cover
Contact Name
Dwi Susilowati
Contact Email
seagri@unisma.ac.id
Phone
+6289650421084
Journal Mail Official
seagri@unisma.ac.id
Editorial Address
Jl. MT Haryono No.193 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
SEAGRI
ISSN : 23391111     EISSN : -     DOI : 10.33474
SEAGRI is a periodical journal of the Department of Socio-economy, Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture, Islamic University of Malang, which is published twice a year, in February and June. SEAGRI can be a reference for writers who will publish manuscripts, or readers who will write manuscripts. The article, which will be published in the SEAGRI journal, refers to analysis studies or research results, services related to socio-economic and agricultural business.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2020)" : 6 Documents clear
Farmers' Perceptions Of The Factors That Influence The Production Of Sugarcane Farming Ajatkan Ajatkan; Ahmad Dedy Syathori; Nikmatul Khoiriyah
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (904.909 KB)

Abstract

Tebu merupakan bahan baku gula. Gula merupakan komoditas politik di Indonesia. Permintaan gula sangat tinggi dan seringkali dipenuhi dari impor yang cukup tinggi pula. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi petani terhadap factor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani tebu. Data penelitian menggunakan data primer, dikumpulkan melalui wawancara langsung kepada 37 petani tebu di desa Majangtengah, kecamatan Dampit, kabupaten Malang. Pengukuran data penelitian menggunakan skala Likert. Analisis data menggunakan model regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa persepsi petani untuk tenaga kerja, luas lahan dan teknologi berpengaruh positif terhadap produksi usahatani tebu, sedangkan pupuk negative. Dapat diartikan bahwa persepsi petani terhadap penggunaan semua jenis pupuk dapat menurunkan produksi usahatani tebu. Adapun saran dari hasil penelitian ini agar diberikan penyuluhan kepada petani tebu agar memberikan pupuk sesuai anjuran pabrik atau sesuai dengan pedoman teknologi baru untuk tanaman tebu.
Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Peningkatan Penjualan Jeruk Keprok Ajeng Maulidia Pratami; M. Noerhadi Sudjoni; Sri Hindarti
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1286.202 KB)

Abstract

Pengembangan sektor pertanian sangat penting bagi suatu negara. Selain untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi dalam negeri, sektor pertanian mulai dari hortikultura, perkebunan, peternakan dan perikanan juga menjadi nilai impor yang cukup menjanjikan apabila kualitasnya dikelola dengan baik. Indonesia dengan kekayaan alamnya, yang bisa menumubuhkan berbagai jenis varietas tumbuhan menjadi salah satu negara penghasil bahan pangan di dunia. Pemasok buah-buahan dunia jua berasal dari Indonesia. Salah satu daerah di Indonesia yang menjadi penghasil atau sentra buah adalah Desa Selorejo di Dau, Malang. Dimana desa tersebut menjadi salah satu desa wisata sekaligus penghasil buah Jeruk keprok. Pengembangan sektor perkebunanpenting bagi suatu daerah, selain untk mengupayakan kesejahteraan petani, pengembangan sektor perkebunan buah berguna untuk mengubah pola hidup masyarakat dalam konsumsi buah dan sayur untuk pola hidup sehat masyarakat. Strategi pemasaran menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan penjualaan jeruk keprok. Untuk menghindari kerugian akibat komoditas yang tidak terjual, maka strategi pemasaran yang tepat perlu di kembangkan. Salah satu strategi penjualan yang dapat digunakan adalah strtegi mix 7P yang menyasar 7 aspek penting dalam upaya pemasaran.Kata Kunci : Strategi, Pemasaran
Analisis Volatilitas Harga Bawang Merah Di Pasar Wage Kabupaten Nganjuk Wilma Silvi Tiarantika; Sri Hindarti; Nikmatul Khoiriyah
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.729 KB)

Abstract

Bawang merah termasuk komoditas strategis dan merupakan tanaman hortikultura yang berpotensi tinggi terhadap perubahan harga sehingga harga sangat fluktuatif. In this study, we examines volatilitas harga bawang merah, and menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi volatilitas harga bawang merah. Data penelitian menggunakan data sekunder berupa data time series mingguan mulai tahun 2014 sampai 2018, data harga bawang merah Pasar Induk Wage Nganjuk, harga bawang merah Pasar ecer Brebek, data curah hujan,data produksi bawang merah, dandata harga periode sebelumnya. Analisis data menggunakan model Autoregressive Conditional Heteroscedasticity-Generalized Autoregressive Conditional Heterocedasticity (ARCH-GARCH). Empirically we find that model ARIMA terbaik adalah ARIMA (0,1,4). Harga bawang merah di pasar Wage Kabupaten Nganjuk bersifat volatile. Selama tahun 2014 sampai 2018, volatilitas paling tinggi adalah pada tahun 2018. Harga bawang merah di pasar Berbek, produksi bawang merah dan curah hujan berpengaruh sangat signifikan terhadap harga di pasar Wage, sedangkan harga bawang merah di pasar Wage sebelumnya tidak berpengaruh. Dinas terkait perlu menjaga stabilitas harga bawang merah agar petani mendapatkan keuntungan optimal. Peningkatan ketrampilan pengolahan bawang merah agar dapat meningkatkan nilai tambah ketika harga sangat rendah. Kata Kunci : Volatilitas, Harga Bawang Merah
Analisis Risiko Usahatani Bawang Merah Di Desa Sajen Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto Yosi Hudaya Putra; Dwi Susilowati; Farida Syakir
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.62 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usahatani, mengetahui faktor-faktor yang mepengaruhi produksi dan risiko produksi serta menganalisis preferensi petani terhadap risiko produksi pada usahatani bawang merah di Desa Sajen Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling yaitu metode penarikan sampel acak sederhana, jumlah sampel yang diperoleh yaitu 30 petani bawang merah dari 183 populasi yang tersebar di Desa Sajen Kecamatan Pacet kabupaten Mojokerto. Analisis data yang digunakan adalah analisis usahatani dan analisis fungsi Cobb Douglas, fungsi variansi (risiko) produksi, serta analisis preferensi petani Obeseved Economic Behavior (OEB). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai R/C ratio sebesar 2,8 yang berarti bahwa usahatani bawang merah ini layak untuk diusahakan. Dari hasil analisis faktor – faktor yang mempengaruhi produksi adalah variabel benih, pupuk KCL, pupuk urea, dan tenaga kerja. Hasil analisis faktor – faktor yang mempengaruhi risiko produksi ada dua yaitu pupuk urea dan pupuk ZA. Preferensi petani terhadap variabel yang berpengaruh terhadap risiko produksi bawang merah di Desa Sajen Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto adalah cenderung menghindari risiko (Risk Averse).Kata kunci: risiko, usahatani bawang merah.
Efisiensi Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Bawang Merah Muhammad Junaidi; Sri Hindarti; Nikmatul Khoiriyah
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.045 KB)

Abstract

Bawang merah merupakan komoditas strategis dan penyumbang inflasi terbesar nomor dua di masa pandemic Covid 19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi dan faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani bawang merah. Data penelitian menggunakan data primer, dikumpulkan melalui wawancara langsung kepada 40 petani bawang merah di Desa Tawangsari, kecamatan Pujon, Data penelitian menggunakan data primer melalui wawancara langsung ke patani bawang merah. Analisis data menggunakan model regresi Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan petani bawang merah sebesar Rp. 48.515.548 per hektar per satu kali musim tanam. R/C Ratio bawang merah sebesar 3,36. Bibit dan pupuk ZA sangat berpengaruh (99% atau p<0.01) dan positif terhadap produksi usahatani bawang merah dengan koefisien regresi sebesar 0,492%, Kenaikan penggunakan bibit 1% meningkatkan produksi bawang merah sebesar 0,492%. Kenaikan pemakaian pupuk ZA 1% meningkatkan produksi bawang merah sebesar 0,402%. Sedangkan Pupuk Phonska berpengaruh (95% atau p<0.05) dan positif terhadap produksi bawang merah dengan koefisien regresi sebesar 0,133%. Artinya, kenaikan pemakaian pupuk Phonska 1% meningkatkan produksi bawang merah sebesar 0,133%.Kata kunci: Penerimaan, Produksi
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Melakukan Alih Fungsi Lahan Tebu Ke Sektor Non Pertanian Di Desa Bunut Wetan Kecamatan Pakis Kabupaten Malang Tegar Jarwo Pratama; Bambang Siswadi; Sri Hindarti
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.251 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bunutwetan Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang pada bulan Juni 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi alih fungsi lahan tebu menjadi sector non pertanian di Desa Bunutwetan . Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi logistik dan data yang diperoleh melalui wawancara langsung dan kuesioner. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Desa Bunutwetan yang melakukan alih fungsi lahan sebanyak 29 kepala keluarga. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa alih fungsi lahan di Desa Bunutwetan Kecamatan Pakis Kabupaten Malang secara simultan dipengaruhi oleh faktor Umur, Anggota Keluarga, Luas Lahan, dan Pendapatan Petani. Hasil analisis secara parsial, hanya variabel umur  dan pendapatan petani tebu yang berpengaruh signifikan terhadap alih fungsi lahan di Desa Bunutwetan Kecamatan Pakis Kabupaten Malang, sedangkan untuk variabel anggota keluarga dan luas lahan tidak berpengaruh signifikan.Kata Kunci: Faktor-faktor, Alih Fungsi Lahan, Petani Tebu

Page 1 of 1 | Total Record : 6