cover
Contact Name
Wahyunita Sitinjak
Contact Email
jurnalagrilink@gmail.com
Phone
+6281285220734
Journal Mail Official
jurnalagrilink@gmail.com
Editorial Address
Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Simalungun Jl Sisingamangaraja Pematangsiantar
Location
Kota pematangsiantar,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik)
Published by Universitas Simalungun
ISSN : -     EISSN : 23026510     DOI : https://doi.org/10.36985/jak
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian adalah sebuah jurnal berkalah ilmiah yang diterbitkan oleh Program Sudi Agribisnis Fakultas Pertanian USI. Jurnal ini meliputi hasil penelitian dan gagasan pemikiran dengan tema-tema sebagai berikut: 1. Manajemen agribisnis 2. Sosial ekonomi pertanian 3. Pengembangan mutu agribisnis 4. Kebijakan pertanian, usaha tani 5. Studi kelayakan pertanian
Articles 70 Documents
Analisis Financial Rumah Produksi Kopi SAABAS di Kecamatan Pamatang Sidamanik Kabupaten Simalungun Romauli Simanjuntak; Hotman Tuah; Roni Ricson Nauli Jaya Sianturi
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Agrilink Vol 5 No 1 Februari 2023
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jak.v5i1.536

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui biaya produksi, penerimaan, pendapatan dan kelayakan rumah produksi kopi SAABAS di Kecamatan Sidamanik Kabupaten Simalungun. Responden dalam penelitian ini adalah rumah produksi kopi SAABAS. Metode analaisis data menggunakan NPV, IRR dan Net B/C. Hasil penelitian rata-rata penerimaan yang didapatkan dari hasil penjualan kopi greenbean dan roastbean pada periode tahun 2018-2021 sebesar Rp.467.925.000/tahun, dan pendapatan yang didapatkan oleh rumah produksi kopi SAABAS sebesar Rp. 350.685.000. Berdasarkan perhitungan NPV = 1.101.837.100, IRR = 26%, dan Net B/C = 11,02, untuk itu diperoleh NPV > 0, IRR > Suku Bunga dan Net B/C > 1 maka rumah produksi kopi SAABAS dinyatakan layak untuk diusahakan. The purpose of this study was to determine the production costs, revenue, income and feasibility of the SAABAS coffee production house in Sidamanik District, Simalungun Regency. The respondents in this study were the SAABAS coffee production house. The data analysis method uses NPV, IRR and Net B/C.The results of the research on the average revenue obtained from the sale of greenbean and roastbean coffee in the period 2018-2021 amounted to Rp.467,925,000/year, and the income earned by the SAABAS coffee production house was Rp. 350,685,000. Based on the calculation of NPV = 1,101,837,100, IRR = 26%, and Net B/C = 11.02, for this reason, NPV > 0, IRR > Interest Rate and Net B/C > 1, the SAABAS coffee production house is declared feasible to be cultivated
ANALISIS USAHATANI KECOMBRANG Di Nagori Lokkung Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun Wahyunita Sitinjak; Romauli Simanjuntak; Rizky Ananda Saragih
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Agrilink Vol 5 No 1 Februari 2023
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jak.v5i1.537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usahatani kecombrang dan untuk mengetahui luas lahan, biaya produksi, dan jumlah tenaga kerja berpengaruh terhadap produksi petani di Nagori Lokkung Raya Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun. Metode yang digunakan untuk menentukan kelayakan adalah metode R/C, sedangkan untuk mengetahuhi pengaruh luas lahan, biaya produksi, dan jumlah tenaga kerja dengan menggunakan SPSS 21. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa usahatani kecombrang di Nagori Lokkung Raya Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun menguntungkan dan layak dikembangkan dengan nilai R/C sebesar 2,31 artinya setiap pengeluaran sebesar Rp 1 akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp 2,31. Pendapatan rata-rata usahatani kecombrang yaitu Rp 8.690.000. (1) Dari hasil analisis regresi linear berganda dengan olahan SPSS versi 21 secara bersama bahwa luas lahan, biaya produksi, dan jumlah tenaga kerja sangat berpengaruh nyata, terhadap produksi usahatani kecombrang di Nagori Lokkung Raya Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun. (2) Secara terpisah luas lahan dan biaya produksi sangat berpengaruh nyata terhadap produksi usahatani kecombrang sedangkan, jumlah tenaga kerja tidak berpengaruh nyata terhadap produksi usahatani kecombrang di Nagori Lokkung Raya Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun. This study aims to determine the feasibility of kecombrang farming and to determine the area of ​​land, production costs, and the number of workers that affect the production of farmers in Nagori Lokkung Raya, Raya District, Simalungun Regency. The method used to determine the feasibility is the R/C method, while to find out the effect of land area, production costs, and the number of workers using SPSS 21.The results showed that kecombrang farming in Nagori Raya LokkungRaya Subdistrict, Simalungun Regency, is profitable and feasible to develop with an R/C value of 2.31, meaning that each expenditure of Rp. 1 will generate an income of Rp. 2.31. The average income of kecombrang farming is Rp8,690,000. (1) From the results of multiple linear regression analysis using SPSS version 21 together, it shows that land area, production costs, and the number of workers have a significant effect on the production of kecombrang farming in Nagori Lokkung Raya, Raya District, Simalungun Regency.(2)Separately, land area and production costs have a significant effect on the production of kecombrang farming, while the number of workers does not significantly affect the production of kecombrang farming in Nagori Lokkung Raya, Raya District, Simalungun Regency.
PERANAN WANITA DALAM BUDIDAYA TANAMAN HIAS DI PEKARANGAN DAN MANFAATNYA TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI KOTA PEMATANGSIANTAR Martua Siadari; Marlan; Robert Alfredo Sinaga
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Agrilink Vol 5 No 1 Februari 2023
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jak.v5i1.538

Abstract

Penelitian bertujuan untuk (1) mengetahui peranan dan kendala yang dialami wanita dalam budidaya tanaman hias di pekarangan rumah. (2) mengetahui tujuan dan manfaat dari budidaya tanaman hias di pekarangan rumah (3) mengetahui frekuensi dan curahan waktu wanita dan lamanya dalam budidaya tanaman hias di pekarangan (4) mengetahui hubungan pendapatan dari pekarangan dalam pendapatan keluarga.Penelitian ini dilaksanakan pada mei s/d juni 2021 dimana daerah penelitian ditentukan secara sengaja (purposive), yaitu di Kota Pematangsiantar dan mengambil populasi sebanyak 60 dan menjadikan sampel sebanyak 30 responden, dari hasil penelitian dapat disimpulkan, (1). Peranan wanita pada pengolahan tanah berdasarkan tipe rumah 21 memiliki rata-rata peranan tertinggi dengan nilai 3,83 dengan pendapatan rata-rata pendapatan Rp876.540, sedangkan peranan wanita pada pengolahan tanah di tipe rumah 54 yang paling rendah dengan jumlah 2,00 dan rata-rata pendapatannya Rp1.047.324.. Sedangkan kendala dalam mengelola budidaya tanaman hias dapat dijelaskan bahwa kendala wanita dalam mengelola tanaman hias terbanyak yaitu modal sebanyak 16 responden dan memiliki frekuensi 53,33 sedangkan kendala paling sedikit yaitu jumlah permintaan dan harga tanaman bersifat fluktuatif sebanyak 4 responden dan memiliki frekuemsi 13,33. (2). Budidaya tanaman hias di pekarangan untuk kebutuhan fisiologis memiliki 8 responden dan kebutuhan yang paling banyak yaitu kebutuhan fisiologis sebanyak 8 responden dengan persentase 26,67%. (3). Curahan waktu wanita dalam budidaya tanaman hias dalam 1 minggu dengan rata-rata 38,43, sedangkan rata-rata curahan waktu wanita dalam kegiatan rumah dan pekerjaan lainnya dalam 1 minggu dengan rata-rata 39,32. Sehingga dapat disimpulkan curahan waktu wanita dalam kegiatan rumah dan pekerjaan lainnya lebih banyak daripada curahan waktu wanita pada budidaya tanaman hias. (4). Hasil pengujian terhadap 30 sampel menunjukkan korelasi Rank Spearman antara antara tingkat pendapatan tanaman hias dengan pendapatan keluarga adalah berhubungan nyata. Bentuk hubungannya positif, dengan tingkat keeratan hubungan yang tergolong kategori korelasi sedang yang dapat dilihat dari nilai correlation coefficient sebesar 0,590. This study aims to (1) determine the role and constraints experienced by women in cultivating ornamental plants in the yard of the house. (2) to determine the purpose and benefits of ornamental plant cultivation in the yard of the house (3) to determine the frequency and time spent by women and the length of time in ornamental plant cultivation in the yard (4) to determine the relationship between income from the yard and family income. May to June 2021 where the research area is determined purposively, namely in Pematangsiantar City and takes a population of 60 and makes a sample of 30 respondents, from the results of the study it can be concluded, (1). The role of women in land cultivation based on house type 21 has the highest average role with a value of 3.83 with an average income of IDR 876,540, while the role of women in land cultivation in house type 54 is the lowest with a total of 2.00 and an average The average income is Rp.1,047,324. Meanwhile, the constraints in managing ornamental plant cultivation can be explained that the most women's obstacle in managing ornamental plants is capital as many as 16 respondents and has a frequency of 53.33 while the least constraint is the number of requests and fluctuating plant prices as much as 4 respondents and has a frequency of 13.33. (2). The cultivation of ornamental plants in the yard for physiological needs has 8 respondents and the most physiological needs are 8 respondents with a percentage of 26.67%. (3). Women's time spent in cultivating ornamental plants in 1 week with an average of 38.43, while the average time spent by women in home and other work activities in 1 week with an average of 39.32. So it can be concluded that women spend more time in home and other work activities than women spend on ornamental plant cultivation. (4). The test results on 30 samples showed that the Spearman Rank correlation between the income level of ornamental plants and family income was significantly related. The form of the relationship is positive, with the level of closeness of the relationship belonging to the moderate correlation category which can be seen from the correlation coefficient value of 0.590. Peranan Wanita, Pendapatan, Tanaman Hias, Pekarangan
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) Di Divisi III Desa Naga Timbul PT. PP London Sumatra Indonesia Tbk Riskyani; Myrna Pratiwi Nasution; Syaifuddin; Robert Tua Siregar
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Agrilink Vol 5 No 2 Agustus 2023
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jak.v5i2.767

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor input antara lain pupuk, benih kelapa sawit dan hama berpengaruh atau tidak terhadap produktivitas kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Divisi III Desa Naga Timbul PT. PP London Sumatra Indonesia Tbk. Metode penelitian ini dilakukan dengan purporsive sampling dengan besarnya sampel ( size of sampel) sebesar 34 menggunakan data sekunder time series setiap semester selama dari tahun 2007 hingga tahun 2022 dengan cara wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah pendekatan fungsi produksi Cobb-Douglas dengan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil regresi dan analisis data penelitian diperoleh variabel pupuk menunjukkan pengaruh signifikan terhadap produktivitas kelapa sawit di Divisi III Desa Naga Timbul PT.PP London Sumatra Indonesia Tbk.  Sedangkan variabel hama dan benih tidak berpengaruh terhadap produktivitas kelapa sawit di Divisi III Desa Naga Timbul PT.PP London Sumatra Indonesia Tbk.   
PENGARUH BIAYA PEMELIHARAAN PADA KELAPA SAWIT RAKYAT TERHADAP PENDAPATAN USAHA TANI DI DESA DELI TUA KUTA Laura Juwita Pinem; Vrans Josua Simanjuntak; Syaifuddin; Sofiyan
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Agrilink Vol 5 No 2 Agustus 2023
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jak.v5i2.768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biaya pemeliharaan pada kelapa sawit rakyat terhadap pendapatan usaha tani di desa Deli Tua Kuta. Populasi dan sampel pada penelitian ini sebanyak 26 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kuantitatif dengan pengolahan data menggunakan regresi linear berganda. Berdasarkan data yang dihasilkan pada penelitian diperoleh Biaya tenaga kerja menunjukkan tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usaha tani, Biaya panen menunjukkan tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usaha tani dan Biaya pemupukan menunjukkan pengaruh signifikan terhadap pendapatan usaha tani di Desa Deli Tua Kuta Kecamatan Namo Rambe. 
Pengaruh Ukuran Polybag Terhadap Tanaman Caisim Hidroponik Menggunakan Media Tanam Cocopeat Vera Chania Putri; Ismadi Raharjo; Sekar Dwi Rizki
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Agrilink Vol 5 No 2 Agustus 2023
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jak.v5i2.769

Abstract

Tanaman sawi caisim merupakan salah satu tanaman yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia karena digunakan sebagai bahan sayuran dan obat-obatan. Oleh karena itu diperlukan budidaya yang baik untuk mampu mengahasilkan produktifitas sawi caisim yang optimal. Tulisan ini mempelajari bagaimana cara budidaya tanaman caisim hidroponik pada skala rumah tangga dengan meninjau pengaruh ukuran polybag sebagai wadah media tanamnya. Media tanam yang digunakan yaitu cocopeat, karena cocopeat merupakan bahan organik yang mudah didapatkan dan bernilai ekonomis. Penelitian dilakukan dengan penanaman caisim pada polybag dengan sistem irigasi tetes. Pengamatan dilakukan terhadap morfologi tanaman caisim yaitu tinggi tanaman dan jumlah daun dengan cara pengukuran pada hari ke-10, 17, 24, dan 31. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran polybag ternyata berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman. Semakin besar ukuran polybag memberikan hasil tanaman yang lebih optimal. Hal ini dikarenakan kemampuan dari media tanam dengan ukuran polybag yang lebih besar dapat bekerja lebih efektif dalam proses pertumbuhan tanaman. Metabolisme yang terjadi di dalam tanaman berjalan dengan baik sehingga energi yang dihasilkan dan karbohidrat yang disuplai memenuhi untuk proses pertumbuhan tanaman.
ANALISIS SENSITIFITAS TERHADAP KELAYAKAN FINASIAL PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT DI DESA RAMBAH KEC RAMBAH HILIR KABUPATEN ROKAN HULU (Studi kasus : Perkumpulan Perkebun Swadaya Kelapa Sawit Rambah Rokan Hulu) Saprida
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Agrilink Vol 5 No 2 Agustus 2023
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jak.v5i2.770

Abstract

Analisis Sensitivitas Terhadap Kelayakan Finansial Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Di Desa Rambah Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu. Universitas Prima Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis Sensitivitas Terhadap Kelayakan Finansial Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Di Desa Rambah Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu. Populasi dalam penelitian ini adalah para Petani Kelapa Sawit Di Desa Rambah Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu yang berjumlah 100 KK. Sampel dalam penelitian ini adalah 31 KK. Teknik pengambilan sampel responden dilakukan dengan teknik simple random sampling yang mengandung makna bahwa tiap elemen populasi memiliki kesempatan yang sama menjadi sampel. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara kuesioner, wawancara serta dokumentasi. Net Present Value (NPV), Net Benefit Rasio (B/C), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP) dan Analisys Sensitivity. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Net Present Value (NPV) bernilai positif, pada Net Benefit Rasio (B/C diperoleh sebesar 1,90 Net B/C>1) maka usaha perkebunan kelapa sawit yang menggunakan bibit kelapa sawit bersertifikat layak untuk dikembangkan, Internal Rate of Return (IRR) sebesar 35,91% maka layak untuk di kembangkan, dan Payback Period (PP) selama 3 tahun 8 bulan, Analisa Sensitivitas terhadap Penurunan Harga 10% diperoleh Net Benefit Rasio (B/C sebesar 1,49 Net B/C>1, Internal Rate of Return (IRR) sebesar 26,26% dan Payback Period (PP) selama 4 tahun 3 bulan. Analisa Sensitivitas terhadap Kenaikan Biaya 10% diperoleh Net Benefit Rasio (B/C sebesar 1,65 Net B/C>1, Internal Rate of Return (IRR) sebesar 31,43% dan Payback Period (PP) selama 3 tahun 10 bulan.
ANALISIS KOMPARASI TINGKAT PENDAPATAN USAHA TANI KOPI DENGAN SISTEM POLA MACAM TANAM MONOKULTUR DAN POLIKULTUR (Studi kasus : Di Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi) Wahyunita Sitinjak; Martua Siadari; Rindi Wiranda
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Agrilink Vol 5 No 2 Agustus 2023
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jak.v5i2.771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Untuk menganalisis perbedaan tingkat pendapatan petani pada usaha polikultur kopi dengan usaha monokultur kopi Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi. (2) Untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani pada usaha polikultur kopi dengan usaha monokultur kopi Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi.  Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive sampling) yaitu di Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, sementara dalam penentuan responden penelitian menggunkaan teknik (snowball sampling). Pengambilan Data dilakukan melalui wawancara langsung dengan panduan kuisoner (teknik analisis menggunakan teknik kuantitatif). Hasil penelitian ini adalah Pendapatan usahatani kopi menggunakan sistem polikultur lebih besar dibandingkan dengan pendapatan usahatani kopi menggunakan sistem monokultur dimana dapat dibuktikan bahwa rata-rata pendapatan usaha tani kopi dengan menggunakan sistem polikultur per rante sebesar Rp.1.360.444 sedangkan rata-rata pendapatan usaha tani kopi dengan menggunakan sistem monokultur per rante sebesar Rp.599.231. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi pada pendapatan usaha tani kopi yang ditanam dengan sistem pola tanam polikultur dan monokultur pada taraf kepercayaan 95%  adalah biaya tenaga kerja (X5), dan dummy tumpangsari (X6) dimana artinya dengan adanya penambahan tenaga kerja sebesar 1% akan memberikan pendapatan sebesar 0,786 % dan dengan adanya penambahan dummy tumpangsari sebesar 1% akan memberikan pendapatan sebesar 0,655%.    
ANALISIS KELAYAKAN USAHA KREATIFITAS DAERAH WISATA LUMBAN JULU (Studi Kasus : di Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba) Roeskani Sinaga; Romauli Simanjuntak; Jhonson A Marbun; Lisboin Efendi Malau
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Agrilink Vol 5 No 2 Agustus 2023
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jak.v5i2.772

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha homestay dan usaha keripik andaliman yang terdapat di daerah wisata Lumban Julu, Kabupaten Toba. Adapun penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2023 sampai dengan bulan Juni 2023 di Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Adapun penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis data yaitu Return Cost Ratio (R/C) dengan jumlah responden sebanyak 22 orang, yang terdiri dari 21 masyarakat pengelola homestay dan 1 masyarakat pemilik usaha keripik andaliman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa usaha homestay di Kecamatan Lumban Julu memperoleh nilai R/C sebesar 0,07 sehingga dapat diketahui bahwa usaha homestay tidak layak untuk dijalankan. Adapun faktor yang menyebabkan jumlah pengeluaran lebih tinggi dibandingkan penerimaan pada usaha homestay di Kecamatan Lumban Julu adalah karena masih usaha ini masih berjalan selama 3 tahun sehingga usianya masih muda dan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengembalikan modal yang telah dikeluarkan. Disamping itu masyarakat pengelolaan homestay juga kurang memahami starategi dalam pengembangan usaha homestay. Hasil analisis kelayakan usaha keripik andaliman memperoleh nilai R/C sebesar 3,4 yang menunjukkan bahwa usaha ini menguntungkan dan layak untuk dijalankan.    
Peran Pendamping Penyuluh Swasta Terhadap Sumber Daya Petani Sawit Mandiri Menuju Regeneratif Agricultural (RAG) di Nagori Pematang Kerasaan Kabupaten Simalungun Ramainim Saragih; Ummu Harmain; Hotmantuah; Debora Sari Hutahean
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Agrilink Vol 5 No 2 Agustus 2023
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jak.v5i2.773

Abstract

Peran pendampingan penyuluh pertanian dapat menjadi sarana sosialisasi kebijakan yang efektif untuk mendorong pembangunan pertanian dalam situasi petani yang tidak mampu mencapai tujuan karena keterbatasan pengetahuan dan wawasan. penyuluh menempati posisi yang penting sebagai agen perubahan. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis dampak pendamping penyuluh swasta terhadap peningkatan sumber daya petani sawit swadaya menuju pertanian berkelanjutan. Sifat dari penelitian ini adalah kualitatif di mana metode yang digunakan adalah dengan menggali informasi yang mendalam dari para informan terutama petani dan penyelengara penyulugan atau penyuluh swasata langsung. Dari hasil penelitian ditemukan aspek dampak penyuluh swasta yaitu aspek peningkatan sumber daya petani sawit swadaya menuju pertanian berkelanjutan, aspek ekonomi aspek pengetahuan, aspek sosial kapital penyuluh swasta