cover
Contact Name
Noni Antika Khairunnisah
Contact Email
lpp.mandala@gmail.com
Phone
+6282341616497
Journal Mail Official
lpp.mandala@gmail.com
Editorial Address
Ahmad Yani, Indonesia Chandra Laksamana, Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Research of Service Administration Health and Sains Healthys
ISSN : 28304748     EISSN : 28304772     DOI : 10.36312
Core Subject : Health,
Research of Service Administration Health and Sains Healthys is a scientific publication related to Politics is the result of literature studies, study of issues, and the results of research that develops in the community. This journal uses Indonesian. Publish 2 times every year.
Articles 92 Documents
Perbandingan Efektifitas Pelatihan Hands Only Cpr Pada Masyarakat Awam Dengan Metode Online Dan Tatap Muka Di Komunitas Surfer Lombok Barat Sahrir, Imam; Maulana, Antoni Eka Fajar; Cahyono, Wahyu; Suhartiningsih, Suhartiningsih
Research of Service Administration Health and Sains Healthys Vol 3, No 2 (2022): Research of Service Administration Health and Sains Healthys (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/rehat.v3i2.4687

Abstract

Dari riskesdas 2018 diketahui di Provinsi Nusa Tenggara Barat sendiri untuk data henti jantung tidak ada tercantum secara detail data untuk kejadian henti jantung, namun memiliki data untuk kasus penyakit jantung yang merupakan salah satu penyebab henti jantung, menurut pengelompokan usia henti jantung banyak terjadi pada usia 5-14 tahun yaitu dengan angka kejadian 4.128 jiwa, dan lebih banyak terjadi pada perempuan, dari keseluruhan karakteristik angka kejadian penyakit jantung di NTB sebanyak 21.308  (Riskesdas NTB, 2018). Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui perbandingan Efektifitas Pelatihan Hands Only CPR pada Masyarakat Awam dengan Metode Online dan Tatap Muka.Populasi dalam penelitian ini yaitu masyarakat awam anggota surfing lombok barat yang berjumlah 30 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden yang dibagi mnejadi 2 kelompok pelatihan yaitu kelompok online dan offline dengan menggunakan teknik total sampling. Desain penelitian yang digunakan yaitu quasy eksperimental pre and post test without control group. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar Kuesioner pre dan post test. Analisa data menggunakan uji independent T-test.Hasil ini menunjukan bahwa sebelum pelatihan dari 15 responden dengan metode tatap muka ada 12 responden masuk dalam kategori pengetahuan kurang dan 15 responden dengan metode daring 13 responden masuk dalam kategori pengetahuan kurang. Setelah diberikan pelatihan 14 responden berpengetahuan baik pada kelompok tatap muka, dan 11 responden berpengetahuan baik pada kelompok daring.Ada perbedaan efektifitas pelatihan hands only CPR pada masyarakat awam dengan metode online dan tatap muka, metode yang lebih efektif adalah dengan mneggunakan metode tatap muka.
SOSIALISASI TERHADAP PERAN ORANG TUA DALAM MEMAHAMI PENCEGAHAN PENYAKIT DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS RASABOU KECEMATAN HU’U DOMPU, NUSA TENGGARA BARAT Pamungkas, Catur Esty; MardiyahWD, Siti; Cahyaningtyas, Dwi Kartika
Research of Service Administration Health and Sains Healthys Vol 3, No 1 (2022): Research of Service Administration Health and Sains Healthys (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/rehat.v3i1.3501

Abstract

Latar Belakang: Kejadian diare masih tinggi di Wilayah Kerja Puskesmas Rasabou pada tahun 2020 yaitu sebanyak 205 (18%). Hal ini dilihat dari adanya peningkatan Prevalensi Nasional dari tahun 2019 (7,8%), penderita diare yang mendapatkan cakupan pelayanan semua umur rata-rata 44,3% dari jumlah target yaitu 83.358, layanan penyakit diare pada balita 29.083 (23,2%). Tujuan penelitian untuk mensosialisakin bagaimana peran ibu dalam memahami pencegahan penyakit diare pada balita. Metode: Penelitian ini dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Rasabou Kec, Hu’u Dompu NTB secara kualitatif, melibatkan 6 informan yang terdiri dari 4 orang informan utama, 2 orang informan pendukung. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi seperti pengetahuan, sikap, sarana air bersih, lingkungan tempat tinggal, peran dukungan keluarga, dukungan tenaga kesehatan. Hasil: Studi ini menemukan bahwa pengetahuan informan terhadap pengertian pencegahan diare pada balita masih rendah. Sikap pencegahan diare sudah baik, pendidikan informan rata-rata mulai dari SMP sampai S1, pendapatan perbulan berkisar antara 1-3 juta rupiah, sarana air bersih pada umumnya bersumber dari air sumur gali, lingkungan tempat tinggal sudah baik, mendapatkan dukungan dari keluarga atau suami, sedangkan untuk tenaga kesehatan kurang berperan aktif dalam melakukan penyuluhan kepada masyarakat. Kesimpulan: Penelitian ini menemukan bahwa perilaku ibu terhadap pencegahan diare dikatakan masih kurang baik karena rendahnya pengetahuan ibu mengenai pengertian pencegahan diare dan rendahnya dukungan dari tenaga kesehatan yang tidak memberikan penyuluhan atau informasi mengenai pencegahan dan cara menanggulangi penyakit diare.
STUDI SERIAL RETENSI PENGETAHUAN MASYARAKAT AWAM POST TRAINING TENTANG HANDS ONLY CPR Aulya, Indah Dwi; Maulana, Antoni Eka Fajar; Eka Santosa, I Made
Research of Service Administration Health and Sains Healthys Vol 4, No 1 (2023): Research of Service Administration Health and Sains Healthys (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/rehat.v3i1.4688

Abstract

Henti Jantung masih menjadi masalah besar di seluruh dunia dan menjadi masalah global yang terus didiskusikan oleh tenaga Kesehatan. Di negara maju sekalipun, masalah henti jantung masih menjadi fokus utama untuk diselesaikan. Di Indonesia, penyakit jantung dan pembuluh darah secara konsisten tetap menduduki peringkat pertama penyebab kematian di Indonesia. Masyarakat awam sangat potensial dalam perannya sebagai Bystander CPR untuk membantu menyelesaikan kasus henti jantung di berbagai situasi termasuk di lingkungan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat retensi pengetahuan masyarakat awam tentang hands only CPR dengan studi serial. Desain penelitian ini adalah jenis Penelitian Deskriptif dengan subjek penelitian ini adalah mahasiswa aktif STIKES Mataram program studi S1 Keperawatan semester 2 dengan populasi 63 orang. Pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas dan data yang dihasilkan diolah menggunakan analisis deskriptif sederhana. Pada tahap awal sebelum dilakukannya pelatihan (Pre) variabel pengetahuan rata-rata responden sebanyak 48,8%, Kemudian sesaat setelah dilakukan pelatihan (post 1), kemampuan pengetahuan rata-rata responden mencapai 85,7%. Kemudian pada hasil post test kedua (dua minggu setelah pelatihan) dan ketiga (1 bulan setelah pelatihan) berturut turut menurun menjadi 77,9% dan 73,0%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan responden tentang Hands Only CPR sesaat setelah pelatihan, kemudian diikuti dengan penurunan pengetahuan yang tidak signifikan atau dengan kata lain cenderung stabil pada post test kedua (2 minggu setelah pelatihan) dan post test ketiga (1 bulan setelah pelatihan).
Hubungan Ekspansi Sangkar Thoraks Terhadap Vo2 Max Dan Kapasitas Vital Paru Pada Mahasiswa Naima, Aisyah Lifsantin; Jumiati, Jinten
Research of Service Administration Health and Sains Healthys Vol 4, No 1 (2023): Research of Service Administration Health and Sains Healthys (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/rehat.v4i1.5297

Abstract

The COVID-19 pandemic in Indonesia is part of the 2019 corona virus disease (covid-19) pandemic that is currently taking place throughout the world. The government's efforts in dealing with the Covid-19 Pandemic by working from home (work from home) and studying from home (study from home) which have an impact on health, one of which is a decrease in the level of physical fitness due to lack of movement. A person's fitness is closely related to aerobic capacity as measured by VO2max. VO2max is influenced by the lungs vital capacity which is also affected by the size of the expanding thoracic cavity. The purpose of this study was to determine correlation between thoracic cage expansion, VO2max and lung vital capacity. A cross-sectional study was conducted involving 44 physiotherapy students who met the inclusion criteria as subjects. Data were analyzed using the Spearman test and the results obtained were ICS 3 with VO2max p=0.002, processus xypoideus with Vo2max p=0.000. While the results of ICS 3 with KVP p=0.003, processus xypoideus with KVP p =0.002. From these results it can be concluded that there is a relationship between thoracic cage expansion to VO2max and lung vital capacity. 
Pengaruh Edukasi Gizi Terhadap Pengetahuan, Pola Makan Dan Kadar Glukosa Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 RSU Kota Mataram Dengan Provinsi NTB Susilawati, Wulandari Dewi; Hasanah, Uswatun
Research of Service Administration Health and Sains Healthys Vol 4, No 1 (2023): Research of Service Administration Health and Sains Healthys (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/rehat.v4i1.5346

Abstract

The phenomenon of diabetes mellitus from year to year an increasing number. One major factor is the lack of knowledge in conducting therapy in patients with diabetes mellitus diit so may lead to increased blood sugar  levels.  The  aim  of this  study  was  to determine  the  effect  of nutrition  education  to increase  the knowledge, dietary compliance and uncontrolled blood sugar levels Type 2 Diabetes Mellitus Outpatient in Kota Mataram Dg Provinsi NTB Public Hospital Jeneponto. The design of this research was experimental studies  with pre experimental designs  One Group Pretest And Postest Design. Sampling was conducted using purposive sampling technique with a sample of 30 people. Data was collected by the secondary data and primary data. The dietary pattern data was collected by 24 hours recall questionnaire, blood glucose level of patients were measured  by blood  glucose  meter.  While  the knowledge  of patients  were  collected  by interview  using questionnaire.given  before and after the education. Height and weight of patients were measured by scale and microtoice. The secondary data are the description of hospital and laboratory result data obtained from the  hospital.  Data  analysis  was  performed  by  Mc  Nemar  test.The  results  showed,   after  education, knowledge of patients categorized sufficiently increased (p = 0.031), from 33.3% to 53.3%, as well as the diet of patients (p = 0.003), from 23.3% to 60 , 0% categorized fairly, as well as the patient's blood sugar levels were controlled (p = 0.000), from 3.3% to 46.7%. It is recommended to patients to better manage diet to control blood sugar levels with the help of physical activity and obedient in taking the drug.
The Key to a Quality Life Afiani, Nur
Research of Service Administration Health and Sains Healthys Vol 5, No 1 (2024): ): Research of Service Administration Health and Sains Healthys (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/rehat.v5i1.7231

Abstract

This research aims to identify and analyze factors that contribute to a good quality of life. Physical health, mental health, social health, and a healthy lifestyle are considered the main components that influence quality of life. This research uses mixed methods which combine qualitative and quantitative approaches. Quantitative data was collected through a questionnaire survey from 200 respondents covering various aspects of health and lifestyle. Qualitative data was obtained through in-depth interviews with 20 participants as well as direct observation to gain a deeper understanding of individual experiences and views on quality of life. Quantitative analysis shows that there is a significant positive correlation between physical activity, healthy eating patterns, social support and mental health with the level of quality of life. Qualitative analysis identified four main themes: the importance of maintaining physical health through exercise and a healthy diet; mental health through relaxation techniques and emotional support; social health through meaningful interactions and relationships; and a healthy lifestyle that includes daily habits that support overall well-being. This research concludes that a good quality of life can be achieved through a balance between physical, mental and social health, as well as implementing a healthy lifestyle. Support from government and society is also important in creating an environment that supports holistic health. These findings can form the basis for public health programs and policies aimed at improving people's quality of life.
Pentingnya Pendidikan Kesehatan pada Usia Dini Munzirin, Reni Mardika; Afiani, Nur
Research of Service Administration Health and Sains Healthys Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Research of Service Administration Health and Sains Healthys (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/rehat.v4i2.6647

Abstract

Abstrak pendidikan kesehatan usia dini adalah suatu konsep yang mengacu pada upaya memberikan pendidikan tentang kesehatan kepada anak-anak sejak dini, mulai dari usia prasekolah hingga awal sekolah. Tujuan utama pendidikan kesehatan usia dini adalah untuk mengajarkan anak-anak tentang pentingnya menjaga kesehatan dan mendorong mereka untuk mengadopsi gaya hidup sehat. Pendidikan kesehatan usia dini melibatkan pengajaran tentang topik-topik seperti kebersihan diri, nutrisi, aktivitas fisik, tidur yang cukup, perlindungan terhadap penyakit, dan keterampilan sosial yang berkaitan dengan kesehatan. Melalui pendekatan yang menyenangkan dan interaktif, anak-anak diajarkan tentang pentingnya mencuci tangan, menyikat gigi, makan makanan sehat, berpartisipasi dalam kegiatan fisik, dan menjaga kebersihan tubuh mereka. Manfaat pendidikan kesehatan usia dini termasuk meningkatkan pengetahuan anak-anak tentang kesehatan, mengembangkan keterampilan hidup sehat, mencegah penyakit, mengurangi risiko obesitas, dan meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan. Pendidikan kesehatan usia dini juga dapat membantu anak-anak mengembangkan sikap positif terhadap kesehatan dan membentuk kebiasaan sehat yang akan mereka bawa sepanjang hidup. mDalam rangka memastikan efektivitas pendidikan kesehatan usia dini, perlu adanya kerjasama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Keberhasilan pendidikan kesehatan usia dini bergantung pada pengajaran yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan anak, penggunaan metode yang interaktif dan menarik, serta dukungan yang berkelanjutan dari lingkungan sekitar anak. Dalam kesimpulannya, pendidikan kesehatan usia dini merupakan investasi penting untuk masa depan kesehatan dan kesejahteraan anak-anak. Melalui pendekatan yang menyenangkan dan terpadu, pendidikan kesehatan usia dini dapat membantu menciptakan generasi yang lebih sadar akan pentingnya kesehatan dan siap menghadapi tantangan kesehatan di masa depan  
Nine Important Steps to Maintain the Health of Adult Women Rubianti, Rubianti; Ewildan, Ewildan; Munzirin, Reni Mardika
Research of Service Administration Health and Sains Healthys Vol 5, No 1 (2024): ): Research of Service Administration Health and Sains Healthys (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/rehat.v5i1.7232

Abstract

Adult women's health is an important topic that impacts quality of life and overall well-being. Women face unique health challenges, so understanding and implementing important steps to maintain their health is critical. This research aims to identify nine important steps that can help adult women maintain their health optimally. This research used a descriptive qualitative approach with in-depth interviews with 30 adult women aged 25-55 years. Participants were selected using purposive sampling based on their diverse backgrounds and health conditions. Data was collected through semi-structured interviews and analyzed using thematic analysis methods to identify main themes related to important steps in maintaining the health of adult women. Data analysis revealed nine important steps that significantly contribute to adult women's health: (1) a healthy and balanced diet, (2) regular exercise, (3) regular health check-ups, (4) stress management, (5) adequate sleep, (6) adequate hydration, (7) maintaining mental health through social support, (8) avoiding bad habits such as smoking and excessive alcohol consumption, and (9) self-education about health. This research concludes that these nine steps are the key to maintaining Holistic adult women's health. Implementation of these steps can improve quality of life, prevent chronic disease, and promote overall well-being. Education and awareness about the importance of these measures should be increased through public health programs and support from the health community.
Manfaat Yoga dalam Meningkatkan Fleksibilitas dan Keseimbangan Indriyani, Indriyani
Research of Service Administration Health and Sains Healthys Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Research of Service Administration Health and Sains Healthys (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/rehat.v4i2.6650

Abstract

Yoga telah dikenal sebagai praktik yang dapat meningkatkan fleksibilitas dan keseimbangan tubuh. Dalam artikel ini, kami menyajikan latar belakang tentang masalah kekakuan otot dan kehilangan fleksibilitas yang sering terjadi akibat gaya hidup modern yang kurang aktif. Kami menjelaskan bagaimana yoga dapat membantu mengatasi masalah ini melalui gerakan-gerakan yang dilakukan dalam praktik yoga. Kami juga menyoroti pentingnya keseimbangan tubuh dan bagaimana yoga dapat membantu meningkatkan kekuatan inti dan koordinasi tubuh. Selain manfaat fisik, kami juga membahas manfaat psikologis yang diperoleh melalui praktik yoga, seperti mengurangi stres dan menciptakan perasaan ketenangan. Kami menyimpulkan bahwa yoga adalah pendekatan holistik yang efektif dalam meningkatkan fleksibilitas dan keseimbangan tubuh. Penelitian lebih lanjut dan penggunaan metode penelitian yang lebih canggih dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang manfaat yoga dalam konteks ini.
The Role of Social Support in Improving the Well-Being of the Elderly: A Qualitative Review Rubianti, Rubianti
Research of Service Administration Health and Sains Healthys Vol 5, No 1 (2024): ): Research of Service Administration Health and Sains Healthys (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/rehat.v5i1.7249

Abstract

This research aims to explore the role of social support in improving the well-being of the elderly through a qualitative review. Social support is identified as a crucial factor influencing the quality of life and happiness of older people in social, emotional and instrumental contexts. Qualitative research methods were used to gain in-depth understanding through in-depth interviews with elderly people and content analysis of related literature. The research results show that family, peers, and community play an important role in providing social support to the elderly. This support not only improves their emotional well-being but also provides practical help in living their daily lives. Seniors who feel strong social support tend to have lower levels of depression, better physical health, and a higher quality of life. Policy suggestions include increasing public awareness about the importance of social support for the elderly, developing community programs that support their social interactions, as well as integrating the concept of social support in public policies related to the welfare of the elderly. It is hoped that this research can make a significant contribution in increasing understanding and approaches to the important role of social support in advancing the welfare of the elderly in society.

Page 4 of 10 | Total Record : 92