Journal of Health and Medical Science
Journal of Health and Medical Science, secara umum mencakup semua kajian tentang medis dan kesehatan. termasuk kedalamnya adalah kajian Kedokteran, Kesehatan, Farmasi, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan. 1. Kedokteran, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi bedah penyakit dalam, kardiologi, ortopedi, penyakit menular, dan HIV/AID, obstetri dan ginekologi, onkologi, dan neurologi, imunologi, anestesi, kedokteran kardiovaskular, pengobatan komplementer, kedokteran gigi dan kedokteran mulut dan penelitian lain tentang medis. 2. Kesehatan Masyarakat, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Epidemiologi, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Biostatistik, Kesehatan Seksual dan Reproduksi, Manajemen Rumah Sakit, Ilmu Gizi, Sistem Informasi Kesehatan, dan penelitian lain tentang publik kesehatan. 3. Kebidanan, ruang lingkup topik yang dicakup meliputi Kebidanan Dasar, Manajemen Kesehatan, Medis-bedah, Perawatan Kritis, Gawat Darurat dan Trauma, Onkologi, Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Mental, Kesehatan Geriatri, Kesehatan Keluarga, Kesehatan Bersalin, Kesehatan Wanita, Kesehatan Anak, Kebencanaan Keperawatan, Pendidikan kebidanan dan lain-lain penelitian tentang kebidanan. 4. Keperawatan, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Manajemen Keperawatan, Keperawatan Medikal-Bedah, Keperawatan Critical Care, Keperawatan Kesehatan Masyarakat, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Geriatri, Keperawatan Kesehatan Keluarga dan Kesehatan Keluarga, Keperawatan Maternitas, Kesehatan Wanita, Keperawatan Anak, Pendidikan di Keperawatan, Kebijakan Keperawatan, Keperawatan Hukum, Keperawatan Praktik Lanjutan, Keperawatan Kesehatan Masyarakat dan penelitian lain tentang keperawatan. 5. Farmasi, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Farmakologi dan Toksikologi, Kimia Farmasi, Penemuan Obat, Farmakokinetik, Biologi Farmasi, Obat Herbal, Farmasi, Mikrobiologi Farmasi, dan Bioteknologi, Farmasi Komunitas dan Klinis, serta Pharmaceutical Care dan penelitian lain tentang farmasi
Articles
149 Documents
Determinan Temper Tantrum Pada Anak Usia Prasekolah Di Desa Gegerung Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah Tahun 2022
Mardhatillah Mardhatillah;
Wardiati Wardiati;
Agustina Agustina
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v2i1.1015
Temper tantrum merupakan keadaan yang dimulai dari rengekan dan tangisan selanjutnya berkembang menjadi teriakan, tendangan, pukulan dan menahan napas. Anak dimasa usia prasekolah sudah mulai belajar menghadapi dan merasakan kecewa saat ketika yang diinginkannya tidak terpenuhi. Akibat yang berbahaya yang ditimbulkan dari temper tantrum adalah dapat menyakiti dirinya sendiri, menyakiti orang lain dan dampak jangka panjang pada anak tantrum adalah anak mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan lingkungannya, berisiko mengalami kenakalan remaja, gangguan kejiwaan, dan menghambat perkembangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui determinan terhadap temper tantrum pada anak usia prasekolah di Desa Gegerung Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah tahun 2022. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak prasekolah sebanyak 77 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu total Populasi. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 18 Juni s/d 20 Juni 2022, uji statistik yang digunakan yaitu uji Chi-Square. Hasil Penelitian memperlihatkan bahwa proporsi responden yang mengalami temper tantrum pada kategori sedang sebesar 39%, sedangkan temper tantrum ringan sebesar 36,4% dan tempertantrum berat sebesar 24,6%, hasil uji statistik ada hubungan pendidikan ibu dengan (p value 0,003), pendidikan ayah (p value 0,002), usia ibu (p value 0,001), status pekerjaan dengan p value 0,007, pola asuh (p value 0,001), jenis kelamin (p value 0,001) dan memiliki saudara (p value 0,003) dengan kejadian temper tantrum. Pendidikan ibu, pendidikan ayah, usia ibu, pekerjaan ibu, pola asuh, jenis kelamin dan memiliki saudara merupakan faktor yang berkontribusi terhadap temper tantrum. Diharapkan kepada ibu yang memiliki anak praskeolah untuk meningkatkan pengetahuan tentang tantrum, sehingga ibu dapat mengatasi saat anak mengalami tantrum.
Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan Dengan Kepuasan Pasien Di Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh Tahun 2022
Sinta Nur Hasana, Maidar, Anwar Arbi
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v2i1.1023
Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh diketahui bahwa jumlah pasien rawat jalan tahun 2022 berjumlah 26,862 pasien. Pasien yang mengatakan tidak puas dengan pelayanan kesehatan yang diberikan oleh petugas kurang cepatnya pelayanan kesehatan yang diberikan oleh petugas kesehatan dan tidak tepat waktu ketika hadir pada jam pelayanan sehingga pasien terlalu lama menunggu. Pasien mengharapkan petugas memberikan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan harapan mereka yaitu cepat dalam pelayanan, ramah, komunikatif dan tanpa membeda-bedakan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di Puskesmas Batoh tahun 2022. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang berkunjung ke Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh tahun 2022. Sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus solvin sebanyak 100 orang pasien yang berkunjung ke Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh. Pengambilan data dimulai tanggal 27 Juli-30 Juli 2022. Uji statistik menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukan 80% pasien mengatakan puas dengan pelayanan kesehatan yang diberikan, 55% kompeten, 82% mudah di jangkau, 96% efektif, 94% efisien,902% kontinuitas, 94% aman, 86% nyaman dan hubungan antar manusia sebanyak 87% baik. Hasil penelitian bivariate di simpulkan ada hubungan antara kompetensi teknis (p-value 0,044), akses (p-value 0,027), efektivitas (p-value 0,005), efisiensi (p-value 0,003), kontinuitas (p-value 0,012), keamanan (p-value 0,003), kenyamanan (p-value 0,044), hubungan antar manusia (p-value 0,053) artinya tidak ada hubungan antara hubungan antar manusia dengan kepuasan pasien.
Analisis Pencapaian Akreditasi Paripurna Di PUSKESMAS Teupah Tengah Kabupaten Simeulue
Wahyu Swandarini;
Tri Niswati Utami;
Nur’aini Nur’aini
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v2i1.1028
Community health center is a place for public health services to improve the quality of service, it is necessary to accredit the puskesmas. Many things are needed to achieve maximum accreditation. One of them is plenary accreditation. The problem in this research is the difficulty for puskesmas to achieve plenary accreditation. The purpose of this research is to analyze the achievement of plenary accreditation. This type of research uses qualitative methods with a descriptive study design. The informants of this research were conducted with 5 informants including the head of accreditation quality, the head of the health center, a member of the board, the accreditation companion team from the Health Office and the head of the Working Group Admen. Data collection techniques are using interviews and observation. Data analysis used in this research is reduction, display and triangulation. The results showed that the provision of funds had never existed and was given to the community health center, human resources were still lacking such as pharmacy staff, administration staff, environmental health and laboratories and there were still several problems such as limited land, lack of computers, printers and several other tools so that it became an obstacle in work. The conclusion in this study is that there are still delays in the disbursed budget for the accreditation of the community health center, there are still inadequate human resources, incomplete facilities and infrastructure, communication is carried out well and the bureaucratic structure and disposition have not been carried out properly. It is hoped that the Head of the Health Service is obliged to support, motivate, evaluate, monitor and expedite the process of achieving the plenary accreditation of the community health center.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecenderungan Gejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Pada Pekerja Kilang Padi Di Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Aceh Besar Tahun 2022
Iza Rullah;
Nopa Arlianti;
Anwar Arbi
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v2i1.1031
Berdasarkan Profil UPTD Puskesmas Sukamakmur prevalensi kasus ISPA tahun 2018 sebesar 1.235 kasus, pada tahun 2019 sebesar 811 kasus dan tahun 2020 sebesar 375 kasus Penyakit akibat kerja diatas dapat dicegah dengan minimal dengan mengguanakan alat pelindung diri misalnya masker untuk mencegah masuknya debu kedalam saluran pernafasan, sehingga penyakit akibat kerja yakni misalnya ISPA dapat terkurangi jumlahnya. Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan penggunaan APD penutup muka dengan kecenderungan gejala Infeksi saluran Pernapasan (ISPA) pada pekerja kilang padi di Kecamatan Sukamakmur Tahun 2022. Metode penelitian deskriptik analitik dengan desain penelitian Case Sectional Populasi penelitian ini adalah para pekrja kilang padi di Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Aceh Besar tahun 2022. Sampel terdiri berjumlah 75 responden. Pengumpulan data dilakukan 8 - 14 Februari. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square dengan derajat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja kilang padi dengan masa kerja yang lama sebesar 68.4%, yang menggunakan APD sebesar 56.1%,memiliki kebiasaan merokok 60.0%, dan paparan debu yang tinggi sebesar 49.0%. Hasil uji chi-square diperoleh bahwa ada hubungan massa kerja (p=0,041), penggunaan APD ((p=0,024), kebiasaan merokok (p=0,018), lama paparan debu (p=0,029), dan umur (p=0,011) dengan Kecenderungan ISPA pada pekerja Kilang padi.
Analisis Faktor Yang Memengaruhi Kepuasan Kerja Perawat Di RSUD dr. Pirngadi Medan
Albert Jeo;
Arifah Devi Fitriani;
Masnelly Lubis
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v2i1.1067
The establishment of the ASEAN Economic Community (AEC) in 2015 allows a country to sell health services including nurses to ASEAN countries, this is a threat for nurses in Indonesia because they have to be able to compete with nurses from other countries. Indonesian nurses still have to make improvements both in terms of competence and quality of service where to be able to improve the quality of service, nurses in carrying out their duties must get job satisfaction. Job satisfaction is a positive attitude towards work in a person which is individual. Each individual has a different level of job satisfaction in accordance with the value system that applies to the person where many factors can affect job satisfaction. This study aims to analyze the factors that affect job satisfaction (compensation, promotion opportunities, supervision, coworkers, job characteristics, work environment) of nurses at RSUD Dr. Pirngadi Medan. The research design was observational study with cross-sectional approach and using questionnaires as a research instrument. The sample was 79 State Civil Apparatus Nurses. The statistical test used is the chi-square test and logistic regression. The result shown that 57% of nurses who were satisfied with their jobs as many as 40.5% stated that compensation was in the unfavorable category, 45.6% stated that promotion opportunities were in the sufficient category, 34.2% stated that supervision in the favorable category, as many as 35.5% stated that coworkers were in the unfavorable category, as many as 37.1% stated that the characteristics of work in the appropriate category and as many as 30.5% stated the work environment was in the good category. Multivariate test analysis results using logistic regression showed that compensation, promotion opportunities, supervision, coworkers, job characteristics, and work environment has a value of p<0,05 which means significantly influence job satisfaction. The conclusions was obtained that compensation is the most dominant factor affecting job satisfaction of nurses in RSUD Dr. Pirngadi Medan. The hospital management is expected to pay more attention to the factors of job satisfaction of nurses in order to improve the quality of service at the hospital.
Permasalahan Stunting dan Pencegahannya
Eva Nirwana Hutabarat
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v2i1.1115
The problem of short children (stunting) is one of the nutritional problems that is the focus of the Government of Indonesia, Stunting is nutritional status based on the PB / U or TB / U index where in anthropometric standards for assessing children's nutritional status, the measurement results are at the threshold (Z -Score) <-2 SD to -3 SD (short) and <-3 SD (very short). Stunting that has occurred if not balanced with catch-up growth results in decreased growth, stunting problems are a public health problem associated with increased risk of morbidity, death and obstacles to motor and mental growth. Seeing the dangers posed by stunting, the Government of Indonesia is committed to addressing and reducing stunting prevalence, which was discussed through a limited meeting on stunting interventions held with the head of the National Team for the Acceleration of Poverty Reduction in 2021, that at the meeting discussed the need to strengthen coordination and expand coverage programs carried out by the relevant Ministries/Institutions (K / L), to improve the quality of the program in order to reduce the stunting rate in each region that has entered the priority village. And also to study the policy focus of the nutrition improvement movement aimed at the first 1000 days of life in a global order called Scaling Up Nutrition (SUN).
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pelaksanaan Protokol Kesehatan Terhadap Pencegahan Covid-19 Pada Siswa Di MTsN 2 Kota Banda Aceh Tahun 2022
Syauqina, Tahara Dilla Santi, M. Biomed, Fauzi Ali Amin
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v2i1.1145
Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 merupakan penyakit infeksi pernapasan akut yang disebabkan oleh Coronavirus Strain Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-Cov-2) yang pertama kali didentifikasi pada akhir 2019 di kota Wuhan, Provinsi Hubei Cina Jumlah kabupaten atau kota di Indonesia yang terpapar Covid-19 adalah sebanyak 494 kabupaten/kota, hal ini setara dengan 96,1% dari jumlah keseluruhan yaitu 514 kabupaten/kota. Salah satu Kota di Indonesia yang terpapar Covid-19 adalah Banda Aceh dengan kasus positif Covid-19 menembus 7037 orang. Penambahan kasus baru terjadi pada 2 Mei 2021 dimana terdapat 68 kasus dan kasus meninggal karena Covid-19 bertambah 7 orang dalam waktu 24 jam. Metode penelitian bersifat deskriptif analitik dengan desain Cross Sectional, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa dari kelas VII-IX pada MTsN 2 Kota Banda Aceh dengan jumlah populasi 300 orang, sampel dalam penelitian ini adalah 75 orang siswa yang berada di MTsN 2 Banda Aceh Tahun 2022. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara random sampling dan menggunakan uji chi-squere. Hasil penelitian univariat menunjukkan bahwa variabel protokol kesehatan yang baik (54,66%), kurang baik (45,33%), pengetahuan yang kurang baik menunjukkan (53,33%), baik (46,66), ketersediaan sabun yang ada (58,66%) dan tidak ada (41,33%). Analisis bivariat pengetahuan memiliki nilai (p-value 0,018), sikap (p-value 0,036), ketersediaan masker (p-value 0,024), peran guru (p-value 0,016), ketersediaan sabun (p-value 0,020), sehingga (Ha) diterima yang berarti ada hubungan pelaksanaan protokol kesehatan terhadap covid-19 di MTsN 2 Kota Banda Aceh. Kesimpulan dari penelitian ini, pengetahuan, sikap, ketersediaan masker, peran guru, ketersediaan sabun dengan pelaksanaan protokol kesehatan terhadap pencegahan covid-19 di MTsN 2 Kota Banda Aceh Tahun 2022. Disarankan pada MTsN 2 Kota Banda Aceh agar selalu melakukan protokol kesehatan agar mencegah covid-19 tahun 2022.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan BPJS Kesehatan Pada Masyarakat Di Wilayah Kerja PUSKESMAS Alue Sungai Pinang Kecamatan Jeumpa Kabupaten Aceh Barat Daya Tahun 2022
Nasrullah, Surna Lastri, Vera Nazhira Arifin
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v2i1.966
Pelayanan kesehatan yang baik merupakan suatu kebutuhan masyarakat dan sering kali menjadi ukuran dalam keberhasilan pembangunan kesehatan. Salah satu program yang diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia adalah penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Tujuan penelitian ini adalah untuk menggetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan BPJS kesehatan pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Alue Sungai Pinang Kecamatan Jeumpa Kabupaten Aceh Barat Daya Tahun 2022.Pe ni bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional, populasi pada penelitian ini adalah seluruh masyarakat peserta BPJS kesehatan golongan PBI yang ada di wilayah kerja Puskesmas Alue Sungai Pinang berjumlah 1.866 orang. Sampel dari penelitian ini berjumlah 95 orang responden yang dihitung menggunakan rumus slovin dan di pilih menggunakan teknik accidental sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada 29 Juni sampai dengan 07 Juli 2022. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, selanjutnya dilakukan uji statistik dengan uji chi-square, data di analisis dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian univariat menunjukkan bahwa 52,6% BPJS tidak dimanfaatkan, 47,4% tingkat pengetahuan rendah, 78,9% pendapatan rendah, 56,8% sikap negatif, 71,6% jarak tempat tinggal jauh, 50,5% perilaku nakes kurang baik dan 53,7% berdampak covid-19. Dari hasil uji statistik dapat disimpulkan ada hubungan antara tingkat pengetahuan (p value=0,027), pendapatan (p-Value=0,042), sikap (p value=0,012), jarak tempat tinggal (p value=0,019), perilaku Nakes (p value=0,032), dampak covid-19 (p value=0,033) dengan pemanfaatan BPJS kesehatan pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Alue Sungai Pinang Kecamatan Jeumpa Kabupaten Aceh Barat Daya Tahun 2022.Disarankan kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan fasilitas BPJS ksetiap kali akan berobat baik di Puskesmas maupun Rumah Sakit dan pelayanan kesehatan lainnya yang sudah bekerjasama dengan BPJS kesehatan.
Intervensi Penggunaan Telemedicine Dalam Pelayanan Antenatal Care: Systematic Review
Hotmauli BR. Sitanggang
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v2i1.969
Telemedicine saat ini telah menjadi salah satu model alternatif yang digunakan untuk menghapus kesenjangan dalam pemanfaatan layanan kesehatan. Dengan perkembangan pesat penggunaan teknologi informasi, Telemedicine menawarkan kemungkinan dan kenyamanan yang lebih besar dalam menyediakan layanan kesehatan melalui aplikasi internet dan smartphone. Intervensi penggunaan Telemedicine telah banyak digunakan dalam mendukung keberhasilan pemberian pelayanan Antenatal Care. Systematic Review ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana intervensi penggunaan Telemedicine dalam pelayanan Antenatal Care. Review ini menggunakan metode yang sesuai dengan pedoman PRISMA. Fokus review ditentukan dengan kata kunci, kriteria inklusi dan eksklusi, melakukan pencarian dengan database yang relevan, proses seleksi artikel dideskripsikan dalam PRISMA Flowchart, Critical Appraisal menggunakan CEBM, melakukan ekstraksi data dan menyajikan hasil. Dari 879 artikel yang ditemukan, setelah dilakukan remove duplikat dan seleksi artikel maka terdapat 25 artikel yang digunakan dalam review ini yang sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Tiga tema ditemukan dalam studi ini, yaitu: Monitoring kehamilan resiko tinggi, Promosi kesehatan dan Pendidikan Antenatal, Konsultasi Prenatal. Intervensi penggunaan Telemedicine banyak dimanfaatkan di Fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendukung pelayanan Antenatal Care yang digunakan dalam melakukan monitoring kehamilan- kehamilan yang dianggap beresiko tinggi, memanfaatkan Telemedicine dalam melakukan promosi kesehatan serta memberikan pendidikan antenatal secara online dan banyak juga digunakan dalam memberikan konsultasi prenatal bagi wanita hamil yang membutuhkan konseling prenatal.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Menstruasi Hygiene Remaja Putri Di Desa Burni Bius Kecamatan Silih Nara Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2022
Laora Apriliana, Agustina, Putri Ariscasari
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v2i1.975
Menstruasi hygiene merupakan komponen hygiene perorangan berupa tindakan untuk memelihara kesehatan dan kebersihan alat reproduksi pada saat menstruasi. Penerapan menstruasi hygiene yang buruk pada remaja dapat berdampak terhadap kesehatan seperti ISR bahkan kemandulan. Dari data Puskesmas Silih Nara Penyakit ISR paling banyak di derita oleh remaja di Desa Burni Bius. Hasil survei pendahuluan remaja putri di Desa Burni Bius mengatakan hanya mengganti pembalut 2 kali dalam sehari, beberapa dari remaja putri juga mengatakan masih menggunakan kain sebagai ganti pembalut pada saat menstruasi, remaja putri juga yang mengatakan masih kurangnya pemahaman mengenai bagaimana cara mereka menjaga kebersihan organ genetalia eksternanya selama mestruasi. Dari hasil wawancara awal didapatkan juga bahwa remaja putri di Desa Burni Bius mengeluhkan gejala infeksi saluran reproduksi seperti, iritasi, gatal- gatal, keputihan yang banyak dan rasa perih. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor- faktor apa saja yang berhubungan dengan perilaku menstruasi hygiene remaja putri di Desa Burni Bius Kecamatan Silih Nara Kabupaten Aceh Tengah tahun 2022. Desain penelitian ini dalam bentuk bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh remaja putri yang berusia 16-18 tahun di Desa Burni Bius Kecamatan Silih Nara Kabupaten Aceh Tengah sebanyak 92 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah total populasi. Pengumpulan data dari tanggal 10-15 Agustus dengan menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji Chi-Square program SPSS 21. Hasil penelitian menunjukan bahwa 53,3% responden dengan perilaku menstruasi hygienenya kurang, 58,7% tidak pernah mendapatkan sumber informasi, 13% pengetahuan cukup, 53,3% kebiasaan negatif dan 62% berpengaruh terhadap kebudayaan. Hasil uji chi- square diperoleh bahwa ada hubungan antara sumber informasi p = 0,008, ada hubungan pengetahuan p = 0,035, ada hubungan kebiasaan p = 0,013, dan ada hubungan antara budaya p = 0,004 dengan perilaku menstruasi hygiene