cover
Contact Name
Prihatin Oktivasari
Contact Email
jalaludin.rasyid@pnj.ac.id
Phone
+62818864451
Journal Mail Official
p3m@pnj.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. DR. G.A. Siwabessy, Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16424
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL POLI-TEKNOLOGI
ISSN : 14122782     EISSN : 24079103     DOI : https://doi.org/10.32722/pt.v20i1
Poli-Teknologi Journal is a journal, which began publication in 2002, published by the Research and community service Unit of Politeknik Negeri Jakarta. It starts from Volume 1 Number 1 in January 2022 for printed version; ISSN (print) 1412-2782 and ISSN (online) 2407-9103. Poli-Teknologi Journal is a series of scientific publications in applied science and technology area from the perspective of a multi and interdisciplinary studies and it is published 3 times in year.
Articles 410 Documents
KERUNTUHAN JEMBATAN AKIBAT KEGAGALAN PELAT BUHUL PADA SAMBUNGAN JEMBATAN RANGKA BAJA (Studi Kasus: Jembatan I-35W MISSISIPI) Anis Rosyidah; Johanes Adhijoso Tjondro
Jurnal Poli-Teknologi Vol. 17 No. 1 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/pt.v17i1.1102

Abstract

ABSTRACTThe collapse of Minnesota Bridge number 9340 or I-35W bridge on August 1, 2007, is indeed surprising considering the maintenance of the bridge conducted regularly. The bridge was designed in the early 1960s using AASHO "Standard Specification for Highway Bridges" 1961 edition with the allowable stress method. Materials used HSLA (high-strength low-alloy) steel. The data on the I-35W bridge obtained from the NTSB (National Transportation Safety Board) report. The analysis to identify the cause of the collapse of the I-35W bridge derived from the results of a review of previous research.The method of analysis referred to is a simple method of Holt and Hartman (2008), FEM by Hao (2010), Liao (2010), and Lora (2013).The finding of the I-35W bridge indicates that the cause is due to the lack of U10 gusset plate capacity, because the thickness of the gusset plate at the joint is the other thinnest gusset plate and its failure due to buckling, and the condition of the gusset plate has been deformation in the construction period. The further adds a substantial buckling.The result of evaluation using simple and FEM method proves that the gusset plate capacity of the U10 joint is inadequate so that the gusset plate overstressed. The collapse pattern of the gusset plate at the U10 joint has similarities between the analysis with FEM and the damage of the real bridge.Keyword: Steel truss bridge, joint, gusset plateABSTRAKKeruntuhan jembatan Minnesota no. 9340 atau jembatan I-35W pada 1 Agustus 2007 sangat mengejutkan mengingat perawatan jembatan ini dilakukan teratur secara berkala. Jembatan ini didesain pada awal tahun 1960an menggunakan peraturan AASHO “Standard Specification for Highway Bridges” edisi 1961 dengan metode tegangan ijin. Material yang digunakan baja mutu tinggi HSLA (high-strength low-alloy). Data-data mengenai jembatan I-35W diperoleh dari laporan NTSB (National Transportation Safety Board). Sedangkan analisis untuk mengidentifikasi penyebab keruntuhan jembatan I-35W diperoleh dari hasil kajian dari penelitian terdahulu. Metode analisis yang diacu adalah metode sederhana dari Holt dan Hartman (2008), metode FEM oleh Hao (2010), Liao (2010), dan Lora (2013).Hasil analisis terhadap keruntuhan jembatan I-35W menunjukkan bahwa penyebab keruntuhan disebabkan kapasitas pelat buhul U10 yang kurang karena ketebalan pelat buhul pada sambungan tersebut paling tipis dibanding pelat buhul yang lain dan keruntuhannya akibat tegangan tekuk yang besar, serta kondisi pelat buhul sudah mengalami deformasi pada saat masa pengkonstruksian. Hal ini makin menambah tekuk yang besar.Hasil evaluasi dengan metode sederhana maupun FEM membuktikan bahwa kapasitas pelat buhul pada sambungan U10 tidak memadai sehingga pelat buhul mengalami overstress. Pola keruntuhan pelat buhul pada sambungan U10 mempunyai kesamaan antara analisis dengan FEM dengan kerusakan jembatan aslinya.Kata Kunci: Jembatan rangka baja, sambungan, pelat buhul
PENGARUH KOMPOSISI MEDIA FILTER AIR TERHADAP PERMEABILITAS DAN CLARITAS Ida Zuraida; Wattini Wattini; Harun Rasidi
Jurnal Poli-Teknologi Vol. 17 No. 1 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/pt.v17i1.1104

Abstract

ABSTRACTThe results of this study can be a solution as an alternative in the provision of clean water both personal or communal through the manufacture and application of clean water filter media. Model flat rounded filter with a diameter of 5 cm and 1.5 cm high, made as many as 18 pieces. The filter media model is made with 3 variables and one variable consists of 6 types of composition comparisons ie 2: 1; 3: 1; 4: 1; 5: 1; 6: 1 and 7: 1. The material used is filtered sand with the size of 1 - 1.5 mm diameter (escaped) and washed, another material is cement. Materials of sand and cement are evenly stirred, molded and drained (dry wind); weighing weighing in dry weight conditions and in wet weight conditions by first immersion into water for a period of time and record the temperature of the water during immersion. The dried samples were then tested using the Permeability and Clarity tool. The output of this tool in the form of water pass filter with various comparisons. The water is measured with TDSmeter and Turbidity parameters. From various comparison of filter media able to decrease TDS value equal to 2,2% - 15,9% and Turbidity value equal to 89% - 98% (Variabel A).Key words : The Filter Media, Permeability, Clarity.ABSTRAKHasil penelitian ini dapat menjadi solusi sebagai alternatif lain dalam penyediaan air bersih secara personal maupun komunity melalui pembuatan dan penerapan media filter air bersih. Model filter berbentuk bulat pipih dengan diameter 6 cm dan tinggi 1,5 cm, dibuat sebanyak 18 buah. Model Media filter dibuat dengan 3 variabel dan satu variabel terdiri 6 jenis perbandingan komposisi yaitu 2:1; 3:1; 4:1; 5:1; 6:1 dan 7:1. Bahan yang digunakan yaitu pasir yang disaring dengan ukuran diameter 1 – 1,5 mm (lolos) dan dicuci, bahan lain yaitu semen (Holcin). Bahan berupa pasir dan semen diaduk secara merata, dicetak dan dikeringan (kering angin); dilakukan penimbangan berat dalam kondisi berat kering dan dalam kondisi berat basah melalui perendaman terlebih dahulu kedalam air dengan jangka waktu tertentu dan mencatat suhu airnya saat perendaman. Sampel yang sudah kering kemudian dilakukan pengujian menggunakan alat Permeability and Clarity. Output dari alat ini berupa air lolos filter dengan berbagai perbandingan. Air tampungan diukur dengan parameter TDSmeter dan Turbidity. Dari berbagai perbandingan media filter tersebut mampu menurunkan nilai TDS sebesar 2,2% – 15,9% dan nilai Turbidity sebesar 89% – 98% (Variabel A).Katakunsi : Media Filter, Permeabilitas, Claritas.
STUDI PERKUATAN BALOK BETON BERTULANG DENGAN STRAND TANPA PENEGANGAN DAN TULANGAN U Ambar Susanto; Heri Kasyanto; Susilahadi Susilahadi
Jurnal Poli-Teknologi Vol. 17 No. 1 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/pt.v17i1.1106

Abstract

ABSTRACTIncreasing capacity of structures can be done by various methods, one of them is by reinforcing on bridge structure.Reinforcement by using strand has been used on building construction but on reinforced concrete beams because of the problems on it’s execution. The focus of this research is how to install non-stressing strand as reinforcement material.The basic of the research is full-scalled loading test on structure laboratory. There are 2 loading test samples : a sample without reinforcement (Bo) and a sample with reinforcement(B1). The test specimen will be subjected to static monotonic loading until the collapse. The dimensions of the test specimen are 150 x 300 (mm) and the length of the span is 3200 mm.The result of loading for the reinforced concrete beam and reinforcement beam, the yield force value was 22 kN and 27 kN respectively, while deflection value was 9.5 mm and 13 mm respectively.Keywords: beam, reinforcement, strand without stressing, static load.ABSTRAKPeningkatan kemampuan(kapasitas) infrastruktur khususnya jembatan dapat dilakukan dengan berbagai metode, salah satu untuk meningkatkan kemampuan tersebut dengan memperkuat jembatan.Perkuatan menggunakan strand sudah digunakan pada berbagai konstruksi bangunan tetapi untuk balok beton bertulang belum banyak dilakukan karena akan mengalami kesulitan dalam metode pelaksanaan. Sehingga dalam penelitian ini akan mencoba menggunakan metode pemasangan strand tanpa penegangan sebagai bahan perkuatan.Penelitian dilakukan dengan cara pengujian eksperimental di laboratorium dan. Benda uji yang digunakan terdiri dari 2(dua) buah yaitu 1(satu) benda uji balok beton bertulang tanpa perkuatan(Bo) dan 1(satu) buah benda uji balok beton bertulang dengan perkuatan(B1). Benda uji akan dilakukan uji pembebanan statikmonotonik sampai mengalami keruntuhan. Dimensi benda uji 150 x 300 (mm) dan panjang bentang 3200 mm.Dari hasil pengujian terhadap balok beton tanpa perkuatan dan balok perkuatan didapatkan nilai gaya leleh berturut – turut sebesar 22kN dan 27kN serta lendutan berturut –turut sebesar 9.5 mm dan 13 mm.Kata kunci : balok, perkuatan, strand tanpa penegangan, beban statik
TINJAUAN RETAK AWAL BALOK BETON BERTULANG YANG DIPERKUAT DENGAN STRAND TANPA PENEGANGAN Heri Kasyanto; Ambar Susanto; Susilahadi Susilahadi
Jurnal Poli-Teknologi Vol. 17 No. 1 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/pt.v17i1.1107

Abstract

ABSTRACTReinforcing method of reinforced concrete beam has been done in Indonesia, one of them is by using of strand stressing. Strandstressing need additional technology so that strand reinforcing is not much in demand. Strand has high strength, so using strand needs to be modified in order to take advantage of the material. In this study, the strand will be used to reinforce of reinforced concrete beam by using epoxy and U-steel as anchors.The research methodology based on experimental in the laboratory. The samples are consist of 3 specimens : the first is specimen without using of reinforcement (BU01), the second is specimen with reinforcement by using epoxy and 3 U-steel as anchors(BU02), the third is specimen with reinforcement by using epoxy and 7 U-steel as anchors(BU03). Specimens dimensions of reinforced concrete beam are 150 mm x 300 mm with a span of 3000 mm.The results show that the initial crack occurred in mid span beam on the pull side. The loads causing initial crack as follow: at BU01 = 6.22 kN, at BU02 = 3.95 kN and at BU03 = 0.25 kN. The results research show that initial cracking load of the specimen is inversely proportional with the number of anchor. If the number of anchor is greater, the cracking load will be smaller.Keywords: reinforcement beam, steel of strand, initial crackABSTRAKMetode perkuatan balok beton bertulang sudah banyak dilakukan di Indonesia, salah satunya menggunakan baja strand yang ditegangkan. Penggunaan baja strand sebagai perkuatan masih terbatas dengan melakukan penegangan. Penegangan pada strand memerlukan teknologi tambahan sehingga perkuatan menggunakan strand tidak banyak diminati untuk perkuatan. Mengingat kekuatan strand yang tinggi maka pemanfaatan strand perlu dilakukan modifikasi agar dapat mengambil kelebihan dari material tersebut. Pada penelitian ini pemanfaatan strand digunakan untuk perkuatan balok bertulang tanpa dilakukan penegangan tetapi diikat dengan epoxy dan baja U yang diangkurkan ke balok beton bertulang.Metodologi penelitian yang digunakan menggunakan experimental di laboratorium. Benda uji terdiri dari 3 buah yaitu benda uji normal tanpa menggunakan perkuatan (BU01), benda uji dengan perkuatan strand tanpa penegangan yang diikat dengan epoxy dan 3 baja U yang diangkurkan ke balok beton bertulang (BU02) dan benda uji dengan perkuatan strand tanpa penegangan yang diikat dengan epoxy dan 7 baja U yang diangkurkan ke balok beton bertulang (BU03). Dimensi benda uji balok beton bertulang adalah 150 mm x 300 mm dengan bentang 3000 m.Hasil penelitian menunjukkan bahwa retak awal terjadi di tengah bentang (mid span) balok pada sisi tarik. Beban yang menyebabkan retak awal pada BU01 = 6,22 kN, BU02 = 3,95 kN dan BU03 = 0,25 kN. Hasil tersebut menunjukkan bahwa benda uji yang mempunyai lubang angkur untuk mengikat strand semakin banyak maka beban yang menyebabkan retak awal semakin kecil.Kata Kunci : perkuatan balok, baja strand, retak awal
 PENGARUH KETEBALAN LAPISAN SEDIMEN TERHADAP FUNGSI PERMEABILITAS TANAH A’isyah Salimah; Sri Wulandari
Jurnal Poli-Teknologi Vol. 17 No. 1 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/pt.v17i1.1108

Abstract

ABSTRACTChanges in the environment will always affect the layout changes and changing patterns of water flow runoff. Tends to increase runoff, erosion and sedimentation occur with greater capacity. In this study discusses the influence of the thickness of the sediment layer on the soil permeability function. The research uses fine grain soil passes No. 200 sieve. Research Methods Using Falling Head Permeability Test Method. Where is the analysis of the data using linear regression statistical method that describes the relationship between a thick layer of sediment as the independent variable permeability as a fixed variable. Data processing using Excel 2010 program assistance and SPSS 15.0. The results of the correlation analysis obtained a significant relationship between the thick sedimentary soil permeability. Pearson Corelation Figures show a negative value (-), which means the relationship between two variables, in contrast, where the thick sediments that the lower the permeability coefficient value.Keywords: Soil, Sedimentation, PermeabilityABSTRAKPerubahan lingkungan akan selalu berdampak kepada perubahan tata aliran air dan perubahan pola runoff. Aliran permukaan cenderung meningkat, erosi dan sedimentasi terjadi dengan kapasitas yang semakin besar. Pada penelitian ini membahas pengaruh ketebalan lapisan sedimen terhadap fungsi permeabilitas tanah. Penelitian menggunakan tanah butir halus lolos saringan No. 200. Metode Penelitian Menggunakan Uji Permeabilitas Falling Head Methode. Dimana analisa data menggunakan metode statistik regresi linier yang menggambarkan adanya hubungan antara tebal lapisan sedimen sebagai variabel bebas dengan permeabilitas sebagai variabel tetap. Pengolahan data menggunakan bantuan program Excel 2010 dan SPSS 15.0. Hasil analisa korelasi didapat hubungan yang sangat signifikan antara tebal sedimen dengan Permeabilitas tanah. Angka Pearson Corelation menunjukkan nilai negatif (-), yang berarti hubungan antara dua variabel berkebalikan, dimana semakin tebal sedimen maka koefisien permeabilitas semakin rendah nilainya.Kata kunci : Tanah, Sedimentasi, Permeabilitas.
Cover Politeknologi Vol 17 No 2 Mei 2018 Tim Editor Tim Editor
Jurnal Poli-Teknologi Vol. 17 No. 2 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/pt.v17i2.1228

Abstract

IDENTIFIKASI KEBERADAAN BENDA ASING PADA AREA PENGUKURAN TOMOGRAFI DENGAN MENGGUNAKAN METODA ELECTRICAL IMPEDANCE TOMOGRAPHY (EIT) BERBASIS LABVIEW Endang Wijaya; Sastra Kusuma Wijaya
Jurnal Poli-Teknologi Vol. 17 No. 2 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/pt.v17i2.1229

Abstract

ABSTRACTEIT (Electrical Impedance Tomography) is one of several tomographic methods to estimate impedance distribution in a domain based on the measurement of a boundary area in a certain area. This method is widely used to observe the presence and growth of foreign matter in the area observed, such as cancer in the breast.In this study an instrument was designed to identify the presence and geometry of foreign objects, which were placed in the area of tomography measurement (phantom) in the form of three-dimensional (3D) images, Data acquisition instrument uses NI USB 6351 and LabVIEW (hard & software), with l testing and analysis of 3D image reconstruction using a modeling algorithm "n3r2",The test results can be concluded that the EIT instrument model is able to detect the presence and location of test samples placed in the tomography measurement area (phantom), although 3D images that appear to be unrepresentative illustrate the geometry of the test sample. This is due to an error in the data generated by three (3), namely S0-S1, S1-S2, and S31-S.Keysword : Method, EIT, LabView, 3D, algoritm”n3r2”ABSTRAKEIT (Electrical Impedance Tomography) adalah satu diantara beberapa metode tomografi untuk memperkirakan distribusi impedansi dalam suatu domain berdasarkan pengukuran daerah batas di tertentu. Metode ini banyak digunakan untuk mengamati keberadaan dan pertumbuhan benda asing pada daerah yang diamati, seperti kanker pada payudara.Dalam penelitian ini dirancang instrumen untuk mengidentifikasi keberadaan dan bentuk geometri benda asing, yang diletakkan pada daerah pengukuran tomografi (phantom) dalam bentuk gambar tiga dimensi (3D), Instrument akuisisi data menggunakan NI USB 6351 dan LabVIEW (hard & software),dengan l pengujian dan analisis rekonstruksi gambar 3D menggunakan dengan pemodelan algoritma “n3r2”,Hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa model instrumen EIT mampu mendeteksi keberadaan dan lokasi sampel uji yang diletakkan`di dalam area pengukuran tomografi (phantom), meskipun gambar 3D yang nampak belum representatif menggambarkan bentuk geometri dari sampel uji. Hal ini disebabkan adanya kesalahan data yang dihasilkan oleh tiga (3) yaitu S0-S1, S1-S2, dan S31-S0.Kata kunci: Metode, EIT, LabView, 3D, algoritma”n3r2”
ANALISIS CURAH HUJAN TERHADAP ZERO RUN OFF DENGAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY PADA APLIKASI MATLAB Tohazen Tohazen; Teni Tresnawati; Ahmad Tossin Alamsyah
Jurnal Poli-Teknologi Vol. 17 No. 2 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/pt.v17i2.1230

Abstract

ABSTRACTDisaster has been a part of our life. It comes unexpectedly, whenever and wherever that is. Because of the uncertainty, we have to care and Parepare ourselves to face it. Indonesia as an archipelago has a high risk of disaster, especially flood, particularly in Jakarta. It happened regularly every year. It also happens in other cities in Indonesia.Water scarcity in dry season and flood in rainy season become center of attention and influence us in many aspects of life. This study focus on on Prevention and Earl warning system. Online realtime information system is developer to get the data to be analized. The method is to capture the amount of rainwater volume in a watershed (Watershed), to calculate the amount of water as a contributor to flood / overflow of river water.The solution is to use the absorption well as one of the ways to prevent flood disaster, to get the optimal value as a flooding solution, the formula of hydrological formula and rainfall analysis data have been captured by realtime and online-based monitoring tools.In order to get accurat result, fuzzy method is used on matlabstools.Key words: floods, weather station ,zero run off, DASABSTRAKBencana sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia yang datang tanpa diduga, dimana dan kapan saja terjadinya. Karena ketidak pastian tersebut , kita harus peduli dan menyiapkan diri untuk menghadapi bencana. Indonesia sebagai negara kepulauan yang rawan bencana terutama bencana banjir, dan ini menjadi seperti rutinitas setiap tahun terjadinya musibah banjir. Selain di Jakarta di daerah lain Indonesiapun terjadi bencana seperti ini bahkan seluruh dunia mengalami masalah bencana banjir ini, bahkan sampai memakan korban.Kelangkaan air pada musim kemarau dan Banjir pada musim Hujan menjadi fokus perhatian dari sebagian masyarakat dan tanpa terasa berimbas pada hampir seluruh lapisan masyarakat. Sehingga peneliti juga sangat menekankan pada kedua bencana ini, dimana pada umumnya semua pihak berfokus pada peringatan dini bencana; terutama berfokus pada penanganan bencana banjir. Pada tulisan ini peneliti melakukan sesuatu hal yang berbeda dimana konsepnya adalah pencegahan agar bencana banjir berkurang atau seperti kondisi bumi sebelumnya dimana pada wilayah tersebut tidak terjadi bencana banjir.Metode yang dilakukan adalah dengan menangkap jumlah volume air hujan pada suatu DAS (Daerah Aliran Sungai), untuk dihitung berapa jumlah air sebagai penyumbang banjir/ meluapnya air sungai. Untuk itu dibutuhkan suatu sistem informasi berbasis realtime dan online agar mendapatkan data untuk dianalisa sebanyak mungkin.Solusi yang dilakukan adalah menggunakan sumur resapan sebagai salah satu cara pencegahan bencana banjir, untuk mendapatkan nilai yang optimal sebagai solusi banjir maka dilakukan rumus rumus hidrologi serta data-data analisa curah hujan yang sudah ditangkap oleh perangkat monitoring realtime dan berbasis online, agar hasil perhitungan menjadi cukup akurat digunakan metode fuzzy pada tools matlabs.Kata Kunci : Banjir, Bencana Banjir,weather station,zero run off,DAS
POTENSI ENERGI LISTRIK PADA PABRIK KELAPA SAWIT MELALUI PEMBANGUNAN PLTBG Stieven N. Rumokoy; Dezetty Monika
Jurnal Poli-Teknologi Vol. 17 No. 2 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/pt.v17i2.1231

Abstract

ABSTRACTPalm oil mills will produce liquid waste which is often called POME (Palm Oil Mill Effluent). This waste if not handled properly will disrupt the environment, even though POME stores a large potential of energy that can be used to support energy needs. With special processing, POME can produce biogas. Then biogas can be used as fuel for generators and ultimately can produce electricity. The process of processing from POME to biogas can be formed in a Biogas Power Plant (PLTBg). The amount of electrical energy that can be generated depends on the amount of biogas formed, while the amount of biogas that will be obtained generally depends on the volume of POME and the content of COD (Chemical Oxigen Demand) in POME. In the sample factory, one year of data has been taken. From the results of the analysis of the prediction of the calculation of electricity energy in palm oil mills through the construction of Biogas Power Plants, the average predicted monthly biogas that can be obtained based on data is 279023,248 Nm3CH4/month and maximum biogas that can be obtained based on the maximum processing of coconut mills oil palm is 506153.34 Nm3CH4/month. The average predictable generating capacity based on data is 1.3 MWe and the maximum capacity that can be built should be around 2.37 MWe.Keywords : Palm Oil Waste, POME, Biogas, Renewable Energy, MetaneABSTRAKPabrik kelapa sawit akan menghasilkan limbah cair yang sering disebut POME (Palm Oil Mill Effluent). Limbah ini jika tidak ditangani dengan baik akan mengganggu lingkungan, padahal POME menyimpan potensi energi yang besar yang dapat dipergunakan untuk mendukung kebutuhan energi. Dengan proses pengolahan khusus, POME dapat menghasilkan biogas. Biogas kemudian dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk genset biogas yang akhirnya dapat menghasilkan listrik. Proses pengolahan dari POME menjadi biogas dapat dibentuk dalam suatu Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg). Jumlah energi listrik yang dapat dihasilkan bergantung pada jumlah biogas yang terbentuk, sedangkan jumlah biogas yang akan diperoleh pada umumnya bergantung dari volume POME dan kandungan COD (Chemical Oxigen Demand) pada POME. Pada pabrik sampel, data satu tahun telah diambil. Dari hasil analisis prediksi perhitungan pendapatan energi listrik pada pabrik kelapa sawit melalui pembangunan PLTBg, rata-rata prediksi tiap bulan biogas yang dapat diperoleh berdasarkan data adalah 279023.248 Nm3CH4/bulan dan maksimum biogas yang dapat diperoleh berdasarkan maksimum pengolahan pabrik kelapa sawit adalah 506153.34 Nm3CH4/bulan. Rata-rata kapasitas pembangkit yang dapat diprediksi berdasarkan data adalah 1.3 MWe dan maksimum kapasitas yang dapat dibangun sebaiknya sekitar 2.37 MWe.Kata kunci : Limbah, POME, Biogas, Energi Baru dan Terbarukan, Metana
AUTONOMOUS TARGET TRACKING FOR AIRSOFT GUN BASED ON LABVIEW VISION 2015 Syafrizal Syarief; Fhyras Ayatullah Rismawa
Jurnal Poli-Teknologi Vol. 17 No. 2 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/pt.v17i2.1232

Abstract

ABSTRACTAutomatic Target Tracking on Airsoft Gun Based on LabVIEW Vision is a system that serves to track the movement of the target which is the target of the airsoft gun. The target that is being targeted is a shooting target that moves on the X and Y axes.To track the target is done through the mechanism of controlling the angle position in the elevation and azimuth fields using continuous linear control techniques against normal lines X and Y. The angular position in the elevation field is limited to -10 ° to + 10 ° and azimuth -45 ° to + 45 ° with resolution smaller or equal to 0.2 degrees. When the target does not move, the tracking will automatically stop right at the central point of the target, then Airsoft Gun automatically shoots the target, with an effective shooting distance of 1.5 meters.The target position is identified using LabVIEW Vision based color and pattern recognition methods. The Angle Position Control System used is P (Proportional) Control with a value of Kc = 10, Ti = 0, and Td = 1x10-6 with the amount of time to reach the set point (sp) of 4.7 seconds.The percentage error in the position of the angle obtained is 1.38%. The resolution of the angle obtained is 0.08 °. The maximum range of equipment obtained at the angles of -10o and + 10o is -152.24 cm and 152.59 cm. We concluded that the standard deviation value obtained from the calculation of the angle value of the actual distance is 0.8.Keywords: Automatic target, airsoft gun, color and pattern recognition, LabVIEW Vision 2015ABSTRAKPenjejak Target Otomatis pada Airsoft Gun Berbasis LabVIEW Vision adalah suatu sistem yang berfungsi untuk menjejak pergerakan target yang menjadi sasaran tembak dari airsoft gun. Target yang menjadi sasaran tembak berupa sasaran tembak (shooting target) yang bergerak pada sumbu X dan Y.Untuk menjejak target dilakukan melalui mekanisme pengendalian posisi sudut pada bidang elevasi dan azimuth menggunakan teknik kontrol linier kontinyu terhadap garis normal X dan Y. Posisi sudut pada bidang elevasi dibatasi -10° s.d +10°dan bidang azimuth -45° s.d +45° dengan resolusi lebih kecil atau sama dengan 0,2 derajat. Ketika target tidak bergerak, maka secara otomatis penjejakan akan berhenti tepat mengarah ke titik sentral dari target, kemudian Airsoft Gun secara otomatis menembak target tersebut, dengan jarak tembak efektif yaitu 1,5 meter.Posisi target diidentifikasi menggunakan metode pengolahan citra (color and pattern recognition) berbasis LabVIEW Vision. Sistem Kontrol Posisi Sudut yang digunakan adalah Kontrol P (Proportional) dengan nilai Kc=10, Ti=0, dan Td=1x10-6 dengan besar waktu untuk mencapai set point (sp) sebesar 4,7 detik. Persentase error posisi sudut yang diperoleh adalah 1,38%. Besar resolusi sudut yang diperoleh adalah 0.08°. Jangkauan maksimum dari alat yang didapatkan pada sudut -10o dan +10o sebesar -152,24 cm dan 152,59 cm. Nilai standar deviasi yang didapatkan dari perhitungan nilai sudut terhadap jarak sebenarnya adalah 0,8.Kata kunci : Penjejak target otomatis, airsoft gun, color and pattern recognition, LabVIEW Vision 2015