cover
Contact Name
Maisevli Harika
Contact Email
ijatr@polban.ac.id
Phone
+6222-2013789
Journal Mail Official
irwns@polban.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Bandung Jl. Gegerkalong Hilir, Ciwaruga, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40559
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Industrial Research Workshop and National Seminar
ISSN : -     EISSN : 27752003     DOI : https://doi.org/10.35313/irwns
Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS) adalah forum diseminasi hasil-hasil penelitian sains terapan yang dilakukan setiap tahun di Politeknik Negeri Bandung. Forum ini merupakan ajang untuk saling bertukar informasi, pengetahuan, dan pengalaman antara pihak praktisi industri, akademisi, dan pemerintahan. Adanya interaksi antar perspektif yang berbeda ini dapat menjadi sarana untuk menciptakan kesinambungan dan perkembangan teknologi yang tepat guna untuk diterapkan di industri dan masyarakat.
Articles 1,239 Documents
PENGISIAN OTOMATIS MENGGUNAKAN LOAD CELL UNTUK BEBERAPA JENIS UKURAN BOTOL BERBASIS SCADA Daud Sibrani
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1094.577 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1387

Abstract

Automatic bottle filling is a very influential factor in the beverage production process in both the middle and lower industries. The human error factor causes the production process to be hampered and unstable. The purpose of the tool that will be made is to monitor the production process to be more effective and efficient. The monitoring and control system on this tool uses a SCADA-based system (Supervisory Control And Data Acquisition) and an on-off control system. In this tool using several sensors and actuators to monitor and control the plant, including the heavy sensor (load cell), proximity sensors, ultrasonic sensors, motors, and solenoid valve. The sensor will send data to the RTU (Remote Terminal Unit) which then the data will be displayed on the HMI (Human Machine Interface). The bottles that will be filled consist of 3 types, namely large bottles weighing 1000 gr, medium bottles weighing 500 gr, and small bottles weighing 300 gr, and ultrasonic sensors will measure the height of the water and the data obtained will be displayed on the HMI. With the making of this tool, it is expected that the condition of the plant can be monitored easily
Sistem Prediksi Usia Pembuluh Darah Melalui Pengukuran Sinyal Photoplethymograph dan Elektrokardiografi Eri Ridwan Suryadin; Ediana Sutijiredjeki; Indra Chandra J.R
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.143 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1388

Abstract

Abstrak — Sistem kardiovaskular merupakan sistem penting bagi manusia. Sistem ini berguna mendistribusikan nutrisi yang dibutuhkan tubuh manusia. Kesehatan sistem kardiovaskular memiliki beberapa indikator salah satunya adalah kelenturan pembuluh darah atau disebut usia pembuluh darah (Vascular Age). Vaskular Age ini dapat ditentukan menggunakan metode photoplethysmograph melalui parameter Stiffness index (Si) dan Augmentation indeks (Aix) dan metode elektrokardiografi.melalui parameter QRS-complex. Parameter Si indikasi kelenturan pembuluh darah ditandai kecepatan darah mengalir, parameter Aix indikasi tekanan darah pada dinding pembuluh darah dan parameter QRS tekanan darah pada jantung. Dengan ketiga parameter itu, sistem menggunakan Hukum Hagen-Poisuille untuk mendapatkan perubahan volume darah yang terjadi. Didapatkan hasil, naracoba dengan usia 24 tahun, tinggi badan 168 dan berat badan 56 kg memiliki usia pembuluh darah sekitar 24 tahun dan perubahan volume darah sekitar 11,85 mL.menit.
Alat Pengolah Ampas Tahu Menjadi Pupuk Cair Organik dengan Pengepresan Pneumatik Dilengkapi Pengisian Bahan Otomatis Hapidz Daulah Nurisman
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (830.805 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1389

Abstract

Abstrak— Ampas tahu merupakan limbah yang dapat didaur ulang menjadi pupuk cair organik sehingga memiliki nilai ekonomis yang tinggi dibandingkan hanya menjadikannya sebagai pakan ternak atau membuangnya begitu saja. Pengolahan ampas tahu menjadi pupuk cair organik secara manual dirasa kurang efisien karena cukup membuang waktu dan tenaga yang banyak. Penelitian ini bertujuan untuk membuat alat pengolah ampas tahu menjadi pupuk cair organik dengan pengepresan pneumatik dilengkapi pengisian bahan otomatis, sehingga keseluruhan proses dilakukan secara otomatis, proses pengolahannya lebih cepat dan hasil fermentasinya memiliki pH yang akurat. Metode pengendalian pada alat ini adalah kendali on-off sehingga mudah dioperasikan oleh masyarakat secara umum terutama pengusaha tahu dan perawatannya pun mudah. Hasil pengujian alat ini menunjukkan, kecepatan pengolahannya 95,56% lebih cepat dibandingkan pengolahan secara manual dan akurasi pengukuran pH sebesar 99,42857%. Proses pengolahan diawali dengan pengisian bahan, lalu pengepresan ampas tahu sedikit demi sedikit sehingga air yang terkandung pada ampas tahu dapat dipisahkan. Kemudian cairan ampas tahu akan mengalir ke dalam tabung fermentasi, lalu setelah tabung terisi penuh, maka cairan pendukung fermentasi akan dicampurkan dan diaduk secara otomatis. Hasil pengukuran pH dapat dipantau melaui LCD dan ketika pH mencapai batas yang diinginkan maka alarm akan berbunyi.
Sistem Pemantauan dan Kendali Suhu Nutrisi Tanaman Hidroponik Berbasis IOT Muthiya Abdullah Nahdi; Trisno Yuwono Putro; Yana Sudarsa
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.591 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1390

Abstract

Hidroponik merupakan cara bercocok tanam yang digunakan untuk menghemat tempat dalam bercocok tanam, tanaman hidroponik ini harus diberikan nutrisi secara rutin dengan komposisi yang ditentukan sesuai dengan tanaman yang dibudidayakan. Sistem Pemantauan dan Kendali Suhu Nutrisi Hidroponik Berbasis IoT ini merupakan sebuah sistem yang dapat memantau nutrisi yang diberikan untuk tanaman sesuai atau tidak dengan yang dibutuhkan oleh tanaman tersebut, parameter nutrisi yang dimonitoring adalah suhu yang mempengaruhi pertumbuhan, pH yang mempengaruhi daya serap tanaman dan kelarutan. Komposisi nutrisi tersebut memungkinkan dikendalikan sesuai dengan komposisi yang dibutuhkan yaitu suhu antara 23-25 °C dan kelarutan antara 900-1400 ppm sesuai dengan jenis tanaman yang dibudidayakan, kemudian akan ditampilkan pada smartphone pengguna dengan menggunakan komunikasi IoT dan suhu dapat diatur langsung dari smartphone
Pengujian Alat Pemantauan Penggunaan Daya Listrik Menggunakan Web Karliana Tiara Putri; Dodi Budiman Margana; Tjan Swi Hong
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1215.912 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1391

Abstract

Abstract - Problems of use by two or more people such as boarding children who are at one kWh of the still a problem, because the calculation of the electrical power used by the occupants of the calculation room is based on how much electronic equipment is in the room. In addition, it is often forgotten to turn off electronic equipment when it goes which causes waste of electricity. This final project aims to create a tool that can measure and monitor the use of electricity that is converted into the price of rupiah used by each room occupant through a web . The method used is measuring the amount of current and voltage on the load using current sensors and voltage sensors. Input data for computing on the microcontroller becomes rupiah then the sensor readings will be sent to the web server to monitor the use of electrical power that has been used. The results of testing the measurement of power measured by the system against the calculated power has an accuracy of 90% and monitoring data from the web as well as controls for disconnecting electricity through the web with an average delivery time of 5 seconds
Sistem Monitoring Level Air Menggunakan Sensor Level Berbasis Differential Pressure Transducer Reza Yuda Fadhila; Paula Santi Rudati; Feriyonika Feriyonika
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.646 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1392

Abstract

Sistem pengendalian level air merupakan sistem yang banyak digunakan di industri dalam berbagai proses. Pemantauan ketinggian dari level air menggunakan HMI dioperasikan untuk mengetahui ketinggian level air secara langsung. Dengan menggunakan sensor level, dan sensor flowmeter ketinggian level air dapat dipantau dan dipertahankan pada ketinggian yang diinginkan. Sensor level digunakan bersama dengan differential pressure transducer untuk mengubah tekanan menjadi tegangan. Sensor flowmeter digunakan untuk mempertahankan level agar tetap berada pada ketinggian yang diinginkan. Terdapat dua sensor flowmeter yang digunakan yaitu untuk mengatur air masuk dan mengatur air keluar. Hasil uji dari sistem ini, level air dapat dipertahankan dengan mengatur flowmeter yang berfungsi sebagai pengatur debit air yang masuk dan keluar. Linearitas pada masing-masing sensor dapat ditentukan dengan rata-rata gradien yaitu 0,114.
Prototipe Alat Pengukur Kecepatan dan Ketepatan Bola pada Tendangan Penalti Menggunakan Arduino Reyna Indra Maulana; M Syarif Abdurrohman; Adie Iman Nurzaman; Harun Sujadi
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (833.867 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat model alat pengukur kecepatan dan ketepatan bola pada tendangan penalti berbasis mikrokontroller Arduino. Dalam penelitian ini menggunakan metode Prototyping sebagai metode pengembangan sistem, yaitu dengan menganalisis kebutuhan hardware dan software yang digunakan, seperti mikrokontroller Arduino sebagai alat yang memproses data, sensor LDR (light dependent resistor) sebagai penerima cahaya dan Laser Pointer sebagai pemancar cahaya, yang letaknya di titik penalti dan dibelakang tiang gawang yang saling berpasangan dan sejajar. LCD (liquid crystal display) berfungsi menampilkan informasi yang telah di proses oleh mikrokontroller sebelumnya berapa kecepatan bola dan kemana arah bola (ketepatan). Serta perangkat lunak Arduino IDE sebagai platform untuk meletakkan perintah (program) yang nantinya akan di upload ke mikrokontroller Arduino. Lalu langkah selanjutkan dalam metode pengembangan sistem ini yaitu mendesain sistem yang ingin dibangun, lalu menguji sistem yang telah dibangun, dan meng-implementasikan sistem yang telah dibangun. Penghitungan kecepatan menggunakan konsep stopwatch, yaitu apabila sensor pada titik penalti mendeteksi laju bola maka waktu mulai menghitung, dan akan berhenti apabila bola masuk gawang yang akan di deteksi oleh rangkaian sensor yang terdapat pada gawang, serta menentukan kemana arah bola (ketepatan). Dari hasil percobaan model dari alat ini berhasil mendeteksi 57 tendangan bola dari 75 tendangan bola atau 76%.
Automatic Control System for Dissolved Oxygen in Vanname Shrimp Pond Water Amalia Nur Hikmah; Peni Handayani; Trisno Yuwono Putro
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.872 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1394

Abstract

Dissolved oxygen is an important parameter for the life of vanname shrimp ponds that are environmentally sensitive. The control system of dissolved oxygen is still done manually by pond farmers who have to go directly to the location of the pond to measure it. This was felt by pond farmers as being less than optimal and effective in maintaining dissolved oxygen requirements for vanname shrimp so that farmers often lose money. This project aims to make a system of controlling dissolved oxygen in water of vanname shrimp ponds automatically. The system has been realized 100% with the percentage of the calibration measurement results reading 99,45% dissolved oxygen and controlling the appropriate dissolved oxygen level reaching 100%. This system is expected to optimize the control of dissolved oxygen in vanname shrimp pond water so that the production and quality of shrimp increases.
RANCANG BANGUN SISTEM PANEN PROPOLIS OTOMATIS UNTUK SARANG LEBAH MODULAR TRIGONA HIVE BERBASIS RASPBERRY PI DAN KOMUNIKASI SMS Nur Wisma Nugraha; Hadi Supriyanto; Muhammad naufal Aziz Syahmenan
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (802.615 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1395

Abstract

Penelitian di bidang budidaya lebah Trigona Spp ini mengembangkan sensor untuk membaca kondisi propolis pada ram kawat sarang, konstruksi mekanik untuk mengganti frame propolis, dan komunikasi antara sistem dan pengguna.Bahasa program menggunakan Arduino dan python. Input berupa tegangan dari 6 buah sensor reflektif inframerah TCRT5000 yang mendeteksi perubahan refleksi cahaya inframerah yang dipantulkan oleh ram kawat pada frame. Aktuatornya motor servo DC 180° untuk mengganti frame propolis yang sudah penuh, komunikasi data antara perangkat master dan slave menggunakan komunikasi I2C. Antarmuka sistem dengan pengguna berbasis SMS dengan USB modem 3G.Uji coba respon sensor menggunakan media plastisin memiliki persentase keberhasilan 85.7%. Pengamatan selama 12 hari di situs pertanian Cibeusi, desa Cileunyi Wetan menunjukkan pembacaan kondisi frame dapat dilakukan pagi dan setelah matahari terbenam. Daylight blocking filter yang terpasang pada sensor TCRT5000 tidak bekerja efektif, sehingga gangguan cahaya menyebabkan output sensor reflektif inframerah saturasi rata-rata dari pukul 11:00 hingga 14:00. Pengamatam tren produksi propolis menunjukkan sebuah pola bahwa lebah mengisi propolis dari pinggir menuju tengah, dengan durasi pengisian 10 - 16 jam. Sistem mampu mengendalikan 2 buah sarang menggunakan komunikasi data I2C. Konstruksi mekanik berhasil mengganti frame sarang MOTIVE. Antarmuka SMS merespon dalam durasi rata-rata 31.692 detik.
Aplikasi Metoda Foam-Mat Drying Pada Proses Pengeringan Tomat Menggunakan Tray Dryer Tri Hariyadi; Tri Hariyadi
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (847.408 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1396

Abstract

Tomat (Lycopersicon esculentum Mill.) setelah panen mudah rusak karena memiliki kandungan air yang tinggi. dengan pengeringan. Pengeringan, sebagai salah satu cara untuk mengeluarkan sebagian besar air yang terkandung dalam bahan pangan, dilakukan dengan metoda foam-mat drying menggunakan alat pengering tipe tray dryer karena pengeringan lebih cepat, prosesnya sederhana dan biaya operasi relatif murah.Penelitian ini mempelajari kadar air, kadar vitamin C dan aktivitas antioksidan produk pengeringan tomat dengan metoda foam-mat drying menggunakan tray dryer dengan variasi tebal pasta, suhu pengeringan dan penambahan foaming agent. Mula-mula tomat diblender kemudian dibuat konsentrat dengan cara dipisahkan dari ampasnya dengan ayakan berukuran 60 mesh, selanjutnya dicampurkan 5%berat dextrin yang berfungsi sebagai foam stabilizer dan ditambahkan foaming agent tween 80 atau egg white sebanyak 5%berat. Campuran dilakukan pembuihan dengan cara diblender kembali selama 10 menit. Pengeringan dilakukan pada tebal pasta tomat 2 mm atau 4 mm. Tray dryer dialiri udara panas pada suhu 40, 50, 60 atau 70 ℃ dengan laju 2,0 m/detik. Berat sampel diukur setiap 5 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil terbaik menggunakan foaming agent tween 80 pada suhu pengeringan 50℃, tebal pasta 4 mm dengan produk serbuk tomat mengandung kadar air 8,73%, kadar vitamin C 1,29%, kadar antioksidan 52,26%.

Page 17 of 124 | Total Record : 1239