cover
Contact Name
Sugi Widyastuti
Contact Email
wmmj.unwar@gmail.com
Phone
+6287861861172
Journal Mail Official
wmmj.unwar@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa Gedung F2 Lantai 3 Jalan Terompong No. 24, Tanjung Bungkak, Sumerta, Denpasar Timur, Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Warmadewa Minesterium Medical Journal
Published by Universitas Warmadewa
ISSN : 28290127     EISSN : 28286138     DOI : https://doi.org/10.22225
WMMJ (Warmadewa Minesterium Medical Journal) is a peer-reviewed medical journal that published research articles and theoretical articles in medical science. This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. It aims is to provide a place for academics and practitioners to publish original research articles, review articles, and book reviews. The scope of this journal area any topics concerning medical studies in all aspects. WMMJ (Warmadewa Minesterium Medical Journal) published by Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa 3 times a year. WMMJ (Warmadewa Minesterium Medical Journal) is available in print and online version. WMMJ (Warmadewa Minesterium Medical Journal) is Available online at https://www.ejournal.warmadewa.ac.id/index.php/wmmj/index, since Volume 1 No 1 January, 2022.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2022): January" : 5 Documents clear
Pelatihan Teknik Imobilisasi Cedera Leher Kepada Pelatih dan Official Cabang Balap Motor di KONI Kabupaten Badung Tanjung Subrata
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 1 No. 1 (2022): January
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.695 KB)

Abstract

Aktivitas fisik berupa kompetisi olahraga memiliki resiko cedera dari yang ringan, berat hingga fatal. Salah satu cedera yang berakibat fatal adalah cedera leher (neck injury), yang mana dapat mengakibatkan kematian, kelumpuhan maupun cedera menahun. Salah satu cabang olahraga (cabor) yang berpotensi menimbulkan cedera leher adalah Balap Motor. Kecepatan dan ketepatan dalam memberikan pertolongan akan sangat mempengaruhi proses penyembuhan cedera tersebut, sebaliknya keterlambatan dan kesalahan dalam memberi pertolongan pertama pada cedera leher dapat memperparah cedera bahkan dapat menimbulkan komplikasi yang lebih parah, bahkan kematian. Agar dapat mencegah terjadinya hal tersebut diperlukan pelatihan kepada pelatih dan official cabang olahraga Balap Motor, karena merekalah yang akan mendampingi atlet selama pertandingan, sehingga kecepatan dan ketepatan mereka dalam memberikan pertolongan pada cedera akan sangat mempengaruhi proses cedera tersebut. Pelatihan yang diberikan berupa teknik imobilisasi cedera leher serta teknik evakuasi korban, yang diharapkan dapat meningkatakan kemampuan pelatih dan official untuk memberikan pertolongan pertama pada cedera leher. Mitra dalam program ini adalah pelatih dan official cabor Balap Motor KONI Kabupaten Badung. Target luaran dari program tersebut adalah video kegiatan, serta publikasi di media cetak dan online. Hasil pre-post test menunjukan peningkatan pengetahuan sebesar 18.3%, dan dari praktek tehnik immobilisasi dan evakuasi pasien, semua peserta mampu mempraktekan dengan benar. Kata kunci: teknik imobilisasi, cedera leher, pelatih dan official, balap motor
Pemberdayaan Warga Binaan Pemasyarakatan Wanita dalam Manajemen Stres di Lapas Kelas IIB Tabanan Putu Asih Primatanti
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 1 No. 1 (2022): January
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.912 KB)

Abstract

Warga binaan pemasyarakatan (WBP) merupakan salah satu kelompok rentan (vulnerable population), yang memiliki risiko terjadinya permasalahan kesehatan, baik fisik maupun mental. Permasalahan mental merupakan permasalahan yang cukup sering terjadi, mulai stres sampai laporan kasus percobaan perlukaan diri bahkan percobaan bunuh diri beberapa kali dilaporkan. Hal inilah menjadikan bahwa kesehatan mental di Lapas bukan lagi merupakan “low priority issue”, namun harus diprioritaskan untuk dilakukan intervensi. Salah satu cara yang dilakukan menghadapi hal ini adalah dengan pemberdayaan WBP dalam manajemen stress. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan WBP tentang stres, meningkatkan kemampuan melakukan manajemen stress dan memiliki keterampilan kerja. Metode yang digunakan dalam program pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan pengetahuan dan pelatihan kepada WBP dalam mengelola stress dan keterampilan kerja. Pelaksanaan program pelatihan ini diawali dengan pemberian materi mengenai stress dan teknik manajemen stress melalui progressive muscle relaxation (PMR), kemudian dilanjutkan latihan PMR dan latihan pembuatan kue. Seluruh kegiatan mulai dari pemberian pengetahuan mengenai stress, pelatihan PMR, dan keterampilan kerja terbukti meningkatkan pengetahuan WBP tentang stress, menurunkan skor self reporting questionnaire-20 (SRQ-20), serta meningkatkan skor WHO quality of life-BREF (WHOQOL-BREF). Latihan PMR secara teratur dengan cara melakukan kontraksi pada otot, lalu dilepaskan dapat menimbulkan relaksasi sehingga meringankan stres yang dialami oleh WBP.
Program Kemitraan Masyarakat Kesehatan Pariwisata dan Spokesperson di Rumah Sakit Surya Husadha Nusa Dua Made Indra Wijaya
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 1 No. 1 (2022): January
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.012 KB)

Abstract

Kasus COVID-19 menimpa warga negara Indonesia pertama kali pada tanggal 2 Maret 2020. Semenjak itu Indonesia memasuki masa pandemi COVID-19 yang bertahan hingga lebih dari setahun. Pandemi COVID-19 yang berkepanjangan memberikan dampak yang sangat buruk pada dunia pariwisata di Bali yang pada akhirnya berimbas pada dunia perekonomian. Meskipun berkepanjangan, masa pandemi COVID-19 akan berlalu dan kegiatan pariwisata di Bali akan berangsur-angsur pulih kembali. Pemerintah menetapkan tiga zona hijau sebagai prioritas pembukaan kembali pariwisata bagi turis asing, yaitu Sanur, Nusa Dua, dan Ubud. Tujuan program kemitraan masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kesehatan pariwisata sesuai dengan body of knowledge yang dikembangkan oleh The International Society of Travel Medicine (ISTM) dan spokesperson di Rumah Sakit Surya Husadha Nusa Dua. Mitra pengabdian masyarakat adalah tenaga kesehatan, yang meliputi dokter, perawat, bidan, dan apoteker, dan tenaga manajerial. Kegiatan diawali dengan bimbingan teknis (bimtek) pada tanggal 8 Juni 2021 secara daring menggunakan zoom cloud meeting. Peserta bimtek adalah mitra pengabdian masyarakat. Materi bimtek meliputi Travel Medicine Resources dan Pretravel Consultation. Bimtek dilanjutkan selama lima kali pertemuan dengan materi-materi yang sesuai dengan ISTM body of knowledge serta materi khusus tentang spokesperson. Kegiatan diakhiri dengan visitasi ke Rumah Sakit Surya Husadha dan penyerahan buku Travel Medicine kepada direktur.
Edukasi Nutrisi Ibu Hamil Selama Pandemi COVID-19 di Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar Rima Kusuma Ningrum; Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini; A. A. S. Ayu Santhi Sueningrum
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 1 No. 1 (2022): January
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.348 KB)

Abstract

During the pandemic, pregnant women are a group at risk for nutritional deficiencies. This can happen to all pregnant women, including in Melinggih Kelod Village, Payangan District, Gianyar Regency, Bali which is the village chosen for the implementation of the COME 1000 HAK Program at FHMS Unwar. Therefore, the service community team held a nutrition education program for pregnant women in Melinggih Kelod Village. The Service Team carries out this activity by coordinating with the village. This activity also involves village cadres as an effort to sustain the program. The role of village cadres is very important as a leading mover in changing knowledge, attitudes, behavior related to nutrition needed by pregnant women. The nutrition education counseling activity for pregnant women during the COVID-19 pandemic was attended by 10 pregnant women participants and 3 village cadres in Melinggih Kelod Village. Program evaluation is done by pretest and posttest. The percentage of pregnant women's understanding of nutrition education counseling increased by 20 point as seen from the results of the pretest and posttest. This increase is expected to facilitate the process of pregnancy to delivery and the child conceived is healthy according to gestational age. This is expected to prevent the risk of stunting in infants and children.
Pemberdayaan Kader Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Sukawati II dalam Meningkatkan Cakupan Imunisasi Wajib pada Masa Pandemi Covid-19 Ni Wayan Widhidewi; Paramasatiari A.A.A Lila; Suryanditha Putu Arya; Kapti I Nengah
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 1 No. 1 (2022): January
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.24 KB)

Abstract

Selama terjadinya pandemi Covid-19, terdapat penurunan angka cakupan imunisasi wajib pada bayi dan anak di Kabupaten Gianyar. Sebelum pandemi angka cakupan imunisasi wajib mencapai lebih dari 90%. Sampai dengan bulan September tahun 2020, cakupan imunisasi lengkap hanya sebesar 54,2%. Angka cakupan ini merupakan angka cakupan paling rendah diantara seluruh kabupaten dan kotamadya di Bali. Hal tersebut dikarenakan ketakutan orang tua membawa anaknya ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan imunisasi. Mitra kegiatan pengabdian ini adalah 9 orang kader posyandu di Banjar Belang dan Belang Kaler, Desa Singapadu Kaler, yang berada di wilayah kerja Puskesmas Sukawati II, Kabupaten Gianyar Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mitra terkait pentingnya imunisasi wajib dan protokol pencegahan infeksi Covid-19. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam bentuk pemberian materi, pelatihan serta pendampingan terkait pentingnya imunisasi wajib serta protokol pencegahan infeksi Covid-19. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan rata-rata mitra sebesar 17,8% berdasarkan nilai pretest dan posttest. Selain itu dilakukan juga pemberian bantuan berupa thermogun dan wastafel portabel untuk mendukung pelaksanaan protokol kesehatan saat pelaksanaan kegiatan posyandu di banjar, serta alat pelindung diri berupa masker bedah dan sarung tangan. Diharapkan para kader posyandu dapat mengedukasi para orang tua yang memiliki bayi atau anak dalam rentang usia imunisasi terkait pentingnya imunisasi wajib dan protokol kesehatan yang harus diperhatikan saat membawa anaknya ke fasilitas kesehatan untuk imunisasi. Kata kunci: Covid-19, kader, pengabdian, posyandu, protokol kesehatan

Page 1 of 1 | Total Record : 5