cover
Contact Name
Muhammad Iqbal
Contact Email
halopublikasi@hawari.id
Phone
+6281269617312
Journal Mail Official
halopublikasi@hawari.id
Editorial Address
Jl. Sei Batu Gingging Ps. X No.35, Padang Bulan Selayang I, Kec. Medan Selayang, Kota Medan, Sumatera Utara 20153
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Abdimas Hawari
Published by CV. HAWARI
ISSN : 28087763     EISSN : 28087739     DOI : -
Jurnal Abdimas HAWARI Jurnal yang diterbitkan oleh CV. Hawari. Jurnal Abdimas HAWARI publikasi hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan oleh Dosen, mahasiswa dan praktisi sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. Jurnal Abdimas HAWARI merupakan jurnal elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System, diterbitkan 2 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Mei dan November
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 48 Documents
IMPLEMENTASI DIGITAL INTEGRATED MARKETING COMMUNICATION DALAM MENDUKUNG PROGRAM INKLUSI KEUANGAN BERKELANJUTAN Annisa Febrina; Rahul Ardian Fikri
Jurnal Abdimas HAWARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. HAWARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan Digital Integrated Marketing Communication (DIMC) sebagai upaya mendukung program inklusi keuangan berkelanjutan di PT Pegadaian Kota Medan. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat yang meliputi penyuluhan, pelatihan, diskusi interaktif, dan pendampingan mengenai pemanfaatan media digital sebagai sarana komunikasi dan edukasi keuangan. Implementasi DIMC dilakukan dengan mengoptimalkan berbagai kanal digital, seperti media sosial, website, aplikasi digital, dan platform komunikasi lainnya untuk menyampaikan informasi mengenai produk dan layanan keuangan secara edukatif, komunikatif, dan mudah dipahami. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep literasi dan inklusi keuangan, serta meningkatnya kemampuan dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana penyebaran informasi dan edukasi kepada masyarakat. Selain itu, peserta memahami pentingnya penyampaian pesan yang terintegrasi, konsisten, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat dalam membangun kepercayaan terhadap layanan keuangan formal. Meskipun masih ditemukan beberapa kendala, seperti perbedaan tingkat literasi digital dan keterbatasan kemampuan dalam mengembangkan konten digital, kegiatan pendampingan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menerapkan strategi komunikasi digital secara lebih efektif. Dengan demikian, implementasi Digital Integrated Marketing Communication di PT Pegadaian Kota Medan dapat menjadi salah satu strategi yang efektif dalam mendukung program inklusi keuangan berkelanjutan melalui peningkatan literasi keuangan, perluasan akses informasi, dan penguatan pemanfaatan layanan keuangan formal oleh masyarakat.
Penerapan Supply Chain Financing untuk Meningkatkan Akses Pembiayaan UMKM di Desa Medan Krio MAYA SYAULA
Jurnal Abdimas HAWARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. HAWARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM di Desa Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, merupakan penggerak ekonomi warga yang bergerak di bidang kuliner rumahan, konveksi, sembako, dan jasa, namun sebagian besar masih mengandalkan modal pribadi dan pinjaman informal karena kesulitan memenuhi syarat agunan dan riwayat kredit pada lembaga keuangan formal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkenalkan dan mendampingi penerapan skema supply chain financing (SCF) sebagai alternatif pembiayaan yang memanfaatkan pola transaksi rutin antara pelaku UMKM dengan pemasok maupun mitra usaha, tanpa bergantung pada agunan konvensional. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan survei dan pemetaan kebutuhan, sosialisasi dan pelatihan, penyusunan dokumen transaksi (nota, invoice, dan kontrak kerja sama). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep, jenis, dan syarat skema SCF, serta munculnya inisiatif dari beberapa pelaku usaha untuk menata ulang catatan transaksi sebagai bekal mengakses pembiayaan berbasis rantai pasok. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan inklusi keuangan bagi UMKM di wilayah perdesaan penyangga Kota Medan.
EDUKASI PENERAPAN LITERASI SAINS DATA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS DATA PADA MASYARAKAT BERBASIS DIGITAL DI DESA SEI SEMAYANG Zuhri Ramadhan; Asman Siagian
Jurnal Abdimas HAWARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. HAWARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital mendorong masyarakat untuk mampu memahami dan memanfaatkan data dalam berbagai aktivitas ekonomi dan sosial. Namun, tingkat literasi data masyarakat pedesaan masih relatif rendah sehingga pemanfaatan teknologi digital belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi sains data masyarakat Desa Sei Semayang melalui pelatihan pengolahan data, visualisasi data, dan pemanfaatan data dalam pengambilan keputusan berbasis digital. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, pelatihan, praktik langsung, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman konsep data sebesar 72%, peningkatan kemampuan pengolahan data sebesar 68%, serta peningkatan kemampuan membaca visualisasi data sebesar 64%. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam mendukung transformasi digital masyarakat desa serta meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan berbasis data.
Pendampingan Strategi Digital Marketing melalui Optimalisasi Media Sosial untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Kelompok Peternak Bebek di Desa Klambir Lima Kebun Mesra B; Risdawati Br Ginting
Jurnal Abdimas HAWARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. HAWARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan pesat teknologi digital telah mengubah strategi pemasaran bisnis di berbagai sektor, termasuk usaha peternakan skala kecil. Media sosial telah menjadi salah satu platform pemasaran digital yang paling efektif karena memungkinkan bisnis untuk menjangkau pasar yang lebih luas, memperkuat keterlibatan pelanggan, dan mempromosikan produk dengan biaya yang relatif rendah. Meskipun demikian, banyak peternak bebek skala kecil masih mengandalkan metode pemasaran konvensional, yang membatasi perluasan pasar dan daya saing bisnis mereka. Kondisi ini juga teridentifikasi dalam Kelompok Peternak Bebek di Desa Klambir Lima Kebun, di mana kegiatan pemasaran sebagian besar dilakukan melalui penjualan langsung dan pelanggan tetap, sementara pemanfaatan media digital masih sangat terbatas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis peternak bebek dalam menerapkan strategi pemasaran digital melalui optimasi media sosial. Program ini dilaksanakan pada Maret 2026 menggunakan pendekatan pembelajaran partisipatif yang melibatkan dua puluh peserta dari kelompok petani yang terdiri dari lima belas rumah tangga. Kegiatan program meliputi penilaian kebutuhan, pelatihan pemasaran digital, branding produk, fotografi produk, pembuatan akun media sosial, pengembangan konten promosi, pendampingan, dan evaluasi kompetensi peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman tentang konsep pemasaran digital dan menyadari pentingnya media sosial dalam mendukung pengembangan bisnis. Sepuluh peserta berhasil membuat akun media sosial bisnis dan mampu mengembangkan konten promosi sederhana yang sesuai untuk memasarkan produk bebek. Lebih lanjut, peserta menunjukkan kepercayaan diri yang lebih besar dalam memanfaatkan platform digital untuk berkomunikasi dengan calon pelanggan dan memperluas peluang pasar. Program ini menunjukkan bahwa pelatihan partisipatif dan pendampingan secara efektif memperkuat kapasitas pemasaran digital komunitas peternak pedesaan. Bantuan berkelanjutan direkomendasikan untuk memastikan implementasi praktik pemasaran digital yang berkelanjutan dan untuk meningkatkan daya saing produk peternakan bebek di pasar yang semakin kompetitif.
SOSIALISASI PERAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DALAM MENDUKUNG MITIGASI BENCANA BANJIR SERTA MENINGKATKAN KAPASITAS ADAPTASI MASYARAKAT TERHADAP DAMPAK PERUBAHAN IKLIM DI ERA DIGITAL Yunike Wulandari Br. Tarigan B
Jurnal Abdimas HAWARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. HAWARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran praktik di bidang Teknik Konstruksi dan Properti melalui penerapan simulasi desain Perkuatan bangunan lereng sebagai media pembelajaran inovatif di SMA Karya Sedar. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa proses pembelajaran di SMA masih berorientasi pada teori dan belum sepenuhnya memanfaatkan teknologi digital yang relevan dengan kebutuhan industri konstruksi modern. Akibatnya, siswa sering mengalami kesulitan dalam memahami konsep gaya dalam, sistem Perkuatan, serta hubungan antara beban dan respons bangunan secara nyata. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif antara dosen, guru, dan siswa. Metode kegiatan meliputi sosialisasi dan identifikasi kebutuhan, pelatihan penggunaan perangkat lunak desain Perkuatan seperti Geostudio, Geo 5, PLAXIS 2D,3D dan Auto CAD, pendampingan praktik simulasi desain lereng sederhana, serta evaluasi hasil pembelajaran melalui observasi dan pre–post test. Peserta kegiatan terdiri dari 30 siswa dan 3 guru produktif bidang keahlian teknik bangunan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa penerapan simulasi desain Perkuatan mampu meningkatkan pemahaman konsep dasar analisis Perkuatan sebesar lebih dari 40% dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan mampu menghubungkan teori dengan aplikasi nyata dalam proses perencanaan bangunan. Guru juga memperoleh pemahaman baru mengenai penggunaan teknologi simulasi sebagai bagian dari strategi pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) dan Problem-Based Learning (PBL). Dari sisi luaran, kegiatan ini menghasilkan modul pelatihan simulasi desain Perkuatan, media pembelajaran digital interaktif, serta laporan evaluasi pembelajaran berbasis hasil belajar siswa. Kegiatan ini juga memperkuat kerja sama antara perguruan tinggi dan Sekolah Menengah Atasdalam rangka penerapan prinsip Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) serta mendukung pengembangan kapasitas guru dan siswa di bidang rekayasa Perkuatan. Dengan demikian, penerapan simulasi desain Perkuatan terbukti efektif sebagai inovasi pembelajaran teknik bangunan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Ke depan, kegiatan serupa perlu dilanjutkan melalui pelatihan tingkat lanjut dan pendampingan berkelanjutan agar manfaatnya dapat diperluas ke sekolah-sekolah vokasi lainnya di Kabupaten Langkat dan wilayah sekitarnya.
Optimalisasi Promosi Produk UKM melalui Pelatihan Pembuatan Konten Multimedia Berbasis YouTube di Desa Kwala Bingai, Kabupaten Langkat Muhammad Donni Lesmana Siahaan; Mohammad Yusup; Elyani; Khamo Waruwu; Zainal Arifin Sirega
Jurnal Abdimas HAWARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. HAWARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan peluang bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah untuk memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan daya saing usahanya. Namun, sebagian pelaku UKM di Desa Kwala Bingai, Kabupaten Langkat, masih memiliki keterbatasan dalam memanfaatkan multimedia digital, khususnya YouTube, sebagai media promosi produk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UKM dalam membuat, mengelola, dan memanfaatkan konten multimedia berbasis YouTube. Kegiatan dilaksanakan di Desa Kwala Bingai dengan jumlah peserta kurang dari 20 orang yang terdiri atas pelaku UKM setempat. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, penyampaian materi, demonstrasi, praktik pembuatan konten, pendampingan, diskusi, dan evaluasi. Materi yang diberikan mencakup pengenalan pemasaran digital, penggunaan YouTube untuk promosi usaha, teknik pengambilan gambar, penyusunan narasi, pengeditan video sederhana, pembuatan judul dan deskripsi video, serta strategi publikasi konten. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai fungsi multimedia digital dan mampu mempraktikkan pembuatan video promosi sederhana menggunakan telepon pintar. Peserta juga memahami pentingnya konsistensi konten, kualitas informasi, tampilan visual, dan interaksi dengan calon konsumen. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan literasi digital dan kesiapan pelaku UKM untuk memanfaatkan YouTube sebagai media pemasaran. Pendampingan lanjutan diperlukan agar peserta mampu mengelola kanal YouTube secara konsisten dan mengembangkan konten yang sesuai dengan karakteristik produk serta kebutuhan konsumen.
Penguatan Kapasitas Wirausaha Ultra Mikro Menuju Usaha yang Tangguh, Produktif, dan Berkelanjutan di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Medan Sanusi Gazali Pane
Jurnal Abdimas HAWARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. HAWARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wirausaha ultra mikro memiliki peran yang sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga. Namun demikian, pelaku usaha ultra mikro masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan kompetensi manajerial, rendahnya pemanfaatan teknologi digital, akses pemasaran yang terbatas, serta minimnya kemampuan dalam mengelola keuangan usaha. Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam mewujudkan usaha yang tangguh, produktif, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pelaku wirausaha ultra mikro melalui pelatihan, edukasi, dan pendampingan yang dilaksanakan di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Medan. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan peserta, penyampaian materi secara interaktif, pelatihan berbasis praktik, diskusi, studi kasus, serta pendampingan dalam penyusunan strategi pengembangan usaha. Materi yang diberikan meliputi penguatan jiwa kewirausahaan, peningkatan produktivitas usaha, pengelolaan keuangan sederhana, strategi pemasaran digital, peningkatan kualitas produk, pelayanan pelanggan, serta penyusunan rencana pengembangan usaha yang berorientasi pada keberlanjutan. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi, sesi tanya jawab, dan pengukuran tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola usaha secara lebih efektif, memahami pentingnya inovasi dan produktivitas, serta mulai memanfaatkan teknologi digital sebagai media pemasaran dan pengembangan usaha. Selain itu, peserta memiliki motivasi yang lebih tinggi untuk mengembangkan usahanya secara berkelanjutan melalui penerapan manajemen usaha yang lebih baik. Kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi positif dalam memperkuat kapasitas wirausaha ultra mikro sehingga mampu meningkatkan daya saing, memperluas peluang pasar, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
Peran SP PLN sebagai Law as Social Control dalam Mewujudkan Kedaulatan Energi Ketenagalistrikan di Provinsi Kalimantan Barat Redyantosidi
Jurnal Abdimas HAWARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. HAWARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan energi listrik merupakan salah satu faktor utama dalam mendukung pembangunan daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi. Di Provinsi Kalimantan Barat, masih terdapat berbagai tantangan dalam pemerataan akses listrik, khususnya di wilayah terpencil dan perbatasan. Oleh karena itu, peran PT PLN (Persero) sebagai penyelenggara ketenagalistrikan menjadi sangat penting, tidak hanya sebagai penyedia layanan publik, tetapi juga sebagai instrumen law as social control yang berfungsi membentuk kesadaran hukum masyarakat dalam penggunaan tenaga listrik secara tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kepatuhan terhadap regulasi ketenagalistrikan sebagai bagian dari upaya mewujudkan kedaulatan energi nasional. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan melalui metode sosialisasi, penyuluhan hukum, diskusi interaktif, serta edukasi mengenai hak dan kewajiban pelanggan listrik. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya penggunaan tenaga listrik secara legal, bahaya penyalahgunaan instalasi listrik, pencegahan pencurian tenaga listrik, serta peran masyarakat dalam mendukung keberlangsungan sistem ketenagalistrikan yang andal dan berkelanjutan. Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai fungsi PT PLN (Persero) sebagai pelaksana kebijakan negara yang tidak hanya menyediakan layanan kelistrikan, tetapi juga menjalankan fungsi pengendalian sosial melalui penerapan norma hukum, edukasi publik, dan penegakan aturan di bidang ketenagalistrikan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mematuhi ketentuan di bidang ketenagalistrikan. Masyarakat semakin memahami bahwa penggunaan listrik secara aman, legal, dan bertanggung jawab merupakan bagian dari kontribusi dalam menjaga ketahanan serta kedaulatan energi nasional. Melalui sinergi antara PT PLN (Persero), pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat, diharapkan tercipta budaya hukum yang mendukung penyelenggaraan ketenagalistrikan yang berkeadilan, berkelanjutan, dan mampu mendorong terwujudnya pemerataan akses energi listrik di Provinsi Kalimantan Barat.