cover
Contact Name
Maisevli Harika
Contact Email
ijatr@polban.ac.id
Phone
+6222-2013789
Journal Mail Official
irwns@polban.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Bandung Jl. Gegerkalong Hilir, Ciwaruga, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40559
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Industrial Research Workshop and National Seminar
ISSN : -     EISSN : 27752003     DOI : https://doi.org/10.35313/irwns
Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS) adalah forum diseminasi hasil-hasil penelitian sains terapan yang dilakukan setiap tahun di Politeknik Negeri Bandung. Forum ini merupakan ajang untuk saling bertukar informasi, pengetahuan, dan pengalaman antara pihak praktisi industri, akademisi, dan pemerintahan. Adanya interaksi antar perspektif yang berbeda ini dapat menjadi sarana untuk menciptakan kesinambungan dan perkembangan teknologi yang tepat guna untuk diterapkan di industri dan masyarakat.
Articles 1,239 Documents
Analisis Perbedaan Tinggi Sprue Pada Top Gating System Untuk Pengecoran Propeller Yang Bermaterial Paduan Alumunium Dari Limbah Propeller Perahu Tito Endramawan; Felix Dionisius; Agus Sifa; Bambang Hadi Kusuma
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1392.337 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1367

Abstract

Perahu-perahu yang digunakan para nelayan digerakan oleh motor bensin atau diesel untuk menggerakan propeller perahu, para nelayan biasanya menggunakan propeller KTM Kateem 25. Banyaknya propeller perahu dari nelayan yang mengalami kegagalan (patah) dan menjadi limbah sampah. Dari limbah tersebut akan dimanfaatkan kembali untuk dijadikan propeller baru dengan teknik gravity casting melalui media pasir cetak. Limbah propeller yang telah dileburkan akan dituangkan pada cetakan propeller dengan menggunakan gaya gravitasi secara natural agar logam cair dapat mengisi rongga cetakan dengan baik. Perancangan sistem saluran (gating system) mempengaruhi hasil cor, maka diperlukannya perancangan sistem saluran yang tepat dan efisien sehingga terhindar dari hasil cor yang cacat, salah satunya cacat adanya rongga udara (shrinkage) didalam hasil coran. Sistem saluran untuk pengecoran propeller perahu ini menggunakan top gating system (sistem saluran atas). Perancangan sistem saluran dengan 3 variabel perbedaan ketinggian sprue (saluran turun) yaitu 50 mm, 100 mm dan 150 mm. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hasil yang optimum pada top gating system dari perbedaan ketinggian sprue dalam pengecoran propeller perahu. Penelitian ini dilakukan dengan simulasi software ProCast 2015. Dari penelitian yang telah dilakukan didapat bahwa ketinggian sprue 50 mm dan 100 mm yang direkomendasikan untuk top gate system pada sistem saluran pengecoran propeller dengan hasil prosentase shrinkage porosity 0.8 % - 1.73 %.
ANALISA PROSES PENGECORAN FCD 450 DENGAN METODE CETAKAN PASIR KERING (DRY-SAND MOLDS) PADA PRODUK SPROCKET Dede Dani Wijaya; Haris Budiman; Nasim Nasim
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.426 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1368

Abstract

Sprocket merupakan roda bergigi yang berpasangan dengan rantai, yang digunakan pada conveyors dimana proses pembuatannya diproduksi melalui proses pengecoran. Dalam proses produksi pengecoran sprocket ini melalui beberapa tahapan, diantaranya pembuatan pola sebagai media awal dalam cetakan pasir yang menyerupai tiruan dari benda yang hendak dibuat dengan pengecoran, pola mempunyai ukuran sedikit lebih besar dari ukuran benda yang akan dibuat dengan maksud untuk mengantisipasi penyusutan selama pendinginan dan pengerjaan finishing setelah pengecoran. Pembuatan cetakan pasir sebagai tempat logam cair terdiri dari beberapa bagian yaitu inti atau pola, saluran turun dan masuk logam cair. Peleburan material merupakan hal penting yang dilakukan dan diperhatikan dalam pengecoran logam dengan tungku induksi (Induction Furnace) kapasitas 200 kg. Material yang digunakan dalam pembuatan sprocket adalah logam FCD 450 (Ferro Casting Ductile) memvariasikan kadar karbon dan silikon. FCD 450 atau besi cor nodular yang memiliki sifat mekanik lebih baik dari besi cor yang lain.
Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Pisang sebagai Prebiotik Alami dan Pektin terhadap Karakteristik Cocogurt Devi Aprilia; Sri Hermalia; Rizkiyanti Rahayu; Irna Dwi Destiana
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1013.896 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1369

Abstract

Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Pisang sebagai Prebiotik Alami dan Pektin terhadap Karakteristik Cocogurt
PERANCANGAN MESIN ROCKER ARM SPOT WELDING Yovi Andrianto; Iqbal Maulana Fadhila; Agus Sifa; Tito Endrawan
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (839.882 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1370

Abstract

industri otomotif, dimana las titik merupakan cara pengelasan resistansi listrik dimana dua atau lebih lembaran logam dijepit diantara kedua elektroda yang diberi tekanan sebelum arus listrik dialirkan. Hampir semua jenis logam tipis dapat di las menggunakan las titik (spot welding), Penelitian ini bertujuan untuk merancang mesin spot welding yang dapat dijangkau oleh industri menengah sampai industri kecil dan juga industri rumahan. Proses perancangan mesin spot welding dilakukan dengan tahapan yaitu perencanan, penjelasan fungsi komponen, daya listrik yang digunakan direncanakan menggunakan transformator dengan daya 1000 Watt, Dengan rangka model adalah rocker arm spot welding. Hasil dari peracangan menggunakan tranformator dengan daya 1000 watt menghasilkan bahwa muatan listrik yang mengalir sebesar 9922,5 Coulomb, dan juga menggunakan pneumatik dengan minimum diameter silinder sebesar 36,5 mm.
Pengujian Performansi Mesin Pelontar Pakan Ikan Otomatis Agus Sifa; Tito Endramawan; Badruzzaman Badruzzaman; M Fikri Al aziz; Ahmad Rifa'i; Suhenda Suhenda
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (729.149 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1371

Abstract

Budidaya ikan di Indonesia khususnya di wilayah pesisir Indramyu dalam proses pemberian pakan sampai sekarang lebih menganut budidaya konvensional dengan cara memberi pakan secara manual dengan metode melontarkan pakan dengan tangan, ada beberapa kekurangan ketika memberikan pakan secara manual diantaranya adalah ketidak tepatan waktu, hal ini sangat mempengaruhi dalam pertumbuhan ikan, selain itu ketika memberikan pakan terlalu banyak ikan akan merasa kekenyangan dan membuat pertumbuhan tidak baik bahkan sisa-sisa pakan yang tidak termakan akan mempengaruhi kualitas air seperti PH, kadar amoniak, dan kesadahan air. Tujuan dari studi ini untuk menguji performansi mesin pelontar pakan ikan yang dapat membantu untuk melontar pakan dan terjadwal, sebelum melakukan penggujian perforansi mesin pelontar pakan ikan dilakukan perhitungan terlebih dahulu jarak lontar, dan ketepatan waktu lontar, kemudian dilakukan pengujian performansi kerja mesin pelontar pakan ikan tersebut terutama pada motor pelontar pakan ikan. Hasil dari perhitungan jarak lontar dengan pengaruh sudut lontar 30o dengan jarak lontar 4,89 m dan 45o dengan hasil jarak lontar 16,68 m, dan hasil uji dengan variasi ukuran pakan 1 mm, 2 mm dan 3 mm dengan hasil uji pada ukuran pakan 1 mm jarak lontar 3 m dengan waktu 0,27 s, pada ukuran pakan 2 mm diperoleh jarak lontar pakan 4,5 m dengan waktu 0,35 s dan pada ukuran pakan 3 mm diperoleh jarak lontar sebesar 7 m dengan waktu 0,41 s.
Analisis Pengerik Garam Bentuk Sikat Bentuk Blade dengan Metode FEA Meri Rahmi; Delffika Canra; Dedi Suwandi; Rizaldi Firdaus; Rizaldin Mustofa
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1073.131 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1372

Abstract

Penelitian ini bertujuan melakukan analisis terhadap bentuk pengerik garam berbentuk sikat (gigi-gigi tajam) dengan bentuk blade. Pengerik garam bentuk sikat digerakkan dengan sistem transmisi roda gigi yang masih dilakukan secara konvensional yaitu menggunakan tenaga manusia. Proses dan bentuk pengerik ini telah mampu meningkatkan kapasitas produksi garam sebesar 10%, efisiensi waktu dan tenaga sebesar ± 30%. Pemilihan bentuk blade untuk pengerik garam, guna menaikkan kapasitas dan efisiensi waktu pengerikkan garam. Analisis dilakukan untuk membandingkan kemampuan dan safety factor bentuk blade. Metode analisis yang digunakan adalah Finite Element Analysis (FEA) dengan bantuan software Solidworks. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengerik garam bentuk blade mampu mengerik dengan baik dan aman (safety) digunakan. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan hasil kuantitas garam meningkat sebesar 35% dibandingkan pengerik bentuk sikat. Pengerik garam dengan bentuk blade juga mampu mengerik garam dari kedalaman 50 mm menjadi kedalaman 100 mm. Hal ini meningkat 50% dari alat bantu pengerik garam dengan bentuk sikat.
PERANCANGAN DAN REALISASI SMASH ENERGY (SMART TRASH BIN WITH SOLAR ENERGY) Amanda Rahmat HIdayat; Indah Rahmawati; Fany Nabilah; Ashari Ashari
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1226.876 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1373

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara yang mempunyai masalah terhadap lingkungan khususnya masalah sampah. Indonesia masih mempunyai banyak masyarakat yang belum memiliki kesadaran membuang sampah pada tempatnya, hal tersebut dapat membuat sampah berada dimana-mana dan dapat menyebabkan berbagai hal negatif. Dengan berkembanganya teknologi seperti konektivitas internet dari berbagai perangkat elektronik, maka penerapan konsep IoT (Internet of Things) diharapkan bisa menjadi solusi pada permasalahan penanganan sampah ini. Tempat sampah pintar merupakan salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk pengelolaan sampah agar lebih efektif dalam menangani penumpukan sampah. Perancangan tempat sampah pintar ini bertujuan untuk mendeteksi dan memilah jenis sampah logam dan nonlogam, sehingga sampah nantinya dapat didaur ulang lebih mudah. Selain itu tempat sampah ini dapat mendeteksi jika tempat sampah penuh dan dapat memberitahukan kepada petugas kebersihan dimana lokasi tempat sampah berada menggunakan user interface android. Tempat sampah ini dilengkapi dengan solar cell yang dapat menghidupkan perangkat dan dapat digunakan untuk mengisi daya baterai handphone. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tempat sampah pintar ini dapat mendeteksi jenis sampah sesuai dengan jenisnya, akurasi dalam memilah dinilai baik walaupun memiliki kekurangan tidak dapat memilah jenis sampah yang berukuran kecil. Tempat sampah ini dapat memberi notifikasi jika tempat sampah penuh kepada aplikasi android dengan sangat baik.
Realisasi Antena Mikrostrip Persegi Panjang Menggunakan Substrat FR4 Termodifikasi dengan Mode TM01 dan TM12 Pada Frekuensi Kerja Radar Altimeter Pesawat Triyastika Amaliya; Hepi Ludiyati
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1562.884 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1374

Abstract

Radar Altimeter atau Radio Altimeter merupakan perangkat ketinggian yang mengukur jarak vertical pesawat ke permukaan tanah atau laut yang menggunakan gelombang elektromagnetik pada pesawat. Untuk memancarkan dan menerima gelombang elektromagnetik yang dipantulkan digunakan perangkat antena dari suatu objek pada frekuensi yang sama pada satu rentang frekuensi yaitu rentang frekuensi kerja radar altimeter 4200MHz-4400Mhz. Fokus pada penelitian ini terdapat pada material dielektrik FR4 murni yang akan dijadikan substrate pada antena dan dimodifikasi dengan memasang sejumlah kawat konduktor tegak lurus pada host material pada posisi medan listrik maksimum dari mode gelombang Transverse Magnetic yang dipilih. Modifikasi material dielektrik dengan menggunakan mode gelombang Transverse Magnetic bertujuan untuk memperkecil dimensi antena mikrostrip pada frekuensi yang diinginkan. Mode gelombang yang digunakan pada antena ini adalah mode TM01 dan TM12 pada host material FR4 persegi panjang. Modifikasi pada material dieletrik FR4 murni menghasilkan material dielektrik artifisial yang dapat digunakan untuk antena dan dapat bekerja pada frekuensi kerja radar altimeter dengan toleransi masing-masing spesifikasi antena dibawah 5%. Antena dengan material dielektrik termodifikasi dapat bekerja pada frekuensi tengah 4302 MHz untuk TM12 dan 4310 MHz untuk TM01
KARAKTERISTIK YOGURT SUSU KAMBING DENGAN PENAMBAHAN JERUK BALI ( Citrus Grandis L. Osbeck) Septiani Nuraeni; Atika Romalasari; Rita Purwasih
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.948 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1375

Abstract

Tujuan dari pembuatan yogurt susu kambing yaitu mengetahui proses pembuatan yogurt susu kambing dengan penambahan jeruk bali, mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap produk yogurt susu kambing dengan penambahan jeruk bali, dan mengetahui kandungan vitamin c dan total asam tertitrasi pada yogurt. Pembuatan yogurt ini menggunakan metode eksperimental dan studi pustaka. Pembuatan yogurt menggunakan metode fermentasi selama 24 jam. Jeruk bali ditambahkan pada saat pembuatan yogurt agar menambah flavour pada yogurt. Hasil pengujian hedonik menunjukan bahwa rasa,aroma,warna dan kekentalan yogurt susu kambing dengan penambahan jeruk bali cukup disukai oleh panelis dengan rata-rata nilai warna sebesar 3,17 , rasa sebesar 2,7, aroma sebesar 2,9 dan kekentalan sebesar 2,9. Hasil pengujian total asam tertitrasi didapat sebesar 1,44% . Hasil pengujian vitamin C didapat sebesar 38,9 % mg/100 gram sampel.
DETERMINATION OVERLAP RATIO ON SAVONIUS TWISTED WATER TURBINE USING NUMECA SOFTWARE Carolus Bintoro; Vicky Wuwung; Fathurrohman Nurdin
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (878.386 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1376

Abstract

Kinerja turbin air sangat dipengaruhi oleh profil bilah turbinnya, serta kondisi pemasangannya. Oleh karena itu penelitian ini dikonsentrasikan untuk mendapatkan rancangan pesangan bilah turbin Savonius yang ideal. Paper ini mengulas masalah tersebut dan diberi judul “Determination Overlap Ratio on Savonius Twisted Water Turbine Using Numeca Software”. Perancangan dilakukan dengan memodelkan profil bilah turbin yang kemudian disimulasikan dengan menggunakan perangkat lunak CFD Numeca. Kaji komputasional tersebut dilakukan dengan mengasumsikan kecepatan aliran air dan putaran turbin. Turbin air Savonius dirancang dengan diameter 0.4 m, ketinggian 0.9 m dan sudut twisted sebesar 120 derajat. Dalam kaitan untuk meningkatkan kinerjanya, maka poros pada celah turbin dihilangkan, dengan demikian bilah turbin dirancang sebagai struktur yang mampu mendukung beban. Berdasarkan hasil simulasi didapatkan celah yang paling ideal memiliki rasio e/d = 0.2358, yang menghasilkan daya turbin 296,064 Watt.

Page 15 of 124 | Total Record : 1239