasi keuntungan penjualan terdapat 2 proses, yaitu proses clustering data dan melakukan inference system, kedua proses ini termasuk kedalam pembahasan yang sama yaitu dalam penerapan logika fuzzy. Masalah yang terjadi dalam distributor ini yaitu tidak memperhatikan jenis kain di minggu keberapa yang harus tingkatkan penjualannya, sehingga terjadinya penimbunan kain di dalam gudang. Dengan adanya penimbunan di gudang mengakibatkan ketidaksesuaian permintaan pasar dan juga penjualan mengalami sejumlah kerugian. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dengan mengatur nilai jari-jari sebesar 0,18, nilai accept ratio sebesar 0,5, nilai reject ratio sebesar 0,15, nilai squash factor sebesar 1,25, [0; 0; 0], dan [3.000; 60.000.000; 25.000.000] diperoleh 5 cluster dan 5 persamaan model estimasi keuntungan penjualan. Hasil dari pengujian data menunjukan bahwa dengan menginputkan variabel rata-rata yard 279 meter, rata-rata penjualan Rp. 16.274.256, menghasilkan output rata-rata keuntungan penjualan sebanyak Rp. 4.696.327. Dari hasil pengolahan data, keseluruhan data telah diuji oleh presentase galat kumulatif sebanyak 9,0919%, dan kesalahan tersebut cukup rendah, dalam artian estimasi atau peramalan sangat baik. Sehingga model yang terbentuk pada penelitian ini dapat diajukan pada distributor kain tekstil.
Penggunaan Metode Trinomial dalam Menentukan Harga Opsi Asia menggunakan MATLAB Maharani, Vika Alzahra; Onoy Rohaeni
Jurnal Riset Matematika Volume 5, No.1, Juli 2025, Jurnal Riset Matematika (JRM)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrm.v5i1.6412

Abstract

Abstract. Options are financial instruments that depend on the underlying stock price. One method for determining option prices is the trinomial method, which considers three possible stock price movements. This study aims to calculate the price of Asian options using the trinomial method with the help of MATLAB. The data used is the movement of BCA shares in the period March 4, 2024 - August 30, 2024, with an initial stock price of 10,325 rupiah, an interest rate of 5%, and a volatility of 0.2539. The calculation results show the price of an Asian call option of 526 rupiah. The application of the trinomial method through MATLAB allows for fast calculations and reduces the potential for errors that may occur if calculated manually. This study shows that the trinomial method implemented using MATLAB is effective in calculating Asian option prices by considering relevant market factors. Abstrak. Opsi adalah instrumen keuangan yang bergantung pada harga saham yang mendasarinya. Salah satu metode untuk menentukan harga opsi adalah metode trinomial, yang mempertimbangkan tiga kemungkinan pergerakan harga saham. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung harga opsi Asia menggunakan metode trinomial dengan bantuan MATLAB. Data yang digunakan adalah pergerakan saham BCA pada periode 4 Maret 2024 30 Agustus 2024, dengan harga saham awal 10.325 rupiah, tingkat suku bunga 5%, dan volatilitas 0,2539. Hasil perhitungan menunjukkan harga opsi beli Asia sebesar 526 rupiah. Penerapan metode trinomial melalui MATLAB memungkinkan perhitungan yang cepat dan mengurangi potensi kesalahan yang mungkin terjadi jika dihitung secara manual. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode trinomial yang diimplementasikan menggunakan MATLAB efektif dalam menghitung harga opsi Asia dengan mempertimbangkan faktor pasar yang relevan.
Analisis Sifat-Sifat Transformasi Mobius pada Fungsi Kompleks Mubarok, Faris; Gani Gunawan
Jurnal Riset Matematika Volume 5, No.1, Juli 2025, Jurnal Riset Matematika (JRM)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrm.v5i1.6439

Abstract

Abstract. This journal discusses the properties of the Mobius Transformation based on geometric aspects and algebraic structure. Namely, in the geometric aspect, the Mobius Transformation can be viewed as four compositions that were previously considered as two compositions. The research results show that the Mobius Transformation can be viewed as four compositions with three geometric transformations, namely dilation, rotation, translation, and one inversion. In the aspect of algebraic structure, the Mobius Transformation satisfies the group property under function composition and can be represented in a 2x2 matrix that has isomorphic properties based on bijective and homomorphic properties, which preserve its operation and functional structure. Thus, it can be concluded that the Möbius Transformation has bijective properties, can be viewed with four compositions, has group properties, and is isomorphic. Abstrak. Artikel ini membahas sifat-sifat dari Transformasi Mobius (TM) berdasarkan aspek geometri dan struktur aljabar. Dalam aspek geometri, TM dapat dipandang sebagai transformasi dengan empat komposisi yang sebelumnya dipandang sebagai dua komposisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi geometri pada transformasi mobius merupakan transformasi geometri dilatasi, rotasi, translasi dan satu inversi. Pada aspek struktur aljabar, TM memenuhi sifat grup di bawah fungsi komposisi, dan dapat direpresentasikan dalam matriks dua kali dua yang memiliki sifat isomorfik berdasarkan sifat bijektif dan homomorfisma yaitu mempertahankan operasi dan struktur fungsinya.
Penggunaan Metode ROC dan PROMETHEE II Pada Pemilihan Investasi Sektor Perbankan Lestari, Tira Ayu Verania; Didi Suhaedi
Jurnal Riset Matematika Volume 5, No.1, Juli 2025, Jurnal Riset Matematika (JRM)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrm.v5i1.6441

Abstract

Abstract. This study focuses on the selection of banking sector investments listed in the LQ45 Index. Investment in the banking sector plays an important role in the economy. However, investors have difficulty in choosing the right company based on the bank's financial health. To help assess a healthy company, various assessment criteria can be set such as Capital Adequacy Rate, Non Performing Loan, Return On Asset, Return On Equity, Net Interest Margin, Operating Costs and Operating Income, and Loan to Deposit Ratio. Meanwhile, to help select investments, this study uses the Rank Order Centroid method to determine the weight value of each criterion and Promethee II to determine the ranking order of alternative investments. The calculation results using the Promethee II method show that alternative Bank 3 (A3) (net flow = 0.27) as the first ranked alternative, Bank 2 (A2) (net flow = 0.24) as the second ranked alternative, Bank 1 (A1) and Bank 7 (A7) (net flow = -0.01) as the third ranked alternative, Bank 5 (A5) (net flow = -0.03) as the fourth ranked alternative, Bank 6 (A6) (net flow = -0.15) as the fifth ranked alternative, and Bank 4 (A4) (net flow = -0.32) as the sixth ranked alternative. Abstrak. Penelitian ini berfokus pada pemilihan investasi sektor perbankan yang terdaftar dalam Indeks LQ45. Investasi dalam sektor perbankan mempunyai peran penting dalam perekonomian. Namun, bagi investor terdapat kesulitan dalam memilih perusahaan yang tepat berdasarkan kondisi kesehatan finansial bank. Untuk membantu menilai perusahaan yang sehat, dapat ditetapkan berbagai kriteria penilaian seperti Capital Adequacy Rate, Non Performing Loan, Return On Asset, Return On Equity, Net Interest Margin, Biaya Operasional dan Pendapatan Operasional, dan Loan to Deposit Ratio. Sedangkan untuk membantu pemilihan investasi, penelitian ini menggunakan metode Rank Order Centroid untuk menentukan nilai bobot dari setiap kriteria dan Promethee II untuk menentukan urutan perankingan alternatif investasi. Hasil perhitungan menggunakan metode Promethee II menunjukkan bahwa alternatif Bank 3 () (net flow = 0,27) sebagai alternatif peringkat pertama, Bank 2 () (net flow = 0,24) sebagai alternatif peringkat kedua, Bank 1 () dan Bank 7 () (net flow = -0,01) sebagai alternatif peringkat ketiga, Bank 5 () (net flow = -0,03) sebagai alternatif peringkat keempat, Bank 6 () (net flow = -0,15) sebagai alternatif peringkat kelima, dan Bank 4 () (net flow = -0,32) sebagai alternatif peringkat keenam.
Model Matematika SEIR Penyakit Mulut dan Kuku pada Sapi Potong Nufus, Masrifa Tazkiati; Yani Ramdani
Jurnal Riset Matematika Volume 5, No.1, Juli 2025, Jurnal Riset Matematika (JRM)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrm.v5i1.6485

Abstract

Abstract. This study develops an SEIR disease transmission model to analyze the spread and control of foot-and-mouth disease (FMD) in beef cattle in Indonesia. The model consists of six compartments: Susceptible (S), Vaccinated (V), Exposed (E), Infected (I), Treatment (T), and Recovered (R). Vaccination is administered to cattle that are at least two weeks old and have not been infected with the FMD virus. Treatment is provided to infected cattle. Vaccination is carried out as a preventive measure to reduce the likelihood of infection and is administered every six months. Treatment is conducted to accelerate the recovery process of infected beef cattle. This model includes an analysis of the disease-free equilibrium, endemic equilibrium, and the basic reproduction number (R₀). The basic reproduction number represents the average number of individuals infected by a single infectious individual during its infectious period in a susceptible population. The model also identifies several conditions for controlling FMD over a certain period through vaccination and treatment of beef cattle. Based on simulation results, the obtained value of R₀ is 0.06361218104307405. This indicates that R₀ < 1, meaning that over time, FMD will eventually disappear from the population. Abstrak. Penelitian ini mengembangkan sebuah model penyebaran penyakit SEIR untuk mengetahui penyebaran dan pengendalian penyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi potong di Indonesia. Model ini terdiri dari enam kompartemen yaitu kompartemen Susceptible (S), Vaccinated (V), Exposed (E), Infected (I), Treatment (T), Recovered (R). Vaksinasi diberikan kepada sapi yang berusia minimal dua minggu dan belum terinfeksi virus penyebab PMK. Pengobatan (treatment) diberikan kepada sapi yang terinfeksi virus. Vaksinasi dilakukan sebagai upaya pencegahan dan memperkecil peluang terkena virus penyebab PMK dan dilakukan enam bulan sekali. Pengobatan dilakukan untuk mempercepat proses penyembuhan sapi potong yang terinfeksi virus penyebab PMK. Pada model ini dilakukan analisis pada titik ekuilibrium bebas penyakit, endemi, dan bilangan reproduksi dasar . Bilangan reproduksi dasar merupakan rata-rata jumlah individu tertular dari individu terinfeksi selama masa infeksinya dalam populasi rentan. Model ini juga mengidentifikasi beberapa kondisi untuk pengendalian PMK dalam kurun waktu tertentu melalui vaksinasi dan pengobatan pada sapi potong. Berdasarkan hasil simulasi, diperoleh . Hal tersebut menunjukkan bahwa yang menunjukkan bahwa seiring berjalannya waktu PMK akan menghilang dari populasi.
Pengembangan Model Matematika SIR pada Penyebaran Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) Adilanisa, Hilmi; Yani Ramdani
Jurnal Riset Matematika Volume 5, No.1, Juli 2025, Jurnal Riset Matematika (JRM)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrm.v5i1.6498

Abstract

Abstract. Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is an acute epidemic disease caused by a virus transmitted by the Aedes aegypti mosquito. The dry season is often associated with an increase in cases of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) due to higher mosquito bites in hot temperatures. DHF is a serious health threat with the risk of complications and death. To support the government's target of reducing the DHF mortality rate to zero by 2030, effective efforts such as fogging and treatment are needed. This study develops a mathematical model of SIR to analyze the spread of DHF and the effectiveness of these efforts. Through numerical simulations, this study evaluates the endemic conditions of the disease and the effect of parameters on the spread of DHF. Stability analysis shows that the disease-free equilibrium point is locally asymptotically stable if the basic reproduction number (R₀) <1, which means the disease will disappear over time. The results of the numerical simulations show that fogging has an important role in controlling the outbreak, while the level of people undergoing treatment and the rate of recovery without treatment affect the population of people who recover. So, with the level of people undergoing treatment and the level of recovery without treatment, fogging must still be carried out to eradicate the mosquito population which is the main vector of dengue fever. Abstrak. Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan suatu penyakit epidemi akut yang disebabkan oleh virus yang di transmisikan oleh nyamuk Aedes aegypti. Musim kemarau sering dikaitkan dengan peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) akibat gigitan nyamuk yang lebih tinggi pada suhu panas. DBD merupakan ancaman kesehatan serius dengan risiko komplikasi hingga kematian. Untuk mendukung target pemerintah mengurangi angka kematian DBD menjadi nol pada 2030, diperlukan upaya efektif seperti fogging dan treatment. Penelitian ini mengembangkan model matematika SIR untuk menganalisis penyebaran DBD serta efektivitas upaya tersebut. Melalui simulasi numerik, penelitian ini mengevaluasi kondisi endemik penyakit dan pengaruh parameter terhadap penyebaran penyakit DBD. Analisis kestabilan menunjukkan bahwa titik ekuilibrium bebas penyakit bersifat stabil asimtotik lokal jika bilangan reproduksi dasar (R₀) < 1, yang berarti penyakit akan hilang seiring waktu. Hasil dari simulasi numerik menunjukkan bahwa fogging memiliki peran penting dalam pengendalian wabah, sementara adanya tingkat manusia yang melakukan pengobatan dan tingkat kesembuhan tanpa melalui pengobatan berpengaruh pada populasi manusia sembuh. Jadi dengan adanya tingkat manusia yang melakukan pengobatan dan tingkat kesembuhan tanpa melalui pengobatan, fogging tetap harus dilakukan untuk memberantas populasi nyamuk yang merupakan vektor utama dari penyakit DBD.
Pengaruh Learning Rate pada Artificial Neural Network terhadap Hasil Prediksi Cuaca Hujan Imran, Baihaky Muhammad; Yurika Permanasari
Jurnal Riset Matematika Volume 5, No.1, Juli 2025, Jurnal Riset Matematika (JRM)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrm.v5i1.6571

Abstract

Abstract. Artificial Neural Network (ANN) is a machine learning method that mimics the way the human brain processes information. ANN has the ability to recognize patterns from complex and non-linear data, making it suitable for use in various applications, including weather prediction. In this study, ANN is used to predict rainfall based on a dataset consisting of 8 attributes, namely year, day, rainfall, surface pressure, air temperature, humidity, wind speed, and wind direction. This research aims to understand the ANN algorithm in processing data on rainy weather prediction. The model training process is carried out using weight update optimization through Adam Optimizer, which is designed to accelerate convergence and improve prediction accuracy. Stages in the training process include data processing, determining parameters such as learning rate, and evaluating model performance using BMKG daily observation data for 184 days. The feedforward propagation process uses linear, ReLU, and sigmoid functions, while backpropagation with Adam Optimizer adapts the weights based on the learning rate and gradient of the loss function. The results show that the algorithm for rainy weather prediction is built with the parameters of learning rate, activation function, weight, bias, and optimizer as the main conditions. Therefore, these parameters are very important in the ANN algorithm to process data for rainy weather prediction. Abstrak. Artificial Neural Network (ANN) merupakan salah satu metode pembelajaran mesin yang meniru cara kerja otak manusia dalam memproses informasi. ANN memiliki kemampuan untuk mengenali pola dari data yang kompleks dan tidak linear, sehingga cocok digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk prediksi cuaca. Dalam penelitian ini, ANN digunakan untuk memprediksi curah hujan berdasarkan dataset yang terdiri dari 8 atribut, yaitu tahun, hari ke, curah hujan, tekanan permukaan, suhu udara, kelembaban, kecepatan angin, dan arah angin. Penelitian ini bertujuan untuk memahami algoritma ANN dalam memproses data pada prediksi cuaca hujan. Proses pelatihan model dilakukan dengan menggunakan optimasi pembaruan bobot melalui Adam Optimizer, yang dirancang untuk mempercepat konvergensi dan meningkatkan akurasi prediksi. Tahapan dalam proses pelatihan meliputi pengolahan data, penentuan parameter seperti learning rate, dan evaluasi performa model menggunakan data hasil pengamatan harian BMKG selama 184 hari. Proses feedforward propagation menggunakan fungsi linear, ReLU, dan sigmoid, sementara backpropagation dengan Adam Optimizer yang mengadaptasi bobot berdasarkan learning rate dan gradien dari fungsi loss. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma untuk prediksi cuaca hujan dibangun dengan parameter learning rate, fungsi aktivasi, bobot, bias, dan optimizer sebagai kondisi utama. Oleh karena itu, parameter-parameter ini sangat penting dalam algoritma ANN untuk memproses data pada prediksi cuaca hujan.
Optimasi Biaya Pendistribusian Beras menggunakan Metode LC dan MODI pada PD.Sumpena Jelita, Ade; Erwin Harahap
Jurnal Riset Matematika Volume 5, No.1, Juli 2025, Jurnal Riset Matematika (JRM)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrm.v5i1.6729

Abstract

Abstract. Rice distribution is an important activity in the food supply chain that aims to ensure the availability and affordability of rice in various regions. However, in practice, this distribution often faces challenges, one of which is the increase in distribution costs due to varying distances between the warehouse and the destination location. Therefore, an optimization strategy is needed so that distribution costs can be minimized without reducing distribution efficiency. This study aims to analyze and optimize the cost of rice distribution using the Least Cost and Modified Distribution Methods at PD. Sumpena, a company engaged in rice distribution in Bandung Regency. The Least Cost method is used as an initial step to determine the route with the lowest cost, while the Modified Distribution Method is applied to obtain a more optimal solution. The results of the study show that the Modified Distribution method produces lower distribution costs compared to the Least Cost method, so it can be a more effective choice in reducing company expenses. By implementing this method, PD. Sumpena can improve its operational efficiency and maximize profits. These findings can be a reference for other companies in managing distribution with optimal costs. Abstrak. Pendistribusian beras merupakan aktivitas penting dalam rantai pasok pangan yang bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan beras di berbagai wilayah. Namun, dalam praktiknya, pendistribusian ini sering menghadapi tantangan, salah satunya adalah pembengkakan biaya distribusi akibat jarak yang bervariasi antara gudang dan lokasi tujuan. Oleh karena itu, diperlukan strategi optimalisasi agar biaya distribusi dapat diminimalkan tanpa mengurangi efisiensi pendistribusian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengoptimalkan biaya pendistribusian beras menggunakan Metode Least Cost dan Modified Distribution pada PD. Sumpena, sebuah perusahaan yang bergerak dalam pendistribusian beras di Kabupaten Bandung. Metode Least Cost digunakan sebagai langkah awal untuk menentukan rute dengan biaya terendah, sementara Metode Modified Distribution diterapkan untuk memperoleh solusi yang lebih optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Modified Distribution menghasilkan biaya pendistribusian yang lebih rendah dibandingkan dengan metode Least Cost, sehingga dapat menjadi pilihan yang lebih efektif dalam menekan pengeluaran perusahaan. Dengan penerapan metode ini, PD. Sumpena dapat meningkatkan efisiensi operasionalnya serta memaksimalkan keuntungan. Temuan ini dapat menjadi referensi bagi perusahaan lain dalam mengelola distribusi dengan biaya optimal.
Model Matematika Penyebaran Penyakit Tuberkulosis dengan Faktor Gizi dan Penggunaan Masker Medis Yusdini, Eka Putri; Icih Sukarsih
Jurnal Riset Matematika Volume 5, No.1, Juli 2025, Jurnal Riset Matematika (JRM)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrm.v5i1.6762

Abstract

Abstract. Tuberculosis is an infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis bacteria that attacks the lungs. Tuberculosis is a real problem that needs to be solved. Tuberculosis can be influenced by several factors, one of which is nutritional factors. In addition, use of medical masks is an alternative to prevent the spread of tuberculosis. To see effect of nutritional factors and use of medical masks on the spread of tuberculosis, a mathematical model approach can be used. One of the mathematical models used to analyze the spread of the disease is SIR model. There are 5 compartments in the model developed, susceptible population doesn't use medical masks, susceptible population uses medical masks, infected population doesn't use medical masks, infected population uses medical masks, and recovered population. Based on the results of the stability analysis at the disease-free equilibrium point, the eigenvalues ​​ are always negative and the eigenvalue is negative if . The disease-free equilibrium point is asymptotically stable if . This means that over time, tuberculosis will disappear. The simulation results show that nutritional status affects transmission and recovery, while use of medical masks only affects the transmission of tuberculosis. Abstrak. Tuberkulosis adalah penyakit menular disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyerang organ paru-paru. Penyebaran penyakit tuberkulosis merupakan salah satu permasalahan nyata yang perlu dicari solusinya. Tuberkulosis dapat dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya adalah faktor gizi. Selain itu, penggunaan masker medis menjadi salah satu alternatif untuk mencegah penyebaran penyakit tuberkulosis. Untuk melihat pengaruh faktor gizi dan penggunaan masker medis terhadap penyebaran penyakit tuberkulosis dapat dilakukan melalui pendekatan model matematika. Salah satu model matematika yang digunakan untuk menganalisis penyebaran penyakit adalah model SIR. Model SIR dikembangkan dengan menambahkan 2 kompartemen pada populasi rentan dan terinfeksi, dan parameter gizi pada siklus penularan dan penyembuhan. Terdapat 5 kompartemen pada model yang dikembangkan, yaitu populasi rentan tidak menggunakan masker medis, populasi rentan menggunakan masker medis, populasi terinfeksi tidak menggunakan masker medis, populasi terinfeksi menggunakan masker medis, dan populasi sembuh. Berdasarkan hasil analisis kestabilan di titik ekuilibrium bebas penyakit diperoleh nilai eigen selalu negatif dan nilai eigen bernilai negatif jika . Maka titik ekuilibrium bebas penyakit stabil asimtotik jika . Artinya seiring bertambahnya waktu penyakit tuberkulosis akan hilang. Hasil simulasi menunjukkan status gizi berpengaruh terhadap penularan dan kesembuhan, sementara penggunaan masker medis hanya berpengaruh terhadap penularan penyakit tuberkulosis.
Pemodelan Rantai Markov dalam Memprediksi Hasil Panen Kopi di Pulau Sumatera Hasibuan, Eka Sri Hartini; ameliya, Ameliya; Annisa Hidayah; Piliang, Yumna Khairi Amani; Manullang, Sudianto; Nasution, Alvi Sahrin
Jurnal Riset Matematika Volume 5, No.1, Juli 2025, Jurnal Riset Matematika (JRM)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrm.v5i1.7197

Abstract

Abstract. Coffee is one of the leading commodities in Indonesia, especially in the Sumatra Island region. The provinces of Aceh, North Sumatra, West Sumatra, South Sumatra, Bengkulu, and Lampung are the main centers of coffee production, both Arabica and Robusta types. In addition to being the main source of income for farmers, coffee also plays an important role in supporting the country's foreign exchange. However, coffee production in the region still faces various challenges, such as climate fluctuations, erratic rainfall, pest attacks, and variations in cultivation techniques that cause instability in harvest yields from year to year. This study aims to predict coffee harvest yields during the period 2024 to 2028 using the Markov Chain model. This model is used to describe the shift in production distribution between provinces based on the transition probability from previous conditions. The data used are secondary data on coffee harvests from 2018 to 2023. The analysis was carried out by compiling a transition matrix, calculating the probability distribution for each year, and estimating the harvest yield quantitatively. The prediction results show a relatively stable annual production of around 538 thousand tons. The Mean Absolute Percentage Error (MAPE) value of 9.93% indicates a fairly good level of model accuracy. In addition, steady state conditions are estimated to be achieved in 2030. This study contributes to efforts to formulate adaptive and sustainable coffee distribution and production planning policies in Sumatra. Abstrak. Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan di Indonesia, khususnya di wilayah Pulau Sumatera. Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Lampung menjadi sentra utama produksi kopi, baik jenis Arabika maupun Robusta. Selain menjadi sumber utama pendapatan petani, kopi juga berperan penting dalam menopang devisa negara. Namun, produksi kopi di wilayah tersebut masih menghadapi berbagai tantangan, seperti fluktuasi iklim, curah hujan yang tidak menentu, serangan hama, dan variasi teknik budidaya yang menyebabkan ketidakstabilan hasil panen dari tahun ke tahun. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi hasil panen kopi selama periode 2024 hingga 2028 dengan menggunakan model Rantai Markov. Model ini digunakan untuk menggambarkan peralihan distribusi produksi antar provinsi berdasarkan probabilitas transisi dari kondisi sebelumnya. Data yang digunakan merupakan data sekunder hasil panen kopi dari tahun 2018 hingga 2023. Analisis dilakukan dengan menyusun matriks transisi, menghitung distribusi probabilitas tiap tahun, serta memperkirakan hasil panen secara kuantitatif. Hasil prediksi menunjukkan produksi tahunan yang relatif stabil, sekitar 538 ribu ton. Nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 9,93% menunjukkan tingkat akurasi model yang cukup baik. Selain itu, kondisi steady state diperkirakan tercapai pada tahun 2030. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam upaya penyusunan kebijakan distribusi dan perencanaan produksi kopi yang adaptif dan berkelanjutan di Sumatera.

Page 12 of 13 | Total Record : 130