cover
Contact Name
Moh Arifin
Contact Email
arifin.dzulqornaen@gmail.com
Phone
+6285707830306
Journal Mail Official
arifin.dzulqornaen@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kedinding Lor 30 Kecamatan Kenjeran, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, 60129
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Iqtisadie: Journal of Islamic Banking and Shariah Economy
ISSN : -     EISSN : 28074157     DOI : https://doi.org/10.36781/iqtisadie
Core Subject : Economy,
that Journal is published twice a year every March and September. This journal contains studies on bank and non-bank Islamic financial institutions and Islamic economics. This journal can be accessed openly which means that all the content available is freely accessible at no cost, either to the user or to the institution. Users are permitted to read, download, copy, distribute, print, search, or cite the full text of the articles without having to seek prior permission from the publisher or author.
Articles 60 Documents
PENGELOLAAN KEUANGAN PUBLIK DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF ISLAM farhadi Arifiansyah; Risma Ayu Kinanti; Duta Bintan Fitriyah
IQTISADIE: Journal of Islamic Banking and Shariah Economy Vol. 2 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah STAI Al-Fitrah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.995 KB)

Abstract

Kesejahteraan ekonomi adalah tujuan setiap penyelenggara negara, pengelolaan keuangan publik dengan mekanisme yang baik sangat diperlukan. Islam memiliki konsep keuangan publik yang seimbang antara pemasukan dan pengeluaran Negara berbeda dengan konsep ekonomi modern saat ini yang cenderung menggunakan anggaran defisit. Dalam tulisan ini penulis membahas bagaimana Islam mengelola keuangan publik dan bagaimana rancangan Anggaran Perencanaan Belanja Negara di Indonesia tahun 2021 serta kesesuaian dengan konsep Islam.
MEKANISME EKSEKUSI JAMINAN PADA PEMBIAYAAN MUSYARAKAH DI BMT NU CABANG SOCAH DALAM PERPEKTIF HUKUM ISLAM: MEKANISME EKSEKUSI JAMINAN PADA PEMBIAYAAN MUSYARAKAH DI BMT NU CABANG SOCAH DALAM PERPEKTIF HUKUM ISLAM fajar fajar
IQTISADIE: Journal of Islamic Banking and Shariah Economy Vol. 2 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah STAI Al-Fitrah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.501 KB)

Abstract

Pada prinsipnya dalam setiap akad pembiayaan tidak diharuskan ada jaminan, namun untuk menghidari terjadinya penyimpangan maka diperbolehkan meminta jaminan hal ini sebagaimana yang terdapat dalam fatwa DSN No. 08/DSNMUI/IV/2000 tentang Pembiayaan Musyarakah, menyatakan: ”Pada prinsipnya, dalam pembiayaan musyarakah tidak ada jaminan, namun untuk menghindari terjadinya penyimpangan, LKS dapat meminta jaminan”. Penerapan jaminan pada suatu pembiayaan merupakan hal yang wajar dan dapat dikatakan sangat penting, akan tetapi mengingat BMT merupakan lembaga yang berbasis syariah, maka sudah seharusnyalah BMT mengikuti syariat Islam tanpa terkecuali. Barang yang dijadikan jaminan dalam pembiayaan dapat berupa jaminan kebendaan dan jaminan khusus dalam bentuk kepercayaan. Adapun jaminan yang disyaratkan oleh BMT di antaranya adalah: emas, BPKB Kendaraan bermotor, Sertifikat Tanah, Dll. Oleh karena itu perlu dilakukan kajian mengenai mekanisme eksekusi jaminan. pada tulisan ini kajian terfokus pada mekanisme eksekusi jaminan pada akad musyarakah di BMT NU Cabang Socahdalam pandangan Hukum Bisnis Syari’ah.
BERKAHOUTFIT.COM : OPTIMALISASI WEB DIGITALISASI BISNIS FASHION SYARIAH DENGAN SISTEM VIRTUAL TEAM DI INDONESIA: BERKAHOUTFIT.COM : OPTIMALISASI WEB DIGITALISASI BISNIS FASHION SYARIAH DENGAN SISTEM VIRTUAL TEAM DI INDONESIA Arif Rachman Eka Permata arif; Wahyu Setiawan Djodi; Dedeng Permadi; Siti Ikmatul Munawaroh
IQTISADIE: Journal of Islamic Banking and Shariah Economy Vol. 2 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah STAI Al-Fitrah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.54 KB)

Abstract

Jumlah penduduk Indonesia mengalami peningkatan dari tahun ke tahun akan tetapi hal ini dibarengi dengan laju pertumbuhan penduduk yang mengalami penurunan. Semakin bertambahnya jumlah penduduk di Indoensia, semakin tidak bisa dipungkiri bahwa kebutuhan sandang atau pakaian adalah kebutuhan primer setiap orang. Hal ini terlihat jelas dari fenomena menjamurnya toko-toko retail pakaian yang dikenal dengan sebutan fast fashion. Singkatnya, fast fashion dapat dikatakan sebagai bisnis pakaian yang fokus pada produksi model terkini dalam jumlah banyak sehingga dapat dijual dengan harga yang sangat murah. Menurut The Sustainable Fashion Forum, pada 2030 konsumsi pakaian dunia diperkirakan meningkat. Di samping itu, penggunaan internet di Indonesia juga mengalami peningkatan, Hal ini merupakan suatu potensi dan kesempatan besar yang sangat menjanjikan untuk dikembangkan oleh para entrepreneurs di Indonesia untuk melakukan kegiatan usahanya melalui media digital. BERKAHOUTFIT.COM yang bertujuan untuk mewadahi penjual/pembeli pakaian berbasis akad syariah dengan system cashless.
ANALISIS PENERAPAN KONSEP KEJUJURAN,ADIL, DAN IHSAN DALAM JUAL BELI ONLINE MELALUI WHATSAPP DI PAMEKASAN: ANALISIS PENERAPAN KONSEP KEJUJURAN,ADIL, DAN IHSAN DALAM JUAL BELI ONLINE MELALUI WHATSAPP DI PAMEKASAN Dharma Arif Mulana maulana; Sohibul Ansori; Fitriyana Agustin
IQTISADIE: Journal of Islamic Banking and Shariah Economy Vol. 2 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah STAI Al-Fitrah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.882 KB)

Abstract

Perdagangan atau jual beli merupakan salah satu kegiatan bisnis yang menyebabkan terjadinya transaksi antara penjual dan pembeli mengenai suatu barang tertentu. Bentuk pemasarannya dapat mengupload foto produk mereka yang dapat membentuk komunikasi antara penjual dan pembeli dengan tetap memperhatikan etika bisnis, namun sayangnya beberapa konsumen merasa kecewa ketika produk yang dipesan nampak berbeda saat produk tersebut sudah berada ditangan konsumen, sehingga penerapan etika bisnis sangat penting dalam melakukan transaksi jual beli online salah satunya yang dilakukan di beberapa marketplace seperti Whatsapp. Islam sebagai agama yang sempurna mengajarkan bagaimana cara bertransaksi yang benar yang dikenal dengan etika bisnis Islam. Karena tidak dipungkiri banyak masyarakat yang notabene beragama islampun sering mengabaikan. Tujuan dari penelitian ini untuk memperbaiki penyimpangan-penyimpangan transaksi ekonomi di tengah-tengah masayarakat sesuai dengan etika ini. Salah satunya adalah prinsip ekonomi Imam al-Ghazali adalah adil dan ihsan dalam transaksi ekonomi. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode kualitatif dimana data yang diperoleh dengan cara wawancara atau observasi. Penelitian ini menggunakan field research. Bedasarkan hasil penelitian observasi dan wawancara menunjukkan bahwa penerapan etika bisnis dalam jual beli online di Whatsapp sudah sebagian yang memenuhi prinsip kejujuran, keadilan dan ihsan. Namun masih ada beberapa pelanggan atau penjual yang merasa kecewa ketika barang sampai dan tidak sesuai dengan gambar atau sedikit berbeda dengan aslinya.Implikasi dalam penelitian ini memberikan masukan dalam upaya meningkatkan penerapan dalam etika bosnis islam.
The Role Of Micro Waqf Bank In Empowering Small And Medium Enterprises In The Pesantren Environment: (BWM Al Fithrah Case Study) Ahlul Maghfiroh; Moh Arifin; Zakiyah; Khusnul Chotimah
IQTISADIE: Journal of Islamic Banking and Shariah Economy Vol. 2 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah STAI Al-Fitrah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.949 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi dengan kemajuan perekonomian di Indonesia yang begitu pesat. Namun tidak sedikit dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah terkendala masalah modal dan beberapa pelaku UMKM merasa kesulitan dalam mengakses modal di beberapa lembaga keuangan dengan kendala surat izin usaha, sehingga pemerintah mendirikan Bank Wakaf Mikro agar menjadi salah satu alternatif bagi pelaku UMKM yang mengalami kekurangan modal. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan cara memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subyek penelitian, objek penelitian ini adalah Bank Wakaf Mikro Al Fitrah Wava Mandiri Surabaya dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat di tarik kesimpulan bahwa peran Bank Wakaf Mikro Al Fitrah Wava Mandiri dalam pemberdayaan UMKM adalah dengan memberikan pembiayaan dan pembinaan kepada nasabah BWM Al Fithrah Wava Mandiri, berkat pinjaman yang diberikan menjadi peluang bagi mereka dalam melanjutkan usahanya ataupun meng cover kekurangan modal. Pembinaan yang diberikan dapat mengontrol usaha sekaligus memberikan bantuan dalam mengatasi kesulitan yang mereka hadapi. Kata Kunci : BWM Al Fithrah, Pelaku UMKM, Perekonomian Indonesia. ABSTRAK This research is motivated by the rapid economic progress in Indonesia. But not a few of the micro, small, and medium enterprises are constrained by capital problems and some MSME actors find it difficult to access capital in some financial institutions with business license constraints, so the government established a Micro Waqf Bank to be one of the alternatives for MSME actors who experience capital shortages. The approach in this research uses descriptive qualitative research by understanding the phenomenon of what is experienced by the research subjects, the object of this research is the Al Fitrah Wava Mandiri Micro Waqf Bank Surabaya with observation, interview, and documentation data collection techniques. Based on the results of the study, it can be concluded that the role of Bank Wakaf Mikro Al Fitrah Wava Mandiri in empowering MSMEs is to provide financing and coaching to BWM Al Fithrah Wava Mandiri customers, thanks to the loans provided as opportunities for them in continuing their business or covering capital shortages. The coaching provided can control the business while providing assistance in overcoming the difficulties they face. Keywords: BWM Al Fithrah, UMKM Actor, Indonesian Economy.
PERKEMBANGAN PERBANKAN SYARIAH DI ERA DIGITALISASI Muhammad Ismail Sha Maulana; Muhammad Firdan; Sofia Rachmah Sabilla; Abdul Hakam
IQTISADIE: Journal of Islamic Banking and Shariah Economy Vol. 2 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah STAI Al-Fitrah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.436 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui arus revolusi industri 4.0 mempunyai dampak perubahan yang signifikan dalam teknologi digital. Digitalisasi dapat mempengaruhi berkembangan di berbagai sektor menjadi sangat pesat. Salah satunya dalam sektor ekonomi, Sektor perekonomian mengalami perkembangan yang lebih efisien dan efektif. Maka dari itu dengan berkembangnya teknologi di sektor ekonomi dapat mendorong kita untuk terus selalu berinovasi mengeluarkan produk- produk baru di sektor ekonomi agar tidak tergerus oleh zaman. Bonus Demografis juga harus dimanfaatkan adanya,karena bisa menadi faktor pendorong bagi negara akan perkembangan era yang dibutuhkan nantinya pada masa digitalisasi yang sekarang sebagai tumpuan sistem ekonomi. Perbankan Syariah harus dapat bertransformasi dengan melakukan mengoptimalkan ekosistem dan keuangan syariah, mempunyai keunikan model bisnis yang berdaya saing tinggi, mampu mengintegrasikan fungsi keuangan komersial dan sosial, Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan IT yang mutakhir. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif yang menjelaskan mengenai perkembangan perbankan Syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbankan Syariah dapat memiliki peluang yang sangat besar karena perbankan Syari’ah juga memiliki daya tarik yang faktual dan tidak dapat diingkari. Ada beberapa daya tarik yang ada di perbankan Syariah, seperti : tidak diskriminatif, menekankan inflasi, tahan menghadapi gejolak moneter, kebersamaan, berpihak pada nasabah, berpihak pada ekonomi rakyat, ikatan emosional yang kuat, kelonggaran psikologis, pinjaman lunak, meningkatkan produksi, memperlancar arus barang, dan transparansi.
Strategi Pemasaran Syariah Dalam Upaya Meningkatkan Penjualan (Studi Pada Ud. Sari Murni / Jenang Tradisional Lasimun Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung) Fatkhur Rohman Albanjari
IQTISADIE: Journal of Islamic Banking and Shariah Economy Vol. 2 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah STAI Al-Fitrah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36781/iqtisadie.v2i2.274

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi pemasaran syariah dalam upaya meningkatkan penjualan pada UD. Sari Murni atau Jenang Tradisional Lasimun. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam kepada pemilik usaha jenang tradisional Lasimun. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dalam penerapan strategi pemasaran syariah peneliti menemukan 5 strategi yaitu; strategi produk (product) UMKM jenang tradisional Lasimun memperhatikan penyajian dengan memberi varian hiasan dalam produknya serta tetap menjaga cita rasa yang khas, strategi harga (price) UMKM jenang tradisional Lasimun mematok harga yang terjangkau bagi para konsumennya, strategi tempat (place) UMKM jenang tradisional Lasimun bertempat dirumah pribadi yang tidak jauh dari pusat kota, strategi promosi (promotion) UMKM jenang tradisional Lasimun memanfaatkan media sosial berupa Instagram, Facebook, dan Whatsapp, orang (people) UMKM jenang tradisional Lasimun mempekerjakan karyawan yang bekerja disetiap bagiannya masing-masing sehingga karyawan dan pemiliknya saling bergantung satu sama lain.
Strategi Marketing Mix Syariah dalam Meningkatkan Pangsa Pasar pada BMT NU Jawa Timur Safarinda Imani; Tate Agape Bawana; Denizar Abdurrahman Mi’raj; Farhadi Arifiansyah
IQTISADIE: Journal of Islamic Banking and Shariah Economy Vol. 2 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah STAI Al-Fitrah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36781/iqtisadie.v2i2.276

Abstract

Pada orientasi bisnis BMT NU Jawa Timur memerlukan adanya rencana pemasaran terkait dengan macam-macam produk tabungan dan pembiayaan yang termasuk didalamnya sebuah strategi pemasaran. Pangsa pasar yang digarap oleh BMT NU Jawa Timur adalah terbatas lingkup kabupaten, sehingga jika diambil sebuah analisis, di kabupaten-kabupaten tidak terdapat industri yang besar sehingga kurang mendukung adanya BMT sebagai intermediasi. Islam mempunyai strategi marketing agar adil dalam segala aspek dalam bermuamalah. Diantaranya dapat diterapkan marketing mix yang terdiri dari unsur produk (Product), harga (Price), promosi (Promotion) dan distribusi (Place) disebut sebagai strategi auran pemasaran 4P. Selain itu untuk mencapai keberhasilan di pemasaran jasa BMT NU Jawa timur, maka dibutuhkan elemen tambahan 3P (People, Physical evidence, dan Process) dalam Marketing Mix Syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menghasilkan temuan yang tidak dapat dicapai dengan menggunakan produsen statistik atau metode kuantifikasi (pengukuran) lainnya.
Penilaian kesehatan Likuiditas Bank Syariah Melalui Financing to Deposit Ratio (FDR) Dan Dampaknya Pada Reputasi Bank (Studi Kasus Bank BCA Syariah) Dita Anis Zafani; Islamiyah
IQTISADIE: Journal of Islamic Banking and Shariah Economy Vol. 2 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah STAI Al-Fitrah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36781/iqtisadie.v2i2.281

Abstract

Measuring the level of liquidity is one way to determine the health of a bank. This is an effort to mitigate liquidity risk which can impact the bank's reputation. This study aims to measure the liquidity level of BCA Syariah Bank from 2015-2021using the Financing to Deposit Ratio (FDR) and its impact on the bank's reputation due to the liquidity it has. A descriptive qualitative method was used in this study by analyzing secondary data for BCA Syariah 2015-2021. The results showed that the liquidity capacity of BCA Syariah Bank 2015-2021 to anticipate liquidity needs and implement risk management was adequate. Bank BCA Syariah's liquidity has given a positive reputation label. This reputation is strengthened by the award received as a Bank with a “Healthy” rating in the category of BUKU 2 and 3 Islamic Banks. Mengukur tingkat likuiditas merupakan salah satu cara untuk mengetahui kesehatan sebuah bank. Hal tersebut merupakan upaya mitigasi risiko likuiditas yang dapat berimbas pada reputasi bank. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat likuiditas Bank BCA Syariah dari tahun 2015-2021menggunakan Financing to Deposit Ratio (FDR) dan dampaknya terhadap reputasi bank akibat likuiditas yang dimiliki. Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini dengan menganalisis data sekunder Bank BCA Syariah 2015-2021. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan likuiditas Bank BCA Syariah 2015-2021 untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas dan penerapan manajemen risiko tergolong memadai. Likuiditas Bank BCA Syariah telah memberi label reputasi positif. Reputasi tersebut diperkuat dengan award yang diterima sebagai Bank Berpredikat “Sehat” dengan kategori Bank Syariah BUKU 2 dan 3.
Strategi Fundraising Digital Dalam Meningkatkan Penghimpunan Dana Ziswaf Program Pemberdayaan Ekonomi Pada Koperasi Syariah Baitul Maal Wat Tamwil Mohammad Zainuri; Fitriyana Agustin; Robiatul Adawiyah
IQTISADIE: Journal of Islamic Banking and Shariah Economy Vol. 2 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah STAI Al-Fitrah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36781/iqtisadie.v2i2.282

Abstract

Sharia cooperatives in Indonesia are often called Baitul Maal Wat Tamwil, sharia cooperatives are almost the same as conventional cooperatives where the prominent difference is that baitul maal wat tamwil plays a role in managing zakat, infaq, shadaqah, and waqf funds. If you look more closely at the management of Baitul Maal Wat Tamwil in collecting Zakat, Infaq, Shadaqah, and Waqf funds, it is still lacking, for that it is necessary to implement a digital fundraising strategy in its collection. In the process of digital fundraising strategy activities, an institution or organization must always carry out socialization, education, promotion activities that are packaged in technology. Where the purpose of implementing this strategy is to increase the collection of Zakat, Infaq, Sadaqah, and Waqf funds. In addition, other goals are to improve the image of Baitul Maal Wat Tamwil and help the underprivileged. From the qualitative writing method of the literature that the author uses, the discussion obtained about the methods used in digital fundraising strategies to increase the collection of Zakat, Infaq, Shadaqah, and Waqf funds there are eight methods including, website method, e-mail method, search engine marketing method, social networking method, Islamic bank e-channel method, online website shopping method, e-wallet or electronic wallet method, method of making own application. The hope of implementing this method is to increase the collection of Zakat, Infaq, Shadaqah, and Waqf funds in Baitul Maal Wat Tamwil. So that later Baitul Maal Wat Tamwil will be able to help alleviate poverty and help capitalize on micro and small businesses in Indonesia.