cover
Contact Name
Dewi Muliyati
Contact Email
dmuliyati@unj.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
snf@unj.ac.id
Editorial Address
Fisika FMIPA Universitas Negeri Jakarta GHA Lt.5 Jl Rawamangun Muka No.1
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL)
ISSN : 23021829     EISSN : 24769398     DOI : https://doi.org/10.21009/03
Focus and Scope: Physics education Physics Instrumentation and Computation Material Physics Medical Physics and Biophysics Physics of Earth and Space Physics Theory, Particle, and Nuclear Environmental Physics and Renewable Energy
Articles 976 Documents
Profile Of Combinatorial Reasoning Ability Using Description Tests In Physics Learning Of High School Students Feby Dwi Cahyanti; Yetti Supriyati; Anggara Budi Susila
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 9 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.129 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2020.02.PF.08

Abstract

Abstract. The purpose of this study is to describe the combinatorial reasoning ability of high school students in physics learning and to determine the characteristics and the instrument quality of combinatorial reasoning using written test. The research method used is Analyze Design Development Implementation and Evaluation (ADDIE). The written test has the characteristics to measure the ability of deductive hypothesis between variables, to determine the process of combining student reasoning in solving the sequence and series problems and use all possible alternative answers in solving problem systematically based on the stage of combinatorial reasoning. The combinatorial reasoning test was validated by expert and physics teachers. The research participants are student in six of high school grade eleven who had learn all of the concept in one terms. The results of the research show combinatorial reasoning ability of high school students that 24% of students had a high level of combinatorial reasoning, in this case the students are able to fulfill the combinatorial stages. 64% of students were in the medium category and 10.83% of students were in the low category
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MAHASISWA MELALUI PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBASIS SCAFFOLDING Claudia M. M. Maing; Egidius Dewa; Oktavianus Ama Ki`'I; Petrus Ola Begu; Frans Keraf
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 9 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.845 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2020.02.PF.09

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat peningkatan pemahaman konsep. Kegiatan perkuliahan yang dilakukan guna meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa adalah pembelajaran inkuiri terbimbing menggunakan strategi scaffolding. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, di mana melalui penelitian dijabarkan terkait peningkatan pemahaman konsep mahasiswa setelah diberikan perlakukan berupa kegiatan perkuliahan yang menerapkan inkuiri terbimbing berbasis scaffolding. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik tes dengan instrumen berupa soal uraian. Hasil jawaban siswa kemudian diperiksa disesuaikan dengan rubrik penilaian berupa skor tiap soal yang telah dibuat. Soal uraian yang diberikan berjumlah lima soal terkait materi Hukum Newton dan Aplikasinya. Tes dilakukan dua kali yakni pada awal untuk melihat sejauh mana pemahaman konsep mahasiswa dan pada akhir proses perkuliahan guna melihat peningkatan pemahaman konsep mahasiswa setelah mengikuti proses perkuliahan. Hasil tes awal dan tes akhir yang diperoleh, dianalisis menggunakan uji n-Gain guna melihat peningkatan pemahaman konsep. Hasil uji n-Gain menunjukkan bahwa secara rata-rata peningkatan pemahaman konsep mahasiswa pada materi Hukum Newton dan Aplikasinya adalah 0,55 berada pada kategori sedang. Kata-kata kunci: pemahaman konsep, inkuiri terbimbing, strategi scaffolding, n-gain Abstract This research was conducted with the aim to see an increase in understanding of concepts. The lecture activities undertaken to improve the understanding of student concepts are guided inquiry learning using scaffolding strategies. Guided inquiry learning is one of the learning models that emphasizes the active activities of students to find their own concepts or solve problems given by teachers or lecturers. The process of finding and solving problems carried out by students is certainly not entirely independent of the help of lecturers. Assistance provided by lecturers to students verbally and visually, these are some of the strategies in scaffolding assistance. Data collection in this study uses a test technique with the instrument in the form of question matter. The description given is five questions related to Newton's Law and Application. The test is carried out twice namely at the beginning to see the extent of understanding students 'concepts and at the end of the lecture process in order to see an increase in students' understanding of the concepts after attending the lecture process. The results of the initial test and the final test obtained were analyzed using the n-Gain test to see an increase in concept understanding. The n-Gain test results showed that on average the increase in students' understanding of the concept of Newton's Law and its Application was 0.55 in the medium category. Keywords: understanding concept, guided inquiry, scaffolding, n-gain
PEMBELAJARAN AKTIF TIPE LEARNING TOURNAMENT BERBASIS LOCAL WISDOM KABUPATEN FLORES TIMUR UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA Maria Ursula Jawa Mukin; Alfons Bunga Naen; Godelfridus H. Lamanepa; Rosenti Pasaribu; Tapin Yohanes; Maria Irma Ina Lipat
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 9 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.436 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2020.02.PF.10

Abstract

Abstrak Kegiatan Penelitian ini bertujuan untuk melihat penerapan model pembelajaran aktif tipe learning tournament berbasis local wisdom untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. pemahaman konsep yang mau di lihat meliputi interpreting, explaining, classifying, examplyfifying, inferring, summarizing dan compairing. Pembelajaran aktif tipe learning tournament mengajak siswa untuk belajar secara kooperatif, kolaboratif, kompetitif dan menciptakan kondisi pembelajaran lebih santai. Drinkwater, et al. (2014) membuktikan bahwa pembelajaran aktif menciptakan suasana belajar sehingga dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep dan penguatan karakter siswa. desain penelitian yang digunakan adalah One – Group Pretest- Posttest Design Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes untuk menjaring data kemampuan pemahaman konsep baik sebelum maupun sesudah pembelajaran. sementara itu untuk nilai hasil pre-test dan post-test yang diberikan menjadi bahan pertimbangan lain dalam menentukan peningkatan kemampuan pemahaman konsep dan penguatan karakter siswa. setelah data-data tersebut terkumpul, maka tahap selanjutnya adalah analisis. dimana Teknik analisis data yang digunakan adalah uji Gain. berdasarkan hasil analisis pada tes pemahaman konsep yang menerapkan pembelajaran Aktif tipe learning Tournament Berbasis Local Wisdom, dengan menggunakan uji n-gain secara keseluruhan siswa mengalami peningkatan. peningkatan pada pemahaman konsep sebesar 0,82 dan dikategorikan tinggi. kata-kata kunci : Aktif Tipe Learning Tournament, local wisdom, Pemahaman konsep Abstract This research activity aims to see the application of active learning models based on local wisdom type learning tournament to improve students' understanding of concepts. Understanding the concepts to be seen include interpreting, explaining, classifying, exemplifying, inferring, summarizing and compairing. Active learning type learning tournament invites students to learn cooperatively, collaboratively, competitively, and create more relaxed learning conditions. Drinkwater, et al. (2014) proves that active learning creates a learning atmosphere so that it can improve the ability to understand concepts and strengthen students' character. The process of data collection in this study uses tests to capture data of understanding concepts, both before and after learning. meanwhile the value of the pre-test and post-test results given is another consideration in determining the increase in the ability to understand concepts and strengthen student character. After the data is collected, the next step is analysis. Where the data analysis technique used is the Gain test. Based on the results of the analysis on the concept understanding test that applies the Active Learning Type Learning Tournament Based on Local Wisdom, by using the n-gain test overall students have increased. The increase in concept comprehension was 0.82 and categorized high. Keywords: Active Learning Type Learning Tournament, Local Wisdom, Concept Understanding
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS ANDROID Adjie Pamungkas; Acep Kusdiwelirawan
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 9 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.418 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2020.02.PF.11

Abstract

Abstrak Lembar kerja peserta didik merupakan salah satu bahan ajar yang memiliki peranan sangat penting dalam proses pembelajaran. Dengan adanya lembar kerja peserta didik, diharapkan peserta didik dapat terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Lembar kerja yang banyak digunakan saat ini adalah lembar kerja dalam bentuk cetak yang disediakan oleh pendidik dan lembar kerja yang bersumber dari buku paket. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui respon peserta didik terhadap rancangan pengembangan lembar kerja peserta didik berbasis android. Subjek penelitian adalah peserta didik sekolah menengah atas negeri dan swasta di wilayah Bekasi dan Jakarta. Sampel dipilih secara acak sebanyak 40 peserta didik. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar angket analisis kebutuhan oleh peserta didik yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil analisis angket kebutuhan menunjukkan bahwa 1) peserta didik membutuhkan media berupa video dan tidak hanya berupa gambar/grafik, 2) tampilan lembar kerja mobile yang dikembangkan diharapkan memiliki desain yang menarik, 3) jawaban hasil kerja peserta didik diharapkan dapat langsung diinput dan tersimpan pada lembar kerja mobile yang dikembangkan. Analisis kebutuhan ini merupakan bagian dari studi awal pengembangan aplikasi lembar kerja peserta didik berbasis android yang mampu mendukung peningkatan inovasi dalam perkembangan teknologi dibidang pendidikan. Kata-kata kunci: Analisis, Lembar Kerja Peserta Didik, Android. Abstract Student worksheets are one of the teaching materials that have a very important role in the learning process. With the student worksheets, students are expected to be actively involved in the learning process. Worksheets that are widely used today are printed worksheets provided by educators and worksheets sourced from textbooks. The purpose of this study was to determine students responses to the design of developing an Android-based student worksheet. Research subjects were state and private high school students in Bekasi and Jakarta. The sample was chosen at random as many as 40 students. Data were collected using a needs analysis questionnaire sheet by students who then analyzed descriptive qualitatively. The results of the needs questionnaire analysis show that 1) students need media in the form of video and not just pictures / graphics, 2) display of developed mobile worksheets is expected to have an attractive design, 3) answers of students' work are expected to be directly inputted and stored on mobile worksheets developed. This needs analysis is part of the initial study of developing an Android-based student worksheet application that is able to support increased innovation in technological development in the field of education. Keywords: Analysis, Student Worksheets, Android.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR ANALITIS DAN EVALUASI DALAM PEMBELAJARAN FISIKA PADA TOPIK USAHA DAN ENERGI Nilah Nilah; Liszulfah Roza
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 9 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.323 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2020.02.PF.12

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir analitis dan evaluasi siswa dalam memecahkan masalah fisika pada materi usaha dan energi. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskripsi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini seluruh siswa kelas X SMA X di Jakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dan sampel yang digunakan sebanyak 15 siswa kelas X IPA pada semester genap tahun ajaran 2019/2020. Instrumen penelitian ini berupa tes kemampuan berpikir analitis dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan dengan tes dalam bentuk soal uraian sebanyak 15 butir yang mencakup indikator kemampuan berpikir analitis dan evaluasi dari taksonomi Bloom edisi revisi yaitu tingkat menganalisis (C4) dan mengevaluasi (C5). Dari analisis hasil test diperoleh hasil persentase siswa dalam menjawab soal dengan kemampuan berpikir analitis dan evaluasi tinggi sebesar 13,3 %, cukup analitis dan evaluasi sebesar 26,7 %, dan kurang analitis dan evaluasi sebesar 60 %. Berdasarkan analisis data yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa tingkat kemampuan berpikir analitis dan evaluasi siswa kelas X IPA SMA X Jakarta pada semester genap tahun ajaran 2019/2020 dapat dikelompokkan pada kategori kelompok tinggi 13,3 %, kelompok sedang sebesar 26,7 %, dan kelompok rendah 60 %. Kata-kata kunci: Pembelajaran fisika, kemampuan berpikir analitis dan evaluasi. Abstract This study aims to know the analytical and evaluation thinking ability of students in solving physical problems in the chapter on work and energy. The research method used a description with a quantitative approach. The population in this study is the entire class X IPA X Senior High School in Jakarta. The sampling technique uses simple random sampling and the sample used is 15 students of class X IPA in the even semester of the academic year 2019/2020. The study instrument was in the form of analytical thinking and evaluation skills tests. Data collection is done with the test in the form of description as much as 15 item questions that included indicators of analytical thinking ability and evaluation of the revised Bloom's taxonomy that is level of analyze (C4) and evaluate (C5). From the analysis of the test results obtained the percentage of students in answering questions with high analytical thinking and evaluation ability by 13.3%, sufficient analytical and evaluation by 26.7%, and less analytical and evaluation by 60%. Based on the analysis of the data obtained, it can be concluded that the level of analytical thinking ability and evaluation of students of class X IPA X at the one of Senior High School in Jakarta in the even semester of the academic year 2019/2020 can be grouped in the high category 13.3%, medium group at 26.7%, and low group 60%. Keywords: Physics learning, ability of analytical and evaluation thinking
KARAKTERISASI SENSOR ARUS DAN TEGANGAN UNTUK APLIKASI MAXIMUM POWER POINT TRACKER PADA SISTEM PENYIMPANAN ENERGI LISTRIK PANEL SURYA Wisnu Satria Budi; Widyaningrum Indrasari; Riser Fahdiran
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 9 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.475 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2020.01.FA.13

Abstract

Abstrak Penggunaan sel surya sebagai energi terbarukan dewasa ini semakin meluas. Berbagai upaya dilakukan agar panel surya mampu menghasilkan daya optimal. Salah satunya dengan menggunakan Maximum Power Point Tracker (MPPT). Hal ini bertujuan untuk mengontrol level tegangan keluaran panel surya. Maka dari itu pada penelitian ini dikarakterisasi dua buah sensor tegangan DC dan dua buah sensor arus INA219. Karakterisasi dilakukan menggunakan DC power supply dan enam variasi resistor. Hasil karakterisasi kedua sensor tegangan DC menunjukkan adanya tegangan offset masing-masing sebesar 0,0544 Volt dan 0,0564 Volt dengan kesalahan relatif pengukuran 0,19% dan 0,20%. Kemudian hasil karakterisasi kedua sensor arus INA219 menunjukkan adanya arus offset masing-masing sebesar -0,0291 mA dan 0,1495 mA dengan kesalahan relatif pengukuran 0,83% dan 2,96%. Sensor ini akan digunakan untuk membaca tegangan dan arus pada aplikasi MPPT. Kata-kata kunci: MPPT, sensor tegangan DC, INA219. Abstract Solar cell application as renewable energy today is increasingly widespread. Various attempts were made so that the solar panels can produce optimal power. One of them is by using Maximum Power Point Tracker (MPPT). MPPT is use for controlling the output voltage level of solar panel. Therefore, in this research characterized two DC voltage sensor and two INA219 current sensor. These characterizations are using a DC power supply and six variation of resistor. The result show that each of two DC voltage sensor have an offset voltage are 0,0544 Volt and 0,0564 Volt which have relative error of measurements are 0,19% and 0,20%. Then, the result show to each of two INA219 current sensor have an offset current are -0,0817 mA and 0,1222 mA which have relative error of measurement are 4,48% and 2,44 %. These sensors will use for sensing the voltage and current of MPPT application. Keywords: MPPT, DC voltage sensor, INA219
PENGARUH PENAMBAHAN KAOLIN DAN KARBON AKTIF TERHADAP KEKERASAN PADA TEKO TEH POCI Hansel Muhammad Falah; Agus Setyo Budi; Widyaningrum Indrasari
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 9 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.945 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2020.01.FA.14

Abstract

Abstrak Salah satu pekerjaan yang juga banyak digeluti masyarkat Purbalingga yaitu menjadi pengrajin teko teh poci (berbahan dasar tanah liat). Namun, saat ini para pengrajin mengeluhkan masuknya teko teh poci dari mancanegara, yang dapat mengancam industri lokal. Dengan kualitas yang sama namun harga yang lebih murah, membuat teko teh poci buatan lokal sulit untuk bersaing. Maka dari itulah, penelitian ini dilakukan dengan tujuan membuat bahan baku dari teko teh poci (keramik) dengan kualitas lebih baik. Dilakukan analisis terhadap pengaruh penambahan kaolin dan karbon aktif terhadap kekerasan keramik. Hasilnya menunjukan bahwa penambahan kaolin dan karbon aktif meningkatkan nilai kekerasan keramik. Suhu juga sangat mempengaruhi kekerasan, oleh sebab itu diperlukan suhu yang tepat untuk membuat keramik semakin keras, tetapi tidak mengalami vitrifikasi sehingga volume dari keramik tersebut tidak menyusut. Kata kunci: Teko teh poci, tanah liat, keramik, kaolin, karbon aktif, kekerasan, porositas, Purbalingga, lokal.
KAJIAN PENGARUH VARIASI TEMPERATUR PADA PROSES ELEKTRODEPOSISI TERHADAP MORFOLOGI LAPISAN KOMPOSIT MATRIK LOGAM Syaikhoh Nu’maa; Esmar Budi; Hadi Nasbey
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 9 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.982 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2020.01.FA.15

Abstract

Abstrak Material untuk berbagai aplikasi industri harus memenuhi sifat yang sesuai dengan lingkungan kerjanya. Berbagai inovasi dikembangkan hingga saat ini untuk memperoleh sifat material yang baik, salah satunya dengan pembuatan lapisan komposit dengan matrik logam menggunakan metode elektrodeposisi pada permukaan material (substrat). Lapisan komposit yang terbentuk dengan menggunakan proses elektrodeposisi dapat lebih bervariasi karena bergantung pada variabel proses yang dipilih, salah satunya adalah variasi temperatur saat proses elektrodeposisi berlangsung. Variasi temperatur saat melakukan proses elektrodeposisi berpengaruh terhadap lapisan komposit yang terbentuk, khususnya pada morfologi kompositnya. Berdasarkan hasil kajian ini diperoleh bahwa dengan adanya peningkatan temperatur akan menimbulkan retakan pada permukaan lapisan komposit berkurang namun terdapat aglomerat. Variasi temperatur harus memperhatikan beberapa parameter operasional elektrodeposisi antara lain konsentrasi larutan elektrolit, tegangan listrik, rapat arus dan pengadukan larutan. Kata-kata kunci: elektrodeposisi, lapisan komposit matrik logam, variasi temperatur. Abstract The material for various industrial applications must fulfill the properties in accordance with its working environment. Various innovations were developed to date to acquire high material properties, one of which is the manufacture of metal matrix composite coatings using electrodeposition method on the material surface (substrate). Composite coating that is formed using electrodeposition process can be more varied because depending on the process variable chosen, one of them is temperature variation during electrodeposition process. Temperature variations during the electrodeposition process affect the composite coating formed, especially in the morphology. Based on the results of this study was obtained that with the increase of temperature will cause cracks in the surface of the composite coating decreases but appears agglomerats. Temperature variations must consider several operational parameters for electrodeposition, including the concentration of electrolyte solution, electrical voltage, current density, and stirring of the solution. Keywords: electrodeposition, metal matrix composite, temperature variations.
PENGARUH DOPING DAN PERLAKUAN PANAS TERHADAP KEKERASAN KERAMIK PADA BAHAN DASAR PEMBUATAN POCI Axel Nathanael; Agus Setyo Budi; Widyaningrum Indrasari
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 9 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.175 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2020.01.FA.16

Abstract

Abstrak Poci yang termasuk dalam keramik memiliki kekurangan karena mudah pecah. Beragam cara telah dilakukan untuk meningkatkan kekerasan poci. Salah satu hal yang dilakukan adalah dengan menambah doping dan melakukan perlakuan panas. Perlakuan panas yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan variasi suhu pemanasan, lamanya waktu pemanasan, hingga variasi laju pemanasan. Tujuan paper ini adalah mengetahui pengaruh penambahan doping dan perlakuan panas terhadap tingkat kekerasan keramik. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap penelitian terkait. Hasil yang didapat adalah keramik akan semakin keras bila ditambahkan dengan material tertentu namun kekerasan akan berkurang setelah melebihi komposisi optimumnya. Hal yang sama didapatkan pada perlakuan panas, sekamin lama dan semakin tinggi suhu akan menigkatkan kekerasan keramik sampai batas optimumnya. Hasil ini akan digunakan untuk menentukan komposisi dan suhu yang paling optimumdalam memperkuat keramik. Kata-kata kunci: Poci, Keramik, Suhu, Doping, Kekerasan Abstract The pot that is included in ceramics has a disadvantage because it breaks easily. Various ways have been done to increase pot hardness. One of the things done is to add doping and heat treatment. The heat treatment that can be done is to vary the heating temperature, the length of time for heating and the variation of the heating rate. The purpose of this paper is to determine the effect of the addition of doping and heat treatment on the level of hardness of ceramics. The method used is the study of literature on related research. The results obtained are ceramics that will be harder when added to certain materials, but the hardness will decrease after exceeding its optimum composition. The same thing is found in heat treatment, long time and higher temperature will increase the hardness of ceramics to the optimum. This result will be used to determine the optimum composition and temperature for strengthening ceramics. Keywords: Pot, Ceramic, Temperature, Doping, Hardness
PENGARUH PENAMBAHAN MATERIAL ALUMINA DAN KARBON AKTIF TERHADAP KEKERASAN DAN MUTU AIR PADA TEKO TEH POCI Dina Ramadhini Rinaldy; Agus Setyo Budi; Widyaningrum Indrasari
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 9 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.364 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2020.01.FA.17

Abstract

Abstrak Purbalingga adalah salah satu daerah pengasil teko teh poci terbesar di Indonesia. Tetapi produk yang dihasilkan rentan pecah dan memiliki zat terlarut sehingga kualitas produk cukup rentan dalam ketatnya persaingan pasar. Maka dari itu dilakukan inovasi peningkatan kualitas teko teh poci dengan memperkuat sifat kekerasan dan mengurangi zat terlarut pada teko teh poci dengan menambahkan alumina dan karbon aktif ke dalam tanah liat sebagai bahan dasar pembuatan teko teh poci. Tujuan dari paper ini adalah mengetahui pengaruh penambahan alumina dan karbon aktif ke dalam tanah liat. Metode yang digunakan pada paper ini adalah studi literatur terhadap penelitian terkait. Hasil yang didapat adalah material alumina akan menambahkan kekerasan material tanah liat dengan menaikkan nilai densitas dan mengurangi porositas sehingga material semakin padat. Semakin tinggi konsentrasi alumina dan suhu yang digunakan akan menaikan kekerasan material. Sedangkan penambahan karbon aktif ke dalam tanah liat akan menaikan porositas seiring dengan meningkatnya konsentrasi yang digunakan dan menghasilkan uji TDS yang lebih baik. Kata kunci: Tanah liat, alumina, karbon aktif, kekerasan, zat terlarut. Abstract Purbalingga is one of the biggest teapot producers in Indonesia. But the products are fragile and have dissolved solids, so the quality of the products is quite vulnerable in the intense market competition. Therefore an innovation was made to improve the quality of the teapot by strengthening hardness material and reduce dissolved solids by adding alumina and activated carbon into the clay as the teapot basic material. The purpose of this paper is to determine the effect of addition alumina and activated carbon into clay. The method used in this paper is study of literature on related researches. The result is alumina material will increase the hardness of clay by increasing the density and reducing porosity so the material becomes denser. The higher concentration of alumina and the temperature used will increase the hardness of material. Addition of activated carbon will increase porosity as more as the increasing of concentration that are used and produce a better TDS test. Keywords: Clay, alumina, activated carbon, hardness, dissolved solids.