cover
Contact Name
Maisevli Harika
Contact Email
ijatr@polban.ac.id
Phone
+6222-2013789
Journal Mail Official
irwns@polban.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Bandung Jl. Gegerkalong Hilir, Ciwaruga, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40559
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Industrial Research Workshop and National Seminar
ISSN : -     EISSN : 27752003     DOI : https://doi.org/10.35313/irwns
Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS) adalah forum diseminasi hasil-hasil penelitian sains terapan yang dilakukan setiap tahun di Politeknik Negeri Bandung. Forum ini merupakan ajang untuk saling bertukar informasi, pengetahuan, dan pengalaman antara pihak praktisi industri, akademisi, dan pemerintahan. Adanya interaksi antar perspektif yang berbeda ini dapat menjadi sarana untuk menciptakan kesinambungan dan perkembangan teknologi yang tepat guna untuk diterapkan di industri dan masyarakat.
Articles 1,239 Documents
Rancang Bangun Alat Pengendali Suhu dan Kelembapan pada Kumbung Jamur Tiram Berbasis Arduino Purnama, Hari; Rahmawati, Alifa; Adriaan, Robbert
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 13 No. 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Semin
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.495 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4189

Abstract

Pertumbuhan jamur tiram sangat tergantung pada faktor lingkungan seperti suhu dan kelembapan udara. Jamur tiram ideal dikembangkan di dataran tinggi karena kondisi lingkungannya sesuai dengan kebutuhan habitat hidupnya. Namun bukan berarti tidak bisa dibudidayakan di dataran rendah, tetapi diperlukan penguasaan teknik dan metode produksi terutama dalam pengaturan iklim mikro di dalam rumah jamur (kumbung). Penelitian ini bertujuan untuk mempermudah pembudidaya dalam memantau dan mengontrol iklim kumbung jamur tiram sehingga jamur tiram dapat tumbuh dengan suhu 18o C - 23o C dan dengan kelembapan 80% - 85%. Alat yang dibuat untuk memantau dan mengontrol suhu dan kelebapan ruangan budidaya jamur ini menggunakan sensor DHT-22 berbasis arduino. Alat ini memiliki output yaitu humidifier dan mist nozzle. Setelah dilakukan pengujian, dehumidifier dan mist nozzle mampu menjaga kelembapan di kisaran 80% sampai 85%. Saat kelembapan mencapai 90% yaitu batas toleransi atas kelembapan kumbung jamur tiram dehumidifier menyala dan dalam 10 menit mampu menurunkan kelembapan sebanyak 4%. Sedangkan saat kelembapan mencapai 74,9% (batas toleransi bawah 75%) mist nozzle menyala dan dalam 3 menit mampu menaikkan kelembapan sebanyak 5,1%.
Sistem Penguncian Menggunakan Teknologi DTMF Non Standar Berbasis Mikrokontroler Mohammad Farid Susanto; Ditha Nur Annisa Annisa; Eko Joni Pristianto
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.883 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4190

Abstract

Pemanfaatan Dual Tone Mutiple Frequency (DTMF) sudah sangat luas, salah satunya untuk smart home system. Smart home system merupakan sebutan untuk rumah yang menggunakan peralatan yang dapat dikontrol secara jauh melalui perangkat telekomunikasi. Pemanfaatan DTMF pada smart home system antara lain memasukkan kode sebagai perintah untuk menggunakan peralatan dan sistem penguncian. Tentu saja pemanfaatan ini diperlukan keamanan yang memadai namun frekuensi DTMF yang terstandar frekuensinya sudah diketahui oleh umum dan terdengar, menyebabkan probabilitas peralatan dan kata sandi mudah dibajak. Oleh karena itu, diperlukan DTMF yang tidak berada pada frekuensi standar dan memiliki suara tak terdengar agar keamanan dapat terjamin bagi pengguna. Penelitian ini dilakukan dengan mencari frekuensi diluar standar yang menghasilkan nada tidak standar kemudian membuat prototipe penguncian menggunakan mikrokontroler sehingga menghasilkan kombinasi kunci DTMF yang tidak dimengerti isi kodenya. Prototipe ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan sistem penguncian dengan menggunakan teknologi DTMF dengan nada tidak standar berbasis mikrokontroler.
Kaji Nilai Proportional-Integral-Derivative dan Pengaruh PID Terhadap Kestabilan Terbang Hexacopter Budi Hartono; Raushan Fiqr
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1577.763 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4191

Abstract

Multirotor adalah pesawat terbang yang menggunakan lebih dari satu baling-baling untuk terbang. Multirotor banyak ditemukan di lingkungan sekitar dengan beragam kegunaan seperti fotografi, pemetaan, sampai hanya sekedar hobi yang dapat dinikmati semua kalangan. Multirotor hexacopter menggunakan enam baling-baling untuk menghasilkan gaya angkatnya. Penelitian ini membahas pengaruh nilai Proportional-Integral-Derivative (PID) terhadap kestabilan terbang hexacopter dengan metode trial & error. Pengujian kestabilan hexacopter dilakukan dengan menerbangkannya secara manual menggunakan remote control dan kemudian terbang secara autonomous mengikuti waypoint yang telah ditetapkan menggunakan program QGroundControl. Uji terbang yang dilakukan menggunakan tujuh variasi nilai proportional, integral, dan derivative. Nilai PID Kp: 0.23 Ki: 0.6 dan Kd: 0.008 memiliki tingkat error yang lebih sedikit dibandingkan dengan nilai default. Hasilnya, hexacopter dapat terbang secara autonomous dan mengikuti jalur terbang yang ditentukan dengan tingkat overshoot dari jalur terbang yang sedikit.
Prototipe Sistem Monitoring Suhu dan Kelembaban Inkubator Bayi Menggunakan Aplikasi Blynk Rifa Hanifatunnisa; Fashadita Almira
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.619 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4192

Abstract

Bayi yang baru lahir cenderung sensitif terhadap kondisi lingkungan sekitar terutama suhu dan kelembaban. Hal ini disebabkan karena bayi tersebut tidak memiliki jaringan lemak yang cukup sehingga tubuh bayi mudah merasa kedinginan pada suhu ruangan normal. Inkubator bayi memiliki peran penting untuk memantau suhu sekitar bayi yang baru saja lahir. Proses pengontrolan inkubator bayi saat ini masih dilakukan secara manual. Sistem monitoring mempermudah pemantauan melalui jarak jauh serta dapat meminimalisir terjadinya ketidakstabilan suhu dan kelembaban inkubator bayi. Pada sistem pengontrolan, lampu pijar dan kipas angin akan menyala dan mati secara otomatis sesuai dengan batas normal yang dibutuhkan inkubator bayi yaitu 33°C - 35°C dan 50%RH - 60%RH. Sistem monitoring mampu menampilkan suhu serta kelembaban inkubator bayi secara real-time pada aplikasi Blynk. Perangkat Hardware yang diperlukan adalah sensor DHT11, NodeMCU, rangkaian lampu pijar serta kipas angin, dan relay 5V. Diperoleh dari hasil pengujian alat untuk nilai performa sensor DHT11 mencapai 97,56% serta lampu pijar akan menyala jika suhu terukur kurang dari 35°C dan kipas angin akan aktif jika terukur lebih dari 60%. Pada aplikasi Blynk akan ditampilkan data dan grafik dari hasil pengukuran sensor.
Rancang Bangun Alat Pengatur dan Pemantau Iklim Kumbung Jamur Tiram Berbasis IoT Hari Purnama; Bilal Akbar; Robert Adriaan
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4193

Abstract

Budidaya jamur tiram di Pangalengan dengan ketinggian mencapai 1.400 mdpl memiliki suhu yang sangat dingin bisa mencapai 14oC di pagi hari sehingga kelembapan udara bisa lebih dari 95%. Hal tersebut bisa menyebabkan jamur cenderung basah dan kualitas panen menjadi kurang bagus. Sebaliknya di daerah yang lebih rendah contohnya di kota Bandung suhunya bisa mencapai 27oC di siang hari sehingga kelembapan udara bisa lebih rendah dari 70% dan hal tersebut dapat menyebabkan jamur cenderung kering sehingga menghambat pertumbuhan jamur. Alat ini bertujuan untuk mempermudah para petani dalam mengatur dan memantau budidaya jamur tiram yang dimiliki agar kualitas jamur tiram tersebut baik. Dalam menjaga kualitas tersebut petani tidak bisa 24 jam mengatur dan memantau jamur tiram di lokasi budidaya. Hasil yang diharapkan dari alat yang dibuat dapat memantau suhu dan kelembapan dengan cara otomatis dari jarak jauh menggunakan Wemos D1 R32 berbasis Internet of Things dengan aplikasi. Pengukuran suhu dan kelembapan pada kumbung jamur tiram menggunakan sensor DHT22. Akuisisi data pengukuran dikirimkan ke aplikasi yang dibuat menggunakan modul ESP32 yang terhubung ke internet. Pengaturan maupun pemantauan suhu dan kelembapan dapat dilakukan melalui aplikasi android yang dengan menggunakan metode kontrol yang digunakan berupa kontrol On-Off pada relai.
Retrofit Mesin Bubut Konvensional Menjadi Sistem Mesin CNC 2 Axis Muhammad; Muhamad Ade Iskandar
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.318 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4194

Abstract

Penggunaan mesin konvensional masih menjadi salah satu pilihan utama dalam berbagai rangkaian proses manufaktur. Penggunaan mesin tersebut dilakukan secara manual yang dilakukan oleh operator. Dengan perkembangan teknologi dari tahun-ketahunnya, hal ini berdampak terhadap mesin-mesin manufaktur pada zaman dimana mesin-mesin pada saat ini sudah menjadi mesin manufaktur dengan komputerisasi atau mesin CNC. untuk dapat mengikuti dari perkembangan teknologi diperlukan pergantian pada mesin atau pengembangan pada mesin konvensional. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dari produksi yang dilakukan. Tetapi dengan membeli mesin CNC membutuhkan biaya atau investasi yang besar. Salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu melakukan retrofit pada mesin bubut konvensional. Retrofit ini bertujuan untuk mengembangkan dari mesin bubut konvensional menjadi layaknya mesin CNC dengan penggantian serta penambahan komponen maupun fungsi pada mesin. Metode yang digunakan untuk melakukan retrofit mesin bubut ini menggunakan metodologi perancangan pada buku ”engineering design” karya phal & Beitz dengan tahapan yang dilakukan yaitu tahapan merencana, tahapan mengonsep, tahapan embodiment, tahapan perancangan detail. Hasil yang diharapkan dari metode ini yaitu rancangan dari retrofit yang akan dilakukan, serta kebutuhan atau biaya yang dikeluarkan untuk melakukan retrofit ini. perancangan ini diharapkan menjadi pedoman untuk melakukan retrofit pada mesin bubut konvensional menjadi sistem CNC 2 axis.
Penerapan Radio Unlicense 5.8 GHz pada Lift untuk Media Transmisi CCTV di Apartemen Beverly Tower Susanto, Mohammad Farid; Utomo, T. B.; Salsabila, Annisa
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 13 No. 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Semin
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.719 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4195

Abstract

Frekuensi bebas 5,8 GHz merupakan frekuensi yang masih jarang digunakan dengan memiliki rentang frekuensi 5725 MHz – 5825 MHz sehingga dapat menghindari interferensi dari penggunaan frekuensi lain yang lebih umum serta terhindar dari pengambilan data yang saling bertabrakan. Penerapan sistem ini guna meningkatkan layanan pemantauan pada lift untuk gedung-gedung bertingkat. Media yang digunakan dari sisi kamera dan sisi server menggunakan media transmisi radio unlicense yang berhasil diterapkan sebesar 90%. Pentransmisian dari sisi kamera dan sisi server dalam penerapan sistem ini yaitu menggunakan radio unlicense 5,8 GHz Cambium. Hasil secara fungsional dari penerapan sistem kamera CCTV dalam lift menggunakan media transmisi radio unlicense 5,8 GHz dapat digunakan dengan baik dengan persentasi sekitar 95%.
Evaluasi Debit Dan Tekanan Udara Pada Salah Satu Exhaust Fan System Di Basement Parking Mall XX Fauzan, Azhar; Setyawan, Andriyanto
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 13 No. 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Semin
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (819.894 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4196

Abstract

Basement parking merupakan ruangan tertutup yang digunakan untuk menyimpan kendaraan bermotor seperti di Mall XX. Penggunaan exhaust fan system pada basement parking dapat membantu mempercepat sirkulasi udara dari dalam ruangan menuju ke lingkungan. Penelitian ini dilakukan evaluasi pada exhaust fan system yang meliputi debit udara grille, tekanan udara saluran ducting, dan kinerja fan. Keseluruhan grille pada perancangan memiliki debit udara dan ukuran yang sama yaitu sebesar 2367 CFM dan 1.150 × 535 mm serta kapasitas fan 31020 CFM. Pehitungan dan plot pada curva fan dilakukan menggunakan data hasil pengukuran pada kecepatan udara grille, kecepatan udara louver, luas penampang grille, luas penampang louver, dan dimensi ducting. Hasil perhitungan debit udara terus mengalami penurunan pada section yang semakin jauh dari fan, total debit udara hasil pengukuran 20.320 CFM sedangkan total debit udara pada perancangan 33.138 CFM artinya sistem hanya memenuhi 61% dari debit udara yang dibutuhkan. Kinerja fan 86% dari kapasitas maksimalnya, hasil plot curva fan menunjukkan tekanan total 313,6 Pa dan hasil perhitungan tekanan saluran ducting dengan memperhatikan friction loss menggunakan aplikasi duct sizer serta karta equivalent diameter menunjukkan tekanan total saluran ducting terbesar pada saluran 1 sebesar 90,84 Pa yang artinya kapasitas fan sudah mencukupi kebutuhan tekanan udara saluran ducting.
Perancangan Alat Injeksi Cairan Portabel Untuk Pembuatan Kapsul Lunak Aqil Mubarak Suherman; Budi Triyono
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.463 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4197

Abstract

Tren penggunaan kapsul lunak sebagai media obat atau suplemen semakin marak semenjak pandemi Covid-19. Pada mesin untuk pembuatan kapsul lunak atau enkapsulasi terdapat alat injeksi cairan obat atau suplemen secara presisi dengan volume injeksi yang dapat diatur. Melalui penelitian ini dilakukan perancangan mesin injeksi cairan portabel dengan kapasitas 0,85 ml yang dilengkapi dengan mekanisme pengaturan volume injeksi. Perancangan dilakukan meliputi perencanaan, perancangan konsep, dan perancangan detail. Luaran yang dihasilkan berupa gambar kerja, bills of material, cara kerja, dan model 3D alat. Alat dirancang menggunakan metode perancangan Pahl dan Beitz dengan konsep menggunakan aktuator silinder pneumatik. Mekanisme pengaturan volume injeksi menggunakan kontruksi ulir dan stopper yang praktis, mudah dalam proses manufaktur, serta mudah dalam perakitan dan perawatan. Kelebihan lainnya adalah kepresisian volume injeksi dirancang dengan error maksimum sebesar 1% dan cocok digunakan pada skala laboratorium atau usaha kecil dan menengah (UKM). Estimasi biaya untuk merealisasikan alat adalah sebesar Rp 7.078.200.
Analisisis Tegangan Struktur Bridge Crane Kapasitas 2 Ton Dengan Bantuan Software Ansys Adi Pamungkas; Ivanov Brian Sartua Sartua; M. Munir Fahmi
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.291 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4198

Abstract

Dalam lingkungan industri seringkali terdapat kebutuhan untuk memindahkan benda atau objek yang berat dan dimensinya melebihi kapasitas manusia, oleh sebab itu diperlukan alat bantu untuk memindahkan objek besar dan berat tersebut, salah satunya adalah Overhead travelling crane. Crane jenis ini memiliki gabungan mekanisme pengangkat yang terpisah dengan rangka. Tipe overhead travelling crane yang dianalisis kekuatannya adalah tipe single girder. Metode penelitian yang dilakukan dimulai dari menentukan komponen standar seperti kait dan tali baja, kemudian membuat model dari struktur crane yang umum di pasaran, kemudian membuat optimalisasi dari model struktur yang sudah ada dan kemudian dianalisis kekuatannya dengan software Ansys. Hasil dari penelitian ini adalah perbandingan kekuatan berupa tegangan bending dan deformasi. Tegangan bending dan deformasi pada girder model yang lama didapat sebesar 60,809 MPa dan 3,365 milimeter, sementara tegangan bending dan deformasi pada model yang dioptimalisasi sebesar 41,318 MPa dan 3,363 milimeter. Tegangan bending dan deformasi pada end carriage model lama sebesar 28,354 MPa dan 0,144 milimeter, sementara tegangan bending dan deformasi pada model end carriage yang dioptimalisasi sebesar 27,949 MPa dan 0,141 milimeter. Dari hasil penelitian yang dilakukan telah dihasilkan struktur overheadtravelling crane yang lebih kuat dari model sebelumnya.

Page 81 of 124 | Total Record : 1239