cover
Contact Name
Sepli Yandri
Contact Email
sepli.yandri.09@gmail.com
Phone
+6285715913589
Journal Mail Official
rustic.ars.itb.ad@gmail.com
Editorial Address
Lt. 4 Gedung ITB Ahmad Dahlan Jakarta, Kampus Ciputat Jl. Ir. H. Juanda No. 77 Cirendeu, Ciputat, Tangerang Selatan 15419
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Arsitektur
ISSN : -     EISSN : 27757528     DOI : https://doi.org/10.32546/rustic.v5i2.2971
Core Subject : Social, Engineering,
RUSTIC: Jurnal Arsitektur publishes scientific research and reviews in the fields of architecture,Urban areas and reviewing environmental and community problems. This journal is published twice a year, namely in December and June.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2024): RUSTIC" : 6 Documents clear
PERANCANGAN CONVENTION & EXHIBITION CENTER BANDUNG DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR FUTURISTIK Wati, Widia; Affandi, Kemal; Andiyan
RUSTIC Vol 4 No 1 (2024): RUSTIC
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32546/rustic.v4i1.2335

Abstract

Convention & Exhibition Center Bandung merupakan sebuah tempat komersial yang berada di Kawasan Gedebage di Kota Bandung. Kawasan Gedebage menjadi pusat kedua pengembangan kawasan Kota Bandung sebagai kawasan Teknopolis. Kawasan ini memiliki fungsi sebagai fasilitas bisnis, komersial, olah raga, hunian/permukiman, dan tempat rekreasi. Dalam menunjang fasilitas bisnis dan komersial, bangunan Convention & Exhibition Center bisa menjadi tempat penunjang dalam kegiatan bisnis sebagai ruang sewa tempat pertemuan, dan pameran untuk media penyebaran informasi dan promosi barang dan jasa. Bangunan Convention & Exhibition Center Bandung dirancang dengan pendekatan Arsitektur Futuristik yang dapat memberikan kenyamanan dan kesan menarik terhadap fasad. Arsitektur Futuristik diterapkan pada desain bentuk atap lengkung yang dinamis dan penggunaan teknologi serta material terbaru pada bangunan. Hal ini menjadi ciri bangunan arsitektur futuristik sehingga dapat mendukung Gedebage sebagai kawasan Teknopolis dan menjadi daya tarik bagi pengunjung.
PERANCANGAN MENTAL HEALTH CARE CENTER DI GADING SERPONG DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOFILIK Sugianto, Eiffel; Ratnasari, Anisza; Hibrawan, Abdullah
RUSTIC Vol 4 No 1 (2024): RUSTIC
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32546/rustic.v4i1.2344

Abstract

Meningkatnya kasus kesehatan mental akibat pandemi COVID-19, menjadi hal yang cukup memprihatinkan. Sebagian besar kasus kesehatan mental didominasi oleh depresi. Di Indonesia, khususnya di Gading Serpong, layanan kesehatan mental dinilai belum memadai. Berdasarkan isu tersebut, maka perlu dirancang suatu fasilitas pelayanan kesehatan mental yang menyediakan diagnosis, psikoterapi, terapi rekreasional dengan fasilitas pusat retret. Perancangan ini bertujuan untuk menjadi fasilitas kesehatan mental yang memberikanlayanan penyembuhan dan pengobatan kesehatan mental bagi penderita gangguan mental, mengatasi peningkatan kasus kesehatan mental, dan menghilangkan stigma buruk terhadap fasilitas kesehatan mental di Indonesia. Pelayanan kesehatan mental yang tersedia kurang memperhatikan aspek lingkungan sekitar, sehingga bisa menyebabkan proses penyembuhan pasien tidak maksimal. Proses penyembuhan dapat dipercepat bila manusia lebih dekat dengan alam sekitar. Oleh karena itu, pentingnya perancangan fasilitas kesehatan mental adalah dengan menerapkan pendekatan arsitektur yang menghubungkan manusia dengan alam, pendekatan ini disebut dengan arsitektur biofilik. Prinsip arsitektur biofilik yang diterapkan dalam desain ini adalah memberikan pengalaman alami secara langsung dan tidak langsung kepada pengguna, penggunaan material alami, serta pengalaman spasial. Strategi desain biofilik yang digunakan adalah dengan menyediakan area komunal sebagai pusat, menghadirkan cahaya alami pada bangunan, menghadirkan unsur alam di dalam dan luar bangunan, menghadirkan teras hijau, dan penggunaan material alami. Perancangan ini diharapkan menjadi fasilitas yang mampu menangani kasus kesehatan mental saat ini dan di masa yang akan datang dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan sekitar.
ANALISIS FASAD BANGUNAN ITB AHMAD DAHLAN KARAWACI DENGAN PERHITUNGAN OVERALL THERMAL TRANSFER VALUE (OTTV) Octafiansyah, Hirli Aldian; Marwati, Annisa; Wasnadi, Hanifa Fijriah
RUSTIC Vol 4 No 1 (2024): RUSTIC
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32546/rustic.v4i1.2360

Abstract

Permasalahan krisis energi yang disebabkan oleh pemanasan global merupakan hal yang mendorong adanya upaya penghematan energi untuk mengurangi dampak buruk baik terhadap manusia maupun lingkungan sekitar di masa yang akan datang. Upaya penghematan energi pada bangunan dianggap cukup penting, karena sektor pembangunan menyerap penggunan energi yang sangat besar yakni sekitar 50-70%. Hampir 50% penggunaan energi pada bangunan digunakan untuk memberikan kenyamanan termal pada sebuah ruangan seperti dengan penggunaan Air Conditioner (AC). Fasad bangunan menjadi salah satu elemen yang sangat mempengaruhi terjadinya peningkatan suhu pada ruang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penerapan prinsip Arsitektur Hijau pada fasad bangunan kampus ITB Ahmad Dahlan Karawaci dengan perhitungan OTTV (Overall thermal transfer value). Dengan dilakukannya perhitungan OTTV pada fasad bangunan dapat diketahui nilai perpindahan panas serta besaran energi yang digunakan pada bangunan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan perhitungan fasad melalui gambar kerja yang disesuaikan dengan kondisi eksisting bangunan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa besaran nilai OTTV pada bangunan Kampus ITB Ahmad Dahlan Karawaci adalah 52.66 Watt/m2. Nilai tersebut lebih besar dari besaran nilai yang ditentukan oleh Badan Standarisasi Nasional RI.
IDENTIFIKASI URBAN TISSUE PADA KAWASAN KREMBANGAN SELATAN Cindy Puspita; Dharmatanna, Stephanus Wirawan
RUSTIC Vol 4 No 1 (2024): RUSTIC
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32546/rustic.v4i1.2361

Abstract

Urban Tissue atau struktur ruang kota adalah karakter ruang kota yang dibentuk oleh beberapa elemen seperti jalan, konteks alam, blok, dan bangunan. Wilayah studi yang dipilih untuk menganalisis Urban Tissue terletak di Krembangan Selatan, Surabaya. Wilayah ini dipilih karena perkembangan ekonomi dan perkembangan kehidupan yang cukup signifikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendata dan menganalisis perubahan Urban Tissue di kawasan bersejarah Krembangan Selatan, hingga dapat memberikan kontribusi bagi rencana revitalisasi kawasan tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mencari jurnal dan peta-peta lama Surabaya untuk menghasilkan diagram figure ground dan menemukan elemen-elemen yang bertahan. Kemudian, dilakukan perbandingan dari tahun ke tahun untuk mengetahui elemen-elemen yang berubah atau punah. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa karakter kawasan tersebut merupakan kawasan bersejarah yang didominasi oleh permukiman dan bangunan penyedia jasa. Terdapat beberapa elemen yang memiliki bentuk yang sama namun berubah fungsi seperti Sungai Kalimas yang dulunya digunakan sebagai jalur transportasi kini digunakan untuk pariwisata dan terdapat beberapa elemen yang punah seperti benteng dan persawahan. Melalui penelitian yang dilakukan, dapat diketahui bahwa kawasan Krembangan Selatan telah mengalami perubahan jaringan kota akibat perubahan aktivitas dan kebutuhan masyarakat. Terdapat beberapa elemen yang punah karena tidak dapat mengakomodir kebutuhan manusia di era sekarang.
BOND, CREATIVE AND NATURE: PERANCANGAN RUANG BELAJAR KREATIF ANAK PADA SEKOLAH DASAR RANCA IYUH Syifa Aliefia; Ratnasari, Anisza; Kusuma, Adriyan
RUSTIC Vol 4 No 1 (2024): RUSTIC
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32546/rustic.v4i1.2364

Abstract

Pada Juli 2013, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerapkan Kurikulum 2013 berbasis tematik dan pendekatan saintifik di seluruh sekolah dasar sebagai improvisasi kemajuan budaya dan teknologi internasional. Kurikulum 2013 mengajak siswa aktif dalam bersosialisasi, memecahkan masalah, dan mengembangkan karakter anak melalui mata pembelajaran yang diambil. Lingkungan belajar dapat mempengaruhi individu dan menjadi alat bantu belajar mengajar, maka perlu memperhatikan kenyamanan ruang. Isu yang muncul adalah beberapa kondisi sekolah dasar mengalami kurangnya fasilitas belajar seperti fasilitas perpustakaan dan lapangan olahraga, salah satunya terjadi di Kabupaten Tangerang. Dalam mengatasi isu yang terjadi, perlu solusi tata ruang baru, merespon kebutuhan pengguna dan fleksibilitas untuk pembelajaran Kurikulum 2013. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif, dan penelitian yang berbasis data lokasi perancangan untuk mengetahui permasalahan pada lokasi. Perancangan desain ini dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang belajar anak dengan keadaan lokasi dan lahan yang dipilih dengan pendekatan fungsi-kualitas ruang kreatif, serta peraturan standar-standar keamanan bangunan. Ruang kreatif yang tercipta pada perancangan dibuat menyesuaikan kebutuhan pembelajaran, dengan tiga prinsip yaitu ruang kreatif tanpa tools, ruang kreatif dengan tools dan ruang kreatif di area luar.
KAJIAN PERMEABILITAS PADA KAWASAN WISATA KOTA TUA JAKARTA Hantono, Dedi; Purwantiasning, Ari Widyati; Sari, Yeptadian; Hanafiah, Ully Irma Maulina; Sidabutar, Yuanita F D; Musthapha, Zainal
RUSTIC Vol 4 No 1 (2024): RUSTIC
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32546/rustic.v4i1.2377

Abstract

Setiap kota memiliki nilai historisnya masing-masing, termasuk aset bangunan tua, dan begitu pula dengan kota Jakarta. Selain untuk dinikmati, bangunan-bangunan tua ini memberikan pengalaman dan pemandangan masa lalu kota Jakarta. Dalam upaya melestarikan kawasan tersebut, Jakarta telah melakukan beberapa kali upaya revitalisasi, terutama dalam aspek aksesibilitas bagi pejalan kaki. Setelah dilakukannya revitalisasi tersebut, penulis melakukan studi mengenai keberhasilan program revitalisasi tersebut. Terlebih lagi, terdapat pelebaran jalur pejalan kaki dengan mengubah jalan raya menjadi jalur khusus untuk pejalan kaki. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan pendekatan deskriptif. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa upaya revitalisasi dengan melakukan konversi jalan dinilai cukup berhasil sehingga Kawasan Wisata Kota Tua Jakarta dapat dengan mudah dikenali, khususnya oleh pejalan kaki.

Page 1 of 1 | Total Record : 6