cover
Contact Name
Jhon Hardy Purba
Contact Email
daiwiwidya1@gmail.com
Phone
+6287762695157
Journal Mail Official
daiwiwidya1@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.unipas.ac.id/index.php/DW/about/editorialTeam
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Daiwi Widya : Jurnal Pendidikan FKIP Unipas
ISSN : 2406730X     EISSN : 26227169     DOI : https://doi.org/10.37637
Core Subject : Education,
"Daiwi Widya" is a journal of education that is managed by the Faculty of Teacher Training and Education, University of Panji Sakti. It aims at accomodating the results of studies or researches or reviews in the field of education. Daiwi Widya publishes research results that review educational processes in terms of educational methods, educational models, case studies particularly educational studies and classroom action research. The incoming articles are reviewed by Expert Editors who are accordance with the field of educational scholarship totaling five people. Daiwi Widya is published twice each volume that is June, December and special edition. The purpose of this educational journal is to publish conceptual thoughts or ideas and research results obtained in the field of education. The major focus of this journal is in the development of science particularly in the field of education.
Articles 406 Documents
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DENGAN PENERAPAN PEMBELAJARAN MASTERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMP NEGERI 1 SERIRIT Luh Pariastini
Daiwi Widya Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.331 KB) | DOI: 10.37637/dw.v2i1.134

Abstract

Tujuan dari penelitian tindakan ini adalah untuk membuktikan peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran Mastery Learning dalam proses pembelajaran Matematika pada siswa kelas VII B semester I tahun pelajaran 2011/2012. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, tindakan, observasi/pengamatan, dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes prestasi belajar. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari data awal sampai siklus II yaitu data awal menunjukkan prestasi ketuntasan belajar mencapai 63%, siklus I meningkat menjadi 71,88%, siklus II meningkat menjadi 87%. Hal itu membuktikan bahwa model pembelajaran Mastery Learning yang diterapkan guru dalam proses pembelajaran telah mampu meningkatkan prestasi belajar siswa dengan baik, serta metode pembelajaran ini dapat digunakan debagai salah satu alternatif pembelajaran matematika.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN JASA PENERBANGAN GARUDA INDONESIA AIRLINES DI BANDARA NGURAH RAI DENPASAR Mira Dwi Wahyuni Ximenes; I Nyoman Mudarya
Daiwi Widya Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.993 KB) | DOI: 10.37637/dw.v4i2.3

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : (1) Untuk mengetahui kualitas pelayanan jasa penerbangan Garuda Indonesia Airlines, (2) Untuk mengetahui kepuasan pelanggan jasa penerbangan Garuda Indonesia Airlines dan (3) untuk mengetahui korelasi antara kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan Garuda Indonesia Airlines. Populasi penelitian adalah pelanggan yang menggunakan pelayanan pada Garuda Indonesia Airlines pada semester kedua tahun 2015 sebanyak 1500 orang. Sampel menggunakan rumus Slovin diperoleh jumlah responden sebesar 120 orang. Teknik analisa data dalam penelitian ini adalah analisis korelasi product moment, analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menemukan bahwa (1) Kualitas pelayanan jasa penerbangan Garuda Indonesia Airlines sangat baik, (2) Pelanggan jasa penerbangan Garuda Indonesia Airline smerasa sangat puas, dan (3) korelasi antara kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan Garuda IndonesiaAirlines, Hasil perhitungan koefisien determinasi adalah sebesar 46,24%,hal ini berarti kualitas pelayanan mempengaruhi 46,24% kepuasan pelanggan dan sisanya 53,76% dipengaruhi oleh factor lain diluar penelitian.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS BAHASA INGGRIS SISWA SISWA KELAS VIII.D SMP NEGERI 4 NUSA PENIDA I Made Gede Sudarma
Daiwi Widya Vol 8, No 1 (2021): Edisi Khusus
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.722 KB)

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan (1) meningkatkan kemampuan membaca Bahasa Inggris dengan penerapan model pembelajaran CIRC, (2) meningkatkan kemampuan menulis Bahasa Inggris dengan penerapan model pembelajaran CIRC, dan (3) mendeskripsikan tanggapan siswa terhadap penerapan CIRC. Penelitian ini dilakukan dua siklus pembelajaran. Penerapan langkah-langkah CIRC setiap proses pembelajaran diamati oleh dua orang observer. Kemampuan membaca dan menulis siklus I tentang teks Recount. Siklus II tentang memahami bacaan dan menulis teks Narrative. Tanggapan siswa diperoleh melalui kuisioner. Penelitian ini dinyatakan berhasil meningkatkan kemampuan membaca dan menulis apabila jumlah siswa mencapai ≥ 60% dari jumlah keseluruhan siswa yang mengikuti proses pembelajaran hasil tes akhir siklus lebih besar dari tes pra-siklus, nilai rata-rata kelas tes akhir siklus ≥ 70, jumlah nilai kemampuan membaca dan menulis tes akhir siklus minimal dibulatkan sama dengan 70 mencapai ≥ 70% dari keseluruhan siswa, dan tes tanggapan siswa minimal berkategori baik. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata persentase peningkatan siklus I sebagai berikut. Peningkatan kemampuan membaca dan menulis dicapai sebesar 86,5%, jumlah siswa yang mencapai nilai ≥ 70 adalah 52%, dan rata-rata nilai kelas adalah sebesar 6,4. Persentase peningkatan siklus II sebagai berikut: peningkatan kemampuan membaca dan menulis dicapai peningkatan sebesar 83,1%, jumlah siswa yang mencapai nilai ≥ 70 adalah 73%, dan rata-rata nilai kelas adalah sebesar 7,2. Hasil penelitian juga menunjukkan respon positip siswa terhadap penerapan model pembelajaran CIRC.
SUPERVISI INDIVIDUAL SEBAGAI UPAYAMENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU MELAKSANAKAN PROSES PEMBELAJARAN DI GUGUS IV 1 KECAMATAN BULELENG I Nyoman Rauh
Daiwi Widya Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.841 KB) | DOI: 10.37637/dw.v1i1.101

Abstract

Penelitian tindakan sekolah ini dilakukan di Gugus IV Kecamatan Buleleng yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas. perolehan data awal dapat disampaikan bahwa kemampuan guru-guru dalam melaksanakan proses pembelajaran masih rendah, dengan rata-rata hanya 64 poin. Dari data yang diperoleh menunjukkan hanya 2 orang guru yang memiliki nilai diatas indikator atau hanya sejumlah 10%. Rendahnya kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran merupakan faktor yang harus dirubah sehingga peneliti mencoba melaksanakan supervisi individual untuk meningkatkan kemampuan guru. Setiap kali selesai melakukan proses pembelajaran setelah pelaksanaan supervisi individual, data dikumpulkan dengan observasi dan penilaian oleh peneliti, lalu dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil yang diperoleh selama pelaksanaan penelitian ini adalah terjadinya peningkatan kemampuan guru dari data sebelum pelaksanaan siklus. Pada siklus I nilai rata-rata kemampuan guru menjadi 72 poin, mengalami peningkatan sebanyak 12,5% dari data awal dan pada siklus II telah diperoleh kenaikan rata-rata menjadi85poin, peningkatan yang terjadi sebesar 18,06%. Kesimpulan akhir yang dapat disampaikan adalah bahwa pelaksanaan supervisi individual dapat meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran.
UPAYA MAKSIMAL MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PKn DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE Ni Made Sulistiawati
Daiwi Widya Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.556 KB) | DOI: 10.37637/dw.v3i2.58

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang ditujukan untuk membenahi kelemahan-kelemahan proses pembelajaran yang telah dilakukan. Penelitian ini mengambil subjek pada siswa kelas V SD Negeri 3 Tukadmungga pada semester II tahun pelajaran 2014/2015. Data hasil penelitian ini dikumpulkan menggunakan tes, dan untuk menganalisis data yang dihasilkan digunakan analisis desktiptif. Data yang peroleh dari hasil pelaksanaan penelitian ini terlihat jelas adanya peningkatan dari data awal yang ada rata-rata kelasnya baru mencapai 56, pada siklus I meningkat menjadi 59 dan pada siklus II meningkat menjadi 66 Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa penerapan model kooperatif tipe think pair share dalam pelaksanaan proses pembelajaran mampu meningkatkan prestasi belajar sehingga penelitian ini tidak diteruskan ke siklus berikutnya.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DENGAN METODE SIMULASI UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PKN SISWA KELAS VIIB SMP NEGERI GEROKGAK Made Suparma Hedi
Daiwi Widya Vol 2, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.504 KB) | DOI: 10.37637/dw.v2i3.157

Abstract

Tujuan pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini pada siswa kelas VIIB di SMP Negeri 4 Gerokgak pada semester genap tahun ajaran 2013/2014 adalah untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Problem Solving dengan metode simulasi dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik. Penelitian tindakan kelas ini melibatkan 35 subjek penelitian yang dilakukan dalam dua siklus melalui tahapan-tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi/pengamatan dan refleksi. Tes prestasi belajar merupakan alat yang digunakan dalam mengumpulkan data hasil penelitian yang selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta didik mengikuti proses pembelajaran dari rata-rata awal 59.49 meningkat menjadi 63.09 pada siklus I dan meningkat menjadi 74.86 pada siklus II dengan ketuntasan belajar awal 37.1% pada siklus I meningkat menjadi 54.3% dan pada siklus II meningkat menjadi 82.9%. Simpulan yang dapat diambil dari hasil tersebut adalah penerapan model pembelajaran Problem Solving dengan metode simulasi dalam pelaksanaan proses pembelajaran para mampu meningkatkan prestasi belajar sesuai harapan.
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PRAKARYA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY PADA SISWA KELAS VII K SMP NEGERI 3 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Puspo Yulianti
Daiwi Widya Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.178 KB) | DOI: 10.37637/dw.v5i1.26

Abstract

Penelitian yang dilakukan ini tergolong penelitian tindakan kelas. Penelitian ini mengambil 30 orang siswa yang sedang belajar di kelas VIIK pada semester ganjil tahun pelajaran 2017/2018 di SMP Negeri 3 Singaraja Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran inquiry mampu meningkatkan prestasi belajar siswa setelah dicobakan dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Keyakinan yang muncul dari awal adalah bahwa penggunaan model tradisional yang digunakan guru mencapai sehari-hari merupakan penghambat peningkatan prestasi belajar yang diharapkan sehingga peneliti memilih model yang lebih bersifat konstruktivitas. Setelah data dikumpulkan menggunakan tes prestasi belajar dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif, diperoleh kenaikan prestasi belajar siswa dari data awal 65,20 pada siklus I meningkat rata-rata tersebut menjadi 72,17 dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 82,17 dengan ketuntasan belajar yang pada awalnya 26,67% meningkatkan menjadi 56,67% pada siklus I dan meningkat menjadi 93,33% pada siklus II. Kesimpulan yang dapat diambil dari pelaksanaan yang telah dilakukan secara maksimal mengikuti teori-teori para ahli pendidikan adalah model pembelajaran inquiry dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.
MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PEMBELAJARAN JIGSAW MELALUI PENDAMPINGAN GURU Abdul Rahman
Daiwi Widya Vol 8, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.525 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi masih kurangnya pemahaman guru tentang pembelajaran kooperatif, khususnya Jigsaw. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru-guru dalam mengimplementasikan pembelajaran Jigsaw melalui pendampingan guru pada semester I tahun pelajaran 2019/2020. Berdasarkan hasil observasi, diperoleh data awal kompetensi guru-guru dalam mengimplementasikan pembelajaran Jigsaw dengan nilai rata-rata 64,33 terkategori Cukup. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 8 Bintan, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan dengan subjek penelitian guru-guru di SMP Negeri 8 Bintan sebanyak 12 orang. Bentuk penelitian adalah penelitian tindakan sekolah dengan dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, kompetensi guru-guru dalam mengimplementasikan pembelajaran Jigsaw telah meningkat yang memperoleh nilai rata-rata 78,17 terkategori Baik. Pada siklus II dilakukan perbaikan-perbaikan sehingga kompetensi guru-guru lebih meningkat yang memroleh nilai rata-rata 92,27 terkategori Amat Baik. Simpulan yang diperoleh dari kegiatan Penelitian Tindakan Sekolah ini adalah kompetensi guru-guru SMP Negeri 8 Bintan dalam mengimplementasikan pembelajaran Jigsaw dapat ditingkatkan melalui pendampingan guru.
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PENJASORKES LEWAT MODEL PEMBELAJARAN EKSPOSITORY DENGAN PEMBERIAN TUGAS PENGULANGAN Ni Luh Sari Merta
Daiwi Widya Vol 1, No 3 (2014)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.552 KB) | DOI: 10.37637/dw.v1i3.124

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan di SD NO 1 Pemaron pada kelas V semester I tahun ajaran 2011/2012 bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar pada mata pelajaran Penjas Orkes menggunakan model pembelajaran Ekposiotry dengan pemberian tugas pengulangan Data hasil penelitian ini dikumpulkan dengan cara pemberian tes prestasi belajar. Dalam menganalisis data yang diperoleh digunakan metode analisis deskriptif. Data yang dihasilkan dari penelitian ini terdiri dari data awal, data siklus I dan data Siklus II. Dari data awal diperoleh rata-rata kelas baru mencapai nilai 69,2 dan ketuntasan belajarnya baru mencapai 65%. Data ini jauh di bawah harapan mengingat KKM mata pelajaran Penjas Orkes di sekolah ini adalah 70 Pada siklus I sudah terjadi peningkatan yaitu rata-rata kelasnya mencapai 69,7 dan prosentase ketuntasan belajar mencapai 65% Pada siklus II perolehan rata-rata kelas sudah mencapai 73,8 dan persentase ketuntasan belajarnya sudah mencapai 100%. Data pada Siklus II ini sudah sesuai harapan akibat penggunaan model pembelajaran yang sifatnya konstruktivis. Simpulan yang diperoleh adalah model pembelajaran Ekpository dengan pemberian tugas pengulangan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.
EFEKTIFITAS MODEL KONSELING BEHAVIORAL DENGAN STRATEGI SELF MANAGEMENT MODEL YATES DENGAN MODEL CORMIER TERHADAP PENGEMBANGAN SELF OUTONOMY DITINJAU DARI POLA ASUH ORANG TUA I Nyoman Mudarya; Gede Danu Setiawan
Daiwi Widya Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.999 KB) | DOI: 10.37637/dw.v3i1.49

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: perbedaan Self autonomy antara siswa yang mengikuti teknik Self Managament Model Yates dan teknik Self Managament Model Cormier, yang ditinjau dari pola asuh orang tua. Disain the posttest- desaign dengan desain 2 x 2 faktorial yang digunakan dalam penelitian ini. Sampel penelitian ini adalah 60 siswa kelas X SMA Negeri 2 Singaraja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan Self autonomy antara siswa yang mengikuti teori konseling behavioral teknik Self Managament Model Yates dengan siswa yang mengikuti teori konseling behavioral teknik Self Managament Model Cormier. (F= 6.642; p< 0.05). (2) Terdapat perbedaan Self autonomy siswa yang diasuh dengan pola asuh acceptance dengan siswa yang diasuh dengan pola asuh rejection. (F=11.714; p< 0.05). (3) Terdapat pengaruh interaksi antara teori konseling behavioral dan pola asuh orang tua terhadap Self autonomy. (F=17.98;p<0.05). (4) Terdapat perbedaan Self autonomy antara siswa yang diasuh dengan pola asuh acceptance dengan siswa yang diasuh dengan pola asuh rejection setelah mengikuti teori behavioral teknik Self Management Model Yates. (F= 5.008; α< 2.048). (5) Terdapat perbedaan Self autonomy antara siswa yang diasuh dengan pola asuh acceptance dengan siswa yang diasuh dengan pola asuh rejection setelah mengikuti teori behavioral teknik Self Management Model Yates. (F= 7.008; α< 2.048). (6) Terdapat perbedaan Self autonomy antara siswa yang diasuh dengan pola asuh acceptance yang mengikuti teori behavioral teknik Self Management Model Yates dengan siswa yang mengikuti Self Management Model Cormier. (F= 3.861; α 2.048).(7) Terdapat perbedaan Self autonomy antara siswa yang diasuh dengan pola asuh rejection yang mengikuti teori konseling behavioral teknik Self Management ModelYates dengan yang mengikuti teknik Self Management Cormier. (F= 2.252; α< 2.048).

Page 7 of 41 | Total Record : 406