cover
Contact Name
Dewi Muliyati
Contact Email
dmuliyati@unj.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
snf@unj.ac.id
Editorial Address
Fisika FMIPA Universitas Negeri Jakarta GHA Lt.5 Jl Rawamangun Muka No.1
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL)
ISSN : 23021829     EISSN : 24769398     DOI : https://doi.org/10.21009/03
Focus and Scope: Physics education Physics Instrumentation and Computation Material Physics Medical Physics and Biophysics Physics of Earth and Space Physics Theory, Particle, and Nuclear Environmental Physics and Renewable Energy
Articles 976 Documents
PENERAPAN E-LEARNING BERBASIS (POQE) PREDICTION-OBSERVATION-QUIZ-EXPLANATION PADA KONSEP GLOBAL WARMING Aulia, Eva; Wibowo, Firmanul Catur; Nasbey, Hadi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol. 12 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/03.1201.PF25

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-learning berbasis POQE berbantuan Microsoft Sway pada konsep global warming sebagai media bahan ajar yang efektif serta dapat diterapkan dalam pembelajaran fisika. E-learning disajikan dalam bentuk link sehingga dapat diakses melalui berbagai macam perangkat elektronik kapan dan dimana saja. Komponen e-learning terdiri dari, capaian pembelajaran, alur tujuan pembelajaran, indikator POQE, peta konsep, materi, informasi teknologi, soal pre-test, quiz, video dan form serta pelengkap lainnya. Studi pendahuluan yang telah dilakukan ke sejumlah siswa SMA, sebanyak 77,3% menyatakan bahwa penggunaan internet lebih sering digunakan sebagai sumber belajar. Studi ini mengusulkan model inkuiri "prediction-observation-quiz-explanation" (POQE) untuk merancang program pembelajaran global warming. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development dengan model 4D (Define, Design, Development, Disseminate). Dalam penelitian ini digunakan D'Cohen Formula untuk mengukur efektifitas dari e-learning dan validasi media serta materi menggunakan Model Rasch dengan pengolahan data berbantuan aplikasi Ministep. Penelitian yang dilakukan masih dalam proses dan terus berlanjut. Kata-kata kunci: e-learning, inkuiri POQE, global warming. Abstract This study aims to produce POQE-based e-learning assisted by Microsoft Sway on the concept of global warming as an effective teaching material that can be applied to physics learning. E-learning is presented in the form of a link so that it can be accessed via a variety of electronic devices anytime and anywhere. The e-learning component consists of learning outcomes, learning objectives flow, POQE indicators, concept maps, materials, information technology, pre-test questions, quizzes, videos and other forms and supplements. Preliminary studies that have been conducted on a number of high school students, as much as 77.3% stated that the use of the internet is more often used as a learning resource. This study proposes a "prediction-observation-quiz-explanation" (POQE) inquiry model to design a global warming learning program. This study uses the Research and Development research method with the 4D model (Define, Design, Development, Disseminate). In this study, the D'Cohen Formula was used to measure the effectiveness of e-learning and media and material validation using the Rasch Model with data processing assisted by the Ministep application. Research conducted is still in process and continues. Keywords: e-learning, POQE inquiry, global warming.
PENERAPAN E-PROJECTS BERBANTUAN NANO LEARNING PHYSICS UNTUK MENINGKATKAN PROBLEM SOLVING SKILLS PADA KONSEP ENERGI ALTERNATIF Amalia, Debbie Puspa; Wibowo, Firmanul C.; Nasbey, Hadi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol. 12 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/03.1201.PF26

Abstract

Abstrak Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi pada abad ke-21 menuntut masyarakat dunia untuk memiliki keterampilan proses sains dan keterampilan kognitif tingkat tinggi. Studi dari Trends in International Mathematics and Science Study (TIMSS) tahun 2015 menunjukkan bahwa Indonesia berada pada urutan ke-46 dari 51 negara dengan skor rata-rata 397. Artinya, nilai sains siswa Indonesia berada pada level yang sangat rendah. Pada abad ini, pembelajaran sains membutuhkan model pembelajaran yang lebih efisien, yaitu pembelajaran berbasis e-project. Dengan model pembelajaran ini, peserta didik berperan aktif dalam menggunakan pengetahuan dan keterampilan ilmiah. Keterampilan pemecahan masalah terus menjadi kapabilitas utama dalam menghadapi pembelajaran sains di abad 21. Dalam mengembangkan keterampilan ini, peserta didik harus mempunyai pemikiran analitis dan pemikiran kritis agar bisa memecahkan suatu masalah. Berdasarkan hal itu, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan desain The Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti penerapan e-projects berbantuan nano learning physics pada konsep energi alternatif sebagai model pembelajaran efektif yang dapat membantu meningkatkan problem solving skills pada peserta didik. Penelitian yang dilakukan masih dalam proses dan terus berlanjut. Kata-kata kunci: E-projects, Keterampilan pemecahan masalah, Pembelajaran sains abad 21. Abstract Advances in science and technology in the 21st century require the world community to have high-level scientific process skills and cognitive skills. A study from the 2015 Trends in International Mathematics and Science Study (TIMSS) shows that Indonesia ranks 46th out of 51 countries with an average score of 397. This means that Indonesian students science scores are at a very low level. In this century, science learning requires a more efficient learning model, namely e-project based learning. With this learning model, students play an active role in using scientific knowledge and skills. Problem solving skills continue to be the main capability in dealing with science learning in the 21st century. In developing these skills, students must have analytical thinking and critical thinking in order to be able to solve a problem. Based on that, the method used in this research is quasi-experimental with The Nonequivalent Control Group Design. This study aims to examine the application of e-projects assisted by nano learning physics on the concept of alternative energy as an effective learning model that can help improve problem solving skills in students. Research conducted is still in process and continues. Keywords: E-projects, Problem solving skills, 21st century science learning.
INTERACTIVE DIGITAL MODUL PHYSICS (IDMP) BERBASIS INQUIRY PADA KONSEP ENERGI ALTERNATIF Zain, Al Kautsar; Wibowo, Firmanul C.; Nasbey, Hadi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol. 12 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/03.1201.PF27

Abstract

Abstrak Penerapan teknologi informasi dalam media pembelajaran dengan maksud untuk meningkatkan kompetensi peserta didik terhadap pembelajaran dengan keterampilan abad 21 dimana mengubah paradigma teaching menjadi paradigma learning, artinya pembelajaran berpusat pada peserta didik dan guru sebagai fasilitator. Salah satu media pembelajaran yang bisa dipadukan menjadi satu antara model pembelajaran, bahan ajar, dan pemanfaatan teknologi komputer, yaitu modul digital. Pengembangan modul digital dijadikan sebagai sarana dalam mengatasi permasalahan pembelajaran dengan perkembangan teknologi. Studi pendahuluan yang telah dilakukan ke sejumlah siswa SMA, sebanyak 59,4% peserta didik mengalami kesulitan memahami materi energi alternatif melalui bahan ajar dan model pembelajaran yang diterapkan guru serta 65,6% peserta didik membutuhkan modul dalam memahami suatu materi lewat internet. Ada beberapa model pembelajaran berbasis inkuiri, penggunaan model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan penguasaan konsep siswa dan sangat efektif untuk diterapkan pada pembelajaran fisika untuk merancang modul digital dalam pembelajaran energi alternatif. Penelitian ini dirancang menggunakan metode penelitian R&D dengan model ADDIE dan bertujuan untuk menghasilkan perangkat digital modul berbasis inquiry materi energi alternatif dan penerapan pada peserta didik SMA kelas X sebagai media yang valid, praktis, efektif, dan dapat diterapkan dalam pembelajaran fisika. Penelitian yang dilakukan masih dalam proses dan terus berlanjut. Kata-kata kunci: interactive, digital, modul, inkuiri, energi alternatif. Abstract The application of information technology in learning media with the aim of increasing student competence in learning with 21st century skills which changes the teaching paradigm to a learning paradigm, meaning that learning is centered on students and the teacher as a facilitator. One of the learning media that can be integrated into one learning model, teaching materials, and the use of computer technology, namely digital modules. The development of digital modules is used as a means of overcoming learning problems with technological developments. Preliminary studies that have been conducted on a number of high school students, as many as 59.4% of students have difficulty understanding alternative energy material through teaching materials and learning models applied by teachers and 65.6% of students need modules to understand material via the internet. There are several inquiry-based learning models, the use of inquiry learning models can improve students' mastery of concepts and is very effective to apply to physics learning to design digital modules in alternative energy learning. This study was designed using the R&D research method with the ADDIE model and aims to produce a digital module based on inquiry on alternative energy material and its application to class X high school students as a valid, practical, effective, and applicable medium in learning physics. Research conducted is still in process and continues. Keywords: interactive, digital, modul, inquiry alternative energy.
DIGITAL MODUL KONSEP ENERGI TERBARUKAN BERBASIS MICROSOFT SWAY Meyputri, Christi Umita; Budi, Agus Setyo; Wibowo, Firmanul Catur
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol. 12 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/03.1201.PF28

Abstract

Abstrak Digital modul merupakan bahan ajar yang dapat membantu peserta didik belajar secara mandiri, kapanpun dan dimanapun, melalui media berbasis internet. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berbentuk digital modul pada konsep energi terbarukan berbasis Microsoft Sway. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan atau Research and Development (RnD) dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil dari penelitian ini berupa digital modul yang dapat diakses melalui Microsoft Sway, konten pada digital modul berupa materi pokok energi terbarukan, contoh dan evaluasi, praktikum online, serta game interaktif untuk mereview materi yang telah dipelajari. Berdasarkan analisis kebutuhan, sebanyak 91,5% peserta didik tertarik menggunakan digital modul berbasis Microsoft Sway sebagai sumber belajar. Uji validasi produk dilakukan oleh ahli materi dan ahli media menggunakan angket serta diuji cobakan kepada peserta didik. Kata-kata kunci: Digital Modul, Energi Terbarukan, Sway. Abstract Digital modules is a kind of teaching materials that can help students to learn independently, anytime and anywhere, through internet-based media. This study aims to develop teaching materials of digital modules on the concept of renewable energy based on Microsoft Sway. The research method used is Research and Development (RnD) using the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) model. The results of this study are digital modules that can be accessed via Microsoft Sway, content on digital modules in the form of renewable energy subject matter, examples, evaluations, online practicum, and interactive games to review material that has been studied. Based on needs analysis, 91.5% of students are interested in using digital modules based on Microsoft Sway as a learning resource. Product validation tests were carried out by material experts and media experts using a questionnaire and tested on students. Keywords: Digital Module. Renewable Energy, Sway.
PENGEMBANGAN MODUL DIGITAL INTERAKTIF DENGAN MODEL DISCOVERY LEARNING PADA MATERI PENGUKURAN Khairatunnisa, Khairatunnisa; Serevina, Vina; Nasbey, Hadi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol. 12 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/03.1201.PF29

Abstract

Abstrak Modul digital adalah media belajar mandiri yang dikemas dalam bentuk digital yang memiliki tujuan untuk mewujudkan kompetensi pembelajaran yang ingin dicapai, serta dapat menjadikan peserta didik lebih interaktif dengan menggunakan aplikasi tersebut. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul digital interaktif dengan model discovery learning yang dilengkapi dengan pembahasan materi, kuis, dan latihan serta hasil penilaian yang akan dikirimkan kepada guru dan siswa melalui email. Materi yang akan dibahas adalah pengukuran dengan model discovery learning untuk kelas X SMA. Aplikasi yang digunakan adalah iSpring Suite 11. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RnD) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Berdasarkan hasil penelitian terhadap 50 siswa di salah satu SMA di kota Jakarta Timur mengenai penggunaan modul digital interaktif. Didapatkan bahwa 92% reseponden menyatakan perlu adanya penggunaan modul digital interaktif. Sehingga dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi pengajaran untuk guru dalam proses pembelajaran fisika di kelas. Kata-kata kunci: modul digital interaktif, discovery learning , iSpring Suite, pengukuran. Abstract Digital modules are independent learning media that are packaged in digital form which have the goal of realizing the learning competencies to be achieved and can make students more interactive by using the application. This study aims to develop interactive digital modules with a discovery learning model which is complemented by discussion of material, quizzes, and exercises as well as assessment results which will be sent to teachers and students via email. The material to be discussed is measurement with the discovery learning model for class X SMA. The application used is iSpring Suite 11. The research method used is Research and Development (RnD) with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Based on the results of research on 50 students at a high school in East Jakarta regarding the use of interactive digital modules. It was found that 92% of respondents stated the need for the use of interactive digital modules. So that from this research it is hoped that it can be used as teaching evaluation material for teachers in the physics learning process in class. Keywords: interactive digital module, discovery learning , iSpring Suite, measurement.
DEVELOPMENT OF INTERACTIVE DIGITAL MODULES BASED ON PROBLEM-BASED LEARNING ON GLOBAL WARMING MATERIALS FOR HIGH SCHOOL STUDENTS Hibatullah, Naufal; Serevina, Vina; Nasbey , Hadi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol. 12 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/03.1201.PF30

Abstract

Abstrak Modul Digital Interaktif berbasis Problem Based Learning (PBL) adalah sebuah inovasi pembelajaran yang dirancang untuk membantu siswa memahami konsep pemanasan global dalam pembelajaran fisika dengan cara yang lebih interaktif dan tentunya efektif. Modul ini berisi beberapa komponen seperti materi, soal dan contoh dalam kehidupan berupa foto maupun video yang saling terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul digital interaktif berbasis Problem Based Learnning pada materi pemanasan global yang valid digunakan sebagai media pembelajaran fisika yang dilengkapi dengan teknologi digital yang memungkinkan siswa untuk memperoleh informasi melalui berbagai media seperti video, simulasi, dan animasi. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). Produk akhir dari penelitian ini berupa modul digital interaktif yang dapat diakses dengan mudah melalui perangkat komputer, laptop, dan smartphone. Produk akan divalidasi oleh ahli media, ahli materi, dan ahli pembelajaran, serta dilakukan ujicoba kepada guru fisika dan peserta didik. Kata-kata kunci: Modul digital, Problem Based Learning, Pemanasan global, interaktif. Abstract Interactive Digital Module based on Problem Based Learning (PBL) is a learning innovation designed to help students understand the concept of global warming in physics learning more interactively and effectively. This module contains several components such as materials, questions, and examples in life in the form of photos and videos that are integrated. This study aims to produce an interactive digital module based on Problem-Based Learning on global warming material that is valid for use as a physics learning medium equipped with digital technology that allows students to obtain information through various media such as video, simulation, and animation. This development research uses ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate) model. The final product of this research is an interactive digital module that can be accessed easily through computers, laptops, and smartphones. The products will be validated by media experts, material experts, and learning experts, and conducted tests to physics teachers and learners. Keywords: Digital modules, Problem Based Learning, Global Warming, interactive.
RANCANGAN MODUL DIGITAL “PHYQSURE” BERBASIS STAD PADA MATERI BESARAN FISIKA DAN PENGUKURAN Rahmatika, Fadia Fatasya; Nasbey, Hadi; Budi, Esmar
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol. 12 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/03.1201.PF31

Abstract

Abstrak Modul digital “Phyqsure” berbasis STAD adalah sebuah inovasi bahan ajar yang dikembangkan dalam rangka mendukung pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi pada era digital di mana produk yang dihasilkan dapat memfasilitasi pembelajaran peserta didik pada materi besaran fisika dan pengukuran dengan cara yang lebih menarik dan efektif karena materi pembelajaran yang disajikan tidak hanya berupa cetakan tulisan yang menjenuhkan, melainkan juga dilengkapi dengan fitur-fitur yang dapat diakses, seperti gambar, animasi, dan video. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul digital “Phyqsure” berbasis STAD (Student Teams Achievement Division) pada materi besaran fisika dan pengukuran yang valid digunakan sebagai bahan ajar fisika SMA kelas X dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Produk akhir dari penelitian ini berupa rancangan modul digital yang disajikan menggunakan situs web Heyzine Flipbook dan dapat diakses dengan mudah oleh peserta didik menggunakan perangkat elektronik yang mendukung. Kata-kata kunci: modul digital, Student Teams Achievement Division, besaran fisika dan pengukuran. Abstract The STAD-based "Phyqsure" digital module is an innovative teaching material developed in order to support learning that is relevant to technological developments in the digital era where the product produced can facilitate student’s learning on physical quantities and measurement in a more interesting and effective way because the learning material presented is not only in the form of dull text, but is also equipped with accessible features, such as pictures, animations, and videos. This study aims to develop a digital module "Phyqsure" based on STAD (Student Teams Achievement Division) on the learning material of physics quantities and measurement that are valid to be used as physics teaching materials for 10th grade high school using the ADDIE development model (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The final product of this research is a digital module design that is presented using the Heyzine Flipbook website and can be accessed easily by students using a supporting electronic device. Keywords: digital module, Student Teams Achievement Division, physics quantities and measurement.
RANCANGAN WEBSITE “FIDIKENYA” SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL FISIKA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI Artasya, Ni Made Ayu Diarti Putri; Nasbey, Hadi; Budi, Esmar
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol. 12 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/03.1201.PF32

Abstract

Abstrak Website “FIDIKENYA” sebagai media pembelajaran fisika merupakan sebuah inovasi media pemblejaran yang dikembangkan dengan pendekatan kontekstual. Pengembangan media pembelajaran ini dilakukan dalam rangka mendukung pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi pada era digital di mana produk yang dihasilkan dapat memfasilitasi pembelajaran peserta didik pada pembelajaran fisika dengan cara yang lebih menarik dan efektif karena menyajikan materi dan konsep-konsep fisika yang dipelajari melalui penjelasan cara kerja alat, fenomena alam, serta kegiatan manusia pada kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan website “FIDIKENYA” sebagai media pembelajaran kontekstual fisika dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Produk akhir dari penelitian ini berupa rancangan website media pembelajaran fisika yang disajikan menggunakan situs web wix.com dan dapat diakses dengan mudah oleh peserta didik menggunakan perangkat elektronik yang mendukung. Kata-kata kunci: website, media pembelajaran, pembelajaran kontekstual, fisika. Abstract The "FIDIKENYA" website as a physics learning media is an innovative learning media developed with a contextual approach. The development of this learning media is carried out in order to support a student learning activity that is relevant to technological developments in the digital era where the products produced can facilitate student learning physics in a more interesting and effective way because it presents material and physics concepts that are learned through explanations of how works of a tools, natural phenomena, and human activities in everyday life. This study aims to develop the "FIDIKENYA" website as a media for contextual learning of physics in everyday life using the ADDIE development model (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The final product of this research is in the form of a website design for learning media which is presented using the wix.com website and can be accessed easily by students using any supporting electronic devices. Key words: websites, learning media, contextual learning, physics.
RANCANGAN MODUL ELEKTRONIK DILEMMA-STEAM PADA MATERI ENERGI TERBARUKAN Sirait, Ruth Angelina; Nasbey, Hadi; Budi, Esmar
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol. 12 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/03.1201.PF33

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul elektronik Dilemma-STEAM pada materi energi terbarukan yang layak digunakan sebagai bahan ajar fisika SMA kelas X dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Modul elektronik atau E-Modul berbasis Dilemma-STEAM adalah modul elektronik fisika yang didasarkan pada pendekatan Dilemma-STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) untuk mengajarkan materi energi terbarukan. Pendekatan ini bertujuan untuk melibatkan siswa dalam diskusi dan analisis tentang dilema yang berkaitan dengan pengembangan, penerapan, dan dampak energi terbarukan dalam kehidupan sehari-hari, di mana produk yang dihasilkan dapat memfasilitasi pembelajaran peserta didik pada materi energi terbarukan dengan cara yang lebih menarik dan efektif karena materi pembelajaran yang disajikan tidak hanya berupa cetakan tulisan yang menjenuhkan, melainkan juga dilengkapi dengan fitur-fitur yang dapat diakses, seperti gambar, animasi, dan video. Produk akhir dari penelitian ini berupa rancangan modul elektronik yang disajikan menggunakan situs web Flip PDF Profesional dan dapat diakses dengan mudah oleh peserta didik menggunakan perangkat elektronik yang mendukung. Kata-kata kunci: modul elektronik, Dilemma-STEAM, energi terbarukan. Abstract This study aims to develop the Dilemma-STEAM electronic module on renewable energy materials that are suitable for use as physics teaching materials for class X SMA using the ADDIE development model (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The Dilemma-STEAM-based electronic module or E-Module is an electronic physics module based on the Dilemma-STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) approach to teach renewable energy material. This approach aims to involve students in discussion and analysis of dilemmas related to the development, application, and impact of renewable energy in everyday life, where the products produced can facilitate students' learning on renewable energy material in a more interesting and effective way. because the learning material presented is not only in the form of saturated written prints, but also equipped with accessible features, such as pictures, animations, and videos. The final product of this research is an electronic module design that is presented using the Flip PDF Professional website and can be accessed easily by students using electronic devices that support. Keywords: electronic module, Dilemma-STEAM, renewable energy.
RANCANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS STEM BERBANTUAN GOOGLE SITES PADA MATERI MEDAN MAGNET Mauludin, Muhammad Imam; Nasbey, Hadi; Budi, Esmar
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol. 12 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/03.1201.PF34

Abstract

Abstrak Proses pendidikan pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, dan memotivasi peserta didik untuk berperan secara aktif dan memberikan ruang yang cukup bagi inovasi, kreativitas, dan kemandirian. Untuk merangsang kemampuan berpikir peserta didik, guru dituntut untuk lebih inovatif dalam setiap kegiatan belajar mengajar terutama mengenai media pembelajaran. Cara yang mudah untuk pembuatan media pembelajaran dengan memanfaatkan Google Sites. Google Sites merupakan aplikasi online yang diluncurkan google untuk pembuatan website kelas, sekolah, atau lainnya. Adapun bentuk media pembelajaran yang akan dikembangkan berbasis pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis STEM berbantuan Google Sites pada materi medan magnet yang valid digunakan sebagai bahan ajar fisika SMA kelas XII dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Produk akhir dari penelitian ini berupa media pembelajaran berbentuk sebuah webiste sehingga dapat diakses dengan mudah melalui smartphone. Produk akan divalidasi oleh ahli media, ahli materi, dan ahli pembelajaran, serta dilakukan ujicoba kepada guru fisika dan peserta didik. Kata-kata kunci: media pembelajaran, STEM, Google sites. Abstract The educational process in educational units is carried out in an interactive, inspiring, fun, challenging and motivating way for students to play an active role and provide sufficient space for innovation, creativity and independence. To stimulate students' thinking skills, teachers are required to be more innovative in every teaching and learning activity, especially regarding learning media. An easy way to create learning media by utilizing Google Sites. Google Sites is an online application launched by Google to create class, school, or other websites. The form of learning media that will be developed is based on the Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) approach. This study aims to produce STEM-based learning media assisted by Google Sites on magnetic field material that is valid to be used as teaching materials for class XII high school physics using the ADDIE development model (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The final product of this research is in the form of learning media in the form of a website so that it can be accessed easily via a smartphone. The product will be validated by media experts, material experts, and learning experts, and trials will be carried out on physics teachers and students. Key words: learning media, STEM, Google sites.