cover
Contact Name
Eko Walujodjati
Contact Email
eko.walujodjati@itg.ac.id
Phone
+6282124588750
Journal Mail Official
konstruksi@itg.ac.id
Editorial Address
Jl. Mayor Syamsu No.1, Jayaraga, Kec. Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44151
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Konstruksi
ISSN : 14123614     EISSN : 23027320     DOI : https://doi.org/10.33364/konstruksi
Core Subject : Engineering,
Jurnal Kosntruksi yang dapat menampung dan mempublikasikan hasil karya penelitian, karya tulis dan pengabdian masyarakat baik mahasiswa dan dosen-dosen intern maupun dari pihak luar. Jurnal Konstruksi memberikan informasi yang diperoleh dari laboratorium dan workshop penelitian maupun dari lapangan/ studi kasus di dunia nyata dengan cakupan (Scope of Journals) bidang meliputi struktur transportasi/ infrastruktur, air, geoteknik, manajemen konstruksi, dan lingkungan. Melalui jurnal konstruksi diharapkan dapat menampung semua inspirasi bidang teknik sipil sehingga didapatkan pemecahan masalah yang dihadapi dan mampu melahirkan inovasi baru dibidangnya.
Articles 417 Documents
Analisis Preferensi Pemilihan Moda Transportasi Pekerja di Kawasan Industri Pabedilan, Cirebon dengan Metode Multinomial Logit Dwi Sandrina; Nurullah Budisiswanto
Jurnal Konstruksi Vol 24 No 1 (2026): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.24-1.3465

Abstract

Industrial areas are characterized by high trip generation and attraction due to the daily routine mobility of workers. This condition requires an efficient transportation system and an understanding of mode choice behavior. This study aims to understand workers’ travel characteristics, identify the factors influencing mode choice decisions, and estimate the probability of choosing motorcycles, online transportation, and employee shuttle services through the application of the Multinomial Logit (MNL) model. The research data were obtained by distributing questionnaires to 100 workers in the Pabedilan Industrial Area, Cirebon Regency, using a revealed preference approach. The analyzed variables included travel cost, distance, and travel time. The analysis was conducted using SPSS software, with model testing through multicollinearity tests, likelihood ratio tests, parameter estimation, pseudo R-square, and goodness-of-fit tests. The analysis findings show that travel cost and distance have a significant influence on mode choice, while travel time does not have a significant effect. Motorcycles have the highest choice probability at 84.2 percent, followed by employee shuttle services at 15.8 percent, while online transportation has a very small or nearly zero probability, at 0.0 percent. Practically, the results of this study can serve as a basis for policymakers to increase the attractiveness of employee shuttle services through cost efficiency and route adjustments that better align with workers’ travel patterns.
Pengaruh Palm Oil Fuel Ash terhadap Kuat Tekan dan Daya Serap Air pada Bata Ringan Tipe CLC Amry Dasar; Dahlia Patah; Nur Okviyani; Michail Amin
Jurnal Konstruksi Vol 24 No 1 (2026): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.24-1.3470

Abstract

Bata ringan tipe cellular lightweight concrete (CLC) merupakan material dinding non-struktural yang berpotensi menurunkan beban mati bangunan, tetapi penggunaannya masih menghadapi tantangan teknis akibat rendahnya kuat tekan dan tingginya daya serap air. Palm oil fuel ash (POFA) dari limbah biomassa sawit berpotensi digunakan sebagai substitusi parsial semen. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh POFA sebagai pengganti sebagian semen pada kadar 0 - 30% terhadap kuat tekan, daya serap air bata ringan CLC. POFA digiling dua kali menggunakan mesin disc mill dengan saringan No.200. Benda uji kubus 50×50×50 mm diuji pada umur 7 dan 28 hari dengan perlakuan normal curing dan steam curing. Hasil menunjukkan bahwa substitusi 10% POFA memberikan kinerja terbaik, dengan kuat tekan 3,53 MPa pada normal curing 28 hari, dan 3,57 MPa pada steam curing 28 hari. Campuran ini juga menghasilkan daya serap air terendah, yaitu 21,58% dan 1,66% pada kondisi yang sama. Nilai strength activity index tertinggi juga dicapai pada substitusi 10% POFA. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan 10% POFA layak untuk menghasilkan bata ringan CLC rendah semen dengan kinerja mekanik dan absorpsi yang lebih baik untuk aplikasi dinding non-struktural berkelanjutan.
Penentuan Prioritas Pemeliharaan Jalan Berbasis Kondisi Permukaan dan Pengambilan Keputusan Multikriteria Menggunakan Metode SDI dan AHP Dea Ananda Putri; Anwar Efendy; M. Khalis Ilmi
Jurnal Konstruksi Vol 24 No 1 (2026): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.24-1.3480

Abstract

Roads are one of the transportation infrastructures that require maintenance according to the level of damage and handling priority. This study aims to assess surface conditions and determine the priority order for maintenance on the Kyai Ahmad Dahlan Road section, West Lombok Regency, by integrating the Surface Distress Index (SDI) and Analytical Hierarchy Process (AHP) methods. A field survey was conducted along 2.2 km of road, divided into 22 segments, each 100 meters long. The SDI method was used to assess surface damage based on cracks, potholes, and rutting, while AHP was used to assign weights to the criteria of SDI, traffic volume, land use, and road width. The analysis results show that SDI values ranged from 35 to 330, with road conditions varying from good to severely damaged. Low values indicate minor damage, while high values indicate the dominance of cracks, potholes, and deformation requiring serious treatment. The most critical segments were found at STA. 0+800–0+900, STA. 0+900–1+000, STA. 1+100–1+200, STA. 1+200–1+300, STA. 1+300–1+400, and STA. 1+500–1+600, with SDI values above 300. The AHP weighting produced an SDI weight of 0.6057, traffic volume of 0.2318, land use of 0.1104, and road width of 0.0521, with a Consistency Ratio of 0.0899, indicating that consistency was achieved. Based on the weighted assessment results, Segment 10 obtained a priority score of 0.9053 and ranked first, Segment 9 obtained a score of 0.9036 and ranked second, while Segment 14 obtained a score of 0.8755 and ranked third. Therefore, these three segments were designated as the main maintenance priorities. These findings confirm that the combination of SDI and AHP methods can produce a more accurate and comprehensive determination of road maintenance priorities.
Evaluasi Kapasitas Drainase Jalan Kebun Agung Menuju Gunung Kapur 2 Kota Samarinda Suratmi; Suharto; Putra Wisnu Kusuma
Jurnal Konstruksi Vol 24 No 1 (2026): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.24-1.3493

Abstract

Segmen Jalan Kebun Agung hingga Gunung Kapur di Kota Samarinda kerap mengalami genangan pada saat intensitas hujan tinggi. Kondisi tersebut disebabkan oleh sistem drainase eksisting yang belum mampu berfungsi secara optimal. Situasi tersebut  memberikan dampak negatif terhadap kelancaran arus lalu lintas, integritas struktur perkerasan jalan, serta keselamatan pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan saluran drainase yang ada dalam menampung debit air hujan. Pendekatan yang digunakan meliputi analisis hidrologi dan hidraulika. Pengolahan data curah hujan dilakukan dengan memanfaatkan Distribusi Gumbel dan Metode Log Pearson Tipe III untuk memperoleh besaran hujan rencana, sedangkan debit rancangan dihitung menggunakan Metode Rasional. Selanjutnya, evaluasi kapasitas saluran dilakukan berdasarkan pengukuran dimensi di lapangan, pola aliran, serta kondisi fisik saluran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas tampung saluran drainase eksisting sebesar 6,128 m³/det pada kala ulang 2 tahun dan 6,561 m³/det pada kala ulang 5 tahun. Nilai tersebut menunjukkan bahwa saluran drainase masih mampu menampung debit rancangan. Meskipun demikian, penyesuaian dimensi saluran pada beberapa ruas serta pelaksanaan pemeliharaan rawatan secara rutin tetap diperlukan guna mencegah sedimentasi dan penyumbatan yang dapat menurunkan kapasitas aliran saluran.
Implementasi Geocell Di Atas Tanah Dasar Pada Suatu Rencana Kawasan Wisata Nova Sanchez Sitio; Andrias Suhendra Nugraha
Jurnal Konstruksi Vol 24 No 1 (2026): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.24-1.3494

Abstract

Pembangunan jalan di kawasan wisata sering terkendala tanah dasar dengan daya dukung rendah yang berisiko menyebabkan deformasi dan menurunkan kinerja perkerasan. Penelitian ini mengevaluasi penerapan geocell tipe HP15040C pada lapisan base course di atas tanah dasar kawasan wisata di Kabupaten Bandung Barat menggunakan parameter field CBR. Metode penelitian berupa studi kasus kuantitatif melalui observasi lapangan, pemasangan geocell, dan pengujian field CBR sesuai SNI 1738:2011 pada tiga area uji seluas +-3.700 m2. Kondisi awal tanah dasar memiliki CBR laboratorium 1,70 persen, yang menunjukkan daya dukung rendah. Hasil analisis persentil ke-10 menunjukkan nilai CBR karakteristik sebesar 58,84 persen pada Area 1, 56,67 persen pada Area 2, dan 66,11 persen pada Area 3. Selain itu, 90 persen data CBR segmen seragam menunjukkan nilai minimal 60,44 persen pada Area 1, 63,08 persen pada Area 2, dan 66,11 persen pada Area 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa geocell mampu meningkatkan kinerja base course, dengan Area 3 memenuhi kriteria CBR >=60 persen, sedangkan Area 1 dan Area 2 mendekati nilai yang disyaratkan akibat variasi kondisi lapangan. Penelitian ini dapat menjadi referensi awal penerapan geocell pada jalan kawasan wisata dengan tanah dasar berdaya dukung rendah.
Kajian Rekayasa Lalu Lintas Simpang Tiga Narmada Menggunakan Software PTV VISSIM Ritiya Ariyani; Anwar Efendy; Adiman Fariyadin
Jurnal Konstruksi Vol 24 No 1 (2026): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.24-1.3516

Abstract

The increase in population and vehicle numbers in West Lombok Regency has caused a decline in traffic performance, particularly at the Narmada Three-Legged Intersection, which has high commercial activity and side friction. This study aims to evaluate the existing intersection performance and analyze the effectiveness of traffic engineering measures in the form of road widening and the implementation of traffic signals (APILL). Data were obtained through geometric and traffic volume surveys conducted over three days at 15-minute intervals, then analyzed using PKJI 2023 and PTV Vissim simulation. The analysis results show that the existing intersection condition has a capacity of 3,453 passenger car units per hour (pcu/hour), a degree of saturation of 0.76, an average delay of 14.99 seconds, and a Level of Service category B. The scenario of widening the road by 2 meters on each intersection approach was able to increase capacity to 3,730 pcu/hour while reducing the degree of saturation and delay, thereby improving intersection performance. In contrast, the implementation of a three-phase traffic signal increased delay and queue length, with simulation results even showing a decline in Level of Service to category F. Based on the research findings, the most effective solution for improving the performance of the Narmada Three-Legged Intersection is road widening by 2 meters without implementing traffic signals.
Studi Eksperimental Penggunaan Admixture Superplasticizer dalam Upaya Terhadap Peningkatan Kuat Tekan Beton Muhammad Rizki Harahap; Indra Jhon Fischer
Jurnal Konstruksi Vol 24 No 1 (2026): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.24-1.3531

Abstract

Beton adalah material komposit yang terdiri dari semen Portland, air, agregat halus, agregat kasar, dan bahan tambah tertentu yang diformulasikan dalam proporsi yang telah direncanakan untuk menghasilkan mutu beton sesuai persyaratan. Pemanfaatan admixture menjadi salah satu metode pendekatan yang umum diterapkan untuk meningkatkan karakteristik mekanis beton, terutama kuat tekan. Dalam penelitian ini mengaplikasikan admixture superplasticizer pada campuran beton mutu K-175. Pendekatan eksperimental diterapkan melalui serangkaian pengujian di laboratorium bahan Politeknik Negeri Medan. Sampel penelitian terdiri dari beton normal dan beton dengan penambahan admixture sebesar 1,5% dari berat semen. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur beton 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beton normal memiliki kuat tekan rata-rata sebesar 13,07 MPa, sedangkan beton dengan penambahan admixture superplasticizer mencapai 16,13 MPa setara sekitar 23,41%. Dengan demikian, penggunaan admixture terbukti mampu meningkatkan kuat tekan beton sebesar 3,06 MPa dibandingkan beton tanpa bahan tambah.