cover
Contact Name
Enos Lolang
Contact Email
enos@ukitoraja.ac.id
Phone
+6281342530900
Journal Mail Official
jkip@ukitoraja.ac.id
Editorial Address
Kantor Pusat UKI Toraja Lt. 1. Jl. Nusantara No. 12 Makale 91811 Kabupaten Tana Toraja - Propinsi Sulawesi Selatan Tlp. (0423)22887, Fax (0423)22073 Email: jkip@ukitoraja.ac.id
Location
Kab. tana toraja,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
ISSN : 23028378     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
The Jurnal Keguruan dan Ilmu pendidikan (JKIP) publishes original research papers, case reports, and review articles. The publication includes the following topics: Early childhood education. Adult education Mathematics and science education. Guidance and counseling education. Educational technology. Character education. Special needs education. Global issues in education Technical and vocational education. Language education. Social science education Educational management Sport science and physical education Other areas in education.
Articles 228 Documents
Keahlian Komunikasi Guru Bahasa Inggris SMP Negeri 2 Saluputti Dalam Proses Belajar Mengajar
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.74 KB) | DOI: 10.0901/jkip.v7i3.485

Abstract

Dalam proses belajar dan mengajar di tingkat SMP, beberapa guru sering kali mengalami kesulitan dalam menyampaikan materi dan dalam berinteraksi dengan siswa. Hal ini dapat terjadi karena guru tersebut kurang memahami dan mendalami keahlian komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bagaimana keahlian komunikasi guru dan apa unsur–unsur yang terdapat dalam keahlian komunikasi guru bahasa Inggris di SMPN 2 Saluputti dalam proses belajar mengajar. Data penelitiian ini dieproleh dengan melakukan pengamatan langsung dalam kelas dan melakukan wawancara terhadap guru bahasa Inggris. Hasil pengamatan dan wawancara terhadap kedua guru bahasa inggris di SMP Negeri 2 Saluputti di atas, ditemukan beberapa unsur keahlian komunikasi guru dalam proses belajar mengajar yang mereka lakukan, namun, keduanya memiliki perbedaan yang sangat signifikan dari keahlian komunikasi yang dimiliki masing-masing. Adapun unsur-unsur yang terdapat dalam keahlian komunikasi guru yang ditemukan adalah keahlian mendengar, mengatasi hambatan komunikasi verbal, memahami komunikasi nonverbal dari murid, memecahkan konflik secara konstruktif, asertif dan meningkat keahlian komunikasi siswa.
The Difficulties of Using Capital Letter in Writing Sentences by the Second Year Students of SMKN 1 Tallunglipu in Toraja Utara
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.905 KB) | DOI: 10.0901/jkip.v7i3.486

Abstract

The objective of the research is find out what are the types of capital letter rules difficulties used by the second year students of SMKN 1 Tallunglipu in writing sentences. This research used quantitative research. It is to find what are the types of capital letter rules difficulties used by the second year students of SMKN 1 Tallunglipu in writing sentences. Thepopulation of this research is the second year students of SMKN 1 Tallunglipu academic year 2018/ / 2019. The total of population is 80 students and taken 30 students through random sampling technique. Based on the data analyzed, the result of this research that the students difficulties of the using capital letter in writing sentences. Severals types of capital letter rules that difficulties used by the second year students of SMKN 1 Tallunglipu in writing sentences are : capitals are used for distinctive historical periods in question number 8 there are 26 students (86,66%) used incorrect answer and question number 7 there are 22 students (73,33%) used incorrect answer, capital are used for many acronyms in question number 10 there are 19 students (63,33%) used incorrect answer, capital are used for calendar items (days) where there are 16 students (53,33%) used incorrect answer.
Kompetensi Dosen AMI AIPI Makassar Dalam Menghasilkan Pelaut Sesuai Standar Nasional Dan Internasional
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.559 KB) | DOI: 10.0901/jkip.v7i3.582

Abstract

The Competence of AMI AIPI Makassar lecturer in producing seafarers according to National dan International Standards ( guided by Prof. Dr. Ir.H. M.Hattah Fattah, MS and Dr. Ir. H. Abdul Rauf, MS ). Thisresearch aims to determine (1) the competence of lecturers and (2) analyze the influence of lecturers competence on the competence of alumni AMI AIPI Makassar in order to produce seafarers in accordance with the national and international standards. The method used is quantitative method with qualitative data support. Data was collected by direct observations techniques, in-depth interviews, questionnaires and documentation. Respondents were collected based on random sampling. Data were analyzed descriptively by using frequenct table calculation to score with scale range, and simple linier regression analysis to see the influence of lecturer competence to alumni competence. The data are presented in the form of korelais tables and are described based on the results of the calculations, followed by drawing conclucions and suggestions. The results showed that (1) The Competence of AMI AIPI Makassar lecturers was termed in either category based on the scale range. The results on the competence of lecturers is obtained through the distribution of questionnaires to the alumni which produce a good scale range of scales. The standard of the competence of alumni is obtained through the range of scale from the company of service user of AMI AIPI Makassar Alumni with good category, fulfilling the standard of the shipping company. The result of simple linear regression analysis stated (2) The influence of pedagogic competence on alumni competence is strong enough. Similarly, the competence of personality and professional. While the social competence of prayer has a strong influence on the competence of alumni.
Perbedaan Hasil Belajar Matematika Siswa Yang Diajar Dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Number Head Together, Think Pair Share Dan Student Team Achievement Division Pada Kelas VIII SMP Kristen Kandora
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.695 KB) | DOI: 10.0901/jkip.v7i3.583

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe number head together, thing pair share dan student team achievement division pada kelas VIII SMP Kristen Kandora . Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment). Desain penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah pretest-postest control group design. pengolahan data hasil penelitian menggunakan satstistik deskriptif. populasi adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Kristen Kandora tahun pelajaran 2017/2018 yang terdiri dari 3 kelas. pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh sampel yaitu kelas VIIIA, VIIIB, VIIIC, selanjutnya ketiga kelas ini diajar dengan menerapkan model pembelajaran number head together, thing pair share dan student team achievement division. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa (1) Hasil belajar siswa setelah diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Number Head Together yaitu 85,3.(2) Hasil belajar siswa setelah diajar model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share yaitu 80.(3) hasil belajar siswa setelah diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division yaitu 67.1 (4) Perbedaan peningkatan hasil belajar siswa setelah diajar model pembelajaran kooperatif tipe Number Head Together berdasarkan nilai gain masuk dalam kategori tinggi sedangkan Think Pair Share masuk dalam kategori sedang (5) Perbedaan Peningkatan hasil belajar siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Number Head Together berdasarkan nilai gain masuk dalam kategori tinggi sedangkan Student Team Achievement Division dalam kategori sedang (6) Perbedaan Peningkatan hasil belajar siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dan Student Team Achievement Division berdasarkan nilai gain sama-sama dalam kategori sedang.
Pengaruh Kebiasaan Menulis Buku Harian Terhadap Kecerdasan Linguistik Pada Siswa Kelas V SDN 101 Makale 4
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.852 KB) | DOI: 10.0901/jkip.v8i1.695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebiasaan menulis buku harian terhadap kecerdasan linguistik pada siswa kelas V SDN 101 Makale 4. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SDN 101 Makale 4. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik angket, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi sederhana yang dimulai dengan uji prasyarat analisis, yaitu uji normalitas dan uji linieritas. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh persamaan regresi sederhana, yaitu Y = 55,706 + 0,093X, artinya kebiasaan menulis buku harian berpengaruh positif terhadap kecerdasan linguistik apabila semua unsur mendukung. Hal ini terbukti dari hasil koefisien arah regresi kebisaan menulis buku harian adalah sebesar 0,093 atau positif. Dan dengan uji keberartian koefisien arah regresi sederhana, dengan taraf signifikansi 5% diperoleh Thitung ? Ttabel, yaitu 0,474 ? 2,048. Hal ini berarti kebiasaan menulis buku harian tidak berpengaruh terhadap kecerdasan linguistik siswa. Data dari hasil analisis diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,008 yang menunjukkan kebiasaan menulis buku harian berpengaruh positif terhadap kecerdasan linguistik sebesar 0,8%, sedangkan 99,2% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain.
Penerapan Model Pembelajaran Terpadu Tipe Nested Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas III Sekolah Dasar
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.977 KB) | DOI: 10.0901/jkip.v8i1.697

Abstract

This study aims to improve the learning outcomes of third grade students at SDN 3 Sesean, Sesean Subdistrict, North Toraja Regency by using classroom action research with the subjects of the study were all third grade students of SDN 3 Sesean, totaling 30 students consisting of 18 women and 12 men. The techniques and procedures for collecting data in this study consisted of sources of data obtained from test results, teacher and student observation, interviews and documentation using the nested type integrated learning model. This study consisted of two cycles, namely cycle I and cycle II. In each cycle consists of several stages, namely the stages of planning, action, observation, and reflection. The first cycle of the use of the integrated learning model of the nested type conducted by the teacher is adequately qualified (C) with an average value of 50.5, in the second cycle increases because all the steps of learning using nested type integrated learning have been carried out and all indicators are fully implemented so that qualify well (B) with an average value of 71.17. as well as student learning outcomes in each cycle increases from cycle I to cycle II. The conclusion that the researchers obtained in this study was to use the learning model nested in thematic learning with environmental themes can improve learning outcomes of students in class III SDN 3 Sesean Sesean District, North Toraja Regency.
Transformasi Generatif Kalimat Bahasa Indonesia
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.312 KB) | DOI: 10.0901/jkip.v8i1.741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan transformasi generatif pada kalimat dalam bahasa Indonesia khususnya kalimat tunggal. Dengan adanya penelitian ini, maka dapat diketahui proses-proses transformasi pada kalimat tunggal dalam bahasa Indonesia. Data merupakan kalimat tunggal dalam bahasa Indonesia yang telah mengalami proses transformasi. Data bersumber dari harian Kompas dan harian Fajar yang dikumpulkan melalui metode simak dengan teknik catat. Data dianalisis dengan menggunakan metode distribusional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi pada kalimat tunggal bahasa Indonesia terjadi dengan transformasi penambahan, transformasi penghilangan, transformasi penggantian, transformasi pemendekan, dan transformasi permutasi
Analisis Kemampuan Berpikir Siswa Kelas VIII A SMP Negeri 4 Rantetayo Berdasarkan Teori Van Hiele
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.821 KB) | DOI: 10.0901/jkip.v8i1.762

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir siswa berdasarkan teori belajar Van Hiele. Subjek penelitian ini adalah 26 siswa kelas VIIIa SMPN 4 Rantetayo. Instrument yang digunakan adalah tes uraian. Berdasarkan hasil analisis setiap tahap pada semua soal yang diberikan kepada siswa diperoleh 85% yang memiliki kemapuan berpikir pada tahap pengenalan (tahap 0), 54% siswa yang memiliki kemampuan berpikir pada tahap analisis (tahap 1), 38% siswa yang memiliki kemampuan berpikir pada tahap pengurutan (tahap 2), 36% siswa yang memiliki kemampuan berpikir pada tahap deduksi (tahap 3), dan 0% siswa yang memiliki kemampuan berpikir pada tahap keakuratan (tahap 4). Berdasarkan persentase hasil penelitian, maka dapat diketahui bahwa siswa SMP N 4 Rantetayo sudah sebagian besar siswa yang sudah memiliki kemampuan berpikir tahap pengenalan, jadi dapat dikatakan bahwa siswa SMPN 4 Rantetayo memiliki kemampuan berpikir yang sudah baik berdasarkan teori Van Hiele, kemudian pada tahap analisis dan tahap pengurututan hanya sebagian siswa yang memiliki kemampuan berpikir tersebut, itu berarti bahwa siswa SMP N 4 Rantetayo memiliki kemampuan berpikir sedang berdasarkan teori belajar Van Hiele. Pada tahap deduksi siswa SMP N 4 Rantetayo hanya beberapa yang memiliki kemampuan pada tahap deduksi, dan itu berarti bahwa mereka memiliki kemampuan berpikir yang rendah berdasarkan teori belajar Van Hiele. Dan yang terakhir adalah tahap keakuratan, pada tahap ini siswa SMPN 4 Rantetayo belum mampu pada tahap keakuratan berdasarkan teori Van Hiele.
Penerapan Metode Grafik Dalam Merencanakan Produksi Kue Ibu Patrisia di Rantelemo
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.953 KB) | DOI: 10.0901/jkip.v8i1.763

Abstract

Penelitian yang diajukan ini berjudul “Penerapan Metode Grafik Dalam Perencanakan Produksi Kue Ibu Patrisia di Rantelemo” dengan tujuan umum dari penelitian ini adalah memberikan analisis dalam hal perencanaan produksi yang dilakukan agar jumlah produksi ataupun pendapatan yang didapatkan dari usahanya dapat meningkat sementara bahan mentah yang digunakan dalam produksinya terbatas. Salah satu ilmu matematika yang dapat digunakan menyelesaikan masalah ini adalah program linear khusus dalam bagian metode grafik yang awalnya dibawa dalam bentuk persamaan dan pertidaksamaan linear. Umumnya, permasalahan yang ada ini adalah ketidak mampuan/ ketidaktahuan perencanaan produksi ataupun penggunakan sumber daya/ bahan-bahan untuk membuat kue (terigu, gula, telur, dll) yang terbatas ini untuk dikelolah agar jumlah produksi kue ataupun keuntungannya dapat meningkat. Produksi kuenya hanya sebatas pada kemauan berapa-berapa saja yang dibuat tanpa menganalisis bagaimana penggunaan bahan kue yang tersedia. Akibatnya kuantitas kue yang bisa terbuat dari persediaan bahan yang ada, sudah tidak maksimal. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa banyaknya kue yang diproduksi dari kuantitas bahan yang sama, yang tidak dianalisis terlebih dahulu maupun yang dianalisis terlebih dahulu dengan metode grafik mengalami perbedaan. Dari bahan dasar kue terigu, gula pasir dan telur masing-masing 10 kg, 7 kg dan 3 rak selama ini dia hanya membuat Kue tolban 15 buah dan kue bolu pisang 10 buah, dan berdasarkan analisis metode grafik seharusnya Ibu Patrisia membuat Kue tolban dan kue bolu pisang masing-masing 7 dan 24 buah agar pendapatannya Rp 1.620.000,00.
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Kompetensi Memahami Bentuk Akar Serta Penggunaannya Dalam Pemecahan Masalah Sederhana Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Siswa Kelas IX A SMP Negeri 2 Sangalla Tana Toraja
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.125 KB) | DOI: 10.0901/jkip.v8i1.784

Abstract

The aimed of this study was to examine student activities in cooperative learning. The study was conducted in Mathematics Subjects in SMP Negeri 2 Sangalla Tana Toraja Second Semester of Learning Year 2016/2017. The population (Subject) studied were students of class IXA of SMP Negeri 2 Sangalla Tana Toraja. Data collection methods use the results of the final test of each cycle to determine the efficacy of student learning, the results of observations and the results of the questionnaire given to students to determine student responses to the application of cooperative learning models. Collect data were using Questionnaire, authentic assessment to get the progress of learning material (level of achievement) mathematics, observation, interview and document study. The results of this study consisted of 3 cycles, namely cycle 1, cycle 2 and cycle 3. Cycle 1 shows the average cognitive learning outcomes of 67 and completeness of 68%, the average affective learning outcomes of 65.62 and 75% completeness and the average psychomotor learning outcomes of 73.43 and 93.75% completeness. Cycle 2 shows the average cognitive learning outcomes of 70 and completeness of 87,5%, the average affective learning outcomes of 70,31 and 87,5% completeness and the average psychomotor learning outcomes of 85,93 and 93.75% completeness. Cycle 3 shows the average cognitive learning outcomes of 73 and completeness of 100%, the average affective learning outcomes of 71,81 and 100% completeness and the average psychomotor learning outcomes of 87,50 and 100% completeness. Based on the results of data analysis, it can be concluded that the application of the Cooperative Learning Model Can Improve Mathematics Learning Outcomes in Competence to understand the root form and its use in simple problem solving. The application of cooperative learning models in mathematics learning can increase enthusiasm in teaching and learning activities.