cover
Contact Name
Eko Walujodjati
Contact Email
eko.walujodjati@itg.ac.id
Phone
+6282124588750
Journal Mail Official
konstruksi@itg.ac.id
Editorial Address
Jl. Mayor Syamsu No.1, Jayaraga, Kec. Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44151
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Konstruksi
ISSN : 14123614     EISSN : 23027320     DOI : https://doi.org/10.33364/konstruksi
Core Subject : Engineering,
Jurnal Kosntruksi yang dapat menampung dan mempublikasikan hasil karya penelitian, karya tulis dan pengabdian masyarakat baik mahasiswa dan dosen-dosen intern maupun dari pihak luar. Jurnal Konstruksi memberikan informasi yang diperoleh dari laboratorium dan workshop penelitian maupun dari lapangan/ studi kasus di dunia nyata dengan cakupan (Scope of Journals) bidang meliputi struktur transportasi/ infrastruktur, air, geoteknik, manajemen konstruksi, dan lingkungan. Melalui jurnal konstruksi diharapkan dapat menampung semua inspirasi bidang teknik sipil sehingga didapatkan pemecahan masalah yang dihadapi dan mampu melahirkan inovasi baru dibidangnya.
Articles 301 Documents
Analisis Pengelolaan Air Irigasi Desa Panyindangan Kabupaten Garut Sulwan Permana; Tri Astita Gunawan
Jurnal Konstruksi Vol 19 No 1 (2021): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.215 KB) | DOI: 10.33364/konstruksi/v.19-1.967

Abstract

Pembangunan bendung menjadi salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan sistem irigasi demi mendapatkan hasil panen yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dibangunnya Bendung Leuwipeundeuy yang terletak di kecamatan Cisompet Kabupaten Garut terhadap pemenuhan kebutuhan air irigasi dan tingkat kepuasan terhadap adanya bendung serta pengelolaan irigasi yang dilakukan oleh masyarakat. Hasil analisis menunjukan kondisi neraca air di Bendung Leuwipeundeuy seimbang sehingga cukup memenuhi kebutuhan air irigasi, nilai debit andalan sungai diperoleh menggunakan metode F.J Mock dengan nilai tertinggi sebesar 2,41 m3 /det dan nilai Evapotranspirasi tertinggi terdapat pada bulan Maret sebesar 4,48 mm/hari diperoleh menggunakan metode Penman-Montheit. Pola tanam menggunakan Padi - Padi - Padi dengan kebutuhan air bersih disawah tertinggi sebesar 15,47 mm/hari. Dengan kondisi air yang cukup berlimpah, masyarakat cukup puas dengan adanya pembangunan bendung walaupun dalam hal pengelolaannya belum dilakukan secara maksimal.
Analisis Sifat Struktur dan Sifat Listrik pada Material Perovskite LaFe0.97Zr0.03O3: XRD, Raman Scattering, SEM dan Impedansi Spectroskopi Ismi Purnamasari
Jurnal Konstruksi Vol 19 No 1 (2021): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1411.605 KB) | DOI: 10.33364/konstruksi/v.19-1.972

Abstract

Lanthanum Orthoferrite (LaFeO3) merupakan salah satu material perovskite oxide ABO3 dengan struktur ortorombik. Pada penelitian ini telah disintesis LaFeO3 yang disubstitusi Zr pada situs Fe (LaFe0.97Zr0.03O3) yang dipreparasi dengan teknik sol-gel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sifat struktur kristal dan listrik material LaFe0.97Zr0.03O3. LaFe0.97Zr0.03O3 yang telah dipreparasi, diuji menggunakan XRD menunjukkan sampel yang single phase, struktur Orthorhombic dan space group Pbnm. Hasil uji SEM menunjukkan bahwa penambahan jumlah Zr menyebabkan rata-rata ukuran grain menurun yang konsisten dengan hasil dari XRD. Uji listrik pada material dilakukan dengan menggunakan metode impedance spectroscopy sebagai fungsi frekuensi (100Hz –1 MHz) dengan menggunakan RLC meter. Data IS disajikan dalam bentuk Nyquist Plot dan Bode Plot, yang digunakan untuk mengindentifikasi parameter rangkaian yang ekuivalen beserta nilainya. Hasil uji dengan RLC meter menunjukkan diameter semi-sirkular menurun seiring peningkatan temperatur, mengindikasikan material ini bersifat semikonduktor serta adanya peningkatan konduktivitas pada sampel dan penurunan nilai resistansi.
Analisis Biaya dan Waktu menggunakan Metode Earned Value Concept pada Proyek Mbe Well Hook Up Ganjar Jojon Johari; Nadia Nur Islami
Jurnal Konstruksi Vol 19 No 1 (2021): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.288 KB) | DOI: 10.33364/konstruksi/v.19-1.973

Abstract

Earned Value merupakan salah satu metode pengelolaan proyek yang digunakan untuk mengendalikan biaya dan waktu. Tujuan metode ini untuk memprediksi keterlambatan dan memprediksi seberapa besar biaya tambahan dan total biaya keseluruhan proyek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Laporan kemajuan proyek diolah untuk mendapatkan, ACWP, BCWS, dan BCWP. Proyek Well Hook Up ini dikerjakan dengan nilai kontrak Rp. 1.052.042.594,43 dengan waktu pelaksanaan 116 hari. Pada minggu ke-6 progress rencana adalah RP. 480.903.472,85 (45,71%) sedangkan progres aktualnya Rp. 417.733541,91 (39,71%) sehingga ada selisih progress sebesar 6%. Dari analisis perhitungan yang dilakukan dari aspek biaya pada minggu ke – 6 didapatkan proyeksi total biaya sampai akhir proyek atau adalah Rp. 920.601.392,20 sedangkan anggaran yang tersedia Rp. 1.052.042.594,43 sehingga kontraktor mendapatkan keuntungan Rp. 131.441.202,23. Dari aspek waktu pada pelaporan minggu ke – 6 didapatkan proyeksi waktu pelaksanaan pekerjaan sampai akhir proyek atau Estimate At Schedule (EAS) = 129 hari sehingga pekerjaan ini mengalami keterlambatan selama = 13 hari kalender.
Pengaruh Pembakaran Terhadap Kekuatan Beton Menggunakan Bahan Campur FLY ASH Delia Mawarni; Eko Walujodjati
Jurnal Konstruksi Vol 19 No 1 (2021): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.919 KB) | DOI: 10.33364/konstruksi/v.19-1.985

Abstract

Fly ash merupakan limbah dari pembakaran batubara dengan SiO₂ yang besar, yang dapat meningkatkan sifat mekanik beton. Penelitian ini menggunakan semen dengan fly ash dan superplasticizer tipe f. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan melakukan percobaan laboratorium langsung. Benda uji yang dilakukan dalam penelitian ini adalah 27 benda uji dengan rincian 9 benda uji untuk beton normal, 9 benda uji untuk penggantian beton semen 80%+ fly ash 20%+ superplasticizer tipe f, 9 benda uji untuk penggantian beton semen 60%+ fly ash 0% +superplasticizer tipe f. Benda uji terbakar dengan temperatur 300°C dengan waktu± 2 jam pada usia 36 hari setelah itu diuji kuat tekannya. Perencanaan adukan beton memakai SNI 7656- 2012 dengan kuat tekan rencana 25 MPa. Hasil penelitian menunjukan beton pascabakar dengan substitusi 20% umur 36 hari mengalami kenaikan sebesar 15,1% dibandingkan dengan beton tanpa dibakar campuran substitusi 20% umur 28 hari. Beton normal pascabakar umur 36 hari mengalami penurunan sebesar 37,7% dibandingkan dengan beton normal tanpa dibakar umur 28 hari. Beton pascabakar dengan substitusi 40% umur 36 hari mengalami kenaikan sebesar 10,3% dibandingkan dengan beton tanpa dibakar substitusi 40% umur 28 hari.
Analisis Lentur Balok Beton Dengan Bundel Tulangan Ajis Sidiq Gumilar; Eko Walujodjati
Jurnal Konstruksi Vol 19 No 1 (2021): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.486 KB) | DOI: 10.33364/konstruksi/v.19-1.987

Abstract

Baja pada balok beton merupakan salah satu kombinasi antara beton yang memiliki kuat tekan yang tinggi dan baja tulangan yang memiliki kuat tarik yang tinggi sehingga jika disatukan akan menghasilkan kombinasi yang kuat. Akan tetapi kadang seorang arsitektur memerlukan balok yang dimensinya lebih kecil sehingga perlu dilakukan penempatan tulangan dengan cara Bundel. Hal ini diperlukan karena batasan dimensi elemen struktur. Dengan Bundel tulangan akan menghasilkan elemen struktur yang lebih kecil dan memudahkan dalam proses pemadatan adukan beton. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif yang mana penelitian ini banyak membahas angka-angka. Penelitian yang dilakukan yaitu menghitung kapasitas momen pada balok beton dengan bundel tulangan dan membandingannya dengan perhitungan kapasitas momen pada balok beton yang dipasang tulangan secara biasa. Hasil daripembahasan penelitian ini yaitu nilai kapasitas momen balok beton dengan dengan bundel tulangan lebih besar dari balok beton dengan tulangan biasa. Dimana nilai yang didapat (ᶲMn) sebesar 2.232 KN.m untuk balok beton dengan bundel tulangan dan (ᶲMn) sebesar 1.989 KN.m untuk balok beton dengan tulangan biasa. Maka selisih nilai kapasitas momen tersebut sebesar 12.22% lebih besar balok beton dengan bundel tulangan
Pengujian Kuat Tekan Mortar dengan Campuran Pasir Ladot Muhammad Shofwan Ali; Eko Walujodjati
Jurnal Konstruksi Vol 19 No 1 (2021): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.619 KB) | DOI: 10.33364/konstruksi/v.19-1.988

Abstract

Mortar merupakan material pelengkap bangunan untuk merekatkan pekerjaan pasangan batu bata, batako dan plesteran. Bahan pengikat mortar wajib memiliki kekentalan standar dalam memastikan strength dan dapat menahan gaya tekan akibat beban yang bekerja. Metode yang dipakai yaitu metode eksperimental, untuk bahan yaitu semen, air, dan pasir dengan perbandingan 1pc:2psr, 1pc:4psr dan 1pc:6psr. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh mortar terhadap kombinasi pasir Ladot dibandingkan pasir Kuyamut serta pengaruh terhadap kuat tekan umur 3 dan 28 hari. Berdasarkan hasil kuat tekan umur 28 hari yaitu 1pc : 2psr pasir Ladot 18,67 MPa dan pasir Kuyamut 22 MPa, persentase perbandingan 17,86%, 1pc:4psr pasir Ladot 16,67 MPa dan pasir Kuyamut 20,67 MPa, persentase perbandingan 24,00%, 1pc:6psr pasir Ladot 14,67 MPa dan pasir Kuyamut 17,33 MPa, persentase perbandingan 18,18%. Pengaruh mortar terhadap perbandingan umur 3 dan 28 hari mengalami kenaikan yang signifikan yaitu 1pc:2psr 100,00%, 1pc:4psr 150,00%, 1pc:6psr 214,00%. Berdasarkan hasil penelitian maka layak untuk dipergunakan.
Analisis Pengendalian Waktu dengan Earned Value Concept Pembangunan Rumah Susun Jawa Barat 2 TA. 2019 Universitas Garut Ajat Jatnika; Ganjar Jojon Johari
Jurnal Konstruksi Vol 19 No 1 (2021): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.739 KB) | DOI: 10.33364/konstruksi/v.19-1.990

Abstract

Pada tahun 2019 dinas PU melaksanakan pembangunan Rumah Susun Jawa Barat 2 TA. 2019 Universitas Garut, pada proses pelaksaan proyek gedung tersebut banyak hambatan dan kendala yang terjadi salah satunya adalah keterlambatan dalam menyelesaikan proyek. Pada pelaksanaannya proyek tersebut mengalami kemunduran jadwal pelaksanaan karena faktor tertentu. Berdasarkan latar belakang masalah tersebut tujuan penelitian ini adalah menganalisa penyimpangan jadwal dan biaya pada proyek Rumah Susun Jawa Barat 2 TA. 2019 Universitas Garut dan menganalisa waktu yang diperlukan untuk menyelasaikan proyek Rumah Susun Jawa Barat 2 TA. 2019 Universitas Garut. Analisis deskriptif diambil dari data sekunder yang didapatkan langsung dari objek penelitian melalui wawancara terbuka, dimana akan dilakukan analisa lalu dihubungkan dengan hasil analisis kuantitatif dengan konsep earned value untuk menguatkan hasil penelitian. Dari hasil perhitungan menunjukan bahwa nilai BCWS berada di atas nilai BCWP pada minggu ke-1 sampai minggu ke-12 hal tersebut menunjukan indikator nilai hasil dari sudut pandang nilai pekerjaan tidak sama dengan jadwal kegiatan yg direncanakan pada minggu ke-4,5,7,8, dan 12 bahwa nilai BCWP telah tertinggal dibandingkan dengan nilai BCWS, yang berarti terdapat beberapa kegiatan yang belum dikerjakan sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan. Sedangkan untuk penyimpangan jadwal dan biaya berdasarkan hasil analisis SV (Schedule Varians) menunjukan tanda negatif (-) sedangkan CV (Cost Varians) menunjukan hasil positif (+) artinya pekerjaan selesai terlambat namun anggaran yang keluar sesuai dengan anggaran yang direncanakan. Kinerja Proyek (SPI) dan Cost Performance Indeks (CPI) menggunakan elemen nilai hasil menunjukan bahwa proyek tersebut masih untung meskipun terjadi keterlambatan. Analisa Estimation Temporary Schedule (ETS) menunjukan bahwa pada minggu ke-1 sampai minggu ke-12 indeks jadwal proyek sangat buruk karena SPI belum mencapai angka 1 (<1), hal tersebut memperlihatkan kinerja proyek saat pelaksanaan proyek tidak baik. Sehingga perkiraan waktu total proyek adalah 33 minggu karena banyak bobot aktual jauh dengan bobot rencana.
Analisis Optimalisasi Perencanaan Kembali Durasi dan Biaya Proyek menggunakan Metode Pertukaran Waktu dan Biaya Hari Sanjaya; Ganjar Jojon Johari
Jurnal Konstruksi Vol 19 No 1 (2021): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.831 KB) | DOI: 10.33364/konstruksi/v.19-1.991

Abstract

Perkembangan proyek konstruksi saat ini menjadi lebih kompleks dan rumit sehingga membutuhkan kecermatan pada perencanaan manajemen proyek. Keberhasilan ataupun kegagalan suatu proyek konstruksi dapat dikatakan te aku pada tiga hal, yaitu waktu, biaya, dan, mutu serta dapat terhindar dari adanya denda akibat keterlambatan penyelesaian proyek. Untuk menghindari adanya keterlambatan penyelesaian proyek, maka dilakukan upaya percepatan pelaksanaan proyek menggunakan metode Time Cost Trade Off dengan alternatif penambahan tenaga kerja. Metode yang digunakan yaitu dengan cara analisis peningkatan produktifitas harian pekerjaan sehingga nantinya berdampak pada berkurangnya waktu dan penambahan tenaga kerja, kebutuhan bahan, dan penggunaan alat sesuai dengan hasil perhitungan. Hasil dari analisis perhitungan yang didapat bahwa dengan alternatif yang digunakan membuat waktu pelaksanaan pekerjaan proyek dapat dipercepat dari waktu normal 514 hari kerja menjadi 484 hari kerja tanpa mengalami penambahan biaya, akibat dari pertukaran durasi crash dengan penambahan biaya pekerja, bahan, dan peralatan. Dengan nilai efektifitas waktu yang dihasilkan sebesar 0,33% dan efisiensi biaya 0% karena tidak ada penambahan biaya.
Pengaruh Simpang Bersinyal Terhadap Kinerja Lalu Lintas Eva Detria Milenia; Ida Farida
Jurnal Konstruksi Vol 19 No 2 (2021): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.582 KB) | DOI: 10.33364/konstruksi/v.19-2.997

Abstract

Simpang tiga Jalan Otista-Jalan Raya Samarang Garut merupakan jalan dengan lingkungan komersial di Kota Garut, sehingga volume kendaraan yang melewati persimpangan tersebut cukup padat terutama pada lengan barat. Pada persimpangan tersebut telah terpasang APILL maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh simpang bersinyal di Jl. Otista – Jl. Raya Samarang Garut. Data dari penelitian ini diperoleh dari observasi lapangan, pengolahan data menggunakan PKJI 2014 dan Software Simulasi Lalu Lintas Vissim. Hasil penelitian didapat Dj tertinggi senilai 0,858 hari Senin siang pada lengan Barat dan terendah hari Minggu pagi dengan nilai 0,701 di lengan Selatan. Dengan nilai tundaan rata-rata tertinggi senilai 29,55 det/skr hari Senin di lengan Selatan, dan nilai tundaan rata-rata terendah hari Minggu di lengan Barat senilai 19,37 det/skr, dengan nilai ITP berdasarkan tundaan rata-rata simpang adalah C, dimana arus lalu lintas hampir tidak stabil. Untuk meningkatkan kinerja lalu lintas, diberikan alternatif yakni memodifikasi APILL yang mampu menurunkan nilai panjang antrian sebesar 19% dan tundaan 59% dari sebelumnya.
Analisis Kondisi Geometrik Jalan Terhadap Potensi Kecelakaan Lalu Lintas Kendaraan Roda Empat Ida Farida; Faisal Tanjung
Jurnal Konstruksi Vol 19 No 2 (2021): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.046 KB) | DOI: 10.33364/konstruksi/v.19-2.998

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan peristiwa terjadinya suatu pergerakan lalu lintas yang dapat mengakibatkan resiko kecelakaan, sehingga mempengaruhi pada manusia sebagai pengendara. Adapun tujuan dari penulisan skripsi ini yaitu mengetahui lokasi dimana ruas rawan kecelakaan (black site), mengetahui adakah hubungan antara kondisi geometrik jalan terhadap terjadinya kecelakaan dan mengetahui faktor-faktor dominan penyebab kecelakaan. Hasil analisis yang didapat menunjukkan bahwa korban kecelakaan selama tiga tahun dengan lima kasus dan 16 orang korban kecelakaan pada tahun 2018 didapat 93,75%, pada tahun 2019 0%, tahun 2020 tiga kasus dan satu orang luka berat sehingga didapat persentase korban kecelakaan sebesar 6,25%. Hasil perhitungan lalu lintas harian rata-rata tahun 2021 sebesar 291,6 kend/jam. Dari hasil perhitungan alinyemen horizontal di dapatkan Tc 69,37 m dilapangan 58 m, Ec 32 m dilapangan 28 m, Lc 138,75 m dilapangan 84,17 m dari hasil perhitungan terdapat perbedaan yang signifikan. Perlengkapan jalan yang terdapat di tikungan Tanjakan Panganten belum terdapat rambu lalu lintas perhatian untuk tikungan serta belum terdapatnya penerangan jalan umum (PJU). Keadaan Geometri untuk Tanjakan Panganten cenderung memiliki tikungan tajam dan berbukit karena berada di daerah pegunungan Halimun sehingga menjadi faktor penyebab terjadinya kecelakaan. Langkah yang dapat dilakukan untuk meminimalisir kecelakaan diantaranya perbaikan kondisi perbaikan jalan, memperbaiki kondisi perlengkapan jalan, pagar pengaman, dan rutin cek kendaraan.

Page 9 of 31 | Total Record : 301