cover
Contact Name
Imam Santoso
Contact Email
mpbindonesia@unisma.ac.id
Phone
+6285649611196
Journal Mail Official
mpbindonesia@unisma.ac.id
Editorial Address
Magister Pendidikan Bahasa Indonesia PPS Universitas Islam Malang Jalan Mayjen Haryono 193, Telepon (0341) 551932 Fax. (0341) 552249
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah NOSI
ISSN : 23378425     EISSN : -     DOI : 10.33474
Nosi merupakan jurnal ilmiah hasil penelitian bidang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Program Pascasarjana Universitas Islam Malang. Jurnal Ilmiah ini berisi artikel hasil penelitian baik kualitatif maupun kuantitatif. Jurnal Ilmiah ini terbit 2 kali setahun.
Articles 183 Documents
ANALISIS KESESUAIAN BUKU PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VIII SMPN 2 PINTU RIME GAYO BENER MERIAH Al Insan; Akhmad Tabrani; Luluk Sri Agus Prasetyoningsih
NOSI Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Bahasa dapat diartikan sebagai media komunikasi yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Jika tidak ada bahasa, maka manusia tidak dapat mengutarakan keinginannya. Begitu pula di dalam pembelajaran di sekolah membutuhkan bahasa sebagai media komunikasi. Begitu pula di dalam buku pelajaran yang digunakan oleh peserta didik, khususnya mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sehingga buku pelajaran yang digunakan harus sesuai dengan standar perbukuan (Pusbuk).Tujuan analisis ini untuk mendeskripsikan: (1) Kesesuaian isi atau materi buku Bahasa Indonesia kelas VIII SMPN 2 Pintu Rime Gayo, (2) Kesesuaian penyajian buku Bahasa Indonesia kelas VIII SMPN 2 Pintu Rime, (3) Kesesuaian bahasa yang ada di buku pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII SMPN 2 Pintu Rime Gayo, dan (4) Kesesuaian kegrafikan buku pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII SMPN 2 Pintu Rime Gayo.            Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode kualitatif yang bersifat uraian-uraian fakta yang sistematis dan akurat. Penelitian ini disebut sebagai (Library Research) atau penelitian kepustakaan di mana dilakukan pengumpul data-data dari jurnal, buku, artikel dan karya ilmiah lainnya. Penelitian ini mengambil data dari buku pelajaran Bahasa Indonesia SMP/ MTs kelas VIII karya M. Wahyudianto. Buku ini digunakan oleh salah satu sekolah di daerah Aceh, yaitu SMPN 2 Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah.Hasil dari analisis kesesuaian buku pelajaran ini berdasarkan standar dari Pusat Perbukuan adalah sesuai jika digunakan pada jenjang SMP dengan kurikulum 2013. Kesuaian ini dari segi: (1) Isi atau materi, yang meliputi: kesesuaian kompetensi inti dan kompetensi dasar, perkembangan siswa, kebutuhan bahan ajar, wawasan dan nilai moral dengan presentase kesesuaian mencapai 94,8%; (2) Penyajian Buku Pelajaran, yang meliputi: Kejelasan tujuan indikator, motivasi/ daya tarik, interaksi siswa, informasi buku pelajaran dan urutan sajian dengan presentase kesesuaian seluruhnya mencapai 91,6%, (3) Bahasa, yang meliputi: keterbacaan, kejelasan informasi, kaidah Bahasa Indonesia dan bahasa yang efektif dan efisien dengan presentase keseluruhan mencapai 100%, dan (4) Kegrafikan, yang meliputi aspek penggunaan jenis dan ukuran huruf, kesesuaia tata letak (Lay Out), kesesuaian ilustrasi, gambar dan foto serta kesesuaian desain tampilan dengan presentase keseluruhan kesesuaian mencapai 86,25%.Simpulan hasil penelitian berikut dapat dikemukakan bahwa berdasarkan analisis kesesuaian penggunaan buku pelajaran Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs kelas VIII semester I karya M. Wahyudianto ini telah memenuhi kriteria kesesuaian berdasarkan standar perbukuan untuk digunakan dalam proses pembelajaran di SMPN 2 Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah. Kata kunci: Analisis, Buku Bahasa Indonesia, Kesesuaian
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KOMIK DIGITAL BERBASIS PLATFORM GOOGLE CLASSROOM PADA MATERI MENCERITAKAN KEMBALI ISI TEKS BIOGRAFI Indra Nurdianto
NOSI Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebutuhan guru dan siswa mengenai media pembelajaran komik digital berbasis platform google classroom pada materi menceritakan kembali isi teks biografi secara tertulis, mengembangkan media pembelajaran komik digital berbasis platform google classroom berdasarkan spesifikasi produk yang meliputi wujud, isi, sistematika, bahasa, dan grafika, mendeskripsikan kevalidan atau kelayakan media pembelajaran komik digital berbasis platform google classroom, serta mendeskripsikan keefektifan penggunaan media pembelajaran komik digital berbasis platform google classroom.Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah prosedural. Model pengembangan ini terdiri dari sepuluh tahap, yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data atau informasi, desain produk, revisi desain, validasi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk, dan diseminasi. Uji validasi media dilakukan dengan meminta penilaian pada dosen pascasarjana bahasa Indonesia, sedangkan uji coba produk dilakukan dengan meminta penilaian pada guru bahasa Indonesia dan siswa kelas X IIS 1 MA Almaarif Singosari secara acak.Hasil penelitian pengembangan ini meliputi empat hal. Pertama, berdasarkan hasil analisis angket kebutuhan bahwasannya pengembangan media komik digital biografi B.J. Habibie berbasis platform google classroom sudah sesuai dengan kebutuhan guru dan siswa dalam aspek pembelajaran maupun aspek media. Kedua, berdasarkan hasil validasi tim ahli bahwasannya media pembelajaran komik digital biografi B.J. Habibie berbasis platform google classroom yang dikembangkan sudah sesuai dengan spesifikasi produk yang meliputi wujud, isi, sistematika, bahasa, dan grafika. Ketiga, hasil uji coba produk pada tim ahli (materi dan media), guru, serta siswa secara berurutan menunjukkan persentase tingkat kevalidan atau kelayakan produk mencapai 81,25%, 85,52%, 83,75%, dan 82,88%. Keempat, uji efektivitas penggunaan produk menunjukkan adanya perbedaan rata-rata yang signifikan antara kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen berdasarkan uji statistik Mann Whitney dengan Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000.Saran pemanfaatan produk media pembelajaran komik digital biografi B.J. Habibie berbasis platform google classroom ditujukan bagi guru bahasa Indonesia, siswa, dan peneliti lain. Petama, guru bahasa Indonesia agar memanfaatkan produk ini sebagai alternatif media pembelajaran yang inovatif, menyenangkan, dan sesuai dengan minat siswa. Kedua, siswa kelas X agar menggunakan produk ini sebagai stimulus yang memudahkan dalam menceritakan kembali isi teks biografi secara tertulis. Ketiga, peneliti lain agar menjadikan produk ini sebagai pedoman atau pertimbangan dalam melakukan penelitian pengembangan selanjutnya dengan materi yang lebih lengkap. Kata Kunci: pengembangan, komik digital, google classroom, teks biografi.
PENGARUH PENGGUNAAN STRATEGI AFEKTIF TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA DAN KEMAMPUAN MENULIS PADA PEMBELAJARAN TEKS FABEL SISWA KELAS VII SMP AN NUR AL-MUNTAHY Kinanatul Fahriyah
NOSI Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan strategi afektif pada kemampuan membaca dan kemampuan menulis dalam pembelajaran teks fabel untuk siswa kelas VII SMP An Nur Al-Muntahy, dan mampu memperoleh penggunaan strategi afektif deskriptif yang obyektif, seperti serta mampu memperoleh deskriptif objektif tentang kemampuan membaca dan menulis siswa. Penelitian ini diarahkan untuk mendapatkan jawaban yang pasti dari kemungkinan adaiatau tidaknyadpengaruhaantara penggunaan strategi afektif terhadap kemampuan membaca dan menulis siswa kelas VII SMP An Nur Al-Muntahy. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian ex post facto menggunakan analisis data uji One Way Annova untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan strategi afektif terhadap kemampuan membaca dan menulis dalam pembelajaran teks fabel siswa kelas VII An Nur Al-Muntahy Senior hight Sekolah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, ada pengaruh penggunaan strategi afektif pada kemampuan membaca dan menulis siswa kelas VII SMP An Nur Al-Muntahy. siswa. Karena hasil penelitian menunjukkan nilai menggunakan strategi afektif memperoleh jumlah (sum2378), dengan skor rata-rata 82, dan skor tertinggi 97 sedangkan skor terendah adalah 70. Selanjutnya, pada tahap pemberian kemampuan membaca untuk sampel atau siswa yang dilakukan melalui memberikan tes tertulis pemahaman membaca, menunjukkan nilai kemampuan membaca dengan angka (≤2531), dengan nilai rata-rata 74 dan nilai maksimum tertinggi yang dicapai 85 sedangkan nilai paling ringan mencapai 56. Kemudian dalam tahap pengujian kemampuan menulis dilakukan dengan memberikan tes tertulis dalam bentuk tugas menyusun cerita fabel, menunjukkan nilai kemampuan menulis (∑2255) dengan nilai rata-rata 78 dan nilai maksimum tertinggi yang dicapai 95 sedangkan yang paling ringan nilai yang dicapai 60. Selanjutnya, data tentang hasil penggunaan strategi afektif pada kemampuan membaca dan menulis dilakukan oleh tes One Way Annova dengan menganalisis menggunakan SPSS.20 dilakukan dua kali pada masing-masing kemampuan kemampuan membaca dan menulis. Dari hasil analisis statistik menggunakan uji OneWay Annova dapat dilihat bahwa nilai sig dalam tabel uji OneWay Annova menggunakan strategi afektif pada kemampuan membaca adalah 0,005 <0,05, sedangkan nilai sig pada tabel uji OneWay Annova menggunakan strategi afektif pada kemampuan menulis yaitu 0,005 <0,05. Dengan demikian, peneliti menyimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan strategi afektif pada kemampuan membaca dan menulis dalam pembelajaran teks fabel.Setelah itu untuk mengetahui seberapa besar perbedaan rata-rata pengaruh penggunaan strategi afektif terhadap kedua kemampuan tersebut, perlu dilanjutkan dengan Tes Post-Hoc dengan menggunakan Tukey dan Bonferroni.Jika dilihat dari nilai Sig pada masing-masing analisis data di atas yaitu pada kemampuan membaca 0.000<0.05 dan pada kemampuan menulis 0.005<0.05emaka dapat ditarikhkesimpulan bahwa penggunaan strategi afektif lebih tinggi pengaruhnya terhadap kemampuan membaca khususnya pada pembelajaran teks fabel bagi  peserta didik di kelas VII SMP An Nur Al-Muntahy. Kata kunci: Strategi Afektif, Kemampuan Membaca, Kemampuan Menulis, Teks Fabel
Pengembangan Bahan Ajar Elektronik Menulis Teks Puisi dengan Strategi Pembelajaran Kreatif-Produktif untuk Siswa Kelas X SMK Winda Primasanti
NOSI Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pengembangan bahan ajar menulis teks puisi bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kebutuhan siswa terhadap bahan ajar, (2) pengembangan bahan ajar, (3) kelayakan bahan ajar, dan (4) efektivitas penggunaan bahan ajar. Peneliti menggunakan model penelitian dan pengembangan 4D yang terdiri dari pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Namun, tahap penyebaran tidak dilakukan dalam penelitian ini. Setelah melakukan pendefinisian dan perancangan, peneliti melakukan pengembangan bahan ajar dengan melakukan uji validasi kepada beberapa ahli, yaitu ahli materi bahasa Indonesia, ahli desain pengembangan, dan ahli praktisi. Untuk mengetahui efektivitas penggunaan bahan ajar, percobaan dilakukan kepada 20 siswa sebagai subjek penelitian.Berdasarkan hasil pengembangan, peneliti menyimpulkan empat hal. Pertama, siswa kelas X SMK membutuhkan bahan ajar yang sesuai dengan kurikulum 2013 revisi 2019 yang memenuhi standar dari berbagai aspek. Kedua, bahan ajar elektronik menulis teks puisi yang telah dikembangkan telah teruji kelayakannya melalui kegiatan uji coba produk yang melibatkan para ahli, praktisi, dan siswa sebagai pengguna bahan ajar. Ketiga, hasil uji kelayakan bahan ajar yang dinilai oleh para ahli sangat layak untuk dikembangkan. Keempat, hasil uji efektivitas berhasil meningkatkan hasil belajar siswa di empat kompetensi dasar.Berdasarkan hasil uji efektivitas menunjukan nilai peningkatan dari pretes ke postes sebesar 21,750 pada kompetensi dasar 3.16. Nilai pretes dan postes untuk kompetensi dasar 4.16 menunjukkaan selisih nilai 16,650. Selisih nilai pada kompetensi dasar 3.17 yaitu sebesar 16,700. Selisih nilai pretes dan postes untuk kompetensi dasar 4.17 yaitu sebesar 21,850. Peningkatan hasil belajar siswa dalam memahami dan menulis puisi di empat kompetensi dasar menunjukkan bahwa bahan ajar ini telah terbukti efektivitasnya. Kata kunci: bahan ajar elektronik, menulis teks puisi, strategi pembelajaran kreatif-produktif.
PEMBELAJARAN KETERAMPILAN LITERASI PERMULAAN ANAK DISABILITAS AUTIS DENGAN STRATEGI ABA MODIFIKASI PADA MASA PANDEMI COVID-19 Luluk Sri Agus Prasetyoningsih
NOSI Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa pandemi Covid-19, anak disabilitas autis perlu mendapatkan penanganan khusus, agar kelak anak dapat hidup sejajar dengan anak normal. Penelitian ini bertujuan mengeksplanasikan dimensi stimulasi keterampilan literasi permulaan pada anak disabilitas autis triad impairment. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian adalah anak disabilitas autis spektrum komunikasi, interaksi sosial, dan perilaku dengan simtom awal. Pengambilan data penelitian dilakukan melalui pengamatan dan interviu dalam jaringan (online) pada setting intervensi (terapi) anak disabilitas autis. Hasil penelitian menunjukkan tiga deskripsi stimulasi pembelajaran literasi permulaan. (1) Jenis stimulasi keterampilan literasi permulaan berorientasi pada program intervensi awal sesuai Kurikulum Anak Berkebutuhan Khusus. (2) Strategi intervensi menggunakan ABA Modifikasi berdasarkan latar belakang kondisi individual (spektrum dan simtom) anak. (3) Pemanfaatan media pembelajaran keterampilan literasi permulaan berorientasi media pembelajaran sederhana berbasis pada konteks kehidupan anak. Simpulan hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi pembelajaran keterampilan literasi permulaan pada anak disabilitas autis diarahkan pada pemahaman komunikasi, kecakapan hidup (life skills) untuk kesiapan kemandirian, keterampilan literasi berorientasi pada program intervensi awal dengan menggunakan strategi ABA Modifikasi, dan media yang digunakan untuk menstimulasi pembelajaran literasi permulaan sesuai konteks kehidupan anak. Kata kunci: dimensi pembelajaran, keterampilan literasi permulaan, disabilitas autis, Applied Behavior Analysis (ABA) Modifikasi
NILAI MORAL DALA NOVEL MERASA PINTAR BODOH SAJA TAK PUNYA Adib Ibrohimi
NOSI Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Karya sastra diciptakan selain untuk memberikan hiburan atau kesenangan, juga menjadi sarana penanaman nilai moral. Karya sastra mengandung implementasi moral dalam sikap dan tingkah laku para tokoh sesuai dengan pandangan tentang moral. Melalui cerita, sikap dan tingkah laku tokoh-tokoh itulah pembaca diharapkan dapat mengambil hikmah dari pesan-pesan moral yang disampaikan atau diamanatkan. Keberadaan nilai moral dalam sastra diharapkan mampu memunculkan nila-nilai positif bagi pembaca, sehingga mereka peka terhadap masalah yang berkaitan dengan kehidupan sosial. tujuan penelitian ini mendeskrisikan nilai moral individu dan sosial dalam novel Merasa Pintar Bodoh Saja Tak Punya yang meliputi beberapa aspek yaitu. rasa percaya diri, cinta ilmu setingi-tinginya, rendah hati,  jujur, dan sabar. Kedua. Hormat dan kasih sayang, mempererat tali persaudaraan, bersedia memberi nasehat, saling tolong-menolong, saling memaafkan, dan mendoakan orang lain.            Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Merasa Pintar Bodoh Saja Tak Punya karya Rusdi Mathari, cetakan ketujuh pada Januari 2020. Diterbitkan Buku Mojok. Novel ini terdiri dari 226 halaman. Data dari penelitian ini berupa paparan-paparan bahasa, kutipan kata-kata, dialog, percakapan antar tokoh, penjelasan pengarang, dan komentar tokoh lain yang tercantum dalam novel. Bentuk atau wujud dari data ini berupa kutipan-kutipan yang mengungkapkan pikiran-pikiran pengarang tentang aspek nilai moral individu dan nilai moral sosial yang terdapat dalam novel Merasa Pintar Bodoh Saja Tak Punya karya Rusdi Mathari.Tujuan penelitian ini mendeskrisikan nilai moral individu dan sosial dalam novel yang meliputi beberapa aspek yaitu. Pertama rasa percaya diri, cinta ilmu setingi-tinginya, rendah hati,  jujur, dan sabar. Kedua. Hormat dan kasih sayang, mempererat tali persaudaraan, bersedia memberi nasehat, saling tolong-menolong, saling memaafkan, dan mendoakan orang lain.            Hasil penelitian dapat diuraikan sebagai berikut. Pertama nilai moral individu dalam novel. Memilliki rasa percaya diri tinggi dalam setiap tindakan, perlunya mencari ilmu agama, serta mengamalkannya, tahu diri atas kemampuan yang dimiliki, menerima kritikan atau masukan dari orang lain yang dianggap lebih tau, Jujur pada diri sendiri akan membuatmu dekat dengan kebenaran mengenai dirimu, dan manusia juga harus selalu sabar akan takdir dan rizkinya. Kedua moral sosial dalam novel Merasa Pintar Bodoh Saja Tak Punya. Perlu menanamkan rasa hormat dan kasih sayang pada setiap orang, mempererat tali persaudaraan, nasehat merupakan tanda yang jelas dari adanya peduli sesama muslim, tolong menolong merupakan kunci untuk hidup, seorang muslim dianjurkan untuk saling memaafkan. Kata kunci: Moral, Novel, Merasa Pintar Bodoh Saja Tak Punya.
NILAI RELIGIUSITAS LIRIK LAGU ALBUM RENUNGAN DALAM NADA KARYA SONETA GROUP Faydirrachman Faydirrachman
NOSI Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Lagu adalah seni musik yang dibuat oleh seorang penulis untuk dinikmati setiap pendengar. Lirik lagu adalah karya seni yang puitis. Lirik yang terdapat dalam lagu tersebut biasanya dapat menggambarkan emosi seseorang, baik itu dalam keadaan sedih, bingung, benci, gembira, jatuh cinta, patah hati, atau sedang menuntun Tuhan. Oleh sebab itu, penelitian ini di tulis dengan judul nilai religiusitas lirik lagu dalam album Renungan dalam Nada Karya Soneta Group,Tujuan penulis meneliti penelitian ini adalah untuk (1) Mendeskripsikan tentang bentuk nilai-nilai religiusitas berdasarkan aspek (a) hubungan manusia dengan tuhan, (b) hubungan manusia dengan manusia, (c) hubungan manusia dengan alam pada lirik lagu dalam Album Renungan dalam Nada  karya Soneta Group; (2) Menjelaskan fungsi nilai-nilai agama dari aspek-aspek berikut: (a) fungsi pendidikan, (b) fungsi penyelamat, (c) fungsi perlindungan, (d) fungsi pengawasan sosial, (e) fungsi menumbuhkan rasa persatuan, (f) fungsi perubahan pada lirik lagu dalam Album Renungan dalam Nada karya Soneta Group.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif . Sumber data dalam penelitian ini adalah  album lagu Renungan dalam Nada Karya Soneta Group berisi 10 lagu yang di rilis pada tahun 1982 oleh perusahaan rekaman Yukawi. Data dari penelitian ini berupa lirik lagu dan isi lagu yang tercantum dalam album lagu. Bentuk atau wujud dari data ini berupa ungkapan-ungkapan dari pikiran pencipta lagu tentang bentuk nilaireligiusitas dan fungsi nilai religiusitas yang terdapat pada Album Renungan dalam Nada karya Soneta Group.            Hasil penelitian dapat diuraikan sebagai berikut. Pertama bentuk nilai-nilai religiusitas lirik lagu album Renungan dalam Nada karya Soneta Group karya Soneta Group. Hubungan antara manusia dan Tuhan, hubungan antara manusia dan manusia, hubungan antara manusia dan alam. Kedua dari fungsi nilai religius menyanyikan lirik album "Renungan dalam Nada" karya Soneta Group. Fungsi pendidikan, fungsi penyelamatan, fungsi perdamaian, fungsi pengawasan sosial, fungsi pembinaan rasa persatuan, fungsi perubahan.  Kata kunci: Nilai Religiusitas, Lirik Lagu, Album Renungan dalam Nada.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA ANAK TUNAGRAHITA SLB NURUL IKHSAN DI ERA PANDEMI COVID-19 TAHUN AJARAN 2019/2020 Fitria Kanti Lestari
NOSI Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Kegiatan pembelajaran dapat dilakukan karena adanya interaksi antara guru dengan peserta didik. Dalam hal ini terjadi interaksi yang saling berkaitan, karena di dalam proses pembelajaran di kelas guru dengan peserta didik tidak mampu untuk dipisahkan. Dalam hal ini guru memiliki peran penting yaitu sebagai pemandu kegiatan proses pembelajaran di kelas guna mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. Akan tetapi pembelajaran secara langsung ini sementara tidak dapat dilakukan terlebih dahulu mengingat situsi yang tidak biasa yaitu karena adanya covid-19. Sehingga SLB Nurul Ikhsan melakukan pembelajaran secara daring mulai Maret 2020 hingga saat ini, hal ini merupakan upaya dalam mendukung pemerintah dalam menanggulangi covid-19 agar tidak semakin banyak menelan korban jiwa.Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini berupaya untuk mendeskripsikan mengenai penerapan pemebelajaran bahasa Indonesia anak tunagrahita selama pandemi covid-19. Adapun dalam hal ini peneliti sebagai instrumen  kunci yang melakukan pengumpulan data mulai dari tahap perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan  penilaian pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Dalam upaya pengumpulan data, peneliti melakukan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di SLB Nurul Ikhsan, dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran bahasa Indonesia anak tunagrahita tidak sesuai dengan KI maupun KD yang ada pada silabus pembelajaran. Sehingga pembelajaran yang dilakukan ketika pandemi covid-19 tahun ajaran 2019/2020 dilakukan secara spontanitas dan tidak terstruktur.Kata Kunci: pembelajaran, tunagrahita, pandemi covid-19
TINDAK TUTUR EKPRESIF DALAM FILM RUDY HABIBIE YANG DISUTRADARAI OLEH HANUNG BRAMANTYO Muhammad Alif Pambudi
NOSI Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Bahasa secara umum menurut Hikmat (2013:21-22) fungsinya ada dua, pertama fungsi secara luas dan kedua fungsi secara khusus. Fungsi bahasa secara luas sebagai sarana untuk menyampaikan isi hati dan isi fikiran atau mengekspresikan sesuatu dalam diri, sebagai sarana percakapan, sebagai media untuk bersatu dan berbaur dalam kehidupan sosial, sedangkan fungsi secara khusus bahasa dipergunakan untuk membuat hubungan dan pergaulan setiap hari, menciptakan karya, mempelajari ucapan-ucapan kuno, dan menyerap IPTEK. Selain itu fungsi bahasa secara umum yaitu bahasa dapat dijadikan untuk mengekspersikan gejolak jiwa, menyampaikan sebuah kenyataan, mempengaruhi kawan maupun lawan, mengucapkan bahasa, berbincang dan sebagainya (Rani, 2013:26).Sehubungan dengan keterampilan berbicara, saat berbicara seseorang menuturkan sesuatu untuk mengungkapkan maksudnya. Tuturan dalam KBBI (Depdiknas, 2005:1231) mengartikan sesuatu yang dituturkan atau dituturkan, dibicarakan, atau diujarkan. Kemudian Leech (1993:20) mengartikan tuturan dalam pragmatik adalah sebagai suatu tindakan verbal.Salah satu tuturan yang digunakan manusia dalam berkomunikasi adalah tuturan ekspresif. Hal-hal yang merupakan cerminan perasaan penuturan adalah jenis tindak tutur ekspresif. Tindak percakapan ini dimunculkan dengan banyak jenis ekspresi yang ditampilkan dengan perbuatan atau ucapan berupa kesenangan, kesukaran, kecintaan, kedengkian, kesukaan, atau kesedihan. Hal ini sama dengan ucapan Wijana (1996:56) yang memaparkan tuturan ekspresif dipakai untuk memutuskan respon psikologis pembicara terhadap sebuah kondisi. Tindak percakapan ekspresif mudah dijumpai pada sekitar tempat pekuliahan, sekolah, kantor, rumah sakit dan masih banyak lingkungan sosial lain.Gumperz dan Hymes (dalam Putrayasa, 2015:96) membuat akronim SPEAKING untuk menjelaskan komponen tutur dalam kajian linguistik, kedelapan komponen tersebut yaitu; S: setting (latar), P: participants (peserta tutur), E: ends (hasil), A: act (pesan atau amanat), K: key (cara), I: instrumentalities (sarana), N: norm (norma), dan G: Genre (jenis).Peneliti tertarik untuk meneliti percakapan di dalam film yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo didasari oleh tiga sebab, diantaranya a) banyaknya pemakaian modus tuturan yang sering tidak pas dengan maksud sesungguhnya, b) pembicaraan antar penutur hanya alakadar dilihat sebagai salah satu poin dari untaian alur pembicaraan untuk memenuhi maksudnya, c) masing-masing tokoh dalam film mempunyai sepuluh model, cara, dan gayanya sendiri pada saat tawar-menawar untuk mendapatkan atau memenuhi hasratnya.Film-film pilihan peneliti yang disutradarai Hanung Bramantyo diatas memiliki tempat tersendiri bagi penontonnya. Selain karena pesan yang ingin disampaikan sutradara, tokoh-tokoh penting dalam masing-masing film bukan merupakan tokoh sembarangan, melainkan tokoh-tokoh penting di Indonesia.Secara garis besar banyak nilai moral, pendidikan, toleransi, Dsb. yang bisa diambil dari masing-masing film yang disutradarai Hanung Bramantyo yang telah peneliti pilih, seperti halnya dalam film Rudy Habibie(2016) difilm ini penonton bisa mengambil banyak pelajaran dari kejeniusan seorang Habibie dalam setiap kisah perjalanan hidupnya semasa kuliah di Jerman.Dari film yang peneliti pilih cukup beralasan bahwa film Rudy Habibie(2016) yang disutradari Hanung Bramantyo ini mampu menarik minat masyarakat. Didasarkan atas minat masyarakat tersebut peneliti tertarik untuk menganalisis tuturan ekspresif, konteks tuturan, modus tuturan, dan ranah sosial film Rudy Habibie(2016) yang disutradari Hanung Bramantyo tersebut. Kata kunci:  tuturan ekspresif, modus tuturan, konteks tuturan, sutradara Hanung Bramantyo.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN TEKS EKSPLANASI SISWA KELAS XI SMA MATARAM TEMPURSARI KABUPATEN LUMAJANG Muri Hidayat; Luluk Sri Agus Prasetyoningsih; Nur Fajar Arief
NOSI Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Mengajar bukan hanya mengembangkan kemampuan kognitif saja, akan tetapi juga meliputi pengembangan aspek afektif dan aspek psikomotor. Salah satu tindakan untuk mengurangi rasa bosan dan menjadikan pembelajaran lebih efeektif adalah dengan berinovasi dalam mengembangkan media selain bahan ajar yaitu media pembelajaran yang lebih menarik. Media pembelajaran dikemas dalam video pembelajaran ini akan membantu dan mempermudah proses pembelajaran untuk siswa maupun guru mempelajari teks eksplanasi. Dengan menggunakan media video pembelajaran dalam bentuk audio visual seperti power point ditambah dengan adanya contoh video, pembelajaran akan lebih menyenangkan dan menarik sehingga siswa dapat meningkatkan pemehamannya dalam mempelajari teks eksplanasi. Tujuan dikembangkannya media video pembelajaran adalah untuk mendeskripsikan (1) Kebutuhan media video pembelajaran untuk materi teks eksplanasi yang sesuai untuk peserta didik kelas XI . (2) Hasil pengembangan media video pembelajaran teks eksplanasi yang sesuai untuk peserta didik kelas XI. dan (3) Kesesuaian/kepanatasan produk media video pembelajaran teks eksplanasi yang tepat untuk peserta didik kelas XI.Penelitian ini menggunakan model ADDIE, yakni model desain yang melibatkan tahapan dasar sistem pembelajaran dan sesuai digunakan untuk dasar pengembangan bahan ajar baik secara tradisional (tatap muka), maupun pembelajaran online. Proses uji coba produk ditujukan untuk peserta didik berjumlah 25 siswa dengan menyebar angket kebutuhan siswa dan guru, setelah mendapatkan data dari angket tersebut, langkah selanjutnya adalah memberikan media video pembelajaran yang sudah divalidasi oleh beberapa ahli baik ahli media maupun ahli materi dan kemudian mengambil hasil respon siswa maupun guru dari media video pembelajaran yang sudah diberikan. Teknik pengumpulan data menggunakan angket validasi dan wawancara. Kemudian dianalisi dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitaif.Berdasarkan pernyataan tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa siswa kelas XI SMA Mataram Tempursari sangat membutuhkan media video pembelajaran sebagai penunjang pembelajaran di samping buku atau bahan ajar dari gurunya.  Kata kunci: Media Pembelajaran, Video Pembelajaran, Teks Eksplanasi