cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
sutia.budi@universitasbosowa.ac.id
Phone
+6282342104174
Journal Mail Official
jpe.jurnal@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Program PascaSarjana Universitas Bosowa Jl. Urip Sumoharjo KM.4 Makassar 90231 Telp. (0411) 452901 - 452789, Fax. (0411) 424568
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Bosowa Journal of Education
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 28085515     EISSN : 28084861     DOI : https://doi.org/10.35965/bje.v2i2.1477
Core Subject : Education, Social,
Bosowa Journal of Education menerbitkan artikel yang pada bidang pendidikan dasar, pendidikan bahasa inggris, pendidikan sains, pendidikan matematika, pendidikan bahasa dan sastra indonesia dan pendidikan anak usia dini.
Articles 348 Documents
Analisis Peran Pembelajaran Reflektif Dalam Menumbuhkan Kemampuan Literasi Siswa Kelas V UPT SPF SD Negeri Mawas Makassar Halmiah Halmiah; Andi Hamsiah; Muliati Muliati
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran pembelajaran reflektif dalam menumbuhkan kemampuan literasi. Untuk  menganalisis peran  kemampuan literasi pada murid kelas V UPT SPF SD Negeri Mawas Kota Makassar. Pembelajaran reflektif merupakan model pembelajaran di mana bertujuan untuk mencapai pemahaman tertentu. Selain itu kesiapan serta minat dalam mempelajari materi tersebut juga meningkat karena hal yang akan dipelajari berasal dari pengalaman pribadi siswa. Di mana pembelajaran reflektif telah diakui sebagai salah satu model pembelajaran yang efektif dapat menumbuhkan kemampuan literasi  diri siswa. UPT SPF SD Negeri Mawas menerapkan model pembelajaran reflektif agar dapat menumbuhkan kemampuan literasi  dan mampu merefleksi pembelajaran mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VA dengan kelas VB dengan total sampel 42 siswa. Instrumen yang digunakan meliputi metode observasi untuk mengoptimalkan data mengenai pelaksanaan pembelajaran reflektif, interaksi guru dan siswa dalam kegiatan belajar mengajar, keadaan sarana dan prasarana yang dapat menunjang kegiatan belajar mengajar, sera keadaan siswa,guru, dan tenaga kependidikan di UPT SPF SD Negeri Mawas Kota Makassar, metode wawancara untuk menggali data terkait pelaksanaan pembelajaran reflektif, metode dokumentasi untuk menggali data berupa modul ajar,buku acuan pembelajaran reflektif, foto-foto dokumenter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran model pembelajaran reflektif efektif dapat menumbuhkan kemampuan literasi siswa UPT SPF SD Negeri Mawas Kota Makassar. Penerapan pembelajaran reflektif memberikan pengalaman belajar yang menarik dan relevan mendorong siswa untuk terlibat aktif dalam pembelajaran dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis mereka. This study aims to describe and analyze the application of reflective learning in fostering literacy, to find out and analyze what affects literacy and confidence skills in grade V UPT SPF SD Negeri Mawas, Makassar City. In addition, readiness and interest in learning the material also increased because what will be learned comes from the students' personal experience. Where reflective learning has been recognized as one of the effective learning models that can grow students' literacy. UPT SPF SD Negeri Mawas applies a reflective learning model in order to foster literacy and confidence skills and be able to reflect on their learning. This research uses a qualitative approach. The sample in this study is Class V students with a total of 42 students. The instruments used include observation methods to optimize data regarding the implementation of reflective learning, teacher and student interactions in teaching and learning activities, the state of facilities and infrastructure that can support teaching and learning activities, as well as the state of students, teachers, and education staff at UPT SPF SD Negeri Mawas, Makassar City, interview methods to explore data related to the implementation of reflective learning, documentation methods to explore data in the form of teaching modules, Reflective Learning Reference Book, Documentary Photos. The results of the study show that the application of reflective learning can significantly grow literacy. Students are shown by the reading comprehension test scores on the posttest. An effective reflective learning model can foster literacy in students of UPT SPF SD Negeri Mawas, Makassar City.The application of reflective learning provides an interesting and relevant learning experience, encouraging students to be actively involved in learning and develop their critical thinking skills.
Penerapan Pembiasaan Literasi dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng II Kota Makassar Hamsah Hamsah; Asdar Asdar; Rampeng Rampeng
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembiasaan literasi dalam pembentukan karakter peserta didik di UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng II Kota Makassar. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian melibatkan kepala sekolah, guru, peserta didik, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah menerapkan program pembiasaan literasi secara sistematis melalui berbagai kegiatan, seperti membaca 15 menit sebelum pelajaran dimulai, program literasi mingguan, dan penyediaan pojok baca di kelas. Pembiasaan ini berkontribusi positif terhadap pembentukan karakter peserta didik, seperti tanggung jawab, rasa ingin tahu, kejujuran, dan sikap toleransi. Selain itu, keterlibatan orang tua dalam mendampingi peserta didik membaca di rumah memperkuat dampak program literasi ini. Namun, terdapat beberapa kendala, seperti terbatasnya koleksi buku bacaan dan rendahnya kebiasaan membaca peserta didik di rumah. Solusi yang diusulkan meliputi peningkatan jumlah buku melalui donasi dan pemberian penghargaan untuk memotivasi peserta didik. Nilai-nilai karakter rasa ingin tahu peserta didik tercermin dari kebiasaan peserta didik bertanya pada guru mengenai pelajaran, hal- hal yang mereka baca, dan lain-lain. Pembentukan karakter melalui budaya literasi ini terus dibiasakan untuk membentuk karakter peserta didik ke arah yang lebih baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembiasaan literasi dapat menjadi strategi efektif dalam membentuk karakter peserta didik sekaligus mendukung Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang dicanangkan oleh pemerintah. This study aims to analyze the implementation of literacy habituation in shaping students' character at UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng II, Makassar City. The approach used is descriptive qualitative, with data collected through observations, interviews, and documentation. The research subjects include the principal, teachers, students, and parents. The results indicate that the school has systematically implemented a literacy habituation program through various activities such as 15 minutes of reading before lessons begin, weekly literacy programs, and the provision of reading corners in classrooms. This habituation positively contributes to shaping students' character, such as responsibility, curiosity, honesty, and tolerance. Additionally, parents' involvement in accompanying students to read at home reinforces the impact of the literacy program. However, there are several challenges, such as limited book collections and students' low reading habits at home. Proposed solutions include increasing the number of books through donations and providing rewards to motivate students. The value of students' curiosity is reflected in their habit of asking teachers questions about lessons, the materials they read, and other related topics. Character development through literacy culture is consistently encouraged to guide students toward better character formation. This study concludes that literacy habituation can be an effective strategy in shaping students' character while supporting the School Literacy Movement (GLS) initiated by the government.
Pemanfaatan Museum Karaeng Ca’di Dalam Meningkatkan Kreativitas Siswa Di UPT SPF SD Negeri Garuda Kota Makassar Haslyana Haslyana; Asdar Asdar; Syamsul Bachri
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6093

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pemanfaatan Museum Karaeng Ca’di dalam meningkatkan kreativitas siswa di UPT SPF SD Negeri Garuda, Kota Makassar. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana museum ini dapat berkontribusi dalam meningkatkan empat aspek kreativitas siswa, yaitu kelancaran berpikir (fluency), fleksibilitas (flexibility), keterampilan  elaborasi kreatif (elaboration), dan dihasilkan (orisinil)itas (originality). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan ekspos facto, yang memungkinkan peneliti untuk menggali informasi mengenai pengaruh Pemanfaatan museum terhadap kreativitas siswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi wawancara, observasi, dan angket yang diberikan kepada 19 responden yang terdiri dari 1 orang kepala sekolah, 3 orang guru, 2 orang tenaga pendidik, 3 orang tua siswa, dan 10 siswa sebagai sampel penelitian. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis untuk mengetahui sejauh mana Museum Karaeng Ca’di dapat memfasilitasi peningkatan kreativitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa merasakan pemanfaatan yang signifikan dari kunjungan siswa ke museum dalam hal peningkatan kreativitas, baik dalam aspek fluency, flexibility, elaboration, maupun originality. Dalam hal kelancaran berpikir (fluency), siswa menjadi lebih mampu menghasilkan berbagai ide secara cepat dan beragam setelah mengunjungi museum. Fleksibilitas (flexibility) siswa juga meningkat, dengan siswa lebih mudah beradaptasi dan menemukan berbagai cara untuk memecahkan masalah. Sementara itu, keterampilan  elaborasi kreatif (elaboration) siswa berkembang, di mana siswa dapat mengembangkan ide atau konsep yang lebih abstrak dan mendalam. Terakhir, aspek dihasilkan (orisinil)itas (originality) siswa pun semakin terasah, dengan siswa mampu menghasilkan pola pikir yang lebih unik dan inovatif. Berdasarkan temuan-temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa Pemanfaatan Museum Karaeng Ca’di memiliki dampak yang positif terhadap peningkatan kreativitas siswa di SD Negeri Garuda, Kota Makassar. Museum ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat wisata edukatif, tetapi juga sebagai sumber inspirasi yang efektif dalam merangsang kreativitas siswa. This study aims to analyze the utilization of the Karaeng Ca’di Museum in enhancing students' creativity at UPT SPF SD Negeri Garuda, Makassar City. The main focus of this research is to explore how the museum can contribute to improving four aspects of students' creativity, namely fluency, flexibility, elaboration, and originality. This study uses a qualitative method with an ex post facto approach, which allows the researcher to gather information on the influence of museum utilization on students' creativity.The data collection methods in this study included interviews, observations, and questionnaires administered to 31 respondents, consisting of  school principal, four teachers, six parents, and twenty students as research samples. The data collected were then analyzed to determine the extent to which the Karaeng Ca’di Museum facilitated the enhancement of students' creativity. The research findings showed that 92% of students experienced significant benefits from their visits to the museum in terms of creativity improvement, in the areas of fluency, flexibility, elaboration, and originality.In terms of fluency, students became more capable of generating a wide variety of ideas quickly after visiting the museum. Their flexibility also increased, as they were better able to adapt and find multiple ways to solve problems. Meanwhile, their elaboration skills developed, allowing them to expand and deepen ideas or concepts. Finally, students' originality was enhanced, as they were able to generate more unique and innovative ideas. Based on these findings, it can be concluded that the utilization of the Karaeng Ca’di Museum has a positive impact on enhancing students' creativity at SD Negeri Garuda, Makassar City. The museum serves not only as an educational tourist destination but also as an effective source of inspiration in stimulating students' creativity
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Dan Kehadiran Siswa Kelas V Di Sekolah Dasar Kecamatan Budong-Budong Kabupaten Mamuju Tengah Herawati, Herawati; Hamid, Sundari; Safira, Ifa
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola asuh orang tua dengan hasil belajar, dan hubungan pola asuh orang tua dengan kehadiran khususnya pada siswa kelas V di Sekolah Dasar Kecamatan Budong-Budong Kabupaten Mamuju Tengah. Jenis Penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan tipe ex-post facto. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dengan statistik deskriptif dan teknik analisis inferensial dengan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pola asuh orang tua menunjukkan rata-rata skor sebesar 50,37 dengan standar deviasi 6,64; Hasil belajar siswa menunjukkan nilai rata-rata sebesar 77,11 dengan standar deviasi 2,51 dan dominan berada pada kategori sedang; Kehadiran siswa menunjukkan rata-rata kehadiran sebesar 246 dengan standar deviasi 3,84; Terdapat hubungan yang signifikan pola asuh orang tua dengan hasil belajar siswa kelas V di Sekolah Dasar Kecamatan Budong-Budong Kabupaten Mamuju Tengah dengan tingkat hubungan bersifat positif dan kuat yang ditunjukkan dengan nilai r sebesar 0,672; Terdapat hubungan yang signifikan pola asuh orang tua terhadap kehadiran siswa kelas V di Sekolah Dasar Kecamatan Budong-Budong Kabupaten Mamuju Tengah dengan tingkat hubungan bersifat positif namun lemah yang ditunjukkan dengan nilai r sebesar 0,294. This study aims to analyze: parenting patterns, learning outcomes, attendance, the relationship between parenting patterns and learning outcomes, and the relationship between parenting patterns and attendance, especially in fifth grade students at Elementary Schools in Budong-Budong District, Central Mamuju Regency. The type of research is quantitative research with an ex-post facto type. Data collection techniques using questionnaires and documentation. Data were analyzed using descriptive analysis techniques with descriptive statistics and inferential analysis techniques with Pearson correlation tests. The results of this study indicate that: Parenting patterns show an average score of 50.37 with a standard deviation of 6.64; Student learning outcomes show an average value of 77.11 with a standard deviation of 2.51 and are predominantly in the moderate category; Student attendance shows an average attendance of 246 with a standard deviation of 3.84; There is a significant relationship between parenting patterns and fifth grade students' learning outcomes at Elementary Schools in Budong-Budong District, Central Mamuju Regency with a positive and strong relationship level indicated by an r value of 0.672; There is a significant relationship between parenting patterns and the attendance of fifth grade students at Elementary Schools in Budong-Budong District, Central Mamuju Regency with a positive but weak relationship level as indicated by an r value of 0.294.
Analisis Kemampuan Pemahaman Konseptual dan Pemecahan Masalah Peserta Didik SDN Parinring dalam Menyelesaikan Soal Matematika Andi Etty Cahyani; Sundari Hamid; Ifa Safira
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6099

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan pemahaman konseptual dan pemecahan masalah peserta didik SDN Parinring dalam menyelesaikan soal matematika berbentuk cerita pada topik Operasi Bilangan Cacah 10.000, Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB), Operasi Bilangan Pecahan, serta Keliling dan Luas Bangun Datar. Proses pengkajiannya menggunakan metode penelitian kualitatif jenis deskriptif dengan metode studi kasus, serta menggunakan wawancara, observasi, dan tes sebagai instrumen penelitian. Peneliti juga menggunakan teori Perkembangan Kognitif Piaget tahap ketiga akhir sebagai kriterianya sehingga subjek penelitian yang terlibat merupakan peserta didik kelas V, serta melibatkan wali kelas atau guru kelasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konseptual peserta didik bervariasi, dimana meskipun peserta didik telah mampu menggunakan istilah dan notasi matematika dengan tepat, secara keseluruhan, pemahaman konseptual mereka masih perlu ditingkatkan, terutama dalam memberikan jawaban yang benar dan memberikan contoh aplikasi dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan pemecahan masalah peserta didik juga menunjukkan keragaman dimana peserta didik telah mampu mengidentifikasi jenis soal, namun mereka masih kurang mampu memberikan hasil perhitungan yang benar dan melakukan pemeriksaan jawabannya kembali. Faktor yang mempengaruhi kemampuan pemahaman konseptual dan pemecahan masalah matematis peserta didik melibatkan aspek individu merekas baik secara internal maupun eksternal, metode pembelajaran, fasilitas belajar, serta dukungan orang tua. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kemampuan tersebut, disarankan untuk menerapkan pembelajaran yang lebih terstruktur, memanfaatkan teknologi, meningkatkan motivasi peserta didik, serta memberikan umpan balik yang konstruktif. This study aims to thoroughly examine and assess the conceptual understanding and problem-solving abilities of fifth-grade students at SDN Parinring, specifically focusing on their ability to solve mathematics problems related to the topics of Operations with Natural Numbers up to 10,000, Least Common Multiple (LCM) and Greatest Common Divisor (GCD), Operations with Fractional Numbers, and the Perimeter and Area of Two-Dimensional Shapes. The research adopts a qualitative descriptive approach, employing a case study method and utilizing a variety of instruments such as interviews, observations, and tests to gather data and insights. In accordance with Piaget's third stage of cognitive development theory, which serves as the theoretical framework and criteria for the study, the participants involved consist of fifth-grade students along with their homeroom teacher. The findings from the study reveal that students' conceptual understanding shows considerable variation; although many students are able to correctly use mathematical terms and notations, their overall grasp of the material requires further enhancement, particularly when it comes to providing accurate answers and offering examples that connect to real-life applications. Additionally, the students' problem-solving abilities are diverse, as they are generally capable of identifying the types of problems presented to them, but they often struggle with producing precise calculations and revisiting their answers for verification. The factors that influence these abilities include a combination of both internal and external elements related to the students, such as their personal characteristics, teaching methods employed in the classroom, available learning facilities, and the level of support they receive from their parents. As a result, in order to enhance these abilities, it is strongly recommended to implement a more structured and systematic approach to learning, make better use of technology, foster greater student motivation, and provide consistent and constructive feedback to guide the students in their learning journey.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV SD Inpres Mannuruki I Makassar Rahmawati, Ema; Bakri, Muhammad; Rahmaniah, Rahmaniah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6102

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap motivasi dan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV UPT SPF SD Inpres Mannuruki I Kota Makassar. Penelitian ini merupakan quasi eksperimental design dengan pendekatan metode kuantitatif, dimana terdapat kelas eksperimen dan kelas kontrol yang akan dilihat perbedaan hasil belajar dan motivasi belajarnya.  Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IV UPT SPF SD Inpres Mannuruki 1 Kota Makassar, kelas IV-A sebanyak 33 siswa sebagai kelas eksperimen, dan kelas IV-B sebanyak 31 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan meliputi angket dan soal posttest. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan analisis statistik, penerapan model pembelajaran tipe TGT pada siswa kelas IV UPT SPF SD Inpres Mannuruki I secara signifikan meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar siswa. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT, memberikan pengalaman belajar yang menarik dan relevan, selain itu mendorong peserta didik untuk terlibat aktif dalam pembelajaran sehingga hasil belajar dan motivasi belajar siswa yang meningkat. This study aims to analyze the effect of TGT type cooperative learning model on the motivation and learning outcomes of Indonesian language students in class IV UPT SPF SD Inpres Mannuruki I Makassar. This research is a quasi-experimental design with a quantitative method approach, where there are experimental classes and control classes that will see differences in learning outcomes and learning motivation.  The sample in this study were fourth grade students of UPT SPF SD Inpres Mannuruki 1 Makassar, class IV-A as many as 33 students as the experimental class, and class IV-B as many as 31 students as the control class. The instruments used include questionnaires and posttest questions. The data analysis techniques used were descriptive statistics and inferential statistics. Based on statistical analysis, the application of the TGT type learning model in class IV UPT SPF SD Inpres Mannuruki I significantly improved student learning outcomes and motivation. The application of the TGT type cooperative learning model, provides an interesting and relevant learning experience, besides encouraging students to be actively involved in learning so that student learning outcomes and motivation increase.
Implementasi Model Pembelajaran Team Games Tournament Berbantuan Games Who Am I terhadap Hasil Belajar IPAS UPT SPF SDN Mangkura III Kota Makassar Firdaus, Afni Soraya Firdaus; Yunus, Muhammad; Safira, Ifa
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi penerapan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) berbantuan Games Who Am I terhadap hasil belajar IPAS siswa di UPT SPF SDN Mangkura III. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experiment. Sampel pada penelitian ini adalah peserta didik UPT SPF SDN Mangkura III dengan dua kelompok, yaitu kelas V-A sebanyak 28 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas V-B sebanyak 28 siswa sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran tersebut Model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) berbantuan Games Who Am I dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang interaktif, menyenangkan, dan kolaboratif, sehingga siswa lebih mudah memahami materi pelajaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa di kelas eksperimen mengalami peningkatan hasil belajar yang signifikan dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Selain itu, model pembelajaran ini juga meningkatkan partisipasi aktif siswa, kemampuan berpikir kritis, dan kerja sama dalam kelompok. Aktivitas bermain sambil belajar yang terintegrasi dalam Games Who Am I terbukti efektif dalam memotivasi siswa untuk belajar dengan lebih antusias. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) berbantuan Games Who Am I sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran inovatif dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya pada mata pelajaran IPAS di tingkat sekolah dasar. This study aims to determine the implementation of the Team Games Tournament (TGT) learning model assisted by Games Who Am I on the learning outcomes of students in the SPF UPT of SDN Mangkura III. This study uses a quasi-experimental design. The sample in this study were students of the SPF UPT of SDN Mangkura III with two groups, namely class V-A with 28 students as the experimental class and class V-B with 28 students as the control class. Data were collected through pretest and posttest to measure the increase in student learning outcomes before and after the implementation of the learning model. The Team Games Tournament (TGT) learning model assisted by Games Who Am I is designed to create an interactive, fun, and collaborative learning atmosphere, so that students can more easily understand the subject matter. The results of the analysis showed that students in the experimental class experienced a significant increase in learning outcomes compared to the control class using conventional methods. In addition, this learning model also increased students' active participation, critical thinking skills, and group cooperation. The integrated play-while-learning activity in Games Who Am I has proven effective in motivating students to learn more enthusiastically. This study recommends the use of the Team Games Tournament (TGT) learning model with Games Who Am I as an alternative innovative learning strategy in improving the quality of education, especially in science subjects at the elementary school level.
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Matematika Siswa SD Inpres Tamangapa Kota Makassar Nurlaelah, Andi Nurlaelah; Yunus, Muhammad; Safira, Ifa
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning untuk motivasi belajar dan hasil belajar matematika siswa UPT SPF SD Inpres Tamangapa Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pretest-posttest control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IV UPT SPF SD Inpres Tamangapa Kota Makassar, kelas IV-A sebanyak 23 siswa sebagai kelas eksperimen, dan kelas IV-B sebanyak 22 siswa sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu angket untuk mengukur motivasi belajar dan tes untuk hasil belajar. Data dikumpulkan melalui pretest sebelum penerapan model PBL dan posttest sesudah penerapan model PBL. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan model PBL dalam pembelajaran matematika kategori tinggi, (2) motivasi belajar peserta didik dengan penerapan model pembelajaran PBL pada mata pelajaran matematika menunjukkan kategori tinggi, (3) penerapan model PBL terhadap hasil belajar matematika dari 23 peserta didik kelas eksperimen menunjukkan kategori tinggi. This research aims to examine the influence of learning models Problem Based Learning for learning motivation and mathematics learning outcomes for UPT students SPF SD Inpres Tamangapa Makassar City. This research uses a quantitative approach to this type of research pretest-posttest control group design. The sample in this research was students class IV UPT SPF SD Inpres Tamangapa Makassar City, class V-A with 23 students as the experimental class, and class IV-B with 22 students as the control class. The data collection method used is a questionnaire to measure motivation study and tests for learning outcomes. Data was collected through a pretest before application of the PBL model and posttest after application of the PBL model. collection techniques The data used is descriptive analysis and inferential statistics. Research result shows that: (1) the implementation of PBL in mathematics learning was categorized as high, (2) student learning motivation with PBL implementation in mathematics showed a high category, and (3) the implementation of PBL on mathematics learning outcomes of 23 experimental group students showed a high category.
Pengaruh Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Audiovisual Terhadap Minat Dan Hasil Belajar Siswa SD Negeri Sumanna Astrayana, Astrayana; Hamsiah, Andi; Rosmawati, Rosmawati
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media pembelajaran berbasis audiovisual terhadap minat dan hasil belajar siswa UPT SPF SD Negeri Sumanna Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperimental. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas II UPT SPF SD Negeri Sumanna Kota Makassar, yang terdiri dari kelas II-A sebanyak 26 siswa sebagai kelas eksperimen, dan kelas II-B sebanyak 23 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah angket untuk mengukur minat belajar dan tes untuk mengukur hasil belajar. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis audiovisual secara signifikan meningkatkan minat belajar siswa. Siswa menunjukkan perasaan senang, ketertarikan dalam belajar, perhatian saat belajar, dan keterlibatan yang lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran. Hasil belajar peserta didik juga meningkat secara signifikan, ditunjukkan melalui peningkatan skor tes hasil belajar pada posttest setelah penggunaan media audiovisual. Selain itu peningkatan juga ditunjukkan secara simultan terhadap minat dan hasil belajar mereka. This research aimed at analyzing the influence of audiovisual based learning media on the interest and learning outcomes of UPT SPF students at Sumanna State Elementary School, Makassar City. This research used a quantitative approach with a Quasi Experimental research type. The sample for this research was students in class II UPT SPF Sumanna Elementary School, Makassar City, consisting of class II-A with 26 students as the experimental class, and class II-B with 23 students as the control class. The instruments used are questionnaires to measure interest in learning and tests to measure learning outcomes. Data were collected through pretest and posttest. The data were analyzed by using descriptive and inferensial statistical analysis. The results of the study showed that the use of audiovisual-based learning media significantly increased students' interests in learning. Students showed feelings of pleasure, interest in learning, attention while learning, and greater involvement, and active in learning activities. The learning outcomes of students also increased significantly, as shown by the increase in the learning outcome test scores on the posttest after using audiovisual media. In addition, the increase was also shown simultaneously in their interests and learning outcomes.
Implementasi Model Pembelajaran Take And Give Berbantuan Media Mind Mapping Terhadap Hasil Belajar IPAS SDN Mangkura I Makassar Patabang, Kartini; Yunus, Muhammad; Safira, Ifa
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi model pembelajaran take and give berbantuan media mind mapping terhadap hasil belajar IPAS siswa UPT SPF SDN Mangkura I Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimental. Dan desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah  two comparative groups pretest- posttest design. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa UPT SPF SDN Mangkura I. Dan sampel terdiri dari dua kelas yaitu kelas IV-A sebagai kelas kontrol yang berjumlah 25 siswa dan kelas IV-B sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 25 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes hasil belajar, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar observasi siswa, dan dokumentasi. Data dikumpulkan melalui pretest sebelum penerapan model pembelaran dan posttest sesudah penerapan model pembelajaran lalu dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil analisis menunjukkan siswa di kelas eksperimen mengalami peningkatan hasil belajar berada pada kategori tinggi, lebih signifikan dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan model konvensional berada pada kategori cukup. Selain itu, aktivitas siswa pada model pembelajaran take and give berbantuan media mind mapping berada pada kategori sangat aktif. implementasi model pembelajaran take and give berbantuan media mind mapping juga meningkatkan kerja sama kelompok dengan adanya konsep tutor sebaya. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran take and give berbantuan media mind mapping berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPAS siswa UPT SPF SDN Mangkura I Kota Makassar. This study aims to determine the implementation of the take and give learning model assisted by mind mapping media on the learning outcomes of students in science at UPT SPF SDN Mangkura I, Makassar City. The research method used in this study is a quantitative approach with a quasi-experimental design. And the design used in this study is two comparative groups pretest-posttest design. The population in this study were all students of UPT SPF SDN Mangkura I. And the sample consisted of two classes, namely class IV-A as a control class consisting of 25 students and class IV-B as an experimental class consisting of 25 students. The instruments used in this study were learning outcome test questions, learning implementation observation sheets, student observation sheets, and documentation. Data were collected through a pretest before the implementation of the learning model and a posttest after the implementation of the learning model, then analyzed descriptively and inferentially. The results of the analysis showed that students in the experimental class experienced an increase in learning outcomes in the high category, more significant than the control class using the conventional model in the sufficient category. In addition, student activity in the take and give learning model assisted by mind mapping media was in the very active category. The implementation of the take and give learning model assisted by mind mapping media also improves group cooperation with the concept of peer tutors. This shows that the take and give learning model assisted by mind mapping media has a positive effect on the learning outcomes of students in science at UPT SPF SDN Mangkura I, Makassar City.