cover
Contact Name
Iwan Setiawan
Contact Email
setiawan@widuri.ac.id
Phone
+6221-5480552
Journal Mail Official
jurnal@widuri.ac.id
Editorial Address
Jalan Palmerah Barat No. 353 Jakarta Selatan 12210
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
INSANI
Published by STISIP Widuri Jakarta
ISSN : 24076856     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Ilmiah INSANI diterbitkan LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Widuri, Jakarta. Redaksi INSANI menerima artikel secara terbuka dari berbagai kalangan dalam Ilmu Komunikasi dan Ilmu Kesejahteraan Sosial, serta bidang kemasyarakatan lainnya. Artikel yang masuk akan direview oleh reviewer internal dan eksternal sesuai bidang ilmunya
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 2 (2021): INSANI" : 5 Documents clear
Pergeseran Fungsi Ondel-Ondel Menjadi Mata Pencaharian di Tengah Pandemi Covid-19 Yerah Melita
INSANI Vol 8 No 2 (2021): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.365 KB)

Abstract

Ondel-ondel sebagai ikon salah satu budaya Betawi di tengah pandemi Covid-19 mengalami perubahan dan pergeseran fungsi. Pergeseran fungsi yang terjadi dari ondel-ondel sebagai budaya yang harusnya dijunjung tinggi kesakralannya menjadi ondel-ondel yang dialihfungsikan sebagai hiburan dan komoditi sebagai mata pencaarian untuk memenuhi kebutuhan hidup. Fungsi ondel-ondel mengalami penyimpangan, khususnya dalam pementasan ondel-ondel saat melakukan pertunjukan, sehingga mengurangi makna sesungguhnya fungsi budaya ondel-ondel, khususnya budaya Betawi. Dampak atau akibat terjadinya pergeseran dari fungsi yang sesungguhnya menjadikan ondel-ondel tidak lagi dikatakan menjadi budaya tinggi, tetapi mengubah kedudukannya menjadikan ondel-onde sebagai budaya yang rendah.
Pandemi Covid-19 dan Budaya Komunikasi Nelson Holong Parapat
INSANI Vol 8 No 2 (2021): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.349 KB)

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memberikan wawasan pengetahuan kepada pembaca mengenai pandemi Covid19 yang menimbulkan perubahan-perubahan di tengah masyarakat yang berkaitan dengan kebiasaankebiasaan atau cara berkomunikasi. Bisa jadi, pandemi Covid-19 cenderung menimbulkan budaya komunikasi yang baru di masyarakat. Pandemi Covid-19 membuat para karyawan bekerja dari rumah yang kemudian dikenal dengan istilah work from home (WFH). Untuk para pelajar (mulai dari murid sampai dengan mahasiswa) belajar dari rumah atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). WFH, rapat-rapat perkantoran, seminarseminar, dan pembelajaran online atau PJJ dilakukan dengan media daring, misalnya menggunakan Zoom Meeting dan Google Meet. Masyarakat terbiasa menggunakan masker saat melakukan komunikasi tutur dan masyarakat beradaptasi dengan perubahan vokal paralanguage yang terjadi sebagai akibat pemakaian masker. Selain itu, salam perjumpaan atau perkenalan berubah dengan menggunakan namaste yaitu bentuk penghormatan tanpa kontak fisik dan dapat digunakan secara universal saat bertemu dengan orang lain dengan jenis kelamin, usia, maupun status sosial yang berbeda. Namaste diucapkan di hadapan orang lain, biasanya dilakukan dengan sikap hormat merapatkan kedua telapak tangan sehingga telapak tangan dan jari saling bersentuhan, dan diletakkan di depan dada sambal agak menundukkan kepala. Sikap tubuh ini dapat dilakukan tanpa kata-kata namun sudah mengandung arti yang disampaikan salam tersebut. Dalam kehidupan seharihari, penerapan namaste dapat dipadankan dengan "salam sejahtera", dan dapat bermakna "semoga [dalam keadaan] baik". Sepanjang pandemi Covid-19 muncul berbagai kata atau istilah yang memberikan pengetahuan kepada masyarakat melalui penambahan kosa kata seperti komorbid (penyakit penyerta), prokes 3M (protokol kesehatan melalui kedisiplinan memakai masker, menjaga jarak aman, mencuci tangan secara rajin), dan lain-lain. Kata-kata ini memperkaya komunikasi verbal dalam aktualisasi diri masing-masing anggota masyarakat.
Model Penanganan Perilaku Maladaptif Anak Berbasis Panti Flores G. Mayaut; Istanto
INSANI Vol 8 No 2 (2021): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.373 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai “Peran Pekerja Sosial dalam Menangani Perilaku Maladaptif Anak di PSAA Putra Utama 2 Jakarta Utara”. Penelitian ini bersifat deskriptif analisis. Tujuannya (1) untuk mengetahui masalah perilaku maladaptif anak di panti sosial; (2) untuk mengetahui peran pekerja sosial dalam menangani perilaku maladaptif anak di panti sosial; (3) untuk mengetahui hasil pelaksanaan peran pekerja sosial dalam menangani perilaku maladaptif anak di panti sosial. Perilaku Maladaptif adalah perilaku buruk yang ditampilkan seseorang yang tidak sesuai dengan lingkungan atau yang diinginkan oleh lingkungan masyarakat di tempat orang tersebut tinggal. Hal ini dapat terjadi karena ketidakmampuan seseorang dalam mengartikan sesuatu yang terjadi pada dirinya. Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran dalam memperkaya wawasan konsep praktek pekerjaan sosial, terutama tentang intervensi pekerjaan sosial dalam dalam menangani perilaku maladaptif anak serta dapat menyumbangkan pemikiran terhadap pemecahan masalah yang berkaitan dengan perilaku maladaptif anak.
Alienated Social Class And Social Poverty: Case From Rural Hamlet Karang Tengah, West Java, Indonesia Terserah Luahambowo; Robert M.Z. Lawang; Iwan Setiawan
INSANI Vol 8 No 2 (2021): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.394 KB)

Abstract

This article deals with fundamental question of how to develop village is based on sufficient knowledge. In order to answer this question, Research Cluster on Rural Issues has conducted digital baseline survey on village resources, potential for rural development in the hamlet of Karang Tengah. One of the findings is the fact that 88.3% of the land has been alienated to outsiders. The finding is explored through extensive discussions on social class theories related to social capital and social poverty as well. Alienated social class is a concept developed from the highly imbalance of outsiders’ domination to the insiders. As the result, community has been lack of its fundamental essence namely land. Main conclusions are related to the need of real knowledge through the use of digital survey for a quick answer.
Analisis Wacana Tajuk Rencana Harian Kompas Mengenai Kebijakan Normal Baru Pemerintah Indonesia Elisa Fransiska Hutajulu; Retor A. W Kaligis
INSANI Vol 8 No 2 (2021): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.354 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji konstruksi teks tajuk rencana Harian Kompas mengenai kebijakan normal baru pemerintah Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konstruksi teks tajuk rencana Harian Kompas mengenai kebijakan normal baru pemerintah Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis wacana Teun A Van Dijk, serta menggunakan studi dokumentasi dan wawancara mendalam untuk pengumpulan data. Melalui analisis ditemukan bahwa, pada dimensi teks, secara umum ketujuh tajuk rencana Harian Kompas mengambil tema mengenai hal-hal yang sebaiknya perlu diperhatikan dan dilaksanakan Indonesia untuk menjalankan kebijakan normal baru. Pada dimensi kognisi sosial, tajuk rencana Harian Kompas dibuat dengan meleburkan ideologi, pemahaman, pengetahuan, dan sudut pandang milik Kompas serta milik seorang penulis tajuk rencana sebagai individu, yang nantinya akan menghasilkan tajuk yang diharapkan bijaksana. Pada dimensi konteks ditemukan wacana yang beredar dalam masyarakat sama dengan wacana yang diangkat dalam ketujuh tajuk rencana mengenai kebijakan normal baru pemerintah Indonesia dengan beragam sudut pandang, termasuk sisi pro dan kontra akan kebijakan ini.

Page 1 of 1 | Total Record : 5