cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
sutia.budi@universitasbosowa.ac.id
Phone
+6282342104174
Journal Mail Official
jpe.jurnal@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Program PascaSarjana Universitas Bosowa Jl. Urip Sumoharjo KM.4 Makassar 90231 Telp. (0411) 452901 - 452789, Fax. (0411) 424568
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Bosowa Journal of Education
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 28085515     EISSN : 28084861     DOI : https://doi.org/10.35965/bje.v2i2.1477
Core Subject : Education, Social,
Bosowa Journal of Education menerbitkan artikel yang pada bidang pendidikan dasar, pendidikan bahasa inggris, pendidikan sains, pendidikan matematika, pendidikan bahasa dan sastra indonesia dan pendidikan anak usia dini.
Articles 348 Documents
Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Haroa Dalam Pendidikan Karakter Di Sekolah Dasar Kabupaten Buton Hidasia, Muhammad Marsan .S; Muhammadiah, Mas'ud; Bahri, Syamsul
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses integrasi nilai-nilai kearifan lokal Haroa dalam pendidikan karakter di sekolah dasar Kabupaten Buton serta memahami makna dan implikasinya terhadap pembentukan moral peserta didik. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pelestarian budaya lokal di tengah arus globalisasi yang menyebabkan pergeseran nilai dan melemahnya karakter generasi muda. Tradisi Haroa sebagai warisan budaya masyarakat Buton mengandung nilai-nilai luhur seperti kebersamaan, rasa syukur, gotong royong, dan penghormatan terhadap sesama, yang relevan dengan dimensi karakter dalam pendidikan nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan guru, siswa, tokoh masyarakat, dan tokoh adat sebagai informan utama. Data dianalisis secara interaktif melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Haroa dapat diintegrasikan secara efektif dalam kegiatan pembelajaran tematik, pembiasaan sekolah, serta kegiatan sosial budaya yang melibatkan partisipasi aktif siswa. Integrasi ini tidak hanya memperkuat karakter religius, tanggung jawab, dan sosial siswa, tetapi juga menumbuhkan kesadaran budaya serta kebanggaan terhadap identitas lokal. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendidikan berbasis budaya lokal sebagai strategi untuk memperkuat pendidikan karakter di sekolah dasar dan membentuk generasi yang berakhlak, berbudaya, serta berdaya saing di era modern. This study aims to analyze the process of integrating the local wisdom values of Haroa into character education in elementary schools in Buton Regency and to understand its meaning and implications for students’ moral development. The research was motivated by the need to preserve local culture amid globalization, which has led to value shifts and the weakening of young generations’ moral character. The Haroa tradition, as a cultural heritage of the Buton community, embodies noble values such as togetherness, gratitude, mutual cooperation, and respect for others—all of which align with the dimensions of character education in Indonesia’s national curriculum. This research employed a qualitative descriptive approach through interviews, observations, and documentation involving teachers, students, community figures, and traditional leaders as key informants. Data were analyzed interactively through the stages of reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that Haroa values can be effectively integrated into thematic learning, school habituation activities, and socio-cultural programs involving students’ active participation. This integration not only strengthens students’ religious, social, and responsible character but also fosters cultural awareness and pride in local identity. The study underscores the importance of local culture-based education as an effective strategy to reinforce character formation in elementary schools and to prepare a morally grounded, culturally rooted, and globally competitive generation in the modern educational context.
Efektivitas Penggunaan Media Interaktif Nearpod Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Abdullah, Nurhayati Sommeng; Yunus, Muhammad; Agusniati, Andi
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran cara penggunaan, mendeskripsikan efektivitas dan perbedaan antara hasil belajar peserta didik pada pembelajaran sebelum dan sesudah menggunakan Media Interaktif Nearpod di UPT SPF SD Inpres Tamamaung II Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen. Data dalam penelitian ini adalah data dalam penelitian ini menggunakan tes hasil belajar untuk mengukur hasil belajar dan data hasil observasi untuk melihat proses belajar pembelajaran dengan menggunakan Media Interaktif Nearpod pada pembelajaran IPAS kelas IV UPT SPF SD Inpres Tamamaung II Kota Makassar pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan penggunaan media interaktif Nearpod terhadap hasil belajar peserta didik meliputi pengantar materi, kuis dan polling, eksperimen virtual, diskusi kelompok, tugas kreatif, refleksi dan umpan balik, serta integrasi dengan alat lain. Rata-rata N-Gain sebesar 80,67%, dapat disimpulkan bahwa Media interaktif Nearpod efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik hal ini menjadi bukti empiris bahwa penerapan teknologi pembelajaran interaktif dapat memberikan hasil yang optimal dalam konteks pembelajaran. Signifikansi perbedaan nilai rata-rata hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah penggunaan Media interaktif Nearpod menunjukkan hasil yang signifikan berdasarkan uji beda rata-rata dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar peserta didik pada pre-test dan post-test pada pembelajaran yang menggunakan media interaktif Nearpod dalam pembelajaran IPAS peserta didik UPT SPF SD Inpres Tamamaung II Makassar. This research aims to provide an overview of how to use, describe the effectiveness and differences between student learning outcomes in learning before and after using Nearpod Interactive Media at UPT SPF SD Inpres Tamamaung II, Makassar City. This type of research is quasi-experimental research. The data in this research are the data in this study using learning outcomes tests to measure learning outcomes and observational data to see the learning process using Nearpod Interactive Media in class IV science and science learning at UPT SPF SD Inpres Tamamaung II, Makassar City in the control class and experimental class. The research results show that the stages of using Nearpod interactive media on student learning outcomes include material introduction, quizzes and polls, virtual experiments, group discussions, creative assignments, reflection and feedback, as well as integration with other tools. The average N-Gain is 80.67%, it can be concluded that Nearpod Interactive Media is effective in improving student learning outcomes. This is empirical evidence that the application of interactive learning technology can provide optimal results in the learning context. The significance of the difference in the average value of student learning outcomes before and after using Nearpod Interactive Media shows significant results based on the mean difference test can be concluded that there is a difference in student learning outcomes in the pre-test and post-test in learning that uses Nearpod interactive media in science and science learning for students at UPT SPF SD Inpres Tamamaung II Makassar.
Pengaruh Model Think-Talk-Write (TTW) Berbantuan Animasi “Kak Asiah Dan Ammar” Terhadap Motivasi Belajar Dan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Safitri, Neni; Yunus, Muh; Burhan, Burhan
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Think-Talk-Write (TTW) berbantuan animasi “Kak Asiah dan Ammar” terhadap motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan pendekatan kuantitatif. Instrumen penelitian terdiri dari angket motivasi belajar dan tes kemampuan berpikir kritis yang telah divalidasi. Sampel penelitian melibatkan dua kelas pada tingkat sekolah dasar dengan pengelompokan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil analisis data menunjukkan bahwa model TTW berbantuan animasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kedua variabel dependen. Nilai signifikansi pada uji hipotesis pertama dan kedua menunjukkan p < 0,05 dengan nilai R-squared tinggi, yaitu 79,1% untuk motivasi belajar dan 71,9% untuk kemampuan berpikir kritis. Uji multivariat juga mengonfirmasi bahwa model pembelajaran ini memberikan pengaruh simultan yang signifikan terhadap kedua variabel. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi animasi dalam pendekatan TTW mampu menciptakan lingkungan belajar yang menarik, interaktif, dan mendorong keterlibatan siswa dalam berpikir kritis serta membangun motivasi intrinsik. Model ini relevan untuk dikembangkan lebih lanjut dalam konteks pembelajaran abad ke-21. This study aims to analyze the influence of the Think-Talk-Write (TTW) learning model assisted by the animation “Kak Asiah dan Ammar” on elementary school students’ learning motivation and critical thinking skills. The research employed a quasi-experimental design with a quantitative approach. The instruments included a validated learning motivation questionnaire and a critical thinking skill test. The sample involved two elementary school classes, divided into experimental and control groups. Data analysis results showed that the TTW model assisted by animation had a significant positive effect on both dependent variables. The hypothesis testing revealed p-values < 0.05 with high R-squared values: 79.1% for learning motivation and 71.9% for critical thinking skills. Multivariate testing also confirmed a significant simultaneous effect of the model on both variables. These findings indicate that integrating animation within the TTW approach creates an engaging and interactive learning environment that fosters students’ critical thinking and builds intrinsic motivation. This model is highly relevant for further development within 21st-century learning contexts.
Pengaruh Penggunaan Media Comic Strip Terhadap Pemahaman Konsep Perundungan Pada Siswa Kelas V UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda Kota Makassar Syahrani, Syahrani; Asdar, Asdar; Agusniati, Andi
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media comic strip terhadap pemahaman konsep perundungan pada siswa sekolah dasar. Fenomena perundungan yang masih terjadi di lingkungan pendidikan dasar menunjukkan perlunya strategi pembelajaran yang mampu menumbuhkan kesadaran sosial, empati, dan karakter anti-kekerasan sejak dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental design) yang melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang diajar menggunakan media comic strip dan kelompok kontrol yang diajar dengan metode konvensional. Subjek penelitian adalah siswa kelas V UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda Kota Makassar dengan jumlah 58 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep perundungan yang telah divalidasi mencakup indikator mengenali bentuk perundungan, memahami dampaknya, serta menentukan tindakan pencegahan. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman konsep perundungan di kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol. Media comic strip membantu siswa memahami nilai-nilai moral dan sosial melalui visualisasi cerita yang kontekstual dan menarik. Pembelajaran menjadi lebih bermakna karena siswa terlibat aktif dalam menafsirkan pesan moral serta merefleksikan perilaku sosial di lingkungan sekolah. Penelitian ini menunjukkan bahwa comic strip merupakan media efektif dalam membangun pemahaman konseptual dan karakter positif siswa, sekaligus relevan dengan semangat Kurikulum Merdeka yang berfokus pada pembelajaran berbasis nilai kemanusiaan. This study aims to analyze the effect of using comic strip media on students’ conceptual understanding of bullying in elementary schools. The ongoing phenomenon of bullying in primary education highlights the need for learning strategies that can foster social awareness, empathy, and anti-violence character from an early age. This research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design involving two groups: an experimental group taught using comic strip media and a control group taught through conventional methods. The participants consisted of 58 fifth-grade students from UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda, Makassar, selected through a purposive sampling technique. The research instrument was a validated conceptual understanding test covering indicators such as recognizing forms of bullying, understanding its impacts, and identifying preventive actions. The analysis results revealed a significant improvement in the experimental group’s conceptual understanding compared to the control group. The comic strip media helped students comprehend moral and social values through contextual and visually engaging storytelling. Learning became more meaningful as students actively interpreted moral messages and reflected on social behavior within the school environment. This study demonstrates that comic strip media is an effective educational tool to enhance conceptual understanding and foster positive character development, aligning with the Merdeka Curriculum that emphasizes value-based and human-centered learning.
Pengaruh Minat Baca Dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Kelas IV UPT SPF SD Negeri Baddoka Kota Makassar Nurfahmi, Nurfahmi; Asdar, Asdar; Fansury, Andi Hamzah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6229

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh signifikan minat baca dan motivasi belajar terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV di UPT SPF SD Negeri Baddoka, Kota Makassar. Latar belakang didasarkan pada rendahnya capaian literasi Indonesia dalam laporan PISA 2022 (peringkat ke-74 dari 81 negara) serta ketidaktuntasan 67% siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia (KKM 75). Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif ex post facto dengan teknik purposive sampling pada 88 siswa yang terbagi dalam tiga kelas (IV-A, IV-B, IV-C). Data dikumpulkan melalui angket minat baca dan motivasi belajar, serta tes hasil belajar, kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial (uji regresi linear sederhana dan berganda). Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat baca berpengaruh signifikan dengan koefisien regresi 0,695 (p<0,001), di mana setiap peningkatan satu satuan minat baca meningkatkan hasil belajar sebesar 0,695 poin. Motivasi belajar memiliki pengaruh lebih dominan dengan koefisien 0,782 (p<0,001), di mana peningkatan satu satuan motivasi meningkatkan hasil belajar sebesar 0,782 poin. Secara simultan, kedua variabel menjelaskan 76% varians hasil belajar (R²=0,76). Siswa dengan minat baca tinggi ditandai durasi membaca >30 menit/hari dan frekuensi kunjungan perpustakaan 3–5 kali/minggu, sedangkan siswa termotivasi ditandai ketekunan (87%) dan inisiatif bel ajar mandiri (68%). Disparitas antarkelas mengungkapkan kelas IV-C memiliki capaian optimal (mean hasil belajar 84,83) akibat lingkungan literasi dan motivasi intrinsik yang lebih baik. Simpulan penelitian menegaskan bahwa sinergi minat baca dan motivasi belajar membentuk landasan kognitif-afektif kritis bagi peningkatan hasil belajar. Implikasi pedagogis merekomendasikan revitalisasi program literasi berbasis konteks lokal, pelatihan guru dalam teknik scaffolding motivasional, dan integrasi platform digital berbasis gamifikasi. This study aims to analyze the significant influence of reading interest and learning motivation on the Indonesian language learning outcomes of fourth-grade students at UPT SPF SD Negeri Baddoka, Makassar City. The background is grounded in Indonesia’s low literacy achievement in the PISA 2022 report (ranked 74th out of 81 countries) and the incompleteness of 67% of students in Indonesian subjects (Minimum Completion Criteria/KKM 75). The research method employed an ex post facto quantitative approach with purposive sampling of 88 students across three classes (IV-A, IV-B, IV-C). Data were collected through questionnaires on reading interest and learning motivation, as well as learning outcome tests, and analyzed using descriptive and inferential statistics (simple and multiple linear regression tests). The results indicate that reading interest has a significant influence with a regression coefficient of 0.695 (p<0.001), where each one-unit increase in reading interest improves learning outcomes by 0.695 points. Learning motivation exhibits a more dominant effect with a coefficient of 0.782 (p<0.001), where a one-unit increase in motivation enhances learning outcomes by 0.782 points. Simultaneously, both variables explain 76% of the variance in learning outcomes (R²=0.76). Students with high reading interest are characterized by reading durations exceeding 30 minutes/day and library visit frequencies of 3–5 times/week, while motivated students demonstrate perseverance (87%) and independent learning initiative (68%). Inter-class disparities reveal that class IV-C achieves optimal results (mean learning outcome 84.83) due to superior literacy environments and intrinsic motivation. The study concludes that the synergy between reading interest and learning motivation forms a critical cognitive-affective foundation for improving learning outcomes. Pedagogical implications recommend revitalizing locally contextualized literacy programs, teacher training in motivational scaffolding techniques, and integrating gamification-based digital platforms.
Pengembangan Social, Optimism, and The Achievement of The English First Semester Students of English Education Departmen of Bosowa University Muhammad Rifqi Nurishmat Rusli; Asfah Rahman; Rampeng Rampeng
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6233

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara dukungan sosial, optimisme, dan prestasi akademik pada mahasiswa semester pertama Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Bosowa. Penelitian ini menggunakan desain metode campuran (mixed-methods) yang menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk mengeksplorasi bagaimana persepsi mahasiswa terhadap dukungan sosial dan pandangan hidup mereka memengaruhi hasil akademik. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang mengukur tingkat dukungan sosial dan optimisme, serta catatan akademik mahasiswa, termasuk nilai tes masuk dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara ketiga variabel tersebut. Mahasiswa yang melaporkan adanya dukungan emosional dan akademik yang kuat dari lingkungan mereka menunjukkan prestasi akademik yang lebih tinggi. Demikian pula, mahasiswa yang bersifat optimis terbukti memiliki ketahanan yang lebih kuat, motivasi yang lebih tinggi, dan sikap pantang menyerah dalam menghadapi tantangan akademik. Lebih lanjut, penelitian ini mengidentifikasi hubungan interaktif antara dukungan sosial dan optimisme, yang menunjukkan bahwa lingkungan akademik dan sosial yang suportif berkontribusi terhadap pembentukan pola pikir positif, yang pada gilirannya meningkatkan keterlibatan belajar dan capaian akademik. Temuan ini menekankan pentingnya mengintegrasikan faktor-faktor psikososial dalam kebijakan dan praktik pendidikan. Penelitian ini merekomendasikan agar perguruan tinggi membangun sistem dukungan serta menumbuhkan optimisme mahasiswa melalui layanan konseling, pendampingan sebaya, dan strategi pengajaran yang inklusif. Dengan demikian, institusi dapat meningkatkan keberhasilan akademik dan kesejahteraan emosional mahasiswa baru. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi para pendidik, konselor, dan pengambil kebijakan akademik yang ingin meningkatkan kinerja mahasiswa melalui strategi pengembangan holistik. This study investigates the relationship between Social Support, Optimism, and Academic Achievement among first-semester students in the English Education Department at Bosowa University. The research adopts a mixed-methods design, combining qualitative and quantitative approaches to explore how students' perceptions of support and personal outlook influence their academic outcomes. Data were obtained through structured questionnaires assessing students’ social support and optimism levels, as well as their academic records including entrance test scores and Quality Point Average (QPA). The findings reveal a significant positive correlation among the three variables. Students who reported strong emotional and academic support from their surroundings demonstrated higher academic performance. Likewise, optimistic students were shown to possess stronger resilience, greater motivation, and a more persistent attitude when encountering academic challenges. Furthermore, the study identifies an interactive relationship between social support and optimism, indicating that a supportive academic and social environment contributes to the development of a positive mindset, which in turn enhances learning engagement and achievement. These results emphasize the importance of integrating psychosocial factors into educational policy and practice. The study recommends that universities foster support systems and cultivate student optimism through counseling services, peer mentorship, and inclusive teaching strategies. By doing so, institutions can enhance academic success and emotional well-being among new students. This research provides valuable insights for educators, counselors, and academic policymakers seeking to improve student performance through holistic development strategies.
Pengembangan Media Pembelajaran IPA Berbasis Nearpod Pada Materi Cahaya Dan Sifatnya Ramadhanti, Adelia; Hayun, Muhammad
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.8182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran IPA berbasis Nearpod pada materi cahaya dan sifatnya serta menguji kelayakan dan efektivitasnya dalam meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Pada tahap analisis ditemukan bahwa pembelajaran IPA masih dilaksanakan secara konvensional dan kurang melibatkan partisipasi aktif siswa, terutama pada materi yang bersifat abstrak seperti cahaya dan sifatnya. Selanjutnya, media pembelajaran dikembangkan menggunakan platform Nearpod dengan mengintegrasikan teks, gambar, animasi, video, dan kuis interaktif untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih menarik dan bermakna. Hasil validasi oleh ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 94,22% dengan kategori sangat layak. Implementasi media dilakukan pada 30 siswa kelas V SDN Malangnengah III. Hasil respons siswa menunjukkan kategori positif hingga sangat positif, dengan persentase keterbacaan sebesar 80%, ketertarikan sebesar 80%, dan kemudahan penggunaan sebesar 100%. Efektivitas media diukur melalui perbandingan nilai pre-test dan post-test yang menghasilkan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,333 dengan kategori sedang. Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran IPA berbasis Nearpod pada materi cahaya dan sifatnya dinyatakan layak dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar. This study aims to develop Nearpod-based science learning media on the topic of light and its properties and to test its feasibility and effectiveness in improving the learning outcomes of elementary school students. The study used the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model which includes the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. In the analysis stage, it was found that science learning was still carried out conventionally and did not involve active student participation, especially on abstract materials such as light and its properties. Furthermore, learning media was developed using the Nearpod platform by integrating text, images, animations, videos, and interactive quizzes to support a more interesting and meaningful learning process. The validation results by material experts, media experts, and linguists showed a feasibility level of 94.22% with a very feasible category. The media implementation was carried out on 30 fifth-grade students of SDN Malangnengah III. The results of student responses showed a positive to very positive category, with a readability percentage of 80%, interest of 80%, and ease of use of 100%. Media effectiveness was measured by comparing pre-test and post-test scores, resulting in an average N-Gain of 0.333, categorized as moderate. Based on these results, the Nearpod-based science learning media on light and its properties was deemed feasible and effective for use in the learning process to improve elementary school students' understanding.
Pengembangan Buku Aktivitas My Emotion Untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosional Siswa Sekolah Dasar Fitri, Alfira Sandika; Latif, Suciani; Saman, Abdul
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.9117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Buku Aktivitas My Emotion sebagai media bimbingan dan konseling untuk meningkatkan kecerdasan emosional siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa 61% siswa memiliki kecerdasan emosional pada kategori rendah sehingga diperlukan media yang mampu memfasilitasi pengembangan aspek emosional secara lebih interaktif dan bermakna. Produk yang dikembangkan berupa Buku Aktivitas My Emotion yang mengintegrasikan aktivitas visual, psikomotorik, dan fitur digital berbasis QR Code untuk mendukung gaya belajar multisensori siswa. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 78% dari ahli materi dan 75% dari ahli media dengan kategori valid. Uji kepraktisan memperoleh persentase 91% berdasarkan penilaian guru dan 81% berdasarkan respons siswa yang menunjukkan kategori sangat praktis dan praktis. Hasil uji efektivitas awal menunjukkan peningkatan skor rata-rata kecerdasan emosional siswa dari 53,90 pada pretest menjadi 85,60 pada posttest dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 serta nilai N-Gain sebesar 0,69. Berdasarkan hasil tersebut, Buku Aktivitas My Emotion dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk mendukung peningkatan kecerdasan emosional siswa sekolah dasar. This study aims to develop the My Emotion Activity Book as a guidance and counseling medium to improve elementary school students’ emotional intelligence. The research employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. The needs analysis revealed that 61% of students were categorized as having low emotional intelligence, indicating the need for an interactive and meaningful learning medium to support emotional development. The developed product was the My Emotion Activity Book, which integrates visual, psychomotor, and QR Code-based digital activities to accommodate students’ multisensory learning styles. Validation results showed a feasibility score of 78% from material experts and 75% from media experts, both categorized as valid. Practicality testing resulted in scores of 91% based on teacher assessments and 81% based on student responses, indicating highly practical and practical categories. The initial effectiveness test demonstrated an increase in students’ average emotional intelligence scores from 53.90 in the pretest to 85.60 in the posttest, with a significance value of 0.000 < 0.05 and an N-Gain score of 0.69. Therefore, the My Emotion Activity Book is considered valid, practical, and effective in improving elementary school students’ emotional intelligence.
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran STEAM Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Dan Hasil Belajar IPAS SD Inpres Cambaya I Makassar Mayasari, Eka; Patandean, Agustinus Jarak; Rahmaniah, Rahmaniah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran STEAM terhadap keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS peserta didik di UPT SPF SD Inpres Cambaya I Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan  jenis penelitian eksperimen yang dilakukan dalam bentuk quasi eksperimental design. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IV-A sebanyak 25 orang sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV-B sebanyak 29 orang sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik tes dan non-tes. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis uji-t (uji paired sample t-test) maka diperoleh kesimpulan bahwa: (1) terdapat perbedaan yang signifikan antara keterampilan berpikir kritis peserta didik yang belajar menggunakan pendekatan STEAM dengan mereka yang belajar menggunakan metode konvensional, (2) ada perbedaan yang signifikan dalam hasil belajar antara peserta didik yang belajar dengan pendekatan STEAM dan metode pembelajaran konvensional, dan (3) berdasarkan hasil analisis multivariate test pendekatan STEAM tidak hanya meningkatkan keterampilan berpikir kritis, tetapi juga berperan dalam meningkatkan hasil belajar secara bersamaan. Demikian juga secara bersamaan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS, terjadi peningkatan secara signifikan, ditunjukkan oleh skor tes pada posttest. Pendekatan  pembelajaran STEAM efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS peserta didik UPT SPF SD Inpres Cambaya I Kota Makassar. Pendekatan STEAM tidak hanya meningkatkan keterampilan berpikir kritis, tetapi juga berperan dalam meningkatkan hasil belajar secara bersamaan. This research aims to determine the effect of the STEAM learning approach on students' critical thinking skills and science learning outcomes at UPT SPF SD Inpres Cambaya I Makassar. The research uses a quantitative approach with an experimental research type conducted in the form of a quasi-experimental design. The sample in this study consisted of 25 students in class IV-A as the experimental group and 29 students in class IV-B as the control group. Data collection techniques in this research were test and non-test techniques. The data analysis techniques used were descriptive statistics and inferential statistical analysis. Based on the t-test analysis (paired sample t-test), the following conclusions were drawn: (1) there is a significant difference between students' critical thinking skills who learn using the STEAM approach and those who learn using conventional methods, (2) there is a significant difference in learning outcomes between students learning with the STEAM approach and conventional learning methods, and (3) based on multivariate test analysis, the STEAM approach not only improves critical thinking skills but also plays a role in simultaneously improving learning outcomes. Simultaneously, the posttest scores demonstrated that critical thinking skills and science learning outcomes increased significantly. The STEAM learning approach effectively improves critical thinking skills and science learning outcomes of students at UPT SPF SD Inpres Cambaya I Makassar. The STEAM approach not only enhances critical thinking skills but also plays a role in simultaneously improving learning outcomes.
Implementasi Asesmen Diagnostik pada Hasil Belajar Matematika Kelas I Di UPT SD Negeri 9 Binamu Kabupaten Jeneponto Syahrani, Amalia Razkya; Hamid, Sundari; Safira, Ifa
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran implementasi asesmen diagnostik terhadap hasil belajar pada mata pelajaran matematika siswa kelas I di UPT SD Negeri 9 Binamu dan untuk mengetahui apakah implementasi asesmen diagnostik berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas I UPT SD Negeri 9 Binamu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear sederhana dapat digunakan untuk mengetahui arah dari hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di UPT SD Negeri 9 Binamu tahun pelajaran 2024/2025 yang berjumlah 105 siswa. Sampel pada penelitian ini menggunakan jenis Non probability sampling dengan teknik Purposive sampling yang berjumlah 25 siswa. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, tes dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian memberikan kesimpulan (1) Hasil analisis deskriptif gambaran penelitian pada implementasi asesmen diagnostik dan hasil belajar pada mata pelajaran matematika siswa kelas I UPT SD Negeri 9 Kecamatan Binamu menunjukkan bahwa nilai rata-rata asesmen diagnostik diperoleh pada kategori cukup dan nilai rata-rata pada mata pelajaran Matematika diperoleh adalah sedang. (2) Hasil analisis data asesmen diagnostik terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Matematika diperoleh nilai yang signifikan lebih kecil dari nilai probabilitas. Maka H0 ditolak dan H1 diterima, artinya koefisien analisis data signifikan. Jadi dapat disimpulkan bahwa, terdapat pengaruh pada implementasi asesmen diagnostik terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Matematika siswa kelas I UPT SD Negeri 9 Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto. This study aims to determine the description of the implementation of diagnostic assessments on learning outcomes in mathematics subjects for grade I students at UPT SD Negeri 9 Binamu and to determine whether the implementation of diagnostic assessments affects the learning outcomes of Mathematics for grade I students at UPT SD Negeri 9 Binamu. This study is a quantitative study with a simple linear regression analysis technique that can be used to determine the direction of the relationship between the independent variable and the dependent variable. The population in this study were all students at UPT SD Negeri 9 Binamu in the 2024/2025 academic year totaling 105 students. The sample in this study used the Non-probability sampling type with Purposive sampling technique totaling 25 students. Data collection techniques with interviews, tests and documentation. Data analysis in this study was carried out with the help of the SPSS program. The results of the study provide conclusions (1) The results of the descriptive analysis of the research description on the implementation of diagnostic assessments and learning outcomes in mathematics subjects for grade I students at UPT SD Negeri 9 Binamu District show that the average value of the diagnostic assessment was obtained in the sufficient category and the average value in the Mathematics subject was obtained was moderate. (2) The results of the diagnostic assessment data analysis on learning outcomes in Mathematics subjects obtained a value that was significantly smaller than the probability value. So H0 is rejected and H1 is accepted, meaning that the data analysis coefficient is significant. So it can be concluded that there is an influence on the implementation of diagnostic assessments on learning outcomes in Mathematics subjects of grade I students of UPT SD Negeri 9, Binamu District, Jeneponto Regency.