Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

REFORMASI BIROKRASI PEMERINTAH KABUPATEN BULELENG, TANPA WHISTLEBLOWING SYSTEM I Gde Made Metera
Locus Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.028 KB) | DOI: 10.37637/locus.v12i1.285

Abstract

Perkembangan pemikiran mengenai konsep helix:triple helix-quad helix-penta helix yang menggambarkan peran aktor-aktor: akademisi, bisnis, civil society, government, dan diaspora dalam pembangunan ekonomi memengaruhi pemikiran tentang birokrasi. Pemerintah tidak lagi menjadi pelaku utama dalam pembangunan negara maupun daerah. Muncul kemudian kebutuhan melakukan Reformasi Birokrasi. Merespons kebutuhan itu Pemerintah Indonesia mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025. Pemerintah Daerah Kabupaten Buleleng telah melakukan Reformasi Birokrasi dengan mengacu kepada Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025 dan Road Map Reformasi Birokrasi 2015-2019. Reformasi Birokrasi 2015-2019 telah berlangsung dengan memuaskan, namun ada sejumlah kegiatan prioritas yang belum dilaksanakan antara lain menetapkan Whistleblowing System. Reformasi Birokrasi 2020-2024 mulai dilakukan dengan menyusun Road Map Reformasi Birokrasi 2020-2024 degan mengacu kepada Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025 dan Permenpan RB Nomor 25 Tahun 2020 tentang Road Map Reformasi Birokrasi 2020-2024. Agenda prioritas kegiatan Reformasi Birokrasi Pemerintah Kabupaten Buleleng 2020-2024 pada delapan area perubahan pembenahan manajemen pemerintah daerah mengacu kepada mandat Permenpan RB Nomor 25 Tahun 2020, dan prioritas kegiatan yang belum dilaksanakan hingga tahun 2019.
Kinerja Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Buleleng dan Maknanya Bagi Masyarakat Bali I Gde Made Metera
Locus Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.642 KB) | DOI: 10.37637/locus.v10i1.85

Abstract

Kinerja Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Buleleng Tahun 2017 pada tiga Sasaran Strategis: 1) Terkendalinya laju pertumbuhan penduduk; 2) Meningkatnya perlindungan terhadap perempuan dan anak; dan 3) Terwujudnya Kabupaten/Kota Layak Anak; rerata Melampaui Target yang ditetapkan. Capaian kinerja itu bermakna strategis bagi masyarakat Bali pada umumnya karena dapat memberikan kontribusi untuk mewujudkan minoritas unggul melalui pengendalian pertumbuhan penduduk dan pembentukkan keluarga berkualitas.
KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN BULELENG TAHUN 2018 I Gde Made Metera
Locus Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.665 KB) | DOI: 10.37637/locus.v11i1.270

Abstract

Perencanaan strategis Pemerintah Kabupaten Buleleng tahun 2017-2022 memiliki 18 Sasaran dengan 41 Indikator Kinerja, dengan target yang terusditingkatkan yang ingin dicapai setiap tahun selama periode rencana strategis. Tahun 2018 Bupati Buleleng telah membuat Perjanjian Kinerja untuk mencapai target 18 Sasaran dengan 41 Indikator Kinerja tersebut.Berdasarkan pengukuran kinerja atas capaian target 18 Sasaran dengan 41 Indikator Kinerja sasaran maka diperoleh nilai capaian Indikator Kinerja dan nilairata-rata capaian Sasaran Strategis. Nilai-nilai itu diberi predikat, supaya memiliki makna. Predikat nilai capaian Sasaran kinerjan tahun 2018 dikatagorikan sebagaiberikut.>100% Melampaui Target=100% Sesuai Target
KOMUNIKASI ORGANISASI, KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR CAMAT KUBUTAMBAHAN KABUPATEN BULELENG I Gde Made Metera; Ni Ketut Adi Mekarsari
Widya Amerta Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.663 KB) | DOI: 10.37637/wa.v9i1.985

Abstract

Komunikasi merupakan aktivitas dasar manusia dan dengan adanya komunikasi yang baik maka suatu organisasi dapat berjalan dengan lancar dan berhasil. Di dalam menunjang jalannya komunikasi yang baik dan efektif tidak terlepas dari keberagaman perilaku seseorang dalam karakteristik individu itu sendiri. Kinerja pegawai dapat dipengaruhi oleh karakteristik individu karena setiap orang mempunyai karakteristik masing-masing sehingga terdapat perbedaan yang mendasar seseorang dengan yang lain. Individu atau pegawai di kantor Camat Kubutambahan memiliki karakteristik yang berbeda sehingga pegawai harus mampu beradaptasi dengan yang lainnya, atau atasannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh baik secara parsial maupun simultan komunikasi organisasi dan karakteristik individu terhadap kinerja pegawai, serta untuk mengetahui variabel yang berpengaruh paling dominan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Camat Kubutambahan Kabupaten Buleleng. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuisioner dengan sampel berjumlah 57 responden. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Analisis statistik dan pengujian hipotesis menggunakan analisis korelasi berganda, analisis regresi liner berganda, koefisien determinasi, uji F dan uji t dengan menggunakan bantuan program Microsoft Excel dan program Statistical Product and Service Solution (SPSS) for windows Version 20,00. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan 1) Variabel komunikasi organisasi dan karakteristik individu baik secara maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Camat Kubutambahan Kabupaten Buleleng Kabupaten Buleleng serta variabel komunikasi organisasi merupakan variabel yang lebih dominan memengaruhi kinerja pegawai pada Kantor Camat Kubutambahan Kabupaten Buleleng. Kata Kunci : Komunikasi Organisasi, Karakteristik Individu, Kinerja Pegawai
TINGKAT PENDIDIKAN, PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS PEGAWAI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) KABUPATEN BULELENG UNIT KERJA BAGIAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) Kadek Wina Martini; I Gde Made Metera; I Dewa Nyoman Arta Jiwa
Widya Amerta Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.454 KB) | DOI: 10.37637/wa.v5i1.167

Abstract

Menggunakan sumber daya yang seminimal mungkin merupakan salah satu cara untuk mencapai tingkat efisiensi pelayanan. Oleh karena itu, produktivitas kerja merupakan salah satu permasalahan yang harus diperhatikan, supaya berpengaruh terhadap produktivitas pelayanan, yang akhirnya akan dapat menentukan perkembangan dan peningkatan pelayanan tersebut. Persyaratan untuk mewujudkan keberhasilan suatu tujuan lembaga tidak sekedar tersedianya pegawai yang memiliki keahlian dan kompetensi, tetapi yang lebih penting dari itu adalah terbentuknya pegawai yang mempunyai akuntabilitas, moral dan etos kerja. Seorang pegawai tidak dapat menyelesaikan tugas dan kewajiban dengan baik disebabkan oleh ketidaksesuaian antara jumlah pekerjaan yang harus diselesaikan dengan kemampuan kerja yang dimilikinya atau karena kurangnya motivasi yang disebabkan oleh faktor internal maupun eksternal. Tingkat produktivitas pegawai juga tidak hanya melihat satu dari produk persatuan waktu saja, akan tetapi dapat ditinjau dari segi yang lain misalnya melihat jam kerja produktif pegawai. Keterbatasan penyelesaian jumlah kerja mungkin juga disebabkan karena pegawai bekerja bermalas-malasan ataupun korupsi jam kerja dari yang semestinya. Dari permasalahan tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh pendidikan dan pelatihan terhadap produktivitas pegawai RSUD Kabupaten Buleleng bagian Sumber Daya Manusia (SDM). Sampel penelitian ini adalah pegawai RSUD Kabupaten Buleleng bagian SDM yang berjumlah 228 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner/angket dan dokumentasi. Angket digunakan untuk mengukur variabel pendidikan dan pelatihan serta produktivitas pegawai, sedangkan dokumentasi digunakan untuk mendukung data penelitian. Adapun teknis analisis data yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian, uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat pendidikan dan pelatihan berpengaruh positif secara parsial dan simultan produktivitas kerja pegawai, serta Variabel tingkat pendidikan memiliki pengaruh paling besar terhadap produktivitas kerja pegawai bagian SDM RSUD Kabupaten Buleleng.
PENGARUH PERIKLANAN, PROMOSI PENJUALAN, DAN PENJUALAN PERSEORANGAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DARI PRODUK LPP RRI SINGARAJA Novi Yanti Rahayu; I Gde Made Metera; Ni Putu Sri Wati
Widya Amerta Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.654 KB) | DOI: 10.37637/wa.v6i1.378

Abstract

Perusahaan perlu memberikan suatu informasi mengenai produk mereka, sehingga konsumen mengenal dengan baik produk yang ditawarkan dan mendapatkan kemudahan dalam memperoleh informasi mengenai produk yang dibutuhkannya. Perusahaanmemerlukan strategi pemasaran yang tepat dan salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah melalui bauran promosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh periklanan, promosi penjualan dan penjualan perseorangan terhadap kepuasan konsumen dari produk LPP RRI Singaraja. Hasil uji instrumen menunjukkan hasil yang valid dan reliabel dari seluruh item pertanyaan. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan data berdistribusi normal dan terbebas dari masalah multikolinearitas serta heteroskedastisitas. Berdasarkan hasil regresi linier berganda diperoleh persamaan regresi Y = -2,300 + 0,155 X1 + 0,303 X2 + 0,437 X3. Koefisien determinasi menunjukkan pengaruh sebesar 95,4%. Hal tersebut menjelaskan bahwa terjadi hubungan antara pengaruh periklanan, promosi penjualan dan penjualan perseorangan terhadap kepuasan konsumen dari produk LPP RRI Singaraja95,4% sementara 4,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil uji t menunjukkan pengaruh periklanan dan promosi penjualan secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen. Penjualan perseorangansecara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen. Hasil uji F menunjukkan bahwa pengaruh periklanan, promosi penjualan dan penjualan perseorangan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen. Variabel dominan yang paling berpengaruh terhadap kepuasan konsumenadalah variabelpenjualan perseorangan (X3)sebesar 0,554. LPP RRI Singaraja tetap melakukan periklanan sebagai sarana pengenalan awal kepada calon konsumen dan meningkatkan kualitas pelayanan dari produk iklan LPP RRI Singaraja. Terkaitpelaksanaanpromosipenjualan, disarankanLPP RRI Singaraja melakukan survei konsumen produkiklan mengenai tanggapan responden. Disarankan adanyawebsiteperusahaan yang lebih terkesan jaman now serta Media Sosial lainnya sesuai perkembangan jaman yang ada sekarang.
KUALITAS PELAYANAN JASA DAN KEPUASAN PELANGGAN PADA AUTO 2000 SINGARAJA Aji Kurniawan; I Gde Made Metera; Ni Ketut Adi Mekarsari
Widya Amerta Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.791 KB) | DOI: 10.37637/wa.v5i2.365

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan hal yang penting bagi suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa, untuk menjalin hubungan dengan pelanggan yang pada akhirnya dapat membantu memenuhi kepuasan pelanggan agar perusahaan tetap tumbuh dengan baik di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan jasa baik secara parsial maupun simultan dan untuk mengetahui variabel yang berpengaruh paling dominan terhadap kepuasan pelanggan pada Auto2000 Singaraja. Hasil uji instrumen menunjukkan hasil yang valid dan reliabel dari seluruh item pertanyaan. Hasil uji asumsi klasik, yakni data berdistribusi normal dan terbebas dari masalah multikolinearitas serta heteroskedastisitas. Berdasarkan hasil regresi linier berganda diperoleh persamaan regresi Y = 1,292 + 0,184X1 + 0,185X2 + 0,179X3 + 0,150X4 + 0,279X5. Koefisien determinasi menunjukkan pengaruh sebesar 69,3%. Hal tersebut menjelaskan bahwa terjadi hubungan antara kualitas pelayanan yang diberikan terhadap kepuasan pelanggan pengguna jasa servis sebesar 69,3% sementara 30,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil uji t menunjukkan kualitas pelayanan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Hasil uji F menunjukkan bahwa kualitas pelayanan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Variabel dominan yang paling berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan adalah variabel jaminan sebesar 0,333. Auto2000 Singaraja diharapkan agar tetap mempertahankan kualitas pelayanan yang sudah baik diberikan dan dirasakan oleh para pelanggan, melakukan peningkatan pada kualitas pelayanan yang masih kurang memuaskan bagi para pelanggan, dan menerapkan strategi-strategi pemasaran yang berkaitan dengan kepuasan pelanggan sesuai dengan standar perusahaan.
BRAND IMAGE, KEPUASAN DAN LOYALITAS NASABAH TABUNGAN BRITAMA PT. BRI (PERSERO), TBK. KCP SERIRIT KABUPATEN BULELENG Luh Novi Arini; I Gde Made Metera; I Dewa Nyoman Arta Jiwa
Widya Amerta Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.432 KB) | DOI: 10.37637/wa.v7i1.586

Abstract

Persaingan yang ketat menyebabkan perbankan semakin sulit untuk meningkatkan jumlah nasabahnya dalam usahanya untuk mempertahankan dan meningkatkan pangsa pasarnya. Sehingga bank-bank harus bekerja keras agar tetap kompetitif, yaitu dengan cara mempertahankan loyalitas nasabahnya. Upaya menjaga loyalitas nasabah merupakan hal penting yang harus selalu dilakukan, yaitu melalui peningkatan kepuasan nasabah dan memperkuat brand. Tujuan penelitian adalah 1) untuk mengetahui pengaruh secara parsial brand image dan kepuasan terhadap loyalitas nasabah tabungan Seririt, 2) untuk mengetahui pengaruh secara simultan brand image dan kepuasan terhadap loyalitas nasabah tabungan 3) untuk mengetahui variabel yang lebih dominan mempengaruhi loyalitas nasabah. Metode penelitian kuantitatif digunakan untuk menjawab rumusan masalah penelitian ini. Teknik pengumpulan data mealui penyebaran kuisioner dengan sampel 100 responden nasabah tabungan Britama PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Pembantu Seririt. Teknik analisa data dengan uji regresi linier berganda dengan program SPSS 21.0 for windows. Hasil penelitian adalah 1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan secara parsial variabel  kepuasan terhadap loyalitas nasabah. Sedangkan variabel brand image berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap loyalitas nasabah, 2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan secara simultan variabel kepuasan nasabah dan brand image terhadap loyalitas nasabah, 3) Variabel kepuasan berpengaruh lebih dominan terhadap loyalitas nasabah.
LINGKUNGAN KERJA, FASILITAS KERJA, PEMBERIAN REWARD DAN KINERJA PEGAWAI PADA BADAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN BULELENG Kadek Agus Satria Winaya Putra; I Gde Made Metera; I Dewa Nyoman Arta Jiwa
Widya Amerta Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.263 KB) | DOI: 10.37637/wa.v6i2.381

Abstract

Kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan fungsinya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Meningkatkan kinerja yang optimal, dibutuhkan adanya Lingkungan Kerja yang kondusif, Fasilitas Kerja yang memadai dan Pemberian Reward. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Lingkungan Kerja, Fasilitas Kerja dan Pemberian Reward terhadap kinerja pegawai di Badan Keuangan Daerah Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai di Badan Keuangan daerah Kabupaten Buleleng, dengan populasi 333 pegawai dan sampel 77 pegawai (responden) antara lain PNS 30 pegawai, Tenaga Kontrak 46 pegawai dan Tenaga Harian 1 pegawai. Pengambilan sampel dilakukan dengan teori Slovin. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara dan kuesioner (angket) sistem pemberian skor berdasarkan skala likert. Penelitian ini menggunakan metode analisis data diantaranya uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, analisis koefisien determinasi (R2 ) dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa Lingkungan Kerja secara parsial berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Pegawai pada Badan Keuangan Daerah Kabupaten Buleleng. Fasilitas Kerja tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Pegawai pada Badan Keuangan Daerah Kabupaten Buleleng. Pemberian Reward tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Pegawai di Badan Keuangan Daerah Kabupaten Buleleng. Lingkungan Kerja, Fasilitas Kerja dan Pemberian Reward secara simultan (bersama-sama) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai di Badan Keuangan Daerah Kabupaten Buleleng. Nilai Adjusted R Square sebesar 25,80%, artinya Kinerja dapat dijelaskan oleh vaiabel Lingkungan Kerja, Fasilitas Kerja dan Pemberian Reward. Sisanya 74,20% dapat dijelaskan oleh variabel lain.
PENGEMBANGAN PRODUK BERDAYA SAING BAGI PENGERAJIN LAMAK MELATI DI DUSUN LEBAH MANTUNG, DESA SARI MEKAR, KECAMATAN BULELENG, KABUPATEN BULELENG Gede Suardana; Nyoman Suandana; Ni Ketut Adi Mekarsari; I Gde Made Metera; Nyoman Resmi; Ni Putu Sri Wati; Gede Arnawa; Dewa Nyoman Arta Jiwa; Luh Artaningsih; Made Madiarsa; Ketut Gunawan
Jnana Karya Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.42 KB)

Abstract

UMKM telah mempunyai strategi tersendiri, dengan cara membuat produk khusus dan unik agar tidak bersaing dengan perusahaan besar bahkan berperan sebagai partner perusahaan besar. Selain itu, UMKM dikelola perseorangan dengan mengabaikan prinsip organisasi, gaya hidupnya tidak ilmiah, dan enggan mengeluarkan biaya untuk promosi dan penelitian, serta melakukan aktivitas yang tidak berhubungan dengan usahanya. Ringkasnya, UMKM yang gagal disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu: (a) Mengatur struktur organisasi dan personalia, (b) Pengendalian jumlah produksi, (c) Sistem administrasi dan pembukuan (d) Mengelola keuangan serta menghitung laba perusahaan (e) Pemasaran dan promosi, serta (f) Perluasan dan alih generasi pada pengelolaan UKM. Permasalahan utama yang dihadapi pengerajin lamak adalah masalah di bidang manajemen strategi dan terbatasanya pengetahuan tentang pemasaran. Solusi yang diberikan yaitu : 1) pelatihan dan pendampingan manajemen usaha, pelatihan dan pendampingan branding dan labeling, 3) pelatihan dan pendampingan pemasaran. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini menggunakan metode analisis SWOT dengan menganalisis faktor-faktor intenal dan eksternal sehingga diketahui faktor-faktor yang menjadi kekuatan dan kelemahan serta peluang dan ancaman yang dihadapi kempok pengerajin lamak “melati” di Dusun Lebah Mantung Desa Sari Mekar, Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Program PkM memandang perlu untuk melakukan pembinaan terhadap kelompok tersebut dalam manajemen produksi dan pemasaran. Transfer Ipteks yang diberikan mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas produk, pengembangan produk serta kemampuan dalam mengolah dan memasarkan hasil produksi.