cover
Contact Name
Enos Lolang
Contact Email
enos@ukitoraja.ac.id
Phone
+6281342530900
Journal Mail Official
jkip@ukitoraja.ac.id
Editorial Address
Kantor Pusat UKI Toraja Lt. 1. Jl. Nusantara No. 12 Makale 91811 Kabupaten Tana Toraja - Propinsi Sulawesi Selatan Tlp. (0423)22887, Fax (0423)22073 Email: jkip@ukitoraja.ac.id
Location
Kab. tana toraja,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
ISSN : 23028378     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
The Jurnal Keguruan dan Ilmu pendidikan (JKIP) publishes original research papers, case reports, and review articles. The publication includes the following topics: Early childhood education. Adult education Mathematics and science education. Guidance and counseling education. Educational technology. Character education. Special needs education. Global issues in education Technical and vocational education. Language education. Social science education Educational management Sport science and physical education Other areas in education.
Articles 228 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write (TTW) Dalam Pembelajaran Matematika Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Saluputti
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.825 KB) | DOI: 10.0901/jkip.v5i1.980

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) keterlaksanaan pembelajaran dalam penerapan model pembelajaran tipe Think Talk Write dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas VII SMPN 2 Saluputti; (2) aktifitas siswa dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas VII SMPN 2 Saluputti; (3) hasil belajar siswa dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas VII SMPN 2 Saluputti. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 2 Saluputti. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIID yang berjumlah 30 siswa yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Data penelitian diambil dengan menggunakan: (1) lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dan aktivitas siswa; (2) Instrumen Tes Hasil belajar diperoleh setelah pembelajaran dilakukan. Uji persyaratan instrumen meliputi 4 hal yaitu: (1) validitas instrument tes hasil belajar; (2) validitas observasi aktivitas siswa; (3) validitas keterlaksanaan pembelajaran; (4) reliabilitas instrumen tes hasil belajar. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa (1) pembelajaran dengan model Think Talk Write terlaksana dengan baik dengan skor rata-rata 3,09; (2) aktivitas siswa berada pada ketegori sangat aktif dengan skor persentase rata-rata 80,00; dan hasil belajar yang diperoleh siswa, yakni nilai rata-rata siswa yaitu 69,85 dengan kategori tinggi, nilai maksimum siswa yaitu 87,5 dan nilai minimum siswa yaitu 53,13.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa VIII SMP Katolik Makale
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.476 KB) | DOI: 10.0901/jkip.v5i2.983

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Katolik Makale. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitin ini yaitu seluruh siswa kelas VIII SMP Katolik Makale. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling sehingga diperoleh dua kelas yaitu VIII A sebagai kelas eksperimen dan VIII C sebagai kelas kontrol. Dalam penelitian ini teknik pengambilan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes dalam bentuk uraian. Pengolahan data hasil penelitian menggukan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Pengolahan data hasil penelitian menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Statistik deskriptif digunakan untuk mendeskripkan hasil belajar matematika siswa berupa skor rata-rata, skor maximum, skor minimum, dan standar deviasi, sedangkan statistik inferensial digunakan untuk menguji hipotesis melalui uji normalitas, uji homogenitas dan pengujian hipotesisis. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa “ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Katolik Makale”. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai thitung > ttabel dimana thitung = 4.445 dan ttabel = 1.68107.
Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Bonggakaradeng
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.449 KB) | DOI: 10.0901/jkip.v5i3.984

Abstract

Motivasi belajar merupakan dorongan yang berasal dari dalam dari luar diri seseorang yang menggerakkan dan mengarahkan perilaku termasuk perilaku belajar untuk memperoleh hasil belajar maksimal. Adapun tujuan penelitian yaitu (1) untuk mengetahui motivasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Bonggakaradeng. ( 2) Untuk mengetahui hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Bonggakaradeng. (3) Untuk mengetahui apakah motivasi belajar berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Bonggakaradeng. Pengelolahan data hasil penelitian menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menggunakan deskriptif menunjukan bahwa motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Bonggakaradeng tergolong kedalam kategori cukup dengan rata-rata nilai 61,83 dan hasil belajar matematika yang diperoleh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Bonggakaradeng tergolong dalam kategori baik dengan rata-rata 79,35.Berdasarkan uji hipotesis menunjukan bahwa thitung 1,506 < ttabel 2,080 maka H0 diterima dan H1 ditolak artinya bahwa tidak ada pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Bonggakaradeng. Dengan persamaan regresi linear adalah Y= 66,460 +0,211X dari persamaan tersebut koefisien regresi sebesar 0,211 menyatakan bahwa setiap peningkatan motivasi siswa akan mempengaruhi hasil belajar sebesar 0,211. Hasil koefisien determinasi diperoleh sebesar 9,7 % dan 90,3 % dipengaruhi oleh faktor lain. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan : (1) Untuk meningkatkan hasil belajar matematika khususnya siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Bonggakaradeng maka cara dilakukan adalah meningkatkan motivasi belajar siswa. (2) disarankan kepada peneliti lain agar dapat mengadakan penelitian selanjutnya berhubungan dengan variabel yang telah diteliti daam penelitian ini agar dapat memperoleh kajian yang lebih bagus sehingga diperoleh manfaat peneliti yang memuaskan.
Analisis Kesalahan Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Sangalla Dalam Menyelesaikan Soal-Soal Penjumlahan Bilangan Pecahan
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.951 KB) | DOI: 10.0901/jkip.v8i2.987

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) kesalahan siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sangalla dalam menyelesaikan soal penjumlahan pecahan biasa; (2) kesalahan siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sangalla dalam menyelesaikan soal penjumlahan pecahan campuran; (3) kesalahan siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sangalla dalam menyelesaikan soal penjumlahan pecahan desimal. Bentuk kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal penjumlahan bilangan pecahan yaitu: (1) Kesalahan konseptual yang disebabkan: (a) Siswa tidak mampu memahami konsep dalam menyelesaikan soal penjumlahan pecahan biasa dengan penyebut yang berbeda. (b) Siswa tidak mampu memahami konsep dalam menyelesaikan soal penjumlahan pecahan campuran. (c) Siswa tidak mampu memahami konsep dalam menyelesaikan soal penjumlahan pecahan desimal dengan jumlah angka dibelakang koma yang berbeda. (2) Kesalahan prosedural yang disebabkan: (a) siswa kurang teliti melakukan perhitungan dalam menjumlahkan pecahan biasa. (b) siswa kurang teliti melakukan perhitungan dalam mengubah mengubah pecahan campuran ke dalam pecahan biasa. (c) siswa kurang teliti melakukan perhitungan dalam menjumlahkan bilangan pecahan desimal dengan jumlah angkah di belakang koma yang berbeda. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa: (1) Bentuk kesalahan yang dilakukan siswa dalam menjumlahkan bilangan pecahan biasa yaitu kesalahan konseptual dimana siswa kurang memahami konsep dalam menjumlahkan dua bilangan pecahan dengan penyebut yang berbeda yang dikategorikan sangat tinggi. (2) Bentuk kesalahan yang dilakukan siswa dalam menjumlahkan bilangan pecahan campuran yaitu kesalahan prosedural dimana siswa kurang teliti dalam menyelesaikan langkah-langkah penyelesaian jawaban. Sedangkan kesalahan konseptual yang dilakukan siswa dikarenakan siswa tidak mengingat rumus, yang dikategorikan sangat tinggi. (3) Bentuk kesalahan yang dilakukan siswa dalam menjumlahkan bilangan pecahan desimal yaitu kesalahan konseptual dimana siswa kurang memahami konsep atau syarat dalam menjumlahkan dua bilangan pecahan desimal dengan jumlah angkah di belakang koma yang berbeda, yang dikategorikan sangat tinggi.
Kemampuan Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Makale Dalam Menyelesaikan Soal-Soal Lingkaran
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.796 KB) | DOI: 10.0901/jkip.v8i1.990

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk: (1) mengetahui tingkat kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Makale dalam menyelesaikan soal-soal yang berhubungan dengan unsur-unsur dan bagian-bagian lingkaran, (2) mengetahui tingkat kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Makale dalam menyelesaikan soal-soal keliling lingkaran, (3) mengetahui tingkat kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Makale dalam menyelesaikan soal-soal luas lingkaran. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Makale yang berjumlah 135 orang. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan cluster random sampling. Dari hasil random tersebut diperoleh kelas VIIIb yang berjumlah 34 siswa sebagai sampel penelitian. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data hasil penelitian adalah tes yang berbentuk tes uraian dengan jumlah 10 butir soal. Data penelitian dikumpulkan dengan memberikan tes kepada siswa untuk dikerjakan dan selanjutnya diperiksa dan diberi skor. Skor atau nilai yang diperoleh, dianalisis dengan statistik deskriptif berupa skor rat-rata, skor minimum, skor maksimum dan persentase. Skor rata-rata yang diperoleh kemudian dikonversikan kedalam nilai pengkategorian untuk mendeskripsikan masing-masing sub variabel penelitian. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu: (1) tingkat kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Makale dalam menyelesaikan soal-soal yang berhubungan dengan unsur-unsur dan bagian-bagian lingkaran tergolong rendah dengan skor rata-rata 57,06, (2) tingkat kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Makale dalam menyelesaikan soal-soal keliling lingkaran tergolong sangat rendah dengan skor rata-rata 48,90, (3) tingkat kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Makale dalam menyelesaikan soal-soal luas lingkaran tergolong sangat rendah dengan skor rata-rata 40,26.
FIGURATIVE LANGUAGE USED BY THE ENGLISH TEACHER IN EFL CLASSROOM AT SMA NEGERI 1 TORAJA UTARA
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.591 KB) | DOI: 10.0901/jkip.v8i3.992

Abstract

This research aims at to find out the types of figurative language used by the English teacher in EFL classroom at SMA Negeri 1 Toraja Utara, and the dominant of figurative language used by the English teacher in EFL classroom at SMA Negeri 1 Toraja Utara. The researcher in this study use qualitative research design. The subject of this research is one of English Teacher at SMA Negeri 1 Toraja Utara. The result of the research revealed that there are 8 types of Figurative Language used by the English teacher and some of types of figurative language use more than one, they are: 3 Rhetoric, 9 Repetition, 4 Metonymy, 4 Ellipsis, 2 Irony, 2 Personification, 1 Pleonasm, 1 Simile, the total of all are 26 types of figurative language and the mostdominant of figurative language used by the English teacher is Repetition. By this result of the research, the researcher suggest that the in teaching process the teacher needs to be more creative expressive in communicating to students, in order that the students be more engaged in studying.
Mengatasi Kesulitan Siswa Dalam Operasi Perkalian Dengan Metode Latis Kelas VII SMP Negeri 1 Tondon
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.991 KB) | DOI: 10.0901/jkip.v7i3.993

Abstract

Metode perkalian latis adalah metode perkalian yang menggunakan kisi untuk mengalikan angka yang terdiri atas beberapa digit. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mengatasi kesulitan siswa dalam operasi perkalian dengan menerapkan metode latis. Subjek dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIIc SMP Negeri 1 Tondon yang terdiri dari 27 orang siswa. Instrumen yang digunakan untukmengumpulkan data penelitian yaitu tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode latis dapat mengatasi kesulitan siswa dalam menyelesaikan operasi perkalian pecahan decimal. Hal itu ditunjukkan dengan menggunakan metode bersusun siswa yang mengalami kesulitan dalam mengerjakan perkalian pecahan decimal adalah 11 orang siswa atau 61,11%, dan setelah menggunakan metode latis 100% siswa dengan mudah menyelesaiak operasi perkalian desimal. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di kelas dengan melalkukan inovasi atau pembaharuan dalam hal penggunaan metode sehingga materi tersampaikan dengan optimal.Jika materi diserap peserta didik dengan optimal maka hasil belajar akan meningkat. Metode latis adalah salah satu metode yang dapat digunakan guru dalam penyelesaian soal-soal operasi perkalian di kelas.
Upaya Peningkatan Minat Dan Aktivitas Belajar Matematika Siswa Kelas VIIA SMPN 4 Sesean Satap Melalui Pendekatan Kontekstual
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.082 KB) | DOI: 10.0901/jkip.v8i3.994

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan minat, aktivitas, dan hasil belajar matematika siswa melalui pendekatan kontekstual. Variabel yang diteliti adalah minat, aktivitas dan hasil belajar siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIA SMPN 4 Sesean Satap yang berjumlah 29 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), yang penerapannya melalui 2 siklus. Data penelitian dikumpulkan dengan lembar observasi angket minat belajar, aktivitas belajar siswa, dan tes hasil belajar. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif. Statistik deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan minat, aktivitas dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika melalui pendekatan kontekstual. Berdasarkan hasil analisis data penelitian ditemukan bahwa aktivitas belajar siswa mwngalami peningkatan. Demikian pula hasil belajar siswa mengalami peningkatan dalam dua siklus pertama.
Analisis Kesulitan Siswa Kelas VII SMP Katolik Makale Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Pada Operasi Hitung Pecahan suri Toding
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.056 KB) | DOI: 10.0901/jkip.v8i3.995

Abstract

Peneltian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan kesulitan siswa dalam memecahkan masalah matematika yang berbentuk cerita terutama materi operasi hitung pecahan. Masalah ini didapati peneliti pada siswa kelas VII SMP Katolik Makale pada saat mengerjakan soal cerita pada materi perbandingan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan- kesulitan yang siswa kelas VII SMP Katolik hadapi saat menyelesaikan soal cerita pada operasi hitung pecahan beserta faktor- faktor penyebabnya.Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan menggunakan metode Tes dan wawancara. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII B dan VII D yang menjawab semua jawaban dengan salah dengan menggunakan langkah- langka penyelesaian soal dan mampu berkomunikasi dengan baik. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Tes yang tes diagnostik terkait materi operasi hitung pecahan serta menggunakan wawancara tidak terstuktur. Hasil peneltian yang diperoleh yaitu kesulitan siswa kelas VII SMP Katolik makale dalam menyelesaikan soal cerita pada operasi hitung pecahan antara lain: Kesulitan siswa kelas VII SMP Katolik makale dalam menyelesaikan soal cerita pada operasi hitung pecahan antara lain:1) Kesulitan Verbal; 2) Kesulitan Konsep ; 3) Kesulitan Prinsip . Oleh karena itu, diharapkan agar guru lebih sering memberikan latihan- latihan soal berbentuk cerita terkait operasi hitung pecahan terhadap siswa agar meminimalisir kesulitan- kesulitan siswa tersebut.
Internalisasi Budaya Ukiran Toraja Dalam Pendidikan
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.531 KB) | DOI: 10.0901/jkip.v8i3.999

Abstract

Pendidikan sangat penting bagi kehidupan dan kemajuan suatu bangsa, maka pemerintah juga terus berupaya memaksimalkan sistem pendidikan. Salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan pengintegrasian budaya lokal dalam pembelajaran. Pengintegrasian budaya lokal dalam endidikan merupakan upaya meningkatkan rasa kearifan lokal dilingkungan serta upaya menjaga eksistensi budaya lokal ditengah derasnya arus globalisasi Bangsa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang internalisasi budaya lokal yakni ukiran toraja dalam pendidikan. Metode Systematic Literature Review digunakan dalam menganalisis berbagai literature yang diperoleh melalui google scholar dan EPIC. Hasil penelitian dijabarkan ke dalam ulasan tentang internalisasi budaya ukiran Toraja dalam pendidikan formal, informal, dan nonformal.