cover
Contact Name
Aghnia Dian Lestari
Contact Email
jsignal@ugj.ac.id
Phone
+628112424666
Journal Mail Official
signal@ugj.ac.id
Editorial Address
Jl. Terusan Pemuda No. 1 Kota Cirebon
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Signal
ISSN : 23374454     EISSN : 25801090     DOI : http://dx.doi.org/10.33603/signal.v7i2
Core Subject : Humanities, Social,
URNAL SIGNAL diterbitkan oleh Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Swadaya Gunung Jati. JURNAL SIGNAL tujuannya merupakan kumpulan karya tulis ilmiah hasil riset maupun konseptual bidang Ilmu Komunikasi dengan ruang lingkup Public Relations, Manajemen Komunikasi, Jurnalistik, Broadcasting, Komunikasi Organisasi, Lokal Wisdom, Komunikasi Pemasaran, Corporete Sosial Responsibily (CSR), Komunikasi Politik, dan Komunikasi Lintas Budaya. JURNAL SIGNAL menerima tulisan dari para akademisi maupun praktisi dengan proses blind review, sehingga dapat diterima disetiap kalangan dengan penerbitan jurnal ilmiah berkala terbit setiap dua kali dalam setahun periode Juni dan Desember.
Articles 221 Documents
a Representasi Ketidakpuasan Publik Terhadap Konten Berbasis Kecerdasan Buatan Dalam Ruang Digital : Studi Kasus Akun Instagram @Meutya_Hafid: Representasi Ketidakpuasan Publik Terhadap Konten Berbasis Kecerdasan Buatan Dalam Ruang Digital : Studi Kasus Akun Instagram @Meutya_Hafid Dudi Setiadi; Meisy Triana Dewi; Putri Nur Octavianisya; Reni Nuraeni; Rita Destiwati; Tita Melia Milyane
JURNAL SIGNAL Vol 13 No 2 (2025): JURNAL SIGNAL
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/signal.v13i2.12424

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi ketidakpuasan publik terhadap konten berbasis Artificial Intelligence (AI) pada akun Instagram @meutya_hafid. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis tematik terhadap komentar warganet yang diolah menggunakan perangkat lunak NVivo. Analisis didasarkan pada Teori Representasi Stuart Hall untuk memahami bagaimana publik memaknai penggunaan AI dalam komunikasi digital pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68% komentar didominasi oleh sentimen negatif, yang merepresentasikan tiga tema utama ketidakpuasan, yaitu kritik terhadap pencitraan digital pemerintah, ketidakpercayaan terhadap komunikasi pemerintah yang dinilai kurang substantif, serta penolakan terhadap komunikasi yang dianggap artifisial dan kurang autentik. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan AI dalam komunikasi pemerintah belum secara otomatis meningkatkan penerimaan publik. Masyarakat lebih mengharapkan komunikasi digital yang autentik, transparan, humanis, dan relevan dengan realitas sosial dibandingkan sekadar menampilkan inovasi teknologi berbasis AI.