cover
Contact Name
Wahyunita Sitinjak
Contact Email
jurnalagrilink@gmail.com
Phone
+6281285220734
Journal Mail Official
jurnalagrilink@gmail.com
Editorial Address
Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Simalungun Jl Sisingamangaraja Pematangsiantar
Location
Kota pematangsiantar,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik)
Published by Universitas Simalungun
ISSN : -     EISSN : 23026510     DOI : https://doi.org/10.36985/jak
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian adalah sebuah jurnal berkalah ilmiah yang diterbitkan oleh Program Sudi Agribisnis Fakultas Pertanian USI. Jurnal ini meliputi hasil penelitian dan gagasan pemikiran dengan tema-tema sebagai berikut: 1. Manajemen agribisnis 2. Sosial ekonomi pertanian 3. Pengembangan mutu agribisnis 4. Kebijakan pertanian, usaha tani 5. Studi kelayakan pertanian
Articles 70 Documents
Perbedaan Pendapatan Usaha Tani Pembibitan Ikan Nila Hormon dengan Ikan Nila Lokal (Studi Kasus: Desa Wonorejo, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun) Jhonson Marbun; Martua Siadari; Dian Irsani Pratama
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Agrilink Vol 3 No 1 Februari 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.948 KB) | DOI: 10.36985/jak.v3i1.208

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pendapatan pada usaha tani pembibitan ikan nila hormon dengan non hormon di Desa Wonorejo,Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun. Responden dalam penelitian ini ada 28 responden. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan perbedaan pendapatan sebesar Rp.76.782.003 untuk usaha tani pembibitan Ikan Nila Hormon sedangkan Rp.58.141.902 untuk usaha tani pembibitan Ikan Nila Non-Hormon. Uji beda rata-rata pendapatan mendapatkan ada perbedaan pendapatan usaha tani pembibitan ikan nila hormon dan usaha pembibitan ikan nila non hormon dapat diterima secara nyata dibuktikan dengan nilai sig-t 0,007 < 0,05
NILAI TAMBAH DAN KELAYAKAN PENGOLAHAN AREN MENJADI KOLANG KALING (Studi Kasus : Desa Tumbukan Dalig, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara) Friska Juliana Simbolon; Meylin Kristina Saragih; Rini Bornita br. Hombing
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Agrilink Vol 3 No 1 Februari 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.209 KB) | DOI: 10.36985/jak.v3i1.209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengolahan aren menjadi kolang kaling, untuk mengetahui nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan aren menjadi kolang kaling, untuk menganalisis pendapatan pengolahan aren menjadi kolang kaling, untuk menganalisis tingkat kelayakan usaha pengolahan aren menjadi kolang kaling. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposiveatau sengaja. Pengambilan sampel penelitian menggunakan metode sensus, dengan sampel penelitian sebanyak 21orang.Pada hasil penelitian diperoleh tahapan pengolahan aren menjadi kolang kaling terdiri dari 6 tahapan yaitu, 1. penyediaan bahan baku, 2. pemilihan aren, 3. pengupasan kulit luar dengan cara merebus, 4. pengambilan kolang kaling, 5. perendaman kolang kaling, 6. pemipihan kolang kaling.Biaya produksi pengolahan aren menjadi kolang kaling sebesar Rp 958.637,57, penerimaan pengolahan aren menjadi kolang kaling sebesar Rp 2.400.000, pendapatan pengolahanaren menjadi kolang kaling sebesar Rp 1.441.362,44 per bulan.. Nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan aren menjadi kolang kaling tergolong tinggi dengan ratio nilai tambah sebesar 61,96 % atau ≥ 50%. Kelayakan usaha pengolahan aren menjadi kolang kaling di daerah penelitian layak untuk diusahakan,ini terlihat dengan nilai R/C rasio sebesar 2,50 > 1, BEP produksi adalah sebesar 239,66 (produksi > BEP Produksi yaitu 600,00 kg > 239,66 kg) dan BEP harga yaitu sebesar Rp 4.000,00 (harga jual > BEP Harga yaitu Rp 4.000 > Rp 1.597,72)
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH (Studi Kasus di Kelurahan Tong Marimbun, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematang Siantar) Romauli Simanjuntak; HotmanTuah Purba; Marojaan Candro Sitorus
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Agrilink Vol 3 No 1 Februari 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.886 KB) | DOI: 10.36985/jak.v3i1.210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh luas lahan, tenaga kerja,dan modal terhadap produksi padi sawah di Kelurahan Tong Marimbun Kecamatan Siantar Marimbun.Data yang digunakan adalah data primer yang di peroleh dari masyarakat petani padi sawah dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden, untuk mengetahui pengaruh dari luas lahan, tenaga kerja, dan modal dengan metode regresi linier berganda, sedangkan metode yang digunakan untuk menentukan kelayakan dengan perbandingan penerimaan dan biaya(R/C).Hasil Penelitian menunjukkan bahwa usahatani padi sawah dari keempat variabel secara bersama-sama ketiga variabel yaitu luas lahan, tenaga kerja, dan modal berpengaruh nyata terhadap produksi usahatani padi sawah di Kelurahan Tong Marimbun Kecamatan Siantar Marimbun.Secara persial dari keempat variabel bebas menunjukan bahwa luas lahan berpengaruh nyata, tenaga kerja berpengaruh nyata, dan biaya pupuk berpengaruh nyata terhadapa produksi usahatani padi sawah. Sedangkan biaya pestisida tidak berpengaruh nyata terhadap produksi usahatani padi sawah di Kelurahan Tong Marimbun Kecamatan Siantar Marimbun.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa usahatani padi sawah di Kelurahan Tong Marimbun Kecamatan Siantar Marimbun layak dikembangkan dengan nilai R/C 2,04, artinya setiap pengeluaran sebesar Rp 1 akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp 2,04. Dengan pendapatan rata-rata per usahatani sebesar Rp 5.327.206
ANALISIS PENGARUH BIAYA PEMUPUKAN TANAMAN DAN BIAYA PANEN TERHADAP PENDAPATAN PETANI (Studi Kasus Pada Petani Kelapa Sawit di Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat) Saprida; Wilson Saruksuk
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Agrilink Vol 3 No 1 Februari 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.393 KB) | DOI: 10.36985/jak.v3i1.211

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh biaya pemupukan tanaman terhadap pendapatan petani, dan Untuk mengetahui pengaruh biaya panen terhadap pendapatan petani. Pengambilan sampel dilakukan kepada petani kelapa sawit dengan sampel sebanyak 100 responden. Metode analisis yang dilakukan adalah dengan metode analisis regresi linear berganda, pengelolahan data dibantu oleh sofware (SPSS) Versi 25. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus-September 2020.Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa 1). Usia yang paling banyak memiliki kebun kepala sawit yaitu usia 41-50 tahun, 2). Jenis kelamin yang paling dominan yaitu laki-laki sebesar 73%, 3). Petani juga mulai bertani >6 tahun sebesar 62%, 4). Dan luas lahan yang di miliki petani kelapa sawit rakyat yaitu sebesar 4 - 6 ha sebanyak 63%, 5). Status lahan yang dikelola petani kelapa sawit adalah lahan sewa sebayak 51%
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN BIBIT UNGGUL DURIAN BINTANA (Durio zibethinus) DI UPT. BIH GEDUNG JOHOR DINAS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA PROVINSI SUMATERA UTARA Nelly M R Sinaga; A Effendi Lubis; Mutiara Pradila
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Agrilink Vol 3 No 1 Februari 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.135 KB) | DOI: 10.36985/jak.v3i1.212

Abstract

Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui (1) proses dan Teknik pembibitan bibit unggul Durian Bintana (Durio zibethinus), (2) faktor-faktor internal dan eksternal dalam pemasaran bibit unggul Durian Bintana (Durio zibethinus), (3) mengidentifikasi faktor-faktor strategis dan alternatif strategi yang dapat diterapkan dalam pemasaran bibit unggul Durian Bintana (Durio zibethinus, (4) menentukan prioritas strategi yang dapat diterapkan dalam pemasaran bibit unggul Durian Bintana (Durio zibethinus). Penelitian dilakukan di Unit Pelaksana Teknis Benih Induk Hortikultura Gedung Johor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara pada bulan Juli-September 2020. Analisis data menggunakan matriks SWOT dan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Teknik perbanyakan pembibitan durian bintana dilakukan dengan perbanyakan vegetatif. (2) Faktor internal dan faktor eksternal di UPT. BIH Gedung Johor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara, Faktor Internal : Produk, Tenaga kerja, Harga, Promosi.Faktor Eksternal : Pemerintah, Konsumen, Pesaing, Teknologi. (3) Faktor-faktor strategis dalam pemasaran bibit unggul durian bintana di UPT. BIH Gedung Johor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara Kekuatan : Produk bersertifikat, Kelemahan : Keterlambatan pencairan anggaran, Peluang : Kerjasama dengan instansi pemerintah/swasta, Ancaman : Konsumen yang lebih memilih bibit durian varietas lain. Alternatif strategi yang dapat diterapkan dalam memasarkan bibit durian unggul bintana di UPT. BIH Gedung Johor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara yaitu:mengoptimalkan penggunaan berbagai media untuk media promosi,tetap menjaga kepercayaan konsumen dengan kualitas produk, menjalin kerjasama dengan dengan penangkar bibit durian lokal, menjalin kemitraan dengan pemerintah baik negeri maupun swasta, meningkatkan daya saing produk serta promosi. (4) Prioritas strategi yang dapat diterapkan dalam pemasaran bibit unggul Durian Bintana di UPT. BIH Gedung Johor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara berdasarkan analisis QSPM ialah menjalin kemitraan dengan Pemerintah baik negeri maupun swasta dengan STAS/Sum Total Attractive Score (Jumlah Total Nilai Daya Tarik) 6,164, menjalin kerjasama dengan penangkar bibit durian lokal dengan STAS/Sum Total Attractive Score (Jumlah Total Nilai Daya Tarik) 6,065, mengoptimalkan penggunaan berbagai media untuk media promosi STAS/Sum Total Attractive Score (Jumlah Total Nilai Daya Tarik) 5,504
PENGARUH UPAH DAN PREMI TERHADAP KEPUASAN KERJA PEMANEN KELAPA SAWIT DI PTPN II KEBUN LIMAU MUNGKUR KABUPATEN DELI SERDANG Putrisina; David Jekson Damanik
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Agrilink Vol 3 No 2 Agustus 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.153 KB) | DOI: 10.36985/jak.v3i2.298

Abstract

Sumber Daya Manusia (SDM) perlu dikelola secara baik dan profesional agar dapat tercipta keseimbangan antara kebutuhan SDM dengan tuntutan serta kemajuan bisnis perusahaan. Salah satu aspek penting dalam proses pengembangan karyawan adalah aspek kepuasan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kepuasan kerja tenaga kerja pemanen kelapa sawit dan menganalisis pengaruh upah dan premi terhadap kepuasan kerja tenaga kerja pemanen kelapa sawit di PTPN II Kebun Limau Mungkur, Kabupaten Deli Serdang. Penelitian dilakukan dengan cara purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 41 orang pemanen. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kepuasan kerja tenaga kerja pemanen kelapa sawit pada kategori kurang puas. Hasil estimasi regresi berganda menunjukkan bahwa upah dan premi secara parsial dan serentak berpengaruh secara nyata terhadap kepuasan kerja tenaga kerja pemanen kelapa sawit di PTPN II Kebun Limau Mungkur Human Resources (HR) need to be managed properly and professionally in order to create a balance between HR needs and the demands and progress of the company's business. One important aspect in the employee development process is the aspect of job satisfaction. The purpose of this study was to identify the job satisfaction of oil palm harvesters and to analyze the influence of wages and premiums on job satisfaction of oil palm harvesters at PTPN II Kebun Limau Mungkur, Deli Serdang Regency. The research was conducted by purposive sampling with a total sample of 41 harvesters. The analytical method used is descriptive analysis and multiple linear regression. The results of the study concluded that the job satisfaction of oil palm harvesters was in the less satisfied category. The results of multiple regression estimates show that wages and premiums partially and simultaneously significantly affect the job satisfaction of oil palm harvesters at PTPN II Kebun Limau Mungkur
ANALISIS PENDAPATAN USAHA TANI JAHE KECAMATAN PEMATANG PURBA KABUPATEN SIMALUNGUN Marlan; Wahyunita Sitinjak; Yufan Marpaung
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Agrilink Vol 3 No 2 Agustus 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (813.162 KB) | DOI: 10.36985/jak.v3i2.299

Abstract

Penelitian tentang analisis pendapatan usahatani jahe di tingkat petani, dilakukan di Kecamatan Pematang Purba. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pendapatan usahatani jahe. Teknik pengambilan sampel yakni dilakukan secara “purposive”. Objek pengambilan sampel penelitian dilakukan terhadap anggota kelompok tani yang berjumlah 30 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif studi kasus/lapangan. Sedangkan untuk melihat analisis pendapatan usahatani jahe menggunakan rumus R/C ratio, dan profitabilitas yang menjadi acuan suatu pendapatan dan kelayakan usahatani yang dijalankan di kelompok tani. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di Kecamatan Pematang Purba, dapat disimpulkan bahwa usahatani jahe tersebut menguntungkan dan layak untuk diusahakan dengan pendapatan sebesar Rp 20.805.620, produk sebesar 909,00 kg, harga sebesar Rp Rp 40.000.000/kg, R/C ratio 2, dan profitabilitas usahatani jahe dalam penelitian ini sebesar 2%. Upaya meningkatkan pendapatan usahatani sebaiknya petani jahe menerapkan teknologi terbaru dan menambah luasan tanam untuk meningkatkan produksi jahe. Research on the analysis of ginger farming income at the farmer level, was conducted in Pematang Purba District. The purpose of this study was to analyze the income of ginger farming. The sampling technique is done by "purposive". The object of the research sampling was carried out on members of the farmer group, which amounted to 30 people. The method used in this research is a descriptive case/field study method. Meanwhile, to see the analysis of ginger farming income using the formula R/C ratio, BEP and profitability which is the reference for income and the feasibility of farming carried out in farmer groups. Based on the results of research that has been carried out in Pematang Purba District, it can be concluded that ginger farming is profitable and feasible to be cultivated with an income of Rp. 20,805,620, BEP for products of 909.00 kg, BEP for prices of Rp. 40,000,000./kg, R/C ratio 2, and the profitability of ginger farming in this study was 2%. Efforts to increase farm income, ginger farmers should apply the latest technology and increase the planting area to increase ginger production.
ANALISIS NILAI TAMBAH UBI KAYU SEBAGAI BAHAN BAKU KERIPIK SINGKONG DI DESA NAGORI DOLOK KECAMATAN SILOUKAHEAN Hotman Tuah; Romauli Simanjuntak; Sudiropiando Purba
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Agrilink Vol 3 No 2 Agustus 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.258 KB) | DOI: 10.36985/jak.v3i2.301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar nilai tambah ubi sebagai bahan baku keripik singkong oleh pengusaha sekaligus petani dan pengusaha bukan petani. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif. Penentuan tempat penelitian dilakukan oleh peneliti sendiri dengan alasan tempat penelitian adalah tempat tinggal peneliti yaitu desa Nagori Dolok Kecamatan Silou kahean Kabupaten Simalungun. Nilai tambah pengolah ubi kayu menjadi keripik singkong untuk kelompok pengusaha sekaligus petani mulai dari pencabutan sampai dengan pengemasan memperoleh nilai tambah Rp/hari sampai dengan Rp/Bulan selama 30 hari. Untuk kegiatan pencabutan memiliki nilai tambah sebesar Rp 29.362/hari sehingga diperoleh nilai tambah dalam satu bulan (30 hari) sebesar Rp 29.362 dikali 30 hari menjadi Rp 880.860. Keuntungan yang diperoleh dalam satu kali produksi sebesar Rp 104.305,58/hari. Jika dihitung dalam satu bulan (30 hari) yaitu Rp 104.305,58 x 30 hari = Rp 3.129.267,4 Nilai tambah pengolaha ubi kayu menjadi keripik singkong untuk kelompok pengusaha bukan petani pembelian sampai pengemasan. Untuk kegiatan pembelian memiliki nilai tambah sebesar Rp 26.792/hari sehingga diperoleh nilai tambah dalam satu bulan (30 hari) sebesar Rp 26.792 dikali 30 hari menjadi Rp 803.760. Untuk bahan baku ubi kayu daam satu kilo gram ubi memperoleh harga Rp 3.000 sehingga untuk 20 Kg bahan baku harga bahan baku menjadi Rp 60.000. dengan nilai total biaya sebesar Rp 255.694,42 untuk bahan baku 20Kg. Sehingga dapat diperoleh untuk 1kg bahan baku total biaya yang diperlukan menjadi Rp 12.784,72 hal ini dapat dihitung dari jumlah total biaya Rp 255.694,42 : 20Kg = Rp 12.784,72 Keuntungan yang diperoleh dalam satu kali produksi sebesar Rp 44.305,58/hari. Maka dalam 30 hari produksi keuntungan yang diperoleh adalah Rp 44.305,58 x 30 hari = Rp 1.329.167,4 This study aims to determine how much added value of sweet potato as raw material for cassava chips by entrepreneurs as well as farmers and non-farmers entrepreneurs. This research was conducted using descriptive method. The determination of the place of research was carried out by the researcher himself on the grounds that the place of research was the residence of the researcher, namely the village of Nagori Dolok, Silou Kahean District, Simalungun Regency. The added value of processing cassava into cassava chips for groups of entrepreneurs as well as farmers, starting from extraction to packaging, gets an added value of Rp./day up to Rp./month for 30 days. The revocation activity has an added value of Rp 29,362/day so that the added value in one month (30 days) is Rp 29,362 multiplied by 30 days to Rp 880,860. The profit obtained in one production is Rp. 104,305.58/day. If it is calculated in one month (30 days) that is IDR 104,305.58 x 30 days = IDR 3,129,267.4 The added value of processing cassava into cassava chips for groups of non-farmer entrepreneurs from purchasing to packaging. Purchasing activities have an added value of Rp. 26,792/day so that the added value in one month (30 days) is Rp. 26,792 multiplied by 30 days to Rp. 803,760. For raw materials for cassava in one kilo gram of sweet potatoes, the price is Rp. 3,000, so for 20 Kg of raw materials, the price of raw materials is Rp. 60,000. with a total cost of Rp. 255,694.42 for 20Kg of raw materials. So that it can be obtained for 1 kg of raw materials the total cost required is Rp. 12,784.72, this can be calculated from the total cost of Rp. 255,694.42: 20Kg = Rp. 12,784.72 The profit obtained in one production is Rp. 44,305.58/day. So in 30 days of production the profit obtained is Rp. 44,305.58 x 30 days = Rp. 1,329,167.4
ANALISIS PREMI, UPAH DAN USIA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PANEN DI PT. BAHRUNY KEBUN KP-BG DESA KWALA PASILAM KECAMATAN PADANG TUALANG Bayu Ihza Mahendra; Salman Fariz
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Agrilink Vol 3 No 2 Agustus 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.358 KB) | DOI: 10.36985/jak.v3i2.302

Abstract

Kinerja karyawan panen memegang peranan penting pada perusahaan kelapa sawit, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis premi, upah dan usia terhadap kinerja karyawan panen di PT. Bahruny Kebun KP-BG Desa Kwala Pasilam Kecamatan Padang Tualang. mendeskripsikan kinerja karyawan PT. Bahruny Kebun KP-BG Desa Kwala Pasilam Kecamatan Padang Tualang, dan menganalisis pengaruh premi, upah, dan usia terhadap kinerja karyawan PT. Bahruny Kebun KP-BG Desa Kwala Pasilam Kecamatan Padang Tualang. Penelitian dilaksanakan di PT. Bahruny Kebun KP-BG Desa Kwala Pasilam Kecamatan Padang Tualang Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Metode penelitian menggunakan studi literatur mengenai Analisis Premi, Upah Dan Usia Terhadap Kinerja Karyawan. Ulasan literatur menunjukkan bahwa peranan premi, upah dan usia mempengaruhi kienrja karyawan panen. The performance of harvest employees plays an important role in oil palm companies, this study aims to analyze premiums, wages and age on the performance of harvest employees at PT. Bahruny KP-BG Gardens, Kwala Pasilam Village, Padang Tualang District. describe the performance of employees of PT. Bahruny Kebun KP-BG Kwala Pasilam Village, Padang Tualang District, and analyzed the effect of premiums, wages, and age on the performance of PT. Bahruny KP-BG Gardens, Kwala Pasilam Village, Padang Tualang District. The research was conducted at PT. Bahruny KP-BG Gardens, Kwala Pasilam Village, Padang Tualang District, Langkat Regency, North Sumatra. The research method uses a literature study on the analysis of premiums, wages and age on employee performance. Literature review shows that the role of premiums, wages and age affect the performance of harvest workers.
ANALISIS KELAYAKAN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI KENTANG : ( STUDI KASUS DI NAGORI GAJAH, KECAMATAN BERASTAGI, KABUPATEN TANAH KARO ) Roeskani Sinaga; Linda Reni Suriani Purba; Wasida Ginting
Jurnal Agrilink : Kajian Agribisnis dan Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian (Edisi Elektronik) Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Agrilink Vol 3 No 2 Agustus 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.451 KB) | DOI: 10.36985/jak.v3i2.303

Abstract

Nagori Gajah Kecamatan Berastagi merupakan salah satu Nagori yang terletak di Kabupaten Tanah Karo, yang sangat berpotensi dalam pengembangan usahatani kentang. Usahatani kentang menjadi mata pencaharian masyarakat di Nagori Gajah Kecamatan Berastagi. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui apakah usahatani kentang menguntungkan dan layak dikembangkan, dan (2) untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani kentang. Hasil penelitian ini menunjukkan : (1) Usahatani kentang di Nagori Gajah Kecamatan Berastagi menguntungkan dan layak dikembangkan, dengan nilai R/C sebesar 4,44 yang artinya korbanan sebesar Rp 1,- dapat memberikan hasil lebih sebesar Rp 4,44. Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani kentang adalah luas lahan, jumlah pupuk, jumlah pestisida, biaya tenaga kerja dan pengalaman usahatani. Variable luas lahan, jumlah pupuk dan jumlah pestisida berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani kentang dan memiliki nilai positif. Dimana setiap penambahan luas lahan 1 rante akan meningkatkan pendapatan sebesar Rp 2.515.928,74, penambahan penggunaan pupuk sebesar 1 kg akan meningkatkan pendapatan sebesar Rp 19.335,57 dan penambahan penggunaan pestisida sebesar 1 liter akan meningkatkan pendapatan sebesar Rp 1.212.612,47. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa usahatani kentang menguntungkan dan layak dikembangkan serta masih memiliki peluang untuk peningkatan penggunaan faktor produksi. great potential in developing potato farming. Potato farming is the livelihood of the people in Nagori Gajah, Berastagi District. The purpose of this studi are: (1) to find out of potato farming is profitable and feasible to develop, and (2) to find out of the factors that affect the income of potato farming. The results of research in Nagori Gajah: (1) Potato farming in Nagori Gajah, Berastagi District is profitable and feasible to develop, with an R / C ratio of 4.44, which means that a sacrifice of Rp. 1, - can give income Rp. 4,44. The factors that influence the income of potato farming are land area, amount of fertilizer, amount of pesticide, labor cost and farming experience. Variable land area, fertilizers and pesticides have a significant effect on the income of potato farmers and have a positive value. Where each additional land area of ​​1 rante will increase income by IDR 2,515,928.74, additional use of 1 kg of fertilizer will increase income by IDR 19,335.57 and additional use of 1 liter of pesticides will increase income of IDR 1,212,612.47. From the results of research in Nagori Gajah, it was concluded that potato farming was profitable and feasible to develop and still had the opportunity to increase the use of production factors.