cover
Contact Name
Rahmiyati
Contact Email
hutantropisunlam@gmail.com
Phone
+6281348623216
Journal Mail Official
hutantropisunlam@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat Jl. A. Yani KM 36 Banjarbaru, Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JURNAL HUTAN TROPIS
ISSN : 23377771     EISSN : 23377992     DOI : http://dx.doi.org/10.20527/jht.v10i2
Jurnal Hutan Tropis (JHT) adalah blind peer-reviewed yang mempublikasikan artikel ilmiah dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi kehutanan mencakup kajian manajemen hutan, ekonomi dan bisnis kehutanan, pengelolaan DAS, hidrologi, silvikultur, penginderaan jauh, ekologi, ekowisata, ilmu tanah hutan, agroforestri, perhutanan sosial, kebijakan kehutanan, perencanaan hutan, penyuluhan kehutanan, teknologi hasil hutan, konservasi sumberdaya hutan, dan perlindungan hutan.
Articles 589 Documents
IDENTIFIKASI KERUSAKAN DAUN KAYU MANIS (Cinnamomun burmanii) DI TAMAN HUTAN HUJAN TROPIS INDONEISA (TH2TI) BANJARBARU Susilawati Susilawati; Dina Naemah; Fadlan Heriannor
Jurnal Hutan Tropis Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Hutan Tropis Volume 11 Nomer 2 Edisi Juni 2023
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v11i2.16776

Abstract

Kesehatan tegakan hutan buatan seperti TH2TI dipengaruhi oleh kejadian serangan hama dari berbagai tingkatan pertumbuhan, sehingga perlu dilakukan sebuah penelitian untuk mengidentifikasikan jenis hama pada salah satu tanaman yang ada di TH2TI seperti kayu manis yang memiliki banyak manfaat dan bernilai ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan bentuk kerusakan daun dan mengetahui frekuensi kerusakan disebabkan oleh hama pada kayu manis (Cinnamomun burmanii). Manfaat dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi bagi akademisi, peneliti, pihak-pihak terkait maupun informasi kekayaan hasil hutan bukan kayu (HHBK) terkhusus kayu manis agar dapat dimanfaatkan dan dilestarikan sebagai salah satu hasil bukan kayu. Pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Pengambilan sampel diambil pada petak tanaman kayu manis (C. burmanii) sebanyak 30 tanaman dalam luasan 1 hektar di TH2TI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kerusakan daun kayu manis yang ditemukan di lapangan sebanyak 3 kerusakan, yaitu berlubang, menguning, serta berlubang dan menguning, sedangkan nilai frekuensi serangan hama daun kayu manis termasuk kategori ringan dengan nilai rata-ratanya sebesar 34%.
KEANEKARAGAMAN JENIS DAN KEPADATAN POPULASI BURUNG DI TAMAN WISATA ALAM DAN CAGAR ALAM BUKIT TANGKILING KALIMANTAN TENGAH Adya Putri; F Fauzi; N Hidayat; B Hastari; R Oktavianus
Jurnal Hutan Tropis Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Hutan Tropis Volume 11 Nomer 2 Edisi Juni 2023
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v11i2.16765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis burung serta menghitung keanekaragaman jenis dan kepadatan populasi burung di Taman Wisata Alam (TWA) dan Cagar Alam (CA) Bukit Tangkiling. Hasil dari penelitian terdapat 21 jenis burung di TWA dan CA Bukit Tangkiling. Indeks kekayaan jenis tertinggi di Bukit Baranahu dengan nilai 3,14, indeks keanekaragaman jenis tertinggi di Bukit Tunggal dengan nilai 2,23. Indeks kemerataan jenis tertinggi di Bukit Tunggal dengan nilai 1,00. Nilai kepadatan populasi tertinggi di Bukit Baranahu pada spesies cucak kutilang dengan nilai 5,21 ind/km2. Nilai kepadatan populasi tertinggi di Bukit Buhis pada spesies cucak kutilang dengan nilai 5,22 ind/km2.  Nilai kepadatan populasi tertinggi di Bukit Tunggal pada spesies cucak kutilang dengan nilai 4,61 ind/km2.
STRATEGI PENGEMBANGAN PEMASARAN PORANG (Amorphophallus oncophyllus) DI KOTA SAMARINDA Humairo Aziza; Sri Ngapiyatun; Arief Rahman; Faradilla Faradilla
Jurnal Hutan Tropis Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Hutan Tropis Volume 11 Nomer 2 Edisi Juni 2023
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v11i2.16770

Abstract

Tanaman porang di beberapa wilayah di Kalimantan Timur memiliki potensi besar untuk dibudidayakan dengan kondisi lahan dan iklim yang mendukung. Salah satu masalah yang dihadapi petani di kota Samarinda yaitu kurangnya informasi mengenai sistem pemasaran yang efektif. Tidak semua pabrik mau menerima hasil panen karena ada standar kualitas yang diterapkan. Selain itu harga jual umbi porang yang fluktuatif, memberikan ketidakpastian dalam pemasarannya. Oleh karena itu perlu adanya rumusan mengenai strategi pemasaran porang, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan mengembangkan budidaya porang secara berkelanjutan yang dapat memenuhi kebutuhan manusia secara lebih baik dan berkesinambungan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan pemasaran porang di Kota Samarinda. Data primer dan sekunder diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan studi pustaka yang kemudian dianalisis menggunakan metode dan matriks IFAS, EFAS dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang ditawarkan dengan menggunakan kombinasi S-O, yakni mendukung kebijakan pertumbuhan yang strategis dimana faktor kekuatan tetap dipertahankan dengan memanfaatkan peluang yang dimiliki, meliputi: pemanfaatan lahan dalam skala kecil untuk meningkatkan produksi guna memenuhi pangsa pasar dalam dan luar negeri, bentuk komoditas yang dipasarkan bukan hanya dalam bentuk umbi tetapi juga dalam bentuk chip atau bahkan produk olahan berupa tepung glukomanan, penjalinan kerjasama dengan instansi lain seperti dengan pihak akademisi yang akan memberikan ilmu dan pengetahuan cara mengolah porang menjadi produk olahan seperti tepung dengan menggunakan alat yang ada di laboratorium.
KUALITAS ARANG AKTIF DARI TEMPURUNG BUAH NIFAH (Nyfa fruticans WURMB) DI PROPINSI KALIMANTAN SELATAN Rosidah Radam; Rina Kanti
Jurnal Hutan Tropis Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Hutan Tropis Volume 11 Nomer 2 Edisi Juni 2023
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v11i2.16777

Abstract

Arang aktif terbuat dari bahan alami, seperti batu bara, kayu, batok kelapa, tempurung/batok buah nipah dan lainnya, yang dipanaskan dengan suhu tinggi hingga menghasilkan bubuk arang, arang aktif berbahan baku tempurung buah nipah sangat mungkin  dikembangkan di daerah  Kalimantan Selatan karena potensi  buah nipah cukup besar. tempurung buah nipah memiliki kandungan  karbon yang tinggi yang sangat baik untuk dibuat arang. Tujuan penelitian ini  adalah menjelaskan kualitas/mutu  arang aktif  dari tempurung  buah nipah sebagai  alternative.  Proses pirolisis dan pengujian mutu arang aktif dilakukan di Laboratorium Balai Risert Standardisasi  Industri  Banjarbaru. Kadar air dan kadar Zat terbang memenuhi SNI 06-3730-1995, kadar karbon lebih rendah, kadar abu sedikit lebih tinggi dan daya serap Iodium 452,27 mg/g lebih rendah dari SNI 06-3730-1995 yang minimum  750 mg/g. Dari hasil pengujian  kualitas arang aktif tersebut sangat perlu dilakukan peningkatan teknologi pengolahan  untuk perbaikan mutu  arang tempurung buah nipah,  yaitu antara lain perlu  perlakuan pembersihan  tempurung dari serabut buah nipah  sebelum dilakukan proses pirolisis.
PRODUKTIVITAS KAPULAGA JAWA (Wurfbainia compacta (sol ex. Maton) PADA TIGA POLA AGROFORESTRI HUTAN RAKYAT DI KECAMATAN KARANGJAMBU KABUPATEN PURBALINGGA Arifah Hasnah; Sakhidin Sakhidin; Khavid Faozi
Jurnal Hutan Tropis Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Hutan Tropis Volume 11 Nomer 2 Edisi Juni 2023
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v11i2.16766

Abstract

Tanaman kapulaga merupakan salah satu tanaman bawah tegakan yang banyak dibudidayakan dan dikombinasikan dengan tanaman lainnya pada agroforestri hutan rakyat. Kombinasi tanaman pada agroforestri akan mempengaruhi produktivitas kapulaga, namun kajian yang dilakukan pada berbagai pola agroforestri dan jenis kapulaga masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan produktivitas tiga jenis kapulaga pada tiga pola agroforestri hutan rakyat yang ada di Kecamatan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah. Metode pengambilan sampel mengggunakan multi stage cluster random sampling. Analisis data menggunakan rancangan pola tersarang yaitu jenis kapulaga tersarang dalam pola agroforestri dengan uji lanjut yang digunakan yaitu BNT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas kapulaga berupa hasil panen per rumpun pada agroforestri C1 (albasia+kapulaga), C2 (albasia +pisang + singkong + kapulaga) dan C3 (kebun campur+kapulaga) masing-masing sebesar 0,596 kg/rumpun, 0,653 kg/rumpun dan 0,351 kg/rumpun. Hasil panen per rumpun paling tinggi ditunjukkan oleh jenis kapulaga hibrida pada lahan agroforestri C2 (albasia-pisang-singkong+kapulaga) yaitu sebesar 0,808 kg/rumpun.
PENDUGAAN CADANGAN KARBON PADA HUTAN TANAMAN INDUSTRI DI KABUPATEN TANAH LAUT PT. INHUTANI III KALIMANTAN SELATAN Natalino de Araujo
Jurnal Hutan Tropis Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Hutan Tropis Volume 11 Nomer 2 Edisi Juni 2023
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v11i2.16771

Abstract

Penelitian ini telah dilakukan di hutan tanaman industri Acacia mangium dan Eucalyptus pellita di Areal PT Inhutani III Sebuhur Kalimantan Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi mengenai besaran cadangan karbon pada hutan tanaman industri yang terdiri dari tegakan A. mangium dan E. pellita berdasarkan struktur dan komposisi jenisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jumlah (1) Menduga stok karbon hutan tanaman industri berbasis Acacia mangium liar terseleksi; (2) Menduga stok karbon hutan tanaman industri berbasis E. pellita terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biomassa A. mangium sebesar 95.167 ton/ha lebih banyak dibandingkan dengan E. pellita sebesar 51.32 ton/ha. Hasil yang sama ditunjukkan pada biomassa tumbuhan bawah Acacia mangium sebesar 0,89 ton/ha yang lebih dari 0,50 ton/ha pada E. pellita. Biomassa nekromas A. mangium tercatat sebesar 39,68 ton/ha lebih banyak dibandingkan dengan E. pellita sebesar 13,18 ton/ha. Secara ringkas, cadangan karbon pada bahan organik di hutan tanaman industri A. mangium sebesar 20,23 ton/ha lebih tinggi dari E. pellita sebesar 12,1 ton/ha.
VALUASI EKONOMI PADA BERBAGAI PENUTUPAN LAHAN DI KEBUN RAYA MASSENREMPULU KABUPATEN ENREKANG Irma Sribianti; Sultan Sultan; Hasanuddin Hasanuddin; Muthmainnah Muthmainnah; Jusmiati Jusmiati
Jurnal Hutan Tropis Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Hutan Tropis Volume 11 Nomer 2 Edisi Juni 2023
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v11i2.16762

Abstract

Keberadaan KRME mempunyai nilai ekonomi yang sangat penting bagi masyarakat sekitar kawasan baik secara langsung maupun tidak langsung termasuk jasa lingkungannya, sehingga pengelolaan KRME harus benar-benar terkelola secara terpadu dan berkelanjutan. Salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan pengelolaan sumber daya hutan adalah nilai (valuasi) ekonomi yang dapat memberikan sumber informasi serta membantu pemerintah dalam menetapkan kebijakan pemanfaatan hutan.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai manfaat ekonomi pada berbagai penutupan lahan di Kebun Raya Massenrempulu Kabupaten Enrekang. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan di Kebun Raya Massenrempulu Desa Milla, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan. Metode sampling yang digunakan adalah purposive sampling pada tiga penutupan lahan, yaitu hutan campuran, semak belukar dan padang rumput. Metode analisis data menggunakan analisis valuasi ekonomi dimana nilai manfaat ekonomi hutan campuran dihitung dari nilai tegakannya, nilai manfaat ekonomi penutupan lahan semak belukar dihitung berdasarkan nilai pemeliharaan keanekaragaman hayati dengan menggunakan pendekatan nilai rehabilitasi lahan dan nilai manfaat ekonomi penutupan lahan padang rumput dihitung berdasarkan nilai pengganti sebagai pakan ternak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai manfaat ekonomi hutan campuran sebesar Rp 1.863.234.354/tahun, nilai manfaat penutupan lahan semak belukar sebesar Rp. 171.293.584/tahun dan nilai manfaat penutupan lahan padang rumput sebesar Rp. 111.838.388/tahun, sehingga total nilai manfaat ekonomi lahan di Kebun Raya Massenrempulu sebesar Rp. 2.146.366.326/tahun.
UJI FITOKIMIA TUMBUHAN TIGARUN (Crataeva nurvala Buch Ham) Yuniarti Yuniarti; Gt. A.R. Thamrin; Lusyian Lusyian; Budi Sutiya; Kurdiansyah Kurdiansyah
Jurnal Hutan Tropis Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Hutan Tropis Volume 11 Nomer 2 Edisi Juni 2023
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v11i2.16779

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kualitatif senyawa kimia aktif yang terdapat dalam tumbuhan tigarun, yaitu kandungan flavonoid, saponin, quinon, tanin, steroid, triterpenoid, dan alkaloid. Bahan yang digunakan berupa simpilisa daun, batang dan akar tigarun. Metode pengujian senyawa aktif tigarun menggunakan uji fitokimia berdasarkan metode Harbone (1978). Hasil penelitian menunjukkan senyawa saponin, dan steroid dan triterpenoid, sementara senyawa alkaloid, quinon, dan tanin ditemukan pada daun, batang dan akar tumbuhan tigarun, sedangkan flavonoid tidak terdapat sama sekali dalam semua bagian tumbuhan tigarun.
IDENTIFIKASI KERUSAKAN POHON DI KAWASAN AGROWISATA TAHURA SULTAN ADAM, PROVINSI KALIMANTAN SELATAN MENGGUNAKAN METODE FOREST HEALTH MONITORING Muhammad Ramadhan; Noor Farikhah Haneda; Erianto Indra Putra
Jurnal Hutan Tropis Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Hutan Tropis Volume 11 Nomer 2 Edisi Juni 2023
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v11i2.16767

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kerusakan pohon akibat serangan hama dan penyakit serta menganalisis kondisi kerusakan pohon di kawasan Agrowisata Tahura Sultan Adam, yang terletak di Provinsi Kalimantan Selatan. Pengamatan dilakukan di tiga klaster plot di dalam areal Agrowisata menggunakaan metode forest health monitoring (FHM). Kawasan Agrowisata di Tahura Sultan Adam merupakan areal seluas 3.8 hektar, yang ditanami jenis pohon buah-buahan, seperti kuini (Magnifera odorata), matoa (Pometia pinnata), nangka (Artocarpus heterophyllus), durian (Durio zibethinus), rambutan (Nephelium lappaceum), dan alpukat (Persea americana). Hama yang ditemukan di kawasan ini, yaitu monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), beruk (Macaca nemestrina), dan belalang kembara (Locusta migratoria manilensis Meyen). Tipe kerusakan yang paling banyak ditemukan pada pohon di kawasan ini adalah cabang patah/mati, daun/pucuk/tunas rusak, dan luka terbuka. Kualitas kawasan dapat diketahui berdasarkan nilai cluster level index (CLI) masing-masing klaster plot. Nilai CLI pada klaster plot satu, yaitu 7.63, pada klaster plot dua, yaitu 6.91, dan pada klaster plot tiga, yaitu 8.19 dengan skor ketiga klaster plot adalah sama dengan nilai 6 dengan ambang skor 0 – 10. Nilai yang terendah menunjukkan kualitas pohon yang sangat parah sedangkan nilai yang tertinggi menunjukkan kualitas pohon yang sangat sehat, dimana nilai skor 6 menunjukkan bahwa pohon yang berada di dalam tiga klaster plot di kawasan Agrowisata Tahura Sultan Adam dalam kondisi sehat.
KONTRIBUSI KOMODITAS HASIL HUTAN BUKAN KAYU PADA HUTAN KEMASYARAKATAN RENCONG DI KECAMATAN PAYA BAKONG KABUPATEN ACEH UTARA Tuti Arlita; Ira Asmawar Butar-Butar; Fikrinda Fikrinda; Ali Muhammad Muslih
Jurnal Hutan Tropis Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Hutan Tropis Volume 11 Nomer 2 Edisi Juni 2023
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v11i2.16772

Abstract

Hutan Kemasyarakatan (HKm) merupakan suatu bentuk pengelolaan hutan yang melibatkan masyarakat dalam mengelola dan memanfaatkan komoditas hasil hutan bukan kayu (HHBK) yang terdapat di sekitar hutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis komoditas HHBK yang dimanfaatkan masyarakat HKm Rencong di Kecamatan Paya Bakong Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Lokasi penelitian terletak di Desa Blang Mane dan Desa Peureupok Kecamatan Paya Bakong Kabupaten Aceh Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat HKm Rencong memanfaatkan tujuh jenis komoditas HHBK yaitu pinang (Areca catechu), jernang (Daemonorop draco), ubi hutan (Dioscorea hispida), lebah madu (Apis dorsata), rusa sambar (Cervus unicolor), landak (Hystrix sumatrae) dan kijang (Muntiacus munjtak). Kontribusi komoditas HHBK terhadap pendapatan masyarakat HKm Rencong sebesar 65,87%. Pendapatan total masyarakat yang berasal dari komoditas pertanian Rp. 290.365.000,00 dengan rata-rata Rp. 3.977.602,74. Kesimpulannya adalah HKm Rencong yang dilakukan di Desa Blang Mane dan Desa Peureupok memberikan kontribusi bagi responden untuk memanfaatkan komoditas hasil hutan bukan kayu sebagai sumber pendapatan.

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4 (2025): Jurnal Hutan Tropis Volume 13 Nomer 4 Edisi Desember 2025 Vol 13, No 1 (2025): Jurnal Hutan Tropis Volume 13 Nomer 1 Edisi Maret 2025 Vol 12, No 4 (2024): Jurnal Hutan Tropis Volume 12 Nomer 4 Edisi Desember 2024 Vol 12, No 3 (2024): Jurnal Hutan Tropis Volume 12 Nomer 3 Edisi September 2024 Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Hutan Tropis Volume 12 Nomer 2 Edisi Juni 2024 Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Hutan Tropis Volume 12 Nomer 1 Edisi Maret 2024 Vol 11, No 4 (2023): Jurnal Hutan Tropis Volume 11 Nomer 3 Edisi Desember 2023 Vol 11, No 3 (2023): Jurnal Hutan Tropis Volume 11 Nomer 3 Edisi September 2023 Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Hutan Tropis Volume 11 Nomer 2 Edisi Juni 2023 Vol 11, No 1 (2023): JURNAL HUTAN TROPIS VOLUME 11 NOMER 1 EDISI MARET 2023 Vol 10, No 3 (2022): Jurnal Hutan Tropis Volume 10 Nomer 3 Edisi November 2022 Vol 10, No 2 (2022): Jurnal Hutan Tropis Volume 10 Nomer 2 Edisi Juli 2022 Vol 10, No 1 (2022): JURNAL HUTAN TROPIS VOL 10 NO 1 EDISI MARET 2022 Vol 9, No 3 (2021): JURNAL HUTAN TROPIS VOLUME 9 NOMER 3 EDISI NOVEMBER 2021 Vol 9, No 2 (2021): JURNAL HUTAN TROPIS VOLUME 9 NOMER 2 EDISI JULI 2021 Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Hutan Tropis Volume 9 No 1 Edisi Maret 2021 Vol 8, No 3 (2020): Jurnal Hutan Tropis Vol 8 No 3 edisi November 2020 Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Hutan Tropis Vol 8 No 2 edisi Juli 2020 Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Hutan Tropis Volume 8 No 1 Edisi Maret 2020 Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Hutan Tropis Volume 7 No 3 Edisi November 2019 Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Hutan Tropis Volume 7 No 2 Edisi Juli 2019 Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Hutan Tropis Volume 7 No 1 Edisi Maret 2019 Vol 6, No 3 (2018): JURNAL HUTAN TROPIS VOLUME 6 NOMER 3 EDISI NOVEMBER 2018 Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Hutan Tropis Volume 6 Nomer 2 Edisi Juli 2018 Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Hutan Tropis Volume 6 Nomer 1 Edisi Maret 2018 Vol 5, No 3 (2017): JURNAL HUTAN TROPIS VOLUME 5 NOMER 3 EDISI NOVEMBER 2017 Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Hutan Tropis Volume 5 Nomer 2 Edisi Juli 2017 Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Hutan Tropis Volume 5 Nomer 1 Edisi Maret 2017 Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Hutan Tropis Volume 4 Nomer 3 Edisi November 2016 Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Hutan Tropis Volume 4 Nomer 2 Edisi Juli 2016 Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Hutan Tropis Volume 4 Nomer 1 Edisi Maret 2016 Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Hutan Tropis Volume 3 No 3 Edisi November 2015 Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Hutan Tropis Volume 3 Nomer 2 Edisi Juli 2015 Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Hutan Tropis Volume 3 Nomer 1 Edisi Maret 2015 Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Hutan Tropis Volume 2 No 3 Edisi November 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Hutan Tropis Volume 2 Nomer 2 Edisi Juli 2014 Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Hutan Tropis Volume 2 Nomer 1 Edisi Maret 2014 Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Hutan Tropis Volume 1 Nomer 3 Edisi November 2013 Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Hutan Tropis Volume 1 Nomer 2 Edisi Juli 2013 Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Hutan Tropis Volume 1 Nomer 1 Edisi Maret 2013 Vol 13, No 2 (2012): Jurnal Hutan Tropis Borneo Volume 13 No 2 Edisi September 2012 Vol 13, No 1 (2012): Jurnal Hutan Tropis Borneo Volume 13 No 1 Edisi Maret 2012 Vol 12, No 32 (2011): Jurnal Hutan Tropis Volume 12 Nomer 32, Edisi September 2011 Vol 12, No 31 (2011): Jurnal Hutan Tropis Borneo Volume 12 Nomer 31 Tahun 2011 More Issue