cover
Contact Name
Dewi Muliyati
Contact Email
dmuliyati@unj.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
snf@unj.ac.id
Editorial Address
Fisika FMIPA Universitas Negeri Jakarta GHA Lt.5 Jl Rawamangun Muka No.1
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL)
ISSN : 23021829     EISSN : 24769398     DOI : https://doi.org/10.21009/03
Focus and Scope: Physics education Physics Instrumentation and Computation Material Physics Medical Physics and Biophysics Physics of Earth and Space Physics Theory, Particle, and Nuclear Environmental Physics and Renewable Energy
Articles 976 Documents
ANALISIS KETELITIAN PENGUKURAN GAYABERAT MENGGUNAKAN METODE GRID TERATUR DAN GRID ACAK Herdiyanti Resty Anugrahningrum; Mahmud Yusuf; M. Rizha Al Hafiz
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 6 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.671 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2017.02.CIP.16

Abstract

Abstrak Penelitian dengan menggunakan metode gayaberat telah banyak dilakukan di Indonesia. Metode gayaberat merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengetahui struktur bawah permukaan berdasarkan perbedaan massa jenis batuan termasuk untuk monitoring penurunan muka tanah maupun air tanah. Metode gayaberat mempunyai respon anomali yang sangat kecil sehingga harus dilakukan perencanaan survei yang baik. Salah satu perencanaan survei yang baik yaitu dengan strategi pengambilan data yang baik. Pengambilan data dalam metode gayaberat mikro dilakukan dengan cara griding. Dalam penelitian ini, digunakan dua jenis grid yang berbeda yaitu grid secara teratur dan grid secara acak. Simulasi lapangan telah dilakukan di basement Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kemayoran, Jakarta Pusat untuk melihat perbedaan nilai gayaberat jika dilakukan dengan menggunakan dua metode grid yang berbeda. Pengambilan data dengan grid teratur menghasilkan 121 titik termasuk base dan pengambilan data dengan grid acak menghasilkan 80 titik termasuk base. Berdasarkan hasil analisis terhadap simulasi lapangan, terdapat perbedaan nilai gayaberat yang sedikit berbeda antara grid teratur dan grid acak. Pengambilan data dengan menggunakan grid teratur menghasilkan nilai gayaberat sebesar 56,7 – 58,2 mGal, sedangkan pengambilan data dengan menggunakan grid acak menghasilkan nilai gayaberat sebesar 56,3 - 58 mGal. Pengambilan data menggunakan grid teratur dengan interval tertentu mempunyai respon anomali yang lebih teliti dibandingkan pengambilan data menggunakan grid acak. Kata-kata kunci: gayaberat, grid teratur, grid acak Abstract Many researches had been conducted in Indonesia using gravity to understand subsurface structure better. Gravity method is done based on differences on rocks densities including land and water surface subsidence. Gravity method has very small anomaly response thus a good survey planning is very necessary to be done including a good measurement strategy. Gravity method measurement is done by gridding which can be divided into two, regular and random gridding. Field simulation had been done in Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) basement in Kemayoran, Central Jakarta to see the differences if measurement is done using different gridding. Regular gridding measurement was done on 121 points including base point and random gridding measurement had been done using 80 points including base point. After measurement is done, next thing to do is analysing the data and the result shows slight difference between two gridding method. Measurement using regular gridding generates data in range of 56,7 – 58.2 mGal, and output of random gridding measurements varies between 56.3 – 58 mGal. Regular gridding measurement has more accurate anomaly response than random gridding measurement. Keywords: gravity, regular grid, random grid
KORELASI KEMAMPUAN CALON GURU FISIKA DALAM MENGEMBANGKAN CONTENT REPRESENTATION (CORES) DENGAN KEMAMPUAN MERANCANG DAN MENGIMPLEMENTASIKAN PEMBELAJARAN KONSEP LISTRIK STATIS Anatasija Limba
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 6 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.155 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2017.01.OER.07

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara kemampuan mengembangkan Content Representation (CoRes) dengan kemampuan merancang dan mengimplementasikan pembelajaran konsep Listrik Statis pada salah satu LPTK di Maluku dengan melibatkan 47 orang sampel. Hasil perhitungan korelasi Pearson Product Moment (PPM) menunjukkan bahwa kemampuan calon guru dalam mengembangkan CoRes berhubungan secara signifikan dengan: 1) kemampuan megembangkan Silabus (koefisien Korelasi = 0,57), 2) kemampuan mengembangkan RPP (koefisien Korelasi = 0,57) dan 3) kemampuan mengimplementasikan pembelajaran (koefisien Korelasi = 0,53). Dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi yang cukup kuat antara kemampuan Calon Guru Fisika dalam Mengembangkan Content Representation (CoRes) dengan kemampuan merancang dan mengimplementasikan pembelajaran konsep listrik statis. Kata kunci: Content Representation (CoRes), Merancang dan Mengimplementasikan Pembelajaran Abstract This study aims to determine the correlation between the ability to develop Content Representation (CoRes) with the ability to design and implement the learning of the concept of Static Electricity at one LPTK in Maluku involving 47 samples. The result of Pearson Product Moment correlation (PPM) indicates that the ability of pre-service teachers’ to develop CoRes correlates significantly with: 1) ability to develop syllabus (Correlation coefficient = 0,57), 2) ability to develop RPP (Correlation coefficient = 0,57) and 3) the ability to implement learning (Correlation coefficient = 0.53). It can be concluded that there is a strong correlation between the ability of pre-service Physics teachers’ in Developing Content Representation (CoRes) with the ability to design and implement static electricity concept learning. Keywords: Content Representation (CoRes), Designing, and Implementing Learning
TEKANAN UDARA DALAM PROSES CURING PADA PEMBUATAN MAGNET PERMANEN BONDED NdFeB Silviana Simbolon; Candra Kurniawan; Djuhana Djuhana; Perdamean Sebayang
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 6 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.708 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2017.02.MPS.19

Abstract

Abstrak Dalam penelitian ini telah dilakukan investigasi efek tekanan udara pada proses curing terhadap sifat fisis dan magnetik material magnet permanen bonded NdFeB. Proses sintesis bonded magnet dilakukan dengan metode compression molding dengan campuran perekat epoxy 3 wt%. Proses pencetakan dilakukan secara uniaxial dengan tekanan 200 MPa. Efek tekanan udara pada proses curing divariasiasikan sebesar 10, 200, dan 500 mbar, sementara temperatur curing dijaga konstan pada suhu 150 oC selama 2 jam. Dari hasil eksperimen diketahui bahwa nilai densitas bulk yang diperoleh meningkat dengan meningkatnya tekanan udara. Sifat kemagnetan material bonded NdFeB juga semakin meningkat sebanding dengan peningkatan tekanan udaranya dengan nilai densitas fluks magnetik terbesar mencapai 1045 G. Namun demikian, nilai kekerasan pada magnet bonded NdFeB berbanding terbalik terhadap tekanan udara dengan nilai kekerasan tertinggi sebesar 167,8 Hv pada tekanan udara 10 mbar. Kata-kata kunci: Bonded NdFeB, Curing, Atmosfer, Kekerasan. Abstract In this study, we have been investigated the effect of air pressure during curing process to the characteristics of bonded NdFeB permanent magnet. The bonded NdFeB was synthesized by compression molding method with addition of 3 wt% epoxy adhesive. The uniaxial pressure of 200 MPa was performed in the compression process. The variation of air pressure was 10, 20, and 500 mbar, while the curing temperature was constant at 150 oC for 2 hours. The result shows that bulk density increases as the air pressure increases. The magnetic characterization of bonded NdFeB magnet also increases with maximum flux density of 1045 G. However, the hardness of bonded magnet NdFeB decreases as the air pressure increases with highest hardness value of 167,8 Hv at atmosphere pressure 10 mbar. Keywords: Bonded NdFeB, Curing, Atmosphere, Hardness
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS STEM (SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING AND MATHEMATICS) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN CONTROL OF VARIABLE SISWA SMP PADA HUKUM PASCAL Dessy Agustina; Ida Kaniawati; Irma Rahma Suwarma
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 6 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.41 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2017.01.EER.06

Abstract

Abstrak Kemampuan control of variabel merupakan salah satu kemampuan scientific reasoning yaitu kemampuan yang dimiliki siswa untuk mengontrol variabel. Kemampuan ini sangat diperlukan selama proses penyelidikan ilmiah. Hal ini dikarenakan selama proses penyelidikan melibatkan banyak variabel dan mengontrol variabel untuk menganalisis hubungan antara variabel. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan kemampuan control of variable siswa dengan menerapkan pembelajaran berbasis STEM. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan one group pre test and post test desain pada sampel sebanyak 37 siswa menggunakan teknik convience sampling di salah satu sekolah kabupaten Bandung Barat. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan tes scientific reasoning berbentuk pilihan ganda bertingkat yang diadopsi dari Lawson Classroom Test Scientific Reasoning (LCTSR). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan control of variable siswa setelah diterapkan pembelajaran berbasis STEM memiliki n-gain sebesar 0,45 dalam katagori sedang. Kata-kata kunci: Pembelajaran berbasis STEM, scientific reasoning, control of variable. Abstract The ability of control of variable is one of ability of scientific reasoning that is ability owned by student to control variable. This capability is indispensable during the process of scientific inquiry. This is because during the investigation process involves many variables and control variables to analyze the relationship between variables. The purpose of this research is to develop students control of variable ability by applying STEM-based learning. This study uses quasi experimental method with one group pre test and post test design on samples of 37 students using convience sampling technique in one school district of West Bandung. Measurements were made using a multilayer multiple-dimensional, multiple-choice scientifically adopted test adopted from the Lawson Classroom Test Scientific Reasoning (LCTSR). The result of the research showed that the improvement of control of student variable after applied STEM based learning had n-gain of 0.45 in moderate category. Keywords: STEM-based learning, scientific reasoning, control of variables.
PERLAMBATAN LAJU PENGENDAPAN SILIKA DENGAN MEMANFAATKAN ASAM KUAT SEBAGAI ANTI-KATALISATOR POLIMERISASI Naufal Nandaliarasyad; Moch. Aril Indra Permana; Ahmad Qosam; Mutiara Nawansari; Cukup Mulyana
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 6 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.583 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2017.02.ERE.09

Abstract

Abstrak Beberapa sumur geothermal di Indonesia memiliki kondisi sumur yang basa, atau memiliki nilai pH di atas 6. Sementara kondisi nilai pH pada rentang 6-9 merupakan kondisi optimal bagi silika untuk terjadi polimerisasi. Maka dari itu apabila sumur tersebut digunakan untuk pembangkit listrik geothermal flash system akan berpotensi terjadinya pengendapan silika pada pipa sumur. Pengendapan silika pada pipa mengakibatkan penurunan laju brine yang mengalir melalui pipa tersebut. Untuk mencegah terjadinya polimerisasi silika, maka kondisi pH dari brine pada pipa sumur tersebut harus diubah, yaitu menjauhi dari rentang optimal terjadinya polimerisasi silika. Pada penelitian ini senyawa yang bersifat asam kuat digunakan untuk memodifikasi kondisi brine pada pipa sumur menjadi memiliki nilai pH dibawah 6. Nilai pH yang diharapkan dengan penggunaan asam kuat ini adalah 5,5. Dengan mengeluarkan kondisi brine dari rentang pH 6-9 maka laju polimerisasi dari silika dapat diperlambat sehingga pipa dapat digunakan lebih lama. Kata-kata kunci: geothermal, brine, laju polimerisasi, silica scaling Abstract Some geothermal wells in Indonesia have basic well conditions, or have a pH value above 6. Meanwhile, the pH value conditions in the range 6-9 are the optimal conditions for silica for polymerization. Therefore, if the well is used for geothermal flash steam power plant will potentially lead to deposition of silica in the well pipe. The precipitation of silica on the pipe resulted in a decrease in the rate of brine flowing through the pipe. To prevent the occurrence of silica polymerization, the pH condition of brine on the well pipe should be changed that is to stay away from the optimal range of silica polymerization. In this study, strong acid compounds were used to modify the brine conditions of the well tube to have a pH value below 6. The expected pH value with the use of this strong acid is 5.5. By removing the brine condition from the pH range 6-9, the polymerization rate of silica can be slowed so that the pipe can be used for longer. Keywords: geothermal, brine, polimarization, silica scaling.
ANALISIS CITRA DIGITAL SAMPEL TANAH DAN BATUAN MENGGUNAKAN MICRO-CT SKYSCAN 1173 Rizki Fahmi Sumaryono; Aceng Kurnia Rochmatulloh; Ulpa Zein Fawziah; Selly Feranie; Fourier D.E Latief
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 6 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.183 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2017.02.EPA.19

Abstract

Abstrak Teknologi pencitraan struktur 3D medium berpori berkembang pesat dengan adanya perangkat pemindai X-Ray Micro Computed Tomography (Micro-CT Scan). Pada penelitian ini dilakukan analisis citra digital sampel tanah dan batuan hasil pemindaian dengan Micro-CT Skyscan 1173. Analisis lanjutan dilakukan pada sampel tanah yang dipindai dengan dua parameter energi sinar-X yang berbeda (100 kV dan 130 kV). Analisis berikutnya berfokus pada perbandingan parameter fisis sampel tanah dan batuan. Sampel digital tanah dan batuan masing-masing berukuran 560×560×475 piksel dan 560×560×560 piksel. Citra digital sampel tanah dianalisis menggunakan perangkat lunak CTVox (Bruker Micro-CT). CTVox digunakan untuk analisis kualitatif dengan basis visualisasi 3D. Analisis citra digital untuk karakterisasi parameter struktur sampel tanah dan batuan dilakukan dengan CTAn. Parameter fisis yang dianalisis adalah derajat anisotropis, ukuran pori dan ukuran butiran tanah. Didapatkan hasil sampel tanah yang dipindai pada tegangan 100 kv memiliki kualitas citra yang lebih baik, ditunjukan oleh lebih jelas dan jernihnya citra digital. Hasil analisis derajat anistropis, distribusi ukuran pori, distribusi ukuran butiran menunjukan bahwa sampel tanah memiliki derajat anisotropis, ukuran pori, dan ukuran butiran yang jauh lebih besar dibandingkan dengan derajat anistropis, ukuran pori dan ukuran butiran pada sampel batuan. Kata-kata kunci: analisis citra digital ,derajat anisotropis, ukuran pori, ukuran butiran. Abstract Imaging technology 3D structure of porous medium is evolving rapidly with the scanner device x-ray Micro Computed Tomography. On the research of digital image analysis was conducted of a sample of soil and rocks of the scan results with Skyscan Micro-CT 1173. Further analysis conducted on a sample of soil that is scanned by two parameters of x-ray energy (100kV and 130kV). Subsequent analysis focuses on a comparison of the physical parameters of the soil and rock samples. Digital soil and rock samples each measuring 560 × 560 × 475 pixels and 560 × 560 × 560 pixels. A digital image of the soil samples were analyzed using the software CTVox (Bruker Micro-CT). CTVox is used for qualitative analysis with 3D visualization base. Digital image analysis for structure parameters characterization of samples of soil and rocks carried by CTAn. The physical parameters analyzed are the degrees anisotropis, structure thickness and structure separation. Obtained scores of soil samples scanned at 100 kv have better image quality, shown by clearer and clearer digital images. The results of anistropis degree analysis, pore size distribution, granule size distribution showed that soil samples have anisotropic degree, pore size, and grain size much larger than the anistropic degree, pore size and grain size in rock samples. Keywords: digital image analysis, degree of anisotropis, trabecular thickness, trabecular separation.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBENTUK ANIMASI BERBASIS MOBILE LEARNING (M-LEARNING) PADA MATERI GERAK LURUS DI SMP Anas Pranila Paramita; Betty Zelda Siahaan; I Made Astra
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 6 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.021 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2017.01.RND.08

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran animasi berbasis mobile learning untuk meningkatkan belajar mandiri siswa pada materi gerak lurus di SMP. Dalam melakukan penelitian digunakan metode Research and Development yang mengacu pada model ADDIE. Tahapan dalam pengembangan penelitian ini, yaitu Analyze, Design, Development, Implementasi, dan Evaluation. Media didesain dan dikembangkan dengan menggunakan aplikasi Adobe Flash Professional CS6. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan media pembelajaran didapatkan bahwa sebanyak 30% saja guru menggunakan bantuan media visual animasi dan belum ada guru menerapkan mobile learning dalam pembelajaran, maka pengembangan media pembelajaran animasi berbasis mobile learning pada materi gerak lurus dapat dijadikan sebagai bahan ajar pendukung siswa. Media pembelajaran ini memuat materi, animasi dan simulasi, latihan soal dan kuis. Media yang dikembangkan telah divalidasi oleh ahli media menggunakan instrumen berupa angket. Serta layak dijadikan sebagai media pembelajaran di SMP. Kata-kata kunci: media pembelajaran, mobile learning, animasi, gerak lurus, ADDIE. Abstract This research aims to develop the learning of animation media base of mobile learning to improve student self-learning on the material straight motion at Junior High School. This study used research and development method which refers to mode of ADDIE. The stages of the research are, analysis, design, development, implementation, and evaluation. The media is designed and developed by using Adobe Flash Professional CS6. Based on the result of learning media requirement analysis found that as much as 30% of teachers useanimation visual media and no teachers implement mobile. Learning into the learning, then the development of mobile learning on the material straigh of movement can be support the students as teaching of material to learn independetly. The media has been validated by media experts using quisionaire instruments. Keywords: instructional media, mobile learning, animation, ADDIE models.
PENERAPAN BAHAN AJAR IPBA TERINTEGRASI YANG MENGAKOMODASI KECERDASAN MAJEMUK PADA TEMA PEMANASAN GLOBAL DALAM MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP SISWA Roihan Najah Kamal; Winny Liliawati; Purwanto Purwanto
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 6 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.469 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2017.01.EER.07

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahan ajar IPBA terintegrasi yang mengakomodasi kecerdasan majemuk terhadap peningkatan penguasaan konsep siswa SMA pada tema pemanasan global. Penerapan bahan ajar dimulai dengan analisis kebutuhan, menganalisis kurikulum dan bahan ajar yang digunakan serta studi lapangan. Langkah yang dilakukan dimulai dari mengidentifikasi kecerdasan majemuk siswa untuk mengelompokkan siswa di kelas berdasarkan kecerdasan majemuk dominannya, menerapkan penggunaan bahan ajar IPBA terintegrasi yang mengakomodasi kecerdasan majemuk, diakhir pembelajaran diberikan tes penguasaan konsep. Desain penelitian menggunakan static-group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 60 siswa SMA kelas X di kota Bandung, terdiri dari 30 siswa kelas eksperimen dan 30 siswa kelas kontrol. Hasil yang diperoleh menunjukkan sebanyak 53,3% siswa pada kelas eksperimen menunjukkan aktivitas kecerdasan majemuk yang sama dengan kecerdasan dominan yang dimilikinya selama diberikan treatment. Peningkatan penguasaan konsep pada tema Pemanasan Global yang berkategori sedang (<g> = 0,49) pada kelas eksperimen dan (<g> = 0,32) pada kelas kontrol. Efektivitas bahan ajar IPBA terintegrasi yang mengakomodasi kecerdasan majemuk berkategori tinggi (effect size, Δ = 1,46). Kata-kata kunci: Bahan Ajar IPBA Terintegrasi, Kecerdasan Majemuk, Penguasaan Konsep, Pemanasan Global. Abstract The aim of this research was to determine the effect of integrated earth and space science intructional materials that accommodate multiple intelligences towards the mastery of concept gain on global warming topic at secondary school. The use of the instructional materials began with analyzing student’s need, curriculum, and instructional materials. Research taken start with identifying student’s multiple intelligences in order to grouping them based on their dominant intelligences, using the instructional materials, lastly giving a mastery of concept test. Design of the research used static-group pretest-posttest design. The subject amount 60 tenth grades student in Bandung, consist of 30 student on experimental group and 30 student on control group. The result showed that 53,3% student on experimental group have a same dominant intelligence between their activities in class and their identification result during treatment. Mastery of concept on global warming topic gain showed a medium category (<g> = 0,49) at experimental group and (<g> = 0,32) at control group. Effectiveness of the instructional materials showed high category (effect size, Δ = 1,46). Keywords: Instructional Materials of Integrated Earth and Space Science, Multiple Intelligence, Mastery of Concept, Global Warming.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS STEM (SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, AND MATHEMATICS) PADA KONSEP TEKANAN HIDROSTATIS TERHADAP CAUSAL REASONING SISWA SMP Dini Fitriani; Ida Kaniawati; Irma Rahma Suwarma
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 6 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.652 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2017.01.EER.08

Abstract

Abstrak Fakta dilapangan menunjukan bahwa proses pembelajaran di kelas belum menciptakan aktivitas siswa dalam membuat prediksi, mengaitkan variabel satu sama lain, serta menganalisis hubungan materi dalam pengaplikasian di kehidupan nyata. Maka dari itu, dikembangkan penelitian tentang “Pembelajaran Berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) pada konsep Tekanan Hidrostatis. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis STEM terhadap peningkatan causal reasoning siswa pada konsep tekanan hidrostatis. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pre experimental dengan one group pretest and posttest design. Penelitian dilakukan di salah satu SMP di kota Bandung Barat dengan jumlah partisipan dalam penelitian sebanyak 36 siswa dari siswa SMP kelas VIII. Data penelitian diambil dari hasil pretest dan posttest melalui tes scientific reasoning modifikasi bentuk pilihan ganda beralasan dan diolah menggunakan effect size (d) Cohen’s untuk melihat pengaruh treatment terhadap peningkatan scientific reasoning. Dari hasil pengolahan dan analisis data, effect size yang terukur sebesar 1,89 masuk dalam kategori besar. Hal tersebut menunjukan bahwa pembelajaran berbasis STEM mampu memberikan pengaruh yang signifikan dalam melatihkan causal reasoning siswa. Kata-kata kunci: Pembelajaran Berbasis STEM, Causal Reasoning.Abstract
PENGEMBANGAN ALAT PERAGA FISIKA SMA MATERI HUKUM NEWTON DAN APLIKASINYA Siti Rochaeni; Desnita Desnita; Raihanati Raihanati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 4 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.702 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat peraga fisika SMA materi Hukum Newton dan aplikasinya. Penelitian dilakukan di Laboratorium Fisika, FMIPA, Universitas Negeri Jakarta dan pengujian alat peraga di SMAN 67 Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan, dengan langkah-langkah pengembangan, yaitu: (1) studi pendahuluan alat peraga yang akan dikembangkan, (2) desain produk, (3) pengembangan media awal, (4) validasi ahli dan revisi, (5) uji coba lapangan, (6) revisi produk akhir, dan (7) diseminasi dan implementasi. Alat peraga ini telah melalui tahap uji validasi dengan persentase capaian sebesar 87,50% menurut ahli materi, 85,75% menurut ahli pembelajaran, dan 98,70% menurut guru Fisika SMA. Hasil ujicoba lapangan alat peraga Hukum Newton dan Aplikasinya terhadap siswa menunjukkan persentase capaian sebesar 83,42%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa alat peraga Hukum Newton dan Aplikasinya hasil pengembangan secara umum sudah sangat baik dan mendapat respon positif dari siswa. Kata kunci: alat peraga, Hukum Newton dan Aplikasinya.