cover
Contact Name
Indra Cahya Setia Widigda
Contact Email
indracahya933@gmail.com
Phone
+6281252438535
Journal Mail Official
kedokterankomunitas@unisma.ac.id
Editorial Address
Jl. M.T. Haryono No.193 Malang 65144, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)
ISSN : 23376988     EISSN : -     DOI : 10.33474
Jurnal Kedokteran Komunitas merupakan salah satu jenis jurnal akademik bidang kedokteran atau kesehatan di mana penulis mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian maupun kajian. Artikel ilmiah ini juga mencangkup hasil-hasil penelitian terbaru dan tulisan ilmiah lainnya di bidang biomedis, kedokteran klinis, kedokteran komunitas, dan kesehatan masyarakat. Untuk memastikan kualitas ilmiah pada artikel yang diterbitkan, suatu artikel biasa diteliti oleh rekan-rekan sejawatnya dan direvisi oleh penulis, hal ini dikenal sebagai peer review. Jurnal Kedokteran Komunitas nomor p-ISSN 2337-6988 e-ISSN dikelola Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang ini diharapkan dapat menjadi media berbagi pengalaman antara berbagai kalangan dan institusi pendidikan kedokteran dan kesehatan, dengan terbit berkalah 2 kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober.
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2022)" : 25 Documents clear
INTERAKSI JAMU JATI BELANDA (Guazuma ulmifolia) DENGAN ANTIBIOTIK AMOKSISILIN TERHADAP BAKTERI Streptococcus mutans Muhammad Sandy Ali Yafie; Arif Yahya; Rio Risandiansyah
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.088 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Aterosklerosis dapat terjadi akibat infeksi kronis bakteri S. mutans yang dapat diterapi dengan amoksisilin. Jamu jati belanda sering digunakan sebagai obat antiaterosklerosis karena efek hipolipidemia dan antibakterinya antibakteri.  Kombinasi herbal dan antibiotik telah banyak diteliti namun, interaksi jamu jati belanda dan amoksisilin belum pernah dilakukan, sehingga sebab itu penelitian perlu dilakukan tentang interaksi antibakteri jamu jati belanda dengan amoksisilin terhadap bakteri S. mutans.Metode: Penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorium in vitro. Jamu jati belanda  dilarutkan dengan metanol hingga 5 variasi dosis 400×103 ppm, 200×103 ppm, 100×103 ppm, 50×103 ppm, dan 25×103 ppm. Zona hambat kombinasi jamu jati belanda dan amoksisilin 25 µg dilakukan dengan metode Kirby-Bauer Disk Diffusion Susceptibility Test dan diukur dengan jangka sorong. Nilai interaksi dilakukan dengan metode Ameri-Ziaei Double Antibiotic Synergism Test (AZDAST). Signifikansi ditentukan dengan p<0,05.Hasil: Dosis terbaik kombinasi jamu jati belanda dengan amoksisilin didapatkan hasil aditif pada dosis 400×103  ppm (28,11±3,43 mm). Untuk dosis yang lain interaksi bersifat not-distinguishable dengan amoksisilin. Hal ini terjadi karena semakin tinggi dosis ekstrak maka semakin tinggi zona hambat yang terbentuk.Kesimpulan: Dosis 400×103 ppm jamu jati belanda berinteraksi aditif dengan antibakteri amoksisilin terhadap bakteri S. mutans. Kata Kunci: Guazuma ulmifolia, Jamu, Amoksisilin, ZOI, Kombinasi Antibiotik dan Herbal
STUDI IN SILICO AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI SENYAWA BIOAKTIF Tetraselmis chuii MELALUI PENGHAMBATAN PROTEIN DEFORMYLASE Muhammad Askar Arroisy Zawa; Muhammad Zainul Fadli; Yoni Rina Bintari
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.099 KB)

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Meningkatnya resistensi bakteri terhadap antibiotik memerlukan upaya penemuan obat baru atau target baru. Salah satu target adalah enzim protein deformylase (PDf) yang berperan peran penting dlam sintesis protein. Penelitian ini melakukan skrinning secara insilico pada senyawa aktif Tetraselmis chuii terhadap PDf pada bakteri gram negative dan gram positif. Metode: Penambatan senyawa aktif T. chuii terhadap PDf pada bakteri gram negative (Pseudomonas aeruginosa dan Escherichia coli) dan bakteri gram positif (Staphylococcus aureus dan Enterococcus faecalis) yang di evaluasi secara In silico menggunakan docking server dengan actinonin sebagai kontrol secara berurutan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa aktif 2,6,10-trimethyl dan Phytol-1 dalam T. chuii memiliki potensi dalam menghambat PDf pada bakteri. Pada senyawa 2,6,10-trimethyl mempunya energi ikatan bebas ∆G E. coli -7.13 kcal/mol; ∆G P. aeruginosa -7.48; ∆G E. faecalis -7.13; ∆G S. aureus -6.8), sedangkan pada phytol 1 yaitu ∆G E. coli -6.88; ∆G P. aeruginosa -7.3; ∆G E. faecalis -7.03; ∆G S. aureus -6.51. Ikatan yang terjadi antara actinonin dengan senyawa aktif T. Chuii terjadi pada jenis asam amino yang sama pada semua bakteri. Kesimpulan: Senyawa aktif T. chuii yang diduga memiki kemampuan sebagai PDf-inhibitor yaitu - 2,6,10- trimethyl dan Phytol-1, sehingga pada kedua senyawa tersebut diduga memiliki kemampuan antibakteri secara Broad-spectrum Kata Kunci: Antibakteri, Tetraselmis chuii, protein deformylase , In silico
PERBEDAAN ANSIETAS DAN PENDEKATAN BELAJAR SELAMA PEMBELAJARAN DARING TERHADAP MAHASISWA KLINIK FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM MALANG Ega Aprilia; Fenti Kusumawardhani Hidayah; Rizki Anisa
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.096 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan Mahasiswa klinik memiliki tanggung jawab untuk tetap belajar meskipun tugas selama di rumah sakit masih berjalan, seperti bed-side teaching, tutorial klinik, laporan kasus, referat, serta ujian kasus skill. Masa pandemi COVID-19 mempengaruhi kegiatan pembelajaran mahasiswa klinik dimana seluruh kegiatan pembelajaran beralih dari luring ke daring, tentunya work load dan adaptasi pembelajaran di masa pandemi mempengaruhi kondisi psikis mahasiswa klinik sehingga perlu melakukan upaya identifikasi dan pencegahan gangguan psikis antara lain dengan menentukan pendekatan belajar yang sesuai sehingga mahasiswa dapat belajar dengan baik dan mencapai kompetensi mahasiswa klinik yang sudah ditetapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perbedaan ansietas dan pendekatan belajar (deep approach dan superficial approach) selama pembelajaran daring terhadap mahasiswa klinik.Metode Penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional pada 192 mahasiswa klinik FK UNISMA dilakukan dengan menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale untuk mengukur tingkat ansietas dan kuesioner Revised Study Process Questionnaire 2 Factor untuk menilai pendekatan belajar. Data primer diambil dari hasil kuesioner dan wawancara. Analisa data menggunakan uji Mann-Whitney.Hasil Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan tingkat ansietas antara mahasiswa klinik tingkat awal dan tingkat akhir dengan nilai probabilitas Sig 0.000 dan  hasil untuk perbedaan pendekatan belajar juga menunjukkan nilai probabilitas Sig 0.000. Hal ini menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada ansietas dan pendekatan belajar antara mahasiswa klinik tingkat awal dan tingkat akhir. Rerata peringkat untuk tingkat ansietas pada tingkat akhir (113,10) lebih tinggi dibandingkan tingkat awal (72,75) dan hasil pendekatan belajar juga ditemukan rerata peringkat tingkat akhir (130,40) lebih tinggi dibandingkan tingkat awal (48,01).Kesimpulan Mahasiswa tingkat akhir dan tingkat awal cenderung mengalami tingkat ansietas tingkat rendah. Mahasiswa klinik tingkat akhir lebih banyak mengadopsi deep approach learning, sedangkan mahasiswa tingkat awal cenderung menggunakan surface approach learning. Kata kunci: Ansietas, Pendekatan Belajar, Mahasiswa Klinik, Pembelajaran Daring
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN DEFISIENSI ZAT BESI PADA WANITA USIA SUBUR Beauty Safrina Dewi; Anggi Gilang Yudiansyah; Dewi Martha Indria
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.933 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan : Defisiensi zat besi masih menjadi permasalahan yang serius di dunia, tidak terkecuali di Indonesia.  Terdapat sebanyak 2 milyar penduduk di dunia dan 500 juta diantaranya terjadi pada wanita usia subur. Terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya defisiensi zat besi, salah satunya adalah karena kurangnya pengetahuan mengenai zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan defisiensi zat besi pada wanita usia subur di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional  kepada 262 responden wanita berusia 15-49 tahun di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive random sampling. Teknik analisa data pada penelitian ini menggunakan analisa Spearman dengan tingkat signifikansi nilai p=0,05.Hasil : dari total responden yang diteliti hanya terdapat 14% responden yang memiliki pengetahuan baik dan berperilaku pencegahan baik. Penelitian ini menunjukkan hasil dari uji Spearman antara pengatahuan dengan perilaku pencegahan defisiensi zat besi memiliki nilai p = 0,098.Kesimpulan : Pengetahuan wanita usia subur tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap perilaku pencegahan defisiensi zat besi.Kata Kunci : Pencegahan Defisiensi Zat Besi, Pengetahuan, Wanita Usia Subur.
PENGARUH PENGETAHUAN INTEGRITAS AKADEMIK DAN KECERDASAN SPIRITUAL TERHADAP PERFORMA AKADEMIK MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER Faizzatul Miladiyah Alrosyad; Rizki Anisa; Marindra Firmansyah
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.771 KB)

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Mahasiswa kedokteran Universitas Islam Malang diharapkan mempunyai konsep profesionalisme diantaranya pengetahuan integritas akademik dan kecerdasan spiritual dalam menunjang performa akademiknya. Kedua konsep tersebut memiliki pengaruh terhadap performa akademik. Penelitan ini bertujuan meneliti pengaruh antara pengetahuan integritas akademik dan kecerdasan spiritual terhadap performa akademik mahasiswa.Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Unisma angkatan tingkat pertama, kedua, dan ketiga. Untuk data pengetahuan integritas akademik menggunakan kuesioner yang telah dimodifikasi oleh peneliti Syifana dan untuk data kecerdasan spiritual  menggunakan kuesioner Spiritual Intelligence Self-Report Inventory (SISRI-24). Analisa data menggunakan uji Kendall’s tau dan uji regresi linier dengan tingkat signifikansi α = 0,05Hasil: Pada uji Kendall’s tau hubungan pengetahuan integritas akademik didapatkan nilai p = 0,035 dengan α = 0,05 atau (Sig <α) dan kecerdasan spiritual dengan nilai p 0,013 =  dengan α = 0,05 atau (Sig <α) terhadap performa akademik. Pada uji regresi linear didapatkan hasil R square 0.007 pada pengetahuan integritas akademik, sedangkan pada kecerdasan spiritual didapatkan R square 0.025..Kesimpulan: Pengetahuan integritas akademik dan kecerdasan spiritual berhubungan dengan performa akademik, adapun faktor yang dominan adalah kecerdasan spiritual.  Kata Kunci : Pengetahuan Integritas Akademik, kecerdasan spiritual, performa akademik

Page 3 of 3 | Total Record : 25