cover
Contact Name
Ita Suhermin Ingsih
Contact Email
ita.suhermin@unisma.ac.id
Phone
+62341-552249
Journal Mail Official
rekayasa.sipil.unisma@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Islam Malang Jl. Mayjen Haryono 193 Malang 65144, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil (e-journal)
ISSN : 23377720     EISSN : 23377739     DOI : 10.33474
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal "Rekayasa Sipil" sebagai media informasi dan forum kajian bidang Teknik Sipil berisi tulisan ilmiah hasil penelitian. Diterbitkan oleh jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Islam Malang setiap bulan Februari dan Agustus. Redaksi mengundang para ahli, praktisi, peneliti dan semua pemerhati keteknik sipil an untuk menyumbangkan tulisan yang belum pernah diterbitkan dalam media cetak lain.
Articles 240 Documents
Analisa Kerusakan Perkerasan Lentur (Flexible Pavement) Pada Ruas Jalan Pacing-Pacet kabupaten Mojokerto Dengan Metode 1 Pavement Condition Index (PCI) Ery Dharmawan; Bambang Suprapto; Azizah Rachmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 6 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1249.22 KB)

Abstract

Analysis the damage flexible pavement by method pavement condition index (PCI) on the Pacing-Pacet road section, road pavement damage assessment system thatrefers to the type, dimensions, and level of damage that occurred, and can be oneof the references to determine the type of maintenance of road pavement damage.The Pacing-Pacet road section has become one of the main accesses, resulting inmany vehicles crossing the Pacing-Pacet road section, so that the burden receivedby the road becomes greater which will result in damage to the pavement. Thisstudy aims to determine the pavement conditions on the Pacing-Pacet road usingthe pavement condition index (PCI) method with a section length of 21 km dividedinto 42 segments where each segment has a size of 500 x 9 m. Analysis of eachsegment is done visually in the field by measuring the dimensions of the damage,identification of the type of damage, and the level of damage to determine the valueof the pavement condition index (PCI). The results of visual surveys in the fieldfound types of damage such as fillings, holes, sinks, wear, obesity, crocodile skincracks, longitudinal and transverse cracks, groove cracks, and without damage.The PCI value on the Pacing-Pacet road segment is 26, which means that thepavement conditions on the Pacing-Pacet road segment are bad, so the type ofmaintenance used is periodic maintenance so that the damage that occurs on thePacing-Pacet road section is not getting worse.Keywords: road damage analysis, type of road damage, PCI.
STUDI EVALUASI SISTEM JARINGAN DRAINASE KEDUNGBANTENG-BANJARASRI KECAMATAN TANGGULANGIN KABUPATEN SIDOARJO BERBASIS APLIKASI ArcGIS 10.5 Yusril Fahruddiansyah
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.685 KB)

Abstract

Sistem drainase yang tidak optimal akan menyebabkan permasalahan kelebihan air pada suatu kawasan, salah satu kawasan yang kurangnya drainase yang memadai dan sering terjadi banjir adalah Kelurahan Kedungbanteng-Banjarasri Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui  hasil evaluasi jaringan drainase di salah satu kawasan yang kurang memadai dan sering terjadi banjir yaitu kawasan Kelurahan Kedungbanteng-Banjarasri Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo. Dengan menggunakan data Sistem Informasi Geografis (SIG) atau Geographical Information System (GIS) pada Aplikasi ArcGIS 10.5 ini dapat membantu mengatasi permasalahan banjir di wilayah tersebut. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode melibatkan penelitian secara langsung untuk mengamati objek yang diteliti dengan mengambil data penelitian dan mengevaluasinya. Besarnya curah hujan rancangan dengan kala ulang 5 tahun di Kelurahan Kedungbanteng-Banjarasri Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo adalah sebesar 109,775 mm. Berdasarkan data yang didapat dari aplikasi ArcGIS 10.5 dan dihitung kembali maka besar debit air kotor adalah sebesar 0,0030 m3/detik, debit banjir rancangan selama 5 tahun sebesar 4,99186 m3/detik, dan dari hasil perhitungan diperoleh debit kapasitas pada masing-masing saluran yang ada sebesar 0,331 m3/detik pada saluran Kedungbanteng II (02K). Hasil dari evaluasi terdapat 6 saluran drainase yang tidak mampu menampung debit banjir rancangan. Untuk mengatasi masalah ini maka dapat dilakukan perbaikan ulang saluran eksisting agar saluran tersebut mampu menampung debit banjir rancangan tersebut. Kata Kunci : Aplikasi ArcGIS, Evaluasi Drainase, Perbaikan Saluran.
STUDI PENINGKATAN PERKERASAN JALAN PADA RUAS JALAN PUJON KABUPATEN MALANG (STA 18+600 - 28+600) royyani faradis
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1008.595 KB)

Abstract

Sejalan dengan berjalannya waktu dan masa layanan, kondisi jalan pada akhirnya akan mengalami penurunan, baik ditinjau dari tingkat pelayanan maupun kondisi strukturnya. Pertambahan volume lalu lintas akan menyebabkan penurunan layanan yang diakibatkan oleh menurunnya kapasitas jalan. Hal ini akan menyebabkan tingkat kejenuhan jalan meningkat, sehingga jalan tersebut tidak mampu melayani masyarakat dan tidak sesuai dengan kebutuhan. Bertambahnya volume lalu lintas menyebabkan rusaknya jalan di jalan Pujon, ditambah belum adanya sistem drainase. Maka perlu adanya perbaikan jalan dan pelebaran jalan. Data LHR, Data Lendutan, Data CBR, Data Curah Hujan, Peta Kontur dan Peta Topografi sebagai dasar dari perencanaan perbaikan jalan yang ada. Panjang jalan yang dikerjakan adalah 10 km dengan lebar jalan 6 m. Dengan umur rencana 10 tahun, perkembangan lalu lintas sebesar 4%, tebal untuk pelebaran jalan diperoleh sebesar 22 cm dan nilai lendutan diperoleh dari hasil perhitungan untuk tebal lapis tambah perkerasan jalan raya adalah minimum 4 cm dan maksimum 10 cm. Dengan bentuk trapezium diperoleh 4 macam dimensi saluran a. H= 0,65 m; b= 0,50 m; b. H = 0,70 m; b= 0,60 m; c. H = 0,40 m; b= 0,30 m; c. H= 0,40 m; b= 0,30 m dapat menampung air limpasan kawasan jalan Pujon kabupaten Malang. Kata Kunci: Peningkatan Perkerasan, Tebal Lapis Tambah, Lendutan, Pujon
EVALUASI SALURAN DRAINASE DI KECAMATAN BOJONEGORO KABUPATEN BOJONEGORO Agus Tri Purnomo
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 10, No 5 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.567 KB)

Abstract

Salah satu wilayah perkotaan di Jawa Timur yang menghadapi masalah banjir dan genangan adalah Wilayah Kota Bojonegoro. Dengan sedikit kontras kenaikan permukaan dan perkembangan permukiman pada daerah perkotaan, seperti halnya perubahan penggunaan lahan dimana daerah yang sementara untuk persediaan air sebagian besar diubah menjadi daerah permukiman sehingga air secara tidak teratur dilupakan di jalan-jalan perkotaan.Mendemonstrasikan dengan sofware EPA SWMM 5.1 untuk mengetahui saluran darinase yang mengalami luapan akibat limpasan permukaan. Dari hasil perhitungan kalibrasi model dengan membandingkan hasil simulasi dengan hasil observasi di lapangan dengan hasil persentase yang relatif kecil. Dari hasil estimasi menggunakan EPA SWMM 5.1 dari 43 saluran, 9 saluran yang melampaui batas normal adalah conduit  C4 = 0,374 m3/s; conduit C12 = 0,142 m3/s ; conduit C17 = 0,056 m3/s ; conduit  C18 = 0,168 m3/s ; conduit C19 = 0,172 m3/s ; conduit C28 = 0,399 m3/s ; conduit C29 = 0,154 m3/s ; conduit C31 = 0,524 m3/s, dan conduit  C34 = 0,286 m3/s. Saluran tersebut adalah Jalan Panglima Sudirman, Jalan KH Ahmad Dahlan, Jalan Agus Salim, Jalan Hassanudin, dan Jalan Hartono.Kata Kunci: Saluran Drainase, Intensitas Curah Hujan Kala Ulang 5 tahun, Kalibrasi Permodelan, EPA SWMM 5.1.
Analisa Erosi Dan Fungsi Kawasan Berdasarkan ARLKT (Arahan Rehabilitasi Lahan Dan Konservasi Tanah) Pada Sub DAS Roban Bangun Kabupaten Mojokerto Azizah Rachmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.109 KB)

Abstract

Timbulnya lahan kritis adalah salah satu indikasi dari pemanfaatan lahan yang kurang optimal, keserasian antara pemanfaatan dan usaha konservasi masih belum seimbang. Permasalahan ini akan berpengaruh terhadap kehidupan sosial ekonomi di sekitar Daerah Aliran Sungai. Pada saat ini hampir semua sungai besar di Indonesia telah digolongkan sebagai DAS kritis. Sedangkan ditinjau dari laju erosi dapat dikemukakan bahwa laju erosi di beberapa sungai di Indonesia sangat tinggi. Bulan Februari tahun 2004 telah terjadi banjir bercampur lumpur di Kabupaten Mojokerto dan mengakibatkan kerusakan parah pada prasarana jalan, jembatan, bangunan pengairan dan daerah pemukiman. Kerusakan tersebut terjadi terutama pada lokasi dengan keadaan geologi, morfologi, hidrologi, dan klimatologi yang kurang menguntungkan. Hal ini juga diakibatkan menurunnya kemantapan suatu lereng akibat degradasi tanah atau batuan bersamaan dengan waktu dan usianya. Data-data yang diperlukan dalam penelitian ini meliputi data curah hujan dari Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS),  tata guna lahan, Peta topografi, peta jenis tanah, data jenis tanaman dari Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto. Dari hasil penelitian di dapatkan bahwa 1.Sub DAS Roban Bangun yang luasnya 7928,79 ha ini merupakan daerah hulu dimana setelah perhitungan didapatkan hasil debit total sebesar 107,24 m3/dt yang merupakan total debit dari 63 Sub-sub DAS. Erosivitas limpasan permukaan yang totalnya mencapai 50.696,49 m2/jam dan mengakibatkan nilai total laju erosi sebesar 137.354,71 ton/ha/thn. Laju erosi tersebut dikatakan sangat berat, karena dapat mengakibatkan hilangnya kedalaman tanah efektif dan membuat DAS menjadi sangat kritis. 2. Kondisi topografi Sub DAS Roban Bangun yang kemiringan lerengnya sebagian besar curam dan sangat curam (40% keatas), kedalaman solum yang sebagian besar Dalam (90 cm keatas) dan memiliki laju erosi yang besar mengakibatkan tingkat bahaya erosi yang terjadi pada Sub DAS Roban Bangun sebagian besar sangat berat yaitu 54,7% dari luas wilayah, sedangkan tingkat bahaya erosi yang lain yaitu berat:24,4%, Sedang:10,3%, Ringan:3,6%, dan Sangat Ringan:7,1%. 3.           Kelas kemampuan lahan di Sub DAS Roban Bangun di klasifikasikan menjadi 8 (delapan) kelas, yaitu kelas I (4,80 %), kelas II (0,5 %), kelas III (9,10 %), kelas IV (2,88 %), kelas V (0,19 %), kelas VI (5,27 %), kelas VII (36,77 %) dan  kelas VIII (40,48%). Adapun untuk tiap-tiap kelasnya disarankan untuk melakukan usaha konservasi sesuai dengan sifat-sifat tanahnya. Teknik konservasi diutamakan adalah dibiarkan alami sebagai hutan lindung atau cagar alam. Kata Kunci : Erosi , ARLKT, DAS Roban Bangun
Studi Perencanaan Pipa Jaringan Distribusi Air Bersih Pdam di Desa Klagen dan Ngadiboyo Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk Naufal Yudhistira; Eko Noerhayati; Bambang Suprapto
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 7 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.191 KB)

Abstract

Water is one of the basic needs of living things on earth, for humans, water is very necessary for daily life. the construction of clean water facilities is very importantfor people's lives with the aim to meet the daily needs of clean water. Many waysof distributing clean water in the community one way is to use pipeline.This study aims to determine the community's clean water needs by usingpipelines in the Klagen and Ngadiboyo villages, Rejoso District, NganjukRegency. The benefits of this research are for the government's considerationthrough `related agencies for the planning of clean water distribution pipelines.The method used in this planning is the collection of technical data such as mapdata, population data, and water availability data. The research location is inNganjuk Regency, East Java, precisely in the Klagen and Ngadiboyo villages. Theresults of this study are the maximum water needs of the population until 2028,which is 63,036 m3/hour, has fulfilled the people's water needs and the simulationusing epanet has been going well with easy access using a piped waterdistribution network. Keyword: water, clean water, pipe line
Jurnal m nurul ahlak; Aziza Rokhmawati; Anita Rahmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.081 KB)

Abstract

ABSTRAKJalan Gajah Mada-Datuk Dibanta dengan panjang 11 KM dan lebar 5 M merupakan jalan di Kota Bima, Provinsi NTB, jalan tersebut diketahui mengalami kerusakan seperti keretakan, keausan, dan berlubang yang disebabkan telah mencapai masa umur rencana dan beban lalu lintas kendaraan berlebih, selain pada jalan tersebut saluran drainase masih kurang maksimal untuk menyalurkan limpasan air hujan ke saluran pembuangan.Studi ini bertujuan untuk merencanakan tebal Perkerasan Lentur (Flexible pavement) dan dimensi saluran drainase agar dapat memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan tersebut. Metode yang digunakan adalah Manual Desain Perkerasan Jalan 2017. Dari hasil perhitungan diketahui CESA5 umur rencana 20 tahun sebesar 21.741.742,26ESA, dan CBR sebesar 5,0%, maka didapat tebal lapis tambah (Overlay) sebsar 50 mm. pada perencanaan drainase diketahui (Qs I=0,690m3/det), (QsII=0,181m3/det), (Qs III=0,111m3/det), (Qs IV=874m3/det), (Qs IV=2,207 m3/det), (Qs IV=2,193m3/det). Maka dimensi saluran sebesar (STA I : h=0,45m, b=0,40m, w=0,15m), (STA II : h=0,30m, b=0,25m, w=0,10m), (STA III : h=0,25m, b=0,20m, w=0,10m), (STA IV : h=0,45m, b=0,40m, w=0,20m), (STA V : h=0,55m, b=0,45m, w=0,20m), (STA VI : h=0,55m, b=0,40m, w=0,20m).Kata Kunci : (1) Drainase, (2) Kota Bima, (3) MDPJ 2017, (4) Overlay.
Studi Perencanaan Bangunan Pelimpah (Spillway) Pada Bendungan Tugu Kabupaten Trenggalek Moh. Lutfi Maulana; Eko Noerhayati; Azizah Rachmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.285 KB)

Abstract

Bendungan Tugu adalah bendungan yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan air irigasi dan kebutuhan air baku. Debit air yang masuk ke dalam bendungan diusahakan agar tidak sampai melimpah di atas puncak mercu bendungan, maka perlu direncanakan bangunan yang dapat melimpahkan debit banjir ke hilir secara optimal. Salah satu bangunan pelengkap pada bendungan adalah bangunan pelimpah. Dari hasil studi didapatkan analisis debit banjir rencanaQ100th = 324,246 m3/dt. Elevasi puncak spillway + 254,00 m.Spillway direncanakan dengan tipe Ogee lengkap dengan bangunan pelengkapnya yaitu saluran pengarah, saluran transisi, saluran peluncur dan bangunan peredam energi dengan tipe kolam olakan USBR Type III. Selanjutnya analisis berupa stabilitas kontrol guling, kontrol geser, kontrol daya dukung tanah dengan hasil bangunan yang direncanakan masih tergolong aman.Kata kunci : Spillway, Bendungan, Tugu, Trenggalek
Studi Perencanaan Jaringan Perpipaan Distribusi Air Bersih Distrik Aimas Kabupaten Sorong menggunakan Software Epanet 2.0 Roihan Attammimi Suryateja; Eko Noerhayati; Bambang Suprapto
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 10, No 1 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4109.032 KB)

Abstract

Pembangunan Nasional yang sesuai dengan sasaran dalam Peraturan Pemerintah No.16 Tahun 2005 Tentang Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum dan Peraturan Menteri No. 294/PRT/M/2005 Tentang Badan Pendukung Pembangunan Sistem Penyediaan Air Bersih. Menindak lanjuti Peraturan tersebut Pemerintah Kabupaten Sorong melalui dinas-dinas terkait melakukan pembangunan, pengoperasian dan pemeliharaan jaringan distribusi air bersih di Kabupaten Sorong secara berkala. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pertumbuhan penduduk Distrik Ainas sampai dengan tahun 2030, Mengetahui jumlah kebutuhan air bersih untuk penduduk Distrik Aimas sampai tahun 2030, mengetahui dimeni dan galian pipa yang akan di gunakan. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengumpulkan data sekunder dan primer yang kemudian diolah dengan menggunakan Software Epanet 2.0. hasil dari penelitian ini jumlah penduduk Distrik Aimas Kabupaten Sorong pada tahun 2030 adalah 31.985 Jiwa, kebutuhan air bersih pada tahun 2030 mencapai 5,73 lt/det. Dimensi pipa yang digunakan untuk distribusi air bersih Distrik Aimas diameter 300 (12”) dan diameter 200 (8”). Lebar ukuran galian pipa yang dibutuhkan 0,9 m dan 0,8m. Hasil dari simulasi menggunakan Software Epanet 2.0 di dapatkan kecepatan dan tekanan aliran air dalam keadaan stabil.  Untuk penelitian selanjutnya bisa menggunakan Software selain Epanet 2.0 seperti Software Watercad dan WaterNet.Kata Kunci : Distibusi Air Bersih, Distrik Aimas, Software Epanet 2.0
Studi Evaluasi Pengukuran Dengan Alat Theodolite Dan Alat Global Position System (GPS) Pada Proyek Jalan Ahmad Yani Kota Banjarbaru Hadriansyah Hadriansyah
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.717 KB)

Abstract

Jalan adalah merupakan salah satu prasarana transportasi yang sangat penting.Selain sebagai penghubung dari suatu daerah ke daerah lainnya, jalan juga berfungsi sebagai prasarana aktivitas bagi penduduk untuk mengembangkan potensi ekonomi, sosial, dan budaya.Perencanaan, pembangunan, dan peningkatan jalan tidak terlepas dengan peta situasi jalan.Peta situasi tersebut menggambarkan koordinat X dan Y serta ketinggian oleh karena itu penentuan koordinat dan ketinggian dilapangan tergantung dengan pengambilan data dilapangan. Studi Evaluasi Pengukuran Dengan Alat Theodolite dan Alat Global Position System (GPS ) Pada Proyek Jalan Ahmad Yani Kota Banjarbaru dilakukan untuk mendapatkan perbandingan hasil koordinat dengan alat Theodolite dan alat GPS, Mendapatkan gambar peta situasi, penampang memanjang dan melintang jalan, dan perbandingan hasil volume dengan metode koordinat (M.S Excel) dan Metode AREA (AutoCAD).  Penyusunan laporan dilakukan dengan metode observasi lapangan, maka dari itu disini akan dijabarkan cara pengambilan data di lapangan dengan alat Theodolite dan alat Global Position System (GPS ),untuk perhitungan data dengan program  Microsoft Excel, Untuk penggambaran dengan program AutoCAD dan dibantu dengan program MapSource, Surfer 8, dan Aec. Studi evaluasi Jalan Ahmad Yani Kota Banjarbaru Propinsi Kalimantan selatan dengan panjang 1600 Meter. Pengukuran dengan Alat Theodolite dan alat GPS ternyata tidak jauh selisihnya asalkan selama pengukuran cuaca dalam  keadaan cerah dan waktu jangan berselang cukup lama, adapun selisih mutlak Absis = 0.268 m dengan simpangan baku sebesar 0.138 m, selisih mutlak Ordinat = 0.223 m dengan simpangan baku sebesar 0.148 m dengan panjang 1600 meter.Ternyata penggambaran dengan Program AutoCad dan dibantu dengan program MapSource, Surfer 8, dan Aec akan mempermudah pekerjaan dan selisih perhitungan volume antara program M.S Excel dengan AutoCAD adalah 0.050 m3 (0.0073 %).  Kata kunci :Pengukuran, Theodolite, GPS

Page 3 of 24 | Total Record : 240


Filter by Year

2013 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2022) Vol 12 No 2 (2022) Vol 12, No 1 (2022) Vol 12 No 1 (2022) Vol 11, No 4 (2022) Vol 11, No 3 (2022) Vol 11, No 2 (2022) Vol 11, No 1 (2022) Vol 10, No 5 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 10, No 4 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 10, No 3 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 10, No 2 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 10, No 1 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 9, No 4 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 9, No 3 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 9, No 2 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 9, No 1 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 8, No 8 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 7 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 6 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 5 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 4 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 3 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 1 (2020): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Rekayasa Sipil More Issue