cover
Contact Name
I Gede Sandiasa
Contact Email
sandiasagede1970@gmail.com
Phone
+6281338724721
Journal Mail Official
sandiasagede1970@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.unipas.ac.id/index.php/LOCUS/about/editorialTeam
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Locus : Majalah Ilmiah FIA
ISSN : 24067695     EISSN : 26229552     DOI : https://doi.org/10.37637/locus.v14i2
Core Subject : Humanities, Social,
Locus : Majalah Ilmiah FIA Aim and Scope: accomodating the results of studies or researches or reviews in the field of public administration, social science, and political science.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2018)" : 8 Documents clear
Komunikasi Dan Semangat Kerja Perangkat Desa Di Desa Tampekan Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng Komang Sari Darmawati; I Nyoman Suprapta
Locus Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.325 KB) | DOI: 10.37637/locus.v10i1.84

Abstract

Komunikasi merupakan hal penting dalam sebuah organisasi. Komunikasi yang baik dapat memicu meningkatnya semangat kerja para perangkat Desa. Sehubungan dengan hal tersebut, dalam penelitian ini, beberapa pokok permasalahan dapat dirumuskan yaitu : 1) bagaimanakah komunikasi perangkat desa di Desa Tampekan ?, dan 2) bagaimanakah semangat kerja perangkat desa di Desa Tampekan ?; dan 3) Apa sajakah hambatan dan pendukung komunikasi perangkat desa di Desa Tampekan ? Dari hasil penelitian ditemukan fakta bahwa komunikasi antara perangkat desa di Desa Tampekan berlangsung melalui komunikasi vertical, komunikasi horizontal, dan komunikasi diagonal. Semangat kerja perangkat desa di Desa Tampekan selalu tinggi, yang dapat dilihat dari adanya semangat kerja yang tinggi dengan jiwa mudanya, adanya kebanggaan menjadi pegawai di desa yang bisa menafkahi keluarganya, para perangkat desa mampu menyesuaikan diri dengan teman-teman kerjanya, serta tanggung jawab yang tinggi terhadap pekerjaannya. Juga ditemukan fakta bahwa hal-hal yang menjadi penghambat komunikasi perangkat desa di Desa Tampekan adalah pesan yang disampaikan sering dikurangi atau ditambahi, penafsiran yang berbeda-beda terhadap pesan atau informasi yang diterima, pesan bisa menjadi tidak benar saat penerima pesan dalam keadaan marah, emosi dtau sedih, serta bahasa yang digunakan sering tidak nyambung. Sedangkan faktor pendukungnya adalah penguasaan bahasa, saran komunikasi, kemampuan berpikir pelaku komunikasi, dan lingkungan yang baik sebagai penunjang komunikasi.
Pengaruh Motivasi Intrinsik dan Ekstrinsik Terhadap Peningkatan Minat Baca Siswa di SMA Negeri 1 Tejakula I Made Tirtayasa; I Nyoman Mudarya
Locus Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.2 KB) | DOI: 10.37637/locus.v10i1.89

Abstract

Masalah penelitian, pengaruh motivasi intrinsik, dan ekstrinsik terhadap peningkatan minat baca siswa, dengan Tujuan penelitian untuk mengetahui motivasi intrinsik terhadap minat baca, untuk mengetahui motivasi ekstrinsik terhadap minat baca, untuk mengetahui pengaruh motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik terhadap peningkatan minat baca siswa di perpustakaan SMA Negeri 1 Teajakula. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskritif kuantitatif, jumlah sampel yang digunakan 64 orang dari jumlah populasi siswa di SMA Negeri 1 Tejakula. Teknik pengumpulan data menggunakan, metode observeasi, metode dokumentasi, dan metode kuesioner atau angket. Analisis data dapat dijelaskan yaitu :Analisis korelasi product moment, digunakan untuk menentukan kekuatan hubungan motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik terhadap peningkatan minat baca. Maka diperoleh rX1 Y =0.22, hubungannya Sangat Rendah, dan sisanya (99.78) dipengaruhi faktor lain. rX2 Y =0.39, hubungannya Sangat Rendah, sisanya (99.61) dipengaruhi faktor lain. Dan rX1 X2 =0.57 hubungannya Agak Rendah, dan sisanya (67.51) dipengaruhi oleh faktor lain.Analisis koefesien determinasi, digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh secara simultan antara motivasi intrinsik (X1) dan motivasi ekstrinsik (X2) terhadap minat baca (Y) sebesar -8.924 dan D = R2 x 100 %, D = (-8.92) 2 x 100 %, D = 79.57 % sisanya lagi 20.57 % ditentukan oleh variabel lain.Analisis regresi berganda, teknik digunakan untuk menentukan pengaruh dua variabel bebas yaitu motivasi intrinsik (X1), dan motivasi ekstrinsik (X2) dengan satu variabel terikat, yaitu peningkatan minat baca (Y). Besarnya sesuai dengan hasil analisis regersi diperoleh persamaan garis regresi Y = 2644,94 + 63,43x1+ 0,61x2.Hasil Penelitian dapat disimpulkan bahwa : besarnya pengaruh motivasi intrinsik terhadap minat baca adalah 0.22, kontribusinya 4.84% sisanya 95.16% ditentukan variabel lain. Besarnya pengaruh motivasi ekstrinsik terhadap minat baca sebesar 0.39, kontribusinya 15.21% sisanya 84.79% ditentukan variabel lain. Besarnya hubungan motivasi intrinsik dengan motivasi ekstrinsik adalah 0.57, kontribusinya 32.49% sisanya 67.51% ditentukan oleh variabel lain.
Kinerja Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Buleleng dan Maknanya Bagi Masyarakat Bali I Gde Made Metera
Locus Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.642 KB) | DOI: 10.37637/locus.v10i1.85

Abstract

Kinerja Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Buleleng Tahun 2017 pada tiga Sasaran Strategis: 1) Terkendalinya laju pertumbuhan penduduk; 2) Meningkatnya perlindungan terhadap perempuan dan anak; dan 3) Terwujudnya Kabupaten/Kota Layak Anak; rerata Melampaui Target yang ditetapkan. Capaian kinerja itu bermakna strategis bagi masyarakat Bali pada umumnya karena dapat memberikan kontribusi untuk mewujudkan minoritas unggul melalui pengendalian pertumbuhan penduduk dan pembentukkan keluarga berkualitas.
Pelaksanaan Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Tegallinggah Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Ketut Mudarna; I Nyoman Sukraaliawan
Locus Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.829 KB) | DOI: 10.37637/locus.v10i1.90

Abstract

Partisipasi aktif dan pemberdayaan masyarakat menjadi komponen penting dalam suksesnya pembnagunan. Memberikan ruang yang lebih luas kepada masyarakat untuk melibatkan dirinya secara aktif dalam setiap proses pembangunan menjadi kunci keberhasilan pembangunan itu sendiri. Pemberdayaan umumnya dilakukan secara kolektif. Dalam beberapa situasi, strategi pemberdayaan juga dapat dilakukan secara individual, meskipun pada gilirannya strategi itu pun tetap berkaitan dengan kolektivitas. Dalam pelaksanaannya, proses dan pencapaian tujuan pemberdayaan dapat dilakukan melalui pendekatan pemberdayaan yang dapat disingkat menjadi 5P, yaitu : Pemungkinan, Penguatan, Perlindungan, Penyokongan, dan Pemeliharaan. Dalam konteks pembangunan di Desa Tegallinggah, konsep pemberdayaan dengan 5P tersebut benar-benar dilaksanakan demi terwujudnya tujuan pembangunan yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Desa Di Desa Sangsit Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng Luh Rupini; Dewa Made Joni Ardana
Locus Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.373 KB) | DOI: 10.37637/locus.v10i1.86

Abstract

Dalam setiap proses pembangunan, masyarakat harus dilibatkan secara aktif karena masyarakatlah yang menjadi subjek dalam pembangunan tersebut. Pembangunan di desa akan berhasil mencapai tujuannya jika masyarakat secara aktif berparisipasi dalam mewujudkan program pembangunan bagi dari segi gotong royong ataupun dalam pengumpulan dana swadaya murni masyarakat untuk menopang dana pokok serta mampu memberdayakan segenap potensi yang ada di desa. Sehubungan dengan hal tersebut, dalam penelitian ini, beberapa pokok permasalahan dapat dirumuskan yaitu: 1) bagaimanakah bentuk-bentuk partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa di Desa Sangsit ?, dan 2) apakah hambatan-hambatan yang dijumpai oleh masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan desa di Desa Sangsit ? Dari hasil penelitian ditemukan bahwa masyarakat Desa Sangsit berpartisipasi dalam pembangunan desa dimulai dari proses perencanaan melalui Musrenbangdes, pelaksanaan pembangunan, ikut dalam pengawasan dan evaluasi pembangunan itu sendiri. Serta berpartisipasi dalam pemeliharaan hasil-hasil pembangunan. Beberapa hambatan dijumpai oleh masyarakat Desa Sangsit untuk berpartisipasi dalam pembangunan desa, yakni hambatan internal yang berupa kondisi sosial, budaya dan ekonomi masyarakat. Hambatan eksternal berupa kondisi politik dan keamanan wilayah Desa Sangsit dan sekitarnya
Pengaruh Mutasi Terhadap Semangat Kerja Pegawai Negeri Sipil Di Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Buleleng Nyoman Sri Merta Yastini; Putu Agustana
Locus Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.061 KB) | DOI: 10.37637/locus.v10i1.87

Abstract

Pemerintah Daerah Kabupaten Buleleng, melalui seluruh Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD), terus berusaha meningkatkan semangat kerja pegawainya dengan cara menyusun struktur yang lebih baik serta melakukan mutasi kerja. Dalam bidang pertanian dan peternakan, melalui Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Buleleng, Buleleng sudah mampu meningkatkan kualitas hasil pertanian dan peternakannya. Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Buleleng selalu berusaha agar para pegawainya mempunyai semangat kerja yang tinggi, sebab apabila Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Buleleng mampu meningkatkan semangat dan kegairahan kerja maka akan diperoleh banyak keuntungan, pekerjaan akan lebih cepat diselesaikan, kerusakan dapat dikurangi, absensi dapat diperkecil, kemungkinan perpindahan pegawai dapat diperkecil seminimal mungkin, sehingga produktivitas dan kinerja pegawai dapat ditingkatkan. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui mutasi dan semangat kerja Pegawai Negeri Sipil di Dinas Pertanian Dan Peternakan Kabupaten Buleleng serta untuk mengetahui adanya pengaruh mutasi terhadap semangat kerja Pegawai Negeri Sipil di Dinas Pertanian Dan Peternakan Kabupaten Buleleng. Responden dalam penelitian ini sebanyak 42 orang pegawai. Kemudian dilakukan analisis terhadap data yang diperoleh dengan menggunakan regresi sederhana dengan menggunakan SPSS. Dalam penelitian ini diperoleh hasil yaitu mutasi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap semangat kerja Pegawai Negeri Sipil di Dinas Pertanian Dan Peternakan Kabupaten Buleleng. Hal ini dapat dilihat dari nilai korelasi sebesar 0,988. Secara keseluruhan besar pengaruh mutasi terhadap semangat kerja Pegawai Negeri Sipil Di Dinas Pertanian Dan Peternakan Kabupaten Buleleng adalah sebesar 95,3% dan sisanya sebesar 4,7% dipegaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Peran Petugas Pengelola File Rekam Medis Rawat Jalan Di Rumah Sakit Umum Kabupaten Buleleng I Gede Padma; Gede Sandiasa
Locus Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.639 KB) | DOI: 10.37637/locus.v10i1.83

Abstract

Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buleleng merupakan lembaga yang mempunyai tugas pokok dan fungsi memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, untuk dapat melaksanakan pelayanan dengan cepat dan tepat, harus didukung oleh proses administrasi yang benar. Administrasi layanan pasien dapat berwujud dalam bentuk rekam medis rumah sakit, sehingga rumah sakit mempunyai kewajiban administrasi untuk membuat dan memelihara berkas rekam medis pasien secara baik. Hal ini ditegaskan dalam Undang-undang Praktek Kedokteran Nomor 29 Tahun 2004 pasal 46 ayat 1 yaitu “setiap dokter atau dokter gigi dalam menjalankan praktek kedokteran wajib membuat rekam medis”. Pembuatan rekam medis sebagaimana yang dimaksud pada ayat (2) dilaksanakan melalui pencatatan dan pendokumentasian/filling hasil pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Dalam memberikan pelayanan kepada pasien harus dilakukan kerjasama yang baik antara dokter dengan petugas filing rekam medis. Berdasarkan hal tersebut di atas, dirumuskan pokok permasalahan penelitian yaitu: 1) Bagaimana peran petugas pengelola file rekam medis rawat jalan di RSUD Kabupaten Buleleng? 2) Bagaimana proses pengelolaan file rekam medis rawat jalan di RSUD. Kabupaten Buleleng ?. Peneliti melakukan penelitian di bagian file rekam medis rawat jalan RSUD Kabupaten Buleleng, dengan menggunakan metode diskripsi kualitatif, dengan maksud agar peneliti mendapat gambaran secara jelas mengenai peran petugas pengelola file rekam medis rawat jalan di RSUD Kabupaten Buleleng. Temuan penelitian menunjukkan bahwa petugas file rekam medis sudah perperan aktif dalam menjalankan kewajiban sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, namun dalam pelaksanaan tugas-tugas tersebut masih ada permasalahan yang menghambat, disebabkan kurangnya sarana dan prasarana dan kurangnya komunikasi antara petugas dengan manajemen. Proses file rekam medis tidak dapat dipisahkan dengan peran yang dilakukan oleh petugas, hal ini merupakan satu kesatuan karena proses file rekam medis juga dilaksanakan oleh petugas yang sama. Berdasarkan permasalahan tersebut di atas, disarankan komunikasi petugas dengan pihak manajemen masih perlu ditingkatkan, agar pelayanan dapat berjalan sesuai harapan, dan perlu adanya monitoring dan evaluasi untuk dapat meningkatkan kualitas rekam medis.
Kualitas Pelayanan Administrasi Kependudukan di Kantor Camat Buleleng Kabupaten Buleleng Ketut Utama Yasa; Dewa Nyoman Redana
Locus Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.984 KB) | DOI: 10.37637/locus.v10i1.88

Abstract

Pegawai pemerintahan adalah aparat birokrasi yang juga sebagai abdi masyarakat harus mampu memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat. Khusus dalam pelayanan administrasi kependudukan, pegawai harus bisa bersikap profesional sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Masyarakat yang datang ke kantor kecamatan untuk mengurus perekaman data KTP dan membuat SKPWNI harus diberikan pelayanan yang prima dan berkualitas. Dalam penelitian ini, beberapa pokok permasalahan dapat dirumuskan yaitu : 1) bagaimanakah kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Camat Buleleng ?;2) apakah faktor penghambat pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Kecamatan Buleleng ?; dan 3) bagaimanakah solusi untuk mengatasi hambatan-hambatan pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Camat Buleleng? Dari hasil penelitian ditemukan fakta bahwa kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Kecamatan Buleleng mengacu pada tolok ukur yang disebut TERRA (Tangible, Empaty, responsiveness, Reliability, dan Assurance ). Faktor-faktor penghambat pelaksanaan pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Kecamatan Buleleng meliputi faktor internal yaitu sumber daya pegawai, team work pegawai, sikap pegawai, sarana dan prasarana, serta status pegawai. Sedangkan faktor eksternalnya adalah ketaatan masyarakat pengguna layanan terhadap aturan. Selanjutnya solusi dalam meminimalisir adanya faktor penghambat pelayanan administrasi kependudukan, meliputi solusi internal berupa : meningkatkan kuantitas dan kualitas pegawai, memaksimalkan team work pegawai, memperbaiki sikap pegawai, menambah sarana dan prasarana, serta mengusulkan peningkatan status pegawai. Solusi eksternalnya adalah melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat terhadap aturan-aturan yang berlaku.

Page 1 of 1 | Total Record : 8