cover
Contact Name
Muhammad Iqbal
Contact Email
halopublikasi@hawari.id
Phone
+6281269617312
Journal Mail Official
halopublikasi@hawari.id
Editorial Address
Jl. Sei Batu Gingging Ps. X No.35, Padang Bulan Selayang I, Kec. Medan Selayang, Kota Medan, Sumatera Utara 20153
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Abdimas Hawari
Published by CV. HAWARI
ISSN : 28087763     EISSN : 28087739     DOI : -
Jurnal Abdimas HAWARI Jurnal yang diterbitkan oleh CV. Hawari. Jurnal Abdimas HAWARI publikasi hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan oleh Dosen, mahasiswa dan praktisi sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. Jurnal Abdimas HAWARI merupakan jurnal elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System, diterbitkan 2 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Mei dan November
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 48 Documents
PENINGKATAN DAYA JUAL UMKM MELALUI PEMASARAN DIGITAL PRODUK GULA MERAH DAN ANYAMAN DAUN PANDAN DI DESA KOTA PARI SERDANG BEDAGAI Mesra B
Jurnal Abdimas HAWARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): November 2025
Publisher : CV. HAWARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan daya jual produk UMKM di Desa Kota Pari, Kabupaten Serdang Bedagai, melalui penerapan strategi pemasaran digital. Mitra kegiatan merupakan pelaku usaha gula merah dan kerajinan anyaman daun pandan yang mengalami kendala dalam menjangkau pasar yang lebih luas akibat keterbatasan pengetahuan dan akses terhadap teknologi pemasaran modern. Metode kegiatan meliputi observasi awal, pelatihan digital marketing, serta pendampingan langsung dalam pembuatan akun bisnis, konten promosi, dan pengemasan produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan media sosial dan platform e-commerce. Produk UMKM yang semula hanya dipasarkan secara konvensional kini telah memiliki identitas merek, kemasan menarik, serta dapat ditemukan di media daring. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam mendorong transformasi digital UMKM desa serta membuka peluang pengembangan pasar yang lebih luas secara berkelanjutan
Peningkatan Kesadaran Hukum Kesehatan bagi Profesional Medis melalui Forum Diskusi di IDI Pekanbaru Redyanto Sidi
Jurnal Abdimas HAWARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): November 2025
Publisher : CV. HAWARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan pemahaman hukum kesehatan menjadi salah satu kebutuhan penting bagi profesional medis, mengingat kompleksitas dan dinamika dunia kesehatan yang melibatkan berbagai aspek hukum. Profesional medis, khususnya yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pekanbaru, perlu memahami regulasi yang mengatur praktik kedokteran dan hak serta kewajiban mereka dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum kesehatan melalui forum diskusi interaktif yang melibatkan dokter dan tenaga medis lainnya di Pekanbaru. Forum diskusi ini diselenggarakan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam terkait dengan hukum kesehatan yang berlaku di Indonesia, dengan mengedepankan materi yang relevan dan aplikatif. Peserta diskusi diberikan kesempatan untuk berdialog dan bertanya langsung kepada narasumber yang ahli di bidang hukum kesehatan. Diskusi ini juga berfokus pada isu-isu aktual dalam dunia medis, seperti hak pasien, etika kedokteran, serta regulasi terkait tanggung jawab medis dan kewajiban profesional medis dalam menghadapi tuntutan hukum. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan interaktif, di mana peserta tidak hanya mendengarkan paparan materi, tetapi juga aktif berpartisipasi dalam diskusi yang membahas kasus-kasus nyata yang sering dihadapi dalam praktik kedokteran. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran hukum yang lebih baik, meningkatkan rasa tanggung jawab para profesional medis, serta memperkaya wawasan mereka dalam menghadapi berbagai situasi hukum yang mungkin timbul dalam pekerjaan sehari-hari. Melalui forum ini, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih kondusif untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga medis di Pekanbaru, serta memperkuat kesadaran mereka terhadap pentingnya hukum dalam setiap aspek praktik kedokteran. Pada akhirnya, program ini dapat berkontribusi pada terciptanya sistem kesehatan yang lebih transparan, adil, dan profesional di Indonesia, khususnya di Pekanbaru..
SOSIALISASI DAN EDUKASI TRANSAKSI KEUANGAN HALAL BERBASIS FINANCIAL TECHNOLOGY PADA IBU RUMAH TANGGA DI KELAMBIR LIMA KEBON DELI SERDANG Nuraini Kemalasari Istiqamah; Syahrial Hasanuddin Pohan; Mhd Rizki Syahputra; Asman Siagian
Jurnal Abdimas HAWARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): November 2025
Publisher : CV. HAWARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai wujud kontribusi dunia pendidikan dalam memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus sebagai dukungan akademisi terhadap perkembangan peradaban. Zakat merupakan kewajiban bagi seorang muslim, namun masih banyak masyarakat yang belum memahami tentang transaksi keuangan halal berbasis teknologi keuangan (financial technology). Berdasarkan hasil observasi, ditemukan bahwa masyarakat muslim di Kelambir Lima Kebun masih banyak yang belum memahami tentang zakat, riba, serta pengelolaan keuangan berbasis syariah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada ibu-ibu rumah tangga di Desa Klambir V Kebun, Kabupaten Deli Serdang tentang zakat, infak, sedekah, serta konsep transaksi keuangan halal secara konsep dan praktik melalui literasi keuangan syariah. Kegiatan dilaksanakan pada bulan November 2023 dengan metode ceramah dan Focus Group Discussion (FGD) yang dihadiri oleh puluhan ibu-ibu rumah tangga di Dusun XV Desa Kelambir Lima Kebon. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan keuangan yang terbebas dari riba serta pentingnya transaksi keuangan halal berbasis teknologi.
Pemanfaatan Teknologi Informasi sebagai Media Edukasi Hak Pasien dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Kabupaten Langkat Irsyam Risdwati; Muhammad Donni Lesmana Siahaan; Marice Simarmata
Jurnal Abdimas HAWARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. HAWARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi dalam sektor kesehatan telah menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi kesehatan yang akurat, cepat, dan mudah dipahami. Masyarakat Kabupaten Langkat masih menghadapi berbagai kendala dalam memahami hak-haknya sebagai pasien, termasuk hak memperoleh informasi medis, hak memberikan persetujuan tindakan medis (informed consent), serta hak memperoleh pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu. Di sisi lain, masih terbatasnya kegiatan edukasi kesehatan yang memanfaatkan media digital menyebabkan tingkat literasi kesehatan masyarakat belum optimal. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai hak pasien melalui pemanfaatan teknologi informasi yang dipadukan dengan penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif dengan memanfaatkan media teknologi informasi materi digital, dan media presentasi interaktif sebagai sarana penyampaian informasi mengenai hak-hak pasien berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, penyebaran media edukasi digital, serta pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, asam urat, kolesterol, dan konsultasi kesehatan. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pemberian pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta terhadap materi edukasi yang diberikan serta penilaian kepuasan peserta terhadap pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan diharapkan mampu meningkatkan literasi digital kesehatan masyarakat, memperluas pemahaman mengenai hak dan kewajiban pasien, serta mendorong pemanfaatan teknologi informasi sebagai media edukasi kesehatan yang berkelanjutan. Selain itu, pemeriksaan kesehatan gratis diharapkan dapat membantu deteksi dini berbagai faktor risiko penyakit tidak menular sehingga masyarakat terdorong untuk menerapkan pola hidup sehat dan memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan secara tepat.
Studi Gangguan Hubungan Singkat dan Penentuan Setting Rellay pada Sistem Distribusi di Medan Area Mhd Rizki Syahputra; Ahmad Faisal; Dwi Putri Wardani; Rori Efriansa Winata
Jurnal Abdimas HAWARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. HAWARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daya listrik yang disalurkan melalui sistem distribusi harus memiliki mutu dan keandalan yang tinggi. Dalam penyaluran energi listrik sering terjadi gangguan hubung singkat. Gangguan hubung singkat merupakan suatu hubungan abnormal pada impedansi antara dua titik yang mempunyai potensial yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung arus hubung singkat, serta mengevaluasi kinerja setting rele yang ada dilapangan berdasarkan standart grading time dengan melihat hasil simulasi perbandingan antara perhitungan secara manual. Metode penelitian dilakukan dengan berbagai cara yaitu studi literature, studi lapangan, metode perhitungan dan diskusi/wawancara. Hasil penelitian ini besarnya arus gangguan hubung singkat dipengaruhi jarak titik gangguan, semakin jauh jarak titik gangguan maka semakin kecil arus gangguan dan begitupun sebaliknya. Hasil perhitungan manual dan simulasi software ETAP 16.0.0 di dapatkan hasil perhitungan gangguan hubung singkat tiga fasa, dua fasa, dua fasa -tanah dan satu fasa -tanh dititik gangguan 25% dengan Jarak 2.19 Km dari outcoming sebesar 6396.5 A, 5539.6 A, 6169.4 A dan 283.6 A dan hasil simulasi 6208 A, 5377 A, 5442 A dan 282 A. Penyetelan Over Current Relay (OCR) dan Ground Fault Relay (GFR) pada penyulang Hertasning Baru yaitu, TMS = 0,154 s untuk relai OCR sisi incoming 20 kV, TMS = 0,130 s untuk relai Over Current Relay (OCR) sisi penyulang 20 kV, TMS = 0.605 s untuk relai Ground Fault Relay (GFR) sisi incoming 20 kV, TMS = 0.103 s untuk relai GFR sisi incoming 20 kV dan hasil perhitungan manual maupun simulasi memperlihatkan setting OCR GFR masih dalam kondisi yang sesuai dimana relai di penyulang sebagai main protection dan relai di incoming sebagai backup protection
Implementasi Teknologi Pakan Fermentasi dalam Pemberdayaan Peternak Ayam Buras untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi Dini Julia Sari Siregar; Warisman
Jurnal Abdimas HAWARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. HAWARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peternakan ayam buras merupakan salah satu subsektor peternakan yang berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan, penyediaan sumber protein hewani, serta peningkatan pendapatan masyarakat pedesaan. Namun, produktivitas usaha ayam buras masih menghadapi berbagai kendala, terutama tingginya biaya pakan yang mencapai lebih dari 60% dari total biaya produksi. Ketergantungan terhadap pakan komersial dengan harga yang fluktuatif menyebabkan efisiensi usaha peternak menjadi rendah. Di sisi lain, berbagai bahan baku lokal dan hasil samping pertanian yang tersedia di wilayah pedesaan belum dimanfaatkan secara optimal sebagai bahan penyusun pakan karena masih terbatasnya pengetahuan dan keterampilan peternak dalam formulasi ransum dan teknologi fermentasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peternak ayam buras melalui penerapan teknologi pakan fermentasi berbasis bahan baku lokal sebagai upaya meningkatkan produktivitas ternak dan efisiensi usaha. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui enam tahapan, yaitu persiapan, sosialisasi, penyuluhan, pelatihan praktik (learning by doing), demonstrasi penerapan pakan fermentasi pada ternak, pendampingan berkala, serta evaluasi kegiatan. Program menitikberatkan pada transfer pengetahuan dan keterampilan sehingga peternak mampu memproduksi pakan fermentasi secara mandiri sesuai kebutuhan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak mengenai teknologi fermentasi pakan, meningkatnya kemampuan peserta dalam menyusun dan memproduksi pakan fermentasi secara mandiri, serta meningkatnya pemanfaatan bahan baku lokal sebagai alternatif pakan. Penerapan pakan fermentasi berbasis dedak padi, jagung, dan bahan pakan lokal lainnya menghasilkan tingkat konsumsi pakan yang baik serta berkontribusi terhadap penurunan biaya pakan sehingga efisiensi usaha peternakan meningkat. Selain memberikan manfaat ekonomi, program ini juga mendorong pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan terhadap pakan komersial. Dengan demikian, penerapan teknologi fermentasi pakan merupakan salah satu strategi pemberdayaan peternak ayam buras yang efektif dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi biaya produksi, serta kemandirian usaha peternakan rakyat menuju sistem peternakan yang berkelanjutan.
PELATIHAN PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI PROFIL DESA BERBASIS LARAVEL FRAMEWORK UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI DESA SAMPE CITA Abdul Khaliq; Heri Kurniawan; Ruly Arista; Ahmad Akbar; Melly Andriana
Jurnal Abdimas HAWARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. HAWARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi di tingkat pemerintahan desa merupakan kebutuhan fundamental guna merespons tuntutan peningkatan kualitas pelayanan publik dan transparansi data. Desa Sampe Cita, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, telah memiliki infrastruktur Sistem Informasi Profil Desa (SID) berbasis web menggunakan framework Laravel. Namun, observasi menunjukkan pemanfaatannya belum optimal akibat keterbatasan literasi digital aparatur desa. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dirancang untuk memberikan pelatihan intensif dan pendampingan berkelanjutan guna memberdayakan perangkat desa. Pendekatan metodologis menggunakan Riset Aksi Kolaboratif melalui siklus analisis kebutuhan, sosialisasi, simulasi (hands-on), dan evaluasi (pre-test dan post-test). Hasil program menunjukkan lonjakan pemahaman peserta yang signifikan, di mana aparatur desa berhasil bertransformasi dari tingkat kebingungan awal menjadi level kompetensi operasional yang solid. Pelatihan ini berdampak langsung pada peningkatan efisiensi layanan kependudukan dan pembaruan data desa, memperkokoh fondasi tata kelola pemerintahan yang berlandaskan data (data-driven governance).
Edukasi Penggunaan Aplikasi Fintech BYOND By BSI untuk meningkatkan Minat Investasi dan Literasi Keuangan Digital Nasabah Bank Syariah Indonesia Cabang Medan Geby Citra Ananda; Noni Ardian; Nuraini Kemalasari Istiqamah
Jurnal Abdimas HAWARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. HAWARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi finansial (fintech) melalui peluncuran super-apps BYOND oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) menawarkan integrasi layanan finansial, sosial, dan investasi syariah dalam satu platform. Namun, pemanfaatan fitur investasi digital pada aplikasi ini belum optimal di kalangan nasabah BSI Cabang Medan akibat adanya kesenjangan informasi (information asymmetry) dan rendahnya literasi keuangan digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan digital serta menumbuhkan minat investasi syariah nasabah melalui sosialisasi dan pendampingan intensif penggunaan aplikasi BYOND. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tiga tahapan utama: pra-pelaksanaan (survei dan koordinasi), pelaksanaan (workshop, edukasi manajemen portofolio syariah, dan live demo fitur investasi seperti cicil emas dan reksa dana), serta evaluasi melalui instrumen pre-test dan post-test. Sasaran strategis kegiatan ini adalah nasabah produktif dan pelaku UMKM BSI Cabang Medan. Luaran yang ditargetkan dari kegiatan ini adalah peningkatan indeks literasi keuangan digital peserta, penerbitan modul panduan praktis investasi digital, serta publikasi artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan hambatan psikologis (behavioral bias) nasabah terhadap investasi digital dapat dimitigasi, sehingga mampu mendorong inklusi keuangan syariah yang lebih inklusif di Kota Medan.
PENGUATAN LITERASI SPIRITUAL-DIGITAL BERBASIS TASAWUF DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN PERILAKU DI ERA METAVERSE: KAJIAN KONSEPTUAL PADA IKHWAN MASJID DARUL AMIN MEDAN Syarifuddin; Rahmat Hidayat; Akhmad Taufik
Jurnal Abdimas HAWARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. HAWARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan metaverse memperluas kemungkinan interaksi, pembelajaran, ekonomi, dan ekspresi identitas melalui lingkungan virtual yang imersif. Namun, intensitas pengalaman digital juga dapat memunculkan distraksi, eskapisme, kaburnya batas identitas, penurunan disiplin waktu, serta persoalan etika interaksi. Artikel ini bertujuan merekonstruksi konsep energi metafisika menjadi sumber daya spiritual-etis yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik dan merumuskan model literasi spiritual-digital berbasis tasawuf bagi komunitas Ikhwan Masjid Darul Amin Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-konseptual melalui tinjauan literatur integratif, analisis isi, dan refleksi kontekstual terhadap tradisi pembinaan spiritual di lingkungan masjid. Hasil sintesis menunjukkan bahwa pengaruh teknologi terhadap perilaku tidak bersifat deterministik, tetapi dipengaruhi tujuan penggunaan, durasi, kualitas konten, pengendalian diri, dan dukungan sosial. Artikel ini menawarkan Model LESDITA yang mencakup orientasi tauhid, muhasabah digital, muraqabah dan kendali diri, disiplin waktu dan ibadah, etika interaksi virtual, serta pendampingan komunitas. Model tersebut menempatkan tasawuf bukan sebagai penolakan terhadap teknologi, melainkan sebagai kerangka etik untuk menggunakan teknologi secara sadar, proporsional, kritis, dan bertanggung jawab. Kontribusi artikel terletak pada integrasi kajian metaverse, literasi digital, dan pembinaan spiritual Islam dalam kerangka yang operasional untuk pendidikan masyarakat berbasis masjid.
MENGENALI TANDA, MEMAHAMI GAYA: PENDAMPINGAN KAJIAN SEMIOTIK PRODUK AIR JORDAN BAGI PECINTA SNEAKER Ahmad Zulkifli; Akhmad Taufik
Jurnal Abdimas HAWARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. HAWARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi visual, kemampuan berpikir kritis, dan kesadaran konsumsi budaya pada komunitas pecinta sneaker melalui pendampingan kajian semiotik produk Air Jordan. Kegiatan dilaksanakan bersama Sneaker Society Medan di Medan pada 25 Mei 2026 dengan melibatkan 35 peserta. Metode pengabdian menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif dan pembelajaran berbasis pengalaman melalui pemetaan kebutuhan, pemaparan konsep semiotika Charles Sanders Peirce, praktik analisis visual, diskusi kelompok, presentasi hasil, serta evaluasi reflektif. Materi pendampingan memusatkan perhatian pada qualisign, sinsign, legisign, ikon, indeks, dan simbol yang terdapat pada warna, siluet, material, logo, penomoran model, konteks pemakaian, dan citra budaya Air Jordan. Hasil evaluasi menunjukkan skor pemahaman peserta meningkat dari 50 poin menjadi 80 poin, atau sebesar 60%. Peserta tidak lagi memaknai sneaker semata-mata berdasarkan harga dan popularitas, tetapi mampu menjelaskan hubungan antara elemen desain, sejarah produk, identitas, prestise, autentisitas, serta budaya komunitas. Pendampingan ini menghasilkan lembar kerja analisis semiotik, matriks pembacaan tanda, dan rekomendasi aktivitas belajar komunitas. Kegiatan menegaskan bahwa kajian semiotik dapat dikemas secara aplikatif untuk memperkuat literasi visual dan membentuk perilaku konsumsi yang lebih reflektif di kalangan pecinta sneaker.