cover
Contact Name
Wahyu Tri Astuti
Contact Email
astuti.wahyutri@yahoo.co.id
Phone
+6285292885982
Journal Mail Official
jurnalkaryabhakti@gmail.com
Editorial Address
Jl. A Yani Gg.Barito II Km.1 Sidotopo, Magelang
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti
ISSN : 24771414     EISSN : 27160785     DOI : https://doi.org/10.56186/jkkb
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti (JKKB) is an open access journal that publishes research results for educators and researchers in nursing studies. JKKB invites researchers to contribute ideas on the main scope of Medical Surgical Nursing, Maternity Nursing, Pediatric Nursing, Emergency Nursing, Nursing Management, Psychiatric Nursing, Community Nursing, and Holistic Nursing.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2020)" : 7 Documents clear
Peran Keluarga dalam Perawatan Diabetes Mellitus Lis Nurhayati; Syamsudin Syamsudin; Siti Khoiriyah
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.933 KB)

Abstract

Pendahuluan : Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit metabolik kronik yang tidak dapat disembuhkan namun dapat dikendalikan, penyakit gangguan metabolisme yang bersifat kronis dengan karakteristik hiperglikemia dengan komplikasi yang timbul akibat kadar gula darah yang tidak terkontrol. Diabetes Mellitus merupakan penyakit yang dapat meningkatkan ancaman kesehatan dan kematian setiap individu dengan cepat dan mempunyai tantangan yang besar untuk mencapai keberhasilan dalam penatalaksanaan. Tujuan : Mengetahui peran keluarga dalam perawatan Diabetes Mellitus. Metode : Penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan bedah lintang dan berjumlah satu responden. Pengumpulan data dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Magelang Utara pada tanggal 27-29 Maret 2019 dengan Instrumen : pedoman wawancara, pedoman observasi, buku catatan, handphone sebagai alat perekam, alat mengukur kadar gula darah, tensimeter. Analisa data penelitian menggunakan domain analisa Peran Keluarga Dalam Perawatan Diabetes Mellitus yang meliputi peran keluarga dalam pengaturan diit, pengaturan aktivitas fisik, pemantauan terapi obat. Hasil penelitian menunjukan keluarga berperan penuh dalam peran pengaturan diit, pemantauan terapi obat, pemantauan kontrol dokter/kesehatan, namun belum sepenuhnya berperan dalam pengaturan aktivitas fisik. Simpulan: peran keluarga dalam perawatan belum sepenuhnya diberikan karena faktor kesibukan dari keluarga.
Literatur Riview: Efektifitas Massage Effleurage terhadap Tingkat Nyeri pada Ibu Bersalin Try Widi Astuti; Is Susiloningtyas; Catur Leny Wulandari
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.702 KB)

Abstract

Latar belakang : Massage merupakan salah satu cara mengurangi rasa nyeri karena proses massage dapat menghambat sinyal nyeri, Ibu bersalin yang mendapat massage selama 20 menit selama proses persalinan akan lebih terbebas dari rasa sakit. Pada tahap pertama kontraksi uterus persalinan yang menyebabkan rangsangan nyeri, sekitar 90% persalinan disertai dengan rasa sakit. Teknik message effleurage memijat menggunakan tekanan yang sedang dengan sapuan yang panjang, berguna membantu mengontrol rasa sakit lokal dan meningkatkan sirkulasi dengan adanya teknik message effleurage ini, akan memberikan inovasi bidan untuk menggunakan metode terbaru untuk melakukan perawatan sayang ibu. Tujuan : mengetahui efektifitas massage effleurage terhadap tingkat nyeri pada ibu bersalin. Metode : Studi ini merupakan suatu tinjauan literatur (literatur review) untuk mempelajari efektivitas effleurage Terhadap Nyeri pada Kala I Persalinan. Sumber untuk melakukan tinjauan literature ini meliputi studi pencarian Google Scholer, e-jurnal, dan buku. Hasil : Effleurage adalah memijat menggunakan tekanan yang sedang dengan sapuan yang panjang, meremas menggunakan tangan diatas lapisan superficial dari jaringan otot berguna membantu mengontrol rasa sakit lokal dan meningkatkan sirkulasi dilakukan selama 10-20 menit setiap jam dapat menurunkan tekanan darah, memperlambat denyut jantung, dan meningkatkan pernapasan. Simpulan : Terapi pijat lebih efektif dan efisiensi mengurangi rasa sakit pada tahap 1 dari pelahiran pervaginam bila dikombinasikan dengan perawatan standar.
Penerapan Teknik Verbal Asertif untuk Menurunkan Kemarahan pada Pasien Perilaku Kekerasan Nia Ambarwati; Is Susilaningsih
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.556 KB)

Abstract

Latar belakang : Perilaku kekerasan biasanya menunjukkan perilaku menyerang, tangan dikepal, tubuh menjadi kaku, reflek yang cepat dan membahayakan diri sendiri dan lingkungan. Perilaku kekerasan sudah banyak diberikan asupan berstandar dan berbagai cara teknik mengontrol perilaku kekerasan tetapi pada kenyataanya Ny. A jarang menggunakan teknik yang sudah diajarkan sehingga perlu dikonrol dengan salah satu cara yaitu teknik verbal asertif. Tujuan :menerapkan teknik verbal asertif untuk mengontrol marah Ny A. Metode : Penelitian deskriptif kualitatif. Sampel 1 responden. Metode yang digunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sempel Ny A yang mengalami perilaku kekerasan. Hasil : Pertemuan dengan responden untuk pengambilan data dilakukan di Wisma Budi Makarti Boyolali di ruang Apokat yang akan berlangsung selama 3 hari yaitu dimulai dari tanggal 01 April sampai dengan 03 April 2019. Langkah awal yang saya lakukan adalah datang menemui pasien kemudian mengobservasi dan wawancara.Simpulan : mampu mengontrol marah dengan baik. Saran yang diberikan kepada Ny A agar melakukan pelatihan secara rutin dan terjadwal.
Penerapan Teknik Senam Kaki Diabetes untuk Meningkatkan Sensitivitas pada Kaki Pasien dengan Diabetes Melitus Tipe II Laila Nurbaeti; Wahyu Tri Astuti
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.83 KB)

Abstract

Latar belakang : Diabetes melitus merupakan penyakit yang mampu menimbulkan berbagai macam masalah sekunder berupa komplikasi neuropati sensorik, dalam mengatasi masalah tersebut hal ini perlu dilakukan penanganan dengan cara melakukan latihan jasmani berupa senam kaki diabetes sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan sensitivitas kaki pada pasien dengan diabetes melitus tipe II. Tujuan : Menggali tentang pengaruh senam kaki diabetes terhadap peningkatan sensitivitas kaki sebelum dan setelah dilakukan. Metode : Penelitian deskriptif kualitatif. Sampel 1 responden. Hasil : Setelah dilakukan latihan senam kaki selama 3 hari sebanyak 3 kali latihan dalam sehari dengan lama waktu latihan 15- 30 menit menunjukkan tingkat sensitivitas kaki dari 4 lokasi yang tidak mampu merasakan getaran pada saat pemeriksaan menjadi 3 lokasi yang tidak mampu merasakan getaran pada saat pemeriksaan. Simpulan : Terdapat adanya pengaruh yang besar yaitu terjadinya peningkatan tingkat sensitivitas kaki dari angka 4 menjadi angka 3 setelah dilakukan pemberian senam kaki diabetes sebanyak 3 kali dalam sehari dengan lama latihan 20-30 menit selama 3 hari.
Peningkatan Pengetahuan tentang Diit Pada Pasien dengan Diabetes Mellitus melalui Pendidikan Kesehatan Ranita Ayu Wandina; Emah Marhamah
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.829 KB)

Abstract

Latar belakang : Tingkat pengetahuan yang rendah dapat mempengaruhi pola makan yang akhirnya mengakibatkan kenaikan kadar glukosa darah, dalam mengatasi masalah tersebut hal ini perlu dilakukan penanganan dengan cara melakukan edukasi yang merupakan dasar utama untuk pengobatan dan pencegahan diabetes yang sempurna. Tujuan : Mengetahui perubahan tingkat pengetahuan Ny. R sebelum dan setelah dilakukan pendidikan kesehatan. Metode : Penelitian deskriptif kualitatif. Sampel 1 responden. Hasil : Tingkat pengetahuan pasien bertambah, ditunjukkan dengan pasien mampu menjawab benar 13 kuesioner dari 20 kuesioner yang artinya cukup dengan penilaian 75%. Simpulan : Terdapat pengaruh yang besar bahwa dengan diberikan pendidikan kesehatan tentang diit diabetes mellitus mampu meningkatkan pengetahuan pasien dalam mengetahui diit yang benar.
Penerapan Teknik Relaksasi dengan Aromaterapi Minyak Lemon pada Pasien dengan Nyeri Paska Apendiktomi Yuli Astuti; Rusminah Rusminah
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.364 KB)

Abstract

Latar belakang : Apendiktomi adalah pembedahan untuk mengangkat apendiks untuk menurunkan resiko perforasi yang menimbulkan sayatan dan menyebabkan kerusakan integritas kulit dan menimbulkan keluhan nyeri. Penatalaksanaan non farmakologi belum dilakukan di RS PKU Muhammadiyah TemangguNg. Penerapan teknik relaksasi aromaterapi minyak lemon dilaksanakan pada Sdr. D tanggal 28-29 Maret 2019 di Ruang Shofa 1 RS PKU Muhammadiyah Temanggung dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Tujuan : mengetahui gambaran nyeri sebelum dilakukan relaksasi, penerapan teknik relaksasi dan gambaran nyeri setelah teknik relaksasi pada Sdr. D. Metode : metode yang digunakan metode studi kasus dengan responden pasien paska apendiktomi yang dirawat di Ruang Shofa 1 RS PKU Muhammadiyah Temanggung. Instrumen yang digunakan adalah tools penilaian tahap relaksasi aromaterapi lemon. Hasil : penerapan teknik relaksasi aromaterapi menggunakan Nares Esential Lemon Oil dengan di hirup menggunakan kapas pada Sdr. D selama 15 menit di Ruang Shofa 1 RS PKU Muhammadiyah Temanggung yang dilakukan selama 2 hari pada tanggal 28-29 Maret 2019 dengan teknik relaksasi aromaterapi minyak lemon mampu untuk mengurangi nyeri dari skala 5 menjadi skala 3. Simpulan : teknik relaksasi aromaterapi lemon mampu untuk mengurangi nyeri paska apendiktomi dari skala 5 menjadi skala 3.
Pendidikan Kesehatan tentang Tehnik Menyusui yang Benar terhadap Perilaku Menyusui pada Ibu Nifas Primipara Fifi Nur Amalia; Evy Tri Susanti
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.409 KB)

Abstract

Latar belakang: Menyusui merupakan proses alami yang tidak mudah dilakukan, maka diperlukan pengetahuan dan latihan tehnik menyusui yang tepat. Tehnik menyusui adalah cara memberikan Air Susu Ibu (ASI) dengan posisi ibu dan bayi dengan benar dengan indikator posisi ibu dan bayi, perlekatan bayi yang tepat, keefektifan hisapan bayi pada payudara sehingga kebutuhan nutrisi bayi tercukupi. Ibu nifas primipara biasanya menyusui bayinya dengan posisi dan perlekatan yang kurang tepat disebabkan karena kurangnya pengalaman ibu dalam praktik menyusui sehingga diperlukan pendidikan kesehatan tentang tehnik menyusui yang benar agar tidak mengakibatkan puting lecet dan bayi tidak menyusu dengan kuat. Tujuan: Mengetahui gambaran pemberian pendidikan kesehatan tentang tehnik menyusui yang benar terhadap perilaku menyusui pada ibu nifas primipara. Metode: Penelitian deskriptif kualitatif dengan studi kasus yang dilakukan pada tanggal 25-27 Maret 2019 yaitu pemberian pendidikan kesehatan tentang tehnik menyusui yang benar terhadap perilaku menyusui ibu nifas primipara. Subyek adalah Ny. P, usia 22 tahun, ibu nifas primipara, yang masih bingung tentang cara menyusui yang benar. Hasil: Pendidikan kesehatan dengan metode demonstrasi tehnik menyusui yang benar dengan media phantum bayi dan phantum payudara dengan hasil sebelum dilakukan pendidikan kesehatan Ny. P dapat melakukan 2 dari 11 tehnik menyusui dan setelah dilakukan pendidikan kesehatan dapat melakukan 11 tehnik menyusui langsung pada bayinya dengan benar sesuai prosedur. Simpulan: Terdapat peningkatan pengetahuan Ny. P setelah diberikan pendidikan kesehatan dari 2 menjadi 11 tehnik menyusui yang benar, Ny. P dapat melakukan tehnik menyusui yang benar pada bayinya.

Page 1 of 1 | Total Record : 7