cover
Contact Name
Rahmiyati
Contact Email
hutantropisunlam@gmail.com
Phone
+6281348623216
Journal Mail Official
hutantropisunlam@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat Jl. A. Yani KM 36 Banjarbaru, Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JURNAL HUTAN TROPIS
ISSN : 23377771     EISSN : 23377992     DOI : http://dx.doi.org/10.20527/jht.v10i2
Jurnal Hutan Tropis (JHT) adalah blind peer-reviewed yang mempublikasikan artikel ilmiah dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi kehutanan mencakup kajian manajemen hutan, ekonomi dan bisnis kehutanan, pengelolaan DAS, hidrologi, silvikultur, penginderaan jauh, ekologi, ekowisata, ilmu tanah hutan, agroforestri, perhutanan sosial, kebijakan kehutanan, perencanaan hutan, penyuluhan kehutanan, teknologi hasil hutan, konservasi sumberdaya hutan, dan perlindungan hutan.
Articles 589 Documents
SKRINING FITOKIMIA DAN PENENTUAN NILAI SPF LOTION EKSTRAK ETANOL 96% DAUN TANJUNG (Mimusops elengi Linn.) Kurdiansyah Kurdiansyah; Dyera Forestryana; Aditya Noviadi
Jurnal Hutan Tropis Vol 10, No 3 (2022): Jurnal Hutan Tropis Volume 10 Nomer 3 Edisi November 2022
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v10i3.14968

Abstract

Pemaparan sinar ultraviolet dari matahari dapat menimbulkan efek seperti eritema, pigmentasi, fotosensitivitas serta penuaan dini. Daun tanjung (Mimusops elengi Linn.) diketahui memiliki khasiat sebagai antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 10,6 ppm, sehingga dapat dikembangkan menjadi sediaan lotion tabir surya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan skrining fitokimia dan menentukan nilai sun protecting factor dari sediaan. Skrining fitokimia dilakukan secara kualitatif terhadap senyawa metabolite skunder dan penentuan nilai SPF secara in Vitro menggunakan Spektofotomer UV Vis.  Hasil uji fitokimia menunjukkan ekstrak daun Tanjung mengandung flavonoid, alkaloid, saponin, steroid dan tannin. Nilai SPF optimal diperoleh pada formula 6 dengan konsentrasi ekstrak daun tanjung sebesar 0,5 g dan dihasilkan nilai SPF sebesar 24,5455 yang termasuk ke dalam katagori proteksi ultra. Sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh variasi konsentrasi ekstrak etanol 96% daun tanjung yang digunakan terhadap efektivitas tabir surya.
KARAKTERISTIK SARANG BURUNG GOSONG DI SUAKA MARGASATWA PULAU KASA Edward R. Kesaulya; Lesly Latupapua; Maya Puttileihalat
Jurnal Hutan Tropis Vol 11, No 1 (2023): JURNAL HUTAN TROPIS VOLUME 11 NOMER 1 EDISI MARET 2023
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v11i1.15992

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik sarang burung gosong pada Kawasan SM. Pulau Kasa. Penelitian dilakukan menggunakan metode survey dan observasi langsung untuk mengetahui karakteristik sarang Analisis data digunakan analisis deskriptif dan disajikan kedalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jenis burung gosong yang menggunakan kawasan SM Pulau Kasa sebagai tempat bersarang yaitu gosong maluku (Eulipoa wallacei) terdapat 2 sarang dan gosong kelam (Megapodius freycinet) sebanyak 12 sarang aktif dan 4 tidak aktif yang tentunya memiliki perbedaan tipe sarang pada kedua jenis burung gosong tersebut. Karakteristik sarang gosong maluku memiliki diameter 70,5 cm dengan kedalaman 55 cm sedangakan gosong kelam memiliki diameter 9,28 m dengan kedalaman 1,11 m dan beberapa komponen dimensi lainnya. Suhu sarang dan kelembapan pada sarang mencapai 30oC dengan 42% kelembapan. pH tanah menunjukan nilai 6 dengan kondisi asam.  Tekstur tanah pada sarang merupakan strutur tanag yang berpasir serta memiliki kandungan organik sebagai penyusun struktur tanah pada sarang burung gosong.
Jurnal Hutan Tropis Volume 11 Nomer 1 Edisi Maret 2023 Jurnal Hutan Tropis
Jurnal Hutan Tropis Vol 11, No 1 (2023): JURNAL HUTAN TROPIS VOLUME 11 NOMER 1 EDISI MARET 2023
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v11i1.16001

Abstract

NILAI EKONOMI MANFAAT LANGSUNG HUTAN MANGROVE PAGATAN BESAR KABUPATEN TANAH LAUT KALIMANTAN SELATAN Muhammad As’adi; Mochamad Arief Soendjoto; Daniel Itta
Jurnal Hutan Tropis Vol 11, No 1 (2023): JURNAL HUTAN TROPIS VOLUME 11 NOMER 1 EDISI MARET 2023
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v11i1.15987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar manfaat langsung hutan mangrove di Desa Pagatan Besar Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai November 2021, penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan melalui pengambilan data dengan petak sampel dan wawancara dengan masyarakat. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Data sekunder dikumpulkan antara lain dari buku, jurnal, dan Kantor Desa Pagatan Besar. Data-data yang dikumpulkan dari lapangan dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari kawasan ekosistem hutan mangrove di Desa Pagatan Besar yang mempunyai luas ± 30 ha menemukan bahwa nilai manfaat langsung yang didapatkan oleh masyarakat terdiri atas nilai manfaat ikan, kepiting, katuyung, kayu komersil, pendidikan, penelitian, dan ekowisata. Nilai ekonomi manfaat langsung sebesar Rp1.174.238.329,00 per tahun yang terdiri dari nilai pemanfaatan ikan sebesar Rp6.375.000,00 per tahun, Katuyung sebesar Rp6.500.000,00 per tahun, dan Kepiting sebesar Rp171.600.000,00 per tahun. Nilai Manfaat kayu komersil sebesar Rp33.663.329,00 per tahun, nilai manfaat pendidikan sebesar Rp161.000.000,00 per tahun, penelitian sebesar Rp23.000.000,00 per tahun, dan Ekowisata sebesar Rp772.100.000,00 per tahun. Nilai ekonomi manfaat langsung ini dapat dijadikan acuan atau dasar pembanding bagi masyarakat dan pemerintah dalam menentukan kebijakan pengelolaan dan pemanfaatan hutan mangrove yang ada.
PEMANFAATAN DAN PEMASARAN ROTAN DI DESA MANDUING TAHETA KECAMATAN PULAU MALAN KABUPATEN KATINGAN Mei Kurnia Dewi; S. Mayawati; Nursiah Nursiah; Jumri Jumri; Wahyu S
Jurnal Hutan Tropis Vol 11, No 1 (2023): JURNAL HUTAN TROPIS VOLUME 11 NOMER 1 EDISI MARET 2023
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v11i1.15996

Abstract

Rotan memiliki potensi besar di Kabupaten Katingan tidak hanya dari segi kuantitas rotan namun juga dari segi keberagaman jenis rotannya. Waktu kewaktu petani rotan terus dihadapkan pada satu masalah yang sama yaitu saat harga rotan tinggi, penghasilan yang didapat cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, namun ketika harga rotan rendah, penghasilan yang didapatkan menjadi turun secara cepat. Tujuan penelitian 1.Menganalisis produksi rotan dan bentuk pemanfaatannya 2.Menganalisis tingkat pendapatan masyarakat dari pemanfaatan rotan dan bukan rotan 3.Menganalisis proses pemasaran dan efisiensi pemasaran rotan di desa Manduing Taheta Kabupaten Katingan. Metode yang digunakan yaitu mengetahui produksi dan bentuk pemanfaatan rotan, menghitung tingkat pendapatan dari hasil rotan dan pendapatan dari hasil usaha lain, menghitung pemasaran dan efisiensi pemasaran rotan. Hasil penelitian adalah total produksi rotan sebanyak 153 unit dalam bentuk  lanjung, tas, keranjang, vas bunga, tudung saji dan topi, pendapatan total masyarakat dari rotan sebesar Rp.50.353.644/tahun dengan rata-rata Rp.4.577.604/ responden/tahun dan bukan rotan sebesar Rp.117.720.000/tahun dengan rata-rata Rp.10.701.818.18/resonden/tahun, total pendapatan rotan dan bukan rotan sebesar Rp.168.073.644/tahun dengan rata-rata sebesar Rp15.279.422/responden /tahun, proses pemasaran produksi rotan dari produsen kepengengempul kekonsumen. Efisiensi pemasaran rotan tergolong efisien karena seluruh unit memiliki nilai efisiensi di bawah 30%.
KARAKTERISTIK HIDROLOGI DI DAS ILAHAN MENGGUNAKAN PEMODELAN SWAT (Soil Water Assesment Tools) Apriadi Apriadi; Irwan Sukri Banuwa; Slamet Budi Yuwono; Christine Wulandari; Gunardi Djoko Winarno; Yulia Rahma Fitriana; Indra Gumay Febryano
Jurnal Hutan Tropis Vol 11, No 1 (2023): JURNAL HUTAN TROPIS VOLUME 11 NOMER 1 EDISI MARET 2023
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v11i1.15991

Abstract

Karakteristik hidrologi daerah aliran sungai (DAS) berperan penting dalam mendukung ketersediaan air dan mencegah terjadinya banjir dan kekeringan.   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik hidrologi DAS Ilahan.  Pengumpulan data dilakukan dengan pengambilan sampel tanah, peta tutupan lahan, peta lereng, data iklim, dan debit air DAS Ilahan.  Data yang terkumpul kemudian diolah menggunakan pemodelan SWAT (Soil Water Assesment Tools) untuk menganalisis karakteristik hidrologi, meliputi: surface runoff, lateral flow/sub surface runoff, baseflow dan mensimulasi skenario tutupan lahan terhadap karakteristik hidrologi di DAS Ilahan.  Hasil penelitian menunjukkan karakteristik hidrologi DAS Ilahan: surface runoff sebesar 379,30 mm; sub surface runoff sebesar 707,05 mm; baseflow sebesar 348,01 mm.  Skenario tutupan lahan menggunakan RTK-RHL tahun 2014-2029 seluas 430,57 ha, dengan merubah tutupan lahan menjadi kebun campuran kerapatan tinggi.  Hasil skenarionya diprediksi merubah karakteristik hidrologi DAS Ilahan yaitu surface runoff menurun menjadi 291,12 mm; lateral flow/sub surface runoff meningkat menjadi 759,34 mm; dan baseflow meningkat menjadi 377,86 mm.  Perubahan tutupan lahan dengan skenario RTK-RHL menyebabkan karakteristik hidrologi DAS Ilahan menjadi lebih baik dari kondisi eksisting. Namun kondisi ini belum optimal memperbaiki karakteristik hidrologi DAS Ilahan, sehingga direkomendasikan dilakukan pemutakhiran RTK-RHL di DAS Ilahan.
PERBANDINGAN PENGUKURAN KERAPATAN KANOPI DARI HEMISPHERICAL PHOTOGRAPHY DAN UAV UNTUK PEMETAAN MENGGUNAKAN CITRA SENTINEL-2 Trida Ridho Fariz; Haikal Muhammad Ihsan; Fathia Lutfiananda; Junun Sartohadi; Yoga Darmajati; Andi Syahputra
Jurnal Hutan Tropis Vol 11, No 1 (2023): JURNAL HUTAN TROPIS VOLUME 11 NOMER 1 EDISI MARET 2023
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v11i1.16000

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan pemetaan kerapatan kanopi vegetasi tegak di Sub DAS Bompon, dimana penggunaan lahan vegetasinya berupa kebun campuran dan hutan rakyat sehingga vegetasi tegak pada wilayah ini adalah sangat heterogen. Penelitian ini menggunakan beberapa indeks vegetasi dari citra satelit Sentinel-2 juga membandingkan metode pengukuran kerapatan kanopi dari hemispherical photography (pemotretan keatas) dan UAV (pemotretan kebawah). Tahapan penelitian meliputi pra-pengolahan citra Sentinel-2 dan membangun transformasi indeks vegetasi yaitu RVI, NDVI, SAVI, ARVI dan EVI. Dilanjutkan dengan pengumpulan data kerapatan kanopi, analisis regresi linier dan membangun peta kerapatan kanopi dari persamaan regresi linier antara indeks vegetasi dengan nilai kerapatan kanopi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NDVI merupaka indeks vegetasi terbaik untuk pemetaan kerapatan kanopi di Sub DAS Bompon. Hal ini dikarenakan indeks tersebut memiliki korelasi terbaik dan RMSE terendah setelah dijadikan peta kerapatan kanopi dari data UAV.
PERTUMBUHAN KAYU PUTIH (Melaleuca cajuputi (L.) Powell) DI LAHAN BEKAS TAMBANG BATUBARA DENGAN APLIKASI PUPUK KOMPOS Anna Juliarti; Nurheni Wijayanto; Irdika Mansur; Trikoesoemaningtyas Trikoesoemaningtyas
Jurnal Hutan Tropis Vol 11, No 1 (2023): JURNAL HUTAN TROPIS VOLUME 11 NOMER 1 EDISI MARET 2023
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v11i1.15985

Abstract

Pupuk organik diaplikasikan pada kayu putih untuk memperbaiki kesuburan tanah bekas tambang batubara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan kayu putih setelah pemberian pupuk kompos pada areal monokultur kayu putih di lahan bekas tambang batubara. Penelitian dilakukan selama 12 bulan dimulai Maret 2017–April 2018. Variabel pengamatan yang diukur adalah pertumbuhan kayu putih meliputi tinggi, diameter dan lebar tajuk kayu putih.  Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor (dosis pupuk kompos). Pengamatan pertumbuhan kayu putih dilakukan selama 12 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dosis pupuk kompos meningkatkan pertambahan tinggi kayu putih, tetapi tidak secara signifikan meningkatkan pertambahan diameter dan lebar tajuk kayu putih.  Pemberian dosis pupuk kompos sebanyak 2,4 kg/tanaman menghasilkan pertambahan tinggi kayu putih terbesar dibandingkan tanpa dipupuk dan pemberian pupuk sebanyak 1,6 kg/tanaman
EVALUASI KINERJA KOLAM PENGENDAP LUMPUR (KPL) BATUBARA DI STOCKPILE PT BUKIT ASAM Tbk UNIT PELABUHAN TARAHAN Firdaus Firdaus; Erdi Suroso; Alimuddin Alimuddin; Samsul Bakri; Suripto Dwi Yuwono; Tanto Pratondo Utomo
Jurnal Hutan Tropis Vol 11, No 1 (2023): JURNAL HUTAN TROPIS VOLUME 11 NOMER 1 EDISI MARET 2023
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v11i1.15995

Abstract

Batubara merupakan salah satu sumberdaya alam yang dimanfaatkan sebagai sumber energi.  Salah satu perusahaan yang bergerak dalam pemanfaatan sumberdaya energi batubara adalah PT Bukit Asam Tbk. PT Bukit Asam Tbk Unit Pelabuhan Tarahan sebagai tempat bongkar muat batubara dilengkapi dengan tempat penyimpanan batubara sementara atau stockpile.  Kondisi dan fungsi drainase pada stockpile serta kinerja KPL pada setiap unit stockpile sangat berpengaruh terhadap keberlanjutan pengelolaan batubara.  Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dimensi KPL yang digunakan untuk proses pengelolaan batubara dan menganalisis penyebab terbentuknya limbah cair batubara yang terjadi di stockpile. Penelitian ini dilakukan dengan studi literatur dan observasi lapang.  Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil (1) TSS yang over kapasitas pada KPL 1,  (2) Endapan sedimen cukup banyak terlihat pada saluran drainase pada tiap stockpile, (3) KPL 1, 2, 3, dan 4 mengalami over kapasitas setiap terjadinya hujan  dan (4) Waktu pelepasan air ke laut yang lama dan pelepasan limpasan yang kurang besar.  Kondisi KPL tersebut disebabkan tingginya sedimen yang masuk ke KPL dan pada drainase, tidak adanya pembatas antara drainase dengan area stockpile, ukuran KPL dan drainase tidak mampu menampung beban debit dan terbentuknya limbah batubara pada drainase dan KPL disebabkan air limpasan yang membawa material batubara halus sehingga drainase stockpile tidak berfungsi secara maksimal. Berdasarkan hasil penelitian maka perlu adanya pengadaan pompa air, pembangunan pembatas stockpile, penambahan tinggi drainase, dan perbalikan KPL. Refungsi sistem drainase, bak kontrol, saluran penghubung distribusi limpasan dan yang secara teknis sangat penting dilakukan adalah penambahan pembatas stockpile untuk mengurangi limbah batubara masuk ke lingkungan dan mencegah banjir di lokasi stockpile.
SPESIES TUMBUHAN INVASIF DI AREA REHABILITASI EKOSISTEM GAMBUT TAHURA ORANG KAYO HITAM PROVINSI JAMBI Yuni Anjelita Br Sipayung; Novriyanti Novriyanti; Christine Wulandari; Dian Iswandaru
Jurnal Hutan Tropis Vol 11, No 1 (2023): JURNAL HUTAN TROPIS VOLUME 11 NOMER 1 EDISI MARET 2023
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v11i1.15990

Abstract

Ekosistem gambut yang kaya akan bahan organik sangat rapuh dan rentan terjadi kebakaran. Karakteristik ekosistem gambut yang unik memerlukan regenerasi dan permudaan alam yang dapat membantu memperbaiki pemulihan ekosistem gambut, terutama dari spesies yang berdampak negatif, misal spesies invasif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan spesies tumbuhan invasif di ekosistem gambut Taman Hutan Raya Orang Kayo Hitam (Tahura OKH) Provinsi Jambi. Penelitian dilakukan pada September 2021 di areal rehabilitasi PT PLN di dalam kawasan Tahura OKH seluas 195 Ha. Intensitas sampling yang digunakan yaitu 1 % dengan total 48 plot. Berdasarkan hasil analisis vegetasi, dari ke-14 spesies tumbuhan yang tercatat ada spesies yang tergolong invasif, yaitu alang-alang (Imperata cylindrica), senggani (Melastoma candidum), rumput Israel (Asystasia gangetica), bandotan (Ageratum conyzoides), dan rumput teki (Cyperus rotundus). Sisanya berpotensi menjadi invasif ditinjau dari frekuensi temuan dan dominansinya di dalam kawasan Tahura OKH.

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4 (2025): Jurnal Hutan Tropis Volume 13 Nomer 4 Edisi Desember 2025 Vol 13, No 1 (2025): Jurnal Hutan Tropis Volume 13 Nomer 1 Edisi Maret 2025 Vol 12, No 4 (2024): Jurnal Hutan Tropis Volume 12 Nomer 4 Edisi Desember 2024 Vol 12, No 3 (2024): Jurnal Hutan Tropis Volume 12 Nomer 3 Edisi September 2024 Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Hutan Tropis Volume 12 Nomer 2 Edisi Juni 2024 Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Hutan Tropis Volume 12 Nomer 1 Edisi Maret 2024 Vol 11, No 4 (2023): Jurnal Hutan Tropis Volume 11 Nomer 3 Edisi Desember 2023 Vol 11, No 3 (2023): Jurnal Hutan Tropis Volume 11 Nomer 3 Edisi September 2023 Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Hutan Tropis Volume 11 Nomer 2 Edisi Juni 2023 Vol 11, No 1 (2023): JURNAL HUTAN TROPIS VOLUME 11 NOMER 1 EDISI MARET 2023 Vol 10, No 3 (2022): Jurnal Hutan Tropis Volume 10 Nomer 3 Edisi November 2022 Vol 10, No 2 (2022): Jurnal Hutan Tropis Volume 10 Nomer 2 Edisi Juli 2022 Vol 10, No 1 (2022): JURNAL HUTAN TROPIS VOL 10 NO 1 EDISI MARET 2022 Vol 9, No 3 (2021): JURNAL HUTAN TROPIS VOLUME 9 NOMER 3 EDISI NOVEMBER 2021 Vol 9, No 2 (2021): JURNAL HUTAN TROPIS VOLUME 9 NOMER 2 EDISI JULI 2021 Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Hutan Tropis Volume 9 No 1 Edisi Maret 2021 Vol 8, No 3 (2020): Jurnal Hutan Tropis Vol 8 No 3 edisi November 2020 Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Hutan Tropis Vol 8 No 2 edisi Juli 2020 Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Hutan Tropis Volume 8 No 1 Edisi Maret 2020 Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Hutan Tropis Volume 7 No 3 Edisi November 2019 Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Hutan Tropis Volume 7 No 2 Edisi Juli 2019 Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Hutan Tropis Volume 7 No 1 Edisi Maret 2019 Vol 6, No 3 (2018): JURNAL HUTAN TROPIS VOLUME 6 NOMER 3 EDISI NOVEMBER 2018 Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Hutan Tropis Volume 6 Nomer 2 Edisi Juli 2018 Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Hutan Tropis Volume 6 Nomer 1 Edisi Maret 2018 Vol 5, No 3 (2017): JURNAL HUTAN TROPIS VOLUME 5 NOMER 3 EDISI NOVEMBER 2017 Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Hutan Tropis Volume 5 Nomer 2 Edisi Juli 2017 Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Hutan Tropis Volume 5 Nomer 1 Edisi Maret 2017 Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Hutan Tropis Volume 4 Nomer 3 Edisi November 2016 Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Hutan Tropis Volume 4 Nomer 2 Edisi Juli 2016 Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Hutan Tropis Volume 4 Nomer 1 Edisi Maret 2016 Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Hutan Tropis Volume 3 No 3 Edisi November 2015 Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Hutan Tropis Volume 3 Nomer 2 Edisi Juli 2015 Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Hutan Tropis Volume 3 Nomer 1 Edisi Maret 2015 Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Hutan Tropis Volume 2 No 3 Edisi November 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Hutan Tropis Volume 2 Nomer 2 Edisi Juli 2014 Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Hutan Tropis Volume 2 Nomer 1 Edisi Maret 2014 Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Hutan Tropis Volume 1 Nomer 3 Edisi November 2013 Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Hutan Tropis Volume 1 Nomer 2 Edisi Juli 2013 Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Hutan Tropis Volume 1 Nomer 1 Edisi Maret 2013 Vol 13, No 2 (2012): Jurnal Hutan Tropis Borneo Volume 13 No 2 Edisi September 2012 Vol 13, No 1 (2012): Jurnal Hutan Tropis Borneo Volume 13 No 1 Edisi Maret 2012 Vol 12, No 32 (2011): Jurnal Hutan Tropis Volume 12 Nomer 32, Edisi September 2011 Vol 12, No 31 (2011): Jurnal Hutan Tropis Borneo Volume 12 Nomer 31 Tahun 2011 More Issue